PENGEMBANGAN MODEL PENILAIAN HIGH ORDER
THINGKING SKILLS (HOTS) KHUSUSNYA SOAL BIDANG
GEOGRAFI
Rancangan Aktualisasi Nilai-Nilai Dasar ASN Di Bidang Penilaian Akademik
Pusat Penilaian Pendidikan Badan Penelitian Dan Pengembangan
Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil
Disusun oleh:
Nama : Ikhsan Prabowo
NIP : 198508222018011001
Jabatan : Pengembang Model Peniliaian Pendidikan
Unit Kerja : Pusat Penilaian Pendidikan, Balitbang
Angkatan : 8
No. Presensi : 14
Mentor : Asrijanty, Ph.D
Coach : Dr. Ganefo Ginting, S.T, MM.
PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PEGAWAI
KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
TAHUN 2018
ii
LEMBAR PENGESAHAN
RANCANGAN AKTUALISASI
JUDUL : Pengembangan Model Penilaian High Order Thingking Skills
(HOTS) khususnya Soal Bidang Geografi
NAMA : Ikhsan Prabowo
NIP : 198508222018011001
Angkatan : 8
Jabatan : Pengembang Model Penilaian Pendidikan
UNIT KERJA : Pusat Penilaian Pendidikan, Balitbang
Depok, Juli 2018
PEMBIMBING/PENDAMPING MENTOR,
Dr. Ganefo Ginting, S.T, MM Asrijanty, Ph.D
NIP 196407101988031001 NIP 196509231994032002
PENGUJI,
Dr. T. Hasanuddin, M.Si
NIP 195507111978031005
iii
KATA PENGANTAR
Bismillah, puji syukur saya panjatkan kepada Allah Subhanahu Wata’ala
yang telah memberikan rahmat, hidayah serta nikmat yang tiada terkira kepada
hamba-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan Rancangan Aktualisasi
sebagai salah satu syarat kelulusan Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri
Sipil (LATSAR CPNS) di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Rancangan Aktualisasi ini adalah sebuah tahap kegiatan yang berupa
identifikasi Isu dan Rencana penyelesaian Isu dengan berpedoman pada
aktualisasi nilai-nilai dasar profesi PNS ANEKA yang telah penulis dapatkan
dalam Latsar.
Penulis menyadari bahwa Rancangan Aktualisasi ini tentunya masih jauh
dari kesempurnaan. Oleh karena itu penulis mengharapkan dengan sangat
saran serta kritik yang bersifat membangun demi perbaikan dan proses laporan
ahir aktualisasi nantinya. Dalam kesempatan ini penyusun mempersembahkan
ucapan terima kasih dengan segala kerendahan hati, kepada:
1. Ibu Asrijanty, Ph.D selaku Mentor yang telah membimbing dan meluangkan
waktu untuk membantu ide-ide terkait isu dan kegiatan Rancangan
Aktualisasi.
2. Bapak Dr. Ganefo Ginting, S.T, MM selaku pembimbing yang dengan sabar
dan tekun telah membimbing penulis dalam menyelesaikan Rancangan
Aktualisasi sesuai dengan Nilai-Nilai Dasar Profesi PNS.
3. Bapak Dr. T. Hasanuddin, M.Si selaku penguji yang dengan cermat menilai
dan memberikan masukan dalam implementasi Rancangan Aktualisasi.
4. Orang tua dan Istri yang selalu memberikan dukungan dan doa.
5. Teman-teman di unit kerja Puspendik yang tidak dapat penulis sebutkan
satu-persatu yang telah membantu penulis.
6. Teman-teman seperjuangan Latsar CPNS 2017 angkatan 8.
Akhirnya penulis berharap semoga Rancangan Aktualisasi ini dapat
menjadi acuan bagi penulis dalam mengimplementasikan nilai-nilai ANEKA
iv
PNS di tempat kerja penulis dan melaporkannya sebagai syarat penyelesaian
rangkaian Latsar.
Depok, Juli 2018
Penulis,
Ikhsan Prabowo, S.Si.
v
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL ......................................................................................................i
LEMBAR PENGESAHAN...........................................................................................ii
KATA PENGANTAR .................................................................................................iii
DAFTAR ISI................................................................................................................v
DAFTAR TABEL .......................................................................................................vi
DAFTAR GAMBAR ..................................................................................................vii
BAB I- PENDAHULUAN.............................................................................................1
A. Latar Belakang....................................................................................................................... 1
B. Visi, Misi, dan Nilai Organisasi............................................................................................ 4
C. Tugas dan Fungsi Unit Kerja............................................................................................... 5
D. Uraian Tugas.......................................................................................................................... 6
BAB II- RANCANGAN AKTUALISASI.......................................................................7
A. Identifikasi Isu ........................................................................................................................ 7
B. Formulir Rancangan Aktualisasi ....................................................................................... 14
C. Time Line Pelaksanaan Kegiatan..................................................................................... 28
BAB III- PENUTUP ...................................................................................................29
A. Simpulan............................................................................................................................... 29
B. Saran..................................................................................................................................... 29
vi
DAFTAR TABEL
Tabel 1. Identifikasi isu berdasarkan Kriteria APKL .................................................10
Tabel 2. Identifikasi isu berdasarkan Kriteria USG ..................................................11
Tabel 3. Bagan Rincian Kegiatan Rencana Aktualisasi Pemecahan Isu ................15
Tabel 4. Time Line Kegiatan ....................................................................................28
vii
DAFTAR GAMBAR
Gambar 1. Agenda Latsar CPNS 2017 .....................................................................3
Gambar 2. Diagram Alir kegiatan pembelajaran aktualisasi ......................................4
Gambar 3. Kedudukan isu utama dalam alur kerja pemenuhan Bank Soal .............8
Gambar 4. Diagram Fish Bone Isu terpilih ..............................................................12
1
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Terbitnya Undang-Undang No.5 tahun 2004 tentang Aparatus Sipil
Negara mengamanatkan instansi Pemerintah untuk wajib memberikan
Pendidikan dan Pelatihan terintegrasi bagi Calon Pegawai Negeri Sipil
(CPNSO). Tujuan dari pelatihan terintegrasi ini adalah untuk
membangun integritas, moral, kejujuran, semangat, motivasi
nasionalisme dan kebangsaan, karakter kepribadian yang unggul dan
bertanggungjawab. UU ini sendiri mengedepankan penguatan nilai-nilai
dan pembangunan karakter dalam mencetak PNS. Oleh karena itu, PNS
tidak hanya memahami nilai-nilai dasar PNS yang tertuang dalam
ANEKA (Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu, dan
Anti Korupsi), namun PNS juga harus dapat menginternalisasi nilai
ANEKA tersebut di unit kerjanya masing-masing. ASN juga dapat
melaksanakan tugasnya dengan baik jika mampu menginternalisasi nilai
ANEKA dan mengetahui peran dan kedudukannya dengan
menginternalisasi nilai Manajemen ASN, Whole of Government, dan
Pelayanan Publik
Peraturan Pemerintah (PP) No.11 tahun 2017 tentang Managemen
Pegawai Negeri Sipil terdapat 14 kegiatan yang diatur yaitu (1)
penyusunan dan penetapan kebutuhan; (2) pengadaan; (3) pangkat dan
Jabatan; (4) pengembangan karier; (5) pola karier; (6) promosl; (7)
mutasi; (8) penilaian kinerja; (9) penggajian dan tunjangan; (10)
penghargaan; (11) disiplin; (12) pemberhentian; (13) jaminan pensiun
dan jaminan hari tua; dan (14) perlindungan. Aturan ini menuntut PNS
menjadi pelayan masyarakat yang professional. Sehingga, paradigma
negative PNS itu “malas, Lamban, tidak professional” akan sendirinya
akan hilang.
Sejalan dengan telah ditetapkannya Peraturan Kepala LAN Nomor
25 Tahun 2017 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pelatihan Dasar
2
CPNS Gelombang III bahwa CPNS wajib menjalani masa percobaan
selama 1 tahun dan mendapatkan Pelatihan Dasar terintegrasi, dengan
mengedepankan penguatan nilai-nilai dan pembangunan karakter dalam
mencetak PNS yang profesional dan berkarakter. Nilai-nilai tersebut
ditindak lanjuti dalam materi Pelatihan Dasar yang diikuti oleh CPNS
yang nantinya akan diaktualisasikan dalam kegiatan-kegiatan yang
mengacu pada isu aktual pada unit kerjanya sehingga menjadi proses
habituasi. Proses habituasi akan membiasakan peserta untuk melakukan
tugas dan fungsinya dengan nilai-nilai dasar yang terinternalisasi pada
setiap perbuatannya. Proses habituasi maupun aktualisasi secara tidak
langsung akan bermanfaat bagi diri sendiri, unit kerja, maupun
masyarakat luas sehingga habituasi dan aktualisasi dapat menghasilkan
sosok PNS yang mampu melayani publik dengan baik.
LATSAR CPNS terdiri dari 3 tahapan dengan pola 30 hari kerja
On Campus ,80 hari kerja Off Campus dan 3 hari untuk evaluasi akhir.
Pada tahap 30 hari on campus merupakan pelajaran klasikal dimana
para peserta mendapatkan materi yang terkait dengan Kompetensi dasar
PNS meliputi: Sikap dan Perilaku PNS, Nilai nilai dasar PNS, Kedudukan
dan Peran PNS dalam kerangka NKRI, dan Habituasi. Kemudian pada
tahap 80 hari Off Campus merupakan pembelajaran non klasikal
ditempat atau unit kerja masing masing dari para peserta, pada tahap ini
para peserta diminta untuk menunjukan sikap dan perilaku yang baik dan
disiplin sesuai dengan apa yang telah diperoleh selama kegiatan On
Campus, kemudian mengaktualisasikan nilai nilai dasar PNS selama
kegiatan On Campus, kemudian mengaktualisasikan nilai nilai dasar
ANEKA PNS yakni : Akuntabel, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen
Mutu dan Anti Korupsi dalam menjalankan setiap kegiatan di instansi
peserta sesuai dengan tugas pokok fungsi (Tupoksi) masing masing,
oleh karena itu dalam agenda Habituasi peserta dituntut untuk membuat
Rancangan aktualiasi.
3
Gambar 1. Agenda Latsar CPNS 2017
Rancangan aktualisasi dibuat didasarkan atas isu-isu pokok yang
muncul pada unit kerja penulis di Pusat Penilaian Pendidikan khususnya
pada Bidang Penilaian Akademik. Salah satu Isu yang muncul adalah
perlunya pengembangan model penilaian pendidikan yang lebih
menekankan pada pemahaman soal-soal yang menuntut kemampuan
berpikir tingkat tinggi. Isu tersebut dianalisa tahapan-tahapan dari
kegiatan yang harus dilakukan, dimana kegiatan-kegiatan tersebut
dikaitkan dengan mata pelajaran Agenda II (Nilai-Nilai ANEKA) dan
Keterkatikan dengan mata pelajaran Agenda III (Kedudukan ASN dalam
NKRI). Dengan demikian, rancangan aktualisasi diharapan dapat
membantu para peserta melaksanakan serangkaian kegiatan-kegiatan
yang telah direncanakan dengan baik sebagai pemecahan isu atau
masalah di instansi atau unit kerja masing-masing. Sehingga, penulis
dapat melaksanakan Aktualisasi saat kegiatan Habituasi dan
melaporkannya dalam bentuk Seminar Pelaksanaan Aktualisasi untuk
selanjutnya dapat menjadi PNS yang Profesional sebagai pelayan
masyarakat.
Berikut gambar alur kegiatan pembelajaran Aktualisasi yang
sedang direncanakan
4
Gambar 2. Diagram Alir kegiatan pembelajaran aktualisasi
Internalisasi nilai-nilai ANEKA dalam bentuk aktualisasi juga akan
dilaksanakan di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, yaitu di
Pusat Penilaian Pendidikan. Pusat Penilaian Pendidikan atau Puspendik
merupakan salah satu unit eselon II dibawah naungan Badan Penelitian
dan Pengembangan (Balitbang) Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan. Sesuai dengan Permendikbud No.11 tahun 2018,
Puspendik mempunyai tugas melaksanakan penyiapan bahan kebijakan
teknis penelitian dan pengembangan sistem dan metodologi penilaian
pendidikan.
B. Visi, Misi, Tujuan, dan Nilai Organisasi
1. Visi Puspendik
Menjadi Lembaga yang Profesional di Bidang Penilaian Pendidikan
2. Misi Puspendik
 Mengembangkan dan menyelenggarakan sistem penilaian
pendidikan dalam rangka pengawasan dan pengendali mutu
pendidikan.
5
 Mengembangkan instrumen, mekanisme, dan prosedur sistem
penilaian yang berkualitas untuk menghasilkan pendidikan yang
bermutu (quality assessment for quality education).
3. Tujuan Puspendik
Terselenggarakannya Pengembagan Penilaian Dalam Mengukur Mutu
Pendidikan dengan indikator Kinerja Penyediaan Informasi Hasil
Penilaian Pendidikan.
4. Nilai Puspendik
Nilai-nilai di Pusat Penilaian Pendidikan, merujuk pada nilai-nilai
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang memiliki 7 (tujuh) butir
tata nilai, antara lain:
1) Integritas;
2) Kreatif dan Inovatif;
3) Inisiatif;
4) Pembelajar;
5) Meritokrasi;
6) Terlibat aktif; dan
7) Tanpa pamrih.
C. Tugas dan Fungsi Unit Kerja
Berdasarkan Permendikbud No.11 tahun 2018 pasal 746, Pusat
Penilaian Pendidikan mempunyai tugas melaksanakan penyiapan bahan
kebijakan teknis penelitian dan pengembangan sistem dan metodologi
penilaian pendidikan.
Selain itu, pada pasal 747 Permendikbud No.11 tahun 2018, Pusat
Penilaian Pendidikan memiliki fungsi:
a. penyiapan bahan kebijakan teknis pengembangan sistem dan
metodologi penilaian pendidikan;
b. pengembangan sistem dan pelaksanaan pengukuran akademik;
c. pengembangan sistem dan pelaksanaan pengukuran nonakademik
dan seleksi;
6
d. pelaksanaan analisis hasil penilaian pendidikan;
e. pengembangan sistem, pengelolaan, dan pemanfaatan hasil
penilaian pendidikan;
f. koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan penilaian pendidikan;
g. pemantauan, evaluasi, dan laporan pelaksanaan penilaian
pendidikan; dan
h. pelaksanaan administrasi Pusat.
D. Uraian Tugas
Uraian tugas dari Pengembang Model Penilaian Pendidikan adalah
sebagai berikut :
a. Menyiapkan bahan kebijakan teknis di bidang penilaian akademik.
b. Menganalisis data hasil penilaian akademik sebagai bahan
penyusunan rancangan model penilaian akademik.
c. Menganalisis metodologi, sistem, dan kriteria penilaian akademik
sebagai bahan model penilaian akademik.
d. Merancang konsep pengembangan model penilaian akademik sesuai
hasil analisis.
e. Melaksanakan uji coba rancangan pengembangan model penilaian
akademik.
f. Menyusun konsep pedoman pelaksanaan model penilaian akademik.
g. Melaksanakan pemberian layanan penilaian akademik.
h. Mengevaluasi pelaksanaan model penilaian sebagai bahan
penyusunan pengembangan.
i. Menyimpan dan memelihara dokumen Bidang Penilaian Akademik
j. Menyusun laporan hasil pelaksanaan tugas sebagai bahan
pertanggungjawaban
k. Melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh atasan.
7
BAB II
RANCANGAN AKTUALISASI
A. Identifikasi Isu
1. Isu Aktual
Dalam identifikasi Isu Aktual, Penulis terlebih dahulu melakukan
konsultasi dalam bentuk diskusi guna meminta masukan dari Mentor
mengenai Uraian dan Tugas di Pusat Penilaian Pendidikan khususnya di
Bidang Penilaian Akademik yang menjadi tempat bertugas penulis
termasuk didalamnya kelebihan dan kekurangan/tantangan dalam
pelaksanaan pekerjaan. Aspek utama dalam mencari isu adalah adanya
permasalahan atau kebutuhan pengembangan dalam Model Penilaiaan
Pendidikan dari yang sudah ada. Berikut isu-isu hasil konsultasi dan
diskusi dengan Mentor sebagai berikut :
a. Keterbatasan pengembangan model penilian High Order Thinking
Skilss (HOTS) khususnya soal bidang Geografi.
Kondisi saat ini soal yang digunakan untuk Ujian Nasional (UN)
berkriteria HOTS masih sangat sedikit. Soal yang ada umumnya
masih berdasarkan hafalan dan pemahaman rumus yang ada.
Kondisi yang diharapkan bahwa dengan dibahasnya isu ini,
membuat lebih banyak variasi soal HOTS bidang Geografi yang
mendorong siswa untuk berpikir tingkat tinggi dalam menyelesaikan
soal, dan Guru untuk dapat membuat model penilaian yang
berkarakter sintesa dan evaluasi tema pelajaran.
Isu ini lebih terkait dengan responsibilitas dalam adaptasi
perubahan model penilaian dan tujuan bersama pelayanan
pemahaman penilaian soal sehingga masuk dalam kategori agenda
II pelatihan dasar yaitu komitmen mutu, sekaligus agenda III Whole
of Government.
b. Perlunya perbaikan Mekanisme dan Pengembangan Bank Soal.
Kondisi saat ini, unit kerja Puspendik memiliki tanggungjawab
untuk membuat membuat sekitar 79ribu soal baru untuk seluruh mata
8
pelajaran per tahun. Oleh karena itu membutuhkan effort yang tinggi
untuk memasukkannya kedalam Bank Soal, dimana aplikasi Bank
Soal yang ada saat ini dianggap kurang efisien dan efektif khusunya
terkait Managerial dari soal yang dibuat penulis yang kemudian
dievaluasi oleh Puspendik sampai dengan masuk kedalam Bank
Soal. Besarnya volume soal mengakibatkan tidak efektif proses yang
ada sekarang.
Kondisi yang diharapkan, bahwa perlu ada ide-ide untuk
perbaikan mekanisme pengembangan Bank Soal, sehingga Jika isu
ini tidak diselesaikan maka kualitas soal yang dihasilkan sulit untuk
ditingkatkan karena hanya berfokus pada pemenuhan jumlah.
Gambar 3. Kedudukan isu utama dalam alur kerja pemenuhan Bank Soal.
Isu ini lebih terkait dengan konsisten menjaga standar dari
Bank Soal dalam mengatur Soal (volume tinggi), sehingga
merupakan agenda II pelatihan dasar yaitu komitmen mutu.
c. Belum efisiennya Penggunaan Aplikasi dalam model Penilaian
Pendidikan.
Isu ini muncul karena Kondisi saat ini dalam penulisan soal dan
pereviewan soal yang dilakukan oleh guru sudah menggunakan
Target Soal
•18 Soal/indikator
•79rb soal/th
Pemenuhan Soal
•Analisis kebutuhan
penulis
•analisis & pembuatan
kisi-kisi dan indikator soal
•penyelesaian soal oleh
penulis/guru
•monitoring dan evaluasi
soal
Bank Soal
•Penyiapan Soal UNBK
•Penyiapan Soal USBN
Isu Utama
9
aplikasi SIAP. Namun, pada tahap verifikasi hasil penelaahan soal
Sebagian Penanggung Jawab Matapelajaran (PJM) masih
memandang belum efektif dan efisien jika menggunakan aplikasi.
Penanggung Jawab Mata Pelajaran merasa dengan aplikasi tidak
bisa melihat soal secara utuh dan cepat.
Kondisi yang Diharapkan, adanya perbaikan dari aplikasi
sehingga para Penanggung Jawab Mata Pelajaran dapat
membiasakan diri dalam penggunaan aplikasi agar lebih efektif dan
efisien dalam proses penyiapan soal. Jika isu ini tidak diselesaikan
maka penggunaan aplikasi SIAP yang seharusnya digunakan dalam
seluruh proses masih tidak tercapai dengan optimal. Dan tidak ada
perubahan cara kerja dari cara konvensional menjadi cara baru yang
diharapkan membuat.
Isu ini lebih terkait dengan prosedur sehingga isu ini terkait
dengan agenda III pelatihan dasar yaitu pelayanan publik.
Dari isu aktual yang telah terkumpul dan berdasarkan analisa
kondisi diatas, selanjutnya penulis melakukan proses pemilihan isu
dengan analisis kriteria Aktual, Problematik, Kekhalayakan dan
Kelayakan (APKL). Berikut penjelasan kriteria APKL:
 Aktual, Benar-benar terjadi dan sedang hangat dibicarakan dalam
masyarakat.
 Kekhalayakan, Isu yang menyangkut hajat hidup orang banyak.
 Problematik, Isu yang memiliki dimensi masalah yang kompleks,
sehingga perlu dicarikan segera solusinya.
 Kelayakan, Isu yang masuk akal dan realistis serta relevan untuk
dimunculkan inisiatif pemecahan masalahnya.
Pada table 1, Ketiga isu tersebut diidentifikasi dan dianalisa
menggunakan Kriteria APKL.
10
Tabel 1. Identifikasi isu berdasarkan Kriteria APKL.
No Isu Aktual
Kriteria
Keterangan
A P K L
1 Keterbatasan pengembangan model
penilian High Order Thinking Skilss
(HOTS) khususnya soal bidang Geografi
    Memenuhi Kriteria
2 Perlunya perbaikan Mekanisme dan
Pengembangan Bank Soal
    Memenuhi Kriteria
3 Belum efisiennya Penggunaan Aplikasi
dalam model Penilaian Pendidikan
    Kurang Memenuhi
Kriteria
Setelah melakukan identifikasi kriteria menggunakan APKL, tahap
selanjutnya adalah melakukan identifikasi kembali terhadap isu yang
ada untuk mengetahui isu mana yang menjadi paling prioritas
dengan menggunakan kriteria Urgency (U), Seriousness (S),
Growth (G) atau yang biasa disebut identifikasi USG.
Berikut penjelasan dari unsur USG tersebut :
 Urgency: mendesaknya masalah tersebut untuk diselesaikan
berkaitan dengan dimensi waktu,
 Seriousness: penyelesaian masalah dikaitkan dengan akibat,
bisa menimbulkan masalah baru, dan
 Growth: kemungkinan berkembang memburuk kalau tidak
diselesaikan.
11
Tabel 2. Identifikasi isu berdasarkan Kriteria USG.
No Isu Aktual
Kriteria
Skor
U S G
1 Keterbatasan pengembangan model
penilian High Order Thinking Skilss
(HOTS) khususnya soal bidang Geografi
5 5 5 15
2 Perlunya perbaikan Mekanisme dan
Pengembangan Bank Soal
4 5 4 13
3 Belum efisiennya Penggunaan Aplikasi
dalam model Penilaian Pendidikan
4 4 5 13
Keterangan :
U: Urgency; S=Seriousness; G: Growth.
Interval penentuan prioritas:
Angka 1: sangat tidak mendesak/gawat dan dampak;
Angka 2: tidak mendesak/gawat dan dampak
Angka 3: cukup mendesak/gawat dan dampak;
Angka 4: mendesak/gawat dan dampak
Angka 5: sangat mendesak/gawat dan dampak
2. Isu Terpilih
Setelah melewati proses identifikasi isu menggunakan kriteria APKL
dan USG dengan skor 15, maka didapatkan 1 isu prioritas yang akan
menjadi fokus pembahasan aktualisasi nilai ASN oleh penulis, yaitu:
“Keterbatasan pengembangan model penilian High Order Thinking Skilss
(HOTS) khususnya soal bidang Geografi”
Setelah mendapatkan isu terpilih, penulis melakukan proses analisa
sebab-akibat menggunakan Diagram tulang ikan / Fishbone terhadap isu
yang terpilih, hal ini diperlukan untuk mengetahui sejumlah faktor yang
terkait dengan isu yang terpilih, untuk mengetahui hubungan faktor
sebab akibat dari munculnya isu terpilih.
12
Gambar 4. Diagram Fish Bone Isu terpilih
Dari hasil analisa menggunakan Diagram Fish Bone terdapat beberapa
kategori permasalahan yang menyebabkan terjadinya isu “Perlunya
pengembangan model penilian High Order Thinking Skilss (HOTS)
khususnya soal bidang Geografi” di unit kerja, yaitu :
 dari segi Material, penyebab utamanya adalah belum adanya variasi
soal HOTS yang ada, dan Kurikulum 2013 yang baru diterapkan
1tahun belakangan.
 dari kategori permasalahan Kondisi Eksisting yakni Soal UN Hots
yang ada dikomplain oleh masyarakat karena tidak pernah diajarkan.
 selanjutnya dari segi Kategori Permasalahan Ketahanan, soal
HOTS baru diterapkan 10% dari seluruh soal yang di Ujian
Nasionalkan. Oleh karena itu diperlukan koordinasi antara tenaga
pendidik dan peserta didik untuk menenkankan pemahaman soal
HOTS. Sehingga diharapkan soal ujian kita mencerminkan Karakter
yang kuat sesuai dengan tuntutan Kurikulum 2013.
Material Kondisi Eksisting
Ketahanan Inovasi
Karakter Soal belum banyak
bersintesa& evaluasi tema
Soal berbasis Rumus/
Pengertian
K13 belum sepenuhnya
mendukung
10% dari Soal
UN
Kurangnya panduan
soal HOTS Geografi
Sedikitnya Penilaian model
pendidikan berkarakter
bidang akademik (geografi)
Penulis Soal belum
memahami HOTS
Variasi Soal
HOTS terbatas
Problem:
Keterbatasan Soal
HOTS Bidang
Geografi
13
 Permasalahan Inovasi yakni kurangnya pemahaman HOTS itu
sendiri, baik di Lingkungan internal Puspendik maupun tenaga
pendidik yang diberikan mandat untuk membuat soal tersebut.
3. Gagasan Pemecahan Isu
Hasil dari Indentifikasi dan pemilihan isu terpilih maka, diperlukan
gagasan untuk menyelesaikan Isu terpilih, yaitu:
a) Mengumpulkan referensi HOTS
b) Mempelajari kompetensi Bidang Geografi dari Kurikulum 2013
c) Melakukan telaah kriteria Soal HOTS
d) Mengidentifikasi jenis Soal HOTS pada berbagai Referensi (UN dan
USBN)
e) Merancang contoh soal Geografi dengan kriteria HOTS
f) Melakukan ujicoba terbatas
g) Melakukan evaluasi Rancangan HOTS bidang Geografi
h) Laporan pengembangan model penilaian
4. Dampak Apabila Isu tidak diselesaikan
Jika isu ini tidak diselesaikan maka penilaian Soal Geografi tidak
berkembang, dan mutu pendidikan di Indonesia tidak akan ada
peningkatan. Dan jika isu prioritas ini dilaksanakan diharapkan dimasa
yang akan datang soal-soal Geografi bisa mendorong siswa untuk
berpikir tingkat tinggi khususnya tentang pemahaman mengenai
fenomena-fenomena geosphere, sehingga akan meningkatkan mutu
pendidikan di Indonesia
14
B. Formulir Rancangan Aktualisasi
Pelaksanaan gagasan pemecahan isu lebih detail dijabarkan dalam Rincian Rancangan Kegiatan Aktualisasi Nilai
ASN terhadap pemecahan isu mengenai “perlunya pengembangan model penilian High Order Thinking Skilss
(HOTS) khususnya soal bidang Geografi”, yang diturunkan menjadi berbagai tahapan kegiatan, Output Hasil,
Keterkaitan Substansi Mata Pelatihan, Kontribusi terhadap Visi Misi Organisasi, dan penguatan Nilai Organisasi.
Berikut table Rincian Kegiatan lebih lanjut di jelaskan pada tabel 3.
Unit Kerja : Pusat Penilaian Pendidikan
Identifikasi Isu :
a) Keterbatasan pengembangan model penilian High Order Thinking Skilss (HOTS) khususnya soal bidang
Geografi
b) Perlunya perbaikan Mekanisme dan Pengembangan Bank Soal
c) Belum efisiennya Penggunaan Aplikasi dalam model Penilaian Pendidikan.
Isu yang diangkat : Keterbatasan pengembangan model penilian High Order Thinking Skilss (HOTS)
khususnya soal bidang Geografi
Gagasan Pemecahan Isu : pengembangan model penilian High Order Thinking Skilss (HOTS)
khususnya soal bidang Geografi
15
Tabel 3. Bagan Rincian Kegiatan Rencana Aktualisasi Pemecahan Isu
No Kegiatan Tahapan Output/Hasil
Keterkaitan Substansi
Mata Pelatihan
Kontribusi
Terhadap Visi,
Misi, Organisasi
Penguatan
Nilai
Organisasi
1 2 3 4 5 6 7
1 Mengumpulkan
referensi HOTS
Bidang
Geografi,
supaya penulis
memiliki bekal
dalam mengkaji
HOTS.
1. Mencari Referensi kriteria
HOTS secara Online
Uraian :
Rencana Dilakukan secara
Mandiri dengan Kejelasan
Target Kriteria soal HOTS.
Proses lewat media online
dilakukan karena lebih efektif
dan efisien (biaya dan
waktu), dan berorientasi
pada hasil.
2. Mencari Referensi soal hots
lewat paperbase.
Uraian:
Dilakukan dengan mencari
literature di Perpusatakaan
Puspendik. Referensi yang
didapatkan akan dipinjam dan
dikembalikan kembali
1. Medapatkan
referensi kriteria-
kriteria Soal HOTS
bidang Geografi.
2.
Bukti Fisik
berupa
Print Screen File
Hasil unduh.
Bukti Fisik
poto dari
paperbase yang
memuat materi
HOTS
AGENDA II
Nilai-Nilai ANEKA
Akuntabilitas :
- Kejelasan target
- Partisipatif
- Konsisten
Nasionalisme:
- Amanah
Etika Publik
- Tanggap, cepat, akurat
- sopan
- Tanggung jawab
- Mengutamakan hasil
Komitmen Mutu:
- Efektifitas
- Efisiensi
Anti Korupsi :
- Jujur
- Tanggungjawab
AGENDA III
Kedudukan dan Peran
ASN dalam NKRI
Dengan mencari
Kriteria HOTS
Bidang Geografi,
maka diharapkan
penulis
mendapatkan
referensi HOTS
yang dapat
mendukung
pencapaian Visi &
Misi Puspendik
untuk menjadi
Lembaga yang
Profesional di
Bidang Penilaian
Pendidikan dan
Mengembangkan
instrumen,
mekanisme, dan
prosedur system
penilaian yang
berkualitas untuk
menghasilkan
pendidikan yang
bermutu.
Pencarian
Kriteria HOTS
merupakan
aplikasi
penguatan nilai-
nilai kemdikbud
yang berupa
nilai inisiatif,
aktif, dan
khususnya nilai
Pembelajar.
16
No Kegiatan Tahapan Output/Hasil
Keterkaitan Substansi
Mata Pelatihan
Kontribusi
Terhadap Visi,
Misi, Organisasi
Penguatan
Nilai
Organisasi
(amanah, dan
tanggungjawab).
3. Merekapitulasi Referensi soal
HOTS baik dari sumber
Online maupun sumber
paperbase.
lewat paperbase.
Uraian:
Dilakukan dengan cermat,
dan akurat, dan konsisten
mencantumkan sumber
referensi.
Bukti Fisik
print screen
rekapitulasi
referensi data.
Managemen ASN
Melaksanakan kewajiban
Uraian : saya akan
melaksanakan kegiatan
sesuai dengan uraian
tugas saya salah satunya
dengan Menyiapkan
bahan kebijakan teknis di
bidang penilaian
akademik.
2. Mempelajari
Kompetensi
Dasar Bidang
Geografi dari
Kurikulum
2013, sehingga
penulis
nantinya dapat
memahami
keterkaitan
antara KD di
K13 dengan
kriteria HOTS
1. Mencari dan mengunduh
materi Kurikulum 2013
secara online.
Uraian :
Penulis hanya akan
menggunakan referensi dari
sumber yang terpercaya
(tanggungjawab). Media
online digunakan sebagai
bukti tanggap, cepat dan
3. Pemahaman
Kompetensi Dasar
Kurikulum 2013
Bidang Geografi.
Bukti Fisik:
Print Screen
Permendikbud
terkait Kurikulum
2013.
AGENDA II
Nilai-Nilai ANEKA
Akuntabilitas :
- Kejelasan target
- Akuntabilitas proses
- tanggungjawab
Nasionalisme:
- Tolong menolong
- Etos kerja
- Saling menghormati
Etika Publik
- Sopan
- Tanggap, cepat, akurat
- Menghargai komunikasi
Dengan
mempelajari
Kompetensi Dasar
Bidang Geografi
pada Kurikulum
2013, maka dapat
meningkatkan
pemahaman
mengenai berbagai
indikator pelajaran
geografi, sehingga
mendukung
pencapaian Visi &
Misi Puspendik
untuk menjadi
Pemahaman
Kurikulum 2013
merupakan
aplikasi
penguatan nilai-
nilai kemdikbud
dalam hal
inisiatif, aktif,
dan khususnya
nilai
Pembelajar.
17
No Kegiatan Tahapan Output/Hasil
Keterkaitan Substansi
Mata Pelatihan
Kontribusi
Terhadap Visi,
Misi, Organisasi
Penguatan
Nilai
Organisasi
akurat, dan efisiensi.
Penulis akan tanggungjawab
dan Jujur terhadap
keabsahan Kurikulum yang
didapatkan.
2. Melakukan telaah
Kompetensi Dasar dalam
dokumen kurikulum 2013
Uraian :
Akan melakukan dengan
teliti, jujur terhadap isi
kurikulum, dan penuh
tanggungjawab terkait Mata
Pelajaran Geografi.
Saya akan berkonsultasi
dengan Atasan dan Rekan
kerja dengan sopan
(menghargai komunikasi-
konsultasi). Etos kerja tinggi
dan kerja keras dibutuhkan.
3. Membuat ringkasan
kompetensi Dasar Bidang
Geografi pada Kurikulum
2013,
Uraian :
Akan merumuskan kriteria
berdasarkan hasil konsultasi
dan diskusi dengan
Bukti Fisik
Catatan Hasil
Diskusi
1. Bukti Fisik
2. Rumusan
kompetensi dasar
bidang Geografi.
-konsultasi
Komitmen Mutu:
- efisinsi
- Komitmen menjaga
standar
Anti Korupsi :
- Jujur
- Tanggung jawab
AGENDA III
Kedudukan dan Peran
ASN dalam NKRI
Managemen ASN
Melaksanakan kewajiban
Uraian : sesuai dengan
uraian tugas salah
satunya sebagai
menganalisis metodololgi,
system, dan kriteria
penilaian akademik
sebagai bahan penilaian
akademik.
Whole of Goverment
4. Uraian:
5. Pada saat meminta
dokumen kurikulum, yaitu
Lembaga yang
Profesional di
Bidang Penilaian
Pendidikan dan
Mengembangkan
instrumen,
mekanisme dan
prosedur system
penilaian yang
berkualitas untuk
menghasilkan
pendidikan yang
bermutu.
18
No Kegiatan Tahapan Output/Hasil
Keterkaitan Substansi
Mata Pelatihan
Kontribusi
Terhadap Visi,
Misi, Organisasi
Penguatan
Nilai
Organisasi
atasan/PJM (menghargai
komunikasi).
Ringkasan dibuat dengan
cermat dan rapi. Kemudian
ringkasan tersebut
dikonsultasikan dengan
atasan untuk direvisi dan
dilakukan revisi kembali
sehingga rangkuman
tersebut berorientasi mutu
yang dapat
dipertanggungjawabkan
sebagai bentuk akuntabel.
dengan koordinasi pada
Unit penanggungjawab
Kurikulum 2013
3 Melakukan
telaah kriteria
HOTS Bidang
Geografi, agar
penulis mampu
memahami
prinsip-prinsip
soal HOTS.
1. Melakukan analisis kriteria
soal HOTS dari berbagai
referensi hasil kegiatan 1.
Uraian :
Saya akan menelaah kriteria
dari berbagai referensi
6. Terlaksananya
penelaahan
mengenai
mekanisme
Kriteria Soal
HOTS Bidang
Geografi.
7.
Bukti Fisik:
catatan kisi-kisi
dari referensi.
AGENDA II
Nilai-Nilai ANEKA
Akuntabilitas :
- Tanggung jawab
Nasionalisme:
- Humanis
- Menghargai pendapat
Etika Publik
- Teliti/cermat
- Menghargai
komunikasi/ konsultasi
- profesional
Komitmen Mutu:
Dengan menelaan
kriteria HOTS
Bidang Geografi,
maka diharapkan
penulis
mendapatkan
pengetahuan lebih
tentang HOTS
yang dapat
mendukung
pencapaian Visi &
Misi Puspendik
untuk menjadi
Lembaga yang
Penelaahan
Kriteria HOTS
sebagai aplikasi
penguatan nilai-
nilai kemdikbud
yang berupa
nilai inisiatif,
aktif, dan
khususnya nilai
Pembelajar.
19
No Kegiatan Tahapan Output/Hasil
Keterkaitan Substansi
Mata Pelatihan
Kontribusi
Terhadap Visi,
Misi, Organisasi
Penguatan
Nilai
Organisasi
dengan dengan teliti, kerja
keras, dan mencatat kisi-kisi
yang ada dengan penuh
tanggungjawab.
2. Mendiskusikan referensi soal
HOTS.
Uraian :
Akan meminta masukkan
dari Senior/ Penangggung
Jawab Materi (PJM) soal
Geografi secara humanis
untuk konsisten komitmen
dalam menjaga standar.
Terlebih dahulu dilakukan
dengan meminta ijin secara
ramah kepada Kabid untuk
berdiskusi HOTS dengan
PJM. Kemudian meminta
tolong dengan sopan
kepada senior untuk
berkenan mendiskusikan
dengan serius mengenai
kriteria soal HOTS bidang
Geografi. Saya akan sangat
menghargai masukkan dari
PJM.
3. Mencatat dan merumuskan
kriteria soal HOTS.
Bukti Fisik,
catatan hasil
diskusi.
Bukti Fisik
print out draft
- Orientasi mutu
- Komitmen menjaga
standar
Anti Korupsi :
- Jujur
- Tanggung jawab
AGENDA III
Kedudukan dan Peran
ASN dalam NKRI
Managemen ASN
Melaksanakan kewajiban
Uraian : sesuai dengan
uraian tugas salah
satunya sebagai
menganalisis metodololgi,
system, dan kriteria
penilaian akademik
sebagai bahan penilaian
akademik.
Profesional di
Bidang Penilaian
Pendidikan dan
Mengembangkan
instrumen,
mekanisme, dan
prosedur system
penilaian yang
berkualitas untuk
menghasilkan
pendidikan yang
bermutu.
20
No Kegiatan Tahapan Output/Hasil
Keterkaitan Substansi
Mata Pelatihan
Kontribusi
Terhadap Visi,
Misi, Organisasi
Penguatan
Nilai
Organisasi
Uraian:
Akan merumuskan kriteria
berdasarkan hasil diskusi
dengan PJM (menghargai
komunikasi) dan resume
referensi dengan
profesional, jujur, dan
tanggungjawab.
rumusan kriteria
4. Mengidentifikasi
Jenis Soal
HOTS pada
berbagai
Referensi (UN
2017, dan
USBN)
1. Mencari Soal UN dan USBN
2017.
Uraian:
Dilakukan baik secara Offline
maupun Online.
Pencarian Soal UN secara
Offline dengan meminta
kepada pengelola Bank Soal
atau PJM, dan menjelaskan
kebutuhan Soal UN dan
USBN dengan sopan
termasuk komitmen untuk
tetap menjaga kerahasiaan
dokumen soal sebagai bentuk
Teridentifikasi
Jenis Soal HOTS
dari berbagari
referensi.
Bukti Fisik:
Tahapan 1,
mendapatkan Soal
UN dan USBN.
AGENDA II
Nilai-Nilai ANEKA
Akuntabilitas :
- Kejelasan target
- Tanggungjawab
- reliabel
Nasionalisme:
- Amanah
- Saling menghormati
Etika Publik
- Sopan
- Tanggap, cepat, akurat
- cermat
- Menghargai komunikasi
-konsultasi
Komitmen Mutu:
- Komitmen menjaga
standar
Dengan melakukan
identifikasi Jenis
Soal HOTS pada
berbagai referensi,
maka penulis dapat
mengetahui
kualitas Penilaian
Pendidikan yang
ada baik UN
maupun USBN,
sehingga
mendukung
pencapaian Visi &
Misi Puspendik
untuk menjadi
Lembaga yang
Profesional di
Bidang Penilaian
Pendidikan dan
Pengidentifikasi
an jenis soal
HOTS
merupakan
aplikasi
penguatan nilai-
nilai kemdikbud
dalam hal
inisiatif, aktif,
dan khususnya
nilai
Pembelajar.
21
No Kegiatan Tahapan Output/Hasil
Keterkaitan Substansi
Mata Pelatihan
Kontribusi
Terhadap Visi,
Misi, Organisasi
Penguatan
Nilai
Organisasi
tanggungjawab, dan
amanah.
Pencarian online dilakukan
untuk mencari variasi soal
lainnya, dari sumber yang
terpercaya (reliable)
2. Berkomunikasi dan
berkonsultasi dengan PJM
Geografi
Uraian:
Identifikasi soal HOTS
dilakukan dengan
berkonsultasi kepada
Senior/PJM secara sopan
untuk dapat mencari Soal
yang sesuai dengan standar
kriteria HOTS, sehingga
penulis dapat memisahkan
dengan cermat dan akurat
mana soal yang biasa maupun
yang sudah berkriteria HOTS.
3. Membuat kesimpulan kondisi
soal UN dan USBN
Uraian:
Penulis akan membuat
Kesimpulan dengan penuh
tanggungjawab. Masukan dari
senior/PJM dipertimbangkan.
Bukti Fisik
catatan hasil
konsultasi,
sekaligus daftar
soal yang masuk
dalam kriteria
HOTS.
3.
4.
5.
6.
7.
Bukti Fisik
kesimpulan hasil
identifikasi soal
HOTS.
Anti Korupsi :
- berani
AGENDA III
Kedudukan dan Peran
ASN dalam NKRI
Managemen ASN
Melaksanakan kewajiban
Uraian : sesuai dengan
uraian tugas salah
satunya adalah
menganalisis data hasil
penilaian akademik
sebagai bahan
penyusunan rancangan
model penilaian
akademik.
Mengembangkan
instrumen,
mekanisme dan
prosedur system
penilaian yang
berkualitas untuk
menghasilkan
pendidikan yang
bermutu.
22
No Kegiatan Tahapan Output/Hasil
Keterkaitan Substansi
Mata Pelatihan
Kontribusi
Terhadap Visi,
Misi, Organisasi
Penguatan
Nilai
Organisasi
Selain itu, penulis harus
berani memperlihatkan
prosentase dan bobot soal
HOTS yang ada, termasuk
kecenderungan pemakaian
indikator soal yang digunakan.
5. Merancang
contoh soal
Geografi
dengan kriteria
HOTS
1. Menyiapkan indikator soal
yang baru.
Uraian:
Penulis mempelajari kriteria
Soal HOTS dari berbagai
Referensi dengan Cermat.
Mencoba membuat Indikator
terkait yang disesuaikan
dengan Kompetensi Dasar.
2. Konsultasi dengan PJM dan
Senior
Uraian:
Sebelum merancang, untuk
efisiensi dan efektivitas
penulis meminta dengan
Terselesaikanya
beberapa contoh
soal Geografi
dengan kriteria
HOTS.
Bukti Fisik:
catatan indikator
baru yang sesuai
dengan kriteria
HOTS dan kisi-kisi
yang ada
Bukti Fisik,.
catatan hasil
diskusi mengenai
kisi-kisi soal dan
indikatornya.
AGENDA II
Nilai-Nilai ANEKA
Akuntabilitas :
- Kejelasan target
- tanggungjawab
Nasionalisme:
- Saling menghormati
- Etos kerja
Etika Publik
- Teliti
- Kreatif inovatif.
- cermat
- Menghargai komunikasi
–konsultasi
- Integritas tinggi
Komitmen Mutu:
- Kepuasan pengguna
Anti Korupsi :
- Tanggungjawab/
evaluasi
Dengan melakukan
identifikasi Jenis
Soal HOTS pada
berbagai referensi,
maka penulis dapat
mengetahui
kualitas Penilaian
Pendidikan yang
ada baik UN
maupun USBN,
sehingga
mendukung
pencapaian Visi &
Misi Puspendik
untuk menjadi
Lembaga yang
Profesional di
Bidang Penilaian
Pendidikan dan
Mengembangkan
instrumen,
Perancangan
soal HOTS
merupakan
aplikasi
penguatan nilai-
nilai kemdikbud
dalam hal
inovatif-kreatif,
inisiatif,
integritas, dan
khususnya nilai
Pembelajar.
23
No Kegiatan Tahapan Output/Hasil
Keterkaitan Substansi
Mata Pelatihan
Kontribusi
Terhadap Visi,
Misi, Organisasi
Penguatan
Nilai
Organisasi
sopan kepada PJM dan
Senior. Pertama-tama,
menyiapkan kisi-kisi dan
indikator secara bersamaan
untuk Geografi yang telah
digunakan untuk UN dan
USBN dengan teliti. Hal ini
juga dimaksudkan untuk
menghormati Senior yang
lebih berpengalaman.
3. Membuat contoh sekaligus
kunci jawaban soal sesuai
dengan indikator dan kriteria
HOTS.
Uraian:
Dalam membuat soal, penulis
akan dengan mandiri dan
cermat berdasarkan Kisi-kisi
dan indikator hasil diskusi
dengan Senior/ PJM. Selain
itu, penulis juga akan
mempertimbangkan KD dalam
K13 terlebih dahulu, sehingga
soal yang dibuat dapat sesuai
dengan standar HOTS.
Kegiatan penulisan soal
sekaligus kunci jawaban
merupakan bentuk kreativitas
Bukti Fisik,
printout contoh
soal yang dibuat
dan kunci
jawaban.
AGENDA III
Kedudukan dan Peran
ASN dalam NKRI
Managemen ASN
Melaksanakan kewajiban
Uraian : sesuai dengan
uraian tugas salah
satunya adalah
menganalisis data hasil
penilaian akademik
sebagai bahan
penyusunan rancangan
model penilaian
akademik.
Pelayanan Publik
Memenuhi aspek
pelayanan prima
Uraian: khususnya pada
kegiatan pembuatan kunci
jawaban soal HOTS. User
dapat dengan mudah
melakukan evaluasi dan
memahami apa dan
bagaimana Soal berdaya
nalar tinggi bidang
Geografi.
mekanisme dan
prosedur system
penilaian yang
berkualitas untuk
menghasilkan
pendidikan yang
bermutu, dan tugas
untuk merancang
konsep
pengembangan
model penilaian
akademik sesuai
hasil analisis.
24
No Kegiatan Tahapan Output/Hasil
Keterkaitan Substansi
Mata Pelatihan
Kontribusi
Terhadap Visi,
Misi, Organisasi
Penguatan
Nilai
Organisasi
dan inovasi.
6. Melakukan
Ujicoba
terbatas,
sebagai dasar
evaluasi yang
berintegritas.
1. Menyiapkan konstrak soal
Uraian:
Penulis akan melakukan
diskusi dengan PJM maupun
atasan untuk menentukan
prototipe hasil rancangan soal-
soal yang akan diuji cobakan
(Orientasi Mutu). Prototipe
soal-soal dan pembahasan
kemudian diketik terpisah
dengan rapi dan teliti untuk
meminimalisir kesalahan ketik
yang dapat membuat soal
tersebut menjadi kurang jelas
dan tidak bisa dijawab oleh
siswa.
2. Menghubungi pihak yang akan
diujicobakan
Uraian :
Penulis akan bekerjasama
dengan rekan kerja dalam
pemilihan pihak yang
diujicobakan disekitar kantor.
Dilaksanakannya
Ujicoba Terbatas.
Bukti Fisik
Lembar Soal yang
digunakan untuk
ujicoba.
Bukti Fisik
surat permintaan
tempat dan
peserta didik.
AGENDA II
Nilai-Nilai ANEKA
Akuntabilitas :
- tanggungjawab
Nasionalisme:
- tidak diskriminatif
Etika Publik
- Sopan
- Integritas tinggi
Komitmen Mutu:
- Orientasi mutu
Anti Korupsi :
- Tanggungjawab
- disiplin
AGENDA III
Kedudukan dan Peran
ASN dalam NKRI
Managemen ASN
Melaksanakan kewajiban
Uraian : sesuai dengan
uraian tugas salah
satunya adalah
melakukan ujicoba
rancangan
Dengan melakukan
ujicoba terbatas,
maka penulis
berkontribusi
mendukung
pencapaian Visi &
Misi Puspendik
untuk menjadi
Lembaga yang
Profesional di
Bidang Penilaian
Pendidikan dan
Mengembangkan
instrumen,
mengembangkan
dan
menyelenggarakan
system penilaian
pendidikan dalam
rangka
pengawasan dan
pengendali mutu
pendidikan..
Pelaksanaan
ujicoba terbatas
sebagai bentuk
penguatan nilai-
nilai kemdikbud
dalam hal
Integritas,
Inisiatif, Terlibat
Aktif, dan
Tanpa Pamrih.
25
No Kegiatan Tahapan Output/Hasil
Keterkaitan Substansi
Mata Pelatihan
Kontribusi
Terhadap Visi,
Misi, Organisasi
Penguatan
Nilai
Organisasi
Permintaan lokasi diajukan
dengan sopan dan dijelaskan
dengan maksud dan
tujuannya.
Jika memungkinkan, penulis
akan menyiapkan surat
permintaan ujicoba terbatas
dari atasan kepada pihak yang
telah berkenan agar bisa
dipertanggungjawabkan.
3. Melaksanakan ujicoba secara
terbatas
Penulis akan melaksanakan
ujicoba dengan disiplin,
pengawasan yang tidak
diskriminatif, sehingga
dipertanggungjawabkan.
Ujicoba dilakukan terbatas
dengan maksud untuk
mendapatkan feedback dari
soal yang dibuat (orientasi
mutu).
Bukti Fisik
foto kegiatan
ujicoba, dan
lembar jawaban.
pengembangan model
penilaian akademik.
Pelayanan Publik
Memenuhi aspek
pelayanan prima
Uraian:.
Soal yang diujicobakan
merupakan bentuk
akuntabel dan partisipatif
dari peserta didik.
Pelaksanaannya
dilakukan dengan Atensi,
Senyum, Salam, dan
Terima Kasih
7. Melakukan
evaluasi
Rancangan
HOTS bidang
Geografi 1. Merekapitulasi hasil ujicoba
Tereveluasinya
rancangan soal
yang dibuat.
Bukti Fisik
AGENDA II
Nilai-Nilai ANEKA
Akuntabilitas :
- Kejelasan target
Dengan melakukan
evaluasi contoh
Soal dan jawaban
HOTS, maka
penulis dapat
Evaluasi contoh
soal dan
jawaban
merupakan
aplikasi
26
No Kegiatan Tahapan Output/Hasil
Keterkaitan Substansi
Mata Pelatihan
Kontribusi
Terhadap Visi,
Misi, Organisasi
Penguatan
Nilai
Organisasi
Uraian :
Penulis memastikan para
peserta telah menyelesaikan
jawaban. Jawaban yang
sudah dikumpulkan dihitung
dengan cermat agar tidak ada
yang hilang
(tanggungjawab).
2. Menganalisis hasil Ujicoba
Uraian :
Penulis akan menganalisa
tingkat keterbacaan soal
dengan professional, meminta
masukan dengan sopan dan
ramah kepada Senior/PJM
terkait dengan hasil
rekapitulasi jawaban yang
dibuat dengan kriteria HOTS.
Penulis akan membuat
penilaian sederhana dengan
membandingkan pada
indikator soal sama antara
soal berkriteria HOTS dengan
yang bukan HOTS (orientasi
mutu).
3. Melaporkan kepada
Atasan/mentor
Uraian :
jawaban dan
catatan hasil
rekapitulasi.
Bukti Fisik,
Catatan hasil
analisis dan
keterbacaan soal.
Bukti Fisik,
Draft hasil
evaluasi yang
- Transparansi
- tanggungjawab
Nasionalisme:
- menghargai pendapat
Etika Publik
- Sopan, dan ramah
- Menghargai komunikasi
–konsultasi
- hormat
Komitmen Mutu:
- Konsisten menjaga
standar
- Orientasi mutu
Anti Korupsi :
- Tanggungjawab/
evaluasi
AGENDA III
Kedudukan dan Peran
ASN dalam NKRI
Managemen ASN
Melaksanakan kewajiban
Uraian : sesuai dengan
uraian tugas salah
satunya adalah
menganalisis data hasil
penilaian akademik
mengukur tingkat
pengetahuan dan
aplikasinya
penulis, sehingga
mendukung
pencapaian Visi &
Misi Puspendik
untuk menjadi
Lembaga yang
Profesional di
Bidang Penilaian
Pendidikan dan
Mengembangkan
instrumen,
mekanisme dan
prosedur system
penilaian yang
berkualitas untuk
menghasilkan
pendidikan yang
bermutu, dan tugas
untuk merancang
konsep
pengembangan
model penilaian
akademik sesuai
hasil analisis.
penguatan nilai-
nilai kemdikbud
dalam hal aktif,
inisiatif,
integritas, dan
khususnya nilai
Pembelajar.
27
No Kegiatan Tahapan Output/Hasil
Keterkaitan Substansi
Mata Pelatihan
Kontribusi
Terhadap Visi,
Misi, Organisasi
Penguatan
Nilai
Organisasi
Hasil ujicoba dan analisa
kriteria akan dilaporkan
kepada atasan dengan penuh
hormat dan tanggungjawab,
sekaligus memohonkan
pendapat mengenai hasil
pengembangan model
penilaian dengan HOTS
Geografi. (menghargai
pendapat).
Pelaporan kepada atasan
dilakukan sebagai bentuk
tranparansi dan kejelasan
target dengan kriteria HOTS.
telah
mendapatkan
masukan dari
Atasan.
sebagai bahan
penyusunan rancangan
model penilaian
akademik.
8. Laporan
pengembangan
model Penilaian
HOTS
khusunya
Bidang
Geografi,
sehingga
penulis dapat
memper-
tanggungja-
wabkan tugas
yang diberikan
1. Finalisasi Kriteria
Uraian :
Penulis akan melengkapi
kriteria penilaian, termasuk
didalamnya kisi-kisi dan
indikator model penilaian
Diselesaikannya
laporan
pengembangan
model penilian
HOTS bidang
Geografi..
Bukti Fisik:
printout kriteria
HOTS bidang
Geografi.
AGENDA II
Nilai-Nilai ANEKA
Akuntabilitas :
- Tanggungjawab
- transparan
- konsisten
Nasionalisme:
- menghargai pendapat
Etika Publik
- integritas
- Menghargai komunikasi
–konsultasi
Dengan pembuaan
laporan model
penilaian HOTS,
maka penulis dapat
memberikan
kontribusi akan isu
keterbatasan Model
Penilaian
Pendidikan Soal
Geografi, sehingga
mendukung
pencapaian Visi &
Misi Puspendik
Pelaporan
pengembangan
model penilaian
ini merupakan
aplikasi
penguatan nilai-
nilai kemdikbud
dalam hal aktif,
inisiatif,
integritas, dan
khususnya nilai
integritas.
28
No Kegiatan Tahapan Output/Hasil
Keterkaitan Substansi
Mata Pelatihan
Kontribusi
Terhadap Visi,
Misi, Organisasi
Penguatan
Nilai
Organisasi
dengan baik
dan benar.
HOTS, sehingga diharapkan
Kriteria yang dibuat dapat
dijadikan standar HOTS
geografi kedepannya, sebagai
bentuk tanggungjawab dan
konsistensi.
2. Finalisasi rancangan Soal
model penilaian dengan
kriteria HOTS
Uraian:
Kegiatan ini akan
dilaksanakan penulis dengan
mempertimbangkan kegiatan
ke6 yang berorientasi mutu
dan transparan.
3. Membuat laporan
pengembangan model penilian
High Order Thinking Skilss
(HOTS)
Uraian:
Penulis akan membuat
laporan aktualisasi dengan
penuh tanggungjawab, jujur,
dan cermat, segala masukan
akan dipertimbangkan.
Bukti Fisik
printout contoh
soal dan kunci
jawaban HOTS
Geografi.
Bukti Fisik
printout paparan
laporan aktualisai
- hormat
Komitmen Mutu:
- berorientasi mutu
Anti Korupsi :
- jujur
- tanggungjawab
AGENDA III
Kedudukan dan Peran
ASN dalam NKRI
Managemen ASN
Melaksanakan kewajiban
Uraian : sesuai dengan
uraian tugas salah
satunya adalah
menganalisis data hasil
penilaian akademik
sebagai bahan
penyusunan rancangan
model penilaian
akademik, menyimpan
dan memelihara dokumen
Bidang Penilaian
Akademik, dan menyusun
laporan hasil pelaksanaan
tugas sebagai bahan
pertanggungjawaban
untuk menjadi
Lembaga yang
Profesional di
Bidang Penilaian
Pendidikan dan
Mengembangkan
instrumen,
mekanisme dan
prosedur system
penilaian yang
berkualitas untuk
menghasilkan
pendidikan yang
bermutu, dan tugas
untuk merancang
konsep
pengembangan
model penilaian
akademik sesuai
hasil analisis.
29
No Kegiatan Tahapan Output/Hasil
Keterkaitan Substansi
Mata Pelatihan
Kontribusi
Terhadap Visi,
Misi, Organisasi
Penguatan
Nilai
Organisasi
30
C. Timeline Pelaksanaan Kegiatan
Pelaksanaan kegiatan dilakukan mulai tanggal 6 Juli Sampai dengan
31Agustus yaitu selama 40 Hari Kerja (±8minggu) yang hasilnya akan
dilaporkan pada 2 November 2018, dengan rincian timeline kegiatan
sebagaimana ditunjukan pada tabel 4.
Tabel 4. Timeline Kegiatan
No. Kegiatan
Juli Agustus
M2 M3 M4 M1 M2 M3 M4 M5
1 Mengumpulkan Referensi
HOTS
2
Mempelajari Kompetensi
Dasar Bidang Geografi dari
Kurikulum 2013
3 Melakukan telaah kriteria
Soal HOTS
4
Mengidentifikasi jenis soal
HOTS pada berbagai Soal
ujian (UN dan USBN)
5
Merancang contoh Soal
Geografi dengan Kriteria
HOTS
6 Melakukan Ujicoba
Terbatas
7 Melakukan evaluasi hasil
rancangan soal HOTS
8 Laporan pengembangan
model penilaian
31
BAB III
PENUTUP
Penulis memilih isu mengenai keterbatasan pengembangan model penilaian
HOTS khususnya soal bidang Geografi. Analisis untuk penyelesaian isu yang
dilakukan penulis, yaitu dengan menggunakan diagram sebab-akibat Fishborn
Diagram. Sehingga, Gagasan yang muncul adalah agar mendorong peserta
didik memiliki daya penalaran tinggi dalam menjawab soal khususnya di bidang
geografi, dan Guru memilki kemampuan membuat model penilaian yang
berkarakter sintesa dan evaluasi tema pelajaran. Melihat isu yang ada,
diharapkan dapat menjadi modal penulis untuk mengembangkan lebih lanjut
Pengembangan Model Penilaian Bidang Geografi dengan berbagai kisi-kisi dan
indikator penilaian soal.
Rancangan Aktualisasi ini setidaknya menjadi panduan penulis untuk dapat
mengaktualisasikan ilmu yang ada dalam pelatihan dasar CPNS, khususnya
untuk Agenda II nilai ANEKA ASN, dan Agenda III yang berupa Kedudukan dan
Peran ASN dalam NKRI pada saat dilakukan habituasi selama 40 hari kedepan.
Semoga dalam implementasi, kegiatan yang dilakukan tidak banyak perubahan
dari apa yang telah direncanakan.

180701 Laporan Rencana Aktualisasi ANEKA ikhsan

  • 1.
    PENGEMBANGAN MODEL PENILAIANHIGH ORDER THINGKING SKILLS (HOTS) KHUSUSNYA SOAL BIDANG GEOGRAFI Rancangan Aktualisasi Nilai-Nilai Dasar ASN Di Bidang Penilaian Akademik Pusat Penilaian Pendidikan Badan Penelitian Dan Pengembangan Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil Disusun oleh: Nama : Ikhsan Prabowo NIP : 198508222018011001 Jabatan : Pengembang Model Peniliaian Pendidikan Unit Kerja : Pusat Penilaian Pendidikan, Balitbang Angkatan : 8 No. Presensi : 14 Mentor : Asrijanty, Ph.D Coach : Dr. Ganefo Ginting, S.T, MM. PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PEGAWAI KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN TAHUN 2018
  • 2.
    ii LEMBAR PENGESAHAN RANCANGAN AKTUALISASI JUDUL: Pengembangan Model Penilaian High Order Thingking Skills (HOTS) khususnya Soal Bidang Geografi NAMA : Ikhsan Prabowo NIP : 198508222018011001 Angkatan : 8 Jabatan : Pengembang Model Penilaian Pendidikan UNIT KERJA : Pusat Penilaian Pendidikan, Balitbang Depok, Juli 2018 PEMBIMBING/PENDAMPING MENTOR, Dr. Ganefo Ginting, S.T, MM Asrijanty, Ph.D NIP 196407101988031001 NIP 196509231994032002 PENGUJI, Dr. T. Hasanuddin, M.Si NIP 195507111978031005
  • 3.
    iii KATA PENGANTAR Bismillah, pujisyukur saya panjatkan kepada Allah Subhanahu Wata’ala yang telah memberikan rahmat, hidayah serta nikmat yang tiada terkira kepada hamba-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan Rancangan Aktualisasi sebagai salah satu syarat kelulusan Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (LATSAR CPNS) di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Rancangan Aktualisasi ini adalah sebuah tahap kegiatan yang berupa identifikasi Isu dan Rencana penyelesaian Isu dengan berpedoman pada aktualisasi nilai-nilai dasar profesi PNS ANEKA yang telah penulis dapatkan dalam Latsar. Penulis menyadari bahwa Rancangan Aktualisasi ini tentunya masih jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu penulis mengharapkan dengan sangat saran serta kritik yang bersifat membangun demi perbaikan dan proses laporan ahir aktualisasi nantinya. Dalam kesempatan ini penyusun mempersembahkan ucapan terima kasih dengan segala kerendahan hati, kepada: 1. Ibu Asrijanty, Ph.D selaku Mentor yang telah membimbing dan meluangkan waktu untuk membantu ide-ide terkait isu dan kegiatan Rancangan Aktualisasi. 2. Bapak Dr. Ganefo Ginting, S.T, MM selaku pembimbing yang dengan sabar dan tekun telah membimbing penulis dalam menyelesaikan Rancangan Aktualisasi sesuai dengan Nilai-Nilai Dasar Profesi PNS. 3. Bapak Dr. T. Hasanuddin, M.Si selaku penguji yang dengan cermat menilai dan memberikan masukan dalam implementasi Rancangan Aktualisasi. 4. Orang tua dan Istri yang selalu memberikan dukungan dan doa. 5. Teman-teman di unit kerja Puspendik yang tidak dapat penulis sebutkan satu-persatu yang telah membantu penulis. 6. Teman-teman seperjuangan Latsar CPNS 2017 angkatan 8. Akhirnya penulis berharap semoga Rancangan Aktualisasi ini dapat menjadi acuan bagi penulis dalam mengimplementasikan nilai-nilai ANEKA
  • 4.
    iv PNS di tempatkerja penulis dan melaporkannya sebagai syarat penyelesaian rangkaian Latsar. Depok, Juli 2018 Penulis, Ikhsan Prabowo, S.Si.
  • 5.
    v DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL......................................................................................................i LEMBAR PENGESAHAN...........................................................................................ii KATA PENGANTAR .................................................................................................iii DAFTAR ISI................................................................................................................v DAFTAR TABEL .......................................................................................................vi DAFTAR GAMBAR ..................................................................................................vii BAB I- PENDAHULUAN.............................................................................................1 A. Latar Belakang....................................................................................................................... 1 B. Visi, Misi, dan Nilai Organisasi............................................................................................ 4 C. Tugas dan Fungsi Unit Kerja............................................................................................... 5 D. Uraian Tugas.......................................................................................................................... 6 BAB II- RANCANGAN AKTUALISASI.......................................................................7 A. Identifikasi Isu ........................................................................................................................ 7 B. Formulir Rancangan Aktualisasi ....................................................................................... 14 C. Time Line Pelaksanaan Kegiatan..................................................................................... 28 BAB III- PENUTUP ...................................................................................................29 A. Simpulan............................................................................................................................... 29 B. Saran..................................................................................................................................... 29
  • 6.
    vi DAFTAR TABEL Tabel 1.Identifikasi isu berdasarkan Kriteria APKL .................................................10 Tabel 2. Identifikasi isu berdasarkan Kriteria USG ..................................................11 Tabel 3. Bagan Rincian Kegiatan Rencana Aktualisasi Pemecahan Isu ................15 Tabel 4. Time Line Kegiatan ....................................................................................28
  • 7.
    vii DAFTAR GAMBAR Gambar 1.Agenda Latsar CPNS 2017 .....................................................................3 Gambar 2. Diagram Alir kegiatan pembelajaran aktualisasi ......................................4 Gambar 3. Kedudukan isu utama dalam alur kerja pemenuhan Bank Soal .............8 Gambar 4. Diagram Fish Bone Isu terpilih ..............................................................12
  • 8.
    1 BAB I PENDAHULUAN A. LatarBelakang Terbitnya Undang-Undang No.5 tahun 2004 tentang Aparatus Sipil Negara mengamanatkan instansi Pemerintah untuk wajib memberikan Pendidikan dan Pelatihan terintegrasi bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNSO). Tujuan dari pelatihan terintegrasi ini adalah untuk membangun integritas, moral, kejujuran, semangat, motivasi nasionalisme dan kebangsaan, karakter kepribadian yang unggul dan bertanggungjawab. UU ini sendiri mengedepankan penguatan nilai-nilai dan pembangunan karakter dalam mencetak PNS. Oleh karena itu, PNS tidak hanya memahami nilai-nilai dasar PNS yang tertuang dalam ANEKA (Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu, dan Anti Korupsi), namun PNS juga harus dapat menginternalisasi nilai ANEKA tersebut di unit kerjanya masing-masing. ASN juga dapat melaksanakan tugasnya dengan baik jika mampu menginternalisasi nilai ANEKA dan mengetahui peran dan kedudukannya dengan menginternalisasi nilai Manajemen ASN, Whole of Government, dan Pelayanan Publik Peraturan Pemerintah (PP) No.11 tahun 2017 tentang Managemen Pegawai Negeri Sipil terdapat 14 kegiatan yang diatur yaitu (1) penyusunan dan penetapan kebutuhan; (2) pengadaan; (3) pangkat dan Jabatan; (4) pengembangan karier; (5) pola karier; (6) promosl; (7) mutasi; (8) penilaian kinerja; (9) penggajian dan tunjangan; (10) penghargaan; (11) disiplin; (12) pemberhentian; (13) jaminan pensiun dan jaminan hari tua; dan (14) perlindungan. Aturan ini menuntut PNS menjadi pelayan masyarakat yang professional. Sehingga, paradigma negative PNS itu “malas, Lamban, tidak professional” akan sendirinya akan hilang. Sejalan dengan telah ditetapkannya Peraturan Kepala LAN Nomor 25 Tahun 2017 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pelatihan Dasar
  • 9.
    2 CPNS Gelombang IIIbahwa CPNS wajib menjalani masa percobaan selama 1 tahun dan mendapatkan Pelatihan Dasar terintegrasi, dengan mengedepankan penguatan nilai-nilai dan pembangunan karakter dalam mencetak PNS yang profesional dan berkarakter. Nilai-nilai tersebut ditindak lanjuti dalam materi Pelatihan Dasar yang diikuti oleh CPNS yang nantinya akan diaktualisasikan dalam kegiatan-kegiatan yang mengacu pada isu aktual pada unit kerjanya sehingga menjadi proses habituasi. Proses habituasi akan membiasakan peserta untuk melakukan tugas dan fungsinya dengan nilai-nilai dasar yang terinternalisasi pada setiap perbuatannya. Proses habituasi maupun aktualisasi secara tidak langsung akan bermanfaat bagi diri sendiri, unit kerja, maupun masyarakat luas sehingga habituasi dan aktualisasi dapat menghasilkan sosok PNS yang mampu melayani publik dengan baik. LATSAR CPNS terdiri dari 3 tahapan dengan pola 30 hari kerja On Campus ,80 hari kerja Off Campus dan 3 hari untuk evaluasi akhir. Pada tahap 30 hari on campus merupakan pelajaran klasikal dimana para peserta mendapatkan materi yang terkait dengan Kompetensi dasar PNS meliputi: Sikap dan Perilaku PNS, Nilai nilai dasar PNS, Kedudukan dan Peran PNS dalam kerangka NKRI, dan Habituasi. Kemudian pada tahap 80 hari Off Campus merupakan pembelajaran non klasikal ditempat atau unit kerja masing masing dari para peserta, pada tahap ini para peserta diminta untuk menunjukan sikap dan perilaku yang baik dan disiplin sesuai dengan apa yang telah diperoleh selama kegiatan On Campus, kemudian mengaktualisasikan nilai nilai dasar PNS selama kegiatan On Campus, kemudian mengaktualisasikan nilai nilai dasar ANEKA PNS yakni : Akuntabel, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu dan Anti Korupsi dalam menjalankan setiap kegiatan di instansi peserta sesuai dengan tugas pokok fungsi (Tupoksi) masing masing, oleh karena itu dalam agenda Habituasi peserta dituntut untuk membuat Rancangan aktualiasi.
  • 10.
    3 Gambar 1. AgendaLatsar CPNS 2017 Rancangan aktualisasi dibuat didasarkan atas isu-isu pokok yang muncul pada unit kerja penulis di Pusat Penilaian Pendidikan khususnya pada Bidang Penilaian Akademik. Salah satu Isu yang muncul adalah perlunya pengembangan model penilaian pendidikan yang lebih menekankan pada pemahaman soal-soal yang menuntut kemampuan berpikir tingkat tinggi. Isu tersebut dianalisa tahapan-tahapan dari kegiatan yang harus dilakukan, dimana kegiatan-kegiatan tersebut dikaitkan dengan mata pelajaran Agenda II (Nilai-Nilai ANEKA) dan Keterkatikan dengan mata pelajaran Agenda III (Kedudukan ASN dalam NKRI). Dengan demikian, rancangan aktualisasi diharapan dapat membantu para peserta melaksanakan serangkaian kegiatan-kegiatan yang telah direncanakan dengan baik sebagai pemecahan isu atau masalah di instansi atau unit kerja masing-masing. Sehingga, penulis dapat melaksanakan Aktualisasi saat kegiatan Habituasi dan melaporkannya dalam bentuk Seminar Pelaksanaan Aktualisasi untuk selanjutnya dapat menjadi PNS yang Profesional sebagai pelayan masyarakat. Berikut gambar alur kegiatan pembelajaran Aktualisasi yang sedang direncanakan
  • 11.
    4 Gambar 2. DiagramAlir kegiatan pembelajaran aktualisasi Internalisasi nilai-nilai ANEKA dalam bentuk aktualisasi juga akan dilaksanakan di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, yaitu di Pusat Penilaian Pendidikan. Pusat Penilaian Pendidikan atau Puspendik merupakan salah satu unit eselon II dibawah naungan Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Sesuai dengan Permendikbud No.11 tahun 2018, Puspendik mempunyai tugas melaksanakan penyiapan bahan kebijakan teknis penelitian dan pengembangan sistem dan metodologi penilaian pendidikan. B. Visi, Misi, Tujuan, dan Nilai Organisasi 1. Visi Puspendik Menjadi Lembaga yang Profesional di Bidang Penilaian Pendidikan 2. Misi Puspendik  Mengembangkan dan menyelenggarakan sistem penilaian pendidikan dalam rangka pengawasan dan pengendali mutu pendidikan.
  • 12.
    5  Mengembangkan instrumen,mekanisme, dan prosedur sistem penilaian yang berkualitas untuk menghasilkan pendidikan yang bermutu (quality assessment for quality education). 3. Tujuan Puspendik Terselenggarakannya Pengembagan Penilaian Dalam Mengukur Mutu Pendidikan dengan indikator Kinerja Penyediaan Informasi Hasil Penilaian Pendidikan. 4. Nilai Puspendik Nilai-nilai di Pusat Penilaian Pendidikan, merujuk pada nilai-nilai Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang memiliki 7 (tujuh) butir tata nilai, antara lain: 1) Integritas; 2) Kreatif dan Inovatif; 3) Inisiatif; 4) Pembelajar; 5) Meritokrasi; 6) Terlibat aktif; dan 7) Tanpa pamrih. C. Tugas dan Fungsi Unit Kerja Berdasarkan Permendikbud No.11 tahun 2018 pasal 746, Pusat Penilaian Pendidikan mempunyai tugas melaksanakan penyiapan bahan kebijakan teknis penelitian dan pengembangan sistem dan metodologi penilaian pendidikan. Selain itu, pada pasal 747 Permendikbud No.11 tahun 2018, Pusat Penilaian Pendidikan memiliki fungsi: a. penyiapan bahan kebijakan teknis pengembangan sistem dan metodologi penilaian pendidikan; b. pengembangan sistem dan pelaksanaan pengukuran akademik; c. pengembangan sistem dan pelaksanaan pengukuran nonakademik dan seleksi;
  • 13.
    6 d. pelaksanaan analisishasil penilaian pendidikan; e. pengembangan sistem, pengelolaan, dan pemanfaatan hasil penilaian pendidikan; f. koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan penilaian pendidikan; g. pemantauan, evaluasi, dan laporan pelaksanaan penilaian pendidikan; dan h. pelaksanaan administrasi Pusat. D. Uraian Tugas Uraian tugas dari Pengembang Model Penilaian Pendidikan adalah sebagai berikut : a. Menyiapkan bahan kebijakan teknis di bidang penilaian akademik. b. Menganalisis data hasil penilaian akademik sebagai bahan penyusunan rancangan model penilaian akademik. c. Menganalisis metodologi, sistem, dan kriteria penilaian akademik sebagai bahan model penilaian akademik. d. Merancang konsep pengembangan model penilaian akademik sesuai hasil analisis. e. Melaksanakan uji coba rancangan pengembangan model penilaian akademik. f. Menyusun konsep pedoman pelaksanaan model penilaian akademik. g. Melaksanakan pemberian layanan penilaian akademik. h. Mengevaluasi pelaksanaan model penilaian sebagai bahan penyusunan pengembangan. i. Menyimpan dan memelihara dokumen Bidang Penilaian Akademik j. Menyusun laporan hasil pelaksanaan tugas sebagai bahan pertanggungjawaban k. Melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh atasan.
  • 14.
    7 BAB II RANCANGAN AKTUALISASI A.Identifikasi Isu 1. Isu Aktual Dalam identifikasi Isu Aktual, Penulis terlebih dahulu melakukan konsultasi dalam bentuk diskusi guna meminta masukan dari Mentor mengenai Uraian dan Tugas di Pusat Penilaian Pendidikan khususnya di Bidang Penilaian Akademik yang menjadi tempat bertugas penulis termasuk didalamnya kelebihan dan kekurangan/tantangan dalam pelaksanaan pekerjaan. Aspek utama dalam mencari isu adalah adanya permasalahan atau kebutuhan pengembangan dalam Model Penilaiaan Pendidikan dari yang sudah ada. Berikut isu-isu hasil konsultasi dan diskusi dengan Mentor sebagai berikut : a. Keterbatasan pengembangan model penilian High Order Thinking Skilss (HOTS) khususnya soal bidang Geografi. Kondisi saat ini soal yang digunakan untuk Ujian Nasional (UN) berkriteria HOTS masih sangat sedikit. Soal yang ada umumnya masih berdasarkan hafalan dan pemahaman rumus yang ada. Kondisi yang diharapkan bahwa dengan dibahasnya isu ini, membuat lebih banyak variasi soal HOTS bidang Geografi yang mendorong siswa untuk berpikir tingkat tinggi dalam menyelesaikan soal, dan Guru untuk dapat membuat model penilaian yang berkarakter sintesa dan evaluasi tema pelajaran. Isu ini lebih terkait dengan responsibilitas dalam adaptasi perubahan model penilaian dan tujuan bersama pelayanan pemahaman penilaian soal sehingga masuk dalam kategori agenda II pelatihan dasar yaitu komitmen mutu, sekaligus agenda III Whole of Government. b. Perlunya perbaikan Mekanisme dan Pengembangan Bank Soal. Kondisi saat ini, unit kerja Puspendik memiliki tanggungjawab untuk membuat membuat sekitar 79ribu soal baru untuk seluruh mata
  • 15.
    8 pelajaran per tahun.Oleh karena itu membutuhkan effort yang tinggi untuk memasukkannya kedalam Bank Soal, dimana aplikasi Bank Soal yang ada saat ini dianggap kurang efisien dan efektif khusunya terkait Managerial dari soal yang dibuat penulis yang kemudian dievaluasi oleh Puspendik sampai dengan masuk kedalam Bank Soal. Besarnya volume soal mengakibatkan tidak efektif proses yang ada sekarang. Kondisi yang diharapkan, bahwa perlu ada ide-ide untuk perbaikan mekanisme pengembangan Bank Soal, sehingga Jika isu ini tidak diselesaikan maka kualitas soal yang dihasilkan sulit untuk ditingkatkan karena hanya berfokus pada pemenuhan jumlah. Gambar 3. Kedudukan isu utama dalam alur kerja pemenuhan Bank Soal. Isu ini lebih terkait dengan konsisten menjaga standar dari Bank Soal dalam mengatur Soal (volume tinggi), sehingga merupakan agenda II pelatihan dasar yaitu komitmen mutu. c. Belum efisiennya Penggunaan Aplikasi dalam model Penilaian Pendidikan. Isu ini muncul karena Kondisi saat ini dalam penulisan soal dan pereviewan soal yang dilakukan oleh guru sudah menggunakan Target Soal •18 Soal/indikator •79rb soal/th Pemenuhan Soal •Analisis kebutuhan penulis •analisis & pembuatan kisi-kisi dan indikator soal •penyelesaian soal oleh penulis/guru •monitoring dan evaluasi soal Bank Soal •Penyiapan Soal UNBK •Penyiapan Soal USBN Isu Utama
  • 16.
    9 aplikasi SIAP. Namun,pada tahap verifikasi hasil penelaahan soal Sebagian Penanggung Jawab Matapelajaran (PJM) masih memandang belum efektif dan efisien jika menggunakan aplikasi. Penanggung Jawab Mata Pelajaran merasa dengan aplikasi tidak bisa melihat soal secara utuh dan cepat. Kondisi yang Diharapkan, adanya perbaikan dari aplikasi sehingga para Penanggung Jawab Mata Pelajaran dapat membiasakan diri dalam penggunaan aplikasi agar lebih efektif dan efisien dalam proses penyiapan soal. Jika isu ini tidak diselesaikan maka penggunaan aplikasi SIAP yang seharusnya digunakan dalam seluruh proses masih tidak tercapai dengan optimal. Dan tidak ada perubahan cara kerja dari cara konvensional menjadi cara baru yang diharapkan membuat. Isu ini lebih terkait dengan prosedur sehingga isu ini terkait dengan agenda III pelatihan dasar yaitu pelayanan publik. Dari isu aktual yang telah terkumpul dan berdasarkan analisa kondisi diatas, selanjutnya penulis melakukan proses pemilihan isu dengan analisis kriteria Aktual, Problematik, Kekhalayakan dan Kelayakan (APKL). Berikut penjelasan kriteria APKL:  Aktual, Benar-benar terjadi dan sedang hangat dibicarakan dalam masyarakat.  Kekhalayakan, Isu yang menyangkut hajat hidup orang banyak.  Problematik, Isu yang memiliki dimensi masalah yang kompleks, sehingga perlu dicarikan segera solusinya.  Kelayakan, Isu yang masuk akal dan realistis serta relevan untuk dimunculkan inisiatif pemecahan masalahnya. Pada table 1, Ketiga isu tersebut diidentifikasi dan dianalisa menggunakan Kriteria APKL.
  • 17.
    10 Tabel 1. Identifikasiisu berdasarkan Kriteria APKL. No Isu Aktual Kriteria Keterangan A P K L 1 Keterbatasan pengembangan model penilian High Order Thinking Skilss (HOTS) khususnya soal bidang Geografi     Memenuhi Kriteria 2 Perlunya perbaikan Mekanisme dan Pengembangan Bank Soal     Memenuhi Kriteria 3 Belum efisiennya Penggunaan Aplikasi dalam model Penilaian Pendidikan     Kurang Memenuhi Kriteria Setelah melakukan identifikasi kriteria menggunakan APKL, tahap selanjutnya adalah melakukan identifikasi kembali terhadap isu yang ada untuk mengetahui isu mana yang menjadi paling prioritas dengan menggunakan kriteria Urgency (U), Seriousness (S), Growth (G) atau yang biasa disebut identifikasi USG. Berikut penjelasan dari unsur USG tersebut :  Urgency: mendesaknya masalah tersebut untuk diselesaikan berkaitan dengan dimensi waktu,  Seriousness: penyelesaian masalah dikaitkan dengan akibat, bisa menimbulkan masalah baru, dan  Growth: kemungkinan berkembang memburuk kalau tidak diselesaikan.
  • 18.
    11 Tabel 2. Identifikasiisu berdasarkan Kriteria USG. No Isu Aktual Kriteria Skor U S G 1 Keterbatasan pengembangan model penilian High Order Thinking Skilss (HOTS) khususnya soal bidang Geografi 5 5 5 15 2 Perlunya perbaikan Mekanisme dan Pengembangan Bank Soal 4 5 4 13 3 Belum efisiennya Penggunaan Aplikasi dalam model Penilaian Pendidikan 4 4 5 13 Keterangan : U: Urgency; S=Seriousness; G: Growth. Interval penentuan prioritas: Angka 1: sangat tidak mendesak/gawat dan dampak; Angka 2: tidak mendesak/gawat dan dampak Angka 3: cukup mendesak/gawat dan dampak; Angka 4: mendesak/gawat dan dampak Angka 5: sangat mendesak/gawat dan dampak 2. Isu Terpilih Setelah melewati proses identifikasi isu menggunakan kriteria APKL dan USG dengan skor 15, maka didapatkan 1 isu prioritas yang akan menjadi fokus pembahasan aktualisasi nilai ASN oleh penulis, yaitu: “Keterbatasan pengembangan model penilian High Order Thinking Skilss (HOTS) khususnya soal bidang Geografi” Setelah mendapatkan isu terpilih, penulis melakukan proses analisa sebab-akibat menggunakan Diagram tulang ikan / Fishbone terhadap isu yang terpilih, hal ini diperlukan untuk mengetahui sejumlah faktor yang terkait dengan isu yang terpilih, untuk mengetahui hubungan faktor sebab akibat dari munculnya isu terpilih.
  • 19.
    12 Gambar 4. DiagramFish Bone Isu terpilih Dari hasil analisa menggunakan Diagram Fish Bone terdapat beberapa kategori permasalahan yang menyebabkan terjadinya isu “Perlunya pengembangan model penilian High Order Thinking Skilss (HOTS) khususnya soal bidang Geografi” di unit kerja, yaitu :  dari segi Material, penyebab utamanya adalah belum adanya variasi soal HOTS yang ada, dan Kurikulum 2013 yang baru diterapkan 1tahun belakangan.  dari kategori permasalahan Kondisi Eksisting yakni Soal UN Hots yang ada dikomplain oleh masyarakat karena tidak pernah diajarkan.  selanjutnya dari segi Kategori Permasalahan Ketahanan, soal HOTS baru diterapkan 10% dari seluruh soal yang di Ujian Nasionalkan. Oleh karena itu diperlukan koordinasi antara tenaga pendidik dan peserta didik untuk menenkankan pemahaman soal HOTS. Sehingga diharapkan soal ujian kita mencerminkan Karakter yang kuat sesuai dengan tuntutan Kurikulum 2013. Material Kondisi Eksisting Ketahanan Inovasi Karakter Soal belum banyak bersintesa& evaluasi tema Soal berbasis Rumus/ Pengertian K13 belum sepenuhnya mendukung 10% dari Soal UN Kurangnya panduan soal HOTS Geografi Sedikitnya Penilaian model pendidikan berkarakter bidang akademik (geografi) Penulis Soal belum memahami HOTS Variasi Soal HOTS terbatas Problem: Keterbatasan Soal HOTS Bidang Geografi
  • 20.
    13  Permasalahan Inovasiyakni kurangnya pemahaman HOTS itu sendiri, baik di Lingkungan internal Puspendik maupun tenaga pendidik yang diberikan mandat untuk membuat soal tersebut. 3. Gagasan Pemecahan Isu Hasil dari Indentifikasi dan pemilihan isu terpilih maka, diperlukan gagasan untuk menyelesaikan Isu terpilih, yaitu: a) Mengumpulkan referensi HOTS b) Mempelajari kompetensi Bidang Geografi dari Kurikulum 2013 c) Melakukan telaah kriteria Soal HOTS d) Mengidentifikasi jenis Soal HOTS pada berbagai Referensi (UN dan USBN) e) Merancang contoh soal Geografi dengan kriteria HOTS f) Melakukan ujicoba terbatas g) Melakukan evaluasi Rancangan HOTS bidang Geografi h) Laporan pengembangan model penilaian 4. Dampak Apabila Isu tidak diselesaikan Jika isu ini tidak diselesaikan maka penilaian Soal Geografi tidak berkembang, dan mutu pendidikan di Indonesia tidak akan ada peningkatan. Dan jika isu prioritas ini dilaksanakan diharapkan dimasa yang akan datang soal-soal Geografi bisa mendorong siswa untuk berpikir tingkat tinggi khususnya tentang pemahaman mengenai fenomena-fenomena geosphere, sehingga akan meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia
  • 21.
    14 B. Formulir RancanganAktualisasi Pelaksanaan gagasan pemecahan isu lebih detail dijabarkan dalam Rincian Rancangan Kegiatan Aktualisasi Nilai ASN terhadap pemecahan isu mengenai “perlunya pengembangan model penilian High Order Thinking Skilss (HOTS) khususnya soal bidang Geografi”, yang diturunkan menjadi berbagai tahapan kegiatan, Output Hasil, Keterkaitan Substansi Mata Pelatihan, Kontribusi terhadap Visi Misi Organisasi, dan penguatan Nilai Organisasi. Berikut table Rincian Kegiatan lebih lanjut di jelaskan pada tabel 3. Unit Kerja : Pusat Penilaian Pendidikan Identifikasi Isu : a) Keterbatasan pengembangan model penilian High Order Thinking Skilss (HOTS) khususnya soal bidang Geografi b) Perlunya perbaikan Mekanisme dan Pengembangan Bank Soal c) Belum efisiennya Penggunaan Aplikasi dalam model Penilaian Pendidikan. Isu yang diangkat : Keterbatasan pengembangan model penilian High Order Thinking Skilss (HOTS) khususnya soal bidang Geografi Gagasan Pemecahan Isu : pengembangan model penilian High Order Thinking Skilss (HOTS) khususnya soal bidang Geografi
  • 22.
    15 Tabel 3. BaganRincian Kegiatan Rencana Aktualisasi Pemecahan Isu No Kegiatan Tahapan Output/Hasil Keterkaitan Substansi Mata Pelatihan Kontribusi Terhadap Visi, Misi, Organisasi Penguatan Nilai Organisasi 1 2 3 4 5 6 7 1 Mengumpulkan referensi HOTS Bidang Geografi, supaya penulis memiliki bekal dalam mengkaji HOTS. 1. Mencari Referensi kriteria HOTS secara Online Uraian : Rencana Dilakukan secara Mandiri dengan Kejelasan Target Kriteria soal HOTS. Proses lewat media online dilakukan karena lebih efektif dan efisien (biaya dan waktu), dan berorientasi pada hasil. 2. Mencari Referensi soal hots lewat paperbase. Uraian: Dilakukan dengan mencari literature di Perpusatakaan Puspendik. Referensi yang didapatkan akan dipinjam dan dikembalikan kembali 1. Medapatkan referensi kriteria- kriteria Soal HOTS bidang Geografi. 2. Bukti Fisik berupa Print Screen File Hasil unduh. Bukti Fisik poto dari paperbase yang memuat materi HOTS AGENDA II Nilai-Nilai ANEKA Akuntabilitas : - Kejelasan target - Partisipatif - Konsisten Nasionalisme: - Amanah Etika Publik - Tanggap, cepat, akurat - sopan - Tanggung jawab - Mengutamakan hasil Komitmen Mutu: - Efektifitas - Efisiensi Anti Korupsi : - Jujur - Tanggungjawab AGENDA III Kedudukan dan Peran ASN dalam NKRI Dengan mencari Kriteria HOTS Bidang Geografi, maka diharapkan penulis mendapatkan referensi HOTS yang dapat mendukung pencapaian Visi & Misi Puspendik untuk menjadi Lembaga yang Profesional di Bidang Penilaian Pendidikan dan Mengembangkan instrumen, mekanisme, dan prosedur system penilaian yang berkualitas untuk menghasilkan pendidikan yang bermutu. Pencarian Kriteria HOTS merupakan aplikasi penguatan nilai- nilai kemdikbud yang berupa nilai inisiatif, aktif, dan khususnya nilai Pembelajar.
  • 23.
    16 No Kegiatan TahapanOutput/Hasil Keterkaitan Substansi Mata Pelatihan Kontribusi Terhadap Visi, Misi, Organisasi Penguatan Nilai Organisasi (amanah, dan tanggungjawab). 3. Merekapitulasi Referensi soal HOTS baik dari sumber Online maupun sumber paperbase. lewat paperbase. Uraian: Dilakukan dengan cermat, dan akurat, dan konsisten mencantumkan sumber referensi. Bukti Fisik print screen rekapitulasi referensi data. Managemen ASN Melaksanakan kewajiban Uraian : saya akan melaksanakan kegiatan sesuai dengan uraian tugas saya salah satunya dengan Menyiapkan bahan kebijakan teknis di bidang penilaian akademik. 2. Mempelajari Kompetensi Dasar Bidang Geografi dari Kurikulum 2013, sehingga penulis nantinya dapat memahami keterkaitan antara KD di K13 dengan kriteria HOTS 1. Mencari dan mengunduh materi Kurikulum 2013 secara online. Uraian : Penulis hanya akan menggunakan referensi dari sumber yang terpercaya (tanggungjawab). Media online digunakan sebagai bukti tanggap, cepat dan 3. Pemahaman Kompetensi Dasar Kurikulum 2013 Bidang Geografi. Bukti Fisik: Print Screen Permendikbud terkait Kurikulum 2013. AGENDA II Nilai-Nilai ANEKA Akuntabilitas : - Kejelasan target - Akuntabilitas proses - tanggungjawab Nasionalisme: - Tolong menolong - Etos kerja - Saling menghormati Etika Publik - Sopan - Tanggap, cepat, akurat - Menghargai komunikasi Dengan mempelajari Kompetensi Dasar Bidang Geografi pada Kurikulum 2013, maka dapat meningkatkan pemahaman mengenai berbagai indikator pelajaran geografi, sehingga mendukung pencapaian Visi & Misi Puspendik untuk menjadi Pemahaman Kurikulum 2013 merupakan aplikasi penguatan nilai- nilai kemdikbud dalam hal inisiatif, aktif, dan khususnya nilai Pembelajar.
  • 24.
    17 No Kegiatan TahapanOutput/Hasil Keterkaitan Substansi Mata Pelatihan Kontribusi Terhadap Visi, Misi, Organisasi Penguatan Nilai Organisasi akurat, dan efisiensi. Penulis akan tanggungjawab dan Jujur terhadap keabsahan Kurikulum yang didapatkan. 2. Melakukan telaah Kompetensi Dasar dalam dokumen kurikulum 2013 Uraian : Akan melakukan dengan teliti, jujur terhadap isi kurikulum, dan penuh tanggungjawab terkait Mata Pelajaran Geografi. Saya akan berkonsultasi dengan Atasan dan Rekan kerja dengan sopan (menghargai komunikasi- konsultasi). Etos kerja tinggi dan kerja keras dibutuhkan. 3. Membuat ringkasan kompetensi Dasar Bidang Geografi pada Kurikulum 2013, Uraian : Akan merumuskan kriteria berdasarkan hasil konsultasi dan diskusi dengan Bukti Fisik Catatan Hasil Diskusi 1. Bukti Fisik 2. Rumusan kompetensi dasar bidang Geografi. -konsultasi Komitmen Mutu: - efisinsi - Komitmen menjaga standar Anti Korupsi : - Jujur - Tanggung jawab AGENDA III Kedudukan dan Peran ASN dalam NKRI Managemen ASN Melaksanakan kewajiban Uraian : sesuai dengan uraian tugas salah satunya sebagai menganalisis metodololgi, system, dan kriteria penilaian akademik sebagai bahan penilaian akademik. Whole of Goverment 4. Uraian: 5. Pada saat meminta dokumen kurikulum, yaitu Lembaga yang Profesional di Bidang Penilaian Pendidikan dan Mengembangkan instrumen, mekanisme dan prosedur system penilaian yang berkualitas untuk menghasilkan pendidikan yang bermutu.
  • 25.
    18 No Kegiatan TahapanOutput/Hasil Keterkaitan Substansi Mata Pelatihan Kontribusi Terhadap Visi, Misi, Organisasi Penguatan Nilai Organisasi atasan/PJM (menghargai komunikasi). Ringkasan dibuat dengan cermat dan rapi. Kemudian ringkasan tersebut dikonsultasikan dengan atasan untuk direvisi dan dilakukan revisi kembali sehingga rangkuman tersebut berorientasi mutu yang dapat dipertanggungjawabkan sebagai bentuk akuntabel. dengan koordinasi pada Unit penanggungjawab Kurikulum 2013 3 Melakukan telaah kriteria HOTS Bidang Geografi, agar penulis mampu memahami prinsip-prinsip soal HOTS. 1. Melakukan analisis kriteria soal HOTS dari berbagai referensi hasil kegiatan 1. Uraian : Saya akan menelaah kriteria dari berbagai referensi 6. Terlaksananya penelaahan mengenai mekanisme Kriteria Soal HOTS Bidang Geografi. 7. Bukti Fisik: catatan kisi-kisi dari referensi. AGENDA II Nilai-Nilai ANEKA Akuntabilitas : - Tanggung jawab Nasionalisme: - Humanis - Menghargai pendapat Etika Publik - Teliti/cermat - Menghargai komunikasi/ konsultasi - profesional Komitmen Mutu: Dengan menelaan kriteria HOTS Bidang Geografi, maka diharapkan penulis mendapatkan pengetahuan lebih tentang HOTS yang dapat mendukung pencapaian Visi & Misi Puspendik untuk menjadi Lembaga yang Penelaahan Kriteria HOTS sebagai aplikasi penguatan nilai- nilai kemdikbud yang berupa nilai inisiatif, aktif, dan khususnya nilai Pembelajar.
  • 26.
    19 No Kegiatan TahapanOutput/Hasil Keterkaitan Substansi Mata Pelatihan Kontribusi Terhadap Visi, Misi, Organisasi Penguatan Nilai Organisasi dengan dengan teliti, kerja keras, dan mencatat kisi-kisi yang ada dengan penuh tanggungjawab. 2. Mendiskusikan referensi soal HOTS. Uraian : Akan meminta masukkan dari Senior/ Penangggung Jawab Materi (PJM) soal Geografi secara humanis untuk konsisten komitmen dalam menjaga standar. Terlebih dahulu dilakukan dengan meminta ijin secara ramah kepada Kabid untuk berdiskusi HOTS dengan PJM. Kemudian meminta tolong dengan sopan kepada senior untuk berkenan mendiskusikan dengan serius mengenai kriteria soal HOTS bidang Geografi. Saya akan sangat menghargai masukkan dari PJM. 3. Mencatat dan merumuskan kriteria soal HOTS. Bukti Fisik, catatan hasil diskusi. Bukti Fisik print out draft - Orientasi mutu - Komitmen menjaga standar Anti Korupsi : - Jujur - Tanggung jawab AGENDA III Kedudukan dan Peran ASN dalam NKRI Managemen ASN Melaksanakan kewajiban Uraian : sesuai dengan uraian tugas salah satunya sebagai menganalisis metodololgi, system, dan kriteria penilaian akademik sebagai bahan penilaian akademik. Profesional di Bidang Penilaian Pendidikan dan Mengembangkan instrumen, mekanisme, dan prosedur system penilaian yang berkualitas untuk menghasilkan pendidikan yang bermutu.
  • 27.
    20 No Kegiatan TahapanOutput/Hasil Keterkaitan Substansi Mata Pelatihan Kontribusi Terhadap Visi, Misi, Organisasi Penguatan Nilai Organisasi Uraian: Akan merumuskan kriteria berdasarkan hasil diskusi dengan PJM (menghargai komunikasi) dan resume referensi dengan profesional, jujur, dan tanggungjawab. rumusan kriteria 4. Mengidentifikasi Jenis Soal HOTS pada berbagai Referensi (UN 2017, dan USBN) 1. Mencari Soal UN dan USBN 2017. Uraian: Dilakukan baik secara Offline maupun Online. Pencarian Soal UN secara Offline dengan meminta kepada pengelola Bank Soal atau PJM, dan menjelaskan kebutuhan Soal UN dan USBN dengan sopan termasuk komitmen untuk tetap menjaga kerahasiaan dokumen soal sebagai bentuk Teridentifikasi Jenis Soal HOTS dari berbagari referensi. Bukti Fisik: Tahapan 1, mendapatkan Soal UN dan USBN. AGENDA II Nilai-Nilai ANEKA Akuntabilitas : - Kejelasan target - Tanggungjawab - reliabel Nasionalisme: - Amanah - Saling menghormati Etika Publik - Sopan - Tanggap, cepat, akurat - cermat - Menghargai komunikasi -konsultasi Komitmen Mutu: - Komitmen menjaga standar Dengan melakukan identifikasi Jenis Soal HOTS pada berbagai referensi, maka penulis dapat mengetahui kualitas Penilaian Pendidikan yang ada baik UN maupun USBN, sehingga mendukung pencapaian Visi & Misi Puspendik untuk menjadi Lembaga yang Profesional di Bidang Penilaian Pendidikan dan Pengidentifikasi an jenis soal HOTS merupakan aplikasi penguatan nilai- nilai kemdikbud dalam hal inisiatif, aktif, dan khususnya nilai Pembelajar.
  • 28.
    21 No Kegiatan TahapanOutput/Hasil Keterkaitan Substansi Mata Pelatihan Kontribusi Terhadap Visi, Misi, Organisasi Penguatan Nilai Organisasi tanggungjawab, dan amanah. Pencarian online dilakukan untuk mencari variasi soal lainnya, dari sumber yang terpercaya (reliable) 2. Berkomunikasi dan berkonsultasi dengan PJM Geografi Uraian: Identifikasi soal HOTS dilakukan dengan berkonsultasi kepada Senior/PJM secara sopan untuk dapat mencari Soal yang sesuai dengan standar kriteria HOTS, sehingga penulis dapat memisahkan dengan cermat dan akurat mana soal yang biasa maupun yang sudah berkriteria HOTS. 3. Membuat kesimpulan kondisi soal UN dan USBN Uraian: Penulis akan membuat Kesimpulan dengan penuh tanggungjawab. Masukan dari senior/PJM dipertimbangkan. Bukti Fisik catatan hasil konsultasi, sekaligus daftar soal yang masuk dalam kriteria HOTS. 3. 4. 5. 6. 7. Bukti Fisik kesimpulan hasil identifikasi soal HOTS. Anti Korupsi : - berani AGENDA III Kedudukan dan Peran ASN dalam NKRI Managemen ASN Melaksanakan kewajiban Uraian : sesuai dengan uraian tugas salah satunya adalah menganalisis data hasil penilaian akademik sebagai bahan penyusunan rancangan model penilaian akademik. Mengembangkan instrumen, mekanisme dan prosedur system penilaian yang berkualitas untuk menghasilkan pendidikan yang bermutu.
  • 29.
    22 No Kegiatan TahapanOutput/Hasil Keterkaitan Substansi Mata Pelatihan Kontribusi Terhadap Visi, Misi, Organisasi Penguatan Nilai Organisasi Selain itu, penulis harus berani memperlihatkan prosentase dan bobot soal HOTS yang ada, termasuk kecenderungan pemakaian indikator soal yang digunakan. 5. Merancang contoh soal Geografi dengan kriteria HOTS 1. Menyiapkan indikator soal yang baru. Uraian: Penulis mempelajari kriteria Soal HOTS dari berbagai Referensi dengan Cermat. Mencoba membuat Indikator terkait yang disesuaikan dengan Kompetensi Dasar. 2. Konsultasi dengan PJM dan Senior Uraian: Sebelum merancang, untuk efisiensi dan efektivitas penulis meminta dengan Terselesaikanya beberapa contoh soal Geografi dengan kriteria HOTS. Bukti Fisik: catatan indikator baru yang sesuai dengan kriteria HOTS dan kisi-kisi yang ada Bukti Fisik,. catatan hasil diskusi mengenai kisi-kisi soal dan indikatornya. AGENDA II Nilai-Nilai ANEKA Akuntabilitas : - Kejelasan target - tanggungjawab Nasionalisme: - Saling menghormati - Etos kerja Etika Publik - Teliti - Kreatif inovatif. - cermat - Menghargai komunikasi –konsultasi - Integritas tinggi Komitmen Mutu: - Kepuasan pengguna Anti Korupsi : - Tanggungjawab/ evaluasi Dengan melakukan identifikasi Jenis Soal HOTS pada berbagai referensi, maka penulis dapat mengetahui kualitas Penilaian Pendidikan yang ada baik UN maupun USBN, sehingga mendukung pencapaian Visi & Misi Puspendik untuk menjadi Lembaga yang Profesional di Bidang Penilaian Pendidikan dan Mengembangkan instrumen, Perancangan soal HOTS merupakan aplikasi penguatan nilai- nilai kemdikbud dalam hal inovatif-kreatif, inisiatif, integritas, dan khususnya nilai Pembelajar.
  • 30.
    23 No Kegiatan TahapanOutput/Hasil Keterkaitan Substansi Mata Pelatihan Kontribusi Terhadap Visi, Misi, Organisasi Penguatan Nilai Organisasi sopan kepada PJM dan Senior. Pertama-tama, menyiapkan kisi-kisi dan indikator secara bersamaan untuk Geografi yang telah digunakan untuk UN dan USBN dengan teliti. Hal ini juga dimaksudkan untuk menghormati Senior yang lebih berpengalaman. 3. Membuat contoh sekaligus kunci jawaban soal sesuai dengan indikator dan kriteria HOTS. Uraian: Dalam membuat soal, penulis akan dengan mandiri dan cermat berdasarkan Kisi-kisi dan indikator hasil diskusi dengan Senior/ PJM. Selain itu, penulis juga akan mempertimbangkan KD dalam K13 terlebih dahulu, sehingga soal yang dibuat dapat sesuai dengan standar HOTS. Kegiatan penulisan soal sekaligus kunci jawaban merupakan bentuk kreativitas Bukti Fisik, printout contoh soal yang dibuat dan kunci jawaban. AGENDA III Kedudukan dan Peran ASN dalam NKRI Managemen ASN Melaksanakan kewajiban Uraian : sesuai dengan uraian tugas salah satunya adalah menganalisis data hasil penilaian akademik sebagai bahan penyusunan rancangan model penilaian akademik. Pelayanan Publik Memenuhi aspek pelayanan prima Uraian: khususnya pada kegiatan pembuatan kunci jawaban soal HOTS. User dapat dengan mudah melakukan evaluasi dan memahami apa dan bagaimana Soal berdaya nalar tinggi bidang Geografi. mekanisme dan prosedur system penilaian yang berkualitas untuk menghasilkan pendidikan yang bermutu, dan tugas untuk merancang konsep pengembangan model penilaian akademik sesuai hasil analisis.
  • 31.
    24 No Kegiatan TahapanOutput/Hasil Keterkaitan Substansi Mata Pelatihan Kontribusi Terhadap Visi, Misi, Organisasi Penguatan Nilai Organisasi dan inovasi. 6. Melakukan Ujicoba terbatas, sebagai dasar evaluasi yang berintegritas. 1. Menyiapkan konstrak soal Uraian: Penulis akan melakukan diskusi dengan PJM maupun atasan untuk menentukan prototipe hasil rancangan soal- soal yang akan diuji cobakan (Orientasi Mutu). Prototipe soal-soal dan pembahasan kemudian diketik terpisah dengan rapi dan teliti untuk meminimalisir kesalahan ketik yang dapat membuat soal tersebut menjadi kurang jelas dan tidak bisa dijawab oleh siswa. 2. Menghubungi pihak yang akan diujicobakan Uraian : Penulis akan bekerjasama dengan rekan kerja dalam pemilihan pihak yang diujicobakan disekitar kantor. Dilaksanakannya Ujicoba Terbatas. Bukti Fisik Lembar Soal yang digunakan untuk ujicoba. Bukti Fisik surat permintaan tempat dan peserta didik. AGENDA II Nilai-Nilai ANEKA Akuntabilitas : - tanggungjawab Nasionalisme: - tidak diskriminatif Etika Publik - Sopan - Integritas tinggi Komitmen Mutu: - Orientasi mutu Anti Korupsi : - Tanggungjawab - disiplin AGENDA III Kedudukan dan Peran ASN dalam NKRI Managemen ASN Melaksanakan kewajiban Uraian : sesuai dengan uraian tugas salah satunya adalah melakukan ujicoba rancangan Dengan melakukan ujicoba terbatas, maka penulis berkontribusi mendukung pencapaian Visi & Misi Puspendik untuk menjadi Lembaga yang Profesional di Bidang Penilaian Pendidikan dan Mengembangkan instrumen, mengembangkan dan menyelenggarakan system penilaian pendidikan dalam rangka pengawasan dan pengendali mutu pendidikan.. Pelaksanaan ujicoba terbatas sebagai bentuk penguatan nilai- nilai kemdikbud dalam hal Integritas, Inisiatif, Terlibat Aktif, dan Tanpa Pamrih.
  • 32.
    25 No Kegiatan TahapanOutput/Hasil Keterkaitan Substansi Mata Pelatihan Kontribusi Terhadap Visi, Misi, Organisasi Penguatan Nilai Organisasi Permintaan lokasi diajukan dengan sopan dan dijelaskan dengan maksud dan tujuannya. Jika memungkinkan, penulis akan menyiapkan surat permintaan ujicoba terbatas dari atasan kepada pihak yang telah berkenan agar bisa dipertanggungjawabkan. 3. Melaksanakan ujicoba secara terbatas Penulis akan melaksanakan ujicoba dengan disiplin, pengawasan yang tidak diskriminatif, sehingga dipertanggungjawabkan. Ujicoba dilakukan terbatas dengan maksud untuk mendapatkan feedback dari soal yang dibuat (orientasi mutu). Bukti Fisik foto kegiatan ujicoba, dan lembar jawaban. pengembangan model penilaian akademik. Pelayanan Publik Memenuhi aspek pelayanan prima Uraian:. Soal yang diujicobakan merupakan bentuk akuntabel dan partisipatif dari peserta didik. Pelaksanaannya dilakukan dengan Atensi, Senyum, Salam, dan Terima Kasih 7. Melakukan evaluasi Rancangan HOTS bidang Geografi 1. Merekapitulasi hasil ujicoba Tereveluasinya rancangan soal yang dibuat. Bukti Fisik AGENDA II Nilai-Nilai ANEKA Akuntabilitas : - Kejelasan target Dengan melakukan evaluasi contoh Soal dan jawaban HOTS, maka penulis dapat Evaluasi contoh soal dan jawaban merupakan aplikasi
  • 33.
    26 No Kegiatan TahapanOutput/Hasil Keterkaitan Substansi Mata Pelatihan Kontribusi Terhadap Visi, Misi, Organisasi Penguatan Nilai Organisasi Uraian : Penulis memastikan para peserta telah menyelesaikan jawaban. Jawaban yang sudah dikumpulkan dihitung dengan cermat agar tidak ada yang hilang (tanggungjawab). 2. Menganalisis hasil Ujicoba Uraian : Penulis akan menganalisa tingkat keterbacaan soal dengan professional, meminta masukan dengan sopan dan ramah kepada Senior/PJM terkait dengan hasil rekapitulasi jawaban yang dibuat dengan kriteria HOTS. Penulis akan membuat penilaian sederhana dengan membandingkan pada indikator soal sama antara soal berkriteria HOTS dengan yang bukan HOTS (orientasi mutu). 3. Melaporkan kepada Atasan/mentor Uraian : jawaban dan catatan hasil rekapitulasi. Bukti Fisik, Catatan hasil analisis dan keterbacaan soal. Bukti Fisik, Draft hasil evaluasi yang - Transparansi - tanggungjawab Nasionalisme: - menghargai pendapat Etika Publik - Sopan, dan ramah - Menghargai komunikasi –konsultasi - hormat Komitmen Mutu: - Konsisten menjaga standar - Orientasi mutu Anti Korupsi : - Tanggungjawab/ evaluasi AGENDA III Kedudukan dan Peran ASN dalam NKRI Managemen ASN Melaksanakan kewajiban Uraian : sesuai dengan uraian tugas salah satunya adalah menganalisis data hasil penilaian akademik mengukur tingkat pengetahuan dan aplikasinya penulis, sehingga mendukung pencapaian Visi & Misi Puspendik untuk menjadi Lembaga yang Profesional di Bidang Penilaian Pendidikan dan Mengembangkan instrumen, mekanisme dan prosedur system penilaian yang berkualitas untuk menghasilkan pendidikan yang bermutu, dan tugas untuk merancang konsep pengembangan model penilaian akademik sesuai hasil analisis. penguatan nilai- nilai kemdikbud dalam hal aktif, inisiatif, integritas, dan khususnya nilai Pembelajar.
  • 34.
    27 No Kegiatan TahapanOutput/Hasil Keterkaitan Substansi Mata Pelatihan Kontribusi Terhadap Visi, Misi, Organisasi Penguatan Nilai Organisasi Hasil ujicoba dan analisa kriteria akan dilaporkan kepada atasan dengan penuh hormat dan tanggungjawab, sekaligus memohonkan pendapat mengenai hasil pengembangan model penilaian dengan HOTS Geografi. (menghargai pendapat). Pelaporan kepada atasan dilakukan sebagai bentuk tranparansi dan kejelasan target dengan kriteria HOTS. telah mendapatkan masukan dari Atasan. sebagai bahan penyusunan rancangan model penilaian akademik. 8. Laporan pengembangan model Penilaian HOTS khusunya Bidang Geografi, sehingga penulis dapat memper- tanggungja- wabkan tugas yang diberikan 1. Finalisasi Kriteria Uraian : Penulis akan melengkapi kriteria penilaian, termasuk didalamnya kisi-kisi dan indikator model penilaian Diselesaikannya laporan pengembangan model penilian HOTS bidang Geografi.. Bukti Fisik: printout kriteria HOTS bidang Geografi. AGENDA II Nilai-Nilai ANEKA Akuntabilitas : - Tanggungjawab - transparan - konsisten Nasionalisme: - menghargai pendapat Etika Publik - integritas - Menghargai komunikasi –konsultasi Dengan pembuaan laporan model penilaian HOTS, maka penulis dapat memberikan kontribusi akan isu keterbatasan Model Penilaian Pendidikan Soal Geografi, sehingga mendukung pencapaian Visi & Misi Puspendik Pelaporan pengembangan model penilaian ini merupakan aplikasi penguatan nilai- nilai kemdikbud dalam hal aktif, inisiatif, integritas, dan khususnya nilai integritas.
  • 35.
    28 No Kegiatan TahapanOutput/Hasil Keterkaitan Substansi Mata Pelatihan Kontribusi Terhadap Visi, Misi, Organisasi Penguatan Nilai Organisasi dengan baik dan benar. HOTS, sehingga diharapkan Kriteria yang dibuat dapat dijadikan standar HOTS geografi kedepannya, sebagai bentuk tanggungjawab dan konsistensi. 2. Finalisasi rancangan Soal model penilaian dengan kriteria HOTS Uraian: Kegiatan ini akan dilaksanakan penulis dengan mempertimbangkan kegiatan ke6 yang berorientasi mutu dan transparan. 3. Membuat laporan pengembangan model penilian High Order Thinking Skilss (HOTS) Uraian: Penulis akan membuat laporan aktualisasi dengan penuh tanggungjawab, jujur, dan cermat, segala masukan akan dipertimbangkan. Bukti Fisik printout contoh soal dan kunci jawaban HOTS Geografi. Bukti Fisik printout paparan laporan aktualisai - hormat Komitmen Mutu: - berorientasi mutu Anti Korupsi : - jujur - tanggungjawab AGENDA III Kedudukan dan Peran ASN dalam NKRI Managemen ASN Melaksanakan kewajiban Uraian : sesuai dengan uraian tugas salah satunya adalah menganalisis data hasil penilaian akademik sebagai bahan penyusunan rancangan model penilaian akademik, menyimpan dan memelihara dokumen Bidang Penilaian Akademik, dan menyusun laporan hasil pelaksanaan tugas sebagai bahan pertanggungjawaban untuk menjadi Lembaga yang Profesional di Bidang Penilaian Pendidikan dan Mengembangkan instrumen, mekanisme dan prosedur system penilaian yang berkualitas untuk menghasilkan pendidikan yang bermutu, dan tugas untuk merancang konsep pengembangan model penilaian akademik sesuai hasil analisis.
  • 36.
    29 No Kegiatan TahapanOutput/Hasil Keterkaitan Substansi Mata Pelatihan Kontribusi Terhadap Visi, Misi, Organisasi Penguatan Nilai Organisasi
  • 37.
    30 C. Timeline PelaksanaanKegiatan Pelaksanaan kegiatan dilakukan mulai tanggal 6 Juli Sampai dengan 31Agustus yaitu selama 40 Hari Kerja (±8minggu) yang hasilnya akan dilaporkan pada 2 November 2018, dengan rincian timeline kegiatan sebagaimana ditunjukan pada tabel 4. Tabel 4. Timeline Kegiatan No. Kegiatan Juli Agustus M2 M3 M4 M1 M2 M3 M4 M5 1 Mengumpulkan Referensi HOTS 2 Mempelajari Kompetensi Dasar Bidang Geografi dari Kurikulum 2013 3 Melakukan telaah kriteria Soal HOTS 4 Mengidentifikasi jenis soal HOTS pada berbagai Soal ujian (UN dan USBN) 5 Merancang contoh Soal Geografi dengan Kriteria HOTS 6 Melakukan Ujicoba Terbatas 7 Melakukan evaluasi hasil rancangan soal HOTS 8 Laporan pengembangan model penilaian
  • 38.
    31 BAB III PENUTUP Penulis memilihisu mengenai keterbatasan pengembangan model penilaian HOTS khususnya soal bidang Geografi. Analisis untuk penyelesaian isu yang dilakukan penulis, yaitu dengan menggunakan diagram sebab-akibat Fishborn Diagram. Sehingga, Gagasan yang muncul adalah agar mendorong peserta didik memiliki daya penalaran tinggi dalam menjawab soal khususnya di bidang geografi, dan Guru memilki kemampuan membuat model penilaian yang berkarakter sintesa dan evaluasi tema pelajaran. Melihat isu yang ada, diharapkan dapat menjadi modal penulis untuk mengembangkan lebih lanjut Pengembangan Model Penilaian Bidang Geografi dengan berbagai kisi-kisi dan indikator penilaian soal. Rancangan Aktualisasi ini setidaknya menjadi panduan penulis untuk dapat mengaktualisasikan ilmu yang ada dalam pelatihan dasar CPNS, khususnya untuk Agenda II nilai ANEKA ASN, dan Agenda III yang berupa Kedudukan dan Peran ASN dalam NKRI pada saat dilakukan habituasi selama 40 hari kedepan. Semoga dalam implementasi, kegiatan yang dilakukan tidak banyak perubahan dari apa yang telah direncanakan.