MANAJEMEN INVESTASI LANJUTAN
P12- 23 Nov 2020
Prof. Dr. Dr. H. Aminullah Assagaf. SE., MS., MM., M.Ak
Email : assagaf29@yahoo.com
HP: 081343409
URL: https://scholar.google.com/citations?hl=en&user=EFBaeOsAAAAJ
Informasi pendukung
• Materi tiap pertemuan, download dari: slideshare
• Reference, download melalui : gen.lib.rus.ec
• Jounral atau hasil penelitian, download dari: Google scholar.com
REFERENSI
Referensi Utama:
1. Bodie, Zvi, Alex Kane, and Alan J. Marcus (B-K-M). 2018. Investment. Mc-Geaw-Hill Education. Eleventh
Edition
2. Elton, Edwin J. and Martin J. Gruber (E-G), 2013, Modern Portfolio Theory and Investment Analysis, John
Wiley & Sons, Inc. 9th Edition
3. Reilly, Frank K. and Keith C. Brown (R-B), 2011, Investment Analysis & Portfolio Management, South-
Western Educational Publishing, 10th edition.
Referensi Pendukung:
1. Jones, Charles P,. Jensen, Gerald R., 2013, Investments, Analysis and Management, John Wiley & Sons, Inc.
13th Edition
2. Sharpe, William F. Gordon J. Alexander, and Feffrey V. Bailley, 1998, Investments, Prentice Hall, 6 edition
3. Husnan, Suad, 2015, Dasar-dasar Teori Portofolio dan Analisis Sekuritas, Edisi 8, UPP AMP YKPN.
4. Hartono, Jogiyanto, 2013, Teori Portofolio dan Analisis Investasi, Edisi 5, Penerbit FE-UGM. Yogyakarta.
5. Hartono, Jogiyanto, 2005, Pasar Efisien Secara Keputusan, Gramedia
(1) (2) (3)
Bahan Kajian
1. Pasar Finansial, Aset Financial, dan Pasar Modal Indonesia
2. Risk and Return,
3. Valuasi Sekuritas: Saham, Obligasi.
4. Hipotesis Pasar Efisien / Efficient Maket Hyphotesis (EMH),
5. Pasar Derivatif (Option)
6. Analisis Portofolio
RPS : P9 - 15
1. Analisis portofolio – Mean Variance Model
2. Analisis portofolio – Mean Variance Model
3. Single – Multi Index Model
4. Capital Asset Pricing Model (CAPM)
5. Arbitrage Pricing Theory (APT)
6. Portofolio Obligasi
7. Evaluasi kinerja portofolio
MODEL INDEKS TUNGGAL
• Model portofolio Markowitz dengan perhitungan kovarians yang
kompleks seperti telah dijelaskan diatas, selanjutnya
dikembangkan oleh William Sharpe dengan menciptakan model
indeks tunggal.
• Model ini mengkaitkan perhitungan return setiap aset pada
return indeks pasar.
• Secara matematis, model indeks tunggal dapat digambarkan
sebagai berikut:
Ri = i + i RM + ei
Dalam hal ini:
Ri = return sekuritas i
RM = return indeks pasar
i = bagian return sekuritas i yang tidak dipengaruhi kinerja pasar
i = ukuran kepekaan return sekuritas i terhadap perubahan return pasar
ei = kesalahan residual
45/51
 Penghitungan return sekuritas dalam model indeks tunggal
melibatkan dua komponen utama, yaitu:
1. komponen return yang terkait dengan keunikan
perusahaan; dilambangkan dengan i
2. komponen return yang terkait dengan pasar; dilambangkan
dengan I
Formulasi Model Indeks Tunggal
Asumsi:
Sekuritas akan berkorelasi hanya jika sekuritas-sekuritas
tersebut mempunyai respon yang sama terhadap return pasar.
Sekuritas akan bergerak menuju arah yang sama hanya jika
sekuritas-sekuritas tersebut mempunyai hubungan yang sama
terhadap return pasar.
iMiii eRR  
MODEL INDEKS TUNGGAL
46/51
BETA PADA MODEL INDEKS TUNGGAL
• Salah satu konsep penting dalam model indeks
tunggal adalah terminologi Beta ().
• Beta merupakan ukuran kepekaan return
sekuritas terhadap return pasar. Semakin besar
beta suatu sekuritas, semakin besar kepekaan
return sekuritas tersebut terhadap perubahan
return pasar.
47/51
• Asumsi yang dipakai dalam model indeks tunggal
adalah bahwa sekuritas akan berkorelasi hanya
jika sekuritas-sekuritas tersebut mempunyai
respon yang sama terhadap return pasar.
• Dalam model indeks tunggal, kovarians antara
saham A dan saham B hanya bisa dihitung atas
dasar kesamaan respon kedua saham tersebut
terhadap return pasar.
MODEL INDEKS TUNGGAL
48/51
• Secara matematis, kovarians antar saham A
dan B yang hanya terkait dengan risiko pasar
bisa dituliskan sebagai:
AB = A B 2
M
• Persamaan untuk menghitung risiko portofolio
dengan model indeks tunggal akan menjadi:
epppp   ][ 222
MODEL INDEKS TUNGGAL
49/51
MODEL INDEKS TUNGGAL VS MODEL
MARKOWITZ
• Kompleksitas penghitungan risiko portofolio metode
Markowitz adalah memerlukan varian dan kovarian
yang semakin kompleks untuk setiap penambahan aset
yang dimasukkan dalam portofolio.
• Model Markowitz menghitung kovarians melalui
penggunaan matriks hubungan varians-kovarians, yang
memerlukan perhitungan yang kompleks. Sedangkan
dalam model indeks tunggal, risiko disederhanakan
kedalam dua komponen, yaitu risiko pasar dan risiko
keunikan perusahaan.
50/51
• Penyederhaan dalam model indeks tunggal
tersebut ternyata bisa menyederhanakan
penghitungan risiko portofolio Markowitz yang
sangat kompleks menjadi perhitungan
sederhana.
MODEL INDEKS TUNGGAL VS MODEL
MARKOWITZ
51/51
ANALISIS CAPM DAN APT
1. Anisis Capital Aset Pricing Model atau CAPM
2. Analisis Arbitrage Pricing Theory (APT)
• Kedua analisis ini digunakan untuk mengukur beta (β) saham
• Beta (β) saham menunjukkan besarnya risiko perubahan market terhadap
harga saham
• Apabila β > 1 artinya sedikit perubahan market (IHSG) akan menyebabkan
perubahan lebih besar pada harga saham perusahaan atau risiko besar dari
perubahan IHSG
• Sebaliknya bila β < 1 artinya banyak perubahan market (IHSG) hanya sedikit
pengaruhnya terhadap harga saham perusahaan atau risiko perubahan market
relatif kecil
ANALISI – CAPM (Pendekatan SPSS)
• Model yang digunakan :
Ri = Rf + ( Rm – Rf ) + e
dimana :
Ri : return saham
Rf : return free risk (SBI)
Rm : return market (IHSG)
• Pengukuran, didasarkan pada perubahan dari periode sebelumnya,
mis : (Yt – Y(t-1)) / Y(t-1) = (25 -20)/20 = 5/20 = 0,4
• Lihat contoh apikasi, dengan hasil :
Ri = 0.031 + 2,001 (Rm-Rf)
ARBITRAGE PRICING THEORY (APT)
• Model yang digunakan :
Ri = α + β Rm + e
dimana :
Ri : return saham
Rm : return market (IHSG
• Lihat contoh, dengan hasil :
Ri = 0,024 + 1,998 Rm
IHSG
• IHSG = IPs / IPbase (Rp 2.700 M/Rp 1.350M) x 100 = 100
• IPs, harg pasar tiap saham dikali jumlahnya masing (mis : Rp 2.700 M
• Ipbase, harga pasar tiap saham dikali jumlahnya masing-masing pada
tahun dasar (10 Agustus 1982), mis : Rp 1.350 M
BEBERAPA ISTILAH
• Warant :hak membeli saham baru pada harga tertentu masa yad. Dapat
diperdagangkan 6 bulan setelah diterbitkan, masa berlaku sekitar 3 – 5
tahun
• Right : hak memesan saham terlebih dahulu dengan harga tertentu,
diperdagangkan dalam waktu yang sangat singkat
• Reksadana, portofolio aset yang dibentuk oleh manajer investasi
• NBA : nilai aktiva bersih yaitu nilai pasar aktiva reksadana dikurangi
kewajibannya dibagi jumlah unit penyertaan (UP)
 mis : asset reksadana Rp 1,2 M, biaya yg harus dibayar Rp 50 jt, UP
yang diterbitkan 1 jt lembar, maka NAB = (Rp1,2 M – Rp 50 jt)/ 1jt lbr = Rp
1.150
 Pembelian reksadana dikenakan selling fee, mis 1% dan jual dikenakan
Redemption fee 1% dari nilai transaksi
Beberapa Istilah
• Capital loss (kebalikan capital gain), yaitu menjual saham lebih rendah
dari harga beli
• Undervalued, harga pasar saham lebih rendah dari nilai intrinsik
• Overvalued, harga pasar saham lebih tinggi dari nilai intrinsik
PERBANDINGAN CAPM & APT - SPSS
• Capital Aset Pricing Model (CAPM) β= 2,001
• Arbitrage Pricing Theory (APT) β= 1,998
n Ri=Bumi Rf=SBI Rm=IHSG Ri - Rf Rm - Rf CAPM ===> Ri = Rf + β (Rm - Rf) ) + e
1 2 = %Δ Ri 3 = % Δ Rf 4 = %Δ Rm 5 = 2 - 3 6 = 4 - 3 Ri - Rf = β (Rm - Rf ) + e
1 0.18681 0.00698 0.09788 0.17983 0.09090 Estimasi :
2 -0.05556 0.00688 -0.06571 -0.06243 -0.07258 ( Ri - Rf ) = β ( Rm - Rf )
3 0.40196 0.00688 0.07513 0.39509 0.06826
4 0.34266 0.00688 0.12050 0.33578 0.11362 APT (Arbitrage Pricing Theory)
5 0.17708 0.00688 0.01696 0.17021 0.01009 ===>> Ri = α + β Rm + e
6 0.06195 0.00681 0.02139 0.05514 0.01458 Estimasi :
7 0.06667 0.00667 -0.04319 0.06000 -0.04985 Ri = α + β Rm
8 0.20313 0.00663 0.03604 0.19649 0.02941
9 -0.19481 0.00662 -0.10090 -0.20142 -0.10752 Data diolah sbb : Periode yang sama
10 0.07258 0.00665 -0.05834 0.06593 -0.06499 - Ri = (Ri tahun t - Ri tahun t-1 ) / Ri tahun t-1
11 0.21053 0.00681 0.06068 0.20371 0.05386 - Rf = (Rf tahun t - Rf tahun t-1 ) / Rf tahun t-2
12 0.01863 0.00707 -0.03897 0.01156 -0.04604 - Rm = (Rm tahun t - Rm tahun t-1 ) / Rm tahun t-3
13 -0.17683 0.00744 -0.01898 -0.18427 -0.02642
14 -0.18519 0.00771 -0.06013 -0.19290 -0.06784 Dimana :
15 -0.41818 0.00785 -0.15394 -0.42603 -0.16179 - Ri : return saham ( mis : saham Bumi)
16 -0.32031 0.00865 -0.31422 -0.32896 -0.32287 - Rf : return free risk (SBI)
17 -0.53563 0.00929 -0.01206 -0.54492 -0.02135 - Rm : return market (IHSG)
18 -0.09901 0.00917 0.09172 -0.10818 0.08254
19 -0.43956 0.00856 -0.01678 -0.44812 -0.02534
20 0.50980 0.00753 -0.03541 0.50227 -0.04294
21 0.06494 0.00710 0.11559 0.05783 0.10849
22 0.80488 0.00665 0.20132 0.79823 0.19467
23 0.32432 0.00615 0.11264 0.31817 0.10649
24 -0.05102 0.00587 0.05736 -0.05689 0.05149
25 0.50538 0.00568 0.14627 0.49970 0.14059
26 0.03571 0.00552 0.00788 0.03020 0.00236
27 0.11207 0.00545 0.05383 0.10662 0.04839
28 -0.26357 0.00540 -0.04048 -0.26896 -0.04588
29 -0.01053 0.00540 0.02033 -0.01593 0.01493
30 0.03191 0.00539 0.04906 0.02653 0.04367
DATA INPUT - SPSS
1. Capital asset pricing model (CAPM)
2. Arbitrage pricing theory (APT)
ANALISIS CAPM DAN APT
1. Anisis Capital Aset Pricing Model atau CAPM
2. Analisis Arbitrage Pricing Theory (APT)
• Kedua analisis ini digunakan untuk mengukur beta (β) saham
• Beta (β) saham menunjukkan besarnya risiko perubahan market terhadap
harga saham
• Apabila β > 1 artinya sedikit perubahan market (IHSG) akan menyebabkan
perubahan lebih besar pada harga saham perusahaan atau risiko besar dari
perubahan IHSG
• Sebaliknya bila β < 1 artinya banyak perubahan market (IHSG) hanya sedikit
pengaruhnya terhadap harga saham perusahaan atau risiko perubahan market
relatif kecil
Arbitrage pricing theory (APT)
• Model CAPM :
Ri = Rf + Bi(Rm-Rf)
• Arbitrage pricing theory (APT), memungkinkan kita
memasukkan lebih dari satu faktor dlm menentukan tingkat
keuntungan securoitas, yaitu termasuk aktivitas ekonomi yg
diukur dgn :
• Pendapatan nasional bruto
• Kondisi ekonomi internasional
• Tingkat inflasi
• Perubahan perpajakan
• Harga minyak, dll
Arbitrage pricing theory (APT)
• Model CAPM :
Ri = Rf + Bi(Rm-Rf)
• Model APT:
Tingkat keuntungan yang diharapkan merupakan fungsi dari berbagai faktor,
yang dapat dinyatakan :
Ri = Rf + bi1 (d1-Rf) + bi2(d2-Rf) + …….+bik(dk-Rf) + ei
Dimana :
Ri = Tingkat keuntungan yg diharapkan atas securitas i
Rf = Tingkat keuntungan bebas risiko
dk = Nilai sesungguhnya dari faktor ekonomi
bik = sensitifitas securitas I terhadap faktor ekonomi k
ei = Faktor pengganggu lain atas securitas i
Perbandingan CAPM & APT
Rm - Rf CAPM ===> Ri = Rf + β (Rm - Rf) ) + e
6 = 4 - 3 Ri - Rf = β (Rm - Rf ) + e
83 0.09090 Estimasi :
43 -0.07258 ( Ri - Rf ) = β ( Rm - Rf )
09 0.06826
78 0.11362 APT (Arbitrage Pricing Theory)
21 0.01009 ===>> Ri = α + β Rm + e
14 0.01458 Estimasi :
00 -0.04985 Ri = α + β Rm
49 0.02941
42 -0.10752 Data diolah sbb : Periode yang sama
93 -0.06499 - Ri = (Ri tahun t - Ri tahun t-1 ) / Ri tahun t-1
71 0.05386 - Rf = (Rf tahun t - Rf tahun t-1 ) / Rf tahun t-2
56 -0.04604 - Rm = (Rm tahun t - Rm tahun t-1 ) / Rm tahun t-3
27 -0.02642
90 -0.06784 Dimana :
03 -0.16179 - Ri : return saham ( mis : saham Bumi)
96 -0.32287 - Rf : return free risk (SBI)
92 -0.02135 - Rm : return market (IHSG)
18 0.08254
12 -0.02534
n Ri=Bumi Rf=SBI Rm=IHSG Ri - Rf Rm - Rf CAPM ===> Ri = Rf + β (Rm - Rf) ) + e
1 2 = %Δ Ri 3 = % Δ Rf 4 = %Δ Rm 5 = 2 - 3 6 = 4 - 3 Ri - Rf = β (Rm - Rf ) + e
1 0.18681 0.00698 0.09788 0.17983 0.09090 Estimasi :
2 -0.05556 0.00688 -0.06571 -0.06243 -0.07258 ( Ri - Rf ) = β ( Rm - Rf )
3 0.40196 0.00688 0.07513 0.39509 0.06826
4 0.34266 0.00688 0.12050 0.33578 0.11362 APT (Arbitrage Pricing Theory)
5 0.17708 0.00688 0.01696 0.17021 0.01009 ===>> Ri = α + β Rm + e
6 0.06195 0.00681 0.02139 0.05514 0.01458 Estimasi :
7 0.06667 0.00667 -0.04319 0.06000 -0.04985 Ri = α + β Rm
8 0.20313 0.00663 0.03604 0.19649 0.02941
9 -0.19481 0.00662 -0.10090 -0.20142 -0.10752 Data diolah sbb : Periode yang sama
10 0.07258 0.00665 -0.05834 0.06593 -0.06499 - Ri = (Ri tahun t - Ri tahun t-1 ) / Ri tahun t-1
11 0.21053 0.00681 0.06068 0.20371 0.05386 - Rf = (Rf tahun t - Rf tahun t-1 ) / Rf tahun t-2
12 0.01863 0.00707 -0.03897 0.01156 -0.04604 - Rm = (Rm tahun t - Rm tahun t-1 ) / Rm tahun t-3
13 -0.17683 0.00744 -0.01898 -0.18427 -0.02642
14 -0.18519 0.00771 -0.06013 -0.19290 -0.06784 Dimana :
15 -0.41818 0.00785 -0.15394 -0.42603 -0.16179 - Ri : return saham ( mis : saham Bumi)
16 -0.32031 0.00865 -0.31422 -0.32896 -0.32287 - Rf : return free risk (SBI)
17 -0.53563 0.00929 -0.01206 -0.54492 -0.02135 - Rm : return market (IHSG)
18 -0.09901 0.00917 0.09172 -0.10818 0.08254
19 -0.43956 0.00856 -0.01678 -0.44812 -0.02534
20 0.50980 0.00753 -0.03541 0.50227 -0.04294
21 0.06494 0.00710 0.11559 0.05783 0.10849
22 0.80488 0.00665 0.20132 0.79823 0.19467
23 0.32432 0.00615 0.11264 0.31817 0.10649
24 -0.05102 0.00587 0.05736 -0.05689 0.05149
25 0.50538 0.00568 0.14627 0.49970 0.14059
26 0.03571 0.00552 0.00788 0.03020 0.00236
27 0.11207 0.00545 0.05383 0.10662 0.04839
28 -0.26357 0.00540 -0.04048 -0.26896 -0.04588
29 -0.01053 0.00540 0.02033 -0.01593 0.01493
30 0.03191 0.00539 0.04906 0.02653 0.04367
DATA INPUT - SPSS
PERBANDINGAN CAPM & APT - SPSS
• Capital Aset Pricing Model (CAPM) β= 2,001
• Arbitrage Pricing Theory (APT) β= 1,998
Analisis pemilihan portfolio dan Capital Asset
Pricing Model (CAPM)
Garis pasar modal (GPM)atau gambar pasar securitas (GPS)
digambarkan dgn persamaan :
GPM = SD(Rp) = Rf +(( Rm – Rf)/SDm)SDp
Rf, tingkat keuntungan bebas risiko (deposito)
Rm, tingkat keuntungan yg disyaratkan rata-rata securitas atau market (IHSG)
Rp, rutrn portfolio
SD, standar deviasi
Contoh :
SD(Rp) = 10 % + ((15% - 10%)/15%)10%
Analisis pemilihan portfolio dan Capital Asset
Pricing Model (CAPM)
• Hubungan atr keuntungan dgn risiko securitas secara
individual digambarkan dlm GPS :
Ri = Rf + Bi(Rm – Rf)
Ri, tingkat keuntungan yg disyaratkan oleh securitas i (yg diharapkan)
Bi, koefisien beta securitas i
Capital Asset Pricing Model (CAPM)
Security Market Line (SML):
Ri= Rf + Bi (Rm – Rf)  (Ri – Rf )= Bi (Rm – Rf)  Data input dan Regresi
Ri
Capital Asset Pricing Model (CAPM)
Capital Asset Pricing Model (CAPM)
Analisis pemilihan portfolio dan Capital Asset Pricing Model (CAPM)
Garis Pasar Securitas (GPS)
(Rm – Rf) = X
Tingkat Keuntungan yg diharapkan
E(R ) = %
Rm-Rf
Ri = Y
Rf = B0
Ri = Rf + Bi (Rm – Rf)
B1 = dx/dy
Analisis pemilihan portfolio dan Capital Asset Pricing Model (CAPM)
• Contoh :
Ri = Rf + Bi (Rm – Rf)
Ri = 8 % + 0.50 (12 % - 8 %) = 8 % + 2% = 10%
• Pengukuran koefisien Beta (B1):
• B1 = N(SigXY) – (Sig X)(SigY)
N(SigX^2) – (Sig X)^2
• Bi = (0.9577)(3,029)(3,164)
10,008
• Bi = 0,917
• Pengukuran konstanta (Rf = B0) :
B0 = (SigY/N) – B(SigX/N) = Y rata2 – B(Xrata2)
Mis : (203,7/12) – 0.917 (144.9/12) = 5,90
• Sehingga : Ri = 5,90 + 0,917 (Rm-Rf)
• Bi = Covarian (Ri,Rm)
Var (m)
• Bi = r(SDi)(SDm)
Var(m)
Analisis pemilihan portfolio dan Capital Asset Pricing Model (CAPM)
Bulan Saham I (%) Return Pasar (%) XY X^2
(IHSG) = Y SBI (Depos)=X
1 18.50 14.00 259.00 196.00
2 17.40 11.20 194.88 125.44
3 15.00 9.80 147.00 96.04
4 13.50 8.50 114.75 72.25
5 19.00 15.00 285.00 225.00
6 20.00 16.20 324.00 262.44
7 21.00 16.70 350.70 278.89
8 15.20 9.80 148.96 96.04
9 17.00 11.40 193.80 129.96
10 16.90 11.00 185.90 121.00
11 19.20 13.80 264.96 190.44
12 11.00 7.50 82.50 56.25
Total 203.70 144.90 2551.45 1849.75
Average 16.98 12.08
B1 = N(XY) - (X)(Y) = (12)(2551,45) - (144.90)(203,70) =
N(X^2) - (X)^2 (12) ( 1849,75) - (144,90)^2
B1 = 1101.27 0.9170
1,200.99
B0 = Y rata-rata - (B)(Xrata-rata)
B0 = 16,98 - ( 0,9170) (12,08) = 16,98 -11,07 = 5.90
Contoh :
ANALISI – CAPM (Pendekatan SPSS)
• Model yang digunakan :
Ri = Rf + ( Rm – Rf ) + e
dimana :
Ri : return saham
Rf : return free risk (SBI)
Rm : return market (IHSG)
• Pengukuran, didasarkan pada perubahan dari periode sebelumnya,
mis : (Yt – Y(t-1)) / Y(t-1) = (25 -20)/20 = 5/20 = 0,4
• Lihat contoh apikasi, dengan hasil :
Ri = 0.031 + 2,001 (Rm-Rf)
ARBITRAGE PRICING THEORY (APT)
• Model yang digunakan :
Ri = α + β Rm + e
dimana :
Ri : return saham
Rm : return market (IHSG
• Lihat contoh, dengan hasil :
Ri = 0,024 + 1,998 Rm
IHSG
• IHSG = IPs / IPbase (Rp 2.700 M/Rp 1.350M) x 100 = 100
• IPs, harg pasar tiap saham dikali jumlahnya masing (mis : Rp 2.700 M
• Ipbase, harga pasar tiap saham dikali jumlahnya masing-masing pada
tahun dasar (10 Agustus 1982), mis : Rp 1.350 M
BEBERAPA ISTILAH
• Warant :hak membeli saham baru pada harga tertentu masa yad. Dapat
diperdagangkan 6 bulan setelah diterbitkan, masa berlaku sekitar 3 – 5
tahun
• Right : hak memesan saham terlebih dahulu dengan harga tertentu,
diperdagangkan dalam waktu yang sangat singkat
• Reksadana, portofolio aset yang dibentuk oleh manajer investasi
• NBA : nilai aktiva bersih yaitu nilai pasar aktiva reksadana dikurangi
kewajibannya dibagi jumlah unit penyertaan (UP)
 mis : asset reksadana Rp 1,2 M, biaya yg harus dibayar Rp 50 jt, UP
yang diterbitkan 1 jt lembar, maka NAB = (Rp1,2 M – Rp 50 jt)/ 1jt lbr = Rp
1.150
 Pembelian reksadana dikenakan selling fee, mis 1% dan jual dikenakan
Redemption fee 1% dari nilai transaksi
Beberapa Istilah
• Capital loss (kebalikan capital gain), yaitu menjual saham lebih rendah
dari harga beli
• Undervalued, harga pasar saham lebih rendah dari nilai intrinsik
• Overvalued, harga pasar saham lebih tinggi dari nilai intrinsik

Aminullah assagaf mil11 manaj inv lanjutan_23 nov 2020 -

  • 1.
    MANAJEMEN INVESTASI LANJUTAN P12-23 Nov 2020 Prof. Dr. Dr. H. Aminullah Assagaf. SE., MS., MM., M.Ak Email : assagaf29@yahoo.com HP: 081343409 URL: https://scholar.google.com/citations?hl=en&user=EFBaeOsAAAAJ
  • 2.
    Informasi pendukung • Materitiap pertemuan, download dari: slideshare • Reference, download melalui : gen.lib.rus.ec • Jounral atau hasil penelitian, download dari: Google scholar.com
  • 4.
    REFERENSI Referensi Utama: 1. Bodie,Zvi, Alex Kane, and Alan J. Marcus (B-K-M). 2018. Investment. Mc-Geaw-Hill Education. Eleventh Edition 2. Elton, Edwin J. and Martin J. Gruber (E-G), 2013, Modern Portfolio Theory and Investment Analysis, John Wiley & Sons, Inc. 9th Edition 3. Reilly, Frank K. and Keith C. Brown (R-B), 2011, Investment Analysis & Portfolio Management, South- Western Educational Publishing, 10th edition. Referensi Pendukung: 1. Jones, Charles P,. Jensen, Gerald R., 2013, Investments, Analysis and Management, John Wiley & Sons, Inc. 13th Edition 2. Sharpe, William F. Gordon J. Alexander, and Feffrey V. Bailley, 1998, Investments, Prentice Hall, 6 edition 3. Husnan, Suad, 2015, Dasar-dasar Teori Portofolio dan Analisis Sekuritas, Edisi 8, UPP AMP YKPN. 4. Hartono, Jogiyanto, 2013, Teori Portofolio dan Analisis Investasi, Edisi 5, Penerbit FE-UGM. Yogyakarta. 5. Hartono, Jogiyanto, 2005, Pasar Efisien Secara Keputusan, Gramedia
  • 5.
  • 6.
    Bahan Kajian 1. PasarFinansial, Aset Financial, dan Pasar Modal Indonesia 2. Risk and Return, 3. Valuasi Sekuritas: Saham, Obligasi. 4. Hipotesis Pasar Efisien / Efficient Maket Hyphotesis (EMH), 5. Pasar Derivatif (Option) 6. Analisis Portofolio
  • 7.
    RPS : P9- 15 1. Analisis portofolio – Mean Variance Model 2. Analisis portofolio – Mean Variance Model 3. Single – Multi Index Model 4. Capital Asset Pricing Model (CAPM) 5. Arbitrage Pricing Theory (APT) 6. Portofolio Obligasi 7. Evaluasi kinerja portofolio
  • 8.
    MODEL INDEKS TUNGGAL •Model portofolio Markowitz dengan perhitungan kovarians yang kompleks seperti telah dijelaskan diatas, selanjutnya dikembangkan oleh William Sharpe dengan menciptakan model indeks tunggal. • Model ini mengkaitkan perhitungan return setiap aset pada return indeks pasar. • Secara matematis, model indeks tunggal dapat digambarkan sebagai berikut: Ri = i + i RM + ei Dalam hal ini: Ri = return sekuritas i RM = return indeks pasar i = bagian return sekuritas i yang tidak dipengaruhi kinerja pasar i = ukuran kepekaan return sekuritas i terhadap perubahan return pasar ei = kesalahan residual 45/51
  • 9.
     Penghitungan returnsekuritas dalam model indeks tunggal melibatkan dua komponen utama, yaitu: 1. komponen return yang terkait dengan keunikan perusahaan; dilambangkan dengan i 2. komponen return yang terkait dengan pasar; dilambangkan dengan I Formulasi Model Indeks Tunggal Asumsi: Sekuritas akan berkorelasi hanya jika sekuritas-sekuritas tersebut mempunyai respon yang sama terhadap return pasar. Sekuritas akan bergerak menuju arah yang sama hanya jika sekuritas-sekuritas tersebut mempunyai hubungan yang sama terhadap return pasar. iMiii eRR   MODEL INDEKS TUNGGAL 46/51
  • 10.
    BETA PADA MODELINDEKS TUNGGAL • Salah satu konsep penting dalam model indeks tunggal adalah terminologi Beta (). • Beta merupakan ukuran kepekaan return sekuritas terhadap return pasar. Semakin besar beta suatu sekuritas, semakin besar kepekaan return sekuritas tersebut terhadap perubahan return pasar. 47/51
  • 11.
    • Asumsi yangdipakai dalam model indeks tunggal adalah bahwa sekuritas akan berkorelasi hanya jika sekuritas-sekuritas tersebut mempunyai respon yang sama terhadap return pasar. • Dalam model indeks tunggal, kovarians antara saham A dan saham B hanya bisa dihitung atas dasar kesamaan respon kedua saham tersebut terhadap return pasar. MODEL INDEKS TUNGGAL 48/51
  • 12.
    • Secara matematis,kovarians antar saham A dan B yang hanya terkait dengan risiko pasar bisa dituliskan sebagai: AB = A B 2 M • Persamaan untuk menghitung risiko portofolio dengan model indeks tunggal akan menjadi: epppp   ][ 222 MODEL INDEKS TUNGGAL 49/51
  • 13.
    MODEL INDEKS TUNGGALVS MODEL MARKOWITZ • Kompleksitas penghitungan risiko portofolio metode Markowitz adalah memerlukan varian dan kovarian yang semakin kompleks untuk setiap penambahan aset yang dimasukkan dalam portofolio. • Model Markowitz menghitung kovarians melalui penggunaan matriks hubungan varians-kovarians, yang memerlukan perhitungan yang kompleks. Sedangkan dalam model indeks tunggal, risiko disederhanakan kedalam dua komponen, yaitu risiko pasar dan risiko keunikan perusahaan. 50/51
  • 14.
    • Penyederhaan dalammodel indeks tunggal tersebut ternyata bisa menyederhanakan penghitungan risiko portofolio Markowitz yang sangat kompleks menjadi perhitungan sederhana. MODEL INDEKS TUNGGAL VS MODEL MARKOWITZ 51/51
  • 15.
    ANALISIS CAPM DANAPT 1. Anisis Capital Aset Pricing Model atau CAPM 2. Analisis Arbitrage Pricing Theory (APT) • Kedua analisis ini digunakan untuk mengukur beta (β) saham • Beta (β) saham menunjukkan besarnya risiko perubahan market terhadap harga saham • Apabila β > 1 artinya sedikit perubahan market (IHSG) akan menyebabkan perubahan lebih besar pada harga saham perusahaan atau risiko besar dari perubahan IHSG • Sebaliknya bila β < 1 artinya banyak perubahan market (IHSG) hanya sedikit pengaruhnya terhadap harga saham perusahaan atau risiko perubahan market relatif kecil
  • 16.
    ANALISI – CAPM(Pendekatan SPSS) • Model yang digunakan : Ri = Rf + ( Rm – Rf ) + e dimana : Ri : return saham Rf : return free risk (SBI) Rm : return market (IHSG) • Pengukuran, didasarkan pada perubahan dari periode sebelumnya, mis : (Yt – Y(t-1)) / Y(t-1) = (25 -20)/20 = 5/20 = 0,4 • Lihat contoh apikasi, dengan hasil : Ri = 0.031 + 2,001 (Rm-Rf)
  • 17.
    ARBITRAGE PRICING THEORY(APT) • Model yang digunakan : Ri = α + β Rm + e dimana : Ri : return saham Rm : return market (IHSG • Lihat contoh, dengan hasil : Ri = 0,024 + 1,998 Rm
  • 18.
    IHSG • IHSG =IPs / IPbase (Rp 2.700 M/Rp 1.350M) x 100 = 100 • IPs, harg pasar tiap saham dikali jumlahnya masing (mis : Rp 2.700 M • Ipbase, harga pasar tiap saham dikali jumlahnya masing-masing pada tahun dasar (10 Agustus 1982), mis : Rp 1.350 M
  • 19.
    BEBERAPA ISTILAH • Warant:hak membeli saham baru pada harga tertentu masa yad. Dapat diperdagangkan 6 bulan setelah diterbitkan, masa berlaku sekitar 3 – 5 tahun • Right : hak memesan saham terlebih dahulu dengan harga tertentu, diperdagangkan dalam waktu yang sangat singkat • Reksadana, portofolio aset yang dibentuk oleh manajer investasi • NBA : nilai aktiva bersih yaitu nilai pasar aktiva reksadana dikurangi kewajibannya dibagi jumlah unit penyertaan (UP)  mis : asset reksadana Rp 1,2 M, biaya yg harus dibayar Rp 50 jt, UP yang diterbitkan 1 jt lembar, maka NAB = (Rp1,2 M – Rp 50 jt)/ 1jt lbr = Rp 1.150  Pembelian reksadana dikenakan selling fee, mis 1% dan jual dikenakan Redemption fee 1% dari nilai transaksi
  • 20.
    Beberapa Istilah • Capitalloss (kebalikan capital gain), yaitu menjual saham lebih rendah dari harga beli • Undervalued, harga pasar saham lebih rendah dari nilai intrinsik • Overvalued, harga pasar saham lebih tinggi dari nilai intrinsik
  • 21.
    PERBANDINGAN CAPM &APT - SPSS • Capital Aset Pricing Model (CAPM) β= 2,001 • Arbitrage Pricing Theory (APT) β= 1,998
  • 22.
    n Ri=Bumi Rf=SBIRm=IHSG Ri - Rf Rm - Rf CAPM ===> Ri = Rf + β (Rm - Rf) ) + e 1 2 = %Δ Ri 3 = % Δ Rf 4 = %Δ Rm 5 = 2 - 3 6 = 4 - 3 Ri - Rf = β (Rm - Rf ) + e 1 0.18681 0.00698 0.09788 0.17983 0.09090 Estimasi : 2 -0.05556 0.00688 -0.06571 -0.06243 -0.07258 ( Ri - Rf ) = β ( Rm - Rf ) 3 0.40196 0.00688 0.07513 0.39509 0.06826 4 0.34266 0.00688 0.12050 0.33578 0.11362 APT (Arbitrage Pricing Theory) 5 0.17708 0.00688 0.01696 0.17021 0.01009 ===>> Ri = α + β Rm + e 6 0.06195 0.00681 0.02139 0.05514 0.01458 Estimasi : 7 0.06667 0.00667 -0.04319 0.06000 -0.04985 Ri = α + β Rm 8 0.20313 0.00663 0.03604 0.19649 0.02941 9 -0.19481 0.00662 -0.10090 -0.20142 -0.10752 Data diolah sbb : Periode yang sama 10 0.07258 0.00665 -0.05834 0.06593 -0.06499 - Ri = (Ri tahun t - Ri tahun t-1 ) / Ri tahun t-1 11 0.21053 0.00681 0.06068 0.20371 0.05386 - Rf = (Rf tahun t - Rf tahun t-1 ) / Rf tahun t-2 12 0.01863 0.00707 -0.03897 0.01156 -0.04604 - Rm = (Rm tahun t - Rm tahun t-1 ) / Rm tahun t-3 13 -0.17683 0.00744 -0.01898 -0.18427 -0.02642 14 -0.18519 0.00771 -0.06013 -0.19290 -0.06784 Dimana : 15 -0.41818 0.00785 -0.15394 -0.42603 -0.16179 - Ri : return saham ( mis : saham Bumi) 16 -0.32031 0.00865 -0.31422 -0.32896 -0.32287 - Rf : return free risk (SBI) 17 -0.53563 0.00929 -0.01206 -0.54492 -0.02135 - Rm : return market (IHSG) 18 -0.09901 0.00917 0.09172 -0.10818 0.08254 19 -0.43956 0.00856 -0.01678 -0.44812 -0.02534 20 0.50980 0.00753 -0.03541 0.50227 -0.04294 21 0.06494 0.00710 0.11559 0.05783 0.10849 22 0.80488 0.00665 0.20132 0.79823 0.19467 23 0.32432 0.00615 0.11264 0.31817 0.10649 24 -0.05102 0.00587 0.05736 -0.05689 0.05149 25 0.50538 0.00568 0.14627 0.49970 0.14059 26 0.03571 0.00552 0.00788 0.03020 0.00236 27 0.11207 0.00545 0.05383 0.10662 0.04839 28 -0.26357 0.00540 -0.04048 -0.26896 -0.04588 29 -0.01053 0.00540 0.02033 -0.01593 0.01493 30 0.03191 0.00539 0.04906 0.02653 0.04367 DATA INPUT - SPSS
  • 50.
    1. Capital assetpricing model (CAPM) 2. Arbitrage pricing theory (APT)
  • 51.
    ANALISIS CAPM DANAPT 1. Anisis Capital Aset Pricing Model atau CAPM 2. Analisis Arbitrage Pricing Theory (APT) • Kedua analisis ini digunakan untuk mengukur beta (β) saham • Beta (β) saham menunjukkan besarnya risiko perubahan market terhadap harga saham • Apabila β > 1 artinya sedikit perubahan market (IHSG) akan menyebabkan perubahan lebih besar pada harga saham perusahaan atau risiko besar dari perubahan IHSG • Sebaliknya bila β < 1 artinya banyak perubahan market (IHSG) hanya sedikit pengaruhnya terhadap harga saham perusahaan atau risiko perubahan market relatif kecil
  • 52.
    Arbitrage pricing theory(APT) • Model CAPM : Ri = Rf + Bi(Rm-Rf) • Arbitrage pricing theory (APT), memungkinkan kita memasukkan lebih dari satu faktor dlm menentukan tingkat keuntungan securoitas, yaitu termasuk aktivitas ekonomi yg diukur dgn : • Pendapatan nasional bruto • Kondisi ekonomi internasional • Tingkat inflasi • Perubahan perpajakan • Harga minyak, dll
  • 53.
    Arbitrage pricing theory(APT) • Model CAPM : Ri = Rf + Bi(Rm-Rf) • Model APT: Tingkat keuntungan yang diharapkan merupakan fungsi dari berbagai faktor, yang dapat dinyatakan : Ri = Rf + bi1 (d1-Rf) + bi2(d2-Rf) + …….+bik(dk-Rf) + ei Dimana : Ri = Tingkat keuntungan yg diharapkan atas securitas i Rf = Tingkat keuntungan bebas risiko dk = Nilai sesungguhnya dari faktor ekonomi bik = sensitifitas securitas I terhadap faktor ekonomi k ei = Faktor pengganggu lain atas securitas i
  • 54.
    Perbandingan CAPM &APT Rm - Rf CAPM ===> Ri = Rf + β (Rm - Rf) ) + e 6 = 4 - 3 Ri - Rf = β (Rm - Rf ) + e 83 0.09090 Estimasi : 43 -0.07258 ( Ri - Rf ) = β ( Rm - Rf ) 09 0.06826 78 0.11362 APT (Arbitrage Pricing Theory) 21 0.01009 ===>> Ri = α + β Rm + e 14 0.01458 Estimasi : 00 -0.04985 Ri = α + β Rm 49 0.02941 42 -0.10752 Data diolah sbb : Periode yang sama 93 -0.06499 - Ri = (Ri tahun t - Ri tahun t-1 ) / Ri tahun t-1 71 0.05386 - Rf = (Rf tahun t - Rf tahun t-1 ) / Rf tahun t-2 56 -0.04604 - Rm = (Rm tahun t - Rm tahun t-1 ) / Rm tahun t-3 27 -0.02642 90 -0.06784 Dimana : 03 -0.16179 - Ri : return saham ( mis : saham Bumi) 96 -0.32287 - Rf : return free risk (SBI) 92 -0.02135 - Rm : return market (IHSG) 18 0.08254 12 -0.02534
  • 55.
    n Ri=Bumi Rf=SBIRm=IHSG Ri - Rf Rm - Rf CAPM ===> Ri = Rf + β (Rm - Rf) ) + e 1 2 = %Δ Ri 3 = % Δ Rf 4 = %Δ Rm 5 = 2 - 3 6 = 4 - 3 Ri - Rf = β (Rm - Rf ) + e 1 0.18681 0.00698 0.09788 0.17983 0.09090 Estimasi : 2 -0.05556 0.00688 -0.06571 -0.06243 -0.07258 ( Ri - Rf ) = β ( Rm - Rf ) 3 0.40196 0.00688 0.07513 0.39509 0.06826 4 0.34266 0.00688 0.12050 0.33578 0.11362 APT (Arbitrage Pricing Theory) 5 0.17708 0.00688 0.01696 0.17021 0.01009 ===>> Ri = α + β Rm + e 6 0.06195 0.00681 0.02139 0.05514 0.01458 Estimasi : 7 0.06667 0.00667 -0.04319 0.06000 -0.04985 Ri = α + β Rm 8 0.20313 0.00663 0.03604 0.19649 0.02941 9 -0.19481 0.00662 -0.10090 -0.20142 -0.10752 Data diolah sbb : Periode yang sama 10 0.07258 0.00665 -0.05834 0.06593 -0.06499 - Ri = (Ri tahun t - Ri tahun t-1 ) / Ri tahun t-1 11 0.21053 0.00681 0.06068 0.20371 0.05386 - Rf = (Rf tahun t - Rf tahun t-1 ) / Rf tahun t-2 12 0.01863 0.00707 -0.03897 0.01156 -0.04604 - Rm = (Rm tahun t - Rm tahun t-1 ) / Rm tahun t-3 13 -0.17683 0.00744 -0.01898 -0.18427 -0.02642 14 -0.18519 0.00771 -0.06013 -0.19290 -0.06784 Dimana : 15 -0.41818 0.00785 -0.15394 -0.42603 -0.16179 - Ri : return saham ( mis : saham Bumi) 16 -0.32031 0.00865 -0.31422 -0.32896 -0.32287 - Rf : return free risk (SBI) 17 -0.53563 0.00929 -0.01206 -0.54492 -0.02135 - Rm : return market (IHSG) 18 -0.09901 0.00917 0.09172 -0.10818 0.08254 19 -0.43956 0.00856 -0.01678 -0.44812 -0.02534 20 0.50980 0.00753 -0.03541 0.50227 -0.04294 21 0.06494 0.00710 0.11559 0.05783 0.10849 22 0.80488 0.00665 0.20132 0.79823 0.19467 23 0.32432 0.00615 0.11264 0.31817 0.10649 24 -0.05102 0.00587 0.05736 -0.05689 0.05149 25 0.50538 0.00568 0.14627 0.49970 0.14059 26 0.03571 0.00552 0.00788 0.03020 0.00236 27 0.11207 0.00545 0.05383 0.10662 0.04839 28 -0.26357 0.00540 -0.04048 -0.26896 -0.04588 29 -0.01053 0.00540 0.02033 -0.01593 0.01493 30 0.03191 0.00539 0.04906 0.02653 0.04367 DATA INPUT - SPSS
  • 56.
    PERBANDINGAN CAPM &APT - SPSS • Capital Aset Pricing Model (CAPM) β= 2,001 • Arbitrage Pricing Theory (APT) β= 1,998
  • 57.
    Analisis pemilihan portfoliodan Capital Asset Pricing Model (CAPM) Garis pasar modal (GPM)atau gambar pasar securitas (GPS) digambarkan dgn persamaan : GPM = SD(Rp) = Rf +(( Rm – Rf)/SDm)SDp Rf, tingkat keuntungan bebas risiko (deposito) Rm, tingkat keuntungan yg disyaratkan rata-rata securitas atau market (IHSG) Rp, rutrn portfolio SD, standar deviasi Contoh : SD(Rp) = 10 % + ((15% - 10%)/15%)10%
  • 58.
    Analisis pemilihan portfoliodan Capital Asset Pricing Model (CAPM) • Hubungan atr keuntungan dgn risiko securitas secara individual digambarkan dlm GPS : Ri = Rf + Bi(Rm – Rf) Ri, tingkat keuntungan yg disyaratkan oleh securitas i (yg diharapkan) Bi, koefisien beta securitas i
  • 59.
    Capital Asset PricingModel (CAPM) Security Market Line (SML): Ri= Rf + Bi (Rm – Rf)  (Ri – Rf )= Bi (Rm – Rf)  Data input dan Regresi Ri
  • 60.
  • 61.
  • 62.
    Analisis pemilihan portfoliodan Capital Asset Pricing Model (CAPM) Garis Pasar Securitas (GPS) (Rm – Rf) = X Tingkat Keuntungan yg diharapkan E(R ) = % Rm-Rf Ri = Y Rf = B0 Ri = Rf + Bi (Rm – Rf) B1 = dx/dy
  • 63.
    Analisis pemilihan portfoliodan Capital Asset Pricing Model (CAPM) • Contoh : Ri = Rf + Bi (Rm – Rf) Ri = 8 % + 0.50 (12 % - 8 %) = 8 % + 2% = 10% • Pengukuran koefisien Beta (B1): • B1 = N(SigXY) – (Sig X)(SigY) N(SigX^2) – (Sig X)^2 • Bi = (0.9577)(3,029)(3,164) 10,008 • Bi = 0,917 • Pengukuran konstanta (Rf = B0) : B0 = (SigY/N) – B(SigX/N) = Y rata2 – B(Xrata2) Mis : (203,7/12) – 0.917 (144.9/12) = 5,90 • Sehingga : Ri = 5,90 + 0,917 (Rm-Rf) • Bi = Covarian (Ri,Rm) Var (m) • Bi = r(SDi)(SDm) Var(m)
  • 64.
    Analisis pemilihan portfoliodan Capital Asset Pricing Model (CAPM) Bulan Saham I (%) Return Pasar (%) XY X^2 (IHSG) = Y SBI (Depos)=X 1 18.50 14.00 259.00 196.00 2 17.40 11.20 194.88 125.44 3 15.00 9.80 147.00 96.04 4 13.50 8.50 114.75 72.25 5 19.00 15.00 285.00 225.00 6 20.00 16.20 324.00 262.44 7 21.00 16.70 350.70 278.89 8 15.20 9.80 148.96 96.04 9 17.00 11.40 193.80 129.96 10 16.90 11.00 185.90 121.00 11 19.20 13.80 264.96 190.44 12 11.00 7.50 82.50 56.25 Total 203.70 144.90 2551.45 1849.75 Average 16.98 12.08 B1 = N(XY) - (X)(Y) = (12)(2551,45) - (144.90)(203,70) = N(X^2) - (X)^2 (12) ( 1849,75) - (144,90)^2 B1 = 1101.27 0.9170 1,200.99 B0 = Y rata-rata - (B)(Xrata-rata) B0 = 16,98 - ( 0,9170) (12,08) = 16,98 -11,07 = 5.90 Contoh :
  • 65.
    ANALISI – CAPM(Pendekatan SPSS) • Model yang digunakan : Ri = Rf + ( Rm – Rf ) + e dimana : Ri : return saham Rf : return free risk (SBI) Rm : return market (IHSG) • Pengukuran, didasarkan pada perubahan dari periode sebelumnya, mis : (Yt – Y(t-1)) / Y(t-1) = (25 -20)/20 = 5/20 = 0,4 • Lihat contoh apikasi, dengan hasil : Ri = 0.031 + 2,001 (Rm-Rf)
  • 66.
    ARBITRAGE PRICING THEORY(APT) • Model yang digunakan : Ri = α + β Rm + e dimana : Ri : return saham Rm : return market (IHSG • Lihat contoh, dengan hasil : Ri = 0,024 + 1,998 Rm
  • 67.
    IHSG • IHSG =IPs / IPbase (Rp 2.700 M/Rp 1.350M) x 100 = 100 • IPs, harg pasar tiap saham dikali jumlahnya masing (mis : Rp 2.700 M • Ipbase, harga pasar tiap saham dikali jumlahnya masing-masing pada tahun dasar (10 Agustus 1982), mis : Rp 1.350 M
  • 68.
    BEBERAPA ISTILAH • Warant:hak membeli saham baru pada harga tertentu masa yad. Dapat diperdagangkan 6 bulan setelah diterbitkan, masa berlaku sekitar 3 – 5 tahun • Right : hak memesan saham terlebih dahulu dengan harga tertentu, diperdagangkan dalam waktu yang sangat singkat • Reksadana, portofolio aset yang dibentuk oleh manajer investasi • NBA : nilai aktiva bersih yaitu nilai pasar aktiva reksadana dikurangi kewajibannya dibagi jumlah unit penyertaan (UP)  mis : asset reksadana Rp 1,2 M, biaya yg harus dibayar Rp 50 jt, UP yang diterbitkan 1 jt lembar, maka NAB = (Rp1,2 M – Rp 50 jt)/ 1jt lbr = Rp 1.150  Pembelian reksadana dikenakan selling fee, mis 1% dan jual dikenakan Redemption fee 1% dari nilai transaksi
  • 69.
    Beberapa Istilah • Capitalloss (kebalikan capital gain), yaitu menjual saham lebih rendah dari harga beli • Undervalued, harga pasar saham lebih rendah dari nilai intrinsik • Overvalued, harga pasar saham lebih tinggi dari nilai intrinsik