Dokumen ini adalah refarat tentang dermatitis kontak toksik, yang merupakan peradangan kulit akibat paparan bahan iritan dan alergen, baik dari faktor eksogen maupun endogen. Sekitar 90% penyakit kulit akibat kerja di Indonesia disebabkan oleh dermatitis kontak, dengan penanganan yang mencakup edukasi tentang penggunaan alat pelindung diri dan terapi medis yang sesuai. Kesimpulan menyatakan bahwa prognosis dermatitis kontak alergi baik jika sumber penyebab dihindari, sementara kondisi dapat memburuk jika bersamaan dengan dermatitis lain.