STATISTIK DESKRIPTIFSTATISTIK DESKRIPTIF
11
(Grafik dan Histogram)(Grafik dan Histogram)
Eko Siswanto, S.KomEko Siswanto, S.Kom
STATISTIK DESKRIPTIFSTATISTIK DESKRIPTIF
►Pengumpulan DataPengumpulan Data
►Pengolahan DataPengolahan Data
►Penyajian Data (Tabel dan Grafik)Penyajian Data (Tabel dan Grafik)
►Peringkasan Data (Ringkasan Statistik)Peringkasan Data (Ringkasan Statistik)
GRAFIKGRAFIK
►BARBAR
►PIEPIE
►LINELINE
►HISTOGRAMHISTOGRAM
DATA NOMINAL DAN ORDINAL
DATA INTERVAL DAN RATIO
LATIHAN GRAFIK1LATIHAN GRAFIK1
►Buka fileBuka file Data Grafik.xlsData Grafik.xls. Copykan data. Copykan data
DAYA SAING TI ke SPSS.DAYA SAING TI ke SPSS.
►Gunakan SPSS, selesaikan soal berikut:Gunakan SPSS, selesaikan soal berikut:
 Buat grafik BAR untuk menunjukkan skor setiapBuat grafik BAR untuk menunjukkan skor setiap
negara dgn urutannegara dgn urutan daya saing di bidang TIdaya saing di bidang TI..
 Buat grafik BAR untuk menunjukkan skor setiapBuat grafik BAR untuk menunjukkan skor setiap
negara dgn urutannegara dgn urutan peringkat globalperingkat global..
DAYA SAING DI BIDANG TI
Vietnam
Pakistan
Indonesia
Sri Lanka
China
Filipina
India
Thailand
Malaysia
Hong Kong
Selandia Baru
Singapura
Taiw an
Australia
Korea Selatan
Jepang
0 25 50 75
NEGARA
SKOR DAYA SAING
Daya Saing di Bidang TIDaya Saing di Bidang TI
(menggunakan EXCEL)(menggunakan EXCEL)
Daya Saing di Bidang TIDaya Saing di Bidang TI
(menggunakan SPSS)(menggunakan SPSS)
Bars show Means
0,00 25,00 50,00 75,00
SKOR_DAYA_SAING
Vietnam
Pakistan
Indonesia
Sri Lanka
China
Filipina
India
Thailand
Malay sia
Hong Kong
Selandia Baru
Singapura
Taiwan
Australia
Korea Selatan
Jepang
NEGARA DAYA SAING TEKNOLOGI INFORMASI
NEGARA-NEGARA DI ASIA
Grafik Daya Saing BerdasarGrafik Daya Saing Berdasar
PERINGKAT GLOBAL (EXCEL)PERINGKAT GLOBAL (EXCEL)
DAYA SAING TI DI NEGARA ASIA
BERDASAR PERINGKAT GLOBAL
Vietnam
Pakistan
Indonesia
Sri Lanka
China
Filipina
India
Thailand
Malaysia
Hong Kong
Selandia Baru
Singapura
Taiw an
Australia
Korea Selatan
Jepang
0 10 20 30 40 50 60 70
Vietnam
Indonesia
China
India
Malaysia
Selandia Baru
Taiw an
Korea Selatan
NEGARA
PERINGKAT GLOBAL
Grafik Daya Saing BerdasarGrafik Daya Saing Berdasar
PERINGKAT GLOBAL (SPSS)PERINGKAT GLOBAL (SPSS)
Bars show Means
0.00 20.00 40.00 60.00
peringkat
Vietnam
Pakistan
Indonesia
Sri Lanka
China
Filipina
India
Thailand
Malay sia
Hong Kong
Selandia
Singapura
Taiwan
Australia
Korea Selatan
Jepang
negara
DAYA SAING TEKNOLOGI INFORMASI
NEGARA-NEGARA DI ASIA
LATIHAN GRAFIK2LATIHAN GRAFIK2
►Buka fileBuka file DataGrafik.xlsDataGrafik.xls. Copykan data. Copykan data
SEPEDA MOTOR ke SPSS.SEPEDA MOTOR ke SPSS.
►Gunakan SPSS, selesaikan soal berikut:Gunakan SPSS, selesaikan soal berikut:
 Buat grafik PIE untuk komposisi pangsa pasarBuat grafik PIE untuk komposisi pangsa pasar
merk sepeda motor di 2 kota (Semarang &merk sepeda motor di 2 kota (Semarang &
Solo) dalam satu grafik.Solo) dalam satu grafik.
HONDA
KAWASAKI
LAINNYA
SUZUKI
YAMAHA
merk
Pies show Sums of penjualan
39.87%
0.62%
3.32%
7.05%
49.15%
Semarang Solo
38.27%
1.08%
2.38%
15.10%
43.17%
KOMPOSISI PENJUALAN SEPEDA MOTOR DI 2 KOTA
LATIHAN GRAFIK3LATIHAN GRAFIK3
►Buka fileBuka file Data Grafik.xlsData Grafik.xls. Copykan data FLU. Copykan data FLU
BURUNG ke SPSS.BURUNG ke SPSS.
►Gunakan SPSS,Gunakan SPSS,
 Buat grafikBuat grafik BARBAR
 Buat grafikBuat grafik PIEPIE
 Buat grafikBuat grafik LINELINE
GRAFIK BARGRAFIK BAR
Bars show Means
Menambah konsumsi ay am
Menghentikan sama sekali
Mengurangi konsumsi ay am
Tidak ada perubahan pola
Tidak jawab
sikap terhadap daging ayam
10,00
20,00
30,00
40,00
50,00
PERSENTASE SIKAP TERHADAP DAGING AYAM
GRAFIK PIEGRAFIK PIE
Menambah konsumsi ayam
Menghentikan sama sekali
Mengurangi konsumsi ayam
Tidak ada perubahan pola
Tidak jaw ab
sikap terhadap daging ayam
Pies show Sums of PERSENTASE
SIKAP TERHADAP DAGING AYAM
GRAFIK LINEGRAFIK LINE
►Kurang tepat digunakan. Karena data bukanKurang tepat digunakan. Karena data bukan
merupakan data TIME SERIES.merupakan data TIME SERIES.
UKURAN DATAUKURAN DATA
►Mean (Rata-rata Hitung)Mean (Rata-rata Hitung)
►Median (Nilai Tengah)Median (Nilai Tengah)
►Modus (Mode Trend)Modus (Mode Trend)
►Simpangan BakuSimpangan Baku
MEAN (RATA-RATA HITUNG)MEAN (RATA-RATA HITUNG)
► Rata-rata HitungRata-rata Hitung tidak selalu dapat dipakaitidak selalu dapat dipakai dengandengan
baik untukbaik untuk mewakili suatu nilai kelompok.mewakili suatu nilai kelompok.
► Nilai rata-rata hitung akan dengan baik mewakiliNilai rata-rata hitung akan dengan baik mewakili
nilai-nilai yang sifatnyanilai-nilai yang sifatnya relatif homogenrelatif homogen dalamdalam
kelompoknya.kelompoknya.
► Jika nilai-nilai dimaksud relatif sudah tidakJika nilai-nilai dimaksud relatif sudah tidak
homogen lagihomogen lagi (heterogen),(heterogen), biasanya digunakanbiasanya digunakan
nilai mediannilai median untuk mewakili kelompoknya.untuk mewakili kelompoknya.
► Adalah suatu nilai yangAdalah suatu nilai yang membagi datamembagi data yangyang
diobservasidiobservasi menjadi 2menjadi 2 bagian yangbagian yang samasama, setelah, setelah
data tersebut disusun daridata tersebut disusun dari urutanurutan yang terbesaryang terbesar
sampai yang terkecil atau sebaliknya.sampai yang terkecil atau sebaliknya.
► KelemahanKelemahan Median adalahMedian adalah tidak bisatidak bisa
menggambarkanmenggambarkan berapa jauhnyaberapa jauhnya jarak nilaijarak nilai
MedianMedian terhadap nilai data yangterhadap nilai data yang maksimum danmaksimum dan
minimum.minimum.
► Oleh karenanya, dalam menggunakan MedianOleh karenanya, dalam menggunakan Median
sebaiknya disebutkan juga nilai data yangsebaiknya disebutkan juga nilai data yang
maksimum dan yang minimum.maksimum dan yang minimum.
MEDIAN (NILAI TENGAH)MEDIAN (NILAI TENGAH)
MODUS (MODE -TREND)MODUS (MODE -TREND)
►Suatu nilai yang mempunyai frekuensiSuatu nilai yang mempunyai frekuensi
terbesar, atauterbesar, atau nilai yang paling seringnilai yang paling sering
terjadi.terjadi.
►Nilai modusNilai modus tidak selalu tunggaltidak selalu tunggal, bisa lebih, bisa lebih
dari 1 atau bahkan tidak punya modusdari 1 atau bahkan tidak punya modus
sama sekali.sama sekali.
SIMPANGAN BAKU / STANDAR DEVIASISIMPANGAN BAKU / STANDAR DEVIASI
(UKURAN PENYEBARAN DATA)(UKURAN PENYEBARAN DATA)
► CaraCara mengukur tingkat homogenitasmengukur tingkat homogenitas atauatau
penyebaran data atau variasi suatu kelompok datapenyebaran data atau variasi suatu kelompok data
adalah dengan mengukur Simpangan bakunya.adalah dengan mengukur Simpangan bakunya.
► Nilai Simpangan Baku adalah sama dengan akarNilai Simpangan Baku adalah sama dengan akar
dari nilai varians nya dan nilai tersebut akandari nilai varians nya dan nilai tersebut akan
menggambarkan bagaimana derajat penyebaranmenggambarkan bagaimana derajat penyebaran
(berpencarnya) suatu kelompok data.(berpencarnya) suatu kelompok data.
► Semakin kecilSemakin kecil nilai simpangan baku,nilai simpangan baku, semakinsemakin
homogenhomogen nilai-nilai yang terdapat dalam kelompoknilai-nilai yang terdapat dalam kelompok
data yang bersangkutan dandata yang bersangkutan dan semakin baiksemakin baik nilainilai
rata-ratanya dalam mewakili kelompoknya.rata-ratanya dalam mewakili kelompoknya.
STRATIFIKASISTRATIFIKASI
►Arti sederhananya : pengelompokanArti sederhananya : pengelompokan
►Dalam statistik pengelompokan adalahDalam statistik pengelompokan adalah
pengelompokan data melalui prosespengelompokan data melalui proses
pemisahan data ke dalam kelompok-pemisahan data ke dalam kelompok-
kelompok yang sejenis.kelompok yang sejenis.
HISTOGRAMHISTOGRAM
►AdalahAdalah grafik balokgrafik balok yang memperlihatkanyang memperlihatkan
satu macam pengukuran dari suatu prosessatu macam pengukuran dari suatu proses
atau kejadian.atau kejadian.
►Histogram cocok digunakan untukHistogram cocok digunakan untuk datadata
yang dikelompokkan.yang dikelompokkan.
TUJUAN HISTOGRAMTUJUAN HISTOGRAM
►Mengetahui dengan mudahMengetahui dengan mudah penyebaranpenyebaran
datadata yang ada.yang ada.
►Mempermudah melihat danMempermudah melihat dan
menginterpretasikan datamenginterpretasikan data..
►SebagaiSebagai alat pengendalian prosesalat pengendalian proses sehinggasehingga
dapat mencegah timbulnya masalah.dapat mencegah timbulnya masalah.
DATA BERAT PIL ANSALA
Satuan : Miligram
Lokasi : Pabrik Bandung
Waktu : 09.00 – 16.00
Berat Standar : 65,00 – 75,00 mg
Berat maksimum : 91,5 mg
Berat minimum : 58,3 mg
I II III IV V VI VII VIII IX X
1 9.00 69,3 67,7 62,5 77,3 76,2 66,5 74,6 82,5 75,6 70,6
2 10.00 66,4 74,5 91,5 73,6 74,5 76,2 70,6 69,3 76,4 69,3
3 11.00 60,2 60,3 62,4 76,4 68,9 75,3 74,6 68,9 87,4 74,5
4 12.00 58,9 65,4 64,5 73,7 67,8 73,7 74,5 76,2 73,6 81,3
5 13.00 73,2 73,6 75,6 74,5 70,6 62,6 73,2 75,8 73,2 75,3
6 14.00 68,9 70,6 73,7 69,3 58,3 76,2 74,5 73,2 63,9 70,6
7 15.00 76,4 75,3 73,6 75,3 73,2 73,7 73,6 69,3 73,7 73,2
8 16.00 75,3 82,6 76,4 78,9 68,9 76,4 73,7 59,5 76,2 69,3
HASIL PENGAMATAN
NO JAM
Buatlah Histogram dari data tersebut (dengan EXCEL dan SPSS) !!!!
PENYELESAIAN DGN EXCELPENYELESAIAN DGN EXCEL
► Langkah 1 ( Kelompokkan data melalui perhitungan jumlahLangkah 1 ( Kelompokkan data melalui perhitungan jumlah
kelas dan interval)kelas dan interval)
n = 80n = 80
Nilai data maksimum = 91,5Nilai data maksimum = 91,5
Nilai data minimum = 58,3Nilai data minimum = 58,3
Range = 91,5 – 58,3 = 33,2Range = 91,5 – 58,3 = 33,2
Menentukan jumlah kelas :Menentukan jumlah kelas :
Rumus (H.A. Sturges (1926))Rumus (H.A. Sturges (1926)) k = 1 + 3,322 log nk = 1 + 3,322 log n
k = jumlah kelask = jumlah kelas ; n = jumlah data; n = jumlah data
k = 1 + 3,322 log 80 = 6,3 ~k = 1 + 3,322 log 80 = 6,3 ~ 66 (pembulatan)(pembulatan)
Menentukan jumlah interval kelas :Menentukan jumlah interval kelas :
Interval kelas (i) =Interval kelas (i) = RangeRange == 33,233,2 = 5,53= 5,53
K 6K 6
► Langkah 2 (Buat Daftar Distribusi Frekuensi)Langkah 2 (Buat Daftar Distribusi Frekuensi)
Menentukan batas kelas yang pertama :Menentukan batas kelas yang pertama :
Nilai minimum + interval kelas = 58,3 + 5,53 = 63,83.Nilai minimum + interval kelas = 58,3 + 5,53 = 63,83.
NOMOR KELAS BATAS KELAS NILAI TENGAH FREKUENSI
1 58,30 - 63,83 61,07 8
2 63,84 - 69,37 66,61 17
3 69,38 - 74,92 72,15 29
4 74,93 - 80,46 77,69 21
5 80,47 - 86,00 83,24 3
6 86,01 - 91,55 88,78 2
BIN RANGE
63,83
69,37
74,92
80,46
86
91,55
► Langkah 3Langkah 3
 Aktifkan Data Analysis pada EXCEL.Aktifkan Data Analysis pada EXCEL.
 Caranya: Pilih menu ToolsCaranya: Pilih menu Tools  Add insAdd ins
 Beri Tanda Cek pada: Analysis ToolPak dan AnalysisBeri Tanda Cek pada: Analysis ToolPak dan Analysis
ToolPak VBA.ToolPak VBA.
 Maka akan muncul pilihan Data Analysis pada menu Tools.Maka akan muncul pilihan Data Analysis pada menu Tools.
► Langkah 4Langkah 4
 Pilih menu Histogram.Pilih menu Histogram.
 Masukkan data pil ansala pada INPUT RANGE dan dataMasukkan data pil ansala pada INPUT RANGE dan data
Bin range pada BIN RANGE.Bin range pada BIN RANGE.
 Pilih salah satu tempat untuk OUTPUT RANGEPilih salah satu tempat untuk OUTPUT RANGE

4.statistik deskriptif

  • 1.
    STATISTIK DESKRIPTIFSTATISTIK DESKRIPTIF 11 (Grafikdan Histogram)(Grafik dan Histogram) Eko Siswanto, S.KomEko Siswanto, S.Kom
  • 2.
    STATISTIK DESKRIPTIFSTATISTIK DESKRIPTIF ►PengumpulanDataPengumpulan Data ►Pengolahan DataPengolahan Data ►Penyajian Data (Tabel dan Grafik)Penyajian Data (Tabel dan Grafik) ►Peringkasan Data (Ringkasan Statistik)Peringkasan Data (Ringkasan Statistik)
  • 3.
  • 4.
    LATIHAN GRAFIK1LATIHAN GRAFIK1 ►BukafileBuka file Data Grafik.xlsData Grafik.xls. Copykan data. Copykan data DAYA SAING TI ke SPSS.DAYA SAING TI ke SPSS. ►Gunakan SPSS, selesaikan soal berikut:Gunakan SPSS, selesaikan soal berikut:  Buat grafik BAR untuk menunjukkan skor setiapBuat grafik BAR untuk menunjukkan skor setiap negara dgn urutannegara dgn urutan daya saing di bidang TIdaya saing di bidang TI..  Buat grafik BAR untuk menunjukkan skor setiapBuat grafik BAR untuk menunjukkan skor setiap negara dgn urutannegara dgn urutan peringkat globalperingkat global..
  • 5.
    DAYA SAING DIBIDANG TI Vietnam Pakistan Indonesia Sri Lanka China Filipina India Thailand Malaysia Hong Kong Selandia Baru Singapura Taiw an Australia Korea Selatan Jepang 0 25 50 75 NEGARA SKOR DAYA SAING Daya Saing di Bidang TIDaya Saing di Bidang TI (menggunakan EXCEL)(menggunakan EXCEL)
  • 6.
    Daya Saing diBidang TIDaya Saing di Bidang TI (menggunakan SPSS)(menggunakan SPSS) Bars show Means 0,00 25,00 50,00 75,00 SKOR_DAYA_SAING Vietnam Pakistan Indonesia Sri Lanka China Filipina India Thailand Malay sia Hong Kong Selandia Baru Singapura Taiwan Australia Korea Selatan Jepang NEGARA DAYA SAING TEKNOLOGI INFORMASI NEGARA-NEGARA DI ASIA
  • 7.
    Grafik Daya SaingBerdasarGrafik Daya Saing Berdasar PERINGKAT GLOBAL (EXCEL)PERINGKAT GLOBAL (EXCEL) DAYA SAING TI DI NEGARA ASIA BERDASAR PERINGKAT GLOBAL Vietnam Pakistan Indonesia Sri Lanka China Filipina India Thailand Malaysia Hong Kong Selandia Baru Singapura Taiw an Australia Korea Selatan Jepang 0 10 20 30 40 50 60 70 Vietnam Indonesia China India Malaysia Selandia Baru Taiw an Korea Selatan NEGARA PERINGKAT GLOBAL
  • 8.
    Grafik Daya SaingBerdasarGrafik Daya Saing Berdasar PERINGKAT GLOBAL (SPSS)PERINGKAT GLOBAL (SPSS) Bars show Means 0.00 20.00 40.00 60.00 peringkat Vietnam Pakistan Indonesia Sri Lanka China Filipina India Thailand Malay sia Hong Kong Selandia Singapura Taiwan Australia Korea Selatan Jepang negara DAYA SAING TEKNOLOGI INFORMASI NEGARA-NEGARA DI ASIA
  • 9.
    LATIHAN GRAFIK2LATIHAN GRAFIK2 ►BukafileBuka file DataGrafik.xlsDataGrafik.xls. Copykan data. Copykan data SEPEDA MOTOR ke SPSS.SEPEDA MOTOR ke SPSS. ►Gunakan SPSS, selesaikan soal berikut:Gunakan SPSS, selesaikan soal berikut:  Buat grafik PIE untuk komposisi pangsa pasarBuat grafik PIE untuk komposisi pangsa pasar merk sepeda motor di 2 kota (Semarang &merk sepeda motor di 2 kota (Semarang & Solo) dalam satu grafik.Solo) dalam satu grafik.
  • 10.
    HONDA KAWASAKI LAINNYA SUZUKI YAMAHA merk Pies show Sumsof penjualan 39.87% 0.62% 3.32% 7.05% 49.15% Semarang Solo 38.27% 1.08% 2.38% 15.10% 43.17% KOMPOSISI PENJUALAN SEPEDA MOTOR DI 2 KOTA
  • 11.
    LATIHAN GRAFIK3LATIHAN GRAFIK3 ►BukafileBuka file Data Grafik.xlsData Grafik.xls. Copykan data FLU. Copykan data FLU BURUNG ke SPSS.BURUNG ke SPSS. ►Gunakan SPSS,Gunakan SPSS,  Buat grafikBuat grafik BARBAR  Buat grafikBuat grafik PIEPIE  Buat grafikBuat grafik LINELINE
  • 12.
    GRAFIK BARGRAFIK BAR Barsshow Means Menambah konsumsi ay am Menghentikan sama sekali Mengurangi konsumsi ay am Tidak ada perubahan pola Tidak jawab sikap terhadap daging ayam 10,00 20,00 30,00 40,00 50,00 PERSENTASE SIKAP TERHADAP DAGING AYAM
  • 13.
    GRAFIK PIEGRAFIK PIE Menambahkonsumsi ayam Menghentikan sama sekali Mengurangi konsumsi ayam Tidak ada perubahan pola Tidak jaw ab sikap terhadap daging ayam Pies show Sums of PERSENTASE SIKAP TERHADAP DAGING AYAM
  • 14.
    GRAFIK LINEGRAFIK LINE ►Kurangtepat digunakan. Karena data bukanKurang tepat digunakan. Karena data bukan merupakan data TIME SERIES.merupakan data TIME SERIES.
  • 15.
    UKURAN DATAUKURAN DATA ►Mean(Rata-rata Hitung)Mean (Rata-rata Hitung) ►Median (Nilai Tengah)Median (Nilai Tengah) ►Modus (Mode Trend)Modus (Mode Trend) ►Simpangan BakuSimpangan Baku
  • 16.
    MEAN (RATA-RATA HITUNG)MEAN(RATA-RATA HITUNG) ► Rata-rata HitungRata-rata Hitung tidak selalu dapat dipakaitidak selalu dapat dipakai dengandengan baik untukbaik untuk mewakili suatu nilai kelompok.mewakili suatu nilai kelompok. ► Nilai rata-rata hitung akan dengan baik mewakiliNilai rata-rata hitung akan dengan baik mewakili nilai-nilai yang sifatnyanilai-nilai yang sifatnya relatif homogenrelatif homogen dalamdalam kelompoknya.kelompoknya. ► Jika nilai-nilai dimaksud relatif sudah tidakJika nilai-nilai dimaksud relatif sudah tidak homogen lagihomogen lagi (heterogen),(heterogen), biasanya digunakanbiasanya digunakan nilai mediannilai median untuk mewakili kelompoknya.untuk mewakili kelompoknya.
  • 17.
    ► Adalah suatunilai yangAdalah suatu nilai yang membagi datamembagi data yangyang diobservasidiobservasi menjadi 2menjadi 2 bagian yangbagian yang samasama, setelah, setelah data tersebut disusun daridata tersebut disusun dari urutanurutan yang terbesaryang terbesar sampai yang terkecil atau sebaliknya.sampai yang terkecil atau sebaliknya. ► KelemahanKelemahan Median adalahMedian adalah tidak bisatidak bisa menggambarkanmenggambarkan berapa jauhnyaberapa jauhnya jarak nilaijarak nilai MedianMedian terhadap nilai data yangterhadap nilai data yang maksimum danmaksimum dan minimum.minimum. ► Oleh karenanya, dalam menggunakan MedianOleh karenanya, dalam menggunakan Median sebaiknya disebutkan juga nilai data yangsebaiknya disebutkan juga nilai data yang maksimum dan yang minimum.maksimum dan yang minimum. MEDIAN (NILAI TENGAH)MEDIAN (NILAI TENGAH)
  • 18.
    MODUS (MODE -TREND)MODUS(MODE -TREND) ►Suatu nilai yang mempunyai frekuensiSuatu nilai yang mempunyai frekuensi terbesar, atauterbesar, atau nilai yang paling seringnilai yang paling sering terjadi.terjadi. ►Nilai modusNilai modus tidak selalu tunggaltidak selalu tunggal, bisa lebih, bisa lebih dari 1 atau bahkan tidak punya modusdari 1 atau bahkan tidak punya modus sama sekali.sama sekali.
  • 19.
    SIMPANGAN BAKU /STANDAR DEVIASISIMPANGAN BAKU / STANDAR DEVIASI (UKURAN PENYEBARAN DATA)(UKURAN PENYEBARAN DATA) ► CaraCara mengukur tingkat homogenitasmengukur tingkat homogenitas atauatau penyebaran data atau variasi suatu kelompok datapenyebaran data atau variasi suatu kelompok data adalah dengan mengukur Simpangan bakunya.adalah dengan mengukur Simpangan bakunya. ► Nilai Simpangan Baku adalah sama dengan akarNilai Simpangan Baku adalah sama dengan akar dari nilai varians nya dan nilai tersebut akandari nilai varians nya dan nilai tersebut akan menggambarkan bagaimana derajat penyebaranmenggambarkan bagaimana derajat penyebaran (berpencarnya) suatu kelompok data.(berpencarnya) suatu kelompok data. ► Semakin kecilSemakin kecil nilai simpangan baku,nilai simpangan baku, semakinsemakin homogenhomogen nilai-nilai yang terdapat dalam kelompoknilai-nilai yang terdapat dalam kelompok data yang bersangkutan dandata yang bersangkutan dan semakin baiksemakin baik nilainilai rata-ratanya dalam mewakili kelompoknya.rata-ratanya dalam mewakili kelompoknya.
  • 20.
    STRATIFIKASISTRATIFIKASI ►Arti sederhananya :pengelompokanArti sederhananya : pengelompokan ►Dalam statistik pengelompokan adalahDalam statistik pengelompokan adalah pengelompokan data melalui prosespengelompokan data melalui proses pemisahan data ke dalam kelompok-pemisahan data ke dalam kelompok- kelompok yang sejenis.kelompok yang sejenis.
  • 21.
    HISTOGRAMHISTOGRAM ►AdalahAdalah grafik balokgrafikbalok yang memperlihatkanyang memperlihatkan satu macam pengukuran dari suatu prosessatu macam pengukuran dari suatu proses atau kejadian.atau kejadian. ►Histogram cocok digunakan untukHistogram cocok digunakan untuk datadata yang dikelompokkan.yang dikelompokkan.
  • 22.
    TUJUAN HISTOGRAMTUJUAN HISTOGRAM ►Mengetahuidengan mudahMengetahui dengan mudah penyebaranpenyebaran datadata yang ada.yang ada. ►Mempermudah melihat danMempermudah melihat dan menginterpretasikan datamenginterpretasikan data.. ►SebagaiSebagai alat pengendalian prosesalat pengendalian proses sehinggasehingga dapat mencegah timbulnya masalah.dapat mencegah timbulnya masalah.
  • 23.
    DATA BERAT PILANSALA Satuan : Miligram Lokasi : Pabrik Bandung Waktu : 09.00 – 16.00 Berat Standar : 65,00 – 75,00 mg Berat maksimum : 91,5 mg Berat minimum : 58,3 mg I II III IV V VI VII VIII IX X 1 9.00 69,3 67,7 62,5 77,3 76,2 66,5 74,6 82,5 75,6 70,6 2 10.00 66,4 74,5 91,5 73,6 74,5 76,2 70,6 69,3 76,4 69,3 3 11.00 60,2 60,3 62,4 76,4 68,9 75,3 74,6 68,9 87,4 74,5 4 12.00 58,9 65,4 64,5 73,7 67,8 73,7 74,5 76,2 73,6 81,3 5 13.00 73,2 73,6 75,6 74,5 70,6 62,6 73,2 75,8 73,2 75,3 6 14.00 68,9 70,6 73,7 69,3 58,3 76,2 74,5 73,2 63,9 70,6 7 15.00 76,4 75,3 73,6 75,3 73,2 73,7 73,6 69,3 73,7 73,2 8 16.00 75,3 82,6 76,4 78,9 68,9 76,4 73,7 59,5 76,2 69,3 HASIL PENGAMATAN NO JAM Buatlah Histogram dari data tersebut (dengan EXCEL dan SPSS) !!!!
  • 24.
    PENYELESAIAN DGN EXCELPENYELESAIANDGN EXCEL ► Langkah 1 ( Kelompokkan data melalui perhitungan jumlahLangkah 1 ( Kelompokkan data melalui perhitungan jumlah kelas dan interval)kelas dan interval) n = 80n = 80 Nilai data maksimum = 91,5Nilai data maksimum = 91,5 Nilai data minimum = 58,3Nilai data minimum = 58,3 Range = 91,5 – 58,3 = 33,2Range = 91,5 – 58,3 = 33,2 Menentukan jumlah kelas :Menentukan jumlah kelas : Rumus (H.A. Sturges (1926))Rumus (H.A. Sturges (1926)) k = 1 + 3,322 log nk = 1 + 3,322 log n k = jumlah kelask = jumlah kelas ; n = jumlah data; n = jumlah data k = 1 + 3,322 log 80 = 6,3 ~k = 1 + 3,322 log 80 = 6,3 ~ 66 (pembulatan)(pembulatan) Menentukan jumlah interval kelas :Menentukan jumlah interval kelas : Interval kelas (i) =Interval kelas (i) = RangeRange == 33,233,2 = 5,53= 5,53 K 6K 6
  • 25.
    ► Langkah 2(Buat Daftar Distribusi Frekuensi)Langkah 2 (Buat Daftar Distribusi Frekuensi) Menentukan batas kelas yang pertama :Menentukan batas kelas yang pertama : Nilai minimum + interval kelas = 58,3 + 5,53 = 63,83.Nilai minimum + interval kelas = 58,3 + 5,53 = 63,83. NOMOR KELAS BATAS KELAS NILAI TENGAH FREKUENSI 1 58,30 - 63,83 61,07 8 2 63,84 - 69,37 66,61 17 3 69,38 - 74,92 72,15 29 4 74,93 - 80,46 77,69 21 5 80,47 - 86,00 83,24 3 6 86,01 - 91,55 88,78 2 BIN RANGE 63,83 69,37 74,92 80,46 86 91,55
  • 26.
    ► Langkah 3Langkah3  Aktifkan Data Analysis pada EXCEL.Aktifkan Data Analysis pada EXCEL.  Caranya: Pilih menu ToolsCaranya: Pilih menu Tools  Add insAdd ins  Beri Tanda Cek pada: Analysis ToolPak dan AnalysisBeri Tanda Cek pada: Analysis ToolPak dan Analysis ToolPak VBA.ToolPak VBA.  Maka akan muncul pilihan Data Analysis pada menu Tools.Maka akan muncul pilihan Data Analysis pada menu Tools. ► Langkah 4Langkah 4  Pilih menu Histogram.Pilih menu Histogram.  Masukkan data pil ansala pada INPUT RANGE dan dataMasukkan data pil ansala pada INPUT RANGE dan data Bin range pada BIN RANGE.Bin range pada BIN RANGE.  Pilih salah satu tempat untuk OUTPUT RANGEPilih salah satu tempat untuk OUTPUT RANGE