Prinsip kegiatan usaha dan Produk
lembaga keuangan bukan bank
Nama kelompok :
- Adinda R. Salsabila
- Kresna
- M. Khosyi
- Rahma Barokah
Pengertian LKBB
• Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKBB) adalah
semua lembaga (badan) yang melakukan
kegiatan dalam bidang keuangan yang secara
langsung atau tidak langsung menghimpun
dana dengan cara mengeluarkan surat-surat
berharga, kemudian menyalurkan kepada
masyarakat terutama untuk membiayai
investasi perusahaan-perusahaan.
Prinsip Kegiatan usaha LKBB
• Lembaga keuangan bukan bank antara lain
memegang prinsip mengenal nasabah, prinsip
ini adalah prinsip yang diterapkan lembaga
keuangan bukan bank untuk mengetahui latar
belakang dan identitas nasabah, memantau
rekening nasabah, serta melaporkan transaksi
keuangan yang mencurigakan.
Produk Lembaga Keuangan Bukan Bank
1. Perusahaan Asuransi
Menurut Kitab Undang-Undang Hukum
Dagang, asuransi adalah perjanjian antara
seseorang penanggung yang mengikat diri
kepada seseorang tertanggung dengan
menerima suatu premi dan memberi
penggantian senilai yang diasuransikan
kepada tertanggung karena suatu kerugian
kerusakan atau kehilangan keuntungan akibat
peristiwa yang tidak tertentu.
2. Perusahaan Dana Pensiun
Merupakan jaminan pegawai di hari tua. Dana
pensiun dihimpun oleh Lembaga Dana Pensiun
contohnya PT Tabungan Asuransi Pensiun (PT
Taspen) dan Perum Asabri. Penjelasan
mengenai PT Taspen dan kepengurusannya
terdapat dalam PP No.10 Tahun 1963.
Pemerintah selalu menghimbau kepada
perusahaan-perusahaan untuk mendirikan
lembaga sejenis. Tujuan utama Lembaga Dana
Pensiun adalah meningkatkan kesejahteraan
pegawai beserta keluarganya melalui asuransi
sosial yang ditentukan dalam perundang-
undangan
3. Koperasi Simpan Pinjam
Kegiatan koperasi kredit atau koperasi simpan
pinjam adalah menerima simpanan dan
memberikan pinjaman uang kepada para
anggota yang memerlukan dengan syarat-
syarat yang mudah dan bunga ringan. Untuk
meminjam uang, anggota tidak perlu
menyerahkan jaminan. Koperasi kredit ini
dapat digunakan untuk memberantas riba.
Selain itu, koperasi kredit memajukan
semangat menabung, dan mendidik anggota
untuk tetap hidup hemat.
4. Perusahaan Umum pegadaian
Perum Pegadaian merupakan perusahaan
umum milik pemerintah yang tujuannya
memberikan pinjaman kepada perseorangan
atau golongan ekonomi lemah. Pinjaman yang
diberikan oleh Perum Pegadaian didasarkan
pada nilai barang jaminannya. Dalam
memberikan kreditnya, pegadaian tidak
memerhatikan penggunaan uang tersebut.
Pinjaman dapat digunakan untuk usaha
perdagangan, industri rumah tangga, dan
bahkan untuk keperluan konsumsi. Jaminan
kredit dapat berupa benda-benda bergerak
dan tidak bergerak.
5. Perusahaan Sewa Guna (Leasing)
Dewasa ini banyak penjual barang yang
menggunakan cara sewa guna (leasing ) agar
menarik minat pembeli. Sewa guna
merupakan pembelian secara angsuran,
namun sebelum angsurannya selesai (lunas),
hak barang yang diperjualbelikan masih
dimiliki oleh penjual. Namun demikian, begitu
kontrak leasing ditandatangani, segala fasilitas
dan kegunaan barang tersebut boleh
digunakan oleh pembeli.

Ekonomi

  • 1.
    Prinsip kegiatan usahadan Produk lembaga keuangan bukan bank Nama kelompok : - Adinda R. Salsabila - Kresna - M. Khosyi - Rahma Barokah
  • 2.
    Pengertian LKBB • LembagaKeuangan Bukan Bank (LKBB) adalah semua lembaga (badan) yang melakukan kegiatan dalam bidang keuangan yang secara langsung atau tidak langsung menghimpun dana dengan cara mengeluarkan surat-surat berharga, kemudian menyalurkan kepada masyarakat terutama untuk membiayai investasi perusahaan-perusahaan.
  • 3.
    Prinsip Kegiatan usahaLKBB • Lembaga keuangan bukan bank antara lain memegang prinsip mengenal nasabah, prinsip ini adalah prinsip yang diterapkan lembaga keuangan bukan bank untuk mengetahui latar belakang dan identitas nasabah, memantau rekening nasabah, serta melaporkan transaksi keuangan yang mencurigakan.
  • 4.
    Produk Lembaga KeuanganBukan Bank 1. Perusahaan Asuransi Menurut Kitab Undang-Undang Hukum Dagang, asuransi adalah perjanjian antara seseorang penanggung yang mengikat diri kepada seseorang tertanggung dengan menerima suatu premi dan memberi penggantian senilai yang diasuransikan kepada tertanggung karena suatu kerugian kerusakan atau kehilangan keuntungan akibat peristiwa yang tidak tertentu.
  • 5.
    2. Perusahaan DanaPensiun Merupakan jaminan pegawai di hari tua. Dana pensiun dihimpun oleh Lembaga Dana Pensiun contohnya PT Tabungan Asuransi Pensiun (PT Taspen) dan Perum Asabri. Penjelasan mengenai PT Taspen dan kepengurusannya terdapat dalam PP No.10 Tahun 1963. Pemerintah selalu menghimbau kepada perusahaan-perusahaan untuk mendirikan lembaga sejenis. Tujuan utama Lembaga Dana Pensiun adalah meningkatkan kesejahteraan pegawai beserta keluarganya melalui asuransi sosial yang ditentukan dalam perundang- undangan
  • 6.
    3. Koperasi SimpanPinjam Kegiatan koperasi kredit atau koperasi simpan pinjam adalah menerima simpanan dan memberikan pinjaman uang kepada para anggota yang memerlukan dengan syarat- syarat yang mudah dan bunga ringan. Untuk meminjam uang, anggota tidak perlu menyerahkan jaminan. Koperasi kredit ini dapat digunakan untuk memberantas riba. Selain itu, koperasi kredit memajukan semangat menabung, dan mendidik anggota untuk tetap hidup hemat.
  • 7.
    4. Perusahaan Umumpegadaian Perum Pegadaian merupakan perusahaan umum milik pemerintah yang tujuannya memberikan pinjaman kepada perseorangan atau golongan ekonomi lemah. Pinjaman yang diberikan oleh Perum Pegadaian didasarkan pada nilai barang jaminannya. Dalam memberikan kreditnya, pegadaian tidak memerhatikan penggunaan uang tersebut. Pinjaman dapat digunakan untuk usaha perdagangan, industri rumah tangga, dan bahkan untuk keperluan konsumsi. Jaminan kredit dapat berupa benda-benda bergerak dan tidak bergerak.
  • 8.
    5. Perusahaan SewaGuna (Leasing) Dewasa ini banyak penjual barang yang menggunakan cara sewa guna (leasing ) agar menarik minat pembeli. Sewa guna merupakan pembelian secara angsuran, namun sebelum angsurannya selesai (lunas), hak barang yang diperjualbelikan masih dimiliki oleh penjual. Namun demikian, begitu kontrak leasing ditandatangani, segala fasilitas dan kegunaan barang tersebut boleh digunakan oleh pembeli.