09 ADVERTISING
INTEGRATED MARKETING
COMMUNICATION
TRI MEGA ASRI, S.SOS.M.I.KOM
Belanja iklan tahun 2019 bertumbuh 10% dibandingkan dengan 2018. Total belanja iklan tahun lalu baik di media televisi, radio
maupun cetak mencapai Rp168 Triliun berdasarkan gross rate card. Demikian menurut hasil temuan Nielsen Advertising Intelligence
(Ad Intel) yang dirilis hari ini oleh Nielsen Media Indonesia.
Televisi masih mendominasi 85 persen porsi belanja iklan dengan angka lebih dari Rp143 Triliun, tumbuh 14 persen dibandingkan
2018. Sementara itu belanja iklan media cetak mencapai lebih dari Rp22 Triliun dan total belanja iklan radio mencapai Rp1,7 Triliun.
Sepanjang tahun 2019, kategori Layanan Online menjadi penyumbang belanja iklan terbesar dengan total belanja iklan Rp10,3 Triliun
dan tumbuh 2 persen. Kategori Perawatan Rambut berada di urutan kedua dan tumbuh 17 persen dengan total belanja iklan mencapai
Rp9,2 Triliun.
Pengiklan terbesar ketiga adalah kategori Pemerintahan dan Organisasi Politik dengan belanja iklan sebesar Rp8,8 Triliun. Pengiklan
terbesar selanjutnya adalah kategori Perawatan Wajah dengan belanja iklan sebesar Rp8,1 Triliun, tumbuh signifikan 41 persen
dibandingkan tahun 2018. Menyusul adalah dengan kategori Rokok Kretek dengan belanja iklan mencapai Rp7,2 Triliun dengan
pertumbuhan 24 persen.
Sejak kuartal ketiga 2018, Nielsen telah mengukur belanja iklan digital untuk Top 200 situs lokal dan 18 saluran YouTube. Total belanja
iklan digital di 2019 mencapai Rp13,3 Triliun. Disandingkan dengan belanja iklan media lainnya, Digital menyumbang 7% dari total
belanja iklan yang mencapai Rp181 Triliun. ( sumber :neilsen.com,maret 2020)
BELANJA IKLAN DI INDONESIA
5 PENGIKLAN TERBESAR
DI INDONESIA 2019
No KATEGORI IKLAN Rupiah growth
1 1.Layanan Online 10,3
Triliun
2%
2 Perawatan rambut 9,2 Triliun 17%
3 Pemerintah & Organisasi politik 8,8 triliun
4 Perawatan wajah 8,1 triliun 41%
5 Rokok kretek 7,2 triliun 24 %
Sumber riset :
Nielsen.com,3/2020
3 BESAR MEDIA IKLAN
No MEDIA RP.
1 TELEVISI 143 triliun
2 MEDIA CETAK 22 triliun
3 RADIO 1,7 triliun
Sumber riset:
Nielsen.com, 3/2020
A.KONSEP PERIKLANAN /ADVERTISING
1.Definisi :
Advertising adalah suatu penyampaian pesan secara persuasif kepada khalayak melalui
media massa yang bertujuan untuk menpromosikan produk ataupun jasa yang dijual
oleh perusahaan.
Advertising adalah jasa periklanan,percetakan art desain dan warna untuk menarik
perhatian konsumen
Advertising merupakan media tersebar luas, produk dipesan berulang-ulang oleh
konsumen.
2.FUNGSI ADVERTISING
1. Memberi informasi (informing)
•(periklanan membuat konsumen sadar akan merek)
2. Mempersuasi (persuasing)
•(iklan efektif mampu membujuk pelanggan)
3. Mengingatkan(reminding)
•(iklan menjaga merek perusahaan tetap segar dalam ingatan konsumen)
4. Memberikan nilai tambah (adding value)
•(periklanan memberi nilai tambah pada merek dengan
5. mempengaruhi persepsi konsumen
6. Mendampingi produk lain (assisiting)
•(iklan mendampingi/memfasilitasi upaya2 lain dalam proses komunikasi pemasaran?
3.TUJUAN PERIKLANAN
Membuat konsumen menyadari suatu merek
baru
Mempengaruhi pengharapan mereka tentang
atribut dan keuntungan dari suatu merek
Mendorong konsumen untuk mencoba merek
tersebut
JENIS ADVERTORIAL
• Tujuannya adalah untuk menarik investor, meningkatkan reputasi perusahaan
atau menarik simpati masyarakat dengan cara melibatkan perusahaan
didalam kegiatan masyarakat.
Institutional
Advertising
• Tujuan dari Financial Advertising yang lain adalah untuk menciptakan kondisi
beli dan jual oleh pemegang saham.
Financial Advertising
• kegiatan periklanan yang digunakan oleh sebuah atau beberapa organisasi
untuk memperlihatkan pada masyarakat tentang masalah-masalah sosial
didalam masyarakat serta penanggulangannya.
Issues Advertising
• iklan yang digunakan untuk meningkatkan frekuensi didalam mempengaruhi
pendapat masyarakat melalui kegiatan diskusi publik.
Advocacy Advertising
• adalah advertising yang digunakan oleh calon politisi untuk mendapatkan
banyak dukungan organisasi masyarakat.
Political Advertising
• untuk menyampaikan informasi dari perusahaan kepada masyarakat
mengenai masalah yang terdapat dalam masyarakat dan penanggulangan
masalah tersebut oleh perusahaan.
Crisis Advertising
• suatu kegiatan advertising untuk mempromosikan kegiatan organisasi LSM
(Lembaga Swadaya Masyarakat) melalui acara-acara tertentu dengan
mengundang masyarakat untuk berpartisipasi dalam kegiatan social.
Event Advertising
SIFAT ADVERTORIAL
Informatif Eksplanatif Interpretif
Persuasif Influentif Memuji
Argumentatif
Eksploratif
FUNGSI ADVERTORIAL
Untuk menyatukan informasi dan pesan ke
dalam suatu bangunan yang utuh dengan
menggunakan bahasa yang enak di baca.
Di samping pembahasan disampaikan
dengan jelas, tegas dan mudah dipahami
khalayak.
3. KATEGORI MENYUSUSN
TUJUAN PERIKLANAN
Kategori dalam menyusun tujuan periklanan :
1. Siapa? Pasar yang sasaran menurut kebutuhan
2. Apa?  (1) apa penekanannya (2) apa tujuan-tujuannya
3. Dimana? Kapan?seberapa sering?  secara demografi , pasar-pasar mana yang
ditekankan, bulan-bulan atau musim yang menguntungkan, seberapa sering
diiklankan
B.PROSES MANAJEMEN PERIKLANAN
1
• STRATEGI PERIKLANAN
• Menetapkan tujuan,memformulasi anggaran,menciptakan
pesan-pesan iklan,menyeleksi media dan alat komunikasi iklan
2
• IMPLEMENTASI STRATEGI
• Memilik Taktik yang digunakan, saluran online offline
3
• PENGUKURAN EFEKTIFITAS IKLAN
• Riset pasar, menyusun target sasaran, evaluasi antara
objektivitas dan realisasi.
C.KRITERIA PERIKLANAN
• Mencakup suatu pernyataan yang pasti tentang siapa (who), apa (what), dan
kapan (when).
• Kuantitatif dan dapat diukur
• Menyatakan jumlah/besarnya perubahan yang diinginkan
• Realistis
• Konsisten secara internal
• Jelas dan tertulis
D.STRATEGI PERIKLANAN
Strategi periklanan ( advertising strategy) :
adalah apa yang dikatakan pengiklan tentang merek yang diiklankan
Strategi adalah formulasi suatu pesan periklanan yang mengkomunikasikan
keuntungan utama dari merek atau bagaimana merek tersebut bisa memecahkan
masalah konsumen.
5 LANGKAH PROGRAM PERIKLANAN
1. Menspesifikasikan fakta kunci
2. Menyatakan masalah pemasaran utama
3. Menyatakan tujuan komunikasi
4. Mengimplementasikan strategi pesan yang kreatif
5. Membangun persyaratan arus perintah korporat/divisional
STRATEGI KREATIF PERIKLANAN
1. Iklan harus memperpanjang suara strategi pemasaran
2. Periklanan yang efektif harus menyertakan sudut pandang konsumen
3. Periklanan yang efektif harus persuasif
4. Iklan harus menemukan cara yang unik untuk menerobos kerumunan iklan
5. Iklan yang baik tidak pernah menjanjikan lebih dari apa yang bisa diberikan
6. Iklan yang baik mencegah ide kreatif dari startegi yang berlebihan
BENTUK2 PERIKLANAN
1. Periklanan di luar rumah (out of home media)
Periklanan melalui papan reklame : Panel poster, buletin lukis, baliho.
KEKUATAN KELEMAHAN
Jangkauan luas & freq tinggi Tidak selektif
Fleksibel secara geografis Waktu terpa yang singkat
Biaya per seribu yang rendah Susah untuk mengukur jumlah
khalayaknya
Identifikasi merek yang tetap Masalah lingkungan
Pengingat sebelum membeli produk
PERIKLANAN LUAR RUANG
CONTOH:
IKLAN DI SURAT KABAR
Periklanan Surat Kabar
Kekuatan dan Kelemahan
KEKUATAN KETERBATASAN
Khalayak berada pada kerangka
mental yang tepat untuk memproses
pesan
Ketidakberaturan
Jangkauan khalayak yang luas Bukan media yang sangat selektif
Fleksibel Harga yang tinggi untuk pengiklan
berkala
Mampu menyajikan pesan yang rinci Mutu reproduksi menengah
Tidak terbatas oleh waktu Pembelian yang rumit bagi pengiklan
nasional
Komposisi para pembaca bisa berubah
IKLAN DI MAJALAH
KEKUATAN KETERBATASAN
Menjangkau khalayak luas Tidak mengganggu perhatian
penonton/pendengar
Selektifitas (khalayak khusus) Tenggang waktu yang lama
Daya tahan lama (disimpan) Ketidakberaturan
Mutu reproduksi tinggi Pilihan geografis terbatas
Kemampuan menyajikan informasi
yang rinci
Keanekaragaman pola sirkulasi
pasar
IKLAN DI RADIO
KEKUATAN KETERBATASAN
Khalayak tersegmentasi (misal :iklan
radio digunakan untuk kelompok
khusus pencinta sport/gowes))
Ketidakberaturan (pindah2 channel)
Mencapai calon pelanggan perorangan
dan akrab
Tidak visualisasi
Ekonomis (lebih murah) Perpecahan khalayak (demografis,
khalayak yang unik)
Tenggang waktu cepat/pendek dalam
mentransfer berita ( misal cuaca hujan
iklan jaket atau minuman hangat)
Kesulitan membeli waktu radio
(tidak ada standarisasi harga untuk
waktu)
IKLAN DI TELEVISI
KEKUATAN KETERBATASAN
Mendemontrasikan penggunaan
produk (peragaan serempak ditonton)
Biaya periklanan meningkat dengan
cepat
Muncul tanpa diharapkan (sesuai
ketertarikan penonton)
Erosi penonton televisi ( ke saluran
media internet)
Mampu meberikan kegembiraan Terpecahnya penonton (iklan tidak
dapat menarik penonton homogen
karena banyaknya saluran TV)
Dapat menggunakan humor Zapping (ganti2 salran) dan zipping
(rekaman yang dapat cepat ditonton
ulang)
Efektif dengan tenaga penjualan Ketidakberaturan ( clutter), televisi
banyak materi acaranya: iklan,berita,
promosi stasiun,dll.
Kemampuan mencapai dampak yang
diinginkan
PROSES PERENCANAAN PERIKLANAN
Dalam komunikasi bisnis
1 Mengulas rencana periklanan
2. Analisis situasi internal dan eksternal
perusahaan
3. Menentukan tujuan periklanan
4. Mengembangkan dan melaksanakan
strategi periklanan atau kreatif
5. Mengembangkan dan
melaksanakan strategi media
ELEMEN STRATEGI PERIKLANAN
Khalayak sasaran:
• kelompok orang yang
dituju iklan-iklan.
Konsep produk atau jasa:
• Sebuah produk dapat
berupa gagasan, jasa, atau
barang atau kombinasi
dari ketiganya.
• Definisi ini juga mencakup
jasa-jasa pendukung yang
mengiringi barang-barang
seperti garansi dan
perawatan
Media periklanan:
• Sebuah metode sistematik
untuk menentukan media
mana yang digunakan,
bagaimana menggunakan
mereka, kapan
menggunakan mereka,
dan dimana
menggunakan mereka
untuk secara efektif dan
efisien menyampaikan
pesan-pesan periklanan
mereka.
Pesan periklanan:
• apa yang ingin dikatakan
perusahaan dalam iklan-
iklan dan bagaimana cara
menyampaikannya secara
verbal atau non
verbal membentuk pesan
iklan.
• Setiap iklan memerlukan
baris judul atau
pembukaan untuk
menciptakan minat
konsumen dan tulisan
yang menampilkan pesan.
MENETAPKAN JUDUL
Gaya penyampaian yang provokatif pada judul berarti:
• yakni meyakinkan khalayak untuk
mengetahui isi pesan yang disampaikan
Mampu menarik
perhatian,
• yakni membuat khalayak berpikir bahwa
isi karangan bermanfaat bagi dirinya.
Mampu
membangkitkan
minat,
• yakni membangkitkan keinginan khalayak
untuk membaca keseluruhan isi tulisan.
Mampu
menggugah
perasaan,
ANATOMI ADVERTORIAL
Intro yang digunakan dalam penulisan advertorial dengan gaya feature:
• yakni menceritakan suatu keadaan dengan
sedemikian rupa yang membuat pembacanya
seolah–olah berada dalam situasi dan suasana yang
digambarkan.
Naratif,
• yakni menggambarkan suatu keadaan dengan
sedemikian rupa yang membuat pembacanya dapat
membayangkan sesuatu digambarkan.
Deskriptif,
• yakni mengajukan pertanyaan untuk membuka
wawasan pada pembacanya dan sekaligus
memberika jawaban untuk memberi pengetahuan
serta memenuhi rasa ingin tahu pembaca.
Pertanyaan,
ANATOMI ADVERTORIAL
• yakni mengutip pernyataan atau pendapat
seseorang yang dinilai mempunyai daya
tarik, kredibilitas atau intergritas.
Kutipan,
• menggunakan ungkapan, atau istilah-istilah
khas dan terkenal di kehidupan masyarakat.
Epigram
• yakni menggunakan kata sapaan yang biasa
digunakan dalam percakapan sehari-hari.
Lead ini biasanya membuat pembaca
seolah-olah terlibat dalam rangkaian cerita.
Sapaan,
TEKNIK PENULISAN ADVERTORIAL
Persiapan Penulisan (Prewriting)
Pencarian ide atau Gagasan
Menguji ide
Memilih Topik
Pengumpulan Data
Membuat Kerangka
ADVERTISING
Setting Advertising Objectives
• is used when introducing a new product category; the
objective is to build primary demand
Informative
advertising
• directly or indirectly compares the brand with one or
more other brands
Comparative
advertising
• important with increased competition to build selective
demand
Persuasive
advertising is
• is important with mature products to help maintain
customer relationships and keep customers thinking
about the product
Reminder
advertising

IMC - ADVERTISING.pptx

  • 1.
  • 2.
    Belanja iklan tahun2019 bertumbuh 10% dibandingkan dengan 2018. Total belanja iklan tahun lalu baik di media televisi, radio maupun cetak mencapai Rp168 Triliun berdasarkan gross rate card. Demikian menurut hasil temuan Nielsen Advertising Intelligence (Ad Intel) yang dirilis hari ini oleh Nielsen Media Indonesia. Televisi masih mendominasi 85 persen porsi belanja iklan dengan angka lebih dari Rp143 Triliun, tumbuh 14 persen dibandingkan 2018. Sementara itu belanja iklan media cetak mencapai lebih dari Rp22 Triliun dan total belanja iklan radio mencapai Rp1,7 Triliun. Sepanjang tahun 2019, kategori Layanan Online menjadi penyumbang belanja iklan terbesar dengan total belanja iklan Rp10,3 Triliun dan tumbuh 2 persen. Kategori Perawatan Rambut berada di urutan kedua dan tumbuh 17 persen dengan total belanja iklan mencapai Rp9,2 Triliun. Pengiklan terbesar ketiga adalah kategori Pemerintahan dan Organisasi Politik dengan belanja iklan sebesar Rp8,8 Triliun. Pengiklan terbesar selanjutnya adalah kategori Perawatan Wajah dengan belanja iklan sebesar Rp8,1 Triliun, tumbuh signifikan 41 persen dibandingkan tahun 2018. Menyusul adalah dengan kategori Rokok Kretek dengan belanja iklan mencapai Rp7,2 Triliun dengan pertumbuhan 24 persen. Sejak kuartal ketiga 2018, Nielsen telah mengukur belanja iklan digital untuk Top 200 situs lokal dan 18 saluran YouTube. Total belanja iklan digital di 2019 mencapai Rp13,3 Triliun. Disandingkan dengan belanja iklan media lainnya, Digital menyumbang 7% dari total belanja iklan yang mencapai Rp181 Triliun. ( sumber :neilsen.com,maret 2020) BELANJA IKLAN DI INDONESIA
  • 3.
    5 PENGIKLAN TERBESAR DIINDONESIA 2019 No KATEGORI IKLAN Rupiah growth 1 1.Layanan Online 10,3 Triliun 2% 2 Perawatan rambut 9,2 Triliun 17% 3 Pemerintah & Organisasi politik 8,8 triliun 4 Perawatan wajah 8,1 triliun 41% 5 Rokok kretek 7,2 triliun 24 % Sumber riset : Nielsen.com,3/2020
  • 4.
    3 BESAR MEDIAIKLAN No MEDIA RP. 1 TELEVISI 143 triliun 2 MEDIA CETAK 22 triliun 3 RADIO 1,7 triliun Sumber riset: Nielsen.com, 3/2020
  • 5.
    A.KONSEP PERIKLANAN /ADVERTISING 1.Definisi: Advertising adalah suatu penyampaian pesan secara persuasif kepada khalayak melalui media massa yang bertujuan untuk menpromosikan produk ataupun jasa yang dijual oleh perusahaan. Advertising adalah jasa periklanan,percetakan art desain dan warna untuk menarik perhatian konsumen Advertising merupakan media tersebar luas, produk dipesan berulang-ulang oleh konsumen.
  • 6.
    2.FUNGSI ADVERTISING 1. Memberiinformasi (informing) •(periklanan membuat konsumen sadar akan merek) 2. Mempersuasi (persuasing) •(iklan efektif mampu membujuk pelanggan) 3. Mengingatkan(reminding) •(iklan menjaga merek perusahaan tetap segar dalam ingatan konsumen) 4. Memberikan nilai tambah (adding value) •(periklanan memberi nilai tambah pada merek dengan 5. mempengaruhi persepsi konsumen 6. Mendampingi produk lain (assisiting) •(iklan mendampingi/memfasilitasi upaya2 lain dalam proses komunikasi pemasaran?
  • 7.
    3.TUJUAN PERIKLANAN Membuat konsumenmenyadari suatu merek baru Mempengaruhi pengharapan mereka tentang atribut dan keuntungan dari suatu merek Mendorong konsumen untuk mencoba merek tersebut
  • 8.
    JENIS ADVERTORIAL • Tujuannyaadalah untuk menarik investor, meningkatkan reputasi perusahaan atau menarik simpati masyarakat dengan cara melibatkan perusahaan didalam kegiatan masyarakat. Institutional Advertising • Tujuan dari Financial Advertising yang lain adalah untuk menciptakan kondisi beli dan jual oleh pemegang saham. Financial Advertising • kegiatan periklanan yang digunakan oleh sebuah atau beberapa organisasi untuk memperlihatkan pada masyarakat tentang masalah-masalah sosial didalam masyarakat serta penanggulangannya. Issues Advertising • iklan yang digunakan untuk meningkatkan frekuensi didalam mempengaruhi pendapat masyarakat melalui kegiatan diskusi publik. Advocacy Advertising • adalah advertising yang digunakan oleh calon politisi untuk mendapatkan banyak dukungan organisasi masyarakat. Political Advertising • untuk menyampaikan informasi dari perusahaan kepada masyarakat mengenai masalah yang terdapat dalam masyarakat dan penanggulangan masalah tersebut oleh perusahaan. Crisis Advertising • suatu kegiatan advertising untuk mempromosikan kegiatan organisasi LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) melalui acara-acara tertentu dengan mengundang masyarakat untuk berpartisipasi dalam kegiatan social. Event Advertising
  • 9.
    SIFAT ADVERTORIAL Informatif EksplanatifInterpretif Persuasif Influentif Memuji Argumentatif Eksploratif
  • 10.
    FUNGSI ADVERTORIAL Untuk menyatukaninformasi dan pesan ke dalam suatu bangunan yang utuh dengan menggunakan bahasa yang enak di baca. Di samping pembahasan disampaikan dengan jelas, tegas dan mudah dipahami khalayak.
  • 11.
    3. KATEGORI MENYUSUSN TUJUANPERIKLANAN Kategori dalam menyusun tujuan periklanan : 1. Siapa? Pasar yang sasaran menurut kebutuhan 2. Apa?  (1) apa penekanannya (2) apa tujuan-tujuannya 3. Dimana? Kapan?seberapa sering?  secara demografi , pasar-pasar mana yang ditekankan, bulan-bulan atau musim yang menguntungkan, seberapa sering diiklankan
  • 12.
    B.PROSES MANAJEMEN PERIKLANAN 1 •STRATEGI PERIKLANAN • Menetapkan tujuan,memformulasi anggaran,menciptakan pesan-pesan iklan,menyeleksi media dan alat komunikasi iklan 2 • IMPLEMENTASI STRATEGI • Memilik Taktik yang digunakan, saluran online offline 3 • PENGUKURAN EFEKTIFITAS IKLAN • Riset pasar, menyusun target sasaran, evaluasi antara objektivitas dan realisasi.
  • 13.
    C.KRITERIA PERIKLANAN • Mencakupsuatu pernyataan yang pasti tentang siapa (who), apa (what), dan kapan (when). • Kuantitatif dan dapat diukur • Menyatakan jumlah/besarnya perubahan yang diinginkan • Realistis • Konsisten secara internal • Jelas dan tertulis
  • 14.
    D.STRATEGI PERIKLANAN Strategi periklanan( advertising strategy) : adalah apa yang dikatakan pengiklan tentang merek yang diiklankan Strategi adalah formulasi suatu pesan periklanan yang mengkomunikasikan keuntungan utama dari merek atau bagaimana merek tersebut bisa memecahkan masalah konsumen.
  • 15.
    5 LANGKAH PROGRAMPERIKLANAN 1. Menspesifikasikan fakta kunci 2. Menyatakan masalah pemasaran utama 3. Menyatakan tujuan komunikasi 4. Mengimplementasikan strategi pesan yang kreatif 5. Membangun persyaratan arus perintah korporat/divisional
  • 16.
    STRATEGI KREATIF PERIKLANAN 1.Iklan harus memperpanjang suara strategi pemasaran 2. Periklanan yang efektif harus menyertakan sudut pandang konsumen 3. Periklanan yang efektif harus persuasif 4. Iklan harus menemukan cara yang unik untuk menerobos kerumunan iklan 5. Iklan yang baik tidak pernah menjanjikan lebih dari apa yang bisa diberikan 6. Iklan yang baik mencegah ide kreatif dari startegi yang berlebihan
  • 17.
    BENTUK2 PERIKLANAN 1. Periklanandi luar rumah (out of home media) Periklanan melalui papan reklame : Panel poster, buletin lukis, baliho. KEKUATAN KELEMAHAN Jangkauan luas & freq tinggi Tidak selektif Fleksibel secara geografis Waktu terpa yang singkat Biaya per seribu yang rendah Susah untuk mengukur jumlah khalayaknya Identifikasi merek yang tetap Masalah lingkungan Pengingat sebelum membeli produk PERIKLANAN LUAR RUANG
  • 18.
  • 20.
    IKLAN DI SURATKABAR Periklanan Surat Kabar Kekuatan dan Kelemahan KEKUATAN KETERBATASAN Khalayak berada pada kerangka mental yang tepat untuk memproses pesan Ketidakberaturan Jangkauan khalayak yang luas Bukan media yang sangat selektif Fleksibel Harga yang tinggi untuk pengiklan berkala Mampu menyajikan pesan yang rinci Mutu reproduksi menengah Tidak terbatas oleh waktu Pembelian yang rumit bagi pengiklan nasional Komposisi para pembaca bisa berubah
  • 21.
    IKLAN DI MAJALAH KEKUATANKETERBATASAN Menjangkau khalayak luas Tidak mengganggu perhatian penonton/pendengar Selektifitas (khalayak khusus) Tenggang waktu yang lama Daya tahan lama (disimpan) Ketidakberaturan Mutu reproduksi tinggi Pilihan geografis terbatas Kemampuan menyajikan informasi yang rinci Keanekaragaman pola sirkulasi pasar
  • 22.
    IKLAN DI RADIO KEKUATANKETERBATASAN Khalayak tersegmentasi (misal :iklan radio digunakan untuk kelompok khusus pencinta sport/gowes)) Ketidakberaturan (pindah2 channel) Mencapai calon pelanggan perorangan dan akrab Tidak visualisasi Ekonomis (lebih murah) Perpecahan khalayak (demografis, khalayak yang unik) Tenggang waktu cepat/pendek dalam mentransfer berita ( misal cuaca hujan iklan jaket atau minuman hangat) Kesulitan membeli waktu radio (tidak ada standarisasi harga untuk waktu)
  • 23.
    IKLAN DI TELEVISI KEKUATANKETERBATASAN Mendemontrasikan penggunaan produk (peragaan serempak ditonton) Biaya periklanan meningkat dengan cepat Muncul tanpa diharapkan (sesuai ketertarikan penonton) Erosi penonton televisi ( ke saluran media internet) Mampu meberikan kegembiraan Terpecahnya penonton (iklan tidak dapat menarik penonton homogen karena banyaknya saluran TV) Dapat menggunakan humor Zapping (ganti2 salran) dan zipping (rekaman yang dapat cepat ditonton ulang) Efektif dengan tenaga penjualan Ketidakberaturan ( clutter), televisi banyak materi acaranya: iklan,berita, promosi stasiun,dll. Kemampuan mencapai dampak yang diinginkan
  • 24.
    PROSES PERENCANAAN PERIKLANAN Dalamkomunikasi bisnis 1 Mengulas rencana periklanan 2. Analisis situasi internal dan eksternal perusahaan 3. Menentukan tujuan periklanan 4. Mengembangkan dan melaksanakan strategi periklanan atau kreatif 5. Mengembangkan dan melaksanakan strategi media
  • 25.
    ELEMEN STRATEGI PERIKLANAN Khalayaksasaran: • kelompok orang yang dituju iklan-iklan. Konsep produk atau jasa: • Sebuah produk dapat berupa gagasan, jasa, atau barang atau kombinasi dari ketiganya. • Definisi ini juga mencakup jasa-jasa pendukung yang mengiringi barang-barang seperti garansi dan perawatan Media periklanan: • Sebuah metode sistematik untuk menentukan media mana yang digunakan, bagaimana menggunakan mereka, kapan menggunakan mereka, dan dimana menggunakan mereka untuk secara efektif dan efisien menyampaikan pesan-pesan periklanan mereka. Pesan periklanan: • apa yang ingin dikatakan perusahaan dalam iklan- iklan dan bagaimana cara menyampaikannya secara verbal atau non verbal membentuk pesan iklan. • Setiap iklan memerlukan baris judul atau pembukaan untuk menciptakan minat konsumen dan tulisan yang menampilkan pesan.
  • 26.
    MENETAPKAN JUDUL Gaya penyampaianyang provokatif pada judul berarti: • yakni meyakinkan khalayak untuk mengetahui isi pesan yang disampaikan Mampu menarik perhatian, • yakni membuat khalayak berpikir bahwa isi karangan bermanfaat bagi dirinya. Mampu membangkitkan minat, • yakni membangkitkan keinginan khalayak untuk membaca keseluruhan isi tulisan. Mampu menggugah perasaan,
  • 27.
    ANATOMI ADVERTORIAL Intro yangdigunakan dalam penulisan advertorial dengan gaya feature: • yakni menceritakan suatu keadaan dengan sedemikian rupa yang membuat pembacanya seolah–olah berada dalam situasi dan suasana yang digambarkan. Naratif, • yakni menggambarkan suatu keadaan dengan sedemikian rupa yang membuat pembacanya dapat membayangkan sesuatu digambarkan. Deskriptif, • yakni mengajukan pertanyaan untuk membuka wawasan pada pembacanya dan sekaligus memberika jawaban untuk memberi pengetahuan serta memenuhi rasa ingin tahu pembaca. Pertanyaan,
  • 28.
    ANATOMI ADVERTORIAL • yaknimengutip pernyataan atau pendapat seseorang yang dinilai mempunyai daya tarik, kredibilitas atau intergritas. Kutipan, • menggunakan ungkapan, atau istilah-istilah khas dan terkenal di kehidupan masyarakat. Epigram • yakni menggunakan kata sapaan yang biasa digunakan dalam percakapan sehari-hari. Lead ini biasanya membuat pembaca seolah-olah terlibat dalam rangkaian cerita. Sapaan,
  • 29.
    TEKNIK PENULISAN ADVERTORIAL PersiapanPenulisan (Prewriting) Pencarian ide atau Gagasan Menguji ide Memilih Topik Pengumpulan Data Membuat Kerangka
  • 30.
    ADVERTISING Setting Advertising Objectives •is used when introducing a new product category; the objective is to build primary demand Informative advertising • directly or indirectly compares the brand with one or more other brands Comparative advertising • important with increased competition to build selective demand Persuasive advertising is • is important with mature products to help maintain customer relationships and keep customers thinking about the product Reminder advertising