ISLAM DAN KEBUDAYAAN
1.Pengertian, Unsur dan Fungsi
11.Pengertian Kebudayaan
Kata kebudayaan berasal dari kata ” budh—budhi—budhaya “ dalam bahasa sansakerta yang
berarti akal, sehingga kebudayaan diartikan sebagai hasil pemikiran atau akal manusia. Ada
pendapat yang mengatakan bahwa kebudayaan yang berasal dari kata budi dan daya. “Budi”
adalah akal yang merupakan unsur rohani dalam kebudayaan, sedangkan “daya” berarti
perbuatan atau ikhtiar sebagai unsure jasmani, sehingga kebudayaan diartikan sebagai hasil
dari akal dan ikhtiar manusia
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) , kebudayaan diartikan sebagai hasil kegiatan
dan penciptaan batin (akal budi) manusia seperti kepercayaan, kesenian, adat istiadat: dan
berarti pula kegiatan (usaha) batin (akal dan sebagainya) untuk menciptakan sesuatu yang
termasuk hasil kebudayaan.
Dalam Literature antropologi, terdapat istilah yang semakna dengan kebudayaan, yaitu
Culture. Term Culture berasal dari bahasa latin yaitu dari kata mengerjakan, atau
memperoleh, atau mengolah. Menurut Jaih Mubarak dan Atang Abd.Hakim , yang dimaksud
dengan mengolah adalah dimaknai sebagai segala daya dan kegiatan manusia untuk
mengolah dan mengubah alam.1

Abudin Nata mengutip bahwa kebudayaan “adalah keseluruhan kompleks, yang terjadi dari
unsur-unsur yang berbeda seperti pengetahuan, kepercayaan, seni, hukum, moral, adat
istiadat, dan segala kecakapan lain yang diperoleh manusia sebagai anggota masyarakat“2.

Menurut Atang Abd.Hakim 3, dalam bukunya yang mengutip beberapa pendapat S. Takdir
Alisyahbana yang mengartikan definisi kebudayaan menjadi sebagai berikut :
1.
Suatu keseluruhan yang kompleks yang terjadi dari unsur-unsur yang berbeda-beda
seperti ilmu pengetahuan, kepercayaan, seni, hukum, moral, adat istiadat dan segala
kecakapan yang di peroleh manusia sebagai anggota masyarakat
2.

1

Warisan sosial atau tradisi.

Drs.Atang Abd.Hakim, MA.& Dr.Jaih Mubarok, Metodologi Studi Islam, PT.Remaja Rosdakarya, Jakarta, Hlm 27
Prof.Dr.H.Abudin Nata,MA., Metodologi Studi Islam, Rajawali Pers, Jakarta, 2009, Hlm 49
3
Drs.Atang Abd.Hakim, MA.& Dr.Jaih Mubarok, Metodologi Studi Islam, PT.Remaja Rosdakarya, Jakarta, Hlm 28
2
3.

Cara atau aturan dan jalan hidup manusia.

4.

Penyesuain manusia terhadap alam sekitarnya dan cara menyelesaikan persoalan.

5.

Hasil kecerdasan manusia.

6.

Hasil pergaulan atau perkumpulan manusia.

Jadi, budaya merupakan bagian yang tak terpisahkan dari diri manusia sehingga
banyak masyarakat cenderung menganggap kebudayaan diwariskan secara genetis. Budaya
adalah suatu pola hidup menyeluruh, bersifat kompleks, abstrak, dan luas. Dasar dari
kebudayaan sendiri adalah hasil karya, rasa, dan cipta masyarakat(cita-cita manusia). Banyak
aspek budaya turut menentukan perilaku komunikatif. Unsur-unsur sosio-budaya ini tersebar
dan meliputi banyak kegiatan sosial manusia.Beberapa alasan mengapa orang mengalami
kesulitan ketika berkomunikasi dengan orang dari budaya lain terlihat dalam definisi budaya:
Budaya adalah suatu perangkat rumit nilai-nilai yang dipolarisasikan oleh suatu citra yang
mengandung pandangan atas keistimewaannya sendiri.

1.2. Unsur Budaya
7 unsur yang dianggap sebagai unsur kebudayaan universal (Cultural universal 4) :
1.Peralatan dan perlengkapan hidup manusia (pakaian, perumahan, alat-alat rumah tangga,
senjata, alat-alat produksi dan alat-alat transportasi).
2.Mata pencaharian hidup dan sistem ekonomi (pertanian, peternakan, sistem produksi, dan
sistem retribusi)
3.sistem kemasyarakatan ( sitem kekerabatan, organisasi politik, sistem hukum, dan sitem
perkawinan).
4.Bahasa ( lisan dan tulisan)
5.Kesenian ( seni rupa, seni suara, dan seni gerak).
6.Sistem pengetahuan
7.Religi (Sistem kepercayaan)

Banyak faktor juga yang menjelaskan soal 7 unsur budaya universal yaitu :
1.Sistem teknologi dan peralatan
Sistem yang timbul karena manusia mampu menciptakan barang – barang dan sesuatu
yang baru agar dapat memenuhi kebutuhan hidup dan membedakan manusia dengam
makhluk hidup yang lain.
2.Sistem mata pencaharian hidup dan sistem ekonomi
Sistem yang timbul karena manusia mampu menciptakan barang – barang dan sesuatu
4

. Drs.Atang Abd.Hakim, MA.& Dr.Jaih Mubarok, Metodologi Studi Islam, PT.Remaja Rosdakarya, Jakarta, tt Hlm 32
yang baru agar dapat memenuhi kebutuhan hidup dan membedakan manusia dengam
makhluk hidup yang lain.

3.Sistem organisasi masyarakat
Sistem yang muncul karena kesadaran manusia bahwa meskipun diciptakan sebagai
makhluk yang paling sempurna namun tetap memiliki kelemahan dan kelebihan masing –
masing antar individu sehingga timbul rasa utuk berorganisasi dan bersatu.
4.Bahasa
Sesuatu yang berawal dari hanya sebuah kode, tulisan hingga berubah sebagai lisan
untuk mempermudah komunikasi antar sesama manusia. Bahkan sudah ada bahasa yang
dijadikan bahasa universal seperti bahasa Inggris.
5..Kesenian
Setelah memenuhi kebutuhan fisik manusia juga memerlukan sesuatu yang dapat
memenuhi kebutuhan psikis mereka sehingga lahirlah kesenian yang dapat memuaskan.

6.Sistem pengetahuan
Sistem yang terlahir karena setiap manusia memiliki akal dan pikiran yang berbeda
sehingga memunculkan dan mendapatkan sesuatu yang berbeda pula, sehingga perlu
disampaikan agar yang lain juga mengerti.
7.Sistem religi
Kepercayaan manusia terhadap adanya Sang Maha Pencipta yang muncul karena
kesadaran bahwa ada zat yang lebih dan Maha Kuasa.

Islam dan kebudayaan

  • 1.
    ISLAM DAN KEBUDAYAAN 1.Pengertian,Unsur dan Fungsi 11.Pengertian Kebudayaan Kata kebudayaan berasal dari kata ” budh—budhi—budhaya “ dalam bahasa sansakerta yang berarti akal, sehingga kebudayaan diartikan sebagai hasil pemikiran atau akal manusia. Ada pendapat yang mengatakan bahwa kebudayaan yang berasal dari kata budi dan daya. “Budi” adalah akal yang merupakan unsur rohani dalam kebudayaan, sedangkan “daya” berarti perbuatan atau ikhtiar sebagai unsure jasmani, sehingga kebudayaan diartikan sebagai hasil dari akal dan ikhtiar manusia Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) , kebudayaan diartikan sebagai hasil kegiatan dan penciptaan batin (akal budi) manusia seperti kepercayaan, kesenian, adat istiadat: dan berarti pula kegiatan (usaha) batin (akal dan sebagainya) untuk menciptakan sesuatu yang termasuk hasil kebudayaan. Dalam Literature antropologi, terdapat istilah yang semakna dengan kebudayaan, yaitu Culture. Term Culture berasal dari bahasa latin yaitu dari kata mengerjakan, atau memperoleh, atau mengolah. Menurut Jaih Mubarak dan Atang Abd.Hakim , yang dimaksud dengan mengolah adalah dimaknai sebagai segala daya dan kegiatan manusia untuk mengolah dan mengubah alam.1 Abudin Nata mengutip bahwa kebudayaan “adalah keseluruhan kompleks, yang terjadi dari unsur-unsur yang berbeda seperti pengetahuan, kepercayaan, seni, hukum, moral, adat istiadat, dan segala kecakapan lain yang diperoleh manusia sebagai anggota masyarakat“2. Menurut Atang Abd.Hakim 3, dalam bukunya yang mengutip beberapa pendapat S. Takdir Alisyahbana yang mengartikan definisi kebudayaan menjadi sebagai berikut : 1. Suatu keseluruhan yang kompleks yang terjadi dari unsur-unsur yang berbeda-beda seperti ilmu pengetahuan, kepercayaan, seni, hukum, moral, adat istiadat dan segala kecakapan yang di peroleh manusia sebagai anggota masyarakat 2. 1 Warisan sosial atau tradisi. Drs.Atang Abd.Hakim, MA.& Dr.Jaih Mubarok, Metodologi Studi Islam, PT.Remaja Rosdakarya, Jakarta, Hlm 27 Prof.Dr.H.Abudin Nata,MA., Metodologi Studi Islam, Rajawali Pers, Jakarta, 2009, Hlm 49 3 Drs.Atang Abd.Hakim, MA.& Dr.Jaih Mubarok, Metodologi Studi Islam, PT.Remaja Rosdakarya, Jakarta, Hlm 28 2
  • 2.
    3. Cara atau aturandan jalan hidup manusia. 4. Penyesuain manusia terhadap alam sekitarnya dan cara menyelesaikan persoalan. 5. Hasil kecerdasan manusia. 6. Hasil pergaulan atau perkumpulan manusia. Jadi, budaya merupakan bagian yang tak terpisahkan dari diri manusia sehingga banyak masyarakat cenderung menganggap kebudayaan diwariskan secara genetis. Budaya adalah suatu pola hidup menyeluruh, bersifat kompleks, abstrak, dan luas. Dasar dari kebudayaan sendiri adalah hasil karya, rasa, dan cipta masyarakat(cita-cita manusia). Banyak aspek budaya turut menentukan perilaku komunikatif. Unsur-unsur sosio-budaya ini tersebar dan meliputi banyak kegiatan sosial manusia.Beberapa alasan mengapa orang mengalami kesulitan ketika berkomunikasi dengan orang dari budaya lain terlihat dalam definisi budaya: Budaya adalah suatu perangkat rumit nilai-nilai yang dipolarisasikan oleh suatu citra yang mengandung pandangan atas keistimewaannya sendiri. 1.2. Unsur Budaya 7 unsur yang dianggap sebagai unsur kebudayaan universal (Cultural universal 4) : 1.Peralatan dan perlengkapan hidup manusia (pakaian, perumahan, alat-alat rumah tangga, senjata, alat-alat produksi dan alat-alat transportasi). 2.Mata pencaharian hidup dan sistem ekonomi (pertanian, peternakan, sistem produksi, dan sistem retribusi) 3.sistem kemasyarakatan ( sitem kekerabatan, organisasi politik, sistem hukum, dan sitem perkawinan). 4.Bahasa ( lisan dan tulisan) 5.Kesenian ( seni rupa, seni suara, dan seni gerak). 6.Sistem pengetahuan 7.Religi (Sistem kepercayaan) Banyak faktor juga yang menjelaskan soal 7 unsur budaya universal yaitu : 1.Sistem teknologi dan peralatan Sistem yang timbul karena manusia mampu menciptakan barang – barang dan sesuatu yang baru agar dapat memenuhi kebutuhan hidup dan membedakan manusia dengam makhluk hidup yang lain. 2.Sistem mata pencaharian hidup dan sistem ekonomi Sistem yang timbul karena manusia mampu menciptakan barang – barang dan sesuatu 4 . Drs.Atang Abd.Hakim, MA.& Dr.Jaih Mubarok, Metodologi Studi Islam, PT.Remaja Rosdakarya, Jakarta, tt Hlm 32
  • 3.
    yang baru agardapat memenuhi kebutuhan hidup dan membedakan manusia dengam makhluk hidup yang lain. 3.Sistem organisasi masyarakat Sistem yang muncul karena kesadaran manusia bahwa meskipun diciptakan sebagai makhluk yang paling sempurna namun tetap memiliki kelemahan dan kelebihan masing – masing antar individu sehingga timbul rasa utuk berorganisasi dan bersatu. 4.Bahasa Sesuatu yang berawal dari hanya sebuah kode, tulisan hingga berubah sebagai lisan untuk mempermudah komunikasi antar sesama manusia. Bahkan sudah ada bahasa yang dijadikan bahasa universal seperti bahasa Inggris. 5..Kesenian Setelah memenuhi kebutuhan fisik manusia juga memerlukan sesuatu yang dapat memenuhi kebutuhan psikis mereka sehingga lahirlah kesenian yang dapat memuaskan. 6.Sistem pengetahuan Sistem yang terlahir karena setiap manusia memiliki akal dan pikiran yang berbeda sehingga memunculkan dan mendapatkan sesuatu yang berbeda pula, sehingga perlu disampaikan agar yang lain juga mengerti. 7.Sistem religi Kepercayaan manusia terhadap adanya Sang Maha Pencipta yang muncul karena kesadaran bahwa ada zat yang lebih dan Maha Kuasa.