Evaluasi & Pengendalian Strategi
DAIWAN, S.E., M.M
Pengantar
Proses evaluasi merupakan tahapan dalam proses manajemen strategi dimana manajer
memastikan bahwa strategi yang dipilih terlaksana dengan tepat dan mencapai tujuan perusahaan
Sangatlah penting bagi para penyusun strategi untuk menelaah, mengevaluasi, dan mengontrol
pelaksanaan strategi secara sistematis
Evaluasi strategi sangat penting karena perusahaan menghadapi lingkungan yang dinamis, faktor-
faktor internal maupun eksternal sering berubah dengan cepat dan dramatis
2
4 Proses Evaluasi Strategi
3
Menentukan suatu standar untuk
mengukur kinerja organisasi dan
membuat batas toleransi yang
dapat diterima untuk tujuan,
sasaran dan strategi
1
Membandingkan antara standar
dengan hasil yang dicapai dan jika
melampaui batas toleransi, harus
dianalisa penyebabnya
3
Menghitung dan mengukur hasil
kinerja yang telah dicapai
2
Mengambil tindakan jika diperlukan
4
Pengertian Pengendalian
Pengendalian adalah proses pengaturan berbagai faktor
dalam suatu perusahaan,agar pelaksanaan sesuai dengan
ketetapan-ketetapan dalam rencana. Pengendalian merupakan
konsep yang luas yang berlaku untuk manusia, benda, situasi
dan organisasi. Control adalah kegiatan rutin, dimana hasil
yang diharapkan didefinisikan dalam inti dari standar kinerja
operasi sistem informasi menerima dikembangkan juga maka
diprediksi dan operasi diimplementasikan dibandingkan satu
sama lain.
01
02
03
04
05
06
6 Evaluasi Strategi
Melakukan evaluasi pangsa pasar
Market share yang dicapai
Mencapai keuntungan yang maksimal
Profitabilitas yang dicapai
Kekayaan entitas bisnis
Hasil pengembalian atas ekuitas
Laba atas inverstasi
Return on Investment
Produksi rendah
Biaya produksi & efisiensi
Karena buruh yang mogok
Hari kerja yang hilang
5
Jenis-Jenis Pengendalian
6
Pengendalian ini memastikan bahwa sebelum
kegiatan dimulai, maka SDM, bahan dan
modal yang diperlukan sudah dianggarkan
Pengendalian Pendahuluan
Sementara pengendalian ini memastikan
ketersediaan SDM, modal dan bahan,
pengendalian bersama memantau operasi
yang berjalan untuk memastikan tujuan tengah
direalisasiian
Pengendalian Bersamaan
Sistem pengendalian ini berfokus pada hasil
akhir sebagai dasar perbaikan berbagai
tindakan masa depan
Pengendalian Umpan Balik
01 02 03
Standar Pengendalian
7
Kinerja Lampau Harapan Tinggi Analisis Sistematis
Catatan historis kerap kali menjadi dasar
pengendalian.
Top manajemen menentukan standar tinggi
yang tak masuk akal untuk dicapai oleh
karyawannya.
Standar yang baik ditetapkan dengan
menganalisis secara sistematis apa yang
dibutuhkan oleh suatu pekerjaan.
8
Pengendalian strategis berfokus pada dua hal yaitu apakah strategi yang
diimplementasikan sebagai yang direncanakan dan apakah hasil yang
dibuat oleh strategi merupakan yang diharapkan
Pengendalian
Strategis
Proses Pengendalian
9
Langkah terakhir dalam kontrol adalah mengambil
tindakan manajerial. Tindakan ini dilakukan
manakala prestasi rendah dibawah standar dan
analisis menunjukkan perlunya diambil tindakan
Mengambil Tindakan Korektif
Langkah ini dimaksudkan dengan
membandingkan hasil-hasil yang telah diukur
dengan target atau standar yang telah ditetapkan
sebelumnya
Membandingkan Prestasi dengan
Standar
Pengukuran kinerja yaitu perbandingan antara
standar dengan pelaksanaan
Pengukuran Kinerja
Efektivitas Pengendalian
10
Informasi dan prestasi yang akan diukur
haruslah akurat
Akurat
2
Pengeluaran biaya untuk implementasi
pengendalian harus ditekan seminim
mungkin, sehingga terhindar dari
pemborosan yang tak berguna
Secara Ekonomi Realistik
Sistem pengendalian akan efektif jika
dilakukan dengan cepat disaat
penyimpangan diketahui
Tepat Waktu
1
3
11
Pengendalian hendaknya diarahkan pada
titik-titik kunci sehingga penyimpangan ini
cepat diketahui dan dapat dihindarkan
timbulnya kegagalan
Dipusatkan pada
Pengendalian Strategis
4
Sistem pengendalian harus dapat
digabungkan dengan realitas organisasi.
Realistik secara Organisasi
Informasi dalam suatu sistem pengendalian
harus mudah dipahami dan dianggap
objektif oleh individu yang
menggunakannya
Objektif dan Komprehensif
5
7
6
Memperhatikan bahwa satu kegiatan akan
selalu terkait dengan kegiatan lain maka
sistem pengendaliannya dengan kegiatan
yang dikendalikan tersebut
Terkoordinasi dengan Arus
Kerja Organisasi
12
Mengingat situasi dan kondisi terus
berubah dengan cepat, maka sistem
pengendalian harus memiliki tingkat
keluwesan yang tinggi
Fleksibel
9
Idealnya, setiap sistem pengendalian dapat
diterima dan dimengerti oleh semua anggota
organisasi, sehingga akan bertanggung jawab
terhadap pencapaian perusahaan
Diterima para Anggota
Organisasi
8
Pengendalian yang efektif berarti pengendalian yang etapt sesuai dengan
proses yang harus dilaluinya, tanpa menyimpang dari sistem yang dianut,
sehingga tahapan yang dilalui benar
Pengendalian Strategi
13
Thank You!
Any Questions?

13 - Evaluasi dan Pengendalian Perusahaan.pptx

  • 1.
    Evaluasi & PengendalianStrategi DAIWAN, S.E., M.M
  • 2.
    Pengantar Proses evaluasi merupakantahapan dalam proses manajemen strategi dimana manajer memastikan bahwa strategi yang dipilih terlaksana dengan tepat dan mencapai tujuan perusahaan Sangatlah penting bagi para penyusun strategi untuk menelaah, mengevaluasi, dan mengontrol pelaksanaan strategi secara sistematis Evaluasi strategi sangat penting karena perusahaan menghadapi lingkungan yang dinamis, faktor- faktor internal maupun eksternal sering berubah dengan cepat dan dramatis 2
  • 3.
    4 Proses EvaluasiStrategi 3 Menentukan suatu standar untuk mengukur kinerja organisasi dan membuat batas toleransi yang dapat diterima untuk tujuan, sasaran dan strategi 1 Membandingkan antara standar dengan hasil yang dicapai dan jika melampaui batas toleransi, harus dianalisa penyebabnya 3 Menghitung dan mengukur hasil kinerja yang telah dicapai 2 Mengambil tindakan jika diperlukan 4
  • 4.
    Pengertian Pengendalian Pengendalian adalahproses pengaturan berbagai faktor dalam suatu perusahaan,agar pelaksanaan sesuai dengan ketetapan-ketetapan dalam rencana. Pengendalian merupakan konsep yang luas yang berlaku untuk manusia, benda, situasi dan organisasi. Control adalah kegiatan rutin, dimana hasil yang diharapkan didefinisikan dalam inti dari standar kinerja operasi sistem informasi menerima dikembangkan juga maka diprediksi dan operasi diimplementasikan dibandingkan satu sama lain.
  • 5.
    01 02 03 04 05 06 6 Evaluasi Strategi Melakukanevaluasi pangsa pasar Market share yang dicapai Mencapai keuntungan yang maksimal Profitabilitas yang dicapai Kekayaan entitas bisnis Hasil pengembalian atas ekuitas Laba atas inverstasi Return on Investment Produksi rendah Biaya produksi & efisiensi Karena buruh yang mogok Hari kerja yang hilang 5
  • 6.
    Jenis-Jenis Pengendalian 6 Pengendalian inimemastikan bahwa sebelum kegiatan dimulai, maka SDM, bahan dan modal yang diperlukan sudah dianggarkan Pengendalian Pendahuluan Sementara pengendalian ini memastikan ketersediaan SDM, modal dan bahan, pengendalian bersama memantau operasi yang berjalan untuk memastikan tujuan tengah direalisasiian Pengendalian Bersamaan Sistem pengendalian ini berfokus pada hasil akhir sebagai dasar perbaikan berbagai tindakan masa depan Pengendalian Umpan Balik
  • 7.
    01 02 03 StandarPengendalian 7 Kinerja Lampau Harapan Tinggi Analisis Sistematis Catatan historis kerap kali menjadi dasar pengendalian. Top manajemen menentukan standar tinggi yang tak masuk akal untuk dicapai oleh karyawannya. Standar yang baik ditetapkan dengan menganalisis secara sistematis apa yang dibutuhkan oleh suatu pekerjaan.
  • 8.
    8 Pengendalian strategis berfokuspada dua hal yaitu apakah strategi yang diimplementasikan sebagai yang direncanakan dan apakah hasil yang dibuat oleh strategi merupakan yang diharapkan Pengendalian Strategis
  • 9.
    Proses Pengendalian 9 Langkah terakhirdalam kontrol adalah mengambil tindakan manajerial. Tindakan ini dilakukan manakala prestasi rendah dibawah standar dan analisis menunjukkan perlunya diambil tindakan Mengambil Tindakan Korektif Langkah ini dimaksudkan dengan membandingkan hasil-hasil yang telah diukur dengan target atau standar yang telah ditetapkan sebelumnya Membandingkan Prestasi dengan Standar Pengukuran kinerja yaitu perbandingan antara standar dengan pelaksanaan Pengukuran Kinerja
  • 10.
    Efektivitas Pengendalian 10 Informasi danprestasi yang akan diukur haruslah akurat Akurat 2 Pengeluaran biaya untuk implementasi pengendalian harus ditekan seminim mungkin, sehingga terhindar dari pemborosan yang tak berguna Secara Ekonomi Realistik Sistem pengendalian akan efektif jika dilakukan dengan cepat disaat penyimpangan diketahui Tepat Waktu 1 3
  • 11.
    11 Pengendalian hendaknya diarahkanpada titik-titik kunci sehingga penyimpangan ini cepat diketahui dan dapat dihindarkan timbulnya kegagalan Dipusatkan pada Pengendalian Strategis 4 Sistem pengendalian harus dapat digabungkan dengan realitas organisasi. Realistik secara Organisasi Informasi dalam suatu sistem pengendalian harus mudah dipahami dan dianggap objektif oleh individu yang menggunakannya Objektif dan Komprehensif 5 7 6 Memperhatikan bahwa satu kegiatan akan selalu terkait dengan kegiatan lain maka sistem pengendaliannya dengan kegiatan yang dikendalikan tersebut Terkoordinasi dengan Arus Kerja Organisasi
  • 12.
    12 Mengingat situasi dankondisi terus berubah dengan cepat, maka sistem pengendalian harus memiliki tingkat keluwesan yang tinggi Fleksibel 9 Idealnya, setiap sistem pengendalian dapat diterima dan dimengerti oleh semua anggota organisasi, sehingga akan bertanggung jawab terhadap pencapaian perusahaan Diterima para Anggota Organisasi 8 Pengendalian yang efektif berarti pengendalian yang etapt sesuai dengan proses yang harus dilaluinya, tanpa menyimpang dari sistem yang dianut, sehingga tahapan yang dilalui benar Pengendalian Strategi
  • 13.