All about ubuntu

1,749 views

Published on

semua tentang ubuntu ada disini, dari A-Z all about ubuntu
http://arieve-techno.blogspot.com

5 Comments
3 Likes
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total views
1,749
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
3
Actions
Shares
0
Downloads
179
Comments
5
Likes
3
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

All about ubuntu

  1. 1. Hak Cipta A – Z about UBUNTU Hak cipta (c) 2010 pada Arif Nur Sidiq, arieve computers. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang. E-book ini dilisensikan di bawah ketentuan lisensiArif Nur Sidiq (http://arieve-techno.blogspot.com).Penyebarluasan tanpa pemberitahuan terlebih dahulu pada pemegang hak cipta diperkenankan selama menyantumkan identitas dari arieve computers Cetakan pertama, Februari 2011.
  2. 2. Terima Kasih Khusus kepada....1.Allah SWT atas karunia yang telah diberikan.2.Kedua orang tua yang tercinta.3.“Ay”q yang selalu memberi semangat..:-)4.STMIK AMIKOM YOGYAKARTA5.Bp. Melwin selaku Dosen Pembimbing Sistem Operasi6.Pembaca sekalian pecinta Ubuntu7.OpenOffice.org, Linux Ubuntu, toshiba
  3. 3. Ada Apa? ALL ABOUT UBUNTU Release pertama pada februari 2011 Buku ini pada awalnya dimaksudkan sebagaiTugas akhir matakuliah Sistem Operasi. Namun tidakmenutup kemungkinan sebagai e-book yang dapat di gunakan oleh semua kalangan yang membutuhkan.Masukan untuk perkembangan buku ini bisa ditujukan via surel arieve.techno@gmail.com or http://arieve-techno.blogspot.com Terima kasih
  4. 4. All about UBUNTUA. Mengenal Linux Ubuntu 1. Sejarah Linux.Linux adalah salah satu sistem operasi yang menyita banyak perhatian para pengguna komputer diseluruh dunia. Tapi tahukah Anda dari mana asalnya Linux itu sendiri ???Adalah seorang mahasiswa berkebangsaan Filandia yang merupakan orang pertama yangmenemukannya. Linus Torvalds, demikianlah nama penemunya. Tak heran jika Linux dipakai menjadinama operating system seperti nama penemunya. Agustus 1991, Linus mengerjakan versi 0.01. Danpada tahun yang sama, tepatnya pada tanggal 5 October 1991, secara resmi meluncurkan versi 0.02. 2. Sejarah Linux Ubuntu. Ubuntu berasal dari bahasa Afrika yakni “Humanity to Others” yang berarti“Kemanusiaan Untuk Sesama”. Atas dasar itulah diluncurkannya Linux Ubuntu yang dirilis pada tahun2004. Sistem operasi ini adalah merupakan turunan dari sistem operasi linux yang lain, yakni Debian.Ubuntu itu sendiri dibuat dengan tujuan : selalu gratis tanpa adanya biaya lisensi, bersifat open source(kode terbuka), dan siap untuk dipergunakan dalam kondisi yang stabil. Ubuntu didukung olehperusahaan bernama Canonical, Ltd yang memiliki tujuan untuk membantu perkembangan, distribusi,dan promosi dari produk-produk yang bersifat open source (kode terbuka). Perusahaan ini bermarkas diEropa dan dipimpin oleh seseorang bernama Mark Shuttleworth.Sejak pertama kali diluncurkan, Ubuntu mendapat perhatian yang sangat besar dari pengguna Linuxyang lain. Hal ini disebabkan karena kestabilan yang dimiliki oleh Ubuntu itu sendiri. Selain itukenyamanan dan kemudahan yang dimiliki Ubuntu menjadi daya tarik yang besar bagi pengguna Linuxdi seluruh belahan dunia.Adapun versi Ubuntu yang telah dirilis dan telah beredar adalah sebagai berikut : 1. Ubuntu 4.10 (Warty Warhog) Ubuntu 4.10 yang di release pertama kali ini hadir pada bulan oktober 2004.
  5. 5. 2. Ubuntu 5.04 (Hoary Hedgehog)Ubuntu 5.04 adalah release kedua dari ubuntu yang hadir pada bulan april 2005 yang sudah tidak disupport lagi semenjak bukan oktober 2006 . 3. Ubuntu 5.10 (Breezy Badger) Ubuntu 5.10 adalah relese yang ketiga yang hadir pada bulan oktober 2005 yang juga telah habis masa supportnya pada bulan april 2007 lalu. 4. Ubuntu 6.06 (Dapper Drake) 5. Ubuntu 6.06 adalah release keempat yang pertama kalinya yang di support paling lama Long Term Support (LTS) yang direlease pada bulan juni 2006, versi Long Term Support (LTS) ini disupport sampai dengan 3 tahun untuk versi desktop dan 5 tahun untuk versi server. 6. Ubuntu 6.10 (Edgy Eft) Ubuntu 6.10 adalah release kelima yang hadir pada bulan oktober 2006. yang telah habis masa supportnya pada bulan april 2007 lalu. 7. Ubuntu 7.04 (Feisty Fawn) Ubuntu 7.04 di release pada bulan april 2007 dan di support sampai bulan oktober 2008. 8. Ubuntu 7.10 (Gutsy Gibbon) Ubuntu yang akan kita bahas kali ini adalah versi 7.10 yang hadir dengan Visual Effect yang sangat spektakuler, Printer yang sudah otomatis terdeteksi yang akan di support sampai bulan april 2008 9. Ubuntu 8.04 (Hardy Heron) Release kedelapan dari ubuntu yang telah hadir pada bulan april 2008 lalu adalah versi kedua yang menyediakan Long Term Support, Untuk Desktop akan di support sampai bulan april 2011 dan edisi server di support sampai april 2013 . 10. Ubuntu 8.10 (Intrepid Ibex) Ubuntu ini hadir pada bulan Oktober 2008 dan juga menyediakan Long Term Support. Untuk Desktop akan disupport sampai bulan Oktober 2011 dan untuk server sampai Oktober 2013. 11. Ubuntu 9.04 (Jaunty Jackelope) Ini adalah edisi terbaru dari Ubuntu. Release pada bulan April 2009. Dan juga disupport dengan LTS. Edisi desktop di support sampai bulan April 2012, dan edisi server disupport sampai April 2014. 12. Ubuntu 9.10 (Karmic koala) release 29 Oktober 2009 13. Ubuntu 10.04 LTS (Lucid Lynx) release 29 April 2010 14. Ubuntu 10.10 (Maverick Meerkat) release 10 Oktober 2010Dari nama-nama diatas coba perhatikan : • Penamaannya menggunakan 2 suku kata.
  6. 6. • Awal kata mempunyai huruf yang sama, WW – HH – BB – DD – EE – FF – GG – HH – II – JJ • Nama-nama tersebut merupakan nama jenis binatang (coba search di google image). • Angka pada versi ubuntu menandakan tahun & bulan (versi 4.10 berarti tahun 2004 bulan Oktober). • Versi Ubuntu di rilis setiap 6 bulan sekali. • LTS kepanjangan dari Long Term Support, berarti versi di support dalam jangka waktu yang lama (3 – 5 tahun).B. Mengapa harus Ubuntu?Ubuntu adalah [sistem operasi] lengkap berbasis Linux, tersedia secara bebas dan mempunyaidukungan baik yang berasal dari komunitas maupun tenaga ahli profesional.Komunitas Ubuntu dibentuk berdasarkan gagasan yang terdapat di dalam filosofi Ubuntu: 1. Bahwa perangkat lunak harus tersedia dengan bebas biaya 2. Bahwa aplikasi perangkat lunak tersebut harus dapat digunakan dalam bahasa lokal masing- masing dan untuk orang-orang yang mempunyai keterbatasan fisik, dan 3. Bahwa pengguna harus mempunyai kebebasan untuk mengubah perangkat lunak sesuai dengan apa yang mereka butuhkan.Perihal kebebasan inilah yang membuat Ubuntu berbeda dari perangkat lunak berpemilik (proprietary);bukan hanya peralatan yang Anda butuhkan tersedia secara bebas biaya, tetapi Anda juga mempunyaihak untuk memodifikasi perangkat lunak Anda sampai perangkat lunak tersebut bekerja sesuai denganyang Anda inginkan.C. Cara Menginstall Ubuntu Pada tutorial kali ini kita menggunakan Ubuntu 10.04 Lts. Berikut ini adalah cara menginstalUbuntu 10.04 untuk pemula atau bagi anda yang ingin mencoba mengenal lebih dekat dengan sistemoperasi Linux yang dikembangkan oleh Canonical ini.Jika anda benar-benar pemula dan belum pernah menginstal distro linux apapun sebelumnya, kamimenyarankan agar anda menggunakan komputer dengan hardisk yang benar-benar kosong. Mengapa
  7. 7. demikian?.. sebab kesalahan yang mungkin terjadi selama proses instalasi, terutama pada prosesmempartisi harddisk, akan menyebabkan data atau file penting anda akan hilang dan tak dapatdikembalikan lagi. Disini kami mengasumsikan anda menggunakan sebuah harddisk kosong untukmenginstal Ubuntu 10.04Anda memerlukan sebuah CD Ubuntu 10.04 untuk memulai instalasi, jika belum ada, silahkan andadownload Iso Image Ubuntu 10.04. Silahkan anda pilih yang sesuai dengan perangkat keras yang andamiliki. Setelah Ubuntu 10.04 selesai anda download, burninglah file iso tersebut dengan aplikasipembakar CD seperti Nero, CDBurnerXP ataupun Roxio.Masukkan CD kedalam CD/DVD-Rom dan restart komputer untuk melakukan booting dari CD. Tekantombol F8, F11 atau tombol F12 (bergantung pada BIOS Anda) untuk memilih CD/DVD-ROM sebagaiboot device yang akan dijalankan pertama kali.Silahkan tunggu hingga CD selesai diloading...Selanjutnya anda akan disajikan pilihan apakah ingin menjalankan Ubuntu sebagai sebuah Live CDatau ingin menjalankannya sebagai CD instalasi. Bagi anda yang ingin mengetahui seluk beluk Ubuntu10.04 namun belum ingin menginstalnya secara langsung, silahkan anda pilih opsi untukmenjalankannya sebagai Live CD. Andapaun dapat menjalankan Instalasi melalui link yang terdapatpada desktop jika anda memutuskan untuk menjalankannya sebagai live CD. Disini kami menganggapanda memilih untuk mejalankannya sebagai sebuah instalasi.Anda akan melihat wallpaper dan panduan instalasi. Pilih bahasa yang akan Anda gunakan kemudianklik tombol "Install Ubuntu 10.04 LTS" untuk melanjutkan ...
  8. 8. Berikutnya anda akan diminta menentukan lokasi. Setelah memilih lokasi Anda saat ini, sesuaikan jugawilayah waktu yang anda gunakan. Anda juga dapat memilih lokasi saat ini melalui menu drop-down"Region" yang terletak di bagian bawah. Klik tombol "Forward" setelah Anda menentukan lokasi yangdiinginkan ...Pada layar ketiga, Anda dapat memilih layout keyboard yang ingin anda gunakan. Biarkan dalam
  9. 9. kondisi default jika anda tidak ingin melakukan penyesuaian. Klik tombol "Forward" untukmelanjutkan proses ...Berikutnya adalah proses yang sangat penting, dan seperti telah kami kemukakan sebelumnya, prosespenentuan partisi hardisk adalah proses yang rawan terjadi kesalahan bagi para pemula. Namun disinikami berikan beberapa pilihan sebegai pengetahuan tambahan.Anda memiliki empat pilihan di sini:1. Jika Anda memiliki sistem operasi lain (misalnya Windows XP) dan Anda ingin sistem dual boot,pilih opsi pertama: "Install them side by side, choosing between them at each startup."Catatan: Opsi ini hanya akan muncul jika Anda memiliki sistem operasi lain telah terinstal padakomputer, Microsoft Windows misalnya. Ingatlah bahwa, setelah proses instalasi, boot loader Windowsakan ditimpa oleh boot loader Ubuntu!2. Jika Anda ingin menghapus sistem operasi yang sudah ada, atau harddisk sudah dalam kondisikosong, dan Anda ingin agar installer melakukan proses partisi secara otomatis, silahkan gunakanpilihan kedua, "Use the entire disk."
  10. 10. Catatan: Pilihan ini direkomendasikan bagi pengguna yang tidak memiliki sistem operasi lain terpasangpad komputer atau yang ingin menghapus sistem yang sudah ada.3. Pilihan ketiga adalah "Use the largest continuous free space" ini akan menginstal Ubuntu 10.04dalam partisi kosong dalam harddisk yang telah dipilih jika anda memasang lebih dari satu harddisk.4. Pilihan keempat adalah "Specify partitions manually" jika anda ingin melakukan partisi secaramanual dan ini hanya dianjurkan untuk pengguna tingkat lanjut, untuk membuat partisi khusus ataumemformat hardisk dengan file system lain selain pilihan yang telah ditentukan secara default.Langkah ini juga dapat digunakan untuk membuat partisi /home secara terpisah, yang sangat bergunajika Anda menginstal ulang seluruh sistem Ubuntu dikemudian hari.Berikut adalah cara melakukan partisi secara manual untuk membuat partisi /home:- Pilih "Specify partitions manually (advanced)" dan klik tombol "Forward";- Pastikan bahwa harddisk yang anda pilih telah benar. /dev/sda adalah hardisk fisik pertama. /dev/sdbadalah hardisk kedua jika Anda memiliki lebih dari satu harddisk. Jadi, pastikan bahwa Anda tahuharddisk mana yang ingin Anda format! Jika tidak, Anda akan kehilangan SEMUA DATA ANDA padaharddisk yang telah terlanjur anda format;- Kami asumsikan harddisk yang dipilih adalah kosong (tidak ada sistem operasi lain atau data pentingdi dalamnya), tetapi telah memiliki beberapa partisi. Pilih masing-masing partisi tersebut dan kliktombol "Delete". Setelah beberapa saat, anda akan diberitahukan bahwa ruang telah kosong. Lakukanlangkah ini pada partisi lain dari harddisk yang telah anda pilih, hingga semua partisi lama terhapus dananda hanya memiliki sebuah partisi tunggal;- Pilih pada partisi kosong tersebut, klik tombol "Add". Pada jendela baru yang muncul, isikan nilai2000 (contoh saja) "dalam satuan megabyte" untuk membuat partisi "swap", untuk menentukannya,silahkan pilih dalam daftar menu drop down pada "Mount point" dan pilih "swap". Klik tombol OK,beberapa saat kemudian Anda akan mendapatkan sebuah partisi swap sesuai dengan kapasitas yang
  11. 11. telah anda tentukan tadi;- Pilih ruang kosong berikutnya, klik tombol "Add". Pada jendela yang muncul, pilih opsi "Primary",tentukan nilai antara 10.000 dan 50.000 dalam ukuran "megabyte" untuk digunakan sebagai partisi "/".Pilih opsi "/" pada menu drop down "Mount point". " Klik tombol OK, beberapa saat kemudian andaakan mendapatkan sebuah partisi "ext4 /" sesuai dengan ukuran yang telah anda tentukan;- Pilih ruang harddisk yang tersisa, klik tombol "Add". Pada jendela baru, pilih Opsi "Primary",tentukan nilai antara 30.000 dan 50.000 (atau seberapapun ruang yang tersisa pada harddisk) dalamukuran "megabyte" untuk digunakan sebagai partisi "/home". Pilih opsi "/home" pada menu drop down"Mount point". " Klik tombol OK, beberapa saat kemudian anda akan mendapatkan sebuah partisi"ext4 /home" sesuai dengan ukuran ynag telah anda tentukan;Catatan: Anda dapat menentukan nilai sebuah partisi sesuai dengan kapasitas hardisk yang anda miliki,contohnya bila anda memiliki hardis dengan kapasitas 40GB, anda dapat membaginya menjadi tigapartisi; 2GB untuk "swap", 20GB untuk "/" dan sisanya 18GB untuk "/home".Tabel partisi anda akan nampak seperti ini. Jika dirasa cukup, klik tombol "Forward" untukmelanjutkan proses instalasi ...
  12. 12. PERINGATAN: Perlu diketahui bahwa semua data pada harddisk atau partisi yang dipilih akandihapus dan tak dapat dikembalikan lagi.Klik "Forward" untuk melanjutkan proses instalasi ...Pada langkah ini anda harus mengisi pada kolom sesuai dengan pertanyaan yang diminta. Pertama, isikolom dengan nama asli Anda, berikutnya isi dengan nama yang ingin Anda gunakan untuk login padaUbuntu (ini disebut "username" yang akan selalu diminta supaya anda bisa login ke dalam sistem) danterakhir, silahkan masukkan password dan nama komputer yang anda inginkan. Ada sebuah opsibernama "Log in automatically." Jika Anda mencentang kotak pada pilihan ini, Anda akan secaraotomatis login ke desktop Ubuntu. Klik tombol "Forward" untuk melanjutkan ...Ini proses akhir persiapan instalasi. Di sini, Anda dapat memilih untuk menginstal boot loader padapartisi lain dalam harddisk, tetapi hanya disarankan bagi pengguna tingkat lanjut. Jika anda seorang
  13. 13. pemula, biarkan opsi pada langkah ini dalam kondisi default dan lanjutkanlah proses dengan memilihtombol "Insatll"Proses instalasi Ubuntu 10.04 akan segera dilakukan, tunggulah hingga proses ini diselesaikan...
  14. 14. Setelah sekitar 10 hingga 18 menit (bergantung spesifikasi komputer Anda), sebuah jendela pop-upakan ditampilkan, yang intinya memberitahukan kepada anda bahwa instalasi telah selesai, Anda harusmerestart komputer untuk mulai menggunakan sitem Ubuntu yang baru saja anda instal. Klik Tombol"Restart Now" untuk segera menjalankan sistem Ubuntu 10.04 pada komputer anda...CD installasi secara otomatis akan dikeluarkan; ambil CD anda dan tekan "Enter" untuk me-rebootkomputer. Komputer akan segera direstart dan dalam beberapa detik, Anda akan melihat boot splashUbuntu ...
  15. 15. Pada layar login, klik username dan masukan password Anda. Klik tombol "Log In" atau tekan Enteruntuk mulai menggunakan Ubuntu 10.04...Nahh... bergembira dan bersuka citalah anda dengan sitem operasi baru anda, Ubuntu 10.04 LucidLynx......
  16. 16. Selamat mencoba....D. Remastering UbuntuRemastering merupakan proses pembungkusan ulang paket aplikasi software di linux. Bisa dikatakanbahwa remastering merupakan proses pembuatan sistem operasi baru dengan paket aplikasi yangberbeda dari sistem aslinya (default). Dengan remastering memungkinkan kita untuk menambah ataumengurangi paket aplikasi di sistem operasi linux dengan paket aplikasi yang baru.Dan ini hanya dapat di lakukan dalam sistem operasi berbasis “open source” salah satunya yaitudengan UBUNTU ini. Terserah kalian mau dibikin seperti apa UBUNTU kita, yang pernah aku cobamembuat tampilan Ubuntu menjadi MaxOS, Windows XP dan terakhir bikin Ubuntu versi Windows7,,keren tow? Makanya ayo go open source...Ada beberapa cara untuk me-remastering, bisa dengan software dapat juga menggunakan comment diterminal(full comment). Kalau menggunaka aplikasi kita dapat menggunakan UCK(UbuntuCustomization Kit) atau menggunakan Remastersys Ubuntu Customization KitInstalasiInstalasi menggunakan apt-get instal uck lebih amanapt-get install uck
  17. 17. Atau bagi anda bernyali dan yang menginginkan yang terbaru dapat download UCK dari http://uck.sf.net http://sourceforge.net/projects/uck/files/uck/2.4.0/uck_2.4.0 0ubuntu1_all.deb/downloadInstall paket pendukung & UCKsudo su -sudo apt-get install fakeroot gfxboot gfxboot-dev mktemp squashfs-tools dpkg-dev build-essentialsudo dpkg -i uck_2.4.0-0ubuntu1_all.debMemulai Proses 1. Jalankan Aplikasi Ubuntu Customization Kit dengan mengklik menu Applications → System Tools → Ubuntu Customization Kit Gambar 1. Tampilan Awal2. Pada kotak dialog Welcome, langsung saja klik tombol Close untuk memulai proses;3. Kotak dialog berikut, Anda akan memilih pemilihan bahasa apa saja yang akan dimasukkan kedalam distro nantinya. Kemudian klik OK;
  18. 18. Gambar 2. Pemilihan Bahasa •4. Selanjutnya akan muncul kotak dialog yang meminta anda untuk memilih bahasa yang akan andagunakan ketika proses booting live cd anda. Kemudian klik OK;
  19. 19. 5. Selanjutnya akan muncul pemilihan jenis desktop yang akan diinstall pada distro anda. Ada 3 pilihan, KDE, Gnome dan Others. Untuk saat ini kita memilih Gnome sebagai lingkungan desktop6. Selanjutnya Anda akan diminta untuk memilih file iso (file image) dari disto Linux Ubuntu yang akan kita customisasi
  20. 20. 7. Berikutnya Anda akan dimintai untuk mengetikkan nama dari distro Linux yang akan di customisasi8. Selanjutnya akan muncul konfirmasi, apakah kita ingin mengkostumasi secara manual selama proses berlangsung. Pilihan “yes” sangat dianjurkan karena kita akan mengkostum desktop dan menambah aplikasi lainnya9. Pada kotak dialog berikut merupakan konfirmasi apakah Anda akan menghapus paket wubi dll, yang terkait pada proses instalasi Ubuntu
  21. 21. 10. Kemudian akan muncul kotak dialog yang berisikan sistem siap membangun distro anda. Anda cukup menekan tombol “Close” untuk memulai proses remastering. Maka akan ada terminal yang melakukan proses mounting data11. Selanjutnya akan muncul kotak dialog berikut
  22. 22. • Jika kita memilih “Run package manager” maka synaptic akan terbuka dan kita dapat melakukan add/remove aplikasi dari synaptic ini • Jika anda “Run console application” maka akan terbuka sebuah terminal pada kondisi chroot sehingga kita dapat melakukan kostumisasi baik menambah aplikasi, menghapus aplikasi, mengubah tampilan desktop dll dengan mode teks. Penggunaan pilihan ini sangat dianjurkan bagi pengguna yang sudah ahli dalam menggunakan terminal • Jika anda memilih “Continue building” maka proses building sebuah distro akan dilanjutkan. Jika anda tidak dalam keadaan online maka proses akan terhenti karena ada packet yang akan di download oleh UCK. Oleh karena itu sebaiknya remastering dilakukan ketika anda terhubung dengan internet12. Setelah Anda memilih Continue building pada menu pilihan, maka anda tinggal menunggu prosespembuatan file iso selesai.
  23. 23. Informasi Customisasi via Konsole1. /etc/casper.conf • merubah username, user fullname, host, build system2. /etc/bash.bashrc • merubah wellcome message ke ID3. /etc/issue dan issue.net dan motd.tail • merubah pesan “Ubuntu 10.04 ...” saat masuk terminal4. /etc/modules • untuk meload modul kernel saat booting5. /etc/skel • semua file/direktori di dalamnya akan dikopi ke homedir user6. /etc/gnome/default.list • untuk merubah file dengan ekstensi apa di buka aplikasi apa7. /etc/xdg/user-dirs.defaults • ganti untuk menentukan direktori apa saja yang dibuat di homedir8. /etc/xdg/menus/*.menu • untuk membuat pengaturan kategori menu sendiri9. /usr/share/backgrounds/ • wallpaper default10. /usr/share/firefox/browserconfig.properties • Merubah alamat default yg dibuka saat start, misalnya ke “file:///usr/example-content/readme.html” atau “http://arieve-techno.blogspot.com”11. /usr/share/gconf/default/* dan schemes/* • konfigurasi settingan desktop, menu, panel, dan lain-lain12. /usr/share/ubuntu-artwork • tampilan awal firefox browser offline13. /usr/share/example-content • direktori file-file example Ubuntu14. /etc/apt/sources.list /etc/apt/sources.list.d/* • file dan folder repository Ubuntu
  24. 24. Ubuntu Customization Kit Menggunakan Text Mode1. Kebutuhan Sistem Pendukung 1. Harddisk kosong sebesar 3 – 5 GB (semakin besar ruang kosong, semakin dianjurkan) 2. Memori 512MB dan swap 1 GB (semakin besar memori, semakin dianjurkan) 3. Paket pendukung squashfs-tools dchroot genisoimage fakeroot gfxboot bzr dan mkisofs 4. Program Virtualisasi semacam Qemu, VirtualBox, VM Ware dan lainya 5. Berkas ISO Ubuntu Live CD Desktop2. Persiapan Pendukung Cara yang mudah sudo apt-get install uck Alternatif lain download UCK dari http://uck.sf.net https://sourceforge.net/projects/uck/files/uck/2.0.10/uck_2.0.10- 0ubuntu1_all.deb/download3. Install paket pendukung & UCK $ sudo apt-get install dialog zenity kdebase-bin genisoimage dpkg-dev build-essential fakeroot gfxboot squashfs-tools bzr mktemp $ sudo dpkg -i uck_2.0.10-0ubuntu1_all.deb4. Aktifkan squashsf $ sudo modprobe squashfs5. Unpack file ISO, Initrd & Rootfs Siapkan iso desktop ubuntu. Lakukan unpack iso menggunakan perintah $ sudo uck-remaster-unpack-iso ubuntu-9.04-desktop-i386.iso hasil unpack iso ubuntu akan di letakan di /home/user/tmp. Lanjutkan dengan unpack initrd & rootfs. $ sudo uck-remaster-unpack-rootfsWARNING:sering terjadi error pada saat unpack rootfs dari squashfs seperti tampak di bawah,cp: reading `/home/user/tmp/squashfs-mount/etc/dansguardian/blacklists/porn/domains: Input/outputerror
  25. 25. cp: reading `/home/user/tmp/squashfs-mount/usr/lib/jvm/java-6-sun-1.6.0.13/jre/lib/rt.jar: Input/output errorcp: reading `/home/user/tmp/squashfs-mount/usr/lib/xen/libnsl.a: Input/outputerrorini harus dibetulkan saat customisasi. Atau untuk kasus error di atas dapat juga menggunakan perintah $ sudo cp /etc/dansguardian/blacklists/porn/domains /home/user/tmp/remaster- root/etc/dansguardian/blacklists/porn/ $ sudo cp -Rf /usr/lib/jvm/java-6-sun-1.6.0.13/jre/lib /home/user/tmp/remaster-root/usr/lib/jvm/java-6-sun-1.6.0.13/jre/ $ sudo cp -Rf /usr/lib/xen /home/onno/tmp/remaster-root/usr/lib/6. Setelah semua selesai di betulkan, lakukan $ sudo uck-remaster-unpack-initrd baru sesudah ini kita dapat melakukan chroot $ sudo uck-remaster-chroot-rootfsBaru kita dapat melakukan penambahan & pengurangan aplikasi. Proses penambahan, instalasiaplikasi, pengurangan dapat di lakukan seperti pada mesin yang sedang kita instalasi biasa7. Membuat File ISO baru $ sudo uck-remaster-pack-initrd $ sudo uck-remaster-pack-rootfs $ sudo uck-remaster-pack-iso [namafile.iso]File iso distro baru ada di folder /home/user/tmp/remaster-new-files8. Selanjutnya adalah burn dan test file iso baru tersebut.
  26. 26. Meremaster Ubuntu 10.10 dengan Remastersys Remaster atau Membuat distro dari turunan distro besar yang sudah mapan. Biasanya distrotersebut banyak dipakai sebagai basis atau rujukan pembuatan distro. Turunan disini bukan diartikansebagai memodifikasi distro induk yang sudah ada lalu memberinya nama baru begitu saja , namun bisajuga diartikan mengambil sebagian teknologi yang ada pada Distro induk. Penggunaan istilah remasterpada linux sendiri mulai dipopulerkan oleh Klaus Knopper sang pencipta Distro Linux LiveCDKnoppix yang mana Knoppix sendiri merupakan hasil remaster dari Debian. Dalam bidang softwareremastering dapat diartikan sebagai sebuah proses pembungkusan ulang paket aplikasi pada sistemoperasi dimana kita bisa menambah bahkan bisa juga mengurangi paket aplikasi yang disertakan. Bisadikatakan bahwa remastering merupakan proses pembuatan sistem operasi baru dengan paket aplikasiyang berbeda dari sistem aslinya (default). Dengan remastering memungkinkan kita untuk menambahatau mengurangi paket aplikasi di sistem operasi yang ada dengan paket aplikasi yang baru.Remastersys merupakan tools yang terinspirasi dari fungsi mklive script pada distro Mandriva yangdapat digunakan untuk membackup sistem ada dua hal menarik yang dapat dilakukan remastersys padadistro linux debian based.Tahap-tahap Meremaster Ubuntu 10.10 dengan remastersys1. Instalasi Ubuntu 10.10, seperti biasaPada bagian ini yang dibutuhkan adalah media instalasi dari Ubuntu 10.10 Media yang digunakanadalah berupa CD (Compact Disc) installasi. Berikut dibawah ini adalah langkah-langkah untuk prosesinstallasi sistem operasi Ubuntu 10.10 secara singkat. untuk proses penginstallan ubuntu tidak akandijelaskan secara detail disini karena berada diluar pembahasan. 1. Urutan booting di BIOS (Basic Input/Output System) harus diubah dengan menjadikan CD- ROM sebagai urutan pertama. 2. CD installasi Ubuntu 10.10 yang pertama dimasukkan ke CD-ROM. Setelah booting, untuk menghemat waktu pilih Install ubuntu 3. Ikuti langkah-langkah yang di anjurkan oleh system, untuk ukuran partisi harddisk, siapkan ruang yang cukup untuk menampung data hasil proses remaster dan proses remaster 4. Setelah proses installasi selesai maka computer akan reboot dan masuk ke system desktop.
  27. 27. 2. Konfigurasi dan Persiapan paket installasiSebelum mengubah system dan menambahkan serta megurangi paket ada beberapa hal yang harus kitalakukan. Untuk melakukan penginstallan software penulis menggunakan repository yang didapatkansecara online, sebenarnya bisa juga menggunakan media DVD yang berisi repository ubuntu, namunpenulis lebih memilih menggunduh secara online karena software nya biasanya lebih terbaruidibandingkan menggunakan media offline (dvd). Untuk memperlancar dan mempercepat prosespengunduhan penulis mengubah letak repository standar ke repository local dalam hal ini berada diindonesia. Berikut dibawah ini adalah langkah-langkah yang penulis lakukan untuk merubahrepository :Melalui terminal : 1. Menjalankan perintah : sudo gedit /etc/apt/sources.list 2. Masukkan password root, password yang di isikan pada saat installasi pertama 3. Menghapus seluruh baris pada file tersebut dan mengganti dengan baris-baris padaserver repository lokal.#Repository_di_FOSS-ID (telkom) untuk ubuntu maverickdeb http://dl2.foss-id.web.id/ubuntu maverick-backports main restricted universemultiversedeb http://dl2.foss-id.web.id/ubuntu maverick-proposed main restricted universemultiversedeb http://dl2.foss-id.web.id/ubuntu maverick-security main restricted universemultiversedeb http://dl2.foss-id.web.id/ubuntu maverick-updates main restricted universemultiversedeb http://dl2.foss-id.web.id/ubuntu maverick main restricted universe multiverse3. Melalui terminal, masukkan perintah berikut: sudo apt-get updatemelalui perintah diatas secara otomatis system akan mengecek file-file repository proses ini akanmemakan waktu beberapa menit, tunggu sampai proses ini selesai, Installasi perangkat lunakpendukung utamaRemastersys sebenarnya adalah utilitas yang digunakan untuk melakukan fungsi back-up sistemmenjadi sebuah Live-CD/DVD. Aplikasi ini secara default tidak terdapat pada paket repository resmi
  28. 28. ubuntu. Untuk itu sebelum menginstall nya terlebih dahulu harus menambahkan daftar repository.Melalui terminal masukan perintah sebagai berikut sudo gedit /etc/apt/sources.listtambahkan perintah ini pada baris paling bawah# Remastersys (untuk ubuntu 9.04 dan dibawahnya)deb http://www.geekconnection.org/remastersy… ubuntu/# Remastersys (untuk ubuntu 9.10 dan diatasnya termasuk 10.10)deb http://www.geekconnection.org/remastersy… karmic/dilanjutkan dengan perintah sudo apt-get install remastersysKonfigurasi sistem sesuai keinginan andaSetelah menyelesaikan semua perubahan di desktop dengan themes dan segala atributnya, saatnyamembuat perubahan itu permanen dan dapat dilihat juga pada Live CD yang nanti dijalankan maupunketika sudah di install. Langkah yang pertama harus dilakukan adalah mengcopykan semua themesyang berada di folder user (home) ke folder sistem berbagi (/usr/share/ untuk itu anda bisa melakukanhal sebagai berikut, cara ini merupakan cara alternatif yang penulis dapatkan (cara lain mungkin bisaanda coba dengan tujuan yang sama ) : • Memindahkan semua file yang akan dijadikan background ke /usr/share/backgrounds • Memindahkan semua file icon yang akan dijadikan themes ke /usr/share/icons • Memindahkan semua themes ke /usr/share/themes • Memindahkan semua icons dan cursors ke /usr/share/iconsMungkin bagi yang sudah mahir dapat mengunakn CLI (shell) dengan perintah cp,dkk. Tapi disini sayaakan memberikan contoh menggunakan Nautilus Explorer untuk manyalin semua file tersebut.Buka home folder anda dan tekan Ctrl+Hjika benar akan dijumpai sekumpulan folder yang tiba-tiba muncul dengan titik di setiap depannamanyaDalam keadaan Home folder masih terbuka, tekan Alt+F2 ketikan gksu nautilus masukan passwordroot.
  29. 29. Sebuah jendela Nautilus akan muncul dengan akses sebagai root yang dapat memodifikasi file sistembrowse ke folder /usr/share/ /usr/share/backgrounds —-> copykan wallpaper yang akan dijadikanbackground /usr/share/icons —-> copykan icon yang digunakan pada desktop /usr/share/themes —->copykan theme yang digunakan pada desktop untuk mudahnya copykan semua file yang ada di direkotihome .themes anda ke /usr/share/themes dan jika icons yang digunakan terinstall di home foldercopykan semua isi di folder .icons ke /usr/share/icons untuk yang telah memiliki pengalaman dalammoding dapat juga merubah sound login dan atribut lainnya yang diinginkan.Langkah terakhir yang dilakukan adalah mengcopykan settingan Desktop yang telah kita modifikasi kefolder sistem yaitu /etc/skel folder /etc/skel adalah tempat meletakkan file atau folder yang nantinyaoleh sistem akan di copykan kesemua home folder user yang dibuat oleh sistem kecuali akun root.Dengan mengnyalin folder-folder yang berisi settingan desktop yang kita moding ke folder /etc/skel ,nantinya ketika sistem membuat user baru secara otomatis akan memiliki tampilan (settingan) sesuaidengan apa yang kita setting pada desktop kita. Menjalankan perintah berikut secara berurut padaterminal ada empat buah folder penting yang menyimpan settingan yang tadi kita buat yang harus dicopy kan ke folder /etc/skel yaitu ➢ config ➢ gconf ➢ gconfd ➢ gnome2Dengan menggunakan nautilus Explorer copykan empat folder tersebut ke /etc/skelBila sudah selesai menyalin (copy) semua file-file yang dibutuhkan, tutup jendela nautilus denganakses root, karena akan sangat berbahaya berkerja dengan akses root. Bila tidak sengaja menghapusataupun memodifikasi file sistem.
  30. 30. Tampilan welcome screen (GDM) Bagi anda yang menggunakan ubuntu sejak lama tentu merasakan perubahan yang signifikanpada Ubuntu 9.10 dimana mulai digunakannya GDM versi baru yang memberikan batasan dalammemodifikasi themes yang ada. Namun tetap saja kita dapat merubah tampilan GDM yang baru, secarateknis sebenarnya komponen visual yang membentuk GDM berbagi dengan komponen themes GnomeGTK untuk desktop. Kecuali untuk Icon yang memiliki themes sendiri. /usr/share/icons/ ← untuk icon /usr/share/background/ ← untuk background /usr/share/themes/ ← untuk themaUntuk merubah tampilan welcome screen sesuai dengan yang kita inginkan dapat dilakukan denganmengedit file gambar yang akan dijadikan background kemudian menyimpan nya di folder/usr/share/background. Dan menginstall themes dan Icon yang diinginkan seperti pada cara menginstallthemes dan icon untuk desktop.Untuk mengganti Tampilan GDM Login lakukan seperti cara dibawah ini : 1. Siapkan background yang ingin dijadikan latar belakang GDM login screen 2. Siapkan Theme yang ingin dijadikan Border dari GDM Screen 3. Siapkan Icon yang ingin dijadikan Icon GDM Login, Icon di sini berupa file SVG denganukuran 64×64 gunakan inkscape untuk mengeditnya, atau dapat mencarinya di pada situshttp://www.gnome-look.org . 1. Salin semua file tersebut dengan cara yang sama ke folder-folder yang telah ditentukan seperti dibawah ini • background —> /usr/share/backgrounds • Themes —> /usr/share/themes • Icon —> /usr/share/icons/LoginIcons/apps/64 1. langkah terakhir pasang themes tersebut dengan cara Running Application tekan Alt+F2 ketikan perintah gksu -u gdm dbus-launch gnome-appearance-propertiesmasukkan password root
  31. 31. 1. Jangan terkecoh dengan tampilan yang sama dengan opsi untuk merubah themes dan background desktop, perubahan yang dilakukan pada Appreance Prefences ini akan diterapkan pada GDM screen anda, bukan pada desktop, sesuaikan Background,Control,Windows Border, Icon dengan yang sudah dilakukan pada langkah empat jika sudah klik close,Untuk melihat perubahan lakukan Logout, bukan switch user.Tampilan bootscreenPerubahan besar juga terjadi pada versi ubuntu 10.10 dimana sudah menggunakan Plymouth sebagaibootscreen bandingkan dengan jaunty yang masih menggunkan usplash dan karmic yang menggunakanperpaduan xsplash dan usplash. plymouth atau boot screen adalah tampilan grafis yang ditampilkansaat sistem operasi diload setelah grub. Disini saya akan memberikan cara bagaimana mengeditPlymouth yang sudah ada dan memasukkan ke sistem. 1. Install semua Plymouth theme yang tersedia di repository menggunakan synaptic, untuk memberikan pilihan yang banyak, tapi kalo anda berencana mengedit plymouth bawaan ubuntu saja opsi ini bisa anda lewatipada terminal jalankan perintah sudo update-alternatives –config default.plymouthPada terminal dapat dipilih plymouth theme mana yang akan kita gunakan, di sini saya menggunakansabily themes sebagai plymouth. Untuk melihat perubahan theme plymouth yang kita pilih masukkanangka yang menunjukkan themes yang ingin dipilih dan tekan enter kemudian jalankan perintah inipada terminal sudo update-initramfs -uTunggu hingga selesai kemudia restart sistem untuk melihat perubahan 1. Disini saya akan memodifikasi plymouth themes ubuntu yang sudah terinstall, secara teknis semua themes yang tadi kita install berada di folder /lib/plymouth/themes, untuk sabily plymouth themes sendiri berada di /lib/plymouth/themes/sabily, didalam folder tersebut terdapat
  32. 32. beberapa file yang akan saya edit dan ada yang tetap saya biarkan seperti semual (tidak diedit) /lib/plymouth/themes/sabily/bg_2560×1600.png → edit /lib/plymouth/themes/sabily/password_field.png → biarkan /lib/plymouth/themes/sabily/progress_dot_off.png → biarkan /lib/plymouth/themes/sabily/progress_dot_on.png → biarkan /lib/plymouth/themes/sabily/sabily.plymouth → biarkan /lib/plymouth/themes/sabily/sabily.script → biarkan /lib/plymouth/themes/sabily/sabily-logo.png → editPengeditan bisa menggunakan software editing seperti gimp atau pengolah gambar lainnya bagi yangsudah mahir bisa mengedit file-file lain yang dianggap perlu atau membuat plymouth screen sendiriuntuk ukuran file .png yang diedit harus mengikuti ukuran dari file yang ingin di edit lakukan backupuntuk themes yang ingin diedit dengan mengcopykan nya ke tempat lain gunakan gksu nautilus untukmelakukan semua hal tersebut sama seperti cara sebelumnya. Setelah itu jalankan perintah dibawah inisudo update-initramfs -uperintah diatas untuk mengupdate initrd baru dengan plymouth theme yang baru. jika perintah tersebuttidak dijalankan perubahan yang terjadi pada plymouth biasanya hanya pada themes sewaktu pc dishutdown/reboot tidak pada saat PC di boot.Bootloader (ISO Linux) Sebelumnya perlu diketahui perubahan ini dilakukan untuk bootloader pada LiveCDGNU/Linux, bukan untuk system yang terinstall keharddisk. Bootloader adalah tampilan yang akanmenampilkan pilihan boot sekaligus meload system operasi dari disk. Untuk merubah tampilan dapatdilakukan dengan membuat sebuah gambar dengan format png 640×468 menggunakan GIMP atausoftware picture editing lainnya beri nama splash.pngKemudian copykan ke folder /etc/remastersys/isolinuxMemberikan nama pada distribusi baru Salah satu hal penting yang perlu kita lakukan adalah memberikan identitas baru pada distrokita salah satu hal yang bisa dilakukan adalah mengedit file yang mengatur hal tersebut ada tiga fileyang dapat di edit tanpa khawatir akan membuat sistem error. /etc/lsb_release
  33. 33. /etc/issue /etc/issue.netEdit isi file tersebut dan berikan nama sesuai dengan keinginan anda, misalnya saya disini memberinama distribusi baru saya GNU/Linux (untuk file lsb_release)DISTRIB_ID=GNU/LinuxDISTRIB_RELEASE=1.04DISTRIB_CODENAME=kucingDISTRIB_DESCRIPTION=”GNU/Linux 1.04″untuk file issue dan issue.net saya mengganti Ubuntu 10.10 dengan GNU/Linux 1.04 Untuk melihatperubahan nama dari distribusi yang anda berikan update grub sudo update-grublalu restart komputer anda, maka akan terlihat di list grub system operasi yang berubah menjadiGNU/Linux, with Linux 2.6.32-22-genericGNU/Linux, with Linux 2.6.32-22-generic (recovery mode)Perubahan ini juga bisa dilihat di system monitor (task manager ubuntu) atau mengetikan perintahdibawah ini diterminal lsb_release -aJika anda yang menggunakan Ubuntu Tweak maka computer details maka akan terlihat bahwakomputer anda menggunakan distribusi baru disini GNU/LinuxAda beberapa hal yang perlu diketahui dalam perubahan nama ini: • Untuk penggunaan Software-center akan mengalami error karena membaca bahwa sistem operasi bukan ubuntu • Pada penggunaan Burg gambar ubuntu pada list sistem operasi yang semula ubuntu maka akan berubaha menjadi tanda tanya hal ini dikarenakan burg membaca bahwa sistem operasi tidak di kenali dan merupakan Distribusi Linux baru, untuk hal ini bisa di siasati dengan mengedit file di /boot/burg/themes/icons yang memiliki nama grey , hover, large, small lalu menyiapkan 4 file yang akan dijadikan icon berupa file PNG dengan ukuran dan jumlah warna yang berbeda.
  34. 34. Persiapan akhirSebelum memulai proses remaster, pastikan untuk menghapus setiap file temporary yang tidak lagidiperlukan, untuk memperkecil ukuran image dan agar proses load image nantinya cepat. Cara yangpenulis lakukan adalah menjalankan perintah di bawah ini : # sudo apt-get clean # sudop rm -rf /tmp/*Menjalankan remastersysRemastersys dapat dioperasikan dengan dua cara yaitu mode teks menggunakan perintah shell maupunmodus grafis melalui menu administrasi.tah dibawah in Untuk merubah nama file iso yang akan kitabuat menggunakan remastersys terlebih dahulu edit file konfigurasi remastersys dengan mengetikanperintah ini sudo gedit /etc/remastersys.confMelalui file konfigurasi penulis dapat juga merubah nama file iso yang akan dibuat, folder kerja danmetode yang akan digunakan untuk boot, tetapi untuk mudahnya jalankan saja remastersys-gui disitujuga sudah disediakan opsi untuk mengedit hal-hal tersebut, Selanjutnya untuk menjalankan prosesremaster penulis menggunakan perintah dibawah ini sudo remastersys distatau jalankan melalui mode GUI nyaSystem>Administration>Remastersys Backuppilih opsi DistProses pembuatan image ini sendiri memakan waktu cukup lama, dan memakan ruang kosong yangbesar. Image dari hasil proses ini secara default berada pada folder /home/remastersys, ukuran imageyang dihasilkan bervariasi tergantung berapa banyak paket yang kita install ke system. Format dariimage sendiri adalah ISO, yang dapat di burn menggunakan program seperti Nero Burning Room atauBrasero aplikasi burner bawaan Ubuntu yang mudah dalam pengoperasiannya Proses ini akanmemakan ruang harddisk yang sangat besar hingga jika kita selesai dan memburning image ke discdapat menghapus file image dan temporary yang dibuat dengan mengetikan perintah dibawah ini padaterminal
  35. 35. sudo remastersys cleanJangan menjalankan perintah sebelum memindahkan image ISO hasil yang anda buat , karena perintahdiatas akan menghapus semua hasil kerja anda dengan remastersys Ada baiknya sebelum memburningimage ke cd atau dvd mencoba dulu di virtual machine bisa menggunaka VirtualBox,VMware atauKVM sesuai selera. Remastering Ubuntu dengan reconstructorPertama-tama download terlebih dahulu program reconstructor dari http://reconstructor.aperantis.comapabila belum terinstall. Untuk menginstall dapat digunakan gdebi yang merupakan installer defaultubuntu.Setelah terinstall, maka secara default reconstructor akan berada di directory /usr/share/reconstructor/tetapi dapat juga kita menggunakan direktori yang lain.Untuk mulai menggunakan reconstructor : • Masuk ke terminal sebagai root. scratchz@alice:~$ sudo su • Masuk ke directory reconstructor. scratchz@alice:/# cd /usr/share/reconstructor/ • Jalankan reconstructor dengan perintah python scratchz@alice:/usr/share/reconstructor/# reconstructor.py • Maka masuklah ke tampilan awal reconstructor yang berupa GUI • Langsung klik next pada tampilan awal kemudian pada tampilan kedua akan muncul pilihan. Pilihan tersebut yaitu : apakah kita mau meremastering live CD atau alternate. • Pilih Desktop (live cd) kalau kita menggunakan live cd lalu klik next. Setelah itu maka untuk pertama kalinya kita harus menentukan working directory yaitu tempat dimana nanti semua file yang digunakan reconstructor berada. Selain itu kita juga harus membuat 3 buah direcktory yaitu Remaster, Root dan Initrd. • Klik next. Proses ini memerlukan waktu yang cukup lama (jadi sabar ya.. ^^ ). Langkah selanjutnya adalah memulai customize ubuntu. Konfigurasi yang pertama adalah splash dan usplash. • Sebelum berpindah ke langkah selanjutnya ada baiknya kita klik Apply. Tetapi tanpa klik Apply juga tidak masalah. Selanjutanya adalah modifikasi gnome (tampilan layar). Ada berbagai macam konfigurasi yang bisa diatur, antara lain : wallpaper, GDM, Theme, Icon, dll.
  36. 36. • Langkah selanjutnya adalah pengisian repository yang akan digunakan oleh Live CD. Apabila mengetahui alamat lokasi yang paling dekat dengan daerah Anda, maka bisa diisikan pada bagian kolom yang kosong tetapi apabila tidak tahu lebih baik memilih default saja.• Langkah berikutnya melakukan optimasi live cd yaitu optimasi pada saat restart dan shutdown.• Selanjutnya adalah membuang program yang tidak berguna serta menambahkan program yang kita inginkan. Ada 2 jalan untuk melakukan ini yaitu dengan cara menggunakan modul yang telah disiapkan oleh reconstructor atau menggunakan terminal (mode text)
  37. 37. Menjadikan Ubuntu Serasa Windows 7langkah-langkah:1. Download Theme nya di sini2. Setelah itu ekstrak file hasil download tan nya3. Install dulu compiz fusion (install pake synaptic aja. keyword :compiz)4. jalankan aplikasi compiz fusion. caranya pilih application=> system tools => compiz fusion. nantiakan muncul di dekat clock. seperti gambar di bawah ini :- klik kanan pada icon tersebut lalu pilih select window decorator lalu pilihemerald.- klik kanan lagi pada icon tersebut lalu pilih emerald theme manager.
  38. 38. - pilih import lalu masuk ke folder yang tadi udah di ekstrak dan pilih file win 7emerald. lalu klik open- lalu tampilan akan sama dengan gambar di atas. klik 2x thema tadi. lalu close.Sekarang mengedit panel, icon, dan lain. berikut caranya:1. Mengubah panel- klik kanan pada panel yang di atas lalu pilih delete panel.- klik kanan pada panel yang di bawah lalu pilih properties.- pilih tab background lalu pilih background image.- masuk ke dalam folder yang tadi di ekstrak lalu pilih win7 [imagenes] =>panel 4. OKganti theme win7 :1. pilih system => preference => apperance
  39. 39. 2. pilih install. lalu masuk ke folder yang di ekstrak dan pilihWin7.Basic.02[Tema GTK].tar.gzganti icon,dan lain2 :pada apperance tadi pilih customize pilih install lagi dan install semua file yang berekstensi tar.gzinstall GNOME MENU :- buka terminal- masuk ke dalam folder yang tadi di ekstrak- misalkan cd windows7.- lalu masuk lagi ke dalam folder gnome (cd gnome)- lalu ketikkan make installsekarang konfigurasinya- klik kanan pada panel di bawah pilih add to panel
  40. 40. - pilih gnome- add

×