Logika
Logika: Cara berpikir
• Logika tradisional
• Logika Simbolik
• Logika Induktif
• Logika Deduktif
Kalimat
• Pernyataan
• Bukan pernyataan
Pernyataan:
• Berita: Pasti nilai kebenarannya
• Nama lain: deklaratif, proposisi, statemen
• Dilambangkan dengan huruf kecil (p,q,r,s)
• Nilai kebenarannya dilambangkan B (Benar)
atau T (True) dan S (Salah) atau F (False)
Bukan Pernyataan:
• Pertanyaan, perintah
• Berita: Tidak pasti nilai
kebenarannya
Pernyataan / Bukan Pernyataan?
• Matahari terbit dari
timur
• 2 + 5 = 6
• Manusia merupakan
makhluk hidup
• 2+y=1 maka y= -1
• Tidak ada bilangan
ganjil yang habis
dibagi dua.
• Soto rasanya enak
• Kopinya terlalu manis
• Suamiku kaya
• Sebentar lagi
perkuliahan selesai
• Jakarta lebih jauh
daripada Surabaya
• 5 – x = 3
• 2x + 3y > 10
• Siapa namamu?
• Bacalah dengan
cepat!
• Jangan menggang-
gu teman!
• Kerjakan dengan
teliti!
BUKAN PERNYATAAN
PERNYATAAN
Macam Pernyataan
• Pernyataan Tunggal:
(Satu pernyataan)
• Pernyataan Majemuk
(Gabungan beberapa pernyataan)
• Kata hubung logika: DAN, ATAU,
JIKA … MAKA, JIKA DAN
HANYA JIKA
Contoh Pernyataan Tunggal
• 2 + 5 = 7
• Harimau termasuk karnivora
• Bulan merupakan sumber cahaya
• 3 – 4 = 7
• Tidak benar bahwa 2 adalah bilangan ganjil
• Ada hewan berkaki lebih dari 7
• Tidak semua bersinar disebut sebagai
sumber cahaya
• 6 : 3 > 2
• Semua bilangan prima adalah ganjil
Contoh Pernyataan Majemuk
Wati dan Nina pergi kuliah
Besok siang saya ke luar kota atau mengajar UT
Kamu saya lamar jika saya sudah bekerja
3 + 5 > 2 atau 3 + 5 < 10
Buku satu-satunya alat tulis dan semua makhluk
hidup bernafas
Salatiga ada di tepi pantai jika dan hanya jika 2
bilangan ganjil
Jika 5 bilangan genap maka harimau makan
rumput
Kalimat Terbuka
Belum diketahui kebenarannya
Terdapat variabel (peubah)
Kegiatan mengganti variabel dengan konstanta
(tetapan) tertentu = menentukan penyelesaian
Pengganti variabel berupa himpunan selesaian
Contoh:
3 + x = 8
2x = 5
6x – 2 y < 5
Operasi Pernyataan dan
Nilai Kebenarannya
• Dan (Konjungsi)
• Atau (Disjungsi)
• Negasi (ingkaran)
• Jika … maka (implikasi)
• …. jika dan hanya jika … (biimplikasi)
KONJUNGSI
• Kata hubungnya DAN

• Lambangnya
• Bernilai Benar jika seluruh pernyataan bernilai
benar
DISJUNGSI
• Kata hubungnya ATAU

• Lambangnya
• Bernilai Salah jika seluruh pernyataan bernilai
Salah
NEGASI
• INGKARAN (Mengingkari kebenaran yang ada)
p
atau
p
~
• Lambangnya
• Nilainya berlawanan
IMPLIKASI
• Pernyataan bersyarat
....
.... 
• Lambangnya
• Jika …. Maka …. Atau …. Jika ….
q
p
• Contoh
• Jika p Maka q Atau q Jika p
• p prasyarat q
• Bernilai Salah jika prasyarat BENAR diikuti
pernyataan bernilai Salah
BI-IMPLIKASI
• Pernyataan bersyarat ganda
....
.... 
• Lambangnya
• …. Jika dan hanya jika ….
q
p
• Contoh
• p jika dan hanya jika q
• p prasyarat q dan q prasyarat p
• Bernilai BENAR jika nilai kebenaran
KEDUANYA SAMA.
p
q
q
p 


q
p p
q
q
p 



p q p q q  p (pq)^(qp) q
p
Nilai Kebenarannya
Pernyataan Ganda
• Kontradiksi
• Tautologi
• Kontingensi
• Ekuivalensi
p ~p pv~p p^~p p~p ~pp p
p ~

p q ~p ~q pq ~p~q qp ~q~p
q
p p
q 
q
p ~
~  p
q ~
~ 
INVERS
INVERS
KONVERS
KONVERS


Pernyataan Berkuantor:
Kuantor Universal:
• Untuk semua
•Tanpa kecuali
•Jika bisa menemukan 1 saja
yang dapat menggagalkan
maka pernyataan menjadi salah
Kuantor Eksistensial
Ada.
Paling sedikit 1
Benarkah penarikan
kesimpulan di bawah ini?
• Jika orang Salatiga maka tahu lapangan
pancasila. Amir bukan orang Salatiga maka
ia tidak mengenal lapangan pancasila
• Jika ia mahasiswa UT maka maka rajin
membaca. Amir rajin membaca jadi ia
mahasiswa UT.
• Jika guru TK maka selalu berpakaian rapih.
Wati selalu tidak berpakaian rapih, jadi ia
bukan guru TK.
• Jika pelanggan puas ia akan datang lagi.
Anton berkunjung dan tidak datang lagi, jadi
ia tidak puas.
• Jika bayi minum ASI maka ia sehat. Upik
tidak minum ASI jadi ia tidak sehat.
Penarikan Kesimpulan
• Penarikan kesimpulan
dikatakan sah apabila
diperoleh suatu tautologi
• Beberapa istilah:
Premis = Pernyataan
Konklusi = Kesimpulan
Metode
Penarikan Kesimpulan
 Modus PONEN
 Modus TOLEN
 SILOGISME
 Dilema
MODUS PONEN
• Pernyataan majemuk implikasi dengan diikuti
pernyataan tunggal benar sebagai prasyarat
implikasi.
Premis 1 p  q (suatu pernyataan yang benar)
Premis 2 p (suatu pernyataan bernilai benar)
Konklusi q ( suatu pernyataan yang bernilai benar)
  q
p
q
p 

 )
(
p q pq (pq)^p [(pq)^p]  Q
Tabel Kebenaran MODUS PONEN
Contoh penarikan kesimpulan
dengan MODUS PONEN
• Jika orang Salatiga maka tahu lapangan
pancasila. Amir orang Salatiga. Jadi ia tahu
lapangan pancasila
• Jika ia mahasiswa UT maka maka rajin
membaca. Amir mahasiswa UT. Amir rajin
membaca.
• Jika guru TK maka selalu berpakaian rapih.
Wati guru TK, maka Wati selalu berpakaian
rapih.
Premis 1
Premis 2
Konklusi
Contoh penarikan kesimpulan
dengan MODUS PONEN
Premis 1 Jika suatu bilangan habis dibagi 2
maka bilangan itu genap.
Premis 2 100 habis dibagi 2
Konklusi ………………………………..
Premis 1 Jika bulan purnama maka air laut
pasang
Premis 2 Sekarang tanggal 15 bulan
komariah
Konklusi ………………………………..
MODUS TOLEN
• Bentuk kontrapositip dari pernyataan pertama
Premis 1 p  q (benar)
Premis 2 ~q (benar)
Konklusi ~p (benar)
  p
q
q
p ~
~
)
( 


p q pq (pq)^~q [(pq)^~q]  ~p
Tabel Kebenaran MODUS TOLEN
Contoh penarikan kesimpulan
dengan MODUS TOLEN
• Jika naik kelas Ari dibelikan sepeda. Ari tidak
dibelikan sepeda. Jadi Ari tidak naik kelas
• Jika suatu bilangan kelipatan 6 maka
bilangan itu kelipatan 3. 100 bukan kelipatan
3. Maka100 bukan kelipatan 6.
• Jika guru TK maka selalu berpakaian rapih.
Wati tidak pernah perpakaian rapih, jadi
pastilah Wati bukan guru TK.
Premis 1
Premis 2
Konklusi
Contoh penarikan kesimpulan
dengan MODUS TOLEN
Premis 1 Jika suatu bilangan habis dibagi 2
maka bilangan itu genap.
Premis 2 7 tidak habis dibagi 2
Konklusi ………………………………..
Premis 1 Carnivora hewan pemakan daging
Premis 2 Sapi pemakan tumbuhan
Konklusi ………………………………..
SILOGISME
• Silogisme Disjungtif: Jika diberi 2 pilihan
pernyataan dengan kata hubung ATAU.
Kenyataan yang ada tidak memilih yang
salah satu, pastilah yang terjadi yang
lainnya.
• Silogisme Hipotetis: Pernyataan
kebenaran berantai.
SILOGISME DISJUNGTIF
• Silogisme Disjungtif: Jika diberi 2 pilihan
pernyataan dengan kata hubung ATAU.
Kenyataan yang ada tidak memilih yang
salah satu, pastilah yang terjadi yang
lainnya.
 
  q
p
q
p 

 ~
p q p v q (p v q)^~p (p v q)^~p]  q
Tabel Kebenaran Silogisme Disjungtif
Contoh penarikan kesimpulan
dengan Silogisme Disjungtif
• Hari libur saya tidur siang atau jalan-jalan.
Hari ini hari libur dan saya tidak tidur siang.
Jadi saya jalan-jalan
• Setiap kuliah ia selalu memakai baju biru
atau ungu. Kuliah hari ini ia tidak memakai
baju ungu. Pastilah ia memakai baju biru.
Contoh penarikan kesimpulan
dengan Silogisme Disjungtif
Premis 1 Sarapan saya roti atau nasi.
Premis 2 Pagi ini saya tidak makan roti
Konklusi ………………………………..
SILOGISME HIPOTESIS
• Penarikan kesimpulan kebenaran
berantai.
   
   
r
p
r
q
q
p 




Tabel Kebenaran Silogisme Hipotesis
p q r pq qr (pq)^(qr) pr [(pq)^(qr)]r
Contoh penarikan kesimpulan
dengan Silogisme Hipotesis
• Jika bayi minum ASI maka ia sehat
• Jika bayi sehat maka perkembangan
otaknya bagus
• Adi minum ASI jadi perkembangan otaknya
bagus
Contoh penarikan kesimpulan
dengan Silogisme Hipotesis
Premis 1 Jika suatu bilangan kelipatan 100 maka ia
adalah genap
Premis 2 Jika bilangan genap maka ia kelipatan 2
Konklusi ………………………………..
DILEMA
• Pernyataan disjungsi
• Kedua pernyataan menjadi penyebab
munculnya kejadian baru
• Pastilah kejadian itu benar terjadi
     
 
  r
r
q
r
p
q
p 





Tabel Kebenaran DILEMA
p q r pvq pr qr (pvq)^ (pr)^ (qr) [(pvq)^ (pr)^ (qr)]r
Contoh penarikan kesimpulan
dengan DILEMA
• Besok saya berenang atau badminton
• Jika saya berenang saya gembira
• Jika saya badminton saya gembira
• Jadi besok saya gembira
Contoh penarikan kesimpulan
dengan dilema
Premis 1 Air limbah kotor atau berbau
Premis 2 Jika air kotor maka tidak sehat
Premis 3 Jika air berbau maka tidak sehat
Konklusi ………………………………..

2643398.ppt

  • 1.
  • 2.
    Logika: Cara berpikir •Logika tradisional • Logika Simbolik • Logika Induktif • Logika Deduktif
  • 3.
  • 4.
    Pernyataan: • Berita: Pastinilai kebenarannya • Nama lain: deklaratif, proposisi, statemen • Dilambangkan dengan huruf kecil (p,q,r,s) • Nilai kebenarannya dilambangkan B (Benar) atau T (True) dan S (Salah) atau F (False)
  • 5.
    Bukan Pernyataan: • Pertanyaan,perintah • Berita: Tidak pasti nilai kebenarannya
  • 6.
    Pernyataan / BukanPernyataan? • Matahari terbit dari timur • 2 + 5 = 6 • Manusia merupakan makhluk hidup • 2+y=1 maka y= -1 • Tidak ada bilangan ganjil yang habis dibagi dua. • Soto rasanya enak • Kopinya terlalu manis • Suamiku kaya • Sebentar lagi perkuliahan selesai • Jakarta lebih jauh daripada Surabaya • 5 – x = 3 • 2x + 3y > 10 • Siapa namamu? • Bacalah dengan cepat! • Jangan menggang- gu teman! • Kerjakan dengan teliti! BUKAN PERNYATAAN PERNYATAAN
  • 7.
    Macam Pernyataan • PernyataanTunggal: (Satu pernyataan) • Pernyataan Majemuk (Gabungan beberapa pernyataan) • Kata hubung logika: DAN, ATAU, JIKA … MAKA, JIKA DAN HANYA JIKA
  • 8.
    Contoh Pernyataan Tunggal •2 + 5 = 7 • Harimau termasuk karnivora • Bulan merupakan sumber cahaya • 3 – 4 = 7 • Tidak benar bahwa 2 adalah bilangan ganjil • Ada hewan berkaki lebih dari 7 • Tidak semua bersinar disebut sebagai sumber cahaya • 6 : 3 > 2 • Semua bilangan prima adalah ganjil
  • 9.
    Contoh Pernyataan Majemuk Watidan Nina pergi kuliah Besok siang saya ke luar kota atau mengajar UT Kamu saya lamar jika saya sudah bekerja 3 + 5 > 2 atau 3 + 5 < 10 Buku satu-satunya alat tulis dan semua makhluk hidup bernafas Salatiga ada di tepi pantai jika dan hanya jika 2 bilangan ganjil Jika 5 bilangan genap maka harimau makan rumput
  • 10.
    Kalimat Terbuka Belum diketahuikebenarannya Terdapat variabel (peubah) Kegiatan mengganti variabel dengan konstanta (tetapan) tertentu = menentukan penyelesaian Pengganti variabel berupa himpunan selesaian Contoh: 3 + x = 8 2x = 5 6x – 2 y < 5
  • 11.
    Operasi Pernyataan dan NilaiKebenarannya • Dan (Konjungsi) • Atau (Disjungsi) • Negasi (ingkaran) • Jika … maka (implikasi) • …. jika dan hanya jika … (biimplikasi)
  • 12.
    KONJUNGSI • Kata hubungnyaDAN  • Lambangnya • Bernilai Benar jika seluruh pernyataan bernilai benar
  • 13.
    DISJUNGSI • Kata hubungnyaATAU  • Lambangnya • Bernilai Salah jika seluruh pernyataan bernilai Salah
  • 14.
    NEGASI • INGKARAN (Mengingkarikebenaran yang ada) p atau p ~ • Lambangnya • Nilainya berlawanan
  • 15.
    IMPLIKASI • Pernyataan bersyarat .... .... • Lambangnya • Jika …. Maka …. Atau …. Jika …. q p • Contoh • Jika p Maka q Atau q Jika p • p prasyarat q • Bernilai Salah jika prasyarat BENAR diikuti pernyataan bernilai Salah
  • 16.
    BI-IMPLIKASI • Pernyataan bersyaratganda .... ....  • Lambangnya • …. Jika dan hanya jika …. q p • Contoh • p jika dan hanya jika q • p prasyarat q dan q prasyarat p • Bernilai BENAR jika nilai kebenaran KEDUANYA SAMA. p q q p   
  • 17.
    q p p q q p     pq p q q  p (pq)^(qp) q p
  • 18.
    Nilai Kebenarannya Pernyataan Ganda •Kontradiksi • Tautologi • Kontingensi • Ekuivalensi
  • 19.
    p ~p pv~pp^~p p~p ~pp p p ~ 
  • 20.
    p q ~p~q pq ~p~q qp ~q~p
  • 21.
    q p p q  q p~ ~  p q ~ ~  INVERS INVERS KONVERS KONVERS
  • 22.
      Pernyataan Berkuantor: Kuantor Universal: •Untuk semua •Tanpa kecuali •Jika bisa menemukan 1 saja yang dapat menggagalkan maka pernyataan menjadi salah Kuantor Eksistensial Ada. Paling sedikit 1
  • 23.
    Benarkah penarikan kesimpulan dibawah ini? • Jika orang Salatiga maka tahu lapangan pancasila. Amir bukan orang Salatiga maka ia tidak mengenal lapangan pancasila • Jika ia mahasiswa UT maka maka rajin membaca. Amir rajin membaca jadi ia mahasiswa UT. • Jika guru TK maka selalu berpakaian rapih. Wati selalu tidak berpakaian rapih, jadi ia bukan guru TK. • Jika pelanggan puas ia akan datang lagi. Anton berkunjung dan tidak datang lagi, jadi ia tidak puas. • Jika bayi minum ASI maka ia sehat. Upik tidak minum ASI jadi ia tidak sehat.
  • 24.
    Penarikan Kesimpulan • Penarikankesimpulan dikatakan sah apabila diperoleh suatu tautologi • Beberapa istilah: Premis = Pernyataan Konklusi = Kesimpulan
  • 25.
    Metode Penarikan Kesimpulan  ModusPONEN  Modus TOLEN  SILOGISME  Dilema
  • 26.
    MODUS PONEN • Pernyataanmajemuk implikasi dengan diikuti pernyataan tunggal benar sebagai prasyarat implikasi. Premis 1 p  q (suatu pernyataan yang benar) Premis 2 p (suatu pernyataan bernilai benar) Konklusi q ( suatu pernyataan yang bernilai benar)   q p q p    ) (
  • 27.
    p q pq(pq)^p [(pq)^p]  Q Tabel Kebenaran MODUS PONEN
  • 28.
    Contoh penarikan kesimpulan denganMODUS PONEN • Jika orang Salatiga maka tahu lapangan pancasila. Amir orang Salatiga. Jadi ia tahu lapangan pancasila • Jika ia mahasiswa UT maka maka rajin membaca. Amir mahasiswa UT. Amir rajin membaca. • Jika guru TK maka selalu berpakaian rapih. Wati guru TK, maka Wati selalu berpakaian rapih. Premis 1 Premis 2 Konklusi
  • 29.
    Contoh penarikan kesimpulan denganMODUS PONEN Premis 1 Jika suatu bilangan habis dibagi 2 maka bilangan itu genap. Premis 2 100 habis dibagi 2 Konklusi ……………………………….. Premis 1 Jika bulan purnama maka air laut pasang Premis 2 Sekarang tanggal 15 bulan komariah Konklusi ………………………………..
  • 30.
    MODUS TOLEN • Bentukkontrapositip dari pernyataan pertama Premis 1 p  q (benar) Premis 2 ~q (benar) Konklusi ~p (benar)   p q q p ~ ~ ) (   
  • 31.
    p q pq(pq)^~q [(pq)^~q]  ~p Tabel Kebenaran MODUS TOLEN
  • 32.
    Contoh penarikan kesimpulan denganMODUS TOLEN • Jika naik kelas Ari dibelikan sepeda. Ari tidak dibelikan sepeda. Jadi Ari tidak naik kelas • Jika suatu bilangan kelipatan 6 maka bilangan itu kelipatan 3. 100 bukan kelipatan 3. Maka100 bukan kelipatan 6. • Jika guru TK maka selalu berpakaian rapih. Wati tidak pernah perpakaian rapih, jadi pastilah Wati bukan guru TK. Premis 1 Premis 2 Konklusi
  • 33.
    Contoh penarikan kesimpulan denganMODUS TOLEN Premis 1 Jika suatu bilangan habis dibagi 2 maka bilangan itu genap. Premis 2 7 tidak habis dibagi 2 Konklusi ……………………………….. Premis 1 Carnivora hewan pemakan daging Premis 2 Sapi pemakan tumbuhan Konklusi ………………………………..
  • 34.
    SILOGISME • Silogisme Disjungtif:Jika diberi 2 pilihan pernyataan dengan kata hubung ATAU. Kenyataan yang ada tidak memilih yang salah satu, pastilah yang terjadi yang lainnya. • Silogisme Hipotetis: Pernyataan kebenaran berantai.
  • 35.
    SILOGISME DISJUNGTIF • SilogismeDisjungtif: Jika diberi 2 pilihan pernyataan dengan kata hubung ATAU. Kenyataan yang ada tidak memilih yang salah satu, pastilah yang terjadi yang lainnya.     q p q p    ~
  • 36.
    p q pv q (p v q)^~p (p v q)^~p]  q Tabel Kebenaran Silogisme Disjungtif
  • 37.
    Contoh penarikan kesimpulan denganSilogisme Disjungtif • Hari libur saya tidur siang atau jalan-jalan. Hari ini hari libur dan saya tidak tidur siang. Jadi saya jalan-jalan • Setiap kuliah ia selalu memakai baju biru atau ungu. Kuliah hari ini ia tidak memakai baju ungu. Pastilah ia memakai baju biru.
  • 38.
    Contoh penarikan kesimpulan denganSilogisme Disjungtif Premis 1 Sarapan saya roti atau nasi. Premis 2 Pagi ini saya tidak makan roti Konklusi ………………………………..
  • 39.
    SILOGISME HIPOTESIS • Penarikankesimpulan kebenaran berantai.         r p r q q p     
  • 40.
    Tabel Kebenaran SilogismeHipotesis p q r pq qr (pq)^(qr) pr [(pq)^(qr)]r
  • 41.
    Contoh penarikan kesimpulan denganSilogisme Hipotesis • Jika bayi minum ASI maka ia sehat • Jika bayi sehat maka perkembangan otaknya bagus • Adi minum ASI jadi perkembangan otaknya bagus
  • 42.
    Contoh penarikan kesimpulan denganSilogisme Hipotesis Premis 1 Jika suatu bilangan kelipatan 100 maka ia adalah genap Premis 2 Jika bilangan genap maka ia kelipatan 2 Konklusi ………………………………..
  • 43.
    DILEMA • Pernyataan disjungsi •Kedua pernyataan menjadi penyebab munculnya kejadian baru • Pastilah kejadian itu benar terjadi           r r q r p q p      
  • 44.
    Tabel Kebenaran DILEMA pq r pvq pr qr (pvq)^ (pr)^ (qr) [(pvq)^ (pr)^ (qr)]r
  • 45.
    Contoh penarikan kesimpulan denganDILEMA • Besok saya berenang atau badminton • Jika saya berenang saya gembira • Jika saya badminton saya gembira • Jadi besok saya gembira
  • 46.
    Contoh penarikan kesimpulan dengandilema Premis 1 Air limbah kotor atau berbau Premis 2 Jika air kotor maka tidak sehat Premis 3 Jika air berbau maka tidak sehat Konklusi ………………………………..