Tutorial instalasi ubuntu server 12.04, setting DNS server dan Web server

24,347 views

Published on

1 Comment
11 Likes
Statistics
Notes
  • singkat banget broo, tp gak pa pa lah
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
No Downloads
Views
Total views
24,347
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
1,632
Comments
1
Likes
11
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Tutorial instalasi ubuntu server 12.04, setting DNS server dan Web server

  1. 1. MAKALAH PRAKTIKUM SISTEM OPERASI Setting Proxy, DNS Server, Web Server (PHP, MySQL, Apache) pada Ubuntu Server 12.04 DISUSUN OLEH : AHMAD KADAFI HUSIN 12312366 SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN ILMU KOMPUTER PERGURUAN TINGGI TEKNOKRAT 2013
  2. 2. A. Urutanlangkah-langkahinstalasilinux Ubuntu server 12.04 1. Masukkan CD Instalasi Linux Ubuntu Server, tunggu beberapa saat hingga muncul tampilan awal instalasi. Lalu pilih bahasa yang dikehendaki untuk proses instalasi Ubuntu Server. 2. Pilih “Install Ubuntu Server” untuk melanjutkan proses instalasi Ubuntu Server.
  3. 3. 3. Pilih salah satu bahasa sebagai default language system Ubuntu Server. 4. Pilih lokasi negara Anda, jika tidak ada pilihan negara Anda silahkan pilih 'other' lalu tekan ‘enter’ untuk melanjutkan proses instalasi Ubuntu Server. 5. Pilih bagian benua di mana negara Anda berada lalu tekan ‘enter’ untuk melanjutkan proses instalasi ubuntu server.
  4. 4. 6. Pilih salah satu negara di mana Anda berada lalu tekan ‘enter’ untuk melanjutkan proses instalasi Ubuntu Server. 7. Pilihan untuk mendeteksi keyboard yang terpasang, Anda bisa melewatinya jika tidak ingin melakukan proses deteksi. 8. Pilih pengaturan keyboard (di sini dicontohkan ‘USA’) lalu tekan ‘enter’ untuk melanjutkan proses instalasi Ubuntu Server.
  5. 5. 9. Masukkan nama “hostname” yang dikehendaki (jika jaringan milik Anda sendiri), kemudian pilih ‘continue’ untuk melanjutkan proses instalasi Ubuntu Server.
  6. 6. 10. Sistem akan mendeteksi zona waktu wilayah Anda. Pilih "Yes" untuk melanjutkan proses instalasi ubuntu Server atau pilih "no" untuk pengaturan zona waktu wilayah Anda 11. Pilihan untuk memandu proses partisi. Di sini dicontohkan dengan memilih pilihan pertama yaitu "Guided - use entire disk" yaitu memilih semua kapasitas harddisk 12. Konfirmasi untuk memformat, menghapus dan memakai semua kapasitas harddisk.
  7. 7. 13. Ketikkan nama lengkap dari user Ubuntu Server lalu pilih ‘continue’ untuk melanjutkan proses instalasi Ubuntu Server. 14. Ketikkan username akun Ubuntu Server Anda untuk login ke Ubuntu Server nanti, lalu pilih ‘continue’ untuk melanjutkan proses instalasi Ubuntu Server.
  8. 8. 15. Ketikkan password dari akun Ubuntu Server Anda (dianjurkan untuk mengkombinasikan password Anda) untuk login ke Ubuntu Server nanti. Lalu pilih ‘continue’ untuk melanjutkan proses instalasi Ubuntu Server. 16. Verifikasi password akun Ubuntu Server Anda. Lalu pilih ‘continue’ untuk melanjutkan proses instalasi Ubuntu Server.
  9. 9. 17. Jika Anda ingin sistem mengenkripsi data pada direktori home saat Anda login silahkan pilih ‘Yes’ atau jika tidak silahkan pilih ‘No’ untuk melanjutkan proses instalasi Ubuntu Server. 18. Jika Anda memerlukan alamat ‘proxy’ untuk mengakses internet silahkan Anda masukkan alamat ‘proxy’ tersebut tetapi Anda bisa mengosongkannya jika Anda tidak memerlukan ‘proxy’, lalu pilih ‘continue’ untuk melanjutkan proses instalasi Ubuntu Server.
  10. 10. 19. Sistem sedang melanjutkan proses pengaturan APT (Advanced Packaging Tool). 20. Pilih “No automatic updates” jika Anda tidak akan memperbaharui sistem Ubuntu Server Anda lalu tekan ‘enter’ untuk melanjutkan proses instalasi Ubuntu Server. 21. Pilih software yang akan dipasang pada sistem Ubuntu Server Anda lalu tekan ‘enter’ untuk melanjutkan proses instalasi Ubuntu Server (bisa diinstall kemudian hari, kosongkan saja).
  11. 11. 22. Pilih ‘Yes’ untuk melanjutkan proses pemasangan ‘GRUB boot loader’ ke ‘master boot record’. GRUB berfungsi untuk memperbolehkan ‘user’ memilih sistem operasi mana yang akan dijalankan (jika terdapat lebih dari satu sistem operasi). 23. Instalasi Ubuntu Server telah selesai dan sistem akan dinyalakan ulang. Silahkan Anda pilih ‘continue’. 24. Sistem Ubuntu Server Anda telah siap digunakan.
  12. 12. 25. Silahkan masukkan ‘username’ dan ‘password’ sesuai dengan yang telah Anda isikan pada saat proses instalasi Ubuntu Server tadi.
  13. 13. B. Urutanlangkah – langkahmenginstalasi DNS server padalinux Ubuntu server 12.04. Jika ubuntu server anda belum terinstall paket bind9 silahkan login sebagai root kemudian ketikkan tasksel, pilih paket DNS server dengan memberikan tanda cek menggunakan spasi, kemudian tekan OK. 1. Langkah pertama konfigurasi adalah mengedit file /etc/bind/named.conf.options untuk menambahkan DNS Forward, disini digunakan DNS public dari google saja. root@rahman:~# nano /etc/bind/named.conf.options options { directory "/var/cache/bind"; // If there is a firewall between you and nameservers you want // to talk to, you may need to fix the firewall to allow multiple // ports to talk. See http://www.kb.cert.org/vuls/id/800113 // If your ISP provided one or more IP addresses for stable // nameservers, you probably want to use them as forwarders. // Uncomment the following block, and insert the addresses replacing // the all-0's placeholder. forwarders { 8.8.8.8; 8.8.4.4; }; auth-nxdomain no; # conform to RFC1035 listen-on-v6 { any; }; }; 2. Lanjutkan dengan mengedit file /etc/bind/named.conf.local untuk menentukan zona DNS Record Local, saat mengedit sesuaikan zona yang akan dipakai sesuai kebutuhan atau kepentingan anda root@rahman:~# nano /etc/bind/named.conf.local // // Do any local configuration here //
  14. 14. // Consider adding the 1918 zones here, if they are not used in your // organization include "/etc/bind/zones.rfc1918"; zone "example.com" { type master; file "/etc/bind/db.example"; }; zone "0.168.192.in-addr.arpa" { type master; file "/etc/bind/db.192"; }; include "/etc/bind/rndc.key"; 3. Dilanjutkan dengan menduplicate file db local sesuai dengan nama file yang disebutkan di /etc/bind/named.conf.local dengan mengetikkan perintah sebagai berikut : root@rahman:~# cp /etc/bind/db.local /etc/bind/db.example root@rahman:~# cp /etc/bind/db.127 /etc/bind/db.192 4. Setelah di duplikat, saya lanjutkan dengan mengedit file /etc/bind/db.example root@rahman:~# nano /etc/bind/db.example ; ; BIND data file for local loopback interface ; $TTL 604800 @ IN SOA ns.example.com. mail.example.com. ( 20100820 ; Serial 604800 ; Refresh 86400 ; Retry 2419200 ; Expire 604800 ) ; Negative Cache TTL ; localhost IN A 127.0.0.1 @ IN NS ns.example.com.
  15. 15. ns IN A 192.168.0.1 smtp IN CNAME ns www IN CNAME ns cups IN CNAME ns proxy IN CNAME ns example IN A 192.168.0.1 5. Dilanjutkan dengan mengedit file /etc/bind/db.192 root@pcdot:~# nano /etc/bind/db.192 ; ; BIND data file for local loopback interface ; $TTL 604800 @ IN SOA ns.example.com. mail.example.com ( 20100820 ; Serial 604800 ; Refresh 86400 ; Retry 2419200 ; Expire 604800 ) ; Negative Cache TTL ; @ IN NS ns. 1 IN PTR ns.example.com. www IN CNAME ns smtp IN CNAME ns cups IN CNAME ns proxy IN CNAME ns 6. Setelah konfigurasi selesai lanjutkan dengan mengedit file /etc/hosts untuk mengaktifkan beberapa domain yang ingin diaktifkan sebagai host root@rahman:~# nano /etc/hosts 127.0.0.1 localhost 192.168.0.1 example example.com smtp.example.com proxy.example.com
  16. 16. 7. Setelah itu edit file /etc/resolv.conf root@rahman:~# nano /etc/resolv.conf search example.com nameserver 192.168.0.1 nameserver 127.0.0.1 8. Terakhir restart networking dan bind9 root@rahman:~# /etc/init.d/bind9 restart 9. Install dnsutils untuk menguji bind9 dengan perintah sebagai berikut apt-get install dnsutils 10. Lakukancheckzone untuk mengetest hasil konfigurasi kita pada file /etc/bind/db.example dan /etc/bind/db.192
  17. 17. C. Setting Apache, PHP dan MySQL web server 1. Apache2 Apache Web Server yang paling umum digunakan di sistem Linux. Web Server digunakan untuk melayani Halaman Web yang diminta oleh komputer klien. Klien biasanya meminta dan melihat Halaman Web menggunakan aplikasi Web Browser seperti Firefox, Opera, Chrome, atau Mozilla . o Install Apache # apt-get install apache2 Pastikan tidak ada pesan error dan pastikan service apache2 # nmap localhost PORT STATE SERVICE 80/tcp open ftp # netstat -tanp | grep apache2 tcp 0 0 0.0.0.0:80 0.0.0.0:* LISTEN 34983/apache2 # nmap localhost |grep http 80/tcp open http Cek dari browser masukan ip address nya pada browser misalnya 192.168.1.100. Agar server dapat di kenali dari nama di perlukan server dns, tetapi saat ini kita setup dahulu melalui file hosts pada client tanpa setup dns. Setup dahulu file /etc/hosts pada komputer client (desktop). #echo “192.168.1.100 engkur.oke www.engkur.oke” >> /etc/hosts Cek apakah dapat ping host dengan nama server : #ping www.engkur.oke PING engkur.oke (192.168.1.100) 56(84) bytes of data. 64 bytes from engkur.oke (192.168.1.100): icmp_req=1 ttl=64 time=0.091 ms Jika sudah replay dari server artinya sudah server sudah dapat di akses lewat nama. Masukan nama server pada browser www.engkur.oke.
  18. 18. Saat ini kita sudah dapat membuat konten webserver, untuk itu dapat kita buat sebuah file index.html. #cd /var/www #mv index.html index.html.asli #nano index.html <html><body><h1>Selamat datang di www.engkur.oke</h1> <p>Ini server paling oke di dunia</p> <p>Tapi masih belon kelar ya...</p> </body></html> Save file tersebut dan browse lagi dari browser client, refresh saja browser nya. 2. Install PHP Saat ini server web hanya dapat melayani konten static, berupa file html dan image. Tetapi belum dapat melayani dinamik konten, untuk itu kita perlu server side scripting program yaitu PHP. #apt-get install php5 libapache2-mod-php5 php5-cli php5-cgi php5-mysql #/etc/init.d/apache2 restart Buat file info.php agar kita tahu bahwa server kita sudah mendukung php #cd /var/www #nano info.php <?php phpinfo(); ?> Save dan kemudian lihat dari browser client www.engkur.oke/info.php. o Membuat user yang bertugas untuk upload file server dan memasukan nya ke group www-data.
  19. 19. #adduser engkur Masukan user engkur ke group www-data #usermod -a -G www-data engkur #cd /www/data #mkdir engkur.oke Pindahkan file konten ke dalam direktory engkur.oke #mv index.html engkur.oke #chown -R engkur.www-data engkur.oke Save file tersebut dan browse lagi dari browser client http://engkur.oke/engkur.oke, refresh saja browser nya kali ini. o Saat ini web server kita hanya mempunyai satu web, kita dapat memakai virtualhost agar kita dapat mempunyai banyak web dalam satu server. #cd /etc/apache2/sites-avaiable/ #vim engkur.oke <VirtualHost *:80> ServerName engkur.oke ServerAlias www.engkur.oke ServerAdmin admin@engkur.oke DocumentRoot /var/www/engkur.oke </VirtualHost> Aktifkan virtualhost nya #a2ensite engkur.oke Restart apache nya #/etc/init.d/apache2 restart Save file tersebut dan browse lagi dari browser client http://www.engkur.oke. o Membuat virtual host yang lain #echo “192.168.1.100 www.kawanku.bolot kawanku.bolot” >> /etc/hosts Membuat user web #adduser kawanku Masukan user ke group www-data
  20. 20. #usermod -a -G www-data kawanku Membuat file konfig #cd /etc/apache2/sites-avaiable/ #cp engkur.oke kawanku.bolot #vim kawanku.bolot :%s/engkur.oke/kawanku.bolot/g :wq #a2ensite kawanku.bolot Reload webserver nya #/etc/init.d/apache2 restart Membuat konten web #cd /var/www #mkdir kawanku.bolot #cp engkur.oke/index.html kawanku.bolot #cd kawanku.bolot #vim index.html :%s/engkur.oke/kawanku.bolot/g :wq #chown -R kawanku.www-data kawanku.bolot Save file tersebut dan browse lagi dari browser client www.kawanku.bolot, refresh saja browser nya. o Untuk melihat server web yang lain, dengan metode file host akan sangat sulit karena kita harus mendaftar kan alamat ip masing masing server, untuk itu kita harus memakai dns server. Pembahasan DNS server belum di lakukan saat ini, dan sudah penulis buat kan di server 192.168.1.100. Setup dns server pada file /etc/resolv.conf #vim /etc/resolv.conf Nameserver 192.168.1.253 Matikan setup file /etc/hosts nya, pasang # didepan domain yang di buat di server, agar sekarang domain nya dapat di resolv dari dns server. #vim /etc/hosts # 192.168.1.100 www.engkur.oke engkur.oke
  21. 21. # 192.168.1.100 www.kawanku.bolot kawanku.bolot Cek dahulu server resolv server melalui dns #dig kawanku.bolot #host kawanku.bolot #ping kawanku.bolot #ping www.kawanku.bolot Kalau dapat di ping sekarang kita browse server yang lain melalui browser masukan saja www.kawanku.bolot Saat ini server kita siap di jadikan hosting server. 3. MySql Dinamik konten membutuhkan database untuk menyimpan konten yang dinamik, kita memakai mysql server yang sangat populer sebagai web database server. Instalasi mysql server #apt-get install mysql-server Pada saat instalasi akan di tanyakan root mysql password, masukan saja “r00t” Cek service mysql #sudo netstat -tap | grep mysql tcp 0 0 localhost:mysql *:* LISTEN 2556/mysqld Jika belum up restart dahulu service mysql nya #/etc/init.d/mysql restart Mengakses database server dan beberapa mysql command. #mysql -u root -p mysql>show databases; +--------------------+ | Database | +--------------------+ | information_schema |
  22. 22. | mydb | | mysql | | performance_schema | | test | +--------------------+ 5 rows in set (0.02 sec) mysql>create database mydb; Query OK, 1 row affected (0.03 sec) mysql>quit Untuk selanjut nya mysql ini dapat kita pakai dalam webserver sebagai penyimpan dinamik konten dari web kita, kita dapat memakai software blog, cms, forum, atau membuat sendiri konten web kita.

×