MATERI PELATIHAN BERBASIS                   KOMPETENSISEKTOR TEKNOLOGI INFORMASI DAN                   KOMUNIKASIMENGOPERA...
Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi                                            Kode Modul      Sektor Telematika Sub Sekt...
Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi                                   Kode Modul      Sektor Telematika Sub Sektor Progra...
Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi                                         Kode Modul      Sektor Telematika Sub Sektor ...
Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi                       Kode Modul      Sektor Telematika Sub Sektor Programmer Kompute...
Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi                             Kode Modul      Sektor Telematika Sub Sektor Programmer K...
Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi                              Kode Modul      Sektor Telematika Sub Sektor Programmer ...
Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi                           Kode Modul      Sektor Telematika Sub Sektor Programmer Kom...
Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi                     Kode Modul      Sektor Telematika Sub Sektor Programmer Komputer ...
Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi                         Kode Modul      Sektor Telematika Sub Sektor Programmer Kompu...
Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi                             Kode Modul      Sektor Telematika Sub Sektor Programmer K...
Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi                              Kode Modul      Sektor Telematika Sub Sektor Programmer ...
Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi                          Kode Modul      Sektor Telematika Sub Sektor Programmer Komp...
Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi                              Kode Modul      Sektor Telematika Sub Sektor Programmer ...
Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi                Kode Modul      Sektor Telematika Sub Sektor Programmer Komputer      ...
Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi                        Kode Modul      Sektor Telematika Sub Sektor Programmer Komput...
Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi                   Kode Modul      Sektor Telematika Sub Sektor Programmer Komputer   ...
Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi           Kode Modul      Sektor Telematika Sub Sektor Programmer Komputer     TIK.PR...
Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi                      Kode Modul      Sektor Telematika Sub Sektor Programmer Komputer...
Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi                       Kode Modul      Sektor Telematika Sub Sektor Programmer Kompute...
Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi                     Kode Modul      Sektor Telematika Sub Sektor Programmer Komputer ...
Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi                      Kode Modul      Sektor Telematika Sub Sektor Programmer Komputer...
Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi                           Kode Modul      Sektor Telematika Sub Sektor Programmer Kom...
Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi                         Kode Modul      Sektor Telematika Sub Sektor Programmer Kompu...
Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi                      Kode Modul      Sektor Telematika Sub Sektor Programmer Komputer...
Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi                       Kode Modul      Sektor Telematika Sub Sektor Programmer Kompute...
Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi                      Kode Modul      Sektor Telematika Sub Sektor Programmer Komputer...
Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi                      Kode Modul      Sektor Telematika Sub Sektor Programmer Komputer...
Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi                         Kode Modul      Sektor Telematika Sub Sektor Programmer Kompu...
Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi                        Kode Modul      Sektor Telematika Sub Sektor Programmer Komput...
Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi                      Kode Modul      Sektor Telematika Sub Sektor Programmer Komputer...
Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi                       Kode Modul      Sektor Telematika Sub Sektor Programmer Kompute...
Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi                     Kode Modul      Sektor Telematika Sub Sektor Programmer Komputer ...
Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi                     Kode Modul      Sektor Telematika Sub Sektor Programmer Komputer ...
Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi                       Kode Modul      Sektor Telematika Sub Sektor Programmer Kompute...
Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi                       Kode Modul      Sektor Telematika Sub Sektor Programmer Kompute...
Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi                       Kode Modul      Sektor Telematika Sub Sektor Programmer Kompute...
Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi                       Kode Modul      Sektor Telematika Sub Sektor Programmer Kompute...
Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi                           Kode Modul      Sektor Telematika Sub Sektor Programmer Kom...
Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi                      Kode Modul      Sektor Telematika Sub Sektor Programmer Komputer...
Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi                      Kode Modul      Sektor Telematika Sub Sektor Programmer Komputer...
Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi                     Kode Modul      Sektor Telematika Sub Sektor Programmer Komputer ...
Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi                   Kode Modul      Sektor Telematika Sub Sektor Programmer Komputer   ...
Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi                 Kode Modul      Sektor Telematika Sub Sektor Programmer Komputer     ...
Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi                   Kode Modul      Sektor Telematika Sub Sektor Programmer Komputer   ...
Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi               Kode Modul      Sektor Telematika Sub Sektor Programmer Komputer       ...
Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi                    Kode Modul      Sektor Telematika Sub Sektor Programmer Komputer  ...
Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi           Kode Modul      Sektor Telematika Sub Sektor Programmer Komputer     TIK.PR...
Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi                     Kode Modul      Sektor Telematika Sub Sektor Programmer Komputer ...
Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi                    Kode Modul      Sektor Telematika Sub Sektor Programmer Komputer  ...
Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi                  Kode Modul      Sektor Telematika Sub Sektor Programmer Komputer    ...
Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi                  Kode Modul      Sektor Telematika Sub Sektor Programmer Komputer    ...
Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi                     Kode Modul      Sektor Telematika Sub Sektor Programmer Komputer ...
Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi                     Kode Modul      Sektor Telematika Sub Sektor Programmer Komputer ...
Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi                    Kode Modul      Sektor Telematika Sub Sektor Programmer Komputer  ...
Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi                     Kode Modul      Sektor Telematika Sub Sektor Programmer Komputer ...
Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi                    Kode Modul      Sektor Telematika Sub Sektor Programmer Komputer  ...
Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi                     Kode Modul      Sektor Telematika Sub Sektor Programmer Komputer ...
Fix tik.pr02.020.01 buku informasi
Fix tik.pr02.020.01 buku informasi
Fix tik.pr02.020.01 buku informasi
Fix tik.pr02.020.01 buku informasi
Fix tik.pr02.020.01 buku informasi
Fix tik.pr02.020.01 buku informasi
Fix tik.pr02.020.01 buku informasi
Fix tik.pr02.020.01 buku informasi
Fix tik.pr02.020.01 buku informasi
Fix tik.pr02.020.01 buku informasi
Fix tik.pr02.020.01 buku informasi
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Fix tik.pr02.020.01 buku informasi

881 views

Published on

Published in: Technology, Business
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
881
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
98
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Fix tik.pr02.020.01 buku informasi

  1. 1. MATERI PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSISEKTOR TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASIMENGOPERASIKAN APLIKASI BASIS DATA TIK.PR02.020.01 BUKU INFORMASI DEPARTEMEN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI R.I. DIREKTORAT JENDERAL PEMBINAAN PELATIHAN DAN PRODUKTIVITAS Jl. Jend. Gatot Subroto Kav.51 Lt.7.B Jakarta Selatan
  2. 2. Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul Sektor Telematika Sub Sektor Programmer Komputer TIK.PR02.020.01 DAFTAR ISI Daftar Isi........................................................................................................ 1 BAB I PENGANTAR................................................................................ 3 1.1 Konsep Dasar Pelatihan Berbasis Kompetensi............................... 3 1.2 Penjelasan Modul....................................................................... 3 1.3 Pengakuan Kompetensi Terkini (RCC).......................................... 5 1.4 Pengertian Istilah-istilah............................................................. 6 BAB II STANDAR KOMPETENSI.............................................................. 8 2.1 Peta Paket Pelatihan................................................................. 8 2.2 Pengertian Unit Standar............................................................. 8 2.3 Unit Kompetensi Yang Dipelajari................................................. 9 2.3.1 Judul Unit....................................................................... 9Judul Modul: Mengoperasikan Aplikasi Basis DataBuku Informasi Versi: 01-09-2007 Halaman: 1 dari 64
  3. 3. Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul Sektor Telematika Sub Sektor Programmer Komputer TIK.PR02.020.01 2.3.2 Kode Unit....................................................................... 9 2.3.3 Deskripsi Unit................................................................. 9 2.3.4 Elemen Kompetensi........................................................ 9 2.3.5 Batasan Variabel............................................................. 11 2.3.6 Panduan Penilaian........................................................... 11 2.3.7 Kompetensi Kunci........................................................... 12 BAB III STRATEGI DAN METODE PELATIHAN......................................... 14 3.1 Strategi Pelatihan...................................................................... 14 3.2 Metode Pelatihan....................................................................... 15 BAB IV MATERI UNIT KOMPETENSI...................................................... 16 4.1 Tujuan Instruksional Umum....................................................... 16 4.2 Tujuan Instruksional Khusus...................................................... 16 4.3 Sekilas Tentang Aplikasi Basis Data ........................................... 16Judul Modul: Mengoperasikan Aplikasi Basis DataBuku Informasi Versi: 01-09-2007 Halaman: 2 dari 64
  4. 4. Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul Sektor Telematika Sub Sektor Programmer Komputer TIK.PR02.020.01 4.4 Tabel ...................................................................................... 18 4.5 View ....................................................................................... 29 4.6 Form ...................................................................................... 39 4.7 Report...................................................................................... 46 4.8 Modul ..................................................................................... 52 BAB V SUMBER – SUMBER YANG DIPERLUKAN UNTUK PENCAPAIAN KOMPETENSI............................................................................. 61 5.1 Sumber Daya Manusia.............................................................. 61 5.2 Literatur.................................................................................. 62 5.3 Daftar Peralatan dan Bahan yang digunakan............................... 63 DAFTAR PUSTAKA............................................................................................ 64Judul Modul: Mengoperasikan Aplikasi Basis DataBuku Informasi Versi: 01-09-2007 Halaman: 3 dari 64
  5. 5. Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul Sektor Telematika Sub Sektor Programmer Komputer TIK.PR02.020.01 BAB I PENGANTAR 1.1. Konsep Dasar Pelatihan Berbasis Kompetensi • Apakah pelatihan berdasarkan kompetensi? Pelatihan berdasarkan kompetensi adalah pelatihan yang memperhatikan pengetahuan, keterampilan dan sikap yang diperlukan di tempat kerja agar dapat melakukan pekerjaan dengan kompeten. Standar Kompetensi dijelaskan oleh Kriteria Unjuk Kerja. • Apakah artinya menjadi kompeten ditempat kerja? Jika Anda kompeten dalam pekerjaan tertentu, Anda memiliki seluruh keterampilan, pengetahuan dan sikap yang perlu untuk ditampilkan secara efektif ditempat kerja, sesuai dengan standar yang telah disetujui. 1.2 Penjelasan Modul Modul ini didisain untuk dapat digunakan pada Pelatihan Klasikal dan Pelatihan Individual/mandiri : • Pelatihan klasikal adalah pelatihan yang disampaikan oleh seorang pelatih. • Pelatihan individual/mandiri adalah pelatihan yang dilaksanakan oleh peserta dengan menambahkan unsur-unsur/sumber-sumber yang diperlukan dengan bantuan dari pelatih. Isi Modul a. Buku InformasiJudul Modul: Mengoperasikan Aplikasi Basis DataBuku Informasi Versi: 01-09-2007 Halaman: 4 dari 64
  6. 6. Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul Sektor Telematika Sub Sektor Programmer Komputer TIK.PR02.020.01 Buku informasi ini adalah sumber pelatihan untuk pelatih maupun peserta pelatihan. b. Buku Kerja Buku kerja ini harus digunakan oleh peserta pelatihan untuk mencatat setiap pertanyaan dan kegiatan praktik baik dalam Pelatihan Klasikal maupun Pelatihan Individual / mandiri. Buku ini diberikan kepada peserta pelatihan dan berisi : • Kegiatan-kegiatan yang akan membantu peserta pelatihan untuk mempelajari dan memahami informasi. • Kegiatan pemeriksaan yang digunakan untuk memonitor pencapaian keterampilan peserta pelatihan. • Kegiatan penilaian untuk menilai kemampuan peserta pelatihan dalam melaksanakan praktik kerja. c. Buku Penilaian Buku penilaian ini digunakan oleh pelatih untuk menilai jawaban dan tanggapan peserta pelatihan pada Buku Kerja dan berisi : • Kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh peserta pelatihan sebagai sintaks keterampilan. • Metode-metode yang disarankan dalam proses penilaian keterampilan peserta pelatihan. • Sumber-sumber yang digunakan oleh peserta pelatihan untuk mencapai keterampilan. • Semua jawaban pada setiap pertanyaan yang diisikan pada Buku Kerja. • Petunjuk bagi pelatih untuk menilai setiap kegiatan praktik. • Catatan pencapaian keterampilan peserta pelatihan. Pelaksanaan ModulJudul Modul: Mengoperasikan Aplikasi Basis DataBuku Informasi Versi: 01-09-2007 Halaman: 5 dari 64
  7. 7. Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul Sektor Telematika Sub Sektor Programmer Komputer TIK.PR02.020.01 Pada pelatihan klasikal, pelatih akan : • Menyediakan Buku Informasi yang dapat digunakan peserta pelatihan sebagai sumber pelatihan. • Menyediakan salinan Buku Kerja kepada setiap peserta pelatihan. • Menggunakan Buku Informasi sebagai sumber utama dalam penyelenggaraan pelatihan. • Memastikan setiap peserta pelatihan memberikan jawaban / tanggapan dan menuliskan hasil tugas praktiknya pada Buku Kerja. Pada Pelatihan individual / mandiri, peserta pelatihan akan : • Menggunakan Buku Informasi sebagai sumber utama pelatihan. • Menyelesaikan setiap kegiatan yang terdapat pada buku Kerja. • Memberikan jawaban pada Buku Kerja. • Mengisikan hasil tugas praktik pada Buku Kerja. • Memiliki tanggapan-tanggapan dan hasil penilaian oleh pelatih. 1.3Pengakuan Kompetensi Terkini (RCC) • Apakah Pengakuan Kompetensi Terkini (Recognition of Current Competency). Jika Anda telah memiliki pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk elemen unit kompetensi tertentu, Anda dapat mengajukan pengakuan kompetensi terkini (RCC). Berarti Anda tidak akan dipersyaratkan untuk belajar kembali. • Anda mungkin sudah memiliki pengetahuan dan keterampilan, karena Anda telah : a. Bekerja dalam suatu pekerjaan yang memerlukan suatu pengetahuan dan keterampilan yang sama atau b. Berpartisipasi dalam pelatihan yang mempelajari kompetensi yang sama atauJudul Modul: Mengoperasikan Aplikasi Basis DataBuku Informasi Versi: 01-09-2007 Halaman: 6 dari 64
  8. 8. Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul Sektor Telematika Sub Sektor Programmer Komputer TIK.PR02.020.01 c. Mempunyai pengalaman lainnya yang mengajarkan pengetahuan dan keterampilan yang sama. 1.4Pengertian-pengertian Istilah Profesi Profesi adalah suatu bidang pekerjaan yang menuntut sikap, pengetahuan serta keterampilan/keahlian kerja tertentu yang diperoleh dari proses pendidikan, pelatihan serta pengalaman kerja atau penguasaan sekumpulan kompetensi tertentu yang dituntut oleh suatu pekerjaan/jabatan. Standardisasi Standardisasi adalah proses merumuskan, menetapkan serta menerapkan suatu standar tertentu. Penilaian / Uji Kompetensi Penilaian atau Uji Kompetensi adalah proses pengumpulan bukti melalui perencanaan, pelaksanaan dan peninjauan ulang (review) penilaian serta keputusan mengenai apakah kompetensi sudah tercapai dengan membandingkan bukti-bukti yang dikumpulkan terhadap standar yang dipersyaratkan. Pelatihan Pelatihan adalah proses pembelajaran yang dilaksanakan untuk mencapai suatu kompetensi tertentu dimana materi, metode dan fasilitas pelatihan serta lingkungan belajar yang ada terfokus kepada pencapaian unjuk kerja pada kompetensi yang dipelajari. KompetensiJudul Modul: Mengoperasikan Aplikasi Basis DataBuku Informasi Versi: 01-09-2007 Halaman: 7 dari 64
  9. 9. Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul Sektor Telematika Sub Sektor Programmer Komputer TIK.PR02.020.01 Kompetensi adalah kemampuan seseorang untuk menunjukkan aspek sikap, pengetahuan dan keterampilan serta penerapan dari ketiga aspek tersebut ditempat kerja untuk mencapai unjuk kerja yang ditetapkan. Standar Kompetensi Standar kompetensi adalah standar yang ditampilkan dalam istilah-istilah hasil serta memiliki format standar yang terdiri dari judul unit, deskripsi unit, elemen kompetensi, kriteria unjuk kerja, ruang lingkup serta pedoman bukti. Sertifikat Kompetensi Adalah pengakuan tertulis atas penguasaan suatu kompetensi tertentu kepada seseorang yang dinyatakan kompeten yang diberikan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi. Sertifikasi Kompetensi Adalah proses penerbitan sertifikat kompetensi melalui proses penilaian / uji kompetensi.Judul Modul: Mengoperasikan Aplikasi Basis DataBuku Informasi Versi: 01-09-2007 Halaman: 8 dari 64
  10. 10. Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul Sektor Telematika Sub Sektor Programmer Komputer TIK.PR02.020.01 BAB II STANDAR KOMPETENSI 2.1. Peta Paket Pelatihan Modul yang sedang Anda pelajari ini adalah untuk mencapai satu unit kompetensi, yang termasuk dalam satu paket pelatihan, yang terdiri atas unit-unit kompetensi berikut: 2.1.1 TIK.PR02.020.01 Mengoperasikan Aplikasi Basis Data 2.2. Pengertian Unit Standar Kompetensi Apakah Standar Kompetensi? Setiap Standar Kompetensi menentukan : a. Pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk mencapai kompetensi. b. Standar yang diperlukan untuk mendemonstrasikan kompetensi. c. Kondisi dimana kompetensi dicapai. Di dalam unit kompetensi ini, Anda akan mempelajari pemrograman data deskripsi lanjut untuk melengkapi pengetahuan yang telah Anda kuasai pada pelatihan mengenai pemrograman data deskripsi dasar sebelumnya. Sistem pelatihan berbasis kompetensi terfokus pada pencapaian kompetensi, bukan pada lamanya waktu. Namun diharapkan pelatihan ini dapat dilaksanakan dan dicapai dalam jangka waktu tidak lebih dari seminggu, tiga sampai lima hari. Pelatihan ini diperuntukkan bagi semua pengguna terutama yang tugasnya berkaitan dengan pengelolaan,Judul Modul: Mengoperasikan Aplikasi Basis DataBuku Informasi Versi: 01-09-2007 Halaman: 9 dari 64
  11. 11. Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul Sektor Telematika Sub Sektor Programmer Komputer TIK.PR02.020.01 pemeliharaan dan pemrograman basis data seperti Database Administrator dan Database Developer. Jika Anda belum mencapai kompetensi pada usaha/kesempatan pertama, Pelatih Anda akan mengatur rencana pelatihan dengan Anda. Rencana ini akan memberikan Anda kesempatan kembali untuk meningkatkan level kompetensi Anda sesuai dengan level yang diperlukan. Jumlah maksimum usaha/kesempatan yang disarankan adalah 3 (tiga) kali. 2.3. Unit Kompetensi yang Dipelajari Dalam sistem pelatihan, Standar Kompetensi diharapkan menjadi panduan bagi peserta pelatihan untuk dapat : • mengidentifikasikan apa yang harus dikerjakan peserta pelatihan. • memeriksa kemajuan peserta pelatihan. • menyakinkan bahwa semua elemen (sub-kompetensi) dan kriteria unjuk kerja telah dimasukkan dalam pelatihan dan penilaian. 2.3.1 JUDUL UNIT : Mengoperasikan Aplikasi Basis Data 2.3.2 KODE UNIT : TIK.PR02.020.01 2.3.3 DESKRIPSI UNIT : Unit ini menentukan kompetensi yang diperlukan untuk mengoperasikan aplikasi basis data untuk membuat table, view, form, report dan modul 2.3.4 ELEMEN KOMPETENSI ELEMEN KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJAJudul Modul: Mengoperasikan Aplikasi Basis DataBuku Informasi Versi: 01-09-2007 Halaman: 10 dari 64
  12. 12. Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul Sektor Telematika Sub Sektor Programmer Komputer TIK.PR02.020.01 01 Menjelaskan menu aplikasi 1.1 Menu-menu yang tersedia beserta shortcutnya basis data ditunjukkan. 1.2 Fitur-fitur pengolahan table digunakan dan diaplikasikan. 1.3 Fitur-fitur view digunakan dan diaplikasikan. 1.4 Fitur-fitur pengolahan form digunakan dan diaplikasikan. 1.5 Fitur-fitur pengolahan report digunakan dan diaplikasikan. 1.6 Fitur-fitur pengolahan modul digunakan dan diaplikasikan. 02 Membuat tabel 2.1 Tabel dibuat dengan penggunaan wizard. Wizard table merupakan fitur aplikasi untuk membantu membuat tabel dengan pemanfaatan fasilitas yang tersedia. 2.2 Tabel dibuat dengan penggunaan fitur pembuat tabel. Fitur pembuat tabel tersedia kolom nama field, tipe data dan deskripsi field. 2.3 Tabel dibuat dengan penggunaan bahasa data deskripsi (SQL). 2.4 Nama field, tipe data dan deskripsi field telah ditulis pada kolom. 2.5 Tabel telah diberi nama dan disimpan sesuai dengan format standar aplikasi yang digunakan. 03 Membuat table view (query) 3.1 View dibuat dengan wizard view yang ada, wizard view merupakan fitur aplikasi untuk panduan dalam pembuatan view dari table yang ada dengan pemanfaatan fasilitas yang telah disediakan 3.2 Fitur-fitur view dipahami dan diaplikasikan. 3.3 Field telah dipilih sesuai dengan tabelnya. 3.4 View telah diberi nama dan disimpan sesuaiJudul Modul: Mengoperasikan Aplikasi Basis DataBuku Informasi Versi: 01-09-2007 Halaman: 11 dari 64
  13. 13. Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul Sektor Telematika Sub Sektor Programmer Komputer TIK.PR02.020.01 dengan format standar aplikasi yang digunakan. 04 Membuat form basis data 4.1 Form dibuat dengan penggunaan wizard. Wizard form merupakan fitur aplikasi untuk panduan dalam pembuatan report dengan pemanfaatan fasilitas yang tersedia. 4.2 Fitur-fitur form diidentifikasi dan diaplikasikan. Field-field table/view diatur pada form. 4.3 Form diberi nama dan disimpan. 5.1 Modul dibuat dengan penggunaan fitur pembuat 05 Membuat modul basis data modul. Pada fitur pembuat modul tersedia editor untuk pengaturan/penulisan kode program dari bentuk form/report yang dirancang. 5.2 Fitur-fitur modul diidentifikasi dan diaplikasikan untuk penanangan event atau proses yang diperlukan oleh form atau report. 5.3 Modul diberi nama dan disimpan. 2.3.5 Batasan Variabel Batasan variabel unit kompetensi ini adalah sebagai berikut: 1. Unit ini berlaku untuk seluruh sektor teknologi informasi dan komunikasi. 2. Mengoperasikan aplikasi basis data bersifat internal pada bidang teknologi informasi dan komunikasi. 2.3.6 Panduan Penilaian 1. Pengetahuan dan keterampilan penunjang untuk mendemontrasikan kompetensi, diperlukan bukti keterampilan dan pengetahuan di bidang berikut ini : 1.1 Pengetahuan Dasar yang dibutuhkan :Judul Modul: Mengoperasikan Aplikasi Basis DataBuku Informasi Versi: 01-09-2007 Halaman: 12 dari 64
  14. 14. Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul Sektor Telematika Sub Sektor Programmer Komputer TIK.PR02.020.01 1.1.1 Pengoperasian software aplikasi basis data. 1.1.2 On site training sesuai dengan perangkat lunak bahasa pemrograman basis data yang digunakan. 2. Konteks penilaian Kompetensi harus diujikan di tempat kerja atau tempat lain secara praktek komputer dengan kondisi kerja sesuai dengan keadaan normal. 3. Aspek penting penilaian Aspek yang harus diperhatikan 3.1 Kemampuan membuat table dengan menggunakan bahasa SQL. 3.2 Kemampuan membuat dan mengisi table dengan menggunakan perintah standar DDL. 4. Kaitan dengan unit-unit lainnya 4.1 Unit ini mendukung di dalam mengoperasikan aplikasi basis data. Contoh mencakup namun tidak terbatas pada. seluruh unit pemrograman basis data. 4.2 Pengembangan pelatihan untuk memenuhi persyaratan dalam unit ini perlu dilakukan dengan hati-hati. Untuk pelatihan pra kejuruan umum, institusi harus menyediakan pelatihan yang mempertimbangkan serangkaian konteks industri seutuhnya tanpa bias terhadap sektor tertentu. Batasan variabel akan membantu dalam hal ini. Untuk sektor tertentu / khusus, pelatihan harus disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan sektor tersebut.Judul Modul: Mengoperasikan Aplikasi Basis DataBuku Informasi Versi: 01-09-2007 Halaman: 13 dari 64
  15. 15. Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul Sektor Telematika Sub Sektor Programmer Komputer TIK.PR02.020.01 2.3.7 Kompetensi Kunci NO KOMPETENSI KUNCI DALAM UNIT INI TINGKAT 1 Mengumpulkan, mengorganisir dan menganalisa informasi 1 2 Mengkomunikasikan ide-ide dan informasi 1 3 Merencanakan dan mengorganisir aktivitas-aktivitas 1 4 Bekerja dengan orang lain dan kelompok 1 5 Menggunakan ide-ide dan teknik matematika 1 6 Memecahkan masalah 1 7 Menggunakan teknologi 1Judul Modul: Mengoperasikan Aplikasi Basis DataBuku Informasi Versi: 01-09-2007 Halaman: 14 dari 64
  16. 16. Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul Sektor Telematika Sub Sektor Programmer Komputer TIK.PR02.020.01 BAB III STRATEGI DAN METODE PELATIHAN 3.1. Strategi Pelatihan Belajar dalam suatu sistem Berdasarkan Kompetensi berbeda dengan yang sedang “diajarkan” di kelas oleh Pelatih. Pada sistem ini Anda akan bertanggung jawab terhadap belajar Anda sendiri, artinya bahwa Anda perlu merencanakan belajar Anda dengan Pelatih dan kemudian melaksanakannya dengan tekun sesuai dengan rencana yang telah dibuat. Persiapan/perencanaan a. Membaca bahan/materi yang telah diidentifikasi dalam setiap tahap belajar dengan tujuan mendapatkan tinjauan umum mengenai isi proses belajar Anda. b. Membuat catatan terhadap apa yang telah dibaca. c. Memikirkan bagaimana pengetahuan baru yang diperoleh berhubungan dengan pengetahuan dan pengalaman yang telah Anda miliki. d. Merencanakan aplikasi praktik pengetahuan dan keterampilan Anda. Permulaan dari proses pembelajaran a. Mencoba mengerjakan seluruh pertanyaan dan tugas praktik yang terdapat pada tahap belajar. b. Merevisi dan meninjau materi belajar agar dapat menggabungkan pengetahuan Anda. Pengamatan terhadap tugas praktik a. Mengamati keterampilan praktik yang didemonstrasikan oleh Pelatih atau orang yang telah berpengalaman lainnya. b. Mengajukan pertanyaan kepada Pelatih tentang konsep sulit yang Anda temukan.Judul Modul: Mengoperasikan Aplikasi Basis DataBuku Informasi Versi: 01-09-2007 Halaman: 15 dari 64
  17. 17. Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul Sektor Telematika Sub Sektor Programmer Komputer TIK.PR02.020.01 Implementasi a. Menerapkan pelatihan kerja yang aman. b. Mengamati indikator kemajuan personal melalui kegiatan praktik. c. Mempraktikkan keterampilan baru yang telah Anda peroleh. Penilaian Melaksanakan tugas penilaian untuk penyelesaian belajar Anda. 3.2. Metode Pelatihan Terdapat tiga prinsip metode belajar yang dapat digunakan. Dalam beberapa kasus, kombinasi metode belajar mungkin dapat digunakan. Belajar secara mandiri Belajar secara mandiri membolehkan Anda untuk belajar secara individual, sesuai dengan kecepatan belajarnya masing-masing. Meskipun proses belajar dilaksanakan secara bebas, Anda disarankan untuk menemui Pelatih setiap saat untuk mengkonfirmasikan kemajuan dan mengatasi kesulitan belajar. Belajar Berkelompok Belajar berkelompok memungkinkan peserta untuk dating bersama secara teratur dan berpartisipasi dalam sesi belajar berkelompok. Walaupun proses belajar memiliki prinsip sesuai dengan kecepatan belajar masing- masing, sesi kelompok memberikan interaksi antar peserta, Pelatih dan pakar/ahli dari tempat kerja. Belajar terstruktur Belajar terstruktur meliputi sesi pertemuan kelas secara formal yang dilaksanakan oleh Pelatih atau ahli lainnya. Sesi belajar ini umumnya mencakup topik tertentu.Judul Modul: Mengoperasikan Aplikasi Basis DataBuku Informasi Versi: 01-09-2007 Halaman: 16 dari 64
  18. 18. Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul Sektor Telematika Sub Sektor Programmer Komputer TIK.PR02.020.01Judul Modul: Mengoperasikan Aplikasi Basis DataBuku Informasi Versi: 01-09-2007 Halaman: 17 dari 64
  19. 19. Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul Sektor Telematika Sub Sektor Programmer Komputer TIK.PR02.020.01 BAB IV MATERI UNIT KOMPETENSI 4.1 Tujuan Instruksional Umum o Siswa mampu menceritakan dan menjelaskan dan mengoperasikan aplikasi basis data 4.2 Tujuan Instruksional Khusus o Siswa mengerti dan mampu menjelaskan apa yang dimaksud dengan basis data o Siswa dapat mengoperasikan aplikasi basis data dan dapat menjelaskan fitur-fitur yang terdapat pada aplikasi basis data tersebut o Siswa dapat mengerti dan mampu menjelaskan apa yang dimaksud dengan basis data, tabel, view, form dan modul o Siswa dapat membuat tabel dengan menggunakan wizard maupun dengan menggunakan bahasa data deskripsi o Siswa dapat memilih tipe data setiap field sesuai dengan kebutuhan o Siswa dapat membuat query / view sesuai dengan kebutuhan o Siswa dapat membuat query / view dengan menggunakan wizard o Siswa dapat membuat form dengan menggunakan wizard o Siswa dapat menampilkan field-field dari tabel/view pada form o Siswa dapet membuat modul untuk digunakan di form / report o Siswa dapat mengidentifikasi fitur-fitur modul 4.3 Sekilas Tentang Aplikasi Basis Data Basis data diartikan sebagai kumpulan informasi yang disimpan di dalam komputer secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakanJudul Modul: Mengoperasikan Aplikasi Basis DataBuku Informasi Versi: 01-09-2007 Halaman: 18 dari 64
  20. 20. Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul Sektor Telematika Sub Sektor Programmer Komputer TIK.PR02.020.01 suatu program komputer untuk memperoleh informasi dari data tersebut. Data dalam basis data terbagi-bagi ke dalam tabel-tabel. Tabel merupakan set data dalam basis data yang berguna untuk menampilkan data dalam bentuk matriks. Masing-masing tabel merupakan satu kesatuan yang terdiri dari beberapa kolom yang biasa disebut field. Field-field ini bisa memiliki tipe data yang berbeda-beda, bisa berupa string, number, date time dan lain-lain. Aplikasi basis data adalah sistem atau perangkat lunak yang dirancang untuk mengelola suatu basis data dan menjalankan operasi terhadap data yang diminta oleh pengguna. Dengan kata lain, aplikasi basis data adalah alat atau program yang digunakan untuk mengolah data menjadi informasi. Contoh aplikasi basis data yang telah berkembang sekarang ini adalah Oracle, SQL Server 2000/2005, Ms Access, MySQL dan sebagainya. Aplikasi basis data biasanya dilengkapi oleh autentifikasi user, yang berguna untuk mengidentifikasi siapa yang akan menggunakan aplikasi basis data. Hal ini dimaksudkan agar aplikasi basis data ini hanya bisa digunakan oleh orang-orang yang berhak dan tidak disalahgunakan untuk kepentingan yang salah. Semua aplikasi basis data mempunyai fasilitas untuk membuat tabel dan view, baik dengan menggunakan wizard, design view maupun dengan menggunakan bahasa data deskripsi. Beberapa fasilitas tambahan seperti membuat form dan report ada pada sebagian aplikasi basis data yang akan digunakan untuk menampilkan data. Setiap aplikasi basis data mempunyai menu-menu windows yang umum seperti new, open, save, dan print untuk membuat baru, membuka, menyimpan dan mencetak tabel, view, form, report dan lain-lain. SelainJudul Modul: Mengoperasikan Aplikasi Basis DataBuku Informasi Versi: 01-09-2007 Halaman: 19 dari 64
  21. 21. Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul Sektor Telematika Sub Sektor Programmer Komputer TIK.PR02.020.01 menu-menu windows umum, ada beberapa menu khusus aplikasi basis data seperti execute yang digunakan untuk menjalankan sebuah query, cancel yang digunakan untuk membatalkan sebuah query yang sedang dijalankan, export data yang bisa digunakan untuk mentransfer data dari satu basis data ke basis data yang lain. Menu-menu pada aplikasi basis data sangat tergantung dengan jenis aplikasi basis data yang digunakan. 4.4 Tabel Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, tabel merupakan set data dalam basis data. Setiap basis data bisa mempunyai lebih dari satu tabel, tergantung dari keperluannya. Tabel biasanya dibuat berdasarkan sebuah benda/kegiatan baik benda/kegiatan yang konkret maupun yang abstrak. Contoh dari tabel adalah tabel Siswa yang berfungsi untuk mendatakan siswa-siswa yang mengikuti sebuah pelatihan. Tabel-tabel tersebut mempunyai satu atau lebih kolom-kolom yang digunakan untuk mendeskripsikan tabel tersebut, kolom-kolom tersebut disebut field. Contoh-contoh field yang bisa ditambahkan pada tabel Siswa contohnya id siswa, nama, alamat, no ktp, no telepon dan hp. Masing- masing field bisa mempunyai tipe data yang berbeda-beda, tergantung dari keperluan datanya. Beberapa tipe-tipe data yang terdapat pada aplikasi basis data adalah sebagai berikut: Tipe Data Keterangan Text Berguna untuk menyimpan data berupa karakter, bisa menentukan panjangnya karakter yang diinginkan dengan mengatur field size nya. Number Berguna untuk menyimpan data berupa angka, tipe data numerik bermacam-macam seperti integer, single, double, dan decimal. Date/Time Berguna untuk menyimpan data berbentuk tanggal dan jam. AutoNumber Berguna untuk menyimpan data berbentuk angka berurut yangJudul Modul: Mengoperasikan Aplikasi Basis DataBuku Informasi Versi: 01-09-2007 Halaman: 20 dari 64
  22. 22. Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul Sektor Telematika Sub Sektor Programmer Komputer TIK.PR02.020.01 akan dibuat secara otomatis oleh aplikasi basis data setiap kali data dimasukan. Untuk membuat tabel, field-field dan constrain-constrain yang terdapat didalamnya, bisa digunakan beberapa cara seperti wizard, design view atau dengan menggunakan bahasa data deskripsi. Membuat tabel dengan menggunakan wizard lebih mudah karena sudah terdapat contoh tabel dan contoh fields untuk setiap tabel. Tetapi apabila ingin membuat tabel yang belum ada pada contoh tabel tersebut, sebaiknya menggunakan design view atau menggunakan bahasa data deskripsi. Pada wizard, tinggal diikuti saja langkah-langkahnya dan tekan finish. Setelah itu beri nama pada tabel yang dibuat dan tekan finish. Dengan mengikuti langkah-langkah tersebut, sebuah tabel sudah tercipta. Pembuatan tabel dengan menggunakan design view juga tidak terlalu rumit. Dengan menggunakan design view, kita tidak dituntut untuk mengerti bahasa data deskripsi, yang perlu dilakukan hanya memasukan nama field-field pada tempat yang disediakan dan memilih tipe-tipe data dari list yang ada serta memasukan constrain-constrain yang ada. Dan terakhir kita perlu menyimpannya. Dengan langkah-langkah tersebut, sebuah tabel sudah tercipta. Gambar 1 merupakan contoh pembuatan tabel dengan menggunakan design view. Kita tinggal memasukan nama- nama field di kolom Field Name, memilih tipe data di kolom Data Type dan memasukan deskripsi field tersebut di kolom Description. Kemudian kita tinggal memberi nama dan menyimpan tabel ini.Judul Modul: Mengoperasikan Aplikasi Basis DataBuku Informasi Versi: 01-09-2007 Halaman: 21 dari 64
  23. 23. Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul Sektor Telematika Sub Sektor Programmer Komputer TIK.PR02.020.01 Gambar 1. Pembuatan Tabel dengan Design View Pembuatan tabel dengan menggunakan bahasa data deskripsi lebih rumit dibandingkan dengan kedua cara sebelumnya. Untuk membuat tabel dengan menggunakan bahasa data deskripsi, atau yang biasa dikenal sebagai DDL (Data Definition Language), kita harus mempunyai pengetahuan tentang SQL (Structured Query Language). Kita harus membuat query dari bahasa data deskripsi tersebut, kemudian meng- execute query tersebut. Sintaks-sintaks yang harus diketahui untuk membuat, mengubah dan menghapus tabel dengan menggunakan bahasa data deskripsi adalah sebagai berikut: - CREATE TABLEJudul Modul: Mengoperasikan Aplikasi Basis DataBuku Informasi Versi: 01-09-2007 Halaman: 22 dari 64
  24. 24. Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul Sektor Telematika Sub Sektor Programmer Komputer TIK.PR02.020.01 Sintaks ini digunakan untuk membuat tabel baru di basis data, sintaksnya adalah sebagai berikut: CREATE TABLE nama_tabel ( nama_field tipe data field, [nama_field tipe data field, ...]) Contoh: Untuk membuat tabel siswa dengan field-field id siswa, nama, alamat, no ktp, no telepon dan hp, dilakukan dengan membuat sintaks sebagai berikut: CREATE TABLE Siswa (id_siswa CHAR(10), nama VARCHAR(30), alamat VARCHAR(30), no_ktp varchar(20), no_telp VARCHAR(15), hp varchar(15)) - ALTER TABLE Sintaks ini digunakan untuk mengubah tabel yang sudah ada sebelumnya, baik untuk menambahkan field baru, menghapus field atau mengubah field yang sudah ada. Sintaks untuk mengubah tabel adalah sebagai berikut: Untuk menambahkan field: ALTER TABLE nama_tabel ADD COLUMN nama_field tipe data field Untuk mengubah field: ALTER TABLE nama_tabel ALTER COLUMN nama_field tipe data field Untuk menghapus field: ALTER TABLE nama_tabel DROP COLUMN nama_field Contoh:Judul Modul: Mengoperasikan Aplikasi Basis DataBuku Informasi Versi: 01-09-2007 Halaman: 23 dari 64
  25. 25. Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul Sektor Telematika Sub Sektor Programmer Komputer TIK.PR02.020.01 Untuk menambahkan field kota di tabel siswa, dilakukan dengan membuat sintaks sebagai berikut: ALTER TABLE Siswa ADD COLUMN kota char(15) Untuk mengubah field kota dari panjang data dari 15 menjadi 20 di tabel siswa, dilakukan dengan membuat sintaks sebagai berikut: ALTER TABLE Siswa ALTER COLUMN kota char(20) Untuk mengubah field ID_SISWA dari char(10) menjadi integer di tabel siswa, dilakukan dengan membuat sintaks sebagai berikut: ALTER TABLE Siswa ALTER COLUMN id_siswa int Untuk menghapus field kota di tabel siswa, dilakukan dengan membuat sintaks sebagai berikut: ALTER TABLE Siswa DROP COLUMN kota - DROP TABLE Sintaks ini digunakan untuk menghapus tabel yang sudah ada sebelumnya, sintaksnya adalah sebagai berikut: DROP TABLE nama_tabel Contoh: Untuk menghapus tabel siswa yang sudah dibuat sebelumnya, dilakukan dengan membuat sintaks sebagai berikut: DROP TABLE SiswaJudul Modul: Mengoperasikan Aplikasi Basis DataBuku Informasi Versi: 01-09-2007 Halaman: 24 dari 64
  26. 26. Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul Sektor Telematika Sub Sektor Programmer Komputer TIK.PR02.020.01 Selain field-field, sebuah tabel biasanya memiliki aturan-aturan (rule) yang membatasi data yang dimasukan. Hal ini berguna agar data yang terdapat pada basis data benar dan valid. Aturan-aturan ini pada basis data disebut sebagai constraint dan rule. Constraint adalah obyek yang merupakan bagian dari tabel dan fungsinya adalah untuk mengecek data agar memenuhi kondisi tertentu. Terdapat 5 jenis constraint yang ada pada setiap aplikasi basis data. Contraint-contraint tersebut adalah: a. Primary Key (PK) Primary Key adalah suatu kunci utama yang dibuat dari sebuah kolom atau lebih yang menjadikan setiap data itu bersifat unik. Primary Key tidak boleh bernilai null. Contoh pada tabel Siswa adalah Id Siswa. Tidak ada 2 siswa atau lebih yang mempunyai 1 id yang sama. Untuk menambahkan primary key dapat dilakukan dengan sintaks sebagai berikut: ALTER TABLE nama_tabel ADD CONSTRAINT nama_constraint PRIMARY KEY(nama_field) Contoh: Untuk menambahkan id_siswa sebagai primary key pada tabel siswa, dilakukan dengan sintaks sebagai berikut: ALTER TABLE siswa ADD CONSTRAINT pk_siswa PRIMARY KEY(id_siswa) b. Foreign Key (FK) Foreign Key adalah kunci asing yang terdapat pada satu kolom atau lebih di dalam suatu tabel yang merujuk pada kunci di tabel lainnya sebagai link antara tabel-tabel tersebut. Foreign Key digunakan untuk mengatur hubungan dua tabel atau lebih. Foreign Key tidak bersifat unik dan biasanya mengacu pada primary key di tabel lain. UntukJudul Modul: Mengoperasikan Aplikasi Basis DataBuku Informasi Versi: 01-09-2007 Halaman: 25 dari 64
  27. 27. Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul Sektor Telematika Sub Sektor Programmer Komputer TIK.PR02.020.01 menambah Foreign Key dapat dilakukan dengan sintaks sebagai berikut: ALTER TABLE nama_tabel ADD CONSTRAINT nama_constraint FOREIGN KEY(nama_field) REFERENCES nama_tabel(nama_field) Contoh: Pada tabel Siswa terdapat Id Siswa yang berfungsi sebagai Primary Key, sedangkan pada tabel Jadwal terdapat kolom Id_Siswa yang berfungsi sebagai Foreign Key. Id Siswa pada tabel Jadwal merujuk pada Id Siswa yang ada pada tabel Siswa. Untuk membuat Foreign Key dilakukan dengan sintaks sebagai berikut: ALTER TABLE Jadwal ADD CONSTRAINT fk_jadwal_siswa FOREING KEY(id_siswa) REFERENCES Siswa(id_siswa) c. Unique Constraint Unique Constraint biasanya dikenal juga sebagai Alternate Key (AK), merupakan kandidat dari primary key yang tidak terpilih menjadi primary key. Sifatnya unik, artinya hampir tidak ada data yang sama. Untuk membuat Unique Constraint dilakukan dengan sintaks sebagai berikut: ALTER TABLE nama_tabel ADD CONSTRAINT nama_constraint UNIQUE(nama_field) Contohnya: No KTP tiap Siswa bisa dijadikan Unique Constraint dengan sintaks sebagai berikut: ALTER TABLE siswaJudul Modul: Mengoperasikan Aplikasi Basis DataBuku Informasi Versi: 01-09-2007 Halaman: 26 dari 64
  28. 28. Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul Sektor Telematika Sub Sektor Programmer Komputer TIK.PR02.020.01 ADD CONSTRAINT ak_siswa UNIQUE(no_ktp) d. Check Constraint (CK) Check Constraint berfungsi untuk membatasi penyisipan data pada suatu tabel agar memenuhi kriteria-kriteria yang ditetapkan. Untuk membuat Constraint dilakukan dengan sintaks sebagai berikut: ALTER TABLE nama_tabel ADD CONSTRAINT nama_constraint CHECK (kondisi) Contoh: ID Siswa pada tabel Siswa harus diawali dengan S ALTER TABLE siswa ADD CONSTRAINT ck_siswa CHECK (LEFT(kdAbsensi,1)=) e. Default Constraint (DF) Default Constraint berfungsi untuk memberikan nilai default pada data dalam suatu tabel. Jika kita tidak menginisialisasikan nilai pada sebuah data maka nilai pada data tersebut akan berisi nilai default yang ditentukan sebelumnya pada DF. Untuk membuat Default Constraint dilakukan dengan sintaks sebagai berikut: ALTER TABLE nama_tabel ADD CONSTRAINT nama_constraint DEFAULT nilai FOR nama_field Contoh: No Telp pada tabel Siswa akan berisi 0 apabila tidak diisi ALTER TABLE Siswa ADD CONSTRAINT df_pegawai DEFAULT ‘0’ FOR no_telpJudul Modul: Mengoperasikan Aplikasi Basis DataBuku Informasi Versi: 01-09-2007 Halaman: 27 dari 64
  29. 29. Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul Sektor Telematika Sub Sektor Programmer Komputer TIK.PR02.020.01 Untuk menghapus constraint-constraint yang telah dijelaskan diatas, dilakukan dengan sintaks sebagai berikut: ALTER TABLE nama_tabel DROP CONSTRAINT nama_constraint Selain constraint, ada juga yang dinamakan rule. Rule adalah bentuk lain dari Check Constraint dan merupakan sebuah obyek dalam SQL. Berikut adalah cara membuat rule adalah sebagai berikut: CREATE RULE nama_rule AS kondisi Untuk menerapkan rule pada kolom yang sesuai gunakan fungsi berikut: Exec sp_bindrule ‘nm_rule’,’nm_tabel’,’nm_kolom’ Sedangkan untuk memutuskan hubungan rule dari kolom yang bersangkutan digunakan fungsi : Exec sp_unbindrule ’nm_tabel’,’nm_kolom’ Sedangkan untuk menghapus rule yang telah dibuat, semua kolom yang terhubung dengan rule tersebut harus diputuskan terlebih dahulu. Sintaks : DROP RULE nama_rule Contoh: ID Siswa pada tabel Siswa harus diawali dengan S CREATE RULE ruleIDSiswa AS LEFT(@kdAbsensi,1) =’S’ sp_bindrule ‘ruleIDSiswa’, ’Siswa’, ’ID_siswa’Judul Modul: Mengoperasikan Aplikasi Basis DataBuku Informasi Versi: 01-09-2007 Halaman: 28 dari 64
  30. 30. Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul Sektor Telematika Sub Sektor Programmer Komputer TIK.PR02.020.01 sp_unbindrule ’Siswa’, ’ID_siswa’ DROP RULE ruleIDSiswa Setelah tabel selesai dibuat, kita bisa memanipulasi data didalam tabel tersebut dengan cara memasukan, mengubah, menghapus dan melihat data tersebut. Memanipulasi data tersebut bisa dilakukan secara langsung dengan membuka tabel-tabel tersebut atau dengan sintaks- sintaks SQL. Apabila memanipulasi data secara langsung, maka kita cukup membuka tabel tersebut dan langsung mengisikan data-data untuk tabel tersebut. Apabila memanipulasi dengan menggunakan sintaks-sintaks SQL, kita harus membuat terlebih dahulu sintaks-sintaks yang digunakan kemudian meng-execute-nya. Sintaks-sintaks yang digunakan untuk memanipulasi data adalah: - INSERT Sintaks ini digunakan untuk memasukan data ke dalam tabel, sintaksnya adalah sebagai berikut: INSERT INTO nama_tabel (nama_field [, nama_field, ...]) VALUES (nilai [, nilai, ...]) Contoh: Untuk memasukan data siswa Albert ke tabel siswa, dilakukan dengan membuat sintaks sebagai berikut: INSERT INTO Siswa (id_siswa, nama, alamat, no_ktp, no_telp, hp) VALUES (‘S000000001’, ‘Albert’, ‘Jakarta’, ‘001.284.63’, ‘5344421’, ‘0818996321’) - UPDATE Sintaks ini digunakan untuk mengubah data yang ada di tabel. Sintaks untuk mengubah data adalah sebagai berikut: Untuk mengubah semua data di tabel:Judul Modul: Mengoperasikan Aplikasi Basis DataBuku Informasi Versi: 01-09-2007 Halaman: 29 dari 64
  31. 31. Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul Sektor Telematika Sub Sektor Programmer Komputer TIK.PR02.020.01 UPDATE nama_tabel SET nama_field=nilai [, nama_field=nilai, ...] Untuk mengubah data tertentu di tabel: UPDATE nama_tabel SET nama_field=nilai [, nama_field=nilai, ...] WHERE nama_field=nilai Contoh: Untuk mengubah field alamat menjadi ‘Jakarta Barat’ di tabel siswa, dilakukan dengan membuat sintaks sebagai berikut: UPDATE Siswa SET alamat=’Jakarta Barat’ Untuk mengubah alamat siswa bernama Albert menjadi ‘Jakarta Barat’ di tabel siswa, dilakukan dengan membuat sintaks sebagai berikut: UPDATE Siswa SET alamat=’Jakarta Barat’ WHERE nama=’Albert’ - DELETE Sintaks ini digunakan untuk menghapus data di tabel yang sudah ada sebelumnya, sintaksnya adalah sebagai berikut: Untuk menghapus semua data di tabel: DELETE FROM nama_tabel Untuk menghapus data tertentu di tabel: DELETE FROM nama_tabel WHERE nama_field=nilai Contoh: Untuk menghapus semua data di tabel siswa, dilakukan dengan membuat sintaks sebagai berikut: DELETE FROM siswaJudul Modul: Mengoperasikan Aplikasi Basis DataBuku Informasi Versi: 01-09-2007 Halaman: 30 dari 64
  32. 32. Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul Sektor Telematika Sub Sektor Programmer Komputer TIK.PR02.020.01 Untuk menghapus data siswa dengan nama Albert di tabel siswa, dilakukan dengan membuat sintaks sebagai berikut: DELETE FROM siswa WHERE nama=’Albert’ - SELECT Sintaks ini digunakan untuk melihat data yang sudah ada di tabel, sintaksnya adalah sebagai berikut: SELECT nama_field [, nama_field ...] FROM nama_tabel [WHERE nama_field=nilai [ AND/OR nama_field=nilai ... ]] Contoh: Untuk melihat semua data yang sudah ada di tabel siswa, digunakan sintaks sebagai berikut: SELECT * FROM SISWA * bisa digunakan untuk menggantikan nama-nama field apabila yang ditampilkan adalah semua field Untuk melihat data siswa dengan nama Albert yang sudah ada di tabel siswa, digunakan sintaks sebagai berikut: SELECT * FROM SISWA WHERE nama=’Albert’ Select akan dijelaskan dengan lebih detail di bagian selanjutnya. 4.5 ViewJudul Modul: Mengoperasikan Aplikasi Basis DataBuku Informasi Versi: 01-09-2007 Halaman: 31 dari 64
  33. 33. Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul Sektor Telematika Sub Sektor Programmer Komputer TIK.PR02.020.01 View adalah salah satu objek di aplikasi basis data yang berguna untuk melihat data-data dalam tabel (bisa lebih dari satu tabel) dengan tampilan- tampilan tertentu sesuai dengan kebutuhan. View biasa digunakan untuk menampung query untuk memperlihatkan sebuah data tertentu yang sering digunakan, sehingga setiap kali ingin melihat data tersebut, tidak perlu lagi dibuat query ulang, hanya cukup dengan menjalankan view tersebut. Dengan kata lain, view merupakan query yang disimpan. View dapat dibuat dengan menggunakan wizard, query design grid atau dengan bahasa SQL. Membuat view dengan wizard sangat mudah. Kita tinggal memilih tabel yang akan digunakan dan field-field yang akan ditampilkan seperti pada gambar 2. Kemudian tekan tombol Next >, beri nama pada View tersebut seperti pada gambar 3 dan kemudian tekan tombol Finish. Dengan mengikuti langkah-langkah tersebut kita sudah membuat sebuah view. Untuk menjalankan view tersebut, kita tinggal meng-execute-nya saja. Gambar 2. Wizard Pembuatan View (Memilih tabel dan Field)Judul Modul: Mengoperasikan Aplikasi Basis DataBuku Informasi Versi: 01-09-2007 Halaman: 32 dari 64
  34. 34. Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul Sektor Telematika Sub Sektor Programmer Komputer TIK.PR02.020.01 Gambar 3. Wizard Pembuatan View (Memasukan nama view) Untuk membuat view dengan menggunakan query design grid, kita bisa membuat query tanpa harus mengetahui bahasa SQL. Di dalam query design grid, kita dapat memperlihatkan tabel basis data sumber dari query, dan memilih field-field mana yang hendak dikembalikan oleh proses dengan mengklik dan menyeretnya ke dalam grid. Penggabungan antara dua tabel atau lebih (join) juga bisa dilakukan dengan cara mengklik dan menyeret field-field dalam tabel ke dalam field dalam tabel lainnya. Contoh penggunaan query design grid bisa dilihat pada gambar 4. Setelah selesai memilih-milih tabel dan field-field yang akan digunakan, kita tinggal menyimpan dan memberi nama view ini.Judul Modul: Mengoperasikan Aplikasi Basis DataBuku Informasi Versi: 01-09-2007 Halaman: 33 dari 64
  35. 35. Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul Sektor Telematika Sub Sektor Programmer Komputer TIK.PR02.020.01 Gambar 4. Query Design Grid Untuk membuat view dengan menggunakan bahasa SQL, terlebih dahulu kita harus memahami tentang sintaks SELECT, WHERE dan operasi-operasi logika yang terdapat pada SQL. Untuk membuat view dengan menggunakan bahasa SQL, kita terlebih dahulu harus masuk ke SQL View dan kemudian membuat query seperti pada gambar 5. Setelah kita membuat query dengan bahasa SQL, kita tinggal menyimpannya sehingga query tersebut dapat dijalankan kembali sewaktu-waktu sesuai dengan kebutuhan. Gambar 5. SQL ViewJudul Modul: Mengoperasikan Aplikasi Basis DataBuku Informasi Versi: 01-09-2007 Halaman: 34 dari 64
  36. 36. Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul Sektor Telematika Sub Sektor Programmer Komputer TIK.PR02.020.01 Sintaks SELECT sudah dijelaskan sekilas pada bagian sebelumnya. Select digunakan dengan sintaks: SELECT nama_field [, nama_field ...] FROM nama_tabel [WHERE nama_field=nilai [ AND/OR nama_field=nilai ... ]] Nama-nama field dapat diganti dengan * apabila yang ditampilkan adalah semua field. WHERE pada SELECT berfungsi untuk memfilter data yang akan ditampilkan sesuai dengan kebutuhan yang ada. WHERE disini bisa lebih dari satu filter, bisa merupakan gabungan dari filter-filter dengan menggunakan beberapa operasi logika sebagai berikut: - = / < / > / <= / >= / <> Operator logika ini berfungsi untuk membandingkan nilai sebuah field dengan nilai tertentu. Contoh: Untuk melihat data siswa dengan nama Albert yang sudah ada di tabel siswa, digunakan sintaks sebagai berikut: SELECT * FROM SISWA WHERE nama=’Albert’ Untuk melihat data siswa yang tinggi badannya lebih dari 170 yang ada di tabel Tinggi_Siswa, digunakan sintaks sebagai berikut: SELECT * FROM Tinggi_Siswa WHERE tingg > 170Judul Modul: Mengoperasikan Aplikasi Basis DataBuku Informasi Versi: 01-09-2007 Halaman: 35 dari 64
  37. 37. Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul Sektor Telematika Sub Sektor Programmer Komputer TIK.PR02.020.01 - BETWEEN Operator logika ini berfungsi untuk membandingkan nilai sebuah field yang berada diantara nilai tertentu. Contoh: Untuk melihat data siswa yang tinggi badannya antara 170 dan 180 yang ada di tabel Tinggi_Siswa, digunakan sintaks sebagai berikut: SELECT * FROM Tinggi_Siswa WHERE tingg between 170 and 180 - IN Operator logika ini berfungsi untuk mendapatkan data yang nilainya sesuai dengan salah satu nilai yang diberikan. Contoh: Untuk melihat data siswa yang alamatnya di Jakarta, Serpong atau Tangerang, digunakan sintaks sebagai berikut: SELECT * FROM Siswa WHERE alamat in (‘Jakarta’, ‘Serpong’, ‘Tangerang’) - LIKE Operator logika ini berfungsi untuk mendapatkan data yang nilainya seperti nilai yang diberikan atau mengandung nilai yang diberikan. Contoh: Untuk melihat data siswa yang mengandung kata Putra, digunakan sintaks sebagai berikut: SELECT *Judul Modul: Mengoperasikan Aplikasi Basis DataBuku Informasi Versi: 01-09-2007 Halaman: 36 dari 64
  38. 38. Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul Sektor Telematika Sub Sektor Programmer Komputer TIK.PR02.020.01 FROM Siswa WHERE nama like ‘%Putra%’ - AND dan OR Operator logika ini berfungsi apabila ada dua filter atau lebih yang akan digunakan untuk memfilter data yang akan ditampilkan. Operator AND akan memunculkan data yang untuk kedua filter tersebut bernilai Benar, sedangkan operator OR akan memunculkan data apabila kedua filter bernilai Benar atau salah satunya Benar. Contoh: Untuk melihat data siswa yang mengandung kata Putra dan tinggal di Jakarta, digunakan sintaks sebagai berikut: SELECT * FROM Siswa WHERE nama like ‘%Putra%’ AND alamat=’Jakarta’ Untuk melihat data siswa yang mengandung kata Putra atau tinggal di Jakarta, digunakan sintaks sebagai berikut: SELECT * FROM Siswa WHERE nama like ‘%Putra%’ OR alamat=’Jakarta’ View seringkali digunakan untuk mengambil data lebih dari 1 tabel. Untuk menggabungkan beberapa tabel digunakanlah sintaks JOIN. Join terdapat beberapa jenis yang dapat digunakan sesuai dengan keperluannya, jenis- jenis Join tersebut adalah: - INNER JOIN Inner Join adalah penggabungan dua atau lebih tabel yang hanya akan menampilkan item data yang terdapat pada semua tabel tersebut. Sintaks untuk melakukan INNER JOIN adalah sebagai berikut:Judul Modul: Mengoperasikan Aplikasi Basis DataBuku Informasi Versi: 01-09-2007 Halaman: 37 dari 64
  39. 39. Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul Sektor Telematika Sub Sektor Programmer Komputer TIK.PR02.020.01 SELECT nama_tabel_1.nama_field [,nama_tabel_2.nama_field, ...] FROM nama_tabel_1 INNER JOIN nama_tabel_2 ON nama_tabel_1.nama_field = nama_tabel_2.nama_field [WHERE nama_tabel_1.nama_field=nilai [ AND/OR nama_tabel_2.nama_field=nilai ... ]] Nama field disebelah sintaks ON adalah nama field yang menggabungkan kedua tabel tersebut, nama-nama field tersebut bisa berbeda dikedua tabel tersebut. Contoh: Data pada tabel Siswa dan tabel Jadwal seperti pada tabel 1 dan tabel 2. Untuk mengambil data semua siswa yang mempunyai jadwal, dibuatlah query sebagai berikut: SELECT siswa.id_siswa, siswa.nama, jadwal.hari, jadwal.jam, jadwal.ruang, jadwal.topik FROM siswa INNER JOIN jadwal ON siswa.id_siswa = jadwal.id_siswa Hasil yang ditampilkan adalah siswa yang ada di tabel Siswa dan di tabel Jadwal, sedangkan untuk siswa yang hanya ada di salah satu tabel (misalnya S000000004 yang hanya ada di tabel Siswa dan S000000003 yang hanya ada pada tabel Jadwal) tidak ditampilkan, seperti pada tabel 3. Tabel 1. Tabel SiswaJudul Modul: Mengoperasikan Aplikasi Basis DataBuku Informasi Versi: 01-09-2007 Halaman: 38 dari 64
  40. 40. Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul Sektor Telematika Sub Sektor Programmer Komputer TIK.PR02.020.01 Tabel 2. Tabel Jadwal Tabel 3. Hasil Query Inner Join - LEFT JOIN Left Join adalah penggabungan dua atau lebih tabel yang akan menampilkan semua item data yang terdapat pada tabel sebelah kiri (yang disebut terlebih dahulu) walaupun item data tersebut tidak ada di tabel sebelah kanan (yang disebut selanjutnya). Bila item data tersebut tidak ada di sebelah kanan, maka akan diisi dengan NULL. Sintaks untuk melakukan LEFT JOIN adalah sebagai berikut: SELECT nama_tabel_1.nama_field [,nama_tabel_2.nama_field, ...] FROM nama_tabel_1 LEFT JOIN nama_tabel_2 ON nama_tabel_1.nama_field = nama_tabel_2.nama_field [WHERE nama_tabel_1.nama_field=nilai [ AND/OR nama_tabel_2.nama_field=nilai ... ]] Contoh: Data pada tabel Siswa dan tabel Jadwal seperti pada tabel 1 dan tabel 2. Untuk mengambil data semua siswa baik yang mempunyai jadwal maupun tidak, dibuatlah query sebagai berikut:Judul Modul: Mengoperasikan Aplikasi Basis DataBuku Informasi Versi: 01-09-2007 Halaman: 39 dari 64
  41. 41. Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul Sektor Telematika Sub Sektor Programmer Komputer TIK.PR02.020.01 SELECT siswa.id_siswa, siswa.nama, jadwal.hari, jadwal.jam, jadwal.ruang, jadwal.topik FROM siswa LEFT JOIN jadwal ON siswa.id_siswa = jadwal.id_siswa Hasil yang ditampilkan adalah semua siswa yang ada di tabel Siswa baik yang ada di tabel Jadwal maupun tidak, sedangkan untuk siswa yang ada pada tabel Jadwal saja, tidak ditampilkan. Hasil dari query ini ditampilkan pada tabel 4. Tabel 4. Hasil Query Left Join - RIGHT JOIN Right Join adalah penggabungan dua atau lebih tabel yang akan menampilkan semua item data yang terdapat pada tabel sebelah kanan (yang disebut belakangan) walaupun item data tersebut tidak ada di tabel sebelah kiri (yang disebut pertama). Bila item data tersebut tidak ada di sebelah kiri, maka akan diisi dengan NULL. Right Join merupakan kebalikan dari Left Join. Sintaks untuk melakukan RIGHT JOIN adalah sebagai berikut: SELECT nama_tabel_1.nama_field [,nama_tabel_2.nama_field, ...] FROM nama_tabel_1 RIGHT JOIN nama_tabel_2 ON nama_tabel_1.nama_field = nama_tabel_2.nama_field [WHERE nama_tabel_1.nama_field=nilai [ AND/OR nama_tabel_2.nama_field=nilai ... ]] Contoh:Judul Modul: Mengoperasikan Aplikasi Basis DataBuku Informasi Versi: 01-09-2007 Halaman: 40 dari 64
  42. 42. Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul Sektor Telematika Sub Sektor Programmer Komputer TIK.PR02.020.01 Untuk mengambil data semua jadwal baik yang sudah ada siswanya maupun belum, dibuatlah query sebagai berikut: SELECT siswa.id_siswa, siswa.nama, jadwal.hari, jadwal.jam, jadwal.ruang, jadwal.topik FROM siswa RIGHT JOIN jadwal ON siswa.id_siswa = jadwal.id_siswa Hasil yang ditampilkan adalah semua siswa yang ada di tabel Jadwal baik yang ada di tabel Siswa maupun tidak, sedangkan untuk siswa yang ada pada tabel Siswa saja, tidak ditampilkan. Hasil dari query ini ditampilkan pada tabel 5. Tabel 5. Hasil Query Right Join 4.6 Form Data pada tabel-tabel di basis data, dapat ditampilkan ke dalam form-form. Data tersebut ditampilkan ke dalam form agar data ditampilkan dalam format yang lebih mudah dilihat dan dimengerti serta dapat digunakan oleh orang-orang yang tidak mengerti akan basis data. Sebuah tabel bisa ditampilkan pada lebih dari satu form dan sebuah form bisa mengambil dan menyimpan data di lebih dari satu tabel. Untuk menampilkan data lebih dari satu tabel, sebaiknya dibuat view terlebih dahulu untuk memudahkan pembuatan form. Form bisa dibuat dengan menggunakan wizard. Membuat form dengan menggunakan wizard cukup mudah, hanya tinggal mengikuti instruksi yang ada. Pertama-tama buka wizard untuk membuat form pada object Form,Judul Modul: Mengoperasikan Aplikasi Basis DataBuku Informasi Versi: 01-09-2007 Halaman: 41 dari 64
  43. 43. Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul Sektor Telematika Sub Sektor Programmer Komputer TIK.PR02.020.01 kemudian pilih Create Form by Using Wizard, yang akan menampilkan layar seperti pada gambar 6. Pilih tabel atau view dan field yang akan digunakan. Urutan field-field yang akan ditampilkan di form disesuaikan dengan urutan pemilihan field-field tersebut pada urutan selected field. Setelah memilih tabel/view dan field, tekan Next > yang akan menampilkan gambar 7. Pada gambar 7, pilih layout data yang akan ditampilkan di form. Bisa berbentuk kolom-kolom, tabular, data sheet ataupun pivot. Pada contoh ini, layout dipilih Columnar. Setelah memilih layout, tekan Next > dan akan ditampilkan pemilihan style background seperti pada gambar 8. Pilih style dan background yang diinginkan kemudian tekan Next > dan akan menampilkan gambar 9 untuk memasukan nama form. Masukan nama form dan kemudian tekan Finish. Dengan mengikuti langkah-langkah tersebut terbuatlan sebuah form yang apabila dijalankan akan menampilkan data siswa seperti pada gambar 10. Pada saat form dijalankan, apabila dilakukan perubahan pada salah satu text maka akan langsung tersimpan ke tabel yang bersesuaian. Gambar 6. Wizard untuk Membuat Form – Memilih Tabel dan FieldsJudul Modul: Mengoperasikan Aplikasi Basis DataBuku Informasi Versi: 01-09-2007 Halaman: 42 dari 64
  44. 44. Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul Sektor Telematika Sub Sektor Programmer Komputer TIK.PR02.020.01 Gambar 7. Wizard untuk Membuat Form – Memilih Layout Gambar 8. Wizard untuk Membuat Form – Memilih StyleJudul Modul: Mengoperasikan Aplikasi Basis DataBuku Informasi Versi: 01-09-2007 Halaman: 43 dari 64
  45. 45. Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul Sektor Telematika Sub Sektor Programmer Komputer TIK.PR02.020.01 Gambar 9. Wizard untuk Membuat Form – Memasukan Nama Form Gambar 10. Form hasil dari Wizard Setelah form tersebut terbuat, apabila ingin mengubahnya, bisa dilakukan dengan membuka form pada Design View, seperti pada gambar 11, yang akan membuka design form seperti pada gambar 12.Judul Modul: Mengoperasikan Aplikasi Basis DataBuku Informasi Versi: 01-09-2007 Halaman: 44 dari 64
  46. 46. Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul Sektor Telematika Sub Sektor Programmer Komputer TIK.PR02.020.01 Gambar 11. Membuka Form dengan Design View Gambar 12. Edit Form dengan Menggunakan Design ViewJudul Modul: Mengoperasikan Aplikasi Basis DataBuku Informasi Versi: 01-09-2007 Halaman: 45 dari 64
  47. 47. Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul Sektor Telematika Sub Sektor Programmer Komputer TIK.PR02.020.01 Posisi masing-masing label dan text dapat diubah sesuai dengan keinginan. Property masing-masing list dan text pun dapat diubah sesuai dengan keinginan, tinggal klik kanan pada list atau text yang ingin diubah, kemudian tekan Property seperti pada gambar 13. setelah memilih property, maka akan ditampilkan layar Property seperti pada gambar 14 yang bisa diubah-ubah. Setelah selesai mengubah-ngubah property, tutup form tersebut dan tekan save untuk menyimpan form. Apabila ingin menambahkan field yang akan ditampilkan di form, bisa dimasukan dari list field-field yang tersedia. Gambar 13. Ubah Property Label dan TextJudul Modul: Mengoperasikan Aplikasi Basis DataBuku Informasi Versi: 01-09-2007 Halaman: 46 dari 64
  48. 48. Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul Sektor Telematika Sub Sektor Programmer Komputer TIK.PR02.020.01 Gambar 14. Layar PropertyJudul Modul: Mengoperasikan Aplikasi Basis DataBuku Informasi Versi: 01-09-2007 Halaman: 47 dari 64
  49. 49. Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul Sektor Telematika Sub Sektor Programmer Komputer TIK.PR02.020.01 4.7 Report Selain dengan menggunakan form, data dapat ditampilkan dalam bentuk report. Tetapi data yang ditampilkan dalam bentuk report tidak bisa diubah, hanya bisa ditampilkan dan dicetak. Report ini berguna untuk menampilkan data dengan keperluan pelaporan dan pencetakan. Data yang ditampilkan bisa berupa data asli ataupun informasi hasil manipulasi data. Sebuah tabel bisa ditampilkan pada lebih dari satu report dan sebuah report bisa mengambil data di lebih dari satu tabel. Untuk menampilkan data lebih dari satu tabel, sebaiknya dibuat view terlebih dahulu untuk memudahkan pembuatan report. Report bisa dibuat dengan menggunakan wizard. Membuat report dengan menggunakan wizard cukup mudah, hanya tinggal mengikuti instruksi yang ada. Pertama-tama buka wizard untuk membuat report pada object Reports, kemudian pilih Create Report by Using Wizard, yang akan menampilkan layar seperti pada gambar 15. Pilih tabel atau view dan field yang akan digunakan. Setelah memilih tabel/view dan field, tekan Next > yang akan menampilkan gambar 16. Pada gambar 16, pilih pengelompokan data akan dilakukan berdasarkan apa. Bila data tersebut tidak ingin dikelompokan, bagian ini bisa dilewatkan dan langsung melanjutkan ke bagian selanjutnya. Setelah memilih layout, tekan Next > dan akan ditampilkan pemilihan urutan data yang akan ditampilkan seperti pada gambar 17. Pilih field yang akan diurutkan dan aturan pengurutannya apakah akan ascending atau descending. Bila data tidak ingin diurutkan, bagian ini bisa dilewatkan. Setelah selesai, tekan Next > dan akan menampilkan gambar 18 untuk memilih format tampilan report dan format kertas. Dalam contoh ini dipilih format laporan Tabular sehingga data akan ditampilkan dalam bentuk kolom-kolom. Setelah itu, tekan tombol Next > untuk memilih style tampilan yang akan digunakan seperti pada gambar 19, kemudian tekan tombol Next >. Kemudian masukan judul reportJudul Modul: Mengoperasikan Aplikasi Basis DataBuku Informasi Versi: 01-09-2007 Halaman: 48 dari 64
  50. 50. Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul Sektor Telematika Sub Sektor Programmer Komputer TIK.PR02.020.01 seperti pada gambar 20 dan tekan Finish. Setelah mengikuti langkah- langkah ini, maka akan dibuatlah sebuah report seperti pada gambar 21. Gambar 15. Layar Report Wizard - Memilih TabelJudul Modul: Mengoperasikan Aplikasi Basis DataBuku Informasi Versi: 01-09-2007 Halaman: 49 dari 64
  51. 51. Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul Sektor Telematika Sub Sektor Programmer Komputer TIK.PR02.020.01 Gambar 16. Layar Report Wizard - Memilih Group Gambar 17. Layar Report Wizard - Memilih SortJudul Modul: Mengoperasikan Aplikasi Basis DataBuku Informasi Versi: 01-09-2007 Halaman: 50 dari 64
  52. 52. Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul Sektor Telematika Sub Sektor Programmer Komputer TIK.PR02.020.01 Gambar 18. Layar Report Wizard - Memilih Tampilan Report Gambar 19. Layar Report Wizard - Memilih Style Gambar 20. Layar Report Wizard - Memasukan Judul ReportJudul Modul: Mengoperasikan Aplikasi Basis DataBuku Informasi Versi: 01-09-2007 Halaman: 51 dari 64
  53. 53. Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul Sektor Telematika Sub Sektor Programmer Komputer TIK.PR02.020.01 Gambar 21. Layar Report Wizard - Memilih Tabel Setelah report tersebut terbuat, apabila ingin mengubahnya, bisa dilakukan dengan membuka report pada Design View, seperti pada gambar 22, yang akan membuka design report seperti pada gambar 23.Judul Modul: Mengoperasikan Aplikasi Basis DataBuku Informasi Versi: 01-09-2007 Halaman: 52 dari 64
  54. 54. Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul Sektor Telematika Sub Sektor Programmer Komputer TIK.PR02.020.01 Gambar 22. Layar untuk Memilih Design View Report Gambar 23. Layar Design View ReportJudul Modul: Mengoperasikan Aplikasi Basis DataBuku Informasi Versi: 01-09-2007 Halaman: 53 dari 64
  55. 55. Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul Sektor Telematika Sub Sektor Programmer Komputer TIK.PR02.020.01 Judul report dapat diubah sesuai dengan keinginan dan field-field yang dimasukan ke report pun bisa diubah-ubah, hanya cukup menghapus dan memasukan field-field yang ingin ditampilkan. 4.8 Modul Masih berkaitan dengan form, beberapa fungsi-fungsi umum yang biasa digunakan oleh beberapa form disimpan ke dalam modul. Tujuan dari modul ini agar fungsi-fungsi yang sering digunakan di form-form tidak perlu ditulis ulang berkali-kali. Hanya cukup ditulis satu kali di dalam modul. Contoh fungsi-fungsi umum yang biasa digunakan adalah fungsi untuk menghitung penjumlahan 2 bilang, fungsi untuk mengkonversi format tanggal dan waktu serta masih banyak lagi yang lainnya. Cara untuk membuat modul adalah dengan memilih objects Modules dan memilih New seperti pada gambar 24, maka akan dimunculkan layar seperti pada gambar 25. Gambar 24. Cara Membuat ModulJudul Modul: Mengoperasikan Aplikasi Basis DataBuku Informasi Versi: 01-09-2007 Halaman: 54 dari 64
  56. 56. Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul Sektor Telematika Sub Sektor Programmer Komputer TIK.PR02.020.01 Gambar 25. Layar Modul Di bawah Option Compare Database itulah kita bisa memasukan fungsi- fungsi yang akan kita gunakan. Sintaks fungsi tersebut adalah sebagai berikut: [ACCESS IDENTIFIER] JENIS FUNGSI nama_fungsi ([nama_paramater as tipe paramter [, ...]]) [as tipe parameter] Instruksi 1 Instruksi 2 Instruksi 3 ... END JENIS FUNGSI Keterangan sintaks: - ACCESS IDENTIFIER ACCESS IDENTIFIER bisa berisi Public atau Private. Sintaks Public digunakan agar fungsi ini bisa digunakan oleh form-form yang lain. Sedangkan sintaks Private digunakan agar fungsi ini hanya bisa digunakan oleh fungsi-fungsi yang ada di modul. Apabila ACCESSJudul Modul: Mengoperasikan Aplikasi Basis DataBuku Informasi Versi: 01-09-2007 Halaman: 55 dari 64
  57. 57. Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul Sektor Telematika Sub Sektor Programmer Komputer TIK.PR02.020.01 IDENTIFIER tidak dicantumkan maka secara default fungsi tersebut akan dibuat Public. - JENIS FUNGSI JENIS FUNGSI bisa berupa Function atau Sub. Function digunakan apabila Sintaks Function digunakan agar fungsi yang dibuat bisa mengembalikan nilai, sedangkan sintaks Sub digunakan apabila fungsi yang dibuat tidak mengembalikan nilai. Contohnya kita akan memasukan fungsi menghitung 2 bilangan, kita tinggal menambahkan fungsi ini didalam modul tersebut: Public Function HitungBilangan(Bilangan1 As Double, Bilangan2 As Double) HitungBilangan = Bilangan1 + Bilangan2 End Function Fungsi ini dibuat public agar bisa digunakan di form-form di luar modul tersebut dan jenisnya dipilih Function karena fungsi ini mengembalikan nilai berupa penambahan dua bilangan yang dimasukan. Setelah menambahkan fungsi-fungsi dalam modul, tekan Save untuk menyimpan modul dan masukan nama modul tersebut. Setelah modul tersebut selesai dibuat, untuk menggunakannya tinggal menambahkan event pada object di form (object bisa beruba text atau label atau yang lainnya). Caranya sama seperti mengubah propery text, tinggal klik kanan pada list atau text yang ingin diubah, kemudian tekan Build Event seperti pada gambar 13. Contohnya, buatlah sebuah form baru dengan 3 buah text didalamnya. Text pertama berjudul Bilangan Pertama dengan nama textbox text2, text kedua berjudul Bilangan Kedua dengan nama textbox text4 dan text ketigaJudul Modul: Mengoperasikan Aplikasi Basis DataBuku Informasi Versi: 01-09-2007 Halaman: 56 dari 64
  58. 58. Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul Sektor Telematika Sub Sektor Programmer Komputer TIK.PR02.020.01 berjudul Jumlah dengan nama textbox text6. Klik kanan pada textbox4 dan pilih Build Event untuk membuat event di textbox text6. Pilih Builder untuk membuat event seperti pada gambar 26, dalam contoh ini dipilih Code Builder. Kemudian masukan sintaks dibawah ini untuk memanggil fungsi yang sudah disimpan di modul. Setelah dimasukan sintaks ini, tekan Save. Private Sub Text4_AfterUpdate() Text6 = HitungBilangan(Text2, Tex4) End Sub Gambar 26. Contoh Form Menggunakan Modul Gambar 27. Memilih Builder untuk EventJudul Modul: Mengoperasikan Aplikasi Basis DataBuku Informasi Versi: 01-09-2007 Halaman: 57 dari 64

×