Dosen Pengampu:
DR. Akhmad Jalaludin,MA
Dibuat oleh:
Dadang Rohendi
NIM: 5120011
Mata Kuliah Studi Islam Integratif
Studi Agama Tidak Cukup Hanya difahami Dengan
Pendekatan Teologis Normatif Namun Diperlukan Pendekatan
Baru Sesuai Perkembangan Pemikiran Dan Ilmu Pengetahuan,
Salah Satunya dengan menggunakan Pendekatan Antropologis
Antropologi menurut bahasa berasal dari bahasa Yunani
ANTHROPOS
Manusia
LOGOS
Ilmu = Bernalar &
Berakal
Koentjoroningrat (Bapak Antropologi Indonesia)
“Antropologi Adalah Ilmu tentang Manusia Khususnya
tentang Asal Usul Manusia, Aneka Warna, Bentuk Fisik, Adat I
stiadat Dan Kebudayaan Yang Dihasilkan”
Prof. Dr. Harsojo, SU, M.Sc “Antropologi adalah ilmu pengetahuan
yang mempelajari tentang umat manusia sebagai makhluk
sosial yang bermasyarakat.Terutama dalam segi tradisi, sifat khusus b
adani (fisik), cara produksi, dan nilai pergaulan hidup yang berbeda
antar satu individu dengan individu lainnya.”
Istilah Pendekatan dapat diartikan Metodologi, yaitu sudut pandang
atau cara melihat dan memperlakukan sesuatu yang menjadi perhatian
atau masalah yang dikaji. Bersamaan dengan itu, makna metodologi
juga mencakup berbagai teknik yang digunakan untuk melakukan
penelitian atau pengumpulan data sesuai dengan cara melihat dan
memperlakukan masalah yang dikaji.
Pengertian pendekatan atau metodologi bukan hanya diartikan sebagai
sudut pandang atau cara melihat sesuatu permasalahan yang menjadi
perhatian tetapi juga mencakup pengertian metode-metode atau tekni
k-teknik penelitian yang sesuai dengan pendekatan tersebut..
Menurut DAVID N GELLNER Bermula pada ABAD 19M. Menurut DAVID,
Kajian antropologi meliputi :
 Fokus Asal Usul Manusia
 Meneliti dan mengkaji Fosil Yang Masih Ada
 Meneliti dan mengkaji Keluarga Binatang Yg Terdekat dengan manusia
 Mengkaji Masyarakat
TIDAK LUPA MENGKAJIA AGAMA
Apakah bentuk Agama adalah MAGIC ????
Apakah meyakini jiwa saat tertangkap dalam mimpi s
erta bayangan satu bentuk agama yang disebut animi
sme
SEJARAH DAN PERKEMBANGAN ANTROPOLOGI AGAMA
Pada abad ke-19 terlahir dua karya besar
Pendekatan Antropologi dalam kajian Agama:
 THE GOLDEN BOUGH karya
SIR JAMES FRAZER (tahun 1890)
Frazer mengemukakan bahwa kepercayaan manusia berkembang
melalui tiga tahap, yakni dari sihir primitif, kemudian agama, dan setelah
itu digantikan oleh ilmu pengetahuan.
 THE ELEMANTARY FORM Of Religious Life Karya
EMIL DURKHEIM (Tahun 1912)
Agama merupakan kesatuan sistem kepercayaan, dan praktik-
praktik yang berkaitan dengan hal-hal suci (sacred) dan tidak
suci (profane)
JENIS JENIS PENDEKATAN ANTROPOLOGI
PENDEKATAN
KOMPARATIF
Melalui jenis pendekatan
Inilah berbagai realitas keg
amangan dalam lingkunga
n masyarakat dapat d
iungkap nilai kebenaran
sesuai kerangka par
adigma
Amri Marzali “Antropologi dan Pembangunan Indonesia” (Jakarta : Kencana, 2007)
Ciri fundamendal cara kerja pendekatan antropologi:
Pendekatan descriptive, bukan normatif.
thick description (pengamatan dan observasi di lapangan yang
dilakukan secara serius, terstuktur, mendalam dan berkesinambungan)
Living in , yaitu hidup bersama masyarakat yang diteliti, mengikuti
ritme dan pola hidup sehari-hari mereka dalam waktu yang cukup
lama
 Pendekatan local practices, yaitu praktik konkrit dan nyata di la
pangan.
connections across social domains
selalu mencari keterhubungan dan keterkaitan antar berbagai domain kehidupan
secara lebih utuh
comparative
Cliffort Geertz pernah memberi contoh bagaimana dia membandingkan ke
hidupan Islam di Indonesia dan Marokko.
- Di Indonesia Islam berkembang secara gradual, liberal, dan akomodatif. ada kebatinan, ketenangan,
kesabaran, keseimbangan, peniadaan diri, elitisme, dan sensibilitas
Di Maroko Islam berkembang lebih perfeksionis, puritan dan tak kenal kompromi..ada aktifisme, semang
at, keberanian, moralisme, dan penegasan diri
Objek Kajian Dalam Pendekatan Antropologi
1. Keanekaragaman bentuk fisik manusi
2. Keanekaragaman budaya/kebudayaan
sebagai hasil dari cipta, karsa dan rasa
manusia.
- PREHISTORI, mempelajari sejarah perkembangan dan penyebaran semu
a kebudayaan manusia di bumi dalam zaman sebelum manusia mengenal hur
uf.
- ETNOLINGUISTIK, adalah ilmu yang mempelajari suku-suku bangsa, dan kerag
aman bahasa yang ada di dunia / bumi..
- ETNOLOGI: -Diakronik (Pola Budaya)
- Sinkronik (Tingkah Laku sosial)
Menurut Prof. Atho Mudzhar,
Implementasi Jenis pendekatan Antropologi
dalam studi islam sebagaimana hasil penelitian se
orang peneliti yang bernama CLIFORD GEERTZ,
yang ditulis dalam sebuah buku berjudul
THE RELIGION OF JAVA.
CLIFORD GEERTZ
Menurut Cliford Greetz, “masyarakat Jawa di Indonesi
a yang Berlainan dan dibedakan menjadi 3 Komunitas:
Trikotomi ini telah
mempengaruhi banya
k orang untuk mala
kukan analisis : hubu
ngan agama dan bud
aya juga Hubungan A
gama dan politik
ABANGAN
SANTRI
PRIYAI
PENULIS ANTROPOLOGI AGAMA
Tokoh tokoh dan karya Penelitian Antropologi agama antara
lain :
Al Biruni : Al Khawarizmi Al Kindi
CLIFORD GEERTZ : The Religion Of Java
IBNU KHALDUN : Mukadimah
AKBAR S. AHMED :Toward Islamic Anthropology
EMIL DURKHEIM :The Elemantary of The RelIgion Life
JAMES GEORGE FRAZER :The Golden Bough
SIGNIFIKANSI DAN KONTRIBUSI PENDEKATAN
ANTROPOLOGI DALAM STUDI ISLAM
1. Ditemukan adanya hubungan positif antara
kepercayaan agama dengan kondisi ekonomi
dan politik,
2. Agama ternyata berkorelasi dengan etos kerja
dan perkembangan ekonomi suatu masyarakat.
3. Agama mempunyai hubungan dengan mekanis
me pengorganisasian dalam masyarakat,
4. adanya hubungan antara agama dan negara
(state and religion). Seperti terjadi di Indonesia
yang penduduknya mayoritas beragama Islam,
tetapi menjadikan Pancasila sebagai asas
tunggal.
5. Adanya keterkaitan antara agama dengan
psikoterapi
Nata, Metodologi. Stud. Islam, vol. Cet. VI,
Adapun implikasi yang diharapkan dari materi ini adalah dapat menj
adi salah satu kajian untuk mengenal kondisi masyarakat dan kebud
ayaannya untuk penerapan syariat islam yang efektif dalam kehidu
pan masyarakat.
Melalui pendekatan antropologis diharapkan pemeluk agama Islam d
apat lebih toleran terhadap berbagai aspek perubahan budaya lokal dengan
ajaran agama itu sendiri
Antropologi bagi kajian Islam dapat dilihat kontribusinya dengan melihat dar
i dua hal:
Pertama,Antropologi sangat berguna untuk membantu mempelajari agama s
ecara empiris, artinya kajian agama harus diarahkan pada pemahaman aspek
-aspek sosial konteks yang melingkupi agama;
Kedua, kajian Antropologi juga memberikan fasilitas bagi kajian Islam untuk l
ebih melihat keragamaan pengaruh budaya dalam praktik Islam. Pemahaman
realitas nyata dalam sebuah masyarakat akan menemukan suatu kajian Islam
yang lebih empiris.
REFERENSI
Abd. Shomad dalam M. Amin Abdullah, Dkk. “Abd. Shomad dalam M. Amin Abdullah, dkk., M
etodologi Penelitian Agama, Pendekatan Multidisipliner, (Yogyakarta: Lembaga Penelitian UIN
Sunan Kalijaga, 2006), h. 62.” (n.d.).
Koentjaraningrat. Pengantar Ilmu Antropologi (Edisi Revisi). Jakarta: Aksara Baru, 2016.
Nata, Abuddin. Metodologi Studi Islam. Metodologi Studi Islam. Vol. Cet. VI. Jakarta: PT. Raja
Grafindo Persada, 2001.
“Amin Abdullah, Urgensi Pendekatan Antropologi Untuk Studi Agama Dan Studi Islam, http://
aminabd.wordpress.com/2011/01/14/urgensi-pendekatan-antropologi-untuk-studi-agama-dan
-studi-islam/ diakses 12 okt 2020” (n.d.).
“Amri Marzali ‘Antropologi dan Pembangunan Indonesia’ (Jakarta : Kencana, 2007” (n.d.).
“Bustanuddin Agus, Agama dalam Kehidupan Manusia; Pengantar Antropologi Agama, (Jakart
a: Raja Grapindo Persada, 2006), h” (n.d.).
“http://eki-blogger.blogspot.com/2016/12/pendekatan-antropologis-dalam-studi.html” (n.d.).
“Jalaluddin. Psikologi Agama. Jakarta: PT. Rajagrafindo Perasada. 2007.” (n.d.).
“M. Atho Mudzhar, Pendekatan Studi Islam dalam Teori dan Praktek, (Yogyakarta: Pustaka Pela
jar, 1998)” (n.d.).
Pendidikan Agama Islam Tim DEP AGAMA, FISIP-UT Ed 2, Cet 8 Jakarta, Universitas Terbuka,2
006. 2 ed. Jakarta: UNIVERSITAS TERBUKA, 2006.
“Referensi: https://tafsirweb.com/37646-quran-surat-ali-imran-ayat-190-191.html” (n.d.).
PENDEKATAN ANTROPOLOGI DALAM STUDI ISLAM

PENDEKATAN ANTROPOLOGI DALAM STUDI ISLAM

  • 1.
    Dosen Pengampu: DR. AkhmadJalaludin,MA Dibuat oleh: Dadang Rohendi NIM: 5120011 Mata Kuliah Studi Islam Integratif
  • 3.
    Studi Agama TidakCukup Hanya difahami Dengan Pendekatan Teologis Normatif Namun Diperlukan Pendekatan Baru Sesuai Perkembangan Pemikiran Dan Ilmu Pengetahuan, Salah Satunya dengan menggunakan Pendekatan Antropologis
  • 4.
    Antropologi menurut bahasaberasal dari bahasa Yunani ANTHROPOS Manusia LOGOS Ilmu = Bernalar & Berakal
  • 5.
    Koentjoroningrat (Bapak AntropologiIndonesia) “Antropologi Adalah Ilmu tentang Manusia Khususnya tentang Asal Usul Manusia, Aneka Warna, Bentuk Fisik, Adat I stiadat Dan Kebudayaan Yang Dihasilkan” Prof. Dr. Harsojo, SU, M.Sc “Antropologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang umat manusia sebagai makhluk sosial yang bermasyarakat.Terutama dalam segi tradisi, sifat khusus b adani (fisik), cara produksi, dan nilai pergaulan hidup yang berbeda antar satu individu dengan individu lainnya.”
  • 6.
    Istilah Pendekatan dapatdiartikan Metodologi, yaitu sudut pandang atau cara melihat dan memperlakukan sesuatu yang menjadi perhatian atau masalah yang dikaji. Bersamaan dengan itu, makna metodologi juga mencakup berbagai teknik yang digunakan untuk melakukan penelitian atau pengumpulan data sesuai dengan cara melihat dan memperlakukan masalah yang dikaji. Pengertian pendekatan atau metodologi bukan hanya diartikan sebagai sudut pandang atau cara melihat sesuatu permasalahan yang menjadi perhatian tetapi juga mencakup pengertian metode-metode atau tekni k-teknik penelitian yang sesuai dengan pendekatan tersebut..
  • 7.
    Menurut DAVID NGELLNER Bermula pada ABAD 19M. Menurut DAVID, Kajian antropologi meliputi :  Fokus Asal Usul Manusia  Meneliti dan mengkaji Fosil Yang Masih Ada  Meneliti dan mengkaji Keluarga Binatang Yg Terdekat dengan manusia  Mengkaji Masyarakat TIDAK LUPA MENGKAJIA AGAMA Apakah bentuk Agama adalah MAGIC ???? Apakah meyakini jiwa saat tertangkap dalam mimpi s erta bayangan satu bentuk agama yang disebut animi sme SEJARAH DAN PERKEMBANGAN ANTROPOLOGI AGAMA
  • 8.
    Pada abad ke-19terlahir dua karya besar Pendekatan Antropologi dalam kajian Agama:  THE GOLDEN BOUGH karya SIR JAMES FRAZER (tahun 1890) Frazer mengemukakan bahwa kepercayaan manusia berkembang melalui tiga tahap, yakni dari sihir primitif, kemudian agama, dan setelah itu digantikan oleh ilmu pengetahuan.  THE ELEMANTARY FORM Of Religious Life Karya EMIL DURKHEIM (Tahun 1912) Agama merupakan kesatuan sistem kepercayaan, dan praktik- praktik yang berkaitan dengan hal-hal suci (sacred) dan tidak suci (profane)
  • 9.
    JENIS JENIS PENDEKATANANTROPOLOGI PENDEKATAN KOMPARATIF Melalui jenis pendekatan Inilah berbagai realitas keg amangan dalam lingkunga n masyarakat dapat d iungkap nilai kebenaran sesuai kerangka par adigma Amri Marzali “Antropologi dan Pembangunan Indonesia” (Jakarta : Kencana, 2007)
  • 10.
    Ciri fundamendal carakerja pendekatan antropologi: Pendekatan descriptive, bukan normatif. thick description (pengamatan dan observasi di lapangan yang dilakukan secara serius, terstuktur, mendalam dan berkesinambungan) Living in , yaitu hidup bersama masyarakat yang diteliti, mengikuti ritme dan pola hidup sehari-hari mereka dalam waktu yang cukup lama  Pendekatan local practices, yaitu praktik konkrit dan nyata di la pangan. connections across social domains selalu mencari keterhubungan dan keterkaitan antar berbagai domain kehidupan secara lebih utuh comparative Cliffort Geertz pernah memberi contoh bagaimana dia membandingkan ke hidupan Islam di Indonesia dan Marokko. - Di Indonesia Islam berkembang secara gradual, liberal, dan akomodatif. ada kebatinan, ketenangan, kesabaran, keseimbangan, peniadaan diri, elitisme, dan sensibilitas Di Maroko Islam berkembang lebih perfeksionis, puritan dan tak kenal kompromi..ada aktifisme, semang at, keberanian, moralisme, dan penegasan diri
  • 11.
    Objek Kajian DalamPendekatan Antropologi 1. Keanekaragaman bentuk fisik manusi 2. Keanekaragaman budaya/kebudayaan sebagai hasil dari cipta, karsa dan rasa manusia. - PREHISTORI, mempelajari sejarah perkembangan dan penyebaran semu a kebudayaan manusia di bumi dalam zaman sebelum manusia mengenal hur uf. - ETNOLINGUISTIK, adalah ilmu yang mempelajari suku-suku bangsa, dan kerag aman bahasa yang ada di dunia / bumi.. - ETNOLOGI: -Diakronik (Pola Budaya) - Sinkronik (Tingkah Laku sosial)
  • 13.
  • 14.
    Implementasi Jenis pendekatanAntropologi dalam studi islam sebagaimana hasil penelitian se orang peneliti yang bernama CLIFORD GEERTZ, yang ditulis dalam sebuah buku berjudul THE RELIGION OF JAVA. CLIFORD GEERTZ
  • 15.
    Menurut Cliford Greetz,“masyarakat Jawa di Indonesi a yang Berlainan dan dibedakan menjadi 3 Komunitas: Trikotomi ini telah mempengaruhi banya k orang untuk mala kukan analisis : hubu ngan agama dan bud aya juga Hubungan A gama dan politik ABANGAN SANTRI PRIYAI
  • 16.
    PENULIS ANTROPOLOGI AGAMA Tokohtokoh dan karya Penelitian Antropologi agama antara lain : Al Biruni : Al Khawarizmi Al Kindi CLIFORD GEERTZ : The Religion Of Java IBNU KHALDUN : Mukadimah AKBAR S. AHMED :Toward Islamic Anthropology EMIL DURKHEIM :The Elemantary of The RelIgion Life JAMES GEORGE FRAZER :The Golden Bough
  • 17.
    SIGNIFIKANSI DAN KONTRIBUSIPENDEKATAN ANTROPOLOGI DALAM STUDI ISLAM 1. Ditemukan adanya hubungan positif antara kepercayaan agama dengan kondisi ekonomi dan politik, 2. Agama ternyata berkorelasi dengan etos kerja dan perkembangan ekonomi suatu masyarakat. 3. Agama mempunyai hubungan dengan mekanis me pengorganisasian dalam masyarakat, 4. adanya hubungan antara agama dan negara (state and religion). Seperti terjadi di Indonesia yang penduduknya mayoritas beragama Islam, tetapi menjadikan Pancasila sebagai asas tunggal. 5. Adanya keterkaitan antara agama dengan psikoterapi Nata, Metodologi. Stud. Islam, vol. Cet. VI,
  • 18.
    Adapun implikasi yangdiharapkan dari materi ini adalah dapat menj adi salah satu kajian untuk mengenal kondisi masyarakat dan kebud ayaannya untuk penerapan syariat islam yang efektif dalam kehidu pan masyarakat. Melalui pendekatan antropologis diharapkan pemeluk agama Islam d apat lebih toleran terhadap berbagai aspek perubahan budaya lokal dengan ajaran agama itu sendiri Antropologi bagi kajian Islam dapat dilihat kontribusinya dengan melihat dar i dua hal: Pertama,Antropologi sangat berguna untuk membantu mempelajari agama s ecara empiris, artinya kajian agama harus diarahkan pada pemahaman aspek -aspek sosial konteks yang melingkupi agama; Kedua, kajian Antropologi juga memberikan fasilitas bagi kajian Islam untuk l ebih melihat keragamaan pengaruh budaya dalam praktik Islam. Pemahaman realitas nyata dalam sebuah masyarakat akan menemukan suatu kajian Islam yang lebih empiris.
  • 19.
    REFERENSI Abd. Shomad dalamM. Amin Abdullah, Dkk. “Abd. Shomad dalam M. Amin Abdullah, dkk., M etodologi Penelitian Agama, Pendekatan Multidisipliner, (Yogyakarta: Lembaga Penelitian UIN Sunan Kalijaga, 2006), h. 62.” (n.d.). Koentjaraningrat. Pengantar Ilmu Antropologi (Edisi Revisi). Jakarta: Aksara Baru, 2016. Nata, Abuddin. Metodologi Studi Islam. Metodologi Studi Islam. Vol. Cet. VI. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 2001. “Amin Abdullah, Urgensi Pendekatan Antropologi Untuk Studi Agama Dan Studi Islam, http:// aminabd.wordpress.com/2011/01/14/urgensi-pendekatan-antropologi-untuk-studi-agama-dan -studi-islam/ diakses 12 okt 2020” (n.d.). “Amri Marzali ‘Antropologi dan Pembangunan Indonesia’ (Jakarta : Kencana, 2007” (n.d.). “Bustanuddin Agus, Agama dalam Kehidupan Manusia; Pengantar Antropologi Agama, (Jakart a: Raja Grapindo Persada, 2006), h” (n.d.). “http://eki-blogger.blogspot.com/2016/12/pendekatan-antropologis-dalam-studi.html” (n.d.). “Jalaluddin. Psikologi Agama. Jakarta: PT. Rajagrafindo Perasada. 2007.” (n.d.). “M. Atho Mudzhar, Pendekatan Studi Islam dalam Teori dan Praktek, (Yogyakarta: Pustaka Pela jar, 1998)” (n.d.). Pendidikan Agama Islam Tim DEP AGAMA, FISIP-UT Ed 2, Cet 8 Jakarta, Universitas Terbuka,2 006. 2 ed. Jakarta: UNIVERSITAS TERBUKA, 2006. “Referensi: https://tafsirweb.com/37646-quran-surat-ali-imran-ayat-190-191.html” (n.d.).