ARRAY
Nama : Paskalis Jabar
NPM : 2015020045
Suatu array dapat digambarkan sebagai kotak panjang
yang berisi kotak kotak kecil didalam kotak panjang
tersebut
KARAKTERISTIK ARRAY
Mepunyai batasan dari pemesanan alokasi memori
(bersifat statis)
Mempunyai tipe data sama (bersifat homogen)
Dapat diakses secara acak.
DEKLARASI ARRAY
Ada tiga hal yang harus di ketahui dalam mendeklarasikan
array, yaitu :
Type data array
Nama variable array
Subkrip / index array.
Contoh deklarasi dari array adalah
sebagai berikut :
int A[5]
Artinya variabel A adalah kumpulan data sebanyak
5 bilangan bertipe integer.
Menurut dimensinya,
Array dapat dibedakan menjadi :
3
Setiap elemen array dapat diakses melalui index
Index array secara default dimulai dari 0
Deklarasi array :
Tipe_array nama_array[ukuran]
Array satu dimensi
Array dua dimensi merupakan array yang terdiri
dari m buah baris dan n buah buah kolom
bentuknya dapat berupa matriks atau tabel.
Deklarasi array :
Tipe_array nama_array [baris][kolom]
Array dua dimensi
Array multidimensi merupakan array yang mempunyai
ukuran lebih dari dua. Bentuk pendeklarasian array
multidimensi sama saja dengan deklarasi array dimensi
satu maupun dimensi dua.
Deklarasi array :
Tipe_array nama_array [ukuran 1][ukuran 2] . . . [ukuran N]
Array multidimensi
Contoh Program Array 1 Dimensi :
#include <iostream>
#include <conio.h>
using namespace std;
int main()
{
int pilih;
char nama[5] = { 'A', 'B', 'C', 'D', 'E' };
cout<< "Pilih no urut 1-5 untuk menampilkan
Huruf" << endl;
cout<< "Pilihan : "; cin >> pilih;
cout<< "Output : "<< nama[pilih-1] << endl;
cout<<endl;
cout << "SELAMAT BELAJAR" << endl;
return 0;
}
HASIL DIMENSI 1
Contoh Program Array 2/Multi Dimensi :
#include <iostream>
#include <conio.h>
#define ROW 3
#define COL 3
using namespace std;
int main()
{
int x, i;
int data[ROW][COL];
for (x = 0; x<ROW; x++){
cout << "Baris" << x + 1 << endl;
for (i = 0; i<COL; i++){
cout << " Kolom " << i + 1 << " : ";
cin >> data[x][i];
}
}
cout << "---------------------" << endl;
cout << "Output : " << endl;
for (x = 0; x<ROW; x++) {
for (i = 0; i<COL; i++){
cout << " " << data[x][i] << " ";
}
cout << endl;
}
return 0;
}
Hasil Multi Dimensi 2 :
kesimpulan materi ini adalah array berfungsi sama seperti
sebuah lemari, dimana di alamnya terdapat beberapa rak,
yang berguna untuk menyimpan barang. Namun secara
umum array merupakan kumpulan dari nilai-nilai data
bertipe
sama dalam urutan tertentu yang menggunakan sebuah
nama yang sama. Nilai-nilai data di suatu larik disebut
dengan
elemen-elemen larik. Letak urutan dari suatu elemen larik
ditunjukkan oleh suatu subscript atau suatu index.
END

Array

  • 1.
    ARRAY Nama : PaskalisJabar NPM : 2015020045
  • 2.
    Suatu array dapatdigambarkan sebagai kotak panjang yang berisi kotak kotak kecil didalam kotak panjang tersebut
  • 3.
    KARAKTERISTIK ARRAY Mepunyai batasandari pemesanan alokasi memori (bersifat statis) Mempunyai tipe data sama (bersifat homogen) Dapat diakses secara acak. DEKLARASI ARRAY Ada tiga hal yang harus di ketahui dalam mendeklarasikan array, yaitu : Type data array Nama variable array Subkrip / index array.
  • 4.
    Contoh deklarasi dariarray adalah sebagai berikut : int A[5] Artinya variabel A adalah kumpulan data sebanyak 5 bilangan bertipe integer.
  • 5.
    Menurut dimensinya, Array dapatdibedakan menjadi : 3
  • 6.
    Setiap elemen arraydapat diakses melalui index Index array secara default dimulai dari 0 Deklarasi array : Tipe_array nama_array[ukuran] Array satu dimensi
  • 7.
    Array dua dimensimerupakan array yang terdiri dari m buah baris dan n buah buah kolom bentuknya dapat berupa matriks atau tabel. Deklarasi array : Tipe_array nama_array [baris][kolom] Array dua dimensi
  • 8.
    Array multidimensi merupakanarray yang mempunyai ukuran lebih dari dua. Bentuk pendeklarasian array multidimensi sama saja dengan deklarasi array dimensi satu maupun dimensi dua. Deklarasi array : Tipe_array nama_array [ukuran 1][ukuran 2] . . . [ukuran N] Array multidimensi
  • 9.
    Contoh Program Array1 Dimensi : #include <iostream> #include <conio.h> using namespace std; int main() { int pilih; char nama[5] = { 'A', 'B', 'C', 'D', 'E' }; cout<< "Pilih no urut 1-5 untuk menampilkan Huruf" << endl; cout<< "Pilihan : "; cin >> pilih; cout<< "Output : "<< nama[pilih-1] << endl; cout<<endl; cout << "SELAMAT BELAJAR" << endl; return 0; }
  • 10.
  • 11.
    Contoh Program Array2/Multi Dimensi : #include <iostream> #include <conio.h> #define ROW 3 #define COL 3 using namespace std; int main() { int x, i; int data[ROW][COL]; for (x = 0; x<ROW; x++){ cout << "Baris" << x + 1 << endl; for (i = 0; i<COL; i++){ cout << " Kolom " << i + 1 << " : "; cin >> data[x][i]; } } cout << "---------------------" << endl; cout << "Output : " << endl; for (x = 0; x<ROW; x++) { for (i = 0; i<COL; i++){ cout << " " << data[x][i] << " "; } cout << endl; } return 0; }
  • 12.
  • 13.
    kesimpulan materi iniadalah array berfungsi sama seperti sebuah lemari, dimana di alamnya terdapat beberapa rak, yang berguna untuk menyimpan barang. Namun secara umum array merupakan kumpulan dari nilai-nilai data bertipe sama dalam urutan tertentu yang menggunakan sebuah nama yang sama. Nilai-nilai data di suatu larik disebut dengan elemen-elemen larik. Letak urutan dari suatu elemen larik ditunjukkan oleh suatu subscript atau suatu index.
  • 14.