Prinsip Desain Grafis
Pertemuan 5 – MK Dasar Desaing Grafis
• Prinsip desain grafis adalah aturan-aturan yang
digunakan untuk mengatur elemen-elemen
desain grafis, seperti gambar, teks, warna, dan
bentuk, agar menjadi sebuah komposisi yang
harmonis dan menarik.
• Prinsip desain grafis memberi desainer beberapa
pedoman tentang bagaimana merancang
komposisi yang menarik secara visual yang
menciptakan pengalaman pengguna yang luar
biasa.
• Banyak perdebatan tentang seberapa banyak
dasar-dasar desain yang ada. Beberapa desainer
mengatakan ada tujuh, yang lain dua belas, dan
yang lainnya di antara keduanya. Tetapi ketika
berbicara tentang dasar-dasar desain, angka
bukanlah sesuatu yang mutlak. Desain Grafis
bukan ilmu pasti seperti Matematika
PRINSIP DASAR DESAIN
(Hendi Hendratman)
• Keseimbangan (balance)
• Simetris
• Asimetris
• Radial
• Kesatuan (unity)
• Kedekatan (Closure)
• Keselarasan (Continuity)
• Kesamaan (Similarity)
• Perataan (Alignment)
• Irama / Urutan (Sequence /
Rhytm)
• Normal (Regular)
• Mengalir (Flowing)
• Berproses (Progresive)
• Penekanan (emphasis)
• Hirarki
• Jauh/Lepas
• Sedang
• Dekat/Intim
• Kontras
• Skala & Proportion
Prinsip Dasar Desain
• 1. Keseimbangan (balance)
• Sesuai namanya keseimbangan di sini berarti keseluruhan
komponen-komponen desain harus tampil seimbang. Desainer
harus memadukan keseimbangan antara tulisan, warna, atau
pun gambar sehingga tidak muncul kesan berat sebelah.
• Simetris
• Simetris berdasarkan pengukuran dari pusat yang
menyebar ke arah sisi dan kanan.
• Asimetris
• asimetris berarti pengaturan yang berbeda dengan berat
benda yang sama di setiap halaman
• Radial
• Mirip dengan simetris, namun kesan yang ditampilkan
seperti ada pancaran dari Tengah lingkaran.
Prinsip Dasar Desain
• 2. Kesatuan (unity)
• Kesatuan dalam prinsip desain grafis adalah kohesi,
konsistensi, ketunggalan atau keutuhan, yang
merupakan isi pokok dari komposisi. Dengan prinsip
kesatuan dapat membantu semua elemen menjadi
sebuah kepaduan dan menghasilkan tema yang kuat,
serta mengakibatkan sebuah hubungan yang saling
mengikat. Untuk mendapatkan desain yang utuh, bisa
dipakai pendekatan prinsip-prinsip antara lain:
• Kedekatan & Penutup (Closure)
• Kesinambungan (Kontinuity)
• Kesamaan (Similarity) & Konsisten (Consistency)
• Alignment
Prinsip Dasar Desain:
Unity(1)
KEDEKATAN &
PENUTUP (CLOSURE)
Prinsip Dasar Desain: Unity(2)
Kesinambungan (Continuity)
Dengan gambar yang berkesinambungan,
mata kita bisa diarahkan pada objek tertentu.
Dengan perspektif dan dibantu garis-garis
yang membantu untuk mengarahkan mata,
mata kita akan diajak menuju objek lain.
Prinsip Dasar Desain: Unity(3)
Kesamaan (Similarity) & Konsisten
(Consistency)
Elemen yang mirip dianggap sebagai bagian
dari suatu kelompok. Prinsip similiarity dapat
diterapkan untuk:
• Warna
• Ukuran (Size
• Orientasi
• Bentuk (Shape)
• Texture
Prinsip Dasar Desain:
Unity(4)
Perataan (Alignment)
• Adanya perataan dalam desain grafis (Left, right,
center, dll) akan membuat desain yang dibuat
menjadi rapi.
• Grid dan guideline dapat digunakan untuk membantu
perataan dalam desain grafis.
3. Irama/Ritme (rhythm)
Ritme adalah pembuatan desain dengan
prinsip yang menyatukan irama. Bisa juga
berarti pengulangan atau variasi dari
komponen-komponen desain grafis. Irama
dihasilkan oleh unsur-unsur yang berbeda
dengan pola yang berirama dan unsur serupa
serta konsistensi.
Jenis irama meliputi regular, mengalir(flowing),
dan prosesif atau gradual.
Prinsip Dasar Desain
Regular Rhythm
Flowing Rhythm
Progressive Rhythm
4. Penekanan (emphasis)
Dalam setiap bentuk desain ada hal yang perlu ditonjolkan lebih dari yang lain. Tujuan utama dari
penekanan ini adalah untuk mewujudkan hal itu sehingga dapat mengarahkan pandangan khalayak
sehingga apa yang mau disampaikan tersalur. Tapi yang perlu diingat adalah tidak semua elemen
harus ditonjolkan karena bila itu terjadi, desain akan berakhir terlalu ramai dan pensan tidak dapat
disampaikan.
Prinsip Dasar Desain
Hirarki
• Kecenderungan mata menangkap komponen yang terbesar, dilanjutkan ke
sedang hingga terkecil.
• Digunakan untuk memberikan penekanan pada komponen yang dianggap
pentnig.
• Misalnya, dengan mengamati judul dan heading, orang akan langsung paham
elemen mana yang berusaha ditonjolkan dari desain.
Prinsip Dasar
Desain:
Emphasis (1)
Kontras
• Kontras adalah salah satu prinsip desain grafis yang paling awam dan
setiap desainer grafis harus memahami prinsip ini, yang mengacu pada
perbedaan antara elemen dalam desain.
• Misalnya, dalam warna yang gelap di satu elemen, maka elemen grafis
lainnya harus dalam warna terang agar mudah dibedakan.
Prinsip Dasar
Desain:
Emphasis (2)
Skala/Proporsi
• Proporsi mengacu pada ukuran elemen satu sama lain dalam desain.
Elemen yang lebih besar akan lebih mudah dilihat dibandingkan elemen
yang lebih kecil.
• Pada prinsipnya, elemen yang besar tentu memiliki informasi yang lebih
penting dibandingkan yang kecil.
Prinsip Dasar
Desain:
Emphasis (3)
Mengaplikasikan Prinsip Keseimbangan
Keseluruhan komponen-komponen desain
harus tampil seimbang. Tidak berat sebelah.
Desainer harus memadukan keseimbangan
antara tulisan, warna, atau pun gambar
sehingga tidak muncul kesan berat sebelah.
Mengaplikasikan Prinsip Kesatuan
Kesatuan dalam prinsip desain grafis
adalah kohesi, konsistensi,
ketunggalan atau keutuhan, yang
merupakan isi pokok dari komposisi.
Dengan prinsip kesatuan dapat
membantu semua elemen menjadi
sebuah kepaduan dan menghasilkan
tema yang kuat, serta mengakibatkan
sebuah hubungan yang saling
mengikat.
Mengaplikasikan Prinsip Keteraturan/ritme
Ritme adalah pembuatan desain
dengan prinsip yang menyatukan
irama. Bisa juga berarti pengulangan
atau variasi dari komponen-komponen
desain grafis.
Mengaplikasikan Prinsip Penekanan/Fokus
Setiap bentuk desain ada hal yang perlu
ditonjolkan lebih dari yang lain. Tujuan
utama dari penekanan ini adalah untuk
mewujudkan hal itu sehingga dapat
mengarahkan pandangan khalayak
sehingga apa yang mau disampaikan
tersalur.
Mengaplikasikan Prinsip Proporsi
Proporsi dapat diartikan pula sebagai
perubuhan ukuran/size tanpa
perubahan ukuran panjang, lebar, atau
tinggi, sehingga gambar dengan
perubahan proporsi sering terlihat
distorsi.
Tugas & Diskusi
Berikan pendapat anda, mengapa desain A lebih baik daripada desain B
A B
Dari kedua
desain berikut,
mana yang lebih
baik?berikan
alasan anda.
A B
Berikan pendapat
anda untuk poster
berikut!
A B
Berikan
pendapat anda
untuk poster
berikut!
A B

Pertemuan 5 Prinsip Desain Grafis.pptx

  • 1.
    Prinsip Desain Grafis Pertemuan5 – MK Dasar Desaing Grafis
  • 2.
    • Prinsip desaingrafis adalah aturan-aturan yang digunakan untuk mengatur elemen-elemen desain grafis, seperti gambar, teks, warna, dan bentuk, agar menjadi sebuah komposisi yang harmonis dan menarik. • Prinsip desain grafis memberi desainer beberapa pedoman tentang bagaimana merancang komposisi yang menarik secara visual yang menciptakan pengalaman pengguna yang luar biasa. • Banyak perdebatan tentang seberapa banyak dasar-dasar desain yang ada. Beberapa desainer mengatakan ada tujuh, yang lain dua belas, dan yang lainnya di antara keduanya. Tetapi ketika berbicara tentang dasar-dasar desain, angka bukanlah sesuatu yang mutlak. Desain Grafis bukan ilmu pasti seperti Matematika
  • 4.
    PRINSIP DASAR DESAIN (HendiHendratman) • Keseimbangan (balance) • Simetris • Asimetris • Radial • Kesatuan (unity) • Kedekatan (Closure) • Keselarasan (Continuity) • Kesamaan (Similarity) • Perataan (Alignment) • Irama / Urutan (Sequence / Rhytm) • Normal (Regular) • Mengalir (Flowing) • Berproses (Progresive) • Penekanan (emphasis) • Hirarki • Jauh/Lepas • Sedang • Dekat/Intim • Kontras • Skala & Proportion
  • 5.
    Prinsip Dasar Desain •1. Keseimbangan (balance) • Sesuai namanya keseimbangan di sini berarti keseluruhan komponen-komponen desain harus tampil seimbang. Desainer harus memadukan keseimbangan antara tulisan, warna, atau pun gambar sehingga tidak muncul kesan berat sebelah. • Simetris • Simetris berdasarkan pengukuran dari pusat yang menyebar ke arah sisi dan kanan. • Asimetris • asimetris berarti pengaturan yang berbeda dengan berat benda yang sama di setiap halaman • Radial • Mirip dengan simetris, namun kesan yang ditampilkan seperti ada pancaran dari Tengah lingkaran.
  • 7.
    Prinsip Dasar Desain •2. Kesatuan (unity) • Kesatuan dalam prinsip desain grafis adalah kohesi, konsistensi, ketunggalan atau keutuhan, yang merupakan isi pokok dari komposisi. Dengan prinsip kesatuan dapat membantu semua elemen menjadi sebuah kepaduan dan menghasilkan tema yang kuat, serta mengakibatkan sebuah hubungan yang saling mengikat. Untuk mendapatkan desain yang utuh, bisa dipakai pendekatan prinsip-prinsip antara lain: • Kedekatan & Penutup (Closure) • Kesinambungan (Kontinuity) • Kesamaan (Similarity) & Konsisten (Consistency) • Alignment
  • 8.
  • 9.
    Prinsip Dasar Desain:Unity(2) Kesinambungan (Continuity) Dengan gambar yang berkesinambungan, mata kita bisa diarahkan pada objek tertentu. Dengan perspektif dan dibantu garis-garis yang membantu untuk mengarahkan mata, mata kita akan diajak menuju objek lain.
  • 10.
    Prinsip Dasar Desain:Unity(3) Kesamaan (Similarity) & Konsisten (Consistency) Elemen yang mirip dianggap sebagai bagian dari suatu kelompok. Prinsip similiarity dapat diterapkan untuk: • Warna • Ukuran (Size • Orientasi • Bentuk (Shape) • Texture
  • 11.
    Prinsip Dasar Desain: Unity(4) Perataan(Alignment) • Adanya perataan dalam desain grafis (Left, right, center, dll) akan membuat desain yang dibuat menjadi rapi. • Grid dan guideline dapat digunakan untuk membantu perataan dalam desain grafis.
  • 13.
    3. Irama/Ritme (rhythm) Ritmeadalah pembuatan desain dengan prinsip yang menyatukan irama. Bisa juga berarti pengulangan atau variasi dari komponen-komponen desain grafis. Irama dihasilkan oleh unsur-unsur yang berbeda dengan pola yang berirama dan unsur serupa serta konsistensi. Jenis irama meliputi regular, mengalir(flowing), dan prosesif atau gradual. Prinsip Dasar Desain
  • 14.
  • 15.
  • 16.
  • 17.
    4. Penekanan (emphasis) Dalamsetiap bentuk desain ada hal yang perlu ditonjolkan lebih dari yang lain. Tujuan utama dari penekanan ini adalah untuk mewujudkan hal itu sehingga dapat mengarahkan pandangan khalayak sehingga apa yang mau disampaikan tersalur. Tapi yang perlu diingat adalah tidak semua elemen harus ditonjolkan karena bila itu terjadi, desain akan berakhir terlalu ramai dan pensan tidak dapat disampaikan. Prinsip Dasar Desain
  • 18.
    Hirarki • Kecenderungan matamenangkap komponen yang terbesar, dilanjutkan ke sedang hingga terkecil. • Digunakan untuk memberikan penekanan pada komponen yang dianggap pentnig. • Misalnya, dengan mengamati judul dan heading, orang akan langsung paham elemen mana yang berusaha ditonjolkan dari desain. Prinsip Dasar Desain: Emphasis (1)
  • 19.
    Kontras • Kontras adalahsalah satu prinsip desain grafis yang paling awam dan setiap desainer grafis harus memahami prinsip ini, yang mengacu pada perbedaan antara elemen dalam desain. • Misalnya, dalam warna yang gelap di satu elemen, maka elemen grafis lainnya harus dalam warna terang agar mudah dibedakan. Prinsip Dasar Desain: Emphasis (2)
  • 20.
    Skala/Proporsi • Proporsi mengacupada ukuran elemen satu sama lain dalam desain. Elemen yang lebih besar akan lebih mudah dilihat dibandingkan elemen yang lebih kecil. • Pada prinsipnya, elemen yang besar tentu memiliki informasi yang lebih penting dibandingkan yang kecil. Prinsip Dasar Desain: Emphasis (3)
  • 21.
    Mengaplikasikan Prinsip Keseimbangan Keseluruhankomponen-komponen desain harus tampil seimbang. Tidak berat sebelah. Desainer harus memadukan keseimbangan antara tulisan, warna, atau pun gambar sehingga tidak muncul kesan berat sebelah.
  • 22.
    Mengaplikasikan Prinsip Kesatuan Kesatuandalam prinsip desain grafis adalah kohesi, konsistensi, ketunggalan atau keutuhan, yang merupakan isi pokok dari komposisi. Dengan prinsip kesatuan dapat membantu semua elemen menjadi sebuah kepaduan dan menghasilkan tema yang kuat, serta mengakibatkan sebuah hubungan yang saling mengikat.
  • 23.
    Mengaplikasikan Prinsip Keteraturan/ritme Ritmeadalah pembuatan desain dengan prinsip yang menyatukan irama. Bisa juga berarti pengulangan atau variasi dari komponen-komponen desain grafis.
  • 24.
    Mengaplikasikan Prinsip Penekanan/Fokus Setiapbentuk desain ada hal yang perlu ditonjolkan lebih dari yang lain. Tujuan utama dari penekanan ini adalah untuk mewujudkan hal itu sehingga dapat mengarahkan pandangan khalayak sehingga apa yang mau disampaikan tersalur.
  • 25.
    Mengaplikasikan Prinsip Proporsi Proporsidapat diartikan pula sebagai perubuhan ukuran/size tanpa perubahan ukuran panjang, lebar, atau tinggi, sehingga gambar dengan perubahan proporsi sering terlihat distorsi.
  • 26.
  • 27.
    Berikan pendapat anda,mengapa desain A lebih baik daripada desain B A B
  • 28.
    Dari kedua desain berikut, manayang lebih baik?berikan alasan anda. A B
  • 29.
    Berikan pendapat anda untukposter berikut! A B
  • 30.