BAGAIMANA MAKLUK HIDUP BISA
          BERTAHAN HIDUP?
                BERADAPTASI DENGAN
                    LINGKUNGAN


  AGAR          LOLOS DALAM
BERTAHAN
                  EVOLUSI
  HIDUP


               BERKEMBANG
                   BIAK
ADAPTASI             ADAPTASI
                    MORFOLOGI



 ADAP
 TASI
                           ADAPTASI
                           TINGKAH
        ADAPTASI             LAKU
        FISIOLOGI
ADAPTASI MORFOLOGI
ADAPTASI MORFOLOGI TUMBUHAN
• ADAPTASI MORFOLOGI ADALAH ADAPTASI
  BERDASARKAN BENTUK LUAR ORGAN/ALAT
  TUBUH.
ADAPTASI FISIOLOGI

• a. Adaptasi terhadap kadar oksigen
  – Orang di dataran tinggi kadar SEL DARAH MERAH
    lebih tinggi dari pada orang di dataran rendah.
b. Adaptasi pada sistem pencernaan
   HERBIVORA, MEMAMAH BIAK
   (ruminantia) memiliki enzim selulase
   untuk mencerna selulosa (serat kayu)
c. Adapatasi terhadap kadar garam
           (SALINITAS)
d. Cacing Teredo navalis
Teredo navalis, adalah mollusca yang
biasa hidup pada kayu galangan kapal,
kayu tiang-tiang pelabuhan. Mollusca ini
dapat merusak kayu karena makanannya
berupa kayu. Di dalam saluran pencernaan
Teredo terdapat enzim selulase untuk
membantu menguraikan selulose yang ada
pada kayu yang menjadi makanannya.
• ADAPTASI FISIOLOGI ADALAH ADAPTASI
  BERDASARKAN FAAL/PROSES DI DALAM
  TUBUH
ADAPTASI TINGKAH
            LAKU HEWAN


MIMIKRI

          HIBERNASI   ESTIVASI
Adaptasi tingkah laku pada rayap

Anak rayap menjilati dubur rayap
dewasa untuk memperolrh hewan
flagelata.
Flagelata mempunyai enzim
selulase untuk mencerna selulosa
kayu yang dimakan rayap.
Autotomi
Cecak merupakan contoh hewan yang ekornya
mudah putus. Dalam keadaan bahaya, cecak
mengelabui musuhnya dengan cara memutuskan
ekornya disebut autotomi. Jika seekor cecak dikejar
oleh pemangsa, ekornya secara mendadak putus
dan bergerak-gerak sehingga perhatian pemangsa
akan tertuju pada ekor yang bergerak tersebut.
Kesempatan itu digunakan cecak untuk
menghindarkan diri dari kejaran pemangsa.
SELEKSI
                  ALAM
CHARLES ROBERT
   DARWIN
APA YANG
MENYEBABKAN
MEREKA PUNAH?
KARENA SEMAKIN
BERKURANGNYA
HABITAT DAN
PERBURUAN MAKA
BADAK SEMAKIN
LAGKA
CONTOH EVOLUSI 1
Keadaan populasi kupu-kupu Biston betularia di Inggris sebelum revolusi
industri dan setelah revolusi industri. Di Inggris ada dua macam Biston
betularia, yaitu kupu-kupu bersayap cerah dan bersayap gelap.
Sebelum terjadi revolusi industri, populasi kupu-kupu bersayap cerah
lebih besar daripada kupu-kupu yang bersayap gelap. Adapun setelah
terjadi revolusi industri, populasi kupu-kupu ersayap cerah lebih kecil
daripada kupu-kupu yang bersayap gelap. Mengapa dapat terjadi
demikian? Menurut dugaan, hal itu dapat terjadi karena sebelum
revolusi industri lingkungan masih cerah, sehingga kupukupu bersayap
cerah lebih adaptif dari pada kupu-kupu bersayap gelap. Sebaliknya,
setelah revolusi industri keadaan lingkungan lebih gelap oleh jelaga.
Akibatnya kupu-kupu bersayap gelap lebih adaptif terhadap
lingkungannya sedangkan kupu-kupu bersayap cerah tidak adaptif
sehingga lebih mudah ditangkap oleh predator.
EVOLUSI BURUNG FINCH DI KEP.
                          GALAPAGOS




(a) Burung finch darat   (b) Burung finch pohon    (c) Burung Finch pelatuk
besar (Geospiza          yang berukuran kecil      (Camarhynus pallidus)
agnirostris)             (Camarhynus parvulus)     menggunakan daun
memiliki paruh besar     menggunakan paruhnya      kaktus/ranting kecil sebagai
yang diadaptasikan       untuk memakan serangga.   alat untuk menyelidiki
untuk memecah biji-                                kehadiran rayap dan
bijian.                                            serangga pelubang kayu
                                                   lainnya.
Menurut Darwin, bahwa nenek moyang burung
Finch di kepulauan Galapagos berasal dari Amerika
Selatan. Oleh karena suatu hal burung-burung Finch
harus berpindah ke kepulauan Galapagos. Di
kepulauan Galapagos burung Finch tersebut
berpencar dalam berbagai lingkungan yang
berbedabeda akibatnya burung-burung tersebut
harus menyesuaikan diri terhadap lingkungannya
masingmasing, adaptasi ini terjadi turun temurun
dan akhirnya dihasilkan variasi burung Finch yang
banyak.
EVOLUSI JERAPAH
Adaptasi dan seleksi mh 1

Adaptasi dan seleksi mh 1

  • 3.
    BAGAIMANA MAKLUK HIDUPBISA BERTAHAN HIDUP? BERADAPTASI DENGAN LINGKUNGAN AGAR LOLOS DALAM BERTAHAN EVOLUSI HIDUP BERKEMBANG BIAK
  • 4.
    ADAPTASI ADAPTASI MORFOLOGI ADAP TASI ADAPTASI TINGKAH ADAPTASI LAKU FISIOLOGI
  • 5.
  • 9.
  • 12.
    • ADAPTASI MORFOLOGIADALAH ADAPTASI BERDASARKAN BENTUK LUAR ORGAN/ALAT TUBUH.
  • 13.
    ADAPTASI FISIOLOGI • a.Adaptasi terhadap kadar oksigen – Orang di dataran tinggi kadar SEL DARAH MERAH lebih tinggi dari pada orang di dataran rendah.
  • 14.
    b. Adaptasi padasistem pencernaan HERBIVORA, MEMAMAH BIAK (ruminantia) memiliki enzim selulase untuk mencerna selulosa (serat kayu)
  • 15.
    c. Adapatasi terhadapkadar garam (SALINITAS)
  • 16.
    d. Cacing Teredonavalis Teredo navalis, adalah mollusca yang biasa hidup pada kayu galangan kapal, kayu tiang-tiang pelabuhan. Mollusca ini dapat merusak kayu karena makanannya berupa kayu. Di dalam saluran pencernaan Teredo terdapat enzim selulase untuk membantu menguraikan selulose yang ada pada kayu yang menjadi makanannya.
  • 17.
    • ADAPTASI FISIOLOGIADALAH ADAPTASI BERDASARKAN FAAL/PROSES DI DALAM TUBUH
  • 18.
    ADAPTASI TINGKAH LAKU HEWAN MIMIKRI HIBERNASI ESTIVASI
  • 20.
    Adaptasi tingkah lakupada rayap Anak rayap menjilati dubur rayap dewasa untuk memperolrh hewan flagelata. Flagelata mempunyai enzim selulase untuk mencerna selulosa kayu yang dimakan rayap.
  • 21.
    Autotomi Cecak merupakan contohhewan yang ekornya mudah putus. Dalam keadaan bahaya, cecak mengelabui musuhnya dengan cara memutuskan ekornya disebut autotomi. Jika seekor cecak dikejar oleh pemangsa, ekornya secara mendadak putus dan bergerak-gerak sehingga perhatian pemangsa akan tertuju pada ekor yang bergerak tersebut. Kesempatan itu digunakan cecak untuk menghindarkan diri dari kejaran pemangsa.
  • 22.
    SELEKSI ALAM CHARLES ROBERT DARWIN
  • 24.
  • 25.
  • 29.
    CONTOH EVOLUSI 1 Keadaanpopulasi kupu-kupu Biston betularia di Inggris sebelum revolusi industri dan setelah revolusi industri. Di Inggris ada dua macam Biston betularia, yaitu kupu-kupu bersayap cerah dan bersayap gelap. Sebelum terjadi revolusi industri, populasi kupu-kupu bersayap cerah lebih besar daripada kupu-kupu yang bersayap gelap. Adapun setelah terjadi revolusi industri, populasi kupu-kupu ersayap cerah lebih kecil daripada kupu-kupu yang bersayap gelap. Mengapa dapat terjadi demikian? Menurut dugaan, hal itu dapat terjadi karena sebelum revolusi industri lingkungan masih cerah, sehingga kupukupu bersayap cerah lebih adaptif dari pada kupu-kupu bersayap gelap. Sebaliknya, setelah revolusi industri keadaan lingkungan lebih gelap oleh jelaga. Akibatnya kupu-kupu bersayap gelap lebih adaptif terhadap lingkungannya sedangkan kupu-kupu bersayap cerah tidak adaptif sehingga lebih mudah ditangkap oleh predator.
  • 30.
    EVOLUSI BURUNG FINCHDI KEP. GALAPAGOS (a) Burung finch darat (b) Burung finch pohon (c) Burung Finch pelatuk besar (Geospiza yang berukuran kecil (Camarhynus pallidus) agnirostris) (Camarhynus parvulus) menggunakan daun memiliki paruh besar menggunakan paruhnya kaktus/ranting kecil sebagai yang diadaptasikan untuk memakan serangga. alat untuk menyelidiki untuk memecah biji- kehadiran rayap dan bijian. serangga pelubang kayu lainnya.
  • 31.
    Menurut Darwin, bahwanenek moyang burung Finch di kepulauan Galapagos berasal dari Amerika Selatan. Oleh karena suatu hal burung-burung Finch harus berpindah ke kepulauan Galapagos. Di kepulauan Galapagos burung Finch tersebut berpencar dalam berbagai lingkungan yang berbedabeda akibatnya burung-burung tersebut harus menyesuaikan diri terhadap lingkungannya masingmasing, adaptasi ini terjadi turun temurun dan akhirnya dihasilkan variasi burung Finch yang banyak.
  • 33.