Hepatitis B dalam kehamilan dapat menyebabkan transmisi vertikal, terutama selama persalinan, dengan risiko infeksi kronis pada bayi mencapai 90%. Diagnosis melibatkan pemeriksaan HBsAg, HBeAg, dan antibodi terkait untuk menentukan status infeksi dan risiko penularan. Perlindungan bayi baru lahir melalui vaksinasi dan terapi imunoglobulin menunjukkan tingkat efektivitas 90-95% dalam mencegah infeksi.