KUTIPAN DARI



      buku
       Edisi Asli Bahasa Inggris
       Judul: In Light of Eternity: Perspectives
         on Heaven
       Penulis: Randy Alcorn
       Penerbit: WaterBrook Press (1999)

       Edisi Terjemahan Bahasa Indonesia
       Judul: Dalam Terang Kekekalan: Sebuah
         Perspektif tentang Surga
       Penerbit: Penerbit Yayasan Gloria (2011)
KUTIPAN DARI



      daftar isi
       Pendahuluan: “Saat Saya Memikirkan Surga…”
       1. Rumah
       2. Senyum Penuh Pengertian
       3. Sangatlah Dalam untuk Direnungkan
       4. Hanya Khayalan?
       5. Akankah Anda Heran?
       6. Dia Tahu Cara Membangun
       7. Apakah yang Paling Penting Mengenai Surga?
       8. Akan Seperti Apakah Kita di Surga?
       9. Luapan Sukacita
       10. Istirahat yang Menyegarkan, Pekerjaan yang
           Mengasyikkan
       11. Diciptakan untuk Dunia Lain
       12. Kebalikan dari Kebosanan
       13. Akankah Kita Mengingat Hidup di Dunia?
KUTIPAN DARI



      daftar isi
       14. Jadi, Apa yang Akan Kita Ingat dan Kita
           Lupakan?
       15. Dapatkah Penghuni Surga Melihat Apa yang
           Terjadi di Sini?
       16. Mukjizat yang Lebih Besar
       17. Batu dari Dasar Sungai
       18. Keselamatan, Upah, dan Pengampunan
       19. Harta dan Mahkota
       20. Cara Tuhan Memberi Upah
       21. Kesempatan Kedua?
       22. Apa Bedanya?
       23. Memupuk Kesadaran Anda thd. Kekekalan
       24. Lebih Hidup daripada Sebelumnya
       25. Masih Sedang Ditulis
       Kesimpulan: Pulang ke Rumah dengan Selamat
KUTIPAN DARI



      deskripsi
       a
KUTIPAN DARI



                    penulis
                     • Pendiri dan direktur Eternal Perspective
                     • Ministries (EPM).
                     • Sebelum 1990, melayani sebagai pendeta
                       jemaat selama empat belas tahun.
                     • Dosen di Multnomah University dan
Randy Alcorn
 www.randyalcorn.
                       Western Seminary di Portland, Oregon.
  blogspot.com       • Penulis laris lebih dari 30 buku dengan
www.facebook.com/      oplah lebih dari 4 juta kopi.
   randyalcorn       • Pembicara internasional, pembicara tamu
 www.twitter.com/
   randyalcorn
                       di >600 radio dan televisi.
  www.epm.org        • Ayah dari dua putri, tinggal di
                       Gresham, Oregon, bersama
KUTIPAN DARI



      presentasi
       Presentasi ini dirancang untuk digunakan
       sebagai bahan pengajaran dan diskusi
       dalam kelompok besar maupun kelompok
       kecil.
       Durasi penyampaiannya sekitar 30
       menit, sehingga dapat digunakan
       sebelum, selama, atau sesudah kegiatan
       pertemuan rutin yang sudah dijadwalkan.
       Presentasi disusun oleh Johan Setiawan
       (johansetiawan@glorianet.org), Penerbit
       Yayasan Gloria (www.glorianet.org/katalis).
KUTIPAN DARI
“Saat Saya Membayangkan Surga ...”
Ketika Yesus berkata kepada kita, “Aku pergi ke situ
[surga] untuk menyediakan tempat bagimu ... Aku akan
datang kembali dan membawa kamu ke tempat-
Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamu pun
berada” (Yoh 14:2-3), Dia berbicara sebagai mempelai
laki-laki kepada calon mempelai perempuannya. Ini
adalah kata-kata cinta yang romantis.
Bagaimana seorang mempelai perempuan yang
mengasihi calon suaminya akan menanggapinya? Ia
akan melonjak kegirangan. Tak satu hari pun
berlalu, tak satu jam pun, tanpa sang mempelai
perempuan berharap untuk bertemu kekasihnya di
tempat yang telah disiapkan kekasihnya itu
baginya, untuk tinggal bersama selamanya.
KUTIPAN DARI
“Saat Saya Membayangkan Surga ...”
   Janganlah seorang pun merasa bersalah
     atas penekanan kuat yang diletakkan
    ajaran kristiani pada doktrin mengenai
            dunia yang akan datang.
   Di situlah letak keunggulannya yang luar
   biasa dibandingkan segala sesuatu yang
     lain di dalam lingkup pemikiran atau
             pengalaman manusia …
   Sudah sepatutnya kita memikirkan masa
              depan yang panjang.
                   A.W. Tozer
KUTIPAN DARI
Rumah
 Yang terbaik dari surga adalah kita akan
 bersama-sama dengan mempelai kita, Yesus.
 Terbaik kedua? Kita akan bersama-sama dengan
 keluarga dan teman-teman kita yang mengenal
 Tuhan. Itulah mengapa ketika sesama orang
 kristiani yang kita sayangi meninggal
 dunia, Tuhan meminta kita supaya jangan
 berdukacita, seperti hal mereka yang tidak
 mempunyai harapan, tetapi supaya saling
 menghibur dan menguatkan sambil menantikan
 reuni puncak keluarga (1Tes 4:13-18). Oleh sebab
 itu, surga seharusnya makin berarti bagi kita
 setiap kali ada seorang teman yang berpindah ke
KUTIPAN DARI
Hanya Khayalan
 Kenyataan tidak dibatasi oleh kemampuan
 kita untuk mengerti.
 Kehidupan di luar rahim adalah
 nyata, walaupun seorang anak di dalam
 kandungan tidak dapat
 membayangkannya.
 Daerah tropis sungguh nyata, walaupun
 orang Eskimo yang tidak pernah ke sana
 tidak dapat membayangkannya.
 Dan, surga itu nyata, walaupun kita
 kesulitan membayangkannya.
KUTIPAN DARI
Akankah Anda Heran?
 Karena iman Abraham taat, ketika ia dipanggil
 untuk berangkat ke negeri yang akan
 diterimanya menjadi milik pusakanya, lalu ia
 berangkat tanpa mengetahui tempat yang
 ditujunya. Karena iman ia tinggal di tanah
 yang dijanjikan itu sebagai orang asing dan di
 situ ia tinggal di kemah dengan Ishak dan
 Yakub, yang bersama-sama menjadi ahli waris
 janji yang sama itu. Sebab ia menanti-
 nantikan kota yang mempunyai dasar, yang
 direncanakan dan dibangun oleh Allah.
 Ibrani 11:8-10
KUTIPAN DARI
Akankah Anda Heran?
 Ketika makhluk-makhluk Aslan
 meninggalkan Narnia dan masuk ke
 surga, salah satu dari mereka menyerukan
 kalimat yang akan menjadi tangisan hati
 kita ketika berpindah dari dunia ke surga:
 “Aku akhirnya pulang ke rumah! Inilah
 negeri yang telah kucari seumur
 hidupku, walaupun aku tidak pernah
 mengenalnya sebelum hari ini. Alasan
 mengapa kita menyayangi Narnia yang
 lama adalah karena kadang-kadang Narnia
 terlihat sedikit menyerupai tempat ini.”
KUTIPAN DARI
Apakah yang Paling Penting
Mengenai Surga?
 Fakta apakah yang paling penting mengenai
 rumah masa depan kita? Inilah fakta paling
 penting itu: Surga adalah tempat kediaman
 Tuhan (Ulangan 26:15; Matius 6:9). Surga
 adalah tempat Dia duduk di takhta-Nya dan
 tinggal di dalam kesucian-Nya (Wahyu 4:2-8;
 Yesaya 6) … Di dalam surga dan bumi yang
 baru, “Kemah Allah ada di tengah-tengah
 manusia dan Ia akan tinggal bersama-sama
 dengan mereka. Mereka akan menjadi umat-
 Nya dan Allah sendiri akan menyertai
 mereka, dan menjadi Allah mereka” (Wahyu
 21:3).
KUTIPAN DARI
Apakah yang Paling Penting
Mengenai Surga?
 Tuhan menggambarkan duta-duta besar-Nya demikian:
 Dalam iman, mereka semua ini telah mati sebagai
 orang-orang yang tidak memperoleh apa yang
 dijanjikan itu, tetapi yang hanya dari jauh melihatnya
 dan melambai-lambai kepadanya dan yang mengakui
 bahwa mereka adalah orang asing dan pendatang di
 bumi ini. Sebab mereka yang berkata demikian
 menyatakan bahwa mereka dengan rindu mencari
 suatu tanah air. Sekiranya dalam hal itu mereka ingat
 akan tanah asal, yang telah mereka tinggalkan, mereka
 cukup mempunyai kesempatan untuk pulang ke situ.
 Tetapi sekarang mereka merindukan tanah air yang
 lebih baik, yaitu tanah air surgawi. Sebab itu, Allah
 tidak malu disebut Allah mereka, karena Ia telah mem-
 persiapkan sebuah kota bagi mereka. Ibrani 11:13-16
KUTIPAN DARI
Akan Seperti Apakah Kita di Surga?
 Beberapa orang membayangkan bahwa di surga kita
 semua akan berpakaian rapi tanpa pergi ke mana-
 mana dan melakukan apa-apa (kecuali tidur siang
 kekal, memetik harpa, dan memoles emas).
 Saya menyimpulkan bahwa ada dua asumsi yang tidak
 terucapkan di balik gagasan bahwa surga akan sangat
 membosankan. Asumsi pertama, Tuhan itu
 membosankan. (Ketika satu pribadi yang mahakuasa
 menciptakan tempat terhebat yang bisa
 diciptakannya, jika ia menyenangkan maka tempat itu
 akan menyenangkan. Jika tempat itu
 membosankan, itu karena ia membosankan.) Asumsi
 kedua, hidup tanpa dosa itu tidak menarik.
 Gagasannya adalah, “Apa yang akan kita lakukan
 sebagai hiburan jika tidak ada dosa?”
KUTIPAN DARI
Istirahat yang Menyegarkan,
Pekerjaan yang Mengasyikkan
 Lagu Thank You menggambarkan bahwa kita
 bertemu orang-orang di surga yang menjelaskan
 bagaimana pelayanan dan pemberian kita
 menyentuh hidup mereka. Mereka berkata, “Terima
 kasih telah memberikan hidupmu melayani
 Tuhan, aku sangat senang kau memilih
 melakukannya.” Ini lebih dari sekadar perasaan yang
 menyenangkan. Inilah hal yang benar-benar akan
 terjadi.
 Tiap kali memberi persembahan bagi misi dunia dan
 bantuan untuk bencana kelaparan, saya memikirkan
 hal ini—yang merupakan satu dari berbagai alasan
 Anda tidak bisa memengaruhi saya dengan apa pun
 untuk tidak memberi.
KUTIPAN DARI
Istirahat yang Menyegarkan,
Pekerjaan yang Mengasyikkan
 “Tetapi bergiranglah dan bersorak-sorai untuk
 selama-lamanya atas apa yang
 Kuciptakan, sebab sesungguhnya, Aku
 menciptakan Yerusalem penuh sorak-sorak dan
 penduduknya penuh kegirangan. Aku akan
 bersorak-sorak karena Yerusalem, dan
 bergirang karena umat-Ku” (Yesaya 65:18-19).
 Bacalah kembali kedua kalimat tersebut.
 Seberapa banyak sukacita dan kesenangan
 yang dapat Tuhan sertakan di dalamnya?
 Kita patut bersukacita di surga karena Dia
 sendiri juga bersukacita!
KUTIPAN DARI
Batu dari Dasar Sungai
  Dorong diri Anda untuk melakukan pekerjaan
     baik, supaya Anda akan menerima dari
        Tuhan, ketika Anda datang pada
  kemuliaan, sebuah upah bagi segala hal yang
       Anda lakukan untuk-Nya di dunia.
                  John Bunyan
   Ini adalah kebahagiaanku, bahwa aku telah
       melayani Dia yang tidak pernah gagal
    memberikan upah kepada hamba-hamba-
        Nya sesuai dengan segala janji-Nya.
                    John Calvin
KUTIPAN DARI
Keselamatan, Upah, dan Pengampunan

  Mari pastikan semua ini jelas: Keselamatan
  dan upah adalah berbeda.
  Keselamatan adalah soal pekerjaan Tuhan
  bagi kita. Ini adalah karunia cuma-cuma, di
  mana kita tidak bersumbangsih sama sekali
  (Ef 2:8-9; Tit 3:5). Upah adalah soal
  pekerjaan kita bagi Tuhan.
  Keselamatan bergantung kepada kesetiaan
  Tuhan janji-janji-Nya dan akan kemurahan-
  Nya. Upah itu bersyarat, bergantung kepada
  kesetiaan kita (2Tim 2:12; Why 2:26-28;
  3:21) ... (lihat selanjutnya)
KUTIPAN DARI
Keselamatan, Upah, dan Pengampunan

  Kepercayaan menentukan tujuan kekal kita
  … di mana kita akan berada. Perbuatan
  menentukan upah kekal kita … apa yang
  akan kita miliki.
  Pekerjaan tidak memengaruhi penebusan
  kita. Pekerjaan memengaruhi upah kita.
  Sebagaimana ada akibat kekal dari iman
  kita, begitu juga ada akibat kekal dari
  pekerjaan kita.
KUTIPAN DARI
Harta dan Mahkota


    Orang yang mengenal Tuhan
   dengan akrab, dan yang selalu
       mementingkan-Nya di
   bumi, dialah orang yang akan
     paling mampu menikmati
  Tuhan        di kerajaan surga.
           John Bunyan
KUTIPAN DARI
Harta dan Mahkota

  Upah kita tidak diberikan hanya untuk
  pengakuan kepada kita, tetapi untuk
  pengakuan kepada Kristus. Kita melihat
  hal ini di dalam Wahyu 4:10-11, di
  mana dua puluh empat tua-tua “sujud
  di hadapan Dia yang duduk di atas
  takhta itu” dan meletakkan mahkota
  mereka di bawah kaki-Nya, sementara
  mereka memuji dan menyembah-Nya.
KUTIPAN DARI
Harta dan Mahkota

  Walaupun kemuliaan Tuhan adalah alasan
  tertinggi dan terakhir bagi segala macam
  perbuatan, Alkitab tidak melihat adanya
  pertentangan antara kemuliaan kekal
  Tuhan dan kebaikan kekal kita.
  Sebaliknya, memuliakan Tuhan akan
  selalu menghasilkan kebaikan kekal
  terbesar kita. Demikian juga mengejar
  kebaikan kekal kita—sebagaimana yang
  Dia perintahkan kepada kita—akan selalu
  memuliakan Tuhan.
KUTIPAN DARI
Cara Tuhan Memberi Upah

  Martin Luther berkata bahwa di
  dalam kalendernya hanya ada dua
  hari: “hari ini” dan “Hari itu”.
  Biarlah kita menggunakan segenap
  hidup dan semua yang kita miliki
  hari ini di dalam terang
  pemahaman yang kita miliki
  tentang Hari itu.
KUTIPAN DARI
Kesempatan Kedua?
  “Yang penting aku akan berada di surga, itu
  cukup.” Betapa beraninya kita berkata
  demikian jika begitu banyak hal lain yang
  penting bagi Tuhan?
  Alkitab berbicara bahwa kehilangan upah
  adalah kehilangan yang besar dan
  mengerikan. Fakta bahwa orang percaya
  yang tidak diberi upah masih tetap
  diselamatkan hanyalah klarifikasi, bukan
  penghiburan: “Ia sendiri akan
  diselamatkan, tetapi seperti dari dalam api”
  (1Kor 3:15).
KUTIPAN DARI
Kesempatan Kedua?


      Bukanlah bodoh seseorang
       yang melepaskan apa yang
      tidak dapat ia simpan untuk
         meraih apa yang tidak
            mungkin hilang.
               Jim Elliot
KUTIPAN DARI
Kesempatan Kedua?
 Jika kita memikirkan tentang janji yang
 terang-terangan mengenai upah di dalam
 Injil, tampaknya Tuhan merasa hasrat kita
 tidak terlalu kuat, tetapi terlalu lemah. Kita
 makhluk-makhluk separuh-hati, bermain-main
 dengan minuman, seks, dan ambisi, ketika
 sukacita yang tanpa batas ditawarkan kepada
 kita, seperti seorang anak bodoh yang ingin
 terus bermain membuat kue-kue lumpur di
 daerah kumuh karena ia tidak dapat
 membayangkan apa artinya tawaran berlibur
 ke pantai. Kita terlalu mudah dipuaskan.
 C.S. Lewis, The Weight of Glory
KUTIPAN DARI
Apa Bedanya?
 Waktu tinggal kita yang singkat di sini
 mungkin kelihatannya tidak penting, tetapi
 sebenarnya tidak demikian. Alkitab
 mengatakan kepada kita bahwa walaupun
 orang lain mungkin tidak ingat ataupun
 peduli bagaimana hidup kita di sini, Tuhan
 mengingatnya dengan sempurna dan
 sangat peduli ... Hidup ini merupakan hulu
 yang darinya kehidupan di surga mengalir.
 Kekekalan akan menampung bagi kita apa
 yang telah kita tuangkan ke dalamnya
 selama hidup kita di sini
KUTIPAN DARI
Apa Bedanya?
 Hidup Anda di dunia ibarat sebuah titik.
 Dari titik itu, terentang sebuah garis
 yang berlanjut sampai kekekalan. Saat
 ini Anda sedang hidup di dalam titik itu.
 Namun uapakah Anda hidup? Apakah
 Anda hidup untuk titik itu ataukah untuk
 garis itu? Apakah Anda hidup untuk
 dunia ataukah untuk surga? Apakah
 Anda hidup untuk hari ini yang singkat
 ataukah hari esok yang panjang?
KUTIPAN DARI
Memupuk Kesadaran Anda
terhadap Kekekalan
 Mungkin Anda takut menjadi “berpikiran
 sangat surgawi sehingga Anda tidak cukup
 baik secara duniawi lagi”. Itu satu lagi mitos
 dari si Setan. Kenyataannya sangat
 berlawanan dengan itu. Kebanyakan dari kita
 berpikiran sangat duniawi sehingga kita tidak
 cukup baik menurut tolak ukur surga
 maupun dunia.
 C.S. Lewis berkata, “Sejak kebanyakan orang
 kristiani berhenti memikirkan surga, mereka
 menjadi sangat tidak efektif di dunia ini.”
KUTIPAN DARI
Memupuk Kesadaran Anda
terhadap Kekekalan
   Biarlah hal-hal sementara melayani
    kebutuhan Anda, tetapi jadikanlah
  kekekalan sebagai tujuan hasrat Anda.
            Thomas à Kempis

     Aku menilai segala sesuatu hanya
    dengan harga yang mereka miliki di
            dalam kekekalan.
              John Wesley
KUTIPAN DARI
Memupuk Kesadaran Anda
terhadap Kekekalan
“Anda tidak akan pernah melihat mobil jenazah
menarik truk sewaan untuk pindah rumah.”
Mengapa? Karena Anda tidak dapat membawa
barang-barang itu bersama diri Anda.
John D. Rockefeller adalah salah satu orang
terkaya yang pernah hidup. Setelah ia
mati, akuntannya ditanya, “Berapa banyak
uang yang ditinggalkan John?”
 Jawabannya klasik:
“Ia meninggalkan …
semuanya.”
KUTIPAN DARI
Memupuk Kesadaran Anda
terhadap Kekekalan
      Semua harta sementara bisa diubah
    menjadi kekayaan kekal. Apa pun yang
   diserahkan kepada Kristus akan langsung
           disentuh oleh kekekalan.
                  A.W. Tozer

    Aku telah memegang banyak benda di
 tanganku dan aku kehilangan semuanya itu.
 Namun, apa pun yang telah aku letakkan di
   tangan Tuhan, semua itu masih kumiliki.
               Martin Luther
KUTIPAN DARI
Memupuk Kesadaran Anda
terhadap Kekekalan
 Kristus memanggil kita untuk
 mengumpulkan harta kita di surga, bukan di
 dunia. Dengan demikian, setiap hari yang
 membawa kita makin dekat dengan
 kematian kita, juga membawa kita makin
 dekat dengan harta kita ... Orang yang
 menjalani hidupnya menjauh dari hartanya
 memiliki alasan untuk berputus asa. Orang
 yang menjalani hidupnya menuju hartanya
 memiliki alasan untuk bersukacita.
 Apakah Anda sedang menuju harta Anda
 atau menjauh darinya?
KUTIPAN DARI

Lebih Hidup Daripada Sebelumnya
 Apa pun kesulitan yang ada di sekitar momen
 kematian seseorang, Tuhan selalu terlibat
 secara intim dan peduli atas keberangkatan
 orang kristiani dari dunia ini: “Berharga di mata
 TUHAN kematian semua orang yang dikasihi-
 Nya” (Mazmur 116:15).
 Apa yang kita sebut kematian adalah transisi
 dari tubuh yang sekarat, di dunia yang
 sekarat, menuju dunia yang penuh terang dan
 kehidupan. Tidak heran Paulus berkata, “Mati
 adalah keuntungan” dan pergi kepada Kristus
 adalah “jauh lebih baik” (Filipi 1:21-23).
KUTIPAN DARI

Lebih Hidup Daripada Sebelumnya

        Tidak lama lagi kau akan
     membaca di surat kabar bahwa
          aku telah meninggal.
     Jangan pernah memercayainya.
      Aku akan lebih hidup daripada
              sebelumnya.
               D.L. Moody
KUTIPAN DARI

Pulang ke Rumah dengan Selamat
 Selama kita masih di sini, di tanah tandus dan
      kering di bumi yang sekarang, Tuhan
       memanggil kita untuk menawarkan
  kesegaran kepada dunia yang penuh dengan
     orang yang sekarat karena kehausan.
    Apa yang harus kita tawarkan kepada
  mereka? Tepat apa yang menjadi kehausan
    mereka—seorang Pribadi dan sebuah
                  tempat.
               Yesus adalah Pribadi itu.
               Surga adalah tempat itu.
KUTIPAN DARI



                                     pay it forward
   Presentasi ini dibuat oleh
                                      Jika Anda mendapat manfaat dan berkat
                                      dari presentasi ini, teruskanlah kepada
   divisi pelayanan media &           minimal 10 orang, baik secara langsung
   literatur pemerlengkapan
diperlengkapi untuk melayani




   Penerbit Yayasan Gloria            maupun secara elektronik (melalui email,
   www.glorianet.org/katalis          meletakkannya dalam situs web Anda,
   Presentasi ini dan bahan-
   bahan Katalis lainnya dapat
                                      atau dengan cara-cara lainnya).
   diunduh di                         Anda sangat diharapkan untuk
   www.glorianet.org/pptlib
                                      menyebarluaskan presentasi ini,
                                      namun Anda dilarang keras menjual atau
                                      mendistribusikan untuk mendapatkan
                                      keuntungan ekonomis.
KUTIPAN DARI



                                     tentang katalis
                                      KATALIS berkomitmen menyediakan
                                      bahan-bahan yang biblikal, esensial, dan
                                      praktikal, untuk memperlengkapi dan
     Grha Gloria, Lt 2                memberdayakan pekerja yang sedang
     Jl. F.M. Noto 19 Kotabaru
diperlengkapi untuk melayani




     Jogja, Indonesia 55224           menolong pertumbuhan rohani orang
     Tel (+62274) 563 627             lain, baik sebagai pengajar, pembimbing,
     Fax (+62274) 565 257
                                      maupun pengurus pelayanan, dalam
     Email:
     publisher@glorianet.org          konteks gereja, persekutuan, atau
     Situs:                           lembaga pelayanan, sehingga mereka
     www.glorianet.org/katalis
                                      dapat mengerjakan peran mereka dalam
                                      amanat agung secara efektif.

Dalam Terang Kekekalan

  • 2.
    KUTIPAN DARI buku Edisi Asli Bahasa Inggris Judul: In Light of Eternity: Perspectives on Heaven Penulis: Randy Alcorn Penerbit: WaterBrook Press (1999) Edisi Terjemahan Bahasa Indonesia Judul: Dalam Terang Kekekalan: Sebuah Perspektif tentang Surga Penerbit: Penerbit Yayasan Gloria (2011)
  • 3.
    KUTIPAN DARI daftar isi Pendahuluan: “Saat Saya Memikirkan Surga…” 1. Rumah 2. Senyum Penuh Pengertian 3. Sangatlah Dalam untuk Direnungkan 4. Hanya Khayalan? 5. Akankah Anda Heran? 6. Dia Tahu Cara Membangun 7. Apakah yang Paling Penting Mengenai Surga? 8. Akan Seperti Apakah Kita di Surga? 9. Luapan Sukacita 10. Istirahat yang Menyegarkan, Pekerjaan yang Mengasyikkan 11. Diciptakan untuk Dunia Lain 12. Kebalikan dari Kebosanan 13. Akankah Kita Mengingat Hidup di Dunia?
  • 4.
    KUTIPAN DARI daftar isi 14. Jadi, Apa yang Akan Kita Ingat dan Kita Lupakan? 15. Dapatkah Penghuni Surga Melihat Apa yang Terjadi di Sini? 16. Mukjizat yang Lebih Besar 17. Batu dari Dasar Sungai 18. Keselamatan, Upah, dan Pengampunan 19. Harta dan Mahkota 20. Cara Tuhan Memberi Upah 21. Kesempatan Kedua? 22. Apa Bedanya? 23. Memupuk Kesadaran Anda thd. Kekekalan 24. Lebih Hidup daripada Sebelumnya 25. Masih Sedang Ditulis Kesimpulan: Pulang ke Rumah dengan Selamat
  • 5.
    KUTIPAN DARI deskripsi a
  • 6.
    KUTIPAN DARI penulis • Pendiri dan direktur Eternal Perspective • Ministries (EPM). • Sebelum 1990, melayani sebagai pendeta jemaat selama empat belas tahun. • Dosen di Multnomah University dan Randy Alcorn www.randyalcorn. Western Seminary di Portland, Oregon. blogspot.com • Penulis laris lebih dari 30 buku dengan www.facebook.com/ oplah lebih dari 4 juta kopi. randyalcorn • Pembicara internasional, pembicara tamu www.twitter.com/ randyalcorn di >600 radio dan televisi. www.epm.org • Ayah dari dua putri, tinggal di Gresham, Oregon, bersama
  • 7.
    KUTIPAN DARI presentasi Presentasi ini dirancang untuk digunakan sebagai bahan pengajaran dan diskusi dalam kelompok besar maupun kelompok kecil. Durasi penyampaiannya sekitar 30 menit, sehingga dapat digunakan sebelum, selama, atau sesudah kegiatan pertemuan rutin yang sudah dijadwalkan. Presentasi disusun oleh Johan Setiawan (johansetiawan@glorianet.org), Penerbit Yayasan Gloria (www.glorianet.org/katalis).
  • 9.
    KUTIPAN DARI “Saat SayaMembayangkan Surga ...” Ketika Yesus berkata kepada kita, “Aku pergi ke situ [surga] untuk menyediakan tempat bagimu ... Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat- Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamu pun berada” (Yoh 14:2-3), Dia berbicara sebagai mempelai laki-laki kepada calon mempelai perempuannya. Ini adalah kata-kata cinta yang romantis. Bagaimana seorang mempelai perempuan yang mengasihi calon suaminya akan menanggapinya? Ia akan melonjak kegirangan. Tak satu hari pun berlalu, tak satu jam pun, tanpa sang mempelai perempuan berharap untuk bertemu kekasihnya di tempat yang telah disiapkan kekasihnya itu baginya, untuk tinggal bersama selamanya.
  • 10.
    KUTIPAN DARI “Saat SayaMembayangkan Surga ...” Janganlah seorang pun merasa bersalah atas penekanan kuat yang diletakkan ajaran kristiani pada doktrin mengenai dunia yang akan datang. Di situlah letak keunggulannya yang luar biasa dibandingkan segala sesuatu yang lain di dalam lingkup pemikiran atau pengalaman manusia … Sudah sepatutnya kita memikirkan masa depan yang panjang. A.W. Tozer
  • 11.
    KUTIPAN DARI Rumah Yangterbaik dari surga adalah kita akan bersama-sama dengan mempelai kita, Yesus. Terbaik kedua? Kita akan bersama-sama dengan keluarga dan teman-teman kita yang mengenal Tuhan. Itulah mengapa ketika sesama orang kristiani yang kita sayangi meninggal dunia, Tuhan meminta kita supaya jangan berdukacita, seperti hal mereka yang tidak mempunyai harapan, tetapi supaya saling menghibur dan menguatkan sambil menantikan reuni puncak keluarga (1Tes 4:13-18). Oleh sebab itu, surga seharusnya makin berarti bagi kita setiap kali ada seorang teman yang berpindah ke
  • 12.
    KUTIPAN DARI Hanya Khayalan Kenyataan tidak dibatasi oleh kemampuan kita untuk mengerti. Kehidupan di luar rahim adalah nyata, walaupun seorang anak di dalam kandungan tidak dapat membayangkannya. Daerah tropis sungguh nyata, walaupun orang Eskimo yang tidak pernah ke sana tidak dapat membayangkannya. Dan, surga itu nyata, walaupun kita kesulitan membayangkannya.
  • 13.
    KUTIPAN DARI Akankah AndaHeran? Karena iman Abraham taat, ketika ia dipanggil untuk berangkat ke negeri yang akan diterimanya menjadi milik pusakanya, lalu ia berangkat tanpa mengetahui tempat yang ditujunya. Karena iman ia tinggal di tanah yang dijanjikan itu sebagai orang asing dan di situ ia tinggal di kemah dengan Ishak dan Yakub, yang bersama-sama menjadi ahli waris janji yang sama itu. Sebab ia menanti- nantikan kota yang mempunyai dasar, yang direncanakan dan dibangun oleh Allah. Ibrani 11:8-10
  • 14.
    KUTIPAN DARI Akankah AndaHeran? Ketika makhluk-makhluk Aslan meninggalkan Narnia dan masuk ke surga, salah satu dari mereka menyerukan kalimat yang akan menjadi tangisan hati kita ketika berpindah dari dunia ke surga: “Aku akhirnya pulang ke rumah! Inilah negeri yang telah kucari seumur hidupku, walaupun aku tidak pernah mengenalnya sebelum hari ini. Alasan mengapa kita menyayangi Narnia yang lama adalah karena kadang-kadang Narnia terlihat sedikit menyerupai tempat ini.”
  • 15.
    KUTIPAN DARI Apakah yangPaling Penting Mengenai Surga? Fakta apakah yang paling penting mengenai rumah masa depan kita? Inilah fakta paling penting itu: Surga adalah tempat kediaman Tuhan (Ulangan 26:15; Matius 6:9). Surga adalah tempat Dia duduk di takhta-Nya dan tinggal di dalam kesucian-Nya (Wahyu 4:2-8; Yesaya 6) … Di dalam surga dan bumi yang baru, “Kemah Allah ada di tengah-tengah manusia dan Ia akan tinggal bersama-sama dengan mereka. Mereka akan menjadi umat- Nya dan Allah sendiri akan menyertai mereka, dan menjadi Allah mereka” (Wahyu 21:3).
  • 16.
    KUTIPAN DARI Apakah yangPaling Penting Mengenai Surga? Tuhan menggambarkan duta-duta besar-Nya demikian: Dalam iman, mereka semua ini telah mati sebagai orang-orang yang tidak memperoleh apa yang dijanjikan itu, tetapi yang hanya dari jauh melihatnya dan melambai-lambai kepadanya dan yang mengakui bahwa mereka adalah orang asing dan pendatang di bumi ini. Sebab mereka yang berkata demikian menyatakan bahwa mereka dengan rindu mencari suatu tanah air. Sekiranya dalam hal itu mereka ingat akan tanah asal, yang telah mereka tinggalkan, mereka cukup mempunyai kesempatan untuk pulang ke situ. Tetapi sekarang mereka merindukan tanah air yang lebih baik, yaitu tanah air surgawi. Sebab itu, Allah tidak malu disebut Allah mereka, karena Ia telah mem- persiapkan sebuah kota bagi mereka. Ibrani 11:13-16
  • 17.
    KUTIPAN DARI Akan SepertiApakah Kita di Surga? Beberapa orang membayangkan bahwa di surga kita semua akan berpakaian rapi tanpa pergi ke mana- mana dan melakukan apa-apa (kecuali tidur siang kekal, memetik harpa, dan memoles emas). Saya menyimpulkan bahwa ada dua asumsi yang tidak terucapkan di balik gagasan bahwa surga akan sangat membosankan. Asumsi pertama, Tuhan itu membosankan. (Ketika satu pribadi yang mahakuasa menciptakan tempat terhebat yang bisa diciptakannya, jika ia menyenangkan maka tempat itu akan menyenangkan. Jika tempat itu membosankan, itu karena ia membosankan.) Asumsi kedua, hidup tanpa dosa itu tidak menarik. Gagasannya adalah, “Apa yang akan kita lakukan sebagai hiburan jika tidak ada dosa?”
  • 18.
    KUTIPAN DARI Istirahat yangMenyegarkan, Pekerjaan yang Mengasyikkan Lagu Thank You menggambarkan bahwa kita bertemu orang-orang di surga yang menjelaskan bagaimana pelayanan dan pemberian kita menyentuh hidup mereka. Mereka berkata, “Terima kasih telah memberikan hidupmu melayani Tuhan, aku sangat senang kau memilih melakukannya.” Ini lebih dari sekadar perasaan yang menyenangkan. Inilah hal yang benar-benar akan terjadi. Tiap kali memberi persembahan bagi misi dunia dan bantuan untuk bencana kelaparan, saya memikirkan hal ini—yang merupakan satu dari berbagai alasan Anda tidak bisa memengaruhi saya dengan apa pun untuk tidak memberi.
  • 19.
    KUTIPAN DARI Istirahat yangMenyegarkan, Pekerjaan yang Mengasyikkan “Tetapi bergiranglah dan bersorak-sorai untuk selama-lamanya atas apa yang Kuciptakan, sebab sesungguhnya, Aku menciptakan Yerusalem penuh sorak-sorak dan penduduknya penuh kegirangan. Aku akan bersorak-sorak karena Yerusalem, dan bergirang karena umat-Ku” (Yesaya 65:18-19). Bacalah kembali kedua kalimat tersebut. Seberapa banyak sukacita dan kesenangan yang dapat Tuhan sertakan di dalamnya? Kita patut bersukacita di surga karena Dia sendiri juga bersukacita!
  • 20.
    KUTIPAN DARI Batu dariDasar Sungai Dorong diri Anda untuk melakukan pekerjaan baik, supaya Anda akan menerima dari Tuhan, ketika Anda datang pada kemuliaan, sebuah upah bagi segala hal yang Anda lakukan untuk-Nya di dunia. John Bunyan Ini adalah kebahagiaanku, bahwa aku telah melayani Dia yang tidak pernah gagal memberikan upah kepada hamba-hamba- Nya sesuai dengan segala janji-Nya. John Calvin
  • 21.
    KUTIPAN DARI Keselamatan, Upah,dan Pengampunan Mari pastikan semua ini jelas: Keselamatan dan upah adalah berbeda. Keselamatan adalah soal pekerjaan Tuhan bagi kita. Ini adalah karunia cuma-cuma, di mana kita tidak bersumbangsih sama sekali (Ef 2:8-9; Tit 3:5). Upah adalah soal pekerjaan kita bagi Tuhan. Keselamatan bergantung kepada kesetiaan Tuhan janji-janji-Nya dan akan kemurahan- Nya. Upah itu bersyarat, bergantung kepada kesetiaan kita (2Tim 2:12; Why 2:26-28; 3:21) ... (lihat selanjutnya)
  • 22.
    KUTIPAN DARI Keselamatan, Upah,dan Pengampunan Kepercayaan menentukan tujuan kekal kita … di mana kita akan berada. Perbuatan menentukan upah kekal kita … apa yang akan kita miliki. Pekerjaan tidak memengaruhi penebusan kita. Pekerjaan memengaruhi upah kita. Sebagaimana ada akibat kekal dari iman kita, begitu juga ada akibat kekal dari pekerjaan kita.
  • 23.
    KUTIPAN DARI Harta danMahkota Orang yang mengenal Tuhan dengan akrab, dan yang selalu mementingkan-Nya di bumi, dialah orang yang akan paling mampu menikmati Tuhan di kerajaan surga. John Bunyan
  • 24.
    KUTIPAN DARI Harta danMahkota Upah kita tidak diberikan hanya untuk pengakuan kepada kita, tetapi untuk pengakuan kepada Kristus. Kita melihat hal ini di dalam Wahyu 4:10-11, di mana dua puluh empat tua-tua “sujud di hadapan Dia yang duduk di atas takhta itu” dan meletakkan mahkota mereka di bawah kaki-Nya, sementara mereka memuji dan menyembah-Nya.
  • 25.
    KUTIPAN DARI Harta danMahkota Walaupun kemuliaan Tuhan adalah alasan tertinggi dan terakhir bagi segala macam perbuatan, Alkitab tidak melihat adanya pertentangan antara kemuliaan kekal Tuhan dan kebaikan kekal kita. Sebaliknya, memuliakan Tuhan akan selalu menghasilkan kebaikan kekal terbesar kita. Demikian juga mengejar kebaikan kekal kita—sebagaimana yang Dia perintahkan kepada kita—akan selalu memuliakan Tuhan.
  • 26.
    KUTIPAN DARI Cara TuhanMemberi Upah Martin Luther berkata bahwa di dalam kalendernya hanya ada dua hari: “hari ini” dan “Hari itu”. Biarlah kita menggunakan segenap hidup dan semua yang kita miliki hari ini di dalam terang pemahaman yang kita miliki tentang Hari itu.
  • 27.
    KUTIPAN DARI Kesempatan Kedua? “Yang penting aku akan berada di surga, itu cukup.” Betapa beraninya kita berkata demikian jika begitu banyak hal lain yang penting bagi Tuhan? Alkitab berbicara bahwa kehilangan upah adalah kehilangan yang besar dan mengerikan. Fakta bahwa orang percaya yang tidak diberi upah masih tetap diselamatkan hanyalah klarifikasi, bukan penghiburan: “Ia sendiri akan diselamatkan, tetapi seperti dari dalam api” (1Kor 3:15).
  • 28.
    KUTIPAN DARI Kesempatan Kedua? Bukanlah bodoh seseorang yang melepaskan apa yang tidak dapat ia simpan untuk meraih apa yang tidak mungkin hilang. Jim Elliot
  • 29.
    KUTIPAN DARI Kesempatan Kedua? Jika kita memikirkan tentang janji yang terang-terangan mengenai upah di dalam Injil, tampaknya Tuhan merasa hasrat kita tidak terlalu kuat, tetapi terlalu lemah. Kita makhluk-makhluk separuh-hati, bermain-main dengan minuman, seks, dan ambisi, ketika sukacita yang tanpa batas ditawarkan kepada kita, seperti seorang anak bodoh yang ingin terus bermain membuat kue-kue lumpur di daerah kumuh karena ia tidak dapat membayangkan apa artinya tawaran berlibur ke pantai. Kita terlalu mudah dipuaskan. C.S. Lewis, The Weight of Glory
  • 30.
    KUTIPAN DARI Apa Bedanya? Waktu tinggal kita yang singkat di sini mungkin kelihatannya tidak penting, tetapi sebenarnya tidak demikian. Alkitab mengatakan kepada kita bahwa walaupun orang lain mungkin tidak ingat ataupun peduli bagaimana hidup kita di sini, Tuhan mengingatnya dengan sempurna dan sangat peduli ... Hidup ini merupakan hulu yang darinya kehidupan di surga mengalir. Kekekalan akan menampung bagi kita apa yang telah kita tuangkan ke dalamnya selama hidup kita di sini
  • 31.
    KUTIPAN DARI Apa Bedanya? Hidup Anda di dunia ibarat sebuah titik. Dari titik itu, terentang sebuah garis yang berlanjut sampai kekekalan. Saat ini Anda sedang hidup di dalam titik itu. Namun uapakah Anda hidup? Apakah Anda hidup untuk titik itu ataukah untuk garis itu? Apakah Anda hidup untuk dunia ataukah untuk surga? Apakah Anda hidup untuk hari ini yang singkat ataukah hari esok yang panjang?
  • 32.
    KUTIPAN DARI Memupuk KesadaranAnda terhadap Kekekalan Mungkin Anda takut menjadi “berpikiran sangat surgawi sehingga Anda tidak cukup baik secara duniawi lagi”. Itu satu lagi mitos dari si Setan. Kenyataannya sangat berlawanan dengan itu. Kebanyakan dari kita berpikiran sangat duniawi sehingga kita tidak cukup baik menurut tolak ukur surga maupun dunia. C.S. Lewis berkata, “Sejak kebanyakan orang kristiani berhenti memikirkan surga, mereka menjadi sangat tidak efektif di dunia ini.”
  • 33.
    KUTIPAN DARI Memupuk KesadaranAnda terhadap Kekekalan Biarlah hal-hal sementara melayani kebutuhan Anda, tetapi jadikanlah kekekalan sebagai tujuan hasrat Anda. Thomas à Kempis Aku menilai segala sesuatu hanya dengan harga yang mereka miliki di dalam kekekalan. John Wesley
  • 34.
    KUTIPAN DARI Memupuk KesadaranAnda terhadap Kekekalan “Anda tidak akan pernah melihat mobil jenazah menarik truk sewaan untuk pindah rumah.” Mengapa? Karena Anda tidak dapat membawa barang-barang itu bersama diri Anda. John D. Rockefeller adalah salah satu orang terkaya yang pernah hidup. Setelah ia mati, akuntannya ditanya, “Berapa banyak uang yang ditinggalkan John?” Jawabannya klasik: “Ia meninggalkan … semuanya.”
  • 35.
    KUTIPAN DARI Memupuk KesadaranAnda terhadap Kekekalan Semua harta sementara bisa diubah menjadi kekayaan kekal. Apa pun yang diserahkan kepada Kristus akan langsung disentuh oleh kekekalan. A.W. Tozer Aku telah memegang banyak benda di tanganku dan aku kehilangan semuanya itu. Namun, apa pun yang telah aku letakkan di tangan Tuhan, semua itu masih kumiliki. Martin Luther
  • 36.
    KUTIPAN DARI Memupuk KesadaranAnda terhadap Kekekalan Kristus memanggil kita untuk mengumpulkan harta kita di surga, bukan di dunia. Dengan demikian, setiap hari yang membawa kita makin dekat dengan kematian kita, juga membawa kita makin dekat dengan harta kita ... Orang yang menjalani hidupnya menjauh dari hartanya memiliki alasan untuk berputus asa. Orang yang menjalani hidupnya menuju hartanya memiliki alasan untuk bersukacita. Apakah Anda sedang menuju harta Anda atau menjauh darinya?
  • 37.
    KUTIPAN DARI Lebih HidupDaripada Sebelumnya Apa pun kesulitan yang ada di sekitar momen kematian seseorang, Tuhan selalu terlibat secara intim dan peduli atas keberangkatan orang kristiani dari dunia ini: “Berharga di mata TUHAN kematian semua orang yang dikasihi- Nya” (Mazmur 116:15). Apa yang kita sebut kematian adalah transisi dari tubuh yang sekarat, di dunia yang sekarat, menuju dunia yang penuh terang dan kehidupan. Tidak heran Paulus berkata, “Mati adalah keuntungan” dan pergi kepada Kristus adalah “jauh lebih baik” (Filipi 1:21-23).
  • 38.
    KUTIPAN DARI Lebih HidupDaripada Sebelumnya Tidak lama lagi kau akan membaca di surat kabar bahwa aku telah meninggal. Jangan pernah memercayainya. Aku akan lebih hidup daripada sebelumnya. D.L. Moody
  • 39.
    KUTIPAN DARI Pulang keRumah dengan Selamat Selama kita masih di sini, di tanah tandus dan kering di bumi yang sekarang, Tuhan memanggil kita untuk menawarkan kesegaran kepada dunia yang penuh dengan orang yang sekarat karena kehausan. Apa yang harus kita tawarkan kepada mereka? Tepat apa yang menjadi kehausan mereka—seorang Pribadi dan sebuah tempat. Yesus adalah Pribadi itu. Surga adalah tempat itu.
  • 40.
    KUTIPAN DARI pay it forward Presentasi ini dibuat oleh Jika Anda mendapat manfaat dan berkat dari presentasi ini, teruskanlah kepada divisi pelayanan media & minimal 10 orang, baik secara langsung literatur pemerlengkapan diperlengkapi untuk melayani Penerbit Yayasan Gloria maupun secara elektronik (melalui email, www.glorianet.org/katalis meletakkannya dalam situs web Anda, Presentasi ini dan bahan- bahan Katalis lainnya dapat atau dengan cara-cara lainnya). diunduh di Anda sangat diharapkan untuk www.glorianet.org/pptlib menyebarluaskan presentasi ini, namun Anda dilarang keras menjual atau mendistribusikan untuk mendapatkan keuntungan ekonomis.
  • 41.
    KUTIPAN DARI tentang katalis KATALIS berkomitmen menyediakan bahan-bahan yang biblikal, esensial, dan praktikal, untuk memperlengkapi dan Grha Gloria, Lt 2 memberdayakan pekerja yang sedang Jl. F.M. Noto 19 Kotabaru diperlengkapi untuk melayani Jogja, Indonesia 55224 menolong pertumbuhan rohani orang Tel (+62274) 563 627 lain, baik sebagai pengajar, pembimbing, Fax (+62274) 565 257 maupun pengurus pelayanan, dalam Email: publisher@glorianet.org konteks gereja, persekutuan, atau Situs: lembaga pelayanan, sehingga mereka www.glorianet.org/katalis dapat mengerjakan peran mereka dalam amanat agung secara efektif.