FORUM DISKUSI AGRIBISNIS TERNAK MODUL 1
Untuk menambah penguasaan materi Saudara, silakan beri pendapat mengenai topik diskusi di
bawah ini!
M3KB1
Dalam manajemen pemeliharaan ternak ruminansia secara secara komersil dan intensif akan
menghasilkan produksi sapi potong sistem penggemukan yang optimal dilakukan penerapan
teknologi dengan mengacu pada rekomendasi teknologi manajemen budidaya sapi potong yang
terdiri dari 1) Pemilihan bibit/bakalan sapi potong, 2) Sistem penggemukan, 3) Pemberian pakan,
4) Penyediaan kandang dan 5) Pengendalian dan pencegahan penyakit.
Bibit ternak ruminansia yang akan digunakan sebagai ternak bakalan sangat menentukan
keberhasilan pengelolaan usaha penggemukan sapi potong. Peternak sapi potong idealnya juga
harus tahu betul dengan pengetahuan pembibitan sapi potong dengan model penggemukan.
Pemilihan sapi potong bakalan harus mengacu pada pedoman berikut:
a. Memilih sapi jantan yang tidak gemuk atau kurus tetapi sehat.
b. Ternak sehat terindikasi dari sorot mata yang tajam, tidak sayu, kulit dan bulunya bersih.
Sebaiknya sapi bakalan dipilih dari lokasi tempat sapi digemukkan agar memudahkan
perawatan karena sapi tidak perlu lagi beradaptasi dengan lingkungan yang baru.
c. Dianjurkan memilih ternak dengan bentuk tubuh proporsional, panjang badan dan tinggi
pundak yang optimal.
Berdasarkan topik pada manajemen pemeliharaan ternak ruminansia bisa ditangani dari
berbagai aspek antara lain sebagai berikut:
1. Menurut Anda manajemen pemeliharaan ternak secara intensif seperti apa?
2. Terangkanlah cara memilih dan menentukan kriteria bibit ternak ruminansia yang
bagus dan berkualitas?
M3KB2
1. Sebutkan dan terangkan beberapa syarat kandang ternak ruminansia!
2. Jelaskan fungsi kandang!
3. Sebutkan beberapa contoh tipe kandang!
4. Jelaskan ukuran luas kandang berdasarkan tipe jenis ternak!
5. Jelaskan beberapa syarat konstruksi pembuatan kandang!
M3KB3
1. Sebutkan dan terangkan beberapa syarat manajemen pakan ternak ruminansia!
2. Jelaskan fungsi pakan bagi ternak ruminansia!
3. Sebutkan beberapa contoh pemberian pakan ternak ruminansia!
4. Jelaskan metode pembrian pakan ternak ruminansia!
5. Sebutkan beberapa jenis hijauan pakan ternak!
M3KB4
Studi kasus industri peternakan dunia sedang mengalami kekacauan hebat, kasus penyakit
sapi gila belum tuntas sudah disusul oleh wabah baru penyakit mulut dan kuku (PMK). Penyakit
ini telah menyerang negara-negara di Amerika Selatan, Inggris, Perancis dan Belanda. Indonesia
sudah bebas dari PMK sejak tahun 1986, diakui di lingkungan ASEAN sejak 1987 dan diakui
secara internasional oleh organisasi Kesehatan Hewan Dunia (Office International des
Epizooties/OIE) sejak 1990. Prestasi ini dicapai dengan susah payah. Ledakan wabah PMK
pertama kali diketahui di Indonesia tahun 1887 di daerah Malang, Jawa Timur, kemudian
penyakit menyebar ke berbagai daerah seperti Sumatera, Sulawesi dan Kalimantan.
Melalui program vaksinasi secara teratur setiap tahun, wabah dapat dikendalikan dan kasus
PMK tidak muncul lagi. Pada tahun 1986 Indonesia menyatakan bebas PMK. Pencegahan
Penyakit Mulut dan Kuku PMK disebabkan oleh virus dari genus Apthovirus, famili
Picornaviridae yang berukuran sekitar 20-25 mikron. Satu-satunya penyebab PMK yang
menyerang Indonesia saat ini yaitu virus dari tipe O. Strainnya ialah O1 yang pada wabah tahun
1983 ternyata berubah menjadi lebih kuat sehingga vaksin dari kampanye vaksinasi tahun 1970-
an tidak mempan lagi dan harus dicarikan vaksin baru melalui kegiatan penelitian.
Tindakan-tindakan pencegahan yang telah dilakukan di Indonesia antara lain Departemen
Pertanian melalui Ditjen Bina Produksi Peternakan telah mengeluarkan keputusan melarang
impor hewan, bahan asal dan hasil hewan berikut produk ikutannya dari Uni Eropa dan Amerika
Selatan. Bila PMK sampai merebak lagi di Indonesia maka kerugian yang akan ditanggung
mencapai Rp 70 triliun dalam tahun pertama, kerugian lain adalah akan menurunnya tingkat
ekspor ke luar negeri akibat kecurigaan negara-negara tujuan ekspor terhadap kemungkinan
produk ekspor Indonesia tercemar PMK.
Bentuk nyata sikap proaktif dan antisipatif terhadap isu-isu kejadian dan ancaman PMK
dituangkan dalam berbagai bentuk mulai dari pelayanan bantuan teknis, advokasi, monitoring,
seminar-seminar, diskusi, maupun dalam bentuk saran alternatif kebijakan pemerintah yang
disalurkan melalui saluran internal organisasi. Saran dan rekomendasi sebagian juga dituangkan
dalam berbagai dokumentasi ilmiah yang diterbitkan dalam majalah atau jurnal ilmiah maupun
populer, sehingga dapat diakses oleh semua pihak. Lebih dari itu, pengembangan teknologi yang
berkaitan dengan penyakit-penyakit tersebut dilakukan untuk pencegahan dan penanggulangan
penyakit berbahaya.
Permasalahan terkait PMK yang mewabah di beberapa Negara di dunia maupun Negara
Indonesia bisa ditangani dari berbagai sudut pandang antara lain sebagi berikut:
1. Menurut Anda bagaimana cara pencegahan dan penanganan PMK?
2. Uraikan menurut pendapat Anda tentang cara mengobati ternak yang sudah terserang PMK
dan cara mengobati ternak yang sudah terserang penyakit PMK?

Forum Diskusi Agribisnis ternak Modul 3

  • 1.
    FORUM DISKUSI AGRIBISNISTERNAK MODUL 1 Untuk menambah penguasaan materi Saudara, silakan beri pendapat mengenai topik diskusi di bawah ini! M3KB1 Dalam manajemen pemeliharaan ternak ruminansia secara secara komersil dan intensif akan menghasilkan produksi sapi potong sistem penggemukan yang optimal dilakukan penerapan teknologi dengan mengacu pada rekomendasi teknologi manajemen budidaya sapi potong yang terdiri dari 1) Pemilihan bibit/bakalan sapi potong, 2) Sistem penggemukan, 3) Pemberian pakan, 4) Penyediaan kandang dan 5) Pengendalian dan pencegahan penyakit. Bibit ternak ruminansia yang akan digunakan sebagai ternak bakalan sangat menentukan keberhasilan pengelolaan usaha penggemukan sapi potong. Peternak sapi potong idealnya juga harus tahu betul dengan pengetahuan pembibitan sapi potong dengan model penggemukan. Pemilihan sapi potong bakalan harus mengacu pada pedoman berikut: a. Memilih sapi jantan yang tidak gemuk atau kurus tetapi sehat. b. Ternak sehat terindikasi dari sorot mata yang tajam, tidak sayu, kulit dan bulunya bersih. Sebaiknya sapi bakalan dipilih dari lokasi tempat sapi digemukkan agar memudahkan perawatan karena sapi tidak perlu lagi beradaptasi dengan lingkungan yang baru. c. Dianjurkan memilih ternak dengan bentuk tubuh proporsional, panjang badan dan tinggi pundak yang optimal. Berdasarkan topik pada manajemen pemeliharaan ternak ruminansia bisa ditangani dari berbagai aspek antara lain sebagai berikut: 1. Menurut Anda manajemen pemeliharaan ternak secara intensif seperti apa? 2. Terangkanlah cara memilih dan menentukan kriteria bibit ternak ruminansia yang bagus dan berkualitas? M3KB2 1. Sebutkan dan terangkan beberapa syarat kandang ternak ruminansia! 2. Jelaskan fungsi kandang!
  • 2.
    3. Sebutkan beberapacontoh tipe kandang! 4. Jelaskan ukuran luas kandang berdasarkan tipe jenis ternak! 5. Jelaskan beberapa syarat konstruksi pembuatan kandang! M3KB3 1. Sebutkan dan terangkan beberapa syarat manajemen pakan ternak ruminansia! 2. Jelaskan fungsi pakan bagi ternak ruminansia! 3. Sebutkan beberapa contoh pemberian pakan ternak ruminansia! 4. Jelaskan metode pembrian pakan ternak ruminansia! 5. Sebutkan beberapa jenis hijauan pakan ternak! M3KB4 Studi kasus industri peternakan dunia sedang mengalami kekacauan hebat, kasus penyakit sapi gila belum tuntas sudah disusul oleh wabah baru penyakit mulut dan kuku (PMK). Penyakit ini telah menyerang negara-negara di Amerika Selatan, Inggris, Perancis dan Belanda. Indonesia sudah bebas dari PMK sejak tahun 1986, diakui di lingkungan ASEAN sejak 1987 dan diakui secara internasional oleh organisasi Kesehatan Hewan Dunia (Office International des Epizooties/OIE) sejak 1990. Prestasi ini dicapai dengan susah payah. Ledakan wabah PMK pertama kali diketahui di Indonesia tahun 1887 di daerah Malang, Jawa Timur, kemudian penyakit menyebar ke berbagai daerah seperti Sumatera, Sulawesi dan Kalimantan. Melalui program vaksinasi secara teratur setiap tahun, wabah dapat dikendalikan dan kasus PMK tidak muncul lagi. Pada tahun 1986 Indonesia menyatakan bebas PMK. Pencegahan Penyakit Mulut dan Kuku PMK disebabkan oleh virus dari genus Apthovirus, famili Picornaviridae yang berukuran sekitar 20-25 mikron. Satu-satunya penyebab PMK yang menyerang Indonesia saat ini yaitu virus dari tipe O. Strainnya ialah O1 yang pada wabah tahun 1983 ternyata berubah menjadi lebih kuat sehingga vaksin dari kampanye vaksinasi tahun 1970- an tidak mempan lagi dan harus dicarikan vaksin baru melalui kegiatan penelitian.
  • 3.
    Tindakan-tindakan pencegahan yangtelah dilakukan di Indonesia antara lain Departemen Pertanian melalui Ditjen Bina Produksi Peternakan telah mengeluarkan keputusan melarang impor hewan, bahan asal dan hasil hewan berikut produk ikutannya dari Uni Eropa dan Amerika Selatan. Bila PMK sampai merebak lagi di Indonesia maka kerugian yang akan ditanggung mencapai Rp 70 triliun dalam tahun pertama, kerugian lain adalah akan menurunnya tingkat ekspor ke luar negeri akibat kecurigaan negara-negara tujuan ekspor terhadap kemungkinan produk ekspor Indonesia tercemar PMK. Bentuk nyata sikap proaktif dan antisipatif terhadap isu-isu kejadian dan ancaman PMK dituangkan dalam berbagai bentuk mulai dari pelayanan bantuan teknis, advokasi, monitoring, seminar-seminar, diskusi, maupun dalam bentuk saran alternatif kebijakan pemerintah yang disalurkan melalui saluran internal organisasi. Saran dan rekomendasi sebagian juga dituangkan dalam berbagai dokumentasi ilmiah yang diterbitkan dalam majalah atau jurnal ilmiah maupun populer, sehingga dapat diakses oleh semua pihak. Lebih dari itu, pengembangan teknologi yang berkaitan dengan penyakit-penyakit tersebut dilakukan untuk pencegahan dan penanggulangan penyakit berbahaya. Permasalahan terkait PMK yang mewabah di beberapa Negara di dunia maupun Negara Indonesia bisa ditangani dari berbagai sudut pandang antara lain sebagi berikut: 1. Menurut Anda bagaimana cara pencegahan dan penanganan PMK? 2. Uraikan menurut pendapat Anda tentang cara mengobati ternak yang sudah terserang PMK dan cara mengobati ternak yang sudah terserang penyakit PMK?