By : taawon407
Design Publishing
Publishing atau Publikasi, adalah proses produksi atau
penyebaran literatur / informasi, sehingga membuat informasi
tersebut tersebar dan tersedia untuk dikonsumsi publik / umum.
Contoh Design Publikasi ?
- BROSUR
- CATALOG
- MAJALAH
- TABLOID
Secara garis besar, peranan komunikasi visual dalam design publishing dapat
dikelompokkan menjadi 3 bagian:
1. Identitas (Jati diri / brand) :
disini bentuk visual digunakan untuk menandai seseorang atau kelompok,
baik perusahaan, partai politik, negara, dll.
contoh : bendera, lambang, dan logo
2. Informasi / penerangan :
Bersifat memberitahu agar orang yang melihat (pembaca visual) mendapat
pengertian.
Contoh : peta, rambu, dan papan pengumuman.
3. Persuasi / pembujukan :
Merupakan usaha agar orang yang melihat terpengaruh untuk mengikuti
saran pemberi pesan.
Contoh : Poster
Prinsip Layout yang baik :
1. Contras (Kontras)/Emphasize (Penekanan)
2. Repetition (Pengulangan)
3. Allignment (Peletakkan)
4. Proximity (Fokus-Kedekatan)/Unity (Kesatuan)
Jenis-jenis layout :
1. MONDRIAN LAYOUT
Mengacu pada konsep seorang pelukis Belanda yang bernama Piet
Mondrian, yaitu dimanapenyajian iklan yang mengacu pada bentuk-bentuk
square/landscape/portrait, di mana masing-masing bidangnya sejajar dengan
bidang penyajian serta memuat gambar/copy yang saling berpadu sehingga
membentuk suatu komposisi yang konseptual.
2. MULTIPANEL LAYOUT
Bentuk iklan di mana satu bidang penyajian dibagi menjadi beberapa tema
visual dalam bentuk yang sama (square/double square semua)
3. PICTURE WINDOW LAYOUT
Tata letak iklan dimana produk yang diiklankan ditampilkan secara close-up.
Bisa dalam bentuk produknya itu sendiri atau bisa juga menggunakan model.
4. COPY HEAVY LAYOUT
Tata letak mengutamakan bentuk copywriting (naskah iklan) atau dengan kata
lain komposisi layout-nya didominasi dengan penyajian teks (copy).
4. FRAME LAYOUT
Suatu tampilan dimana border/bingkai/framenya membentuk suatu naratif
(suatu cerita)
5. SILHOUETTE LAYOUT
Sajian iklan yang berupa gambar ilustrasi atau teknik fotografi di mana hanya
ditonjolkan bayangannya saja. Penyajian bisa berupa Text-Rap/warna spot color
yang berbentuk gambar ilustrasi atau pantulan sinar seadanya dengan teknik
fotografi.
6. TYPE SPECIMEN LAYOUT
Tata letak iklan yang hanya menekankan pada penampilan jenis huruf dengan
point size yang besar. pada umumnya berupa head line saja.
7. SIRCUS LAYOUT
Penyajian iklan yang tata letaknya tidak mengacu pada ketentuan baku.
Komposisi gambar visualnya, bahkan kadang-kadang teks dan susunannya tidak
beraturan.
8. JUMBLE LAYOUT
Penyajian iklan yang merupakan kebalikan
dari sircus layout, yaitu komposisi beberapa
gambar dan teksnya disusun secara teratur.
9. GRID LAYOUT
Suatu tata letak iklan yang mengacu pada
konsep grid, yaitu desain tersebut seolah-olah
bagian per bagiannya (gambar atau teks).
10. BLEED LAYOUT
Sajian iklan di mana sekeliling bidang menggunakan frame (seolah-olah
dipotong pinggirnya).
11. VERTICAL PANEL LAYOUT
Tata letaknya menghadirkan garis pemisah secara vertikal dan membagi
layout iklan tersebut.
12. ALPHABET INSPIRED LAYOUT
Tata letak yang menekankan pada susunan
huruf atau angka yang berurutan atau
membentuk suatu kata dan diimprovisasikan
sehingga menimbulkan kesan narasi (cerita)
13. ANGULAR LAYOUT
Penyajian iklan dengan susunan elemen
visualnya membentuk sudut kemiringan,
biasanya membentuk sudut antara 40-70
derajat. Hal itu bisa dibentuk dari pembagian
bidangnya maupun arah gambar yang diatur
dengan kemiringan diagonal.
14. INFORMAL BALANCE LAYOUT
Tata letak iklan yang tampilan visualnya merupakan suatu perbandingan yang
tidak seimbang.
15. BRACE LAYOUT
Unsur-unsur dalam tata letak
iklan membentuk letter L (L-
Shape). Posisi bentuk L-nya
bisa terbalik, dan didepan
bentuk L tersebut dibiarkan
kosong.
16. TWO MORTISES LAYOUT
Penyajian bentuk iklan yang
penggarapannya menghadirkan dua inset
yang masing-masing memvisualkan
secara diskriptif mengenai hasil
penggunaan/detail dari produk yang
ditawarkan
17. QUADRAN LAYOUT
Bentuk tampilan iklan yang gambarnya dibagi menjadi empat bagian dengan
volume/isi yang berbeda. Misalnya, kotak pertama 45%, kedua 5%, ketiga 12%,
dan keempat 38%. (Memiliki perbedaan yang menyolok apabila dibagi empat
sama besar)
18. COMIC STRIPS LAYOUT
Penyajian iklan yang dirancang secara kreatif sehingga merupakan bentuk
media komik, lengkap dengan caption-nya.
19. REBUS LAYOUT
Susunan layout iklan yang menampilkan perpaduan gambar dan teks
sehingga membentuk suatu cerita.
berbagai jenis layout

berbagai jenis layout

  • 1.
  • 2.
    Design Publishing Publishing atauPublikasi, adalah proses produksi atau penyebaran literatur / informasi, sehingga membuat informasi tersebut tersebar dan tersedia untuk dikonsumsi publik / umum.
  • 3.
  • 4.
  • 5.
  • 6.
  • 7.
  • 8.
    Secara garis besar,peranan komunikasi visual dalam design publishing dapat dikelompokkan menjadi 3 bagian: 1. Identitas (Jati diri / brand) : disini bentuk visual digunakan untuk menandai seseorang atau kelompok, baik perusahaan, partai politik, negara, dll. contoh : bendera, lambang, dan logo
  • 9.
    2. Informasi /penerangan : Bersifat memberitahu agar orang yang melihat (pembaca visual) mendapat pengertian. Contoh : peta, rambu, dan papan pengumuman.
  • 10.
    3. Persuasi /pembujukan : Merupakan usaha agar orang yang melihat terpengaruh untuk mengikuti saran pemberi pesan. Contoh : Poster
  • 11.
    Prinsip Layout yangbaik : 1. Contras (Kontras)/Emphasize (Penekanan) 2. Repetition (Pengulangan) 3. Allignment (Peletakkan) 4. Proximity (Fokus-Kedekatan)/Unity (Kesatuan)
  • 12.
    Jenis-jenis layout : 1.MONDRIAN LAYOUT Mengacu pada konsep seorang pelukis Belanda yang bernama Piet Mondrian, yaitu dimanapenyajian iklan yang mengacu pada bentuk-bentuk square/landscape/portrait, di mana masing-masing bidangnya sejajar dengan bidang penyajian serta memuat gambar/copy yang saling berpadu sehingga membentuk suatu komposisi yang konseptual.
  • 13.
    2. MULTIPANEL LAYOUT Bentukiklan di mana satu bidang penyajian dibagi menjadi beberapa tema visual dalam bentuk yang sama (square/double square semua)
  • 14.
    3. PICTURE WINDOWLAYOUT Tata letak iklan dimana produk yang diiklankan ditampilkan secara close-up. Bisa dalam bentuk produknya itu sendiri atau bisa juga menggunakan model.
  • 15.
    4. COPY HEAVYLAYOUT Tata letak mengutamakan bentuk copywriting (naskah iklan) atau dengan kata lain komposisi layout-nya didominasi dengan penyajian teks (copy).
  • 16.
    4. FRAME LAYOUT Suatutampilan dimana border/bingkai/framenya membentuk suatu naratif (suatu cerita)
  • 17.
    5. SILHOUETTE LAYOUT Sajianiklan yang berupa gambar ilustrasi atau teknik fotografi di mana hanya ditonjolkan bayangannya saja. Penyajian bisa berupa Text-Rap/warna spot color yang berbentuk gambar ilustrasi atau pantulan sinar seadanya dengan teknik fotografi.
  • 18.
    6. TYPE SPECIMENLAYOUT Tata letak iklan yang hanya menekankan pada penampilan jenis huruf dengan point size yang besar. pada umumnya berupa head line saja.
  • 19.
    7. SIRCUS LAYOUT Penyajianiklan yang tata letaknya tidak mengacu pada ketentuan baku. Komposisi gambar visualnya, bahkan kadang-kadang teks dan susunannya tidak beraturan.
  • 20.
    8. JUMBLE LAYOUT Penyajianiklan yang merupakan kebalikan dari sircus layout, yaitu komposisi beberapa gambar dan teksnya disusun secara teratur. 9. GRID LAYOUT Suatu tata letak iklan yang mengacu pada konsep grid, yaitu desain tersebut seolah-olah bagian per bagiannya (gambar atau teks).
  • 21.
    10. BLEED LAYOUT Sajianiklan di mana sekeliling bidang menggunakan frame (seolah-olah dipotong pinggirnya).
  • 22.
    11. VERTICAL PANELLAYOUT Tata letaknya menghadirkan garis pemisah secara vertikal dan membagi layout iklan tersebut.
  • 23.
    12. ALPHABET INSPIREDLAYOUT Tata letak yang menekankan pada susunan huruf atau angka yang berurutan atau membentuk suatu kata dan diimprovisasikan sehingga menimbulkan kesan narasi (cerita) 13. ANGULAR LAYOUT Penyajian iklan dengan susunan elemen visualnya membentuk sudut kemiringan, biasanya membentuk sudut antara 40-70 derajat. Hal itu bisa dibentuk dari pembagian bidangnya maupun arah gambar yang diatur dengan kemiringan diagonal.
  • 24.
    14. INFORMAL BALANCELAYOUT Tata letak iklan yang tampilan visualnya merupakan suatu perbandingan yang tidak seimbang.
  • 25.
    15. BRACE LAYOUT Unsur-unsurdalam tata letak iklan membentuk letter L (L- Shape). Posisi bentuk L-nya bisa terbalik, dan didepan bentuk L tersebut dibiarkan kosong. 16. TWO MORTISES LAYOUT Penyajian bentuk iklan yang penggarapannya menghadirkan dua inset yang masing-masing memvisualkan secara diskriptif mengenai hasil penggunaan/detail dari produk yang ditawarkan
  • 26.
    17. QUADRAN LAYOUT Bentuktampilan iklan yang gambarnya dibagi menjadi empat bagian dengan volume/isi yang berbeda. Misalnya, kotak pertama 45%, kedua 5%, ketiga 12%, dan keempat 38%. (Memiliki perbedaan yang menyolok apabila dibagi empat sama besar)
  • 27.
    18. COMIC STRIPSLAYOUT Penyajian iklan yang dirancang secara kreatif sehingga merupakan bentuk media komik, lengkap dengan caption-nya.
  • 28.
    19. REBUS LAYOUT Susunanlayout iklan yang menampilkan perpaduan gambar dan teks sehingga membentuk suatu cerita.