PRAKTIKUM SISTEM BASIS DATA
DATA DEFINITION LANGUAGE (DDL)
DATA DEFINITION LANGUAGE (DDL)
 DDL merupakan kelompok perintah yang
berfungsi untuk mendefinisikan atribut-atribut
database, table, atribut (kolom), batasan-
batasan terhadap suatu atribut serta hubungan
antar table.
Contoh:
 CREATE  menciptakan database, table, ataupun
indeks.
 ALTER  mengubah struktur.
 DROP  menghapus database, table, ataupun
indeks.
Membuat Database
CREATE DATABASE
database_name
Membuat Database dgn Argumen
 Supplying the name and location of the database's data file
and transaction log
 Specifying the initial size of these files (with the SIZE
argument), the maximum size it can grow to (with the MAXSIZE
argument) and the growth increment of each file (using the
FILEGROWTH) argument.
Menghapus Database
DROP DATABASE
database_name
Detaching Database
 Digunakan untuk melepaskan sebuah database
tanpa harus menghapusnya.
EXEC sp_detach_db @dbname
= ‘database_name’
Attaching Data Base
 Melampirkan file database yang sudah ada ke server
Merubah Nama Database
EXEC sp_renamedb
‘old_db’, ‘new_db’
Memilih Database
 Sebelum melakukan perintah-perintah
terhadap sebuah databse, kita harus memilih
database yang kita inginkan.
 Caranya bisa dengan mengubah nama
database pada combo box “Database”
 Atau bisa menggunakan perintah:
USE [NamaDatabase]
Membuat Tabel
CREATE TABLE [TableName]
( Column1 DataType,
Column2 DataType,
Column3 DataType, …)
Membuat Tabel
 Nama Tabel
 Nama kolom/field
 Tipe dan panjang data
 Constraint “NULL”
 Primary Key
Tabel Jurusan
Tabel Dosen
Tabel Mata Kuliah
SEKIAN

Data definition language (ddl)