APLIKASI KLINIK USG
KELOMPOK 5
INDRAWANTO PANINGARAN
HARIATI
TENRI MAULANI
JUMEDI MARTEN P
Ultrasonografi Obstetrik
Kardiologi (Ekokardiografi)
Oftalmologi (A-scan ultrasonografi, B-scan
ultrasonografi)
Ultrasonografi (USG) untuk pemeriksaan
abdomen
USG Thyroid
OUTLINE
Ultrasonografi Obstetrik
Ultrasonografi Obstetrik atau pemeriksaan kehamilan merupakan
pemeriksaan ultrasonografi dalam kehamilan yang dapat berperan dalam
mendeteksi kelainan janin, menentukan usia kehamilan, dan diagnosa dini
kehamilan kembar.
Pemeriksaan USG Obstetri dibagi berdasarkan usia kehamilan, di
antaranya adalah:
 Pemeriksaan USG Trimester I (< 16 Minggu)
 Pemeriksaan USG Trimester II (16-28 Minggu)
 Pemeriksaan USG Trimester III (28-40 Minggu)
Pada pemeriksaan USG trimester pertama, terutama jika pasien hamil
dengan usia gestasi dibawah 10 minggu.
Ultrasonografi Obstetrik
Pemeriksaan USG Trimester I
 Ada tidak nya kehamilan
 Lokasi Kehamilan
 Tanda Kehidupan Janin
 Jumlah Janin
 Usia Gestasi
 Tanda Kegagalan Kehamilan
 Kelainan Kongenital
Fungsi Pemeriksaan USG Trimester 1 adalah untuk mengetahui &
menentukan:
Hasil Pemeriksaan USG Trimester I
Gambaran USG pada usia
kehamilan 8 minggu
Gambaran kehamilan kembar pada usia
kehamilan 10 minggu
Ultrasonografi Obstetrik
Pemeriksaan USG Trimester II
Pemeriksaan USG pada trimester II lebih difokuskan untuk
mengidentifikasi perkembangan struktur janin secara lebih jelas dan
bervariasi.
Gambaran USG pada usia
kehamilan 19 minggu
Ultrasonografi Obstetrik
Fungsi Pemeriksaan USG Trimester II adalah
 Memastikan usia kehamilan dan taksiran persalinan.
 Memastikan jumlah janin.
 Menentukan ukuran (biometri) janin. Berat janin sudah dapat
diketahui.
 Memeriksa kondisi janin lewat pengamatan aktivitasnya.
 Menentukan letak janin apakah sungsang atau terlilit tali pusat.
 Melihat adanya kemungkinan kelainan bawaan (kongenital)
 Menentukan lokasi dan kondisi plasenta.
 Menilai kondisi dan jumlah air ketuban.
 Mengukur panjang serviks
Ultrasonografi Obstetrik
Pemeriksaan USG Trimester III
Berfungsi untuk :
• Menilai letak dan posisi terbawah janin, apakah kepala sungsan atau letak
lintang.
• Mengukur biometri janin (pertumbuhan janin) dan taksiran berat janin.
• Menilai apakah ada lilitan tali pusat.
• Melihat turunnya testis pada janin laki-laki.
• Menilai keadaan dan letak plasenta.
• Menilai jumlah air ketuban.
• Menentukan perkiraan persalinan.
• Menilai kesejahteraan janin (fetal well being) misalnya pemeriksaan arus
darah tali pusat.
Ultrasonografi Obstetrik
Hasil Pemeriksaan USG Trimester III
Hasil Pemeriksaan USG Pada Usia Kehamilan 33 minggu
Ultrasonografi Obstetrik
Kardiologi (Ekokardiografi)
Ekokardiografi merupakan salah satu sonografi yang digunakan untuk
mendiagnosa penyakit jantung.
Fungsi Ekokardiografi :
 Mengetahui adanya penyakit jantung bawaan
 Menilai fungsi jantung
 Menilai kekuatan kontraksi otot-otot jantung
 Menilai adanya kelainan katup jantung
 Menilai keadaan pembuluh darah coroner
 Melihat terdapatnya thrombus
 Mengetahui adanya infeksi jantung
 Menilai adanya peradangan pada jantung
 Mencari komplikasi pada jantung dari penyakit-penyakit lainnya
(misalnya infeksi virus, dll.)
Hasil pemeriksaan Ekokardiografi
Gambar Hasil Pemeriksaan USG Jantung
Oftalmologi (A-scan Ultrasonografi, B-scan
Ultrasonografi)
Merupakan metode ultrasonografi yang digunakan untuk
pencitraan mata. Kegunaan dari USG mata ini adalah untuk melihat bagian
lapisan mata paling dalam, apakah ditemukan suatu kebocoran pada
suatu lapisan atau tidak.
Proses Pemeriksaan Oftalmologi
Oftalmologi
A-scan Ultrasonografi
Digunakan untuk mengukur panjang
bola mata, ketebalan lensa, dan
panjang axial.
B-scan Ultrasonografi
Digunakan untuk menilai bagian
belakang bola mata seperti corpus
vitreum dan retina.
Tampilan hasil A-scan Tampilan hasil B-scan
Ultrasonografi (USG) untuk Pemeriksaan
Abdomen
Beberapa kelainan abdomen yang dapat dideteksi dengan pemeriksaan USG antara
lain :
 Sakit perut
 Trauma abdomen
 Massa abdomen
 Penyakit hati
 Penyakit pankreas
 Batu empedu
 Penyakit limfa
 Penyakit ginjal
 Aneurisma aorta perut
Hasil Pemeriksaan USG Abdomen
Contoh Hasil USG Abdomen Untuk Kasus Aneurisma Aorta Perut
USG Thyroid
Peran USG pada pemeriksaan kelenjar thyroid antara lain :
Dengan cepat dapat menentukan apakah tonjolan pada daerah leher berada di dalam atau
di luar tiroid.
Dengan cepat dan akurat dapat membedakan lesi kistik atau lesi solid.
Dengan lebih mudah dapat dikenali apakah tonjolan tersebut tunggal atau lebih dari satu.
Dapat membantu penilaian respon pengobatan pada terapi supresif.
Dapat membantu mencari keganasan tiroid pada metastasis yang tidak diketahui tumor
primernya.
Sebagai pemeriksaan penyaring terhadap golongan risiko tinggi untuk menemukan
keganasan tiroid.
Sebagai pengarah pada biopsi aspirasi tiroid.
Hasil Pemeriksaan USG Thyroid
TERIMA KASIH
Presented by Group 5

Aplikasi Klinik USG

  • 1.
    APLIKASI KLINIK USG KELOMPOK5 INDRAWANTO PANINGARAN HARIATI TENRI MAULANI JUMEDI MARTEN P
  • 2.
    Ultrasonografi Obstetrik Kardiologi (Ekokardiografi) Oftalmologi(A-scan ultrasonografi, B-scan ultrasonografi) Ultrasonografi (USG) untuk pemeriksaan abdomen USG Thyroid OUTLINE
  • 3.
    Ultrasonografi Obstetrik Ultrasonografi Obstetrikatau pemeriksaan kehamilan merupakan pemeriksaan ultrasonografi dalam kehamilan yang dapat berperan dalam mendeteksi kelainan janin, menentukan usia kehamilan, dan diagnosa dini kehamilan kembar. Pemeriksaan USG Obstetri dibagi berdasarkan usia kehamilan, di antaranya adalah:  Pemeriksaan USG Trimester I (< 16 Minggu)  Pemeriksaan USG Trimester II (16-28 Minggu)  Pemeriksaan USG Trimester III (28-40 Minggu)
  • 4.
    Pada pemeriksaan USGtrimester pertama, terutama jika pasien hamil dengan usia gestasi dibawah 10 minggu. Ultrasonografi Obstetrik Pemeriksaan USG Trimester I  Ada tidak nya kehamilan  Lokasi Kehamilan  Tanda Kehidupan Janin  Jumlah Janin  Usia Gestasi  Tanda Kegagalan Kehamilan  Kelainan Kongenital Fungsi Pemeriksaan USG Trimester 1 adalah untuk mengetahui & menentukan:
  • 5.
    Hasil Pemeriksaan USGTrimester I Gambaran USG pada usia kehamilan 8 minggu Gambaran kehamilan kembar pada usia kehamilan 10 minggu Ultrasonografi Obstetrik
  • 6.
    Pemeriksaan USG TrimesterII Pemeriksaan USG pada trimester II lebih difokuskan untuk mengidentifikasi perkembangan struktur janin secara lebih jelas dan bervariasi. Gambaran USG pada usia kehamilan 19 minggu Ultrasonografi Obstetrik
  • 7.
    Fungsi Pemeriksaan USGTrimester II adalah  Memastikan usia kehamilan dan taksiran persalinan.  Memastikan jumlah janin.  Menentukan ukuran (biometri) janin. Berat janin sudah dapat diketahui.  Memeriksa kondisi janin lewat pengamatan aktivitasnya.  Menentukan letak janin apakah sungsang atau terlilit tali pusat.  Melihat adanya kemungkinan kelainan bawaan (kongenital)  Menentukan lokasi dan kondisi plasenta.  Menilai kondisi dan jumlah air ketuban.  Mengukur panjang serviks Ultrasonografi Obstetrik
  • 8.
    Pemeriksaan USG TrimesterIII Berfungsi untuk : • Menilai letak dan posisi terbawah janin, apakah kepala sungsan atau letak lintang. • Mengukur biometri janin (pertumbuhan janin) dan taksiran berat janin. • Menilai apakah ada lilitan tali pusat. • Melihat turunnya testis pada janin laki-laki. • Menilai keadaan dan letak plasenta. • Menilai jumlah air ketuban. • Menentukan perkiraan persalinan. • Menilai kesejahteraan janin (fetal well being) misalnya pemeriksaan arus darah tali pusat. Ultrasonografi Obstetrik
  • 9.
    Hasil Pemeriksaan USGTrimester III Hasil Pemeriksaan USG Pada Usia Kehamilan 33 minggu Ultrasonografi Obstetrik
  • 10.
    Kardiologi (Ekokardiografi) Ekokardiografi merupakansalah satu sonografi yang digunakan untuk mendiagnosa penyakit jantung. Fungsi Ekokardiografi :  Mengetahui adanya penyakit jantung bawaan  Menilai fungsi jantung  Menilai kekuatan kontraksi otot-otot jantung  Menilai adanya kelainan katup jantung  Menilai keadaan pembuluh darah coroner  Melihat terdapatnya thrombus  Mengetahui adanya infeksi jantung  Menilai adanya peradangan pada jantung  Mencari komplikasi pada jantung dari penyakit-penyakit lainnya (misalnya infeksi virus, dll.)
  • 11.
    Hasil pemeriksaan Ekokardiografi GambarHasil Pemeriksaan USG Jantung
  • 12.
    Oftalmologi (A-scan Ultrasonografi,B-scan Ultrasonografi) Merupakan metode ultrasonografi yang digunakan untuk pencitraan mata. Kegunaan dari USG mata ini adalah untuk melihat bagian lapisan mata paling dalam, apakah ditemukan suatu kebocoran pada suatu lapisan atau tidak. Proses Pemeriksaan Oftalmologi
  • 13.
    Oftalmologi A-scan Ultrasonografi Digunakan untukmengukur panjang bola mata, ketebalan lensa, dan panjang axial. B-scan Ultrasonografi Digunakan untuk menilai bagian belakang bola mata seperti corpus vitreum dan retina. Tampilan hasil A-scan Tampilan hasil B-scan
  • 14.
    Ultrasonografi (USG) untukPemeriksaan Abdomen Beberapa kelainan abdomen yang dapat dideteksi dengan pemeriksaan USG antara lain :  Sakit perut  Trauma abdomen  Massa abdomen  Penyakit hati  Penyakit pankreas  Batu empedu  Penyakit limfa  Penyakit ginjal  Aneurisma aorta perut
  • 15.
    Hasil Pemeriksaan USGAbdomen Contoh Hasil USG Abdomen Untuk Kasus Aneurisma Aorta Perut
  • 16.
    USG Thyroid Peran USGpada pemeriksaan kelenjar thyroid antara lain : Dengan cepat dapat menentukan apakah tonjolan pada daerah leher berada di dalam atau di luar tiroid. Dengan cepat dan akurat dapat membedakan lesi kistik atau lesi solid. Dengan lebih mudah dapat dikenali apakah tonjolan tersebut tunggal atau lebih dari satu. Dapat membantu penilaian respon pengobatan pada terapi supresif. Dapat membantu mencari keganasan tiroid pada metastasis yang tidak diketahui tumor primernya. Sebagai pemeriksaan penyaring terhadap golongan risiko tinggi untuk menemukan keganasan tiroid. Sebagai pengarah pada biopsi aspirasi tiroid.
  • 17.
  • 18.

Editor's Notes