TUGAS MATA KULIAH PEMROGRAMAN WEB
4 OKTOBER 2011
Muhammad Fajar Said Husainy
Teknik Komputer dan Informatika D3 / Semester-2 / 2011-2012

PENGERTIAN DDL & DML
I.

KONSEP SQL

II.

BAGIAN-BAGIAN SQL

SQL (Structured Query Language) adalah salah satu bahasa generasi level ke-4 (4th GL) yang
awalnya dikembangkan oleh IBM di San Jose Research Laboratory. Berbeda dengan bahasa
pemrogramman level-3 (3rd GL), SQL adalah bahasa yang bersifat request oriented dan bersifat
non-prosedural sehingga lebih mudah untuk dipelajari karena sintaksis yang digunakan hampir
menyerupai bahasa yang digunakan oleh manusia untuk berkomunikasi. Oleh karena itu, SQL
lebih fleksibel dalam penggunaannya. Selain itu, SQL juga bersifat non-case sensitive. Banyak
vendor pembuat DBMS (Database Management System) yang saat ini menggunakan SQL
sebagai standar dalam produk mereka, seperti ORACLE, Microsoft SQL Server, PostGreSQL dan
MySQL.
SQL sendiri terbagi atas beberapa bagian, yaitu tiga bagian utama:
A. DDL (DATA DEFINITION LANGUAGE)
Yaitu bahasa yang memiliki kemampuan untuk mendefinisikan data yang berhubungan
dengan pembuatan dan penghapusan objek, seperti tabel, indeks, bahkan basis datanya
sendiri, misalnya, CREATE, DROP dan ALTER.
B. DML (DATA MANIPULATION LANGUAGE)
Yaitu bahasa yang berhubungan dengan proses manipulasi data pada tabel dan record.
Misalnya, INSERT, UPDATE, SELECT dan DELETE.
C. PERINTAH SQL (STANDAR DALAM SQL SERVER 2000 [TRANSACT SQL])
1. CREATE DATABASE – Membuat Database
2. ALTER DATABASE – Mengubah Database
3. DROP DATABASE – Membuat Database
4. CREATE DATABASE – Membuat Tabel
5. ALTER TABLE – Mengubah Struktur Tabel
6. DROP TABLE – Menghapus Tabel
7. CREATE VIEW – Membuat View
8. ALTER VIEW – Menghapus View
9. DROP VIEW – Menghapus View
10. CREATE PROCEDURE – Membuat Stored Procedure
11. ALTER PROCEDURE – Mengubah Stored Procedure
12. DROP PROCEDURE – Menghapus Stored Procedure
13. CREATE TRIGGER – Membuat Trigger
14. ALTER TRIGGER – Mengubah Trigger
15. DROP TRIGGER – Menghapus Trigger
16. CREATE INDEX – Membuat Index
17. DROP INDEX – Mengubah Index
18. SELECT – Menampilkan Data dari Tabel
19. COMMIT – Menuliskan Perubahan ke Dalam Disk
20. ROLLBACK – Membatalkan Perubahan yang Dilakukan Setelah Perintah COMMIT yang
Terakhir
21. SUM() – Menjumlahkan Record
22. AVG() – Rata-rata Nilai
23. MAX() – Menampilkan Nilai Terbesar
24. MIN() – Menampilkan Nilai Terkecil
25. COUNT() – Menghitung Jumlah Record
26. SYSDATE() – Menampilkan Tanggal dari Sistem
III.

DASAR – DASAR SQL

IV.

DATABASE LANGUAGE

A. DDL (DATA DEFINITION LANGUAGE)
CREATE TABLE – Membuat Tabel
CREATE INDEX – Membuat Index
ALTER TABLE – Mengubah Struktur Tabel
DROP TABLE – Menghapus Tabel
DROP INDEX – Menghapus Index
GRANT – Memberikan Hak Akses
REVOKE – Menghapus Hak Akses
B. DML (DATA MANAGEMENT LANGUAGE)
SELECT – Menampilkan Record dari Tabel atau View
INSERT – Menyisipkan Record ke dalam Tabel
UPDATE – Menghapus Record dari Tabel
DELETE – Menghapus Record dari Tabel
COMMIT – Menuliskan Perubahan ke dalam Disk
ROLLBACK – Membatalkan Perubahan yang Dilakukan Setelah Perintah COMMIT Terakhir.
DBMS (Database Management System) merupakan perantara bagi pemakai dengan basis data
dalam disk. Cara berinteraksi/komunikasi antara pemakai dengan basis data tersebut diatur
dalam suatu bahasa khusus yang ditetapkan oleh perusahaan pembuat DBMS. Bahasa itu
dapat kita sebut sebagai bahasa basis data yang terdiri dari atas sejumlah perintah (statement)
yang diformulasikan dan dapat diberikan user dan dikenali/diproses oleh DBMS untuk
melakukan suatu aksi/pekerjaan tertentu.
Sebuah basis data biasanya dapat dipilih ke dalam 2 bentuk, yaitu:
A. DDL (DATA DEFINITION LANGUAGE)
Adalah struktur/skema basis data yang menggambarkan/mewakili desain basis data secara
keseluruhan, didefinisikan dengan bahasa khusus yang disebut DDL. Dengan bahasa inilah
kita dapat membuat tabel baru, membuat indeks, mengubah tabel, menentukan struktur
penyimpanan tabel dan sebagainya. Hasil dari kompilasi perintah DDL adalah kumpulan
tabel yang disimpan dalam file khusus yang disebut Kamus Data.
B. DML (DATA MANIPULATION LANGUAGE)
Merupakan bentuk bahasa basis data yang berguna untuk melakukan manipulasi dan
pengambilan data pada suatu basis data. Manipulasi data dapat berupa:
1. Penyisipan/penambahan data baru ke suatu basis data.
2. Penghapusan data dari suatu basis data.
3. Pengubahan data dari suatu basis data.

Pengertian DDL & DML

  • 1.
    TUGAS MATA KULIAHPEMROGRAMAN WEB 4 OKTOBER 2011 Muhammad Fajar Said Husainy Teknik Komputer dan Informatika D3 / Semester-2 / 2011-2012 PENGERTIAN DDL & DML I. KONSEP SQL II. BAGIAN-BAGIAN SQL SQL (Structured Query Language) adalah salah satu bahasa generasi level ke-4 (4th GL) yang awalnya dikembangkan oleh IBM di San Jose Research Laboratory. Berbeda dengan bahasa pemrogramman level-3 (3rd GL), SQL adalah bahasa yang bersifat request oriented dan bersifat non-prosedural sehingga lebih mudah untuk dipelajari karena sintaksis yang digunakan hampir menyerupai bahasa yang digunakan oleh manusia untuk berkomunikasi. Oleh karena itu, SQL lebih fleksibel dalam penggunaannya. Selain itu, SQL juga bersifat non-case sensitive. Banyak vendor pembuat DBMS (Database Management System) yang saat ini menggunakan SQL sebagai standar dalam produk mereka, seperti ORACLE, Microsoft SQL Server, PostGreSQL dan MySQL. SQL sendiri terbagi atas beberapa bagian, yaitu tiga bagian utama: A. DDL (DATA DEFINITION LANGUAGE) Yaitu bahasa yang memiliki kemampuan untuk mendefinisikan data yang berhubungan dengan pembuatan dan penghapusan objek, seperti tabel, indeks, bahkan basis datanya sendiri, misalnya, CREATE, DROP dan ALTER. B. DML (DATA MANIPULATION LANGUAGE) Yaitu bahasa yang berhubungan dengan proses manipulasi data pada tabel dan record. Misalnya, INSERT, UPDATE, SELECT dan DELETE. C. PERINTAH SQL (STANDAR DALAM SQL SERVER 2000 [TRANSACT SQL]) 1. CREATE DATABASE – Membuat Database 2. ALTER DATABASE – Mengubah Database 3. DROP DATABASE – Membuat Database 4. CREATE DATABASE – Membuat Tabel 5. ALTER TABLE – Mengubah Struktur Tabel 6. DROP TABLE – Menghapus Tabel 7. CREATE VIEW – Membuat View 8. ALTER VIEW – Menghapus View 9. DROP VIEW – Menghapus View 10. CREATE PROCEDURE – Membuat Stored Procedure 11. ALTER PROCEDURE – Mengubah Stored Procedure 12. DROP PROCEDURE – Menghapus Stored Procedure 13. CREATE TRIGGER – Membuat Trigger 14. ALTER TRIGGER – Mengubah Trigger 15. DROP TRIGGER – Menghapus Trigger 16. CREATE INDEX – Membuat Index 17. DROP INDEX – Mengubah Index 18. SELECT – Menampilkan Data dari Tabel 19. COMMIT – Menuliskan Perubahan ke Dalam Disk 20. ROLLBACK – Membatalkan Perubahan yang Dilakukan Setelah Perintah COMMIT yang Terakhir 21. SUM() – Menjumlahkan Record 22. AVG() – Rata-rata Nilai 23. MAX() – Menampilkan Nilai Terbesar 24. MIN() – Menampilkan Nilai Terkecil 25. COUNT() – Menghitung Jumlah Record 26. SYSDATE() – Menampilkan Tanggal dari Sistem
  • 2.
    III. DASAR – DASARSQL IV. DATABASE LANGUAGE A. DDL (DATA DEFINITION LANGUAGE) CREATE TABLE – Membuat Tabel CREATE INDEX – Membuat Index ALTER TABLE – Mengubah Struktur Tabel DROP TABLE – Menghapus Tabel DROP INDEX – Menghapus Index GRANT – Memberikan Hak Akses REVOKE – Menghapus Hak Akses B. DML (DATA MANAGEMENT LANGUAGE) SELECT – Menampilkan Record dari Tabel atau View INSERT – Menyisipkan Record ke dalam Tabel UPDATE – Menghapus Record dari Tabel DELETE – Menghapus Record dari Tabel COMMIT – Menuliskan Perubahan ke dalam Disk ROLLBACK – Membatalkan Perubahan yang Dilakukan Setelah Perintah COMMIT Terakhir. DBMS (Database Management System) merupakan perantara bagi pemakai dengan basis data dalam disk. Cara berinteraksi/komunikasi antara pemakai dengan basis data tersebut diatur dalam suatu bahasa khusus yang ditetapkan oleh perusahaan pembuat DBMS. Bahasa itu dapat kita sebut sebagai bahasa basis data yang terdiri dari atas sejumlah perintah (statement) yang diformulasikan dan dapat diberikan user dan dikenali/diproses oleh DBMS untuk melakukan suatu aksi/pekerjaan tertentu. Sebuah basis data biasanya dapat dipilih ke dalam 2 bentuk, yaitu: A. DDL (DATA DEFINITION LANGUAGE) Adalah struktur/skema basis data yang menggambarkan/mewakili desain basis data secara keseluruhan, didefinisikan dengan bahasa khusus yang disebut DDL. Dengan bahasa inilah kita dapat membuat tabel baru, membuat indeks, mengubah tabel, menentukan struktur penyimpanan tabel dan sebagainya. Hasil dari kompilasi perintah DDL adalah kumpulan tabel yang disimpan dalam file khusus yang disebut Kamus Data. B. DML (DATA MANIPULATION LANGUAGE) Merupakan bentuk bahasa basis data yang berguna untuk melakukan manipulasi dan pengambilan data pada suatu basis data. Manipulasi data dapat berupa: 1. Penyisipan/penambahan data baru ke suatu basis data. 2. Penghapusan data dari suatu basis data. 3. Pengubahan data dari suatu basis data.