HAMIYAITI PUTUHENA

TITIEK POERWATY F. DJEN

NURUL RAHAYU BASO AMIR

        RONAL

MUHAMMAD IDHAM SYAFAR

  MUHAMMAD FHADLI
GESER LANGSUNG
Pengertian

Kuat geser tanah adalah kekuatan tanah untuk
melawan pergeseran yang terjadi dalam tanah. Apabila
tegangan normal tanah melampaui kuat geser tanah,
maka akan terjadi kelongsoran. Kuat geser tanah
diperlukan untuk berbagai macam soal praktis,
terutama untuk menghitung daya dukung tanah,
tegangan tanah terhadap dinding penahan tanah dan
kestabilan lereng. Kuat geser langsung juga
menunjukkan apakah termasuk tanah padat atau
kurang padat.
Test ini dimaksud untuk menentukan nilai
cohesi (c) dan sudut geser dalam tanah (θ)
secara tepat.
Prosedur Percobaan
1.   Siapkan benda uji sebanyak 3 sample.
2.   Masukkan contoh tanah ke dalam tabung
     pembuat contoh (sample tube), kemudian
     keluarkan dengan extrude. Ratakan tanah yang
     menonjol dikedua ujung benda uji dengan wire
     saw
3.   Timbang benda uji dengan timbangan ketelitian
     0.1 gram.
4.   Stel bak geser dimana plat geser bawah
     diletakkan pada permukaan dasar bak perendam
     kemudian kencangkan baut penguncinya.
5.   Pasang plat geser atas kemudian pasang pen
     sehingga plat geser bawah dan atas lubangnya
5.    Masukkan plat atas dan selanjutnya batu pori.
      Letakkan benda uji kemudian himpit dengan batu
      pori dan penekan contoh.
6.    Pasang instalasi muatan dan palang kecilnya akan
      berhubung dengan lengan keseimbangan.
      Kemudian atur handle setelah seimbangnya.
7.    Pasang dial pergeseran dan proving ring.
8.    Atur posisi jarum pergeseran dan dial proving ring
      pada angka 0.
9.    Putar engkol sehingga tanah mulai menerima beban
      geser.
10.   Baca dial proving ring dan dial pergeseran setiap 15
      detik sampai tercapai beban maksimum atau
      deformasi 10% diameter benda uji.
11.   Masukkan benda uji kedua sesuai prosedur 3-11
Analisa Perhitungan
• Menghitung nilai tegangan normal (σ )
                                     1




• Menghitung luas sample (A)
•

    P = Kalibrasi Proving Ring x Pembacaan
      = 0.39 x 5
      = 1.95
 Sudut Geser




 Nilai Kohesi (C)

              Y = 0.408x + 0.286
                = 0.408 (0) + 0.286
                = 0.286
              Jadi, nilai C = 0.286 kg/cm^2
geser langsung

geser langsung

  • 1.
    HAMIYAITI PUTUHENA TITIEK POERWATYF. DJEN NURUL RAHAYU BASO AMIR RONAL MUHAMMAD IDHAM SYAFAR MUHAMMAD FHADLI
  • 2.
  • 3.
    Pengertian Kuat geser tanahadalah kekuatan tanah untuk melawan pergeseran yang terjadi dalam tanah. Apabila tegangan normal tanah melampaui kuat geser tanah, maka akan terjadi kelongsoran. Kuat geser tanah diperlukan untuk berbagai macam soal praktis, terutama untuk menghitung daya dukung tanah, tegangan tanah terhadap dinding penahan tanah dan kestabilan lereng. Kuat geser langsung juga menunjukkan apakah termasuk tanah padat atau kurang padat.
  • 4.
    Test ini dimaksuduntuk menentukan nilai cohesi (c) dan sudut geser dalam tanah (θ) secara tepat.
  • 5.
    Prosedur Percobaan 1. Siapkan benda uji sebanyak 3 sample. 2. Masukkan contoh tanah ke dalam tabung pembuat contoh (sample tube), kemudian keluarkan dengan extrude. Ratakan tanah yang menonjol dikedua ujung benda uji dengan wire saw 3. Timbang benda uji dengan timbangan ketelitian 0.1 gram. 4. Stel bak geser dimana plat geser bawah diletakkan pada permukaan dasar bak perendam kemudian kencangkan baut penguncinya. 5. Pasang plat geser atas kemudian pasang pen sehingga plat geser bawah dan atas lubangnya
  • 6.
    5. Masukkan plat atas dan selanjutnya batu pori. Letakkan benda uji kemudian himpit dengan batu pori dan penekan contoh. 6. Pasang instalasi muatan dan palang kecilnya akan berhubung dengan lengan keseimbangan. Kemudian atur handle setelah seimbangnya. 7. Pasang dial pergeseran dan proving ring. 8. Atur posisi jarum pergeseran dan dial proving ring pada angka 0. 9. Putar engkol sehingga tanah mulai menerima beban geser. 10. Baca dial proving ring dan dial pergeseran setiap 15 detik sampai tercapai beban maksimum atau deformasi 10% diameter benda uji. 11. Masukkan benda uji kedua sesuai prosedur 3-11
  • 7.
    Analisa Perhitungan • Menghitungnilai tegangan normal (σ ) 1 • Menghitung luas sample (A)
  • 8.
    P = Kalibrasi Proving Ring x Pembacaan = 0.39 x 5 = 1.95
  • 9.
     Sudut Geser Nilai Kohesi (C) Y = 0.408x + 0.286 = 0.408 (0) + 0.286 = 0.286 Jadi, nilai C = 0.286 kg/cm^2