ARRAY
Irawan
Array
 Array (larik) adalah sebuah variabel yang
dapat menyimpan sekumpulan data yang
memiliki tipe data yang sama.
 Setiap data yang terdapat dalam array
tersebut menempati lokasi atau alamat
memori yang berbeda dan selanjutnya
disebut dengan elemen array.
 Untuk mengakses nilai dari suatu elemen
array digunakan indeks dari array tersebut.
 Indeks array dimulai dari angka 0 (nol).
Ilustrasi Sebuah Array
 Untuk mendeklarasikan sebuah array kita
menggunakan tanda [] (bracket).
 Array terbagi menjadi array satu dimensi dan
array multidimensi.
Array Satu Dimensi
 Array satu dimensi adalah sebuah variabel yang
dapat menyimpan sekumpulan data yang
memiliki tipe data yang sama yang tersusun
dalam satu baris dan untuk mengakses
elemennya digunakan sebuah indeks atau
subskrip.
 Berikut ini gambar yang mengilustrasikan
sebuah array satu dimensi dengan jumlah
elemen array sebanyak 9 (sembilan).
Array Satu Dimensi
 Bentuk umum dari pendeklarasian sebuah array
satu dimensi adalah sebagai berikut :
tipe_data
nama_variabel_array[jumlah_elemen_array];
 Sebagai contoh jika kita ingin mendeklarasikan
sebuah variabel array satu dimensi dengan nama
A yang memiliki 9 (sembilan) elemen dengan tipe
data int, maka pendeklarasiannya adalah sebagai
berikut :
int A[9];
Array Satu Dimensi
 Untuk mengakses elemen array digunakan
indeks.
 Misalnya kita ingin mengambil nilai yang
terdapat pada elemen array yang ke 9
(sembilan) dan menampung nilai tersebut ke
dalam sebuah variabel yang bertipe int dengan
nama X, maka kita harus menuliskan sintaks
sebagai berikut :
X = A[8];
 Untuk mengisikan nilai ke dalam elemen array,
kita dapat melakukannya langsung untuk setiap
Inisialisasi Array Satu Dimensi
 Pada saat array dideklarasikan kita dapat
melakukan inisialisasi (pemberian nilai awal)
pada array tersebut.
 Berikut ini cara untuk melakukan inisialisasi
terhadap elemen array satu dimensi :
int A[9] = {1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9};
Array Multidimensi
 Array multidimensi adalah sebuah variabel
yang dapat menyimpan sekumpulan data yang
memiliki tipe data yang sama yang terdiri dari
beberapa indeks atau subskrip.
 Yang termasuk ke dalam array multidimensi
adalah array dua dimensi, array tiga
dimensi, dan seterusnya.
 Dalam bab ini array multidimensi yang akan
kita bahas hanya array dua dimensi.
Array Dua Dimensi
 Array dua dimensi adalah sebuah variabel yang
dapat menyimpan sekumpulan data yang
memiliki tipe data yang sama yang tersusun
dalam baris dan kolom dan untuk mengakses
elemennya digunakan indeks baris dan indeks
kolom.
 Berikut ini gambar yang mengilustrasikan
sebuah array dua dimensi dengan jumlah
elemen array sebanyak 3 (tiga) baris dan 6
(enam) kolom.
Array Dua Dimensi
 Bentuk umum dari pendeklarasian sebuah array
dua dimensi adalah sebagai berikut :
tipe_data
nama_variabel_array[jumlah_elemen_baris]
[jumlah_elemen_kolom];
 Sebagai contoh jika kita ingin mendeklarasikan
sebuah variabel array dua dimensi dengan nama
A yang memiliki elemen sebanyak 3 (tiga) baris
dan 6 (enam) kolom dengan tipe data int, maka
pendeklarasiannya adalah sebagai berikut :
int A[3][6];
Array Dua Dimensi
 Untuk mengakses elemen array digunakan
indeks.
 Misalnya kita ingin mengambil nilai yang
terdapat pada elemen array baris ke 3 (tiga) dan
kolom ke 6 (enam) dan menampung nilai
tersebut ke dalam sebuah variabel yang bertipe
int dengan nama X, maka kita harus menuliskan
sintaks sebagai berikut :
X = A[2][5];
 Untuk mengisikan nilai ke dalam elemen array,
kita dapat melakukannya langsung untuk setiap
Inisialisasi Array Dua Dimensi
 Pada saat array dideklarasikan kita dapat
melakukan inisialisasi (pemberian nilai awal)
pada array tersebut.
 Berikut ini cara untuk melakukan inisialisasi
terhadap elemen array dua dimensi :
int A[3][6] = { { 1 , 2 , 3 , 4 , 5 , 6},
{ 7, 8, 9, 10, 11, 12},
{13, 14, 15, 16, 17, 18} };

Array

  • 1.
  • 2.
    Array  Array (larik)adalah sebuah variabel yang dapat menyimpan sekumpulan data yang memiliki tipe data yang sama.  Setiap data yang terdapat dalam array tersebut menempati lokasi atau alamat memori yang berbeda dan selanjutnya disebut dengan elemen array.  Untuk mengakses nilai dari suatu elemen array digunakan indeks dari array tersebut.  Indeks array dimulai dari angka 0 (nol).
  • 3.
    Ilustrasi Sebuah Array Untuk mendeklarasikan sebuah array kita menggunakan tanda [] (bracket).  Array terbagi menjadi array satu dimensi dan array multidimensi.
  • 4.
    Array Satu Dimensi Array satu dimensi adalah sebuah variabel yang dapat menyimpan sekumpulan data yang memiliki tipe data yang sama yang tersusun dalam satu baris dan untuk mengakses elemennya digunakan sebuah indeks atau subskrip.  Berikut ini gambar yang mengilustrasikan sebuah array satu dimensi dengan jumlah elemen array sebanyak 9 (sembilan).
  • 5.
    Array Satu Dimensi Bentuk umum dari pendeklarasian sebuah array satu dimensi adalah sebagai berikut : tipe_data nama_variabel_array[jumlah_elemen_array];  Sebagai contoh jika kita ingin mendeklarasikan sebuah variabel array satu dimensi dengan nama A yang memiliki 9 (sembilan) elemen dengan tipe data int, maka pendeklarasiannya adalah sebagai berikut : int A[9];
  • 6.
    Array Satu Dimensi Untuk mengakses elemen array digunakan indeks.  Misalnya kita ingin mengambil nilai yang terdapat pada elemen array yang ke 9 (sembilan) dan menampung nilai tersebut ke dalam sebuah variabel yang bertipe int dengan nama X, maka kita harus menuliskan sintaks sebagai berikut : X = A[8];  Untuk mengisikan nilai ke dalam elemen array, kita dapat melakukannya langsung untuk setiap
  • 7.
    Inisialisasi Array SatuDimensi  Pada saat array dideklarasikan kita dapat melakukan inisialisasi (pemberian nilai awal) pada array tersebut.  Berikut ini cara untuk melakukan inisialisasi terhadap elemen array satu dimensi : int A[9] = {1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9};
  • 8.
    Array Multidimensi  Arraymultidimensi adalah sebuah variabel yang dapat menyimpan sekumpulan data yang memiliki tipe data yang sama yang terdiri dari beberapa indeks atau subskrip.  Yang termasuk ke dalam array multidimensi adalah array dua dimensi, array tiga dimensi, dan seterusnya.  Dalam bab ini array multidimensi yang akan kita bahas hanya array dua dimensi.
  • 9.
    Array Dua Dimensi Array dua dimensi adalah sebuah variabel yang dapat menyimpan sekumpulan data yang memiliki tipe data yang sama yang tersusun dalam baris dan kolom dan untuk mengakses elemennya digunakan indeks baris dan indeks kolom.  Berikut ini gambar yang mengilustrasikan sebuah array dua dimensi dengan jumlah elemen array sebanyak 3 (tiga) baris dan 6 (enam) kolom.
  • 10.
    Array Dua Dimensi Bentuk umum dari pendeklarasian sebuah array dua dimensi adalah sebagai berikut : tipe_data nama_variabel_array[jumlah_elemen_baris] [jumlah_elemen_kolom];  Sebagai contoh jika kita ingin mendeklarasikan sebuah variabel array dua dimensi dengan nama A yang memiliki elemen sebanyak 3 (tiga) baris dan 6 (enam) kolom dengan tipe data int, maka pendeklarasiannya adalah sebagai berikut : int A[3][6];
  • 11.
    Array Dua Dimensi Untuk mengakses elemen array digunakan indeks.  Misalnya kita ingin mengambil nilai yang terdapat pada elemen array baris ke 3 (tiga) dan kolom ke 6 (enam) dan menampung nilai tersebut ke dalam sebuah variabel yang bertipe int dengan nama X, maka kita harus menuliskan sintaks sebagai berikut : X = A[2][5];  Untuk mengisikan nilai ke dalam elemen array, kita dapat melakukannya langsung untuk setiap
  • 12.
    Inisialisasi Array DuaDimensi  Pada saat array dideklarasikan kita dapat melakukan inisialisasi (pemberian nilai awal) pada array tersebut.  Berikut ini cara untuk melakukan inisialisasi terhadap elemen array dua dimensi : int A[3][6] = { { 1 , 2 , 3 , 4 , 5 , 6}, { 7, 8, 9, 10, 11, 12}, {13, 14, 15, 16, 17, 18} };