TEORI KEPRIBADIAN
    IVAN PETROVICH PAVLOV
                              KELOMPOK 1

Isneini Namira     (05-017)     Angeline H.Z       (05-042)
Lisvina            (05-115)     Yasra Hayati       (06-019)
Rizqia Maulida     (06-028)     Risky Aditya       (06-031)
Corry Sagala       (06-044)     Priska Silitinga   (06-048)
Ivi Vanessa        (06-052)     Wiratna            (06-055)
Yani Monika        (06-063)     Nur Amsila         (06-073)
Hernawati Mei .L   (06-076)     Dyna Dara Yunita   (06-078)
Dinar Fenny        (06-082)
Biodata Pavlov
   Dilahirkan              : Rusia, 14 September 1849
   Meninggal               : Leningrad, Uni Soviet, 27
                              Februari 1936 (umur 86)
   Kependudukan            : Kekaisaran Rusia, US
   Kebangsaan              : Rusia, Uni Soviet
   Bidang                  : Physiologist, Psikolog,
                              Dokter
   Lembaga                 : Kedokteran Akademi Militer
   Almamater               : Universitas Saint
                              Petersburg
   Dikenal                 : Classical Conditioning
                              Transmarginal Inhibisi
                              Modifikasi Perilaku
   Penghargaan Terkemuka   : Nobel Fisiologi atau
    Kedokteran
                             (1904)
PAVLOV’S THEORY OF
     CLASSICAL CONDITIONING
   Pavlov (1849-1936) mengembangkan prosedur
    untuk mempelajari tingkah laku dan prinsip
    belajar dalam bidang psikologi
   Percobaan awal : studi sekresi getah lambung
    pada anjing
   Classical conditioning
   Terapi Classical conditioning
   1904 menerima Nobel
CLASSICAL CONDITIONING
Principal of Classical Conditioning

   Prinsip utama classical conditioning:
    Stimulus yang awalnya netral menjadi
    mampu untuk menghasilkan respon
    karena asosiasinya dengan stimulus yang
    memang secara otomatis menghasilkan
    respon tersebut.
   Generalisasi : respon yang sudah diasosiasikan
    dengan stimulus yang awalnya netral juga bisa
    diasosiasikan dengan stimulus yang serupa.
   Diskriminasi : ketika percobaan dilakukan
    berulang dimana hanya beberapa stimulus yang
    diikuti oleh unconditioned stimulus dan subjek
    menyadari perbedaan antara stimulus-stimulus
    tersebut.
   Extinction : Jika stimulus yang awalnya netral
    dihadirkan berulang-ulang tanpa diikuti oleh
    unconditioned stimulus, maka asosiasi yang telah
    terbentuk akan melemah.
Current Application
Death by Heroin Overdose
      A Classical Conditioning Explanation
•   Dwayne Goettel (31thn) meninggal karena
    ovedosis heroin di kamar mandi rumah orang
    tuanya tgl 23 Agt 1995
•   Sheppard Siegel dan koleganya
    bbrp penyebab dari overdosis heroin berasal
    dari rusaknya toleransi
•   Pavlov        conditioning trial
    - Unconditioned Stimulus
    - Uncoditioned Response
    - Conditioned Stimulus
    - Condtioned Response
Cont’d

•   Imlipkasi penting “kecanduan akan heroin
    adalah risiko dari dosis yang berlebihan saat
    mereka menggunakan drug pada lingkungan
    yang belum lama ini terasosiasikan dengan
    drug”
•   Jika petunjuk lingkungan secara khusus tidak
    terasosiasi dengan drug     CR (-)
    kegagalan toleransi
•   Eksperimen tikus tidak sesuai untuk
    manusia        pengalaman survive dari
    pecandu
PSYCHOPATOLOGY AND
             CHANGE
   Pavlov juga melakukan penelitian tentang
    fenomena seperti konflik dan perkembangan
    neurosis.
   Anjing dikondisikan untuk mengeluarkan saliva
    pada gambar lingkaran
   Diferensiasi antara lingkaran dan bentuk lainnya
    seperti elips dikondisikan
   Kemampuan diskriminasi lama kelamaan
    menghilang
   Muncul tanda-tanda kondisi neurosis akut pada
    anjing
Conditioned Emotional Reactions
 Classical conditioning memberikan
  pengaruh penting bagi behavioris
 Penelitian watson       Little albert
 Ketika Albert diberikan hanya tikus (tanpa
  suara), Albert akan menangis

       conditioned emotional reaction
The “unconditioning” of Fear of a Rabbit
 Classical Conditioning dari reaksi emosional
  memainkan peran yang penting dalam
  perkembangan psikopatologi dan perubahan
  perilaku
 Penelitian Jones
               Peter takut tikus putih

          Ketakutan digeneralisasikan

        Takut kelinci, bulu dan katton wool

                 “Uncondition”
Additional Application of Classical
Conditioning
 Mowner and Mowner (1982) : treatment
  masalah ngompol
 Terjadi karena anak kurang merespon
  stimulus dari kandung kemih pada saat
  terbangun
 Solusi : baran elektronik yg diletakkan di
  tempat tidur si anak
 Classical Conditioning ini juga dapat
  mengatasi masalah alkoholisme
Current Application
 reaksi emosi adalah diasosiasikan dengan
  obyek netral sebelumnya seperti susu
  atau makanan yang lainnya.
 reaksi emosional seseorang dapat
  berubah dengan proses classical
  conditioning.
System desensitization
 John Wolpe
 Terdiri dari bbrp fase:
     Assesmen
     Konstruksi hierarki kecemasan
     Prosedur desensitization

 Symptom subsitution  psikoanalitik
 Respon maladaptif yang dipelajari 
  Terapi perilaku
Reinterpretation of The
        Case of Little Hans
Phobia          Kondisi reaksi cemas
                dan takut

Teori Belajar    Phobia dapat
                 dihilangkan sedikit
demi
                 sedikit
FURTHER DEVELOPMENTS
   Pada manusia, Pavlov menyadari pentingnya
    bahasa dan pikiran dalam mempengaruhi
    proses classical conditioning             second
    signal system
    Penelitian Razran             Semantic
                                   Conditioning
                style, urn, freeze dan surf
                 stile, earn, frize, dan serf
              fashion, vase, chill, dan wave
   Kesimpulan : proses conditioning dapat
    ditingkatkan lewat makna ataupun ilmu semantik
   Konsep conditioned emotional responses dan
    second signal system memperluas interpretasi
    akan pentingnya classical conditioning dalam
    perilaku manusia
   Respon ketakutan atau kebencian dalam suatu
    konteks dapat digeneralisasikan ke dalam
    konteks yang lain
   classical conditioning juga dapat meng-
    investigasi pengkondisian dari respon yang
    berhubungan dengan kesehatan
   prosedur classical conditioning juga dapat
    digunakan untuk menginvestigasi aspek yang
    penting dari perilaku sosial dan fungsi
    kesehatan
   Eric Kandel melakukan penelitian yang
    lebih simpel dari pada Pavlov



    Menggunakan siput laut yang
    bercangkang lunak (Aplysia)



    gill-withdrawal reflex (menyemprotkan
    cairan)
Kepribadian menurut behaviourist hampir sm
hanya dibedakan oleh struktur oleh setiap
tokoh.

Struktur si 8 konsep tadi yah……
Proses mulai dr us  ur  cs  cr
Perkembangan  Pavlov fokus pd struktur n
proses krn tdk ada mengatakan ttg usia.
Freud dulu baru behaviour  menyangkal
  teori psikoanalisa. Krn Psikoanalisa lbh byk
  membicarakan yg tdk tampak, sdgkan
  Behaviour, mengamati yg tampak yaitu
  perilakunya.
Behaviour men DO kan yg tidak tampak,
Misalnya cemas  berkeringat, degup jantung
  lbh cepat, dll. Sehingga Keprbadian adlh sgl
  sesuatu yg dpt diukur dan dpt diamati.
Kritik thdp freud,
Oedipus complex….
Ank laki2 cmburu, pd ayah krn dekat dgn
ibu ???  Freud berproyeksi

Selligmant masuk ke behaviourist. Ada irisan
dgn humanist.
Contoh aplikatif

Phobia ketinggian, shg pd saat nonton tv
 juga jd takut.
Tapi mw menghilangkan phobia disebut dgn
 systematic desensitization  bisa krn
 biasa.
Tdk suka durian at all….
Asosiasi yg kuat antara bau durian dgn
 demam.
Dan hal ini disebut dgn generalisasi 
 menghindari stimulus.

Prinsip pavlov jg digunakan pd NLP.
tRansference mnrt freud adalah klien sgt
  tergantung pd trapisnya shg tidak ingin
  mengakhiri sesi klien.
Pd pavlov, saat klien terus terkondisi nyaman
  dgn terapis, dan hal ini terjd berulang –
  ulang.
Begitu jg dgn orang yg lekat dgn kita, liat
  mukanya z uda tenang.
Liat muka dr. x, langsung sembuh.
TERIMA KASIH…
Selamat mengerjakan tugas yah ………..
Pake bagannnnn
Kasus yg di buku ttg narkoba yah bukan ttg
  rokok

Sep !!!
Kumpul 12.30 sm komtingtingtingngngngggg
Terlambat kena diskon 50 %
okeee

Ivan Pavlov

  • 1.
    TEORI KEPRIBADIAN IVAN PETROVICH PAVLOV KELOMPOK 1 Isneini Namira (05-017) Angeline H.Z (05-042) Lisvina (05-115) Yasra Hayati (06-019) Rizqia Maulida (06-028) Risky Aditya (06-031) Corry Sagala (06-044) Priska Silitinga (06-048) Ivi Vanessa (06-052) Wiratna (06-055) Yani Monika (06-063) Nur Amsila (06-073) Hernawati Mei .L (06-076) Dyna Dara Yunita (06-078) Dinar Fenny (06-082)
  • 2.
    Biodata Pavlov  Dilahirkan : Rusia, 14 September 1849  Meninggal : Leningrad, Uni Soviet, 27 Februari 1936 (umur 86)  Kependudukan : Kekaisaran Rusia, US  Kebangsaan : Rusia, Uni Soviet  Bidang : Physiologist, Psikolog, Dokter  Lembaga : Kedokteran Akademi Militer  Almamater : Universitas Saint Petersburg  Dikenal : Classical Conditioning Transmarginal Inhibisi Modifikasi Perilaku  Penghargaan Terkemuka : Nobel Fisiologi atau Kedokteran (1904)
  • 3.
    PAVLOV’S THEORY OF CLASSICAL CONDITIONING  Pavlov (1849-1936) mengembangkan prosedur untuk mempelajari tingkah laku dan prinsip belajar dalam bidang psikologi  Percobaan awal : studi sekresi getah lambung pada anjing  Classical conditioning  Terapi Classical conditioning  1904 menerima Nobel
  • 4.
  • 5.
    Principal of ClassicalConditioning  Prinsip utama classical conditioning: Stimulus yang awalnya netral menjadi mampu untuk menghasilkan respon karena asosiasinya dengan stimulus yang memang secara otomatis menghasilkan respon tersebut.
  • 7.
    Generalisasi : respon yang sudah diasosiasikan dengan stimulus yang awalnya netral juga bisa diasosiasikan dengan stimulus yang serupa.  Diskriminasi : ketika percobaan dilakukan berulang dimana hanya beberapa stimulus yang diikuti oleh unconditioned stimulus dan subjek menyadari perbedaan antara stimulus-stimulus tersebut.  Extinction : Jika stimulus yang awalnya netral dihadirkan berulang-ulang tanpa diikuti oleh unconditioned stimulus, maka asosiasi yang telah terbentuk akan melemah.
  • 8.
  • 9.
    Death by HeroinOverdose A Classical Conditioning Explanation • Dwayne Goettel (31thn) meninggal karena ovedosis heroin di kamar mandi rumah orang tuanya tgl 23 Agt 1995 • Sheppard Siegel dan koleganya bbrp penyebab dari overdosis heroin berasal dari rusaknya toleransi • Pavlov conditioning trial - Unconditioned Stimulus - Uncoditioned Response - Conditioned Stimulus - Condtioned Response
  • 10.
    Cont’d • Imlipkasi penting “kecanduan akan heroin adalah risiko dari dosis yang berlebihan saat mereka menggunakan drug pada lingkungan yang belum lama ini terasosiasikan dengan drug” • Jika petunjuk lingkungan secara khusus tidak terasosiasi dengan drug CR (-) kegagalan toleransi • Eksperimen tikus tidak sesuai untuk manusia pengalaman survive dari pecandu
  • 11.
    PSYCHOPATOLOGY AND CHANGE  Pavlov juga melakukan penelitian tentang fenomena seperti konflik dan perkembangan neurosis.  Anjing dikondisikan untuk mengeluarkan saliva pada gambar lingkaran  Diferensiasi antara lingkaran dan bentuk lainnya seperti elips dikondisikan  Kemampuan diskriminasi lama kelamaan menghilang  Muncul tanda-tanda kondisi neurosis akut pada anjing
  • 12.
    Conditioned Emotional Reactions Classical conditioning memberikan pengaruh penting bagi behavioris  Penelitian watson Little albert  Ketika Albert diberikan hanya tikus (tanpa suara), Albert akan menangis conditioned emotional reaction
  • 13.
    The “unconditioning” ofFear of a Rabbit  Classical Conditioning dari reaksi emosional memainkan peran yang penting dalam perkembangan psikopatologi dan perubahan perilaku  Penelitian Jones Peter takut tikus putih Ketakutan digeneralisasikan Takut kelinci, bulu dan katton wool “Uncondition”
  • 14.
    Additional Application ofClassical Conditioning  Mowner and Mowner (1982) : treatment masalah ngompol  Terjadi karena anak kurang merespon stimulus dari kandung kemih pada saat terbangun  Solusi : baran elektronik yg diletakkan di tempat tidur si anak  Classical Conditioning ini juga dapat mengatasi masalah alkoholisme
  • 15.
  • 16.
     reaksi emosiadalah diasosiasikan dengan obyek netral sebelumnya seperti susu atau makanan yang lainnya.  reaksi emosional seseorang dapat berubah dengan proses classical conditioning.
  • 17.
    System desensitization  JohnWolpe  Terdiri dari bbrp fase:  Assesmen  Konstruksi hierarki kecemasan  Prosedur desensitization  Symptom subsitution  psikoanalitik  Respon maladaptif yang dipelajari  Terapi perilaku
  • 18.
    Reinterpretation of The Case of Little Hans Phobia Kondisi reaksi cemas dan takut Teori Belajar Phobia dapat dihilangkan sedikit demi sedikit
  • 19.
    FURTHER DEVELOPMENTS  Pada manusia, Pavlov menyadari pentingnya bahasa dan pikiran dalam mempengaruhi proses classical conditioning second signal system  Penelitian Razran Semantic Conditioning style, urn, freeze dan surf stile, earn, frize, dan serf fashion, vase, chill, dan wave  Kesimpulan : proses conditioning dapat ditingkatkan lewat makna ataupun ilmu semantik
  • 20.
    Konsep conditioned emotional responses dan second signal system memperluas interpretasi akan pentingnya classical conditioning dalam perilaku manusia  Respon ketakutan atau kebencian dalam suatu konteks dapat digeneralisasikan ke dalam konteks yang lain  classical conditioning juga dapat meng- investigasi pengkondisian dari respon yang berhubungan dengan kesehatan  prosedur classical conditioning juga dapat digunakan untuk menginvestigasi aspek yang penting dari perilaku sosial dan fungsi kesehatan
  • 21.
    Eric Kandel melakukan penelitian yang lebih simpel dari pada Pavlov Menggunakan siput laut yang bercangkang lunak (Aplysia) gill-withdrawal reflex (menyemprotkan cairan)
  • 22.
    Kepribadian menurut behaviouristhampir sm hanya dibedakan oleh struktur oleh setiap tokoh. Struktur si 8 konsep tadi yah…… Proses mulai dr us  ur  cs  cr Perkembangan  Pavlov fokus pd struktur n proses krn tdk ada mengatakan ttg usia.
  • 23.
    Freud dulu barubehaviour  menyangkal teori psikoanalisa. Krn Psikoanalisa lbh byk membicarakan yg tdk tampak, sdgkan Behaviour, mengamati yg tampak yaitu perilakunya. Behaviour men DO kan yg tidak tampak, Misalnya cemas  berkeringat, degup jantung lbh cepat, dll. Sehingga Keprbadian adlh sgl sesuatu yg dpt diukur dan dpt diamati.
  • 24.
    Kritik thdp freud, Oedipuscomplex…. Ank laki2 cmburu, pd ayah krn dekat dgn ibu ???  Freud berproyeksi Selligmant masuk ke behaviourist. Ada irisan dgn humanist.
  • 25.
    Contoh aplikatif Phobia ketinggian,shg pd saat nonton tv juga jd takut. Tapi mw menghilangkan phobia disebut dgn systematic desensitization  bisa krn biasa.
  • 26.
    Tdk suka durianat all…. Asosiasi yg kuat antara bau durian dgn demam. Dan hal ini disebut dgn generalisasi  menghindari stimulus. Prinsip pavlov jg digunakan pd NLP.
  • 27.
    tRansference mnrt freudadalah klien sgt tergantung pd trapisnya shg tidak ingin mengakhiri sesi klien. Pd pavlov, saat klien terus terkondisi nyaman dgn terapis, dan hal ini terjd berulang – ulang. Begitu jg dgn orang yg lekat dgn kita, liat mukanya z uda tenang. Liat muka dr. x, langsung sembuh.
  • 28.
    TERIMA KASIH… Selamat mengerjakantugas yah ……….. Pake bagannnnn Kasus yg di buku ttg narkoba yah bukan ttg rokok Sep !!! Kumpul 12.30 sm komtingtingtingngngngggg Terlambat kena diskon 50 % okeee