Konsep Bersih, Sehat & Hijau
K O M U N I K A S I 2. FAKTOR-FAKTOR PSIKO-SOSIAL 2.a. Kognitif Beliefs/ Kepercayaan Nilai-nilai Risiko yang dipersepsi Norma subjektif Citra diri   2.b. Emosional  Tanggapan emosional Perasaan empatik Kepercayaan diri 2.c. Sosial   Norma yg mengikat Pengaruh individu lain 3. ENVIRONMENT Akses pada sumber air & sanitasi, informasi & organisasi komunitas 1. SKILL & PENGETAHUAN INSTRUKSI TIDAK LANGSUNG DIALOG KONSELING HIBURAN JARINGAN SOSIAL PUBLIK LAYANAN ADVOKASI PENGUATAN ENABLING Sikap KEINGINAN  KUAT PERILAKU LANGSUNG DISEMINASI PROMOSI PRESKRIPSI KONFIRMASI MODEL KOMUNIKASI PERUBAHAN PERILAKU
Fokus Perhatian Motivasi & hambatan dalam menerapkan perilaku bersih/higienis dan pemeliharaan lingkungan Peran gender dan nilai-nilai yang berlaku Konsep bersih (individu, keluarga & masyarakat) Pengelompokan perilaku bersih: cuci tangan pakai sabun, pengelolaan sampah, pengelolaan air bersih, sanitasi dan penghijauan.  Inisiatif lokal/kearifan lokal Jalur komunikasi/sumber informasi yang dapat dipercaya Peran institusi/birokrasi
Konsep di masyarakat   Locus/intinya adalah orang/individu! Norma dan sanksi sosial tidak ada! Lingkungan Bersih Rumah Bersih Orang Bersih Orang yang bersih akan menciptakan lingkungan yang bersih juga, namun di lingkungan yang bersih tidak semua anggotanya adalah orang yang bersih. Orang yang bersih akan menciptakan rumah yang bersih, namun di dalam rumah yang bersih tidak semua penhuninya adalah orang yang bersih. Mempunyai rumah yang bersih tidak berarti bahwa lingkungannya juga bersih. Pada sebuah lingkungan yang bersih tidak semua rumahnya bersih.
Diagram Bersih, Sehat dan Hijau Perilaku Cuci Tangan Pakai Sabun Pengelolaan Air Di Rumah Perubahan Perilaku Penghijauan Pengelolaan  Sampah Buang Air Besar di WC Angka Kesakitan Diare Turun
Dasar Konsep CGH Dukungan lingkungan: Dukungan kepala desa/lurah Posyandu berfungsi dengan baik Kelompok-kelompokmasyarakat berperan aktif Pendanaan Kemitraan Koordinasi antar sektor Promosi perilaku bersih: Mobilisasi masyarakat Promosi perilaku bersih di Posyandu, Masyarakat, Sekolah Event di masyarakat/sekolah Peningkatan perilaku bersih/pencegahan diare Ketersediaan sarana: Air bersih Sanitasi/tempat sampah Sarana cuci tangan pakai sabun Lahan dan tanaman Kerangka Perilaku Bersih, Sehat dan Hijau
Apa itu CGH? Upaya mewujudkan masyarakat yang bersih, sehat dan hijau yakni masyarakat yang sadar mencuci tangan pakai sabun secara benar di lima waktu penting, memilah sampah di rumah menjadi sampah organik dan non organik, buang air besar ditempat yang benar, serta menjaga agar sumber air tidak tercemar tinja serta menjaga agar lingkungannya hijau dengan menanam pohon dan bunga.
Mewujudkan CGH? Melalui: Partisipasi masyarakat mewujudkan perilaku hidup yang bersih, sehat dan hijau dengan cara memotong mata rantai perpindahan kuman (cuci tangan pakai sabun, pengelolaan sampah, pengelolaan air minum, sanitasi dan penghijauan. Rangkaian kegiatan di masyarakat yang mendorong terjadinya perubahan perilaku perorangan, keluarga dan masyarakat agar menjadi lebih bersih, sehat dan hijau.
CGH School Pelaksanaan konsep CGH pada program  sekolah yang sangat variatif: Metode pendekatan Metode penyampaian: permainan, program kreatif/inovatif Pengembangan kurikulum Pelibatan banyak pihak: murid, guru, orang tua dinas, komite sekolah, masyarakat
Terima Kasih

Clean Green and Hygiene School Presentation

  • 1.
  • 2.
    K O MU N I K A S I 2. FAKTOR-FAKTOR PSIKO-SOSIAL 2.a. Kognitif Beliefs/ Kepercayaan Nilai-nilai Risiko yang dipersepsi Norma subjektif Citra diri 2.b. Emosional Tanggapan emosional Perasaan empatik Kepercayaan diri 2.c. Sosial Norma yg mengikat Pengaruh individu lain 3. ENVIRONMENT Akses pada sumber air & sanitasi, informasi & organisasi komunitas 1. SKILL & PENGETAHUAN INSTRUKSI TIDAK LANGSUNG DIALOG KONSELING HIBURAN JARINGAN SOSIAL PUBLIK LAYANAN ADVOKASI PENGUATAN ENABLING Sikap KEINGINAN KUAT PERILAKU LANGSUNG DISEMINASI PROMOSI PRESKRIPSI KONFIRMASI MODEL KOMUNIKASI PERUBAHAN PERILAKU
  • 3.
    Fokus Perhatian Motivasi& hambatan dalam menerapkan perilaku bersih/higienis dan pemeliharaan lingkungan Peran gender dan nilai-nilai yang berlaku Konsep bersih (individu, keluarga & masyarakat) Pengelompokan perilaku bersih: cuci tangan pakai sabun, pengelolaan sampah, pengelolaan air bersih, sanitasi dan penghijauan. Inisiatif lokal/kearifan lokal Jalur komunikasi/sumber informasi yang dapat dipercaya Peran institusi/birokrasi
  • 4.
    Konsep di masyarakat Locus/intinya adalah orang/individu! Norma dan sanksi sosial tidak ada! Lingkungan Bersih Rumah Bersih Orang Bersih Orang yang bersih akan menciptakan lingkungan yang bersih juga, namun di lingkungan yang bersih tidak semua anggotanya adalah orang yang bersih. Orang yang bersih akan menciptakan rumah yang bersih, namun di dalam rumah yang bersih tidak semua penhuninya adalah orang yang bersih. Mempunyai rumah yang bersih tidak berarti bahwa lingkungannya juga bersih. Pada sebuah lingkungan yang bersih tidak semua rumahnya bersih.
  • 5.
    Diagram Bersih, Sehatdan Hijau Perilaku Cuci Tangan Pakai Sabun Pengelolaan Air Di Rumah Perubahan Perilaku Penghijauan Pengelolaan Sampah Buang Air Besar di WC Angka Kesakitan Diare Turun
  • 6.
    Dasar Konsep CGHDukungan lingkungan: Dukungan kepala desa/lurah Posyandu berfungsi dengan baik Kelompok-kelompokmasyarakat berperan aktif Pendanaan Kemitraan Koordinasi antar sektor Promosi perilaku bersih: Mobilisasi masyarakat Promosi perilaku bersih di Posyandu, Masyarakat, Sekolah Event di masyarakat/sekolah Peningkatan perilaku bersih/pencegahan diare Ketersediaan sarana: Air bersih Sanitasi/tempat sampah Sarana cuci tangan pakai sabun Lahan dan tanaman Kerangka Perilaku Bersih, Sehat dan Hijau
  • 7.
    Apa itu CGH?Upaya mewujudkan masyarakat yang bersih, sehat dan hijau yakni masyarakat yang sadar mencuci tangan pakai sabun secara benar di lima waktu penting, memilah sampah di rumah menjadi sampah organik dan non organik, buang air besar ditempat yang benar, serta menjaga agar sumber air tidak tercemar tinja serta menjaga agar lingkungannya hijau dengan menanam pohon dan bunga.
  • 8.
    Mewujudkan CGH? Melalui:Partisipasi masyarakat mewujudkan perilaku hidup yang bersih, sehat dan hijau dengan cara memotong mata rantai perpindahan kuman (cuci tangan pakai sabun, pengelolaan sampah, pengelolaan air minum, sanitasi dan penghijauan. Rangkaian kegiatan di masyarakat yang mendorong terjadinya perubahan perilaku perorangan, keluarga dan masyarakat agar menjadi lebih bersih, sehat dan hijau.
  • 9.
    CGH School Pelaksanaankonsep CGH pada program sekolah yang sangat variatif: Metode pendekatan Metode penyampaian: permainan, program kreatif/inovatif Pengembangan kurikulum Pelibatan banyak pihak: murid, guru, orang tua dinas, komite sekolah, masyarakat
  • 10.