Dokumen ini memperkenalkan ilmu nahwu, yang merupakan tata bahasa Arab, dan menjelaskan sejarah serta definisinya. Abul Aswad Ad-Du’alwi dikenal sebagai pencetus ilmu ini dan menjelaskan tiga komponen utama dalam kalimat. Selain itu, dokumen mencakup tujuan dan objek kajian ilmu nahwu serta cara penempatan kata dalam kalimat.