Studi Kelayakan Bisnis
                 (SKB)
                 PENDEKATAN PRAKTIS

                                 Ramlan Ruvendi



                            SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI BINANIAGA




      Pengertian dan Manfaat
Studi kelayakan bisnis (SKB) adalah penelitian tentang dapat tidaknya suatu bisnis
   dilaksanakan dengan berhasil dengan pertimbangan mendapatkan manfaat finansial
   (Arti sempit).
         sempit).
SKB adalah penelitian tentang berhasil tidaknya proyek investasi dilaksanakan secara
                                                                 dilaksanakan
   mengungkan (penyerapan tenaga kerja, pemanfaatan ekses sumber daya,  daya,
   penghematan devisa, dan peluang usaha)
Investasi (capital expenditure) memiliki arti penting mengingat :
► mempunyai konsekuensi jangka panjang.
                                   panjang.
► umumnya menyangkut jumlah yang besar
► komitmen tidak mudah diubah
Manfaat :
► Manfaat Finansial
► Manfaat Ekonomi Nasional
► Manfaat Sosial
SKB dilakukan tergantung dari faktor berikut :
► Besar kecilnya dana investasi
► Business uncertainty
► Kompleksitas variabel yang berpengaruh


                                SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI
                                         BINANIAGA
BUSINESS PROJECT CYCLE
                                            Goal
                                      1. Indentification       Information gatherings
         Post project
                                                                  2. Preparation/ Pre
                                                                       Selection
             8. Evaluation

                                                       Planning                Analysis

                                      BISNIS
       7. Monitoring &
           Control                                                     3. Appraisal
                             Doing
   In operations
                                                                   4. Evaluation &
               6. Project                                              Decision
               Operation
                                                                     Invesment Criteria
     Economic life the project     5. Implementation
                                      Construction works
                                 SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI
                                          BINANIAGA




                 Business Project Cycle
Identifikasi Proyek Bisnis :
                      Bisni                      Tahap Implementasi :
Lahirnya ide proyek :                            ►    Pra kontruksi
1. Market base business project                  ►    Masa kontruksi
2. Resources base business project               ►    Pra Operasi
3. Policy business project
                                                 ►    Masa Operasi
Orientasi : regional, nasional, global.
                      nasional,
                                                 ►    Tahap Evaluasi
Tahap Persiapan dan analisis :
                                                 ►    Monitoring (on going project
-      Pengumpulan data pasar dan
       pemasaran, lingkungan industri,
       pemasaran,               industri,             evaluation)
       teknis dan teknologis,
                  teknologis,                    ►    Evaluasi Kinerja (Evaluation Post
       manajemen dan organisasi,
                        organisasi,                   Project)
       hukum, dan keuangan.
       hukum,       keuangan.
Tahap Penilaian – Appraisal :
-      Perizinan pendirian
-      Sumber pembiayaan
-      Pengelola


                                 SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI
                                          BINANIAGA
PIHAK YANG BERKEPENTINGAN DAN
                    LANGKAH STUDI KELAYAKAN

                                                                     Fakta lapangan
PIHAK YANG BERKEPENTINGAN DG SKB
                          DG                                          Fakta lapangan

►    Pelaku Bisnis dan Investor
     Berorientasi profit dan menambah Kekayaan
     pemilik modal                                                                     ASPEK
►    Kreditur                                             ASPEK                        TEKNIS
                                                          PASAR
     Adanya keamanan dari dana yang disalurkan
     (terjaminnya pokok pinjaman dan bunganya).
►    Pemerintah
     perluasan kesempatan kerja, penghematan
     devisa, pendapatan masyarakat
►    Masyarakat
                                                            ASPEK                      ASPEK
     Akibat positif bagi kehidupan masyarakat                LING                      MANAJE
                                                          INDUSTRI                      MEN




                                                            ASPEK                      ASPEK
                                                          KEUANGAN                     YURIDIS
          Langkah melakukan SKB

                                  SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI
                                           BINANIAGA




            Struktur Studi Kelayakan

1.   Pendahuluan
2.   Aspek Pasar dan Pemasaran
3.   Aspek Lingkungan Industri
4.   Aspek Teknis dan Teknologis
5.   Aspek Manajemen & SDM
6.   Aspek Yuridis
7.   Aspek Finansial
8.   Kesimpulan



                                  SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI
                                           BINANIAGA
Pendahuluan
►     Latar Belakang
      Menguraikan alasan mengapa perlu dilakukan studi kelayakan
►     Manfaat
      Apa yang diperoleh dari studi kelayakan
►     Tujuan studi kelayakan :
      Apa yang hendak dicapai dari SKB
►     Pihak yang Terkait
      (Investor, kreditur, pemerintah dan masyarakat)
                 kreditur,                masyarakat)




                               SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI
                                        BINANIAGA




     Aspek Pasar dan Pemasaran
ASPEK PASAR
1.   Pasar dan Jenis Pasar (pasar konsumen, industri, reseller)
                                  konsumen, industri,
2.   Analisis penawaran dan permintaan produk
                                                             PE: permintaan efektif
     Pengukuran Permintaan :
                                                             P : produksi DN
   a. Data impor produk yang bersangkutan
                                                             I: Import E: ekspor
   b. Data impor, ekspor dan produksi DN
                                                             dC = selisih persediaan
       PE = P + (I-E) + dC.
                (I-     dC.
   c. Permintaan Industri
3. Trend Perkembangan Permintaan Produk
Teknik Peramalan Penjualan
►    Judgmental method
►    Analisis trend (liner, non linier, regresi korelasi)
►    Specific purpose method (analisis industri, product line, analisis
     Penggunaan produk akhir



                               SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI
                                        BINANIAGA
Trend Linier
b=
     n∑ XY − ∑ X ∑ Y
      n ∑ X 2 − (∑ X ) 2
                                         =
                                                  a=
                                                       ∑ Y − b∑ X                 Y = 57.761,90 + 6.028,57 X
                                                                    n


      Tahun                      X                Demand (Y)                      XY                X2

       1998                          0                   50.000                          0           0

       1999                          1                   75.000                     75.000           1

       2000                          2                   65.000                    130.000           4

       2001                          3                   80.000                    240.000           9

       2002                          4                   82.000                    328.000          16

       2003                          5                   85.000                    425.000          25

     Total                       15                     437.000                   1.198.000         55

                                                         SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI
                                                                  BINANIAGA




                Aspek pasar lanjutan
                     ...............
 Market space dan Market share
 Market space = ekses permintaan dari penawaran
 Market share = bagian pasar yang dikuasai oleh perusahaan
   (penjualan perusahaan dibagi dengan penjualan industri.
                                                 industri.
 Daur hidup produk (product life cycle)


                                                                                                 Marketing Mix
                  Introduction




                                                                                                 Product
                                                         Maturity



                                                                        Decline
                                         Growth




                                                                                                 Price
        Sales




                                                                                                 Promotion
                                                                                                 Place/Distibution

                                                                                          Time
                                                         SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI
                                                                  BINANIAGA
Aspek pasar lanjutan ….
ASPEK PEMASARAN
Segmenting, Targeting and Positioning
Dasar-dasar segmentasi :
Dasar-
     - Geografis : daerah sejuk, panas, pantai dll
                           sejuk, panas,
     - Demografis : umur, jenis kelamin, agama, pendidikan, kepadatan, penghasilan,dll.
                      umur,       kelamin,          pendidikan, kepadatan, penghasilan,dll.
     - Sosiologis : kel. Budaya, klas sosial, dsb.
                    kel. Budaya,      sosial, dsb.
     - Psikografis : kepribadian, sikap, manfaat produk, dsb
                     kepribadian, sikap,           produk,
Syarat segmentasi : measurability, accessibility, substantiability
Targeting :
Ukuran dan pertumbuhan segmen, kemenarikan struktur segmen (profitable), dan sasaran &
                             segmen,
sumber daya yang dimiliki.
                    dimiliki.
Alternatif pasar sasaran : undifferentiated marketing (produk tunggal), differentiated marketing
                                                      (produk tunggal),
(produk berbeda untuk pasar berbeda), concentrated marketing (pada pembeli tertentu).
                                berbeda),                        (pada           tertentu).
Positioning
Identifikasi keunggulan kompetitif (differensiasi),:
                                    differensiasi),:
- Diferensiasi produk, Diferensiasi jasa, Diferensiasi personel, Diferensiasi citra.
               produk,              jasa,              personel,              citra.
      Memilih keunggulan kompetetif:
                         kompetetif:
      - Berapa banyak perbedaan dipromosikan
      - Perbedaan mana yang dipromosikan
      Mewujudkan dan mengkomunikasikan.
                       mengkomunikasikan.

                                      SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI
                                               BINANIAGA




 Strategi Marketing Mix =                4P
 I.     Strategi Produk :
       -   Logo dan Moto (memiliki arti, menarik, mudah diingat)
                                        arti, menarik,         diingat)
       -   Menciptakan Merk (mudah diingat, kesan modern, memiliki arti,
                                          diingat,                           arti,
      dan menarik)
           menarik)
      -    Kemasan (kualitas, bentuk, warna dan persyaratan lainnya)
                       kualitas, bentuk,                            lainnya)
      -    Label (pembuat, dimana dibuat, cara penggunaan, masa daluarsa, dll
                  (pembuat,            dibuat,       penggunaan,          daluarsa,
 II. Strategi Harga
 Tujuan : bertahan hidup, laba maksimal, market share, pesaing.
                      hidup,       maksimal,                   pesaing.
 Metoda penetapan harga :
 1. Diskriminasi harga (menurut pelanggan, bentuk produk, tempat, waktu).
                                    pelanggan,           produk, tempat, waktu).
 2 Harga produk baru (Market skimming pricing, market penetration pricing)
 III. Place (Distribution)
 Faktor yang berpengaruh : Pasar/pelanggan, karakteristik produk, pertimbangan
                                Pasar/pelanggan,                  produk,
      pengendalian
 Jenis Distribusi : Distribusi intensif, eksklusif, dan selektif
                               intensif, eksklusif,
 IV. Strategi Promosi (promotional mix) :
 Aadvertensi, sales promotion, publick relation, personal seling.
 Aadvertensi,                                                  seling.
                                      SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI
                                               BINANIAGA
SEGMENTATION, TARGETING AND POSITIONING
     SEGMENTASI                           TARGETING                           POSITIONING
  Indentifikasi segmen                 Kembangkan ukuran                    Kembangkan posisi
             -                          daya tarik segmen                     setiap segmen


 Mengembangkan profil                    Memilih segmen                    Kembangkan bauran
    setiap segmen                           sasaran                       pemasaran per segmen

 Geografi
                                 Evaluasi :
 Demografi
                                 Ukuran permintaan
 Psikografi
                                 Pertumbuhan seg.
 Perilaku
                Karakteristik:   Intensitas persaingan
                Distinctive      Sumber daya                       Tentukan produk unggul
                Measurable
                Accessible              - Undiffrentiated market
                Substantially           - Differentiated market
                Actionable                                                Bauran Pemasaran
                                        - Concentrated market
                                   SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI
                                            BINANIAGA




                           Profile Segmen

    Industri Kecil               Industri Menengah                     Industri Besar

Teknologi kadang                 Teknologi diperlukan              Teknologi mutlak
perlu bila murah                 bila menunjang                    diperlukan untuk
harganya dan                     efisiensi dan                     meningkatkan daya
gampang diterapkan               meningkatkan produksi             saing industri

Teknologi sederhana              Teknologi tepat guna              Teknologi tinggi dan
                                                                   otomatisasi




                                   SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI
                                            BINANIAGA
MENGUKUR DAYA TARIK SEGMEN

 NO.       DAYA TARIK SEGMEN                   BOBOT       RATING       SKOR

   1. Ukuran Permintaan                           0,4        4           1,6

   2. Pertumbuhan Segmen                          0,3        5           1,5

   3. Intesitas Persaingan                        0,2        3           0,6

   4. Akses terhadap segmen                       0,1        2           0,2

       Total                                      1,0                    3,9

 Rating : 1 = STM 2 = TM 3 = CM 4 = M 5 = SM


 Total Skor : 1,00 - 2,56 = TM   2,57 – 3,56 = Cukup       3,57 – 5,00 = Menarik
                             SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI
                                      BINANIAGA




Differentiated produk merupakan produk yang unggul


 Core competency (Kompetensi Inti) Hamel dan Prahalad
 Kumpulan ketrampilan dan teknologi yang memungkinkan perusahaan
 menyediakan manfaat tertentu kepada pelanggan.
 Kompetensi bersumber dari kapabilitas dan sumber daya organisasi, akan
 tetapi tidak semua kapabilitas dan SDO merupakan kompetensi.

 Kapabilitas dapat dikatakan kompetensi jika :
 1. Valuable capabilities : perusahaan dapat memanfaatkan peluang
    dan meminimalkan ancaman.
 2. Rare capabilities : kapabilitas yang dimiliki sedikit oleh pesaing.
 3. Imperpectly imitable capabilities : kapabilitas yang sulit ditiru oleh
    pesaing
 4. Nonsubstitutable capabilities : tidak dapat digantikan.


                             SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI
                                      BINANIAGA
Prototipe proses                   Jasa pelatihan
        End product
                                                                          Paten                        Jasa konsultasi




                                                                         Perbengkelan                    Pelatihan

                                                                     Kerjasama litbang                  Konsultansi
         Business




                       Core product
                                                                                        Jasa Litbang




                                 Core competency                                  Teknologi ektrasi bh alami

                                           SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI
                                                    BINANIAGA




          ASPEK LINGKUNGAN BISNIS
A.    Analisis Lingkungan Internal
B.    Analisis lingkungan Eksternal
Peranan Analisis Lingkungan Bisnis
1.    Peran berorientasi kebijakan (informasi awal untuk isu strategis yang luas)
2.    Peran berorientasi perencanaan strategis (peramalan lingkungan strategis)
                                                                        strategis)
3.    Peran berorientasi fungsi (memperbaiki kinerja fungsi organisasi)
                                                            organisasi)
Teknik Analisis Lingkungan
1.    Analisis profit impac of market strategy (membandingkan model strategi terhadap
                                                                        strategi
      tingkat pengembalian modal)
2.    Analisis rentang nilai (value chain analysis)
3.    Analisis fungsional
                                             Demografi

                                              Suplier
                       Politik                  Produksi        Ekonomi
                                 Pesaing




                                               Marketing
                                               Keuangan
                                               Pemasaran
                      Budaya                  Sumber Daya
                                                Manusia
                                                              Keamanan


                                             Konsumen


                                           SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI
                                                    BINANIAGA
Lingkungan Internal

►      Resources (Sumber Daya)
                 (Sumber Daya)
       1. Tangible : sumber daya keuangan dan sumber daya fisik dan organisasi.
                                                                    organisasi.
       2. Intangible : teknologi, inovasi, dan reputasi.
                       teknologi, inovasi,     reputasi.
       3. Sumber Daya Manusia
►      Capability (Kapabilitas)
                  (Kapabilitas)
       1. Pendekatan fungsional : keuangan & akuntansi, pemasaran, penjualan &
                                               akuntansi, pemasaran,
          distribusi, SDM, operasi dll.
          distribusi,              dll.
       2. Pendekatan Value Chain :
           ► Aktivitas utama berkaitan dengan penciptaan fisik produk, penjualan,
                                                               produk, penjualan,
                pengiriman dan pelayanan purna jual.
                                                jual.
           ► Aktivitas pendukung berkaitan dengan fungsi SDM, pengadaan,
                                                                pengadaan,
                pengemb. teknologi, dan administratif.
                pengemb. teknologi,     administratif.
►      Core Competence (kompetensi inti)
                       (kompetensi inti)
       Kapabilitas = kompetensi jika :
       1.     Valuable capabilities (memanfaatkan peluang minimalisasi ancaman)
                                    (memanfaatkan                      ancaman)
       2.     Rare capabilities
       3.     Imperfectly imitable capabilities
       4.     Nonsubstitutable capabilities



                                              SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI
                                                       BINANIAGA




    Kekuatan-Kekuatan yg Mempengaruhi Persaingan Industri
    Kekuatan-


                                                                            Ancaman Masuknya Pendatang Baru
    Michael Porter                                  Pendatang               a.   Economies of scale
                                                      Baru                  b.   Product Differentiation
                                                                            c.   Capital Requirement
                                                                            d.   Switching Cost
                                                                            e.   Akses ke saluran distribusi
                                                                            f.   Kebijakan pemerintah
Tawar Menawar Pemasok                                                       g.   Lain-lain (keunggulan biaya, bh baku, lokasi,
Didominasi sedikit perusahaan, produknya                                         subsidi, pengalaman & belajar)
unik, industri bkn pelanggan penting, dapat          Pesaing
melakukan integrasi ke hilir.

                                                     Industri
       Pemasok                                                                                         Pembeli
                                                 Pesaing diantara
                                                perusahaan yg ada                  Tawar Menawar Pembeli
                                                                                   Kualitas lebih baik, pelayanan lebih baik,
                                                                                   dan biaya murah.

    Rivalitas Diantara Para Pesaing
    Persaingan merebut posisi melalui
    persaingan harga, iklan, perkenalan
    produk, pelayanan kepada pelanggan

                                                                        Tekanan Produk Pengganti
                                                     Produk             Produk substitusi dengan Switching cost
                                                    Pengganti           rendah, harga murah, dan kualitas lebih
                                                                        baik.

                                              SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI
                                                       BINANIAGA
Aspek Teknis dan Teknologis
    A. Lokasi Pabrik                                 Metoda Penilaian Lokasi
    B. Skala Operasi dan Luas                        a. Kualitatif alternatif lokasi,
         Produksi                                    b. Perbandingan Biaya,
    B. Proses Produksi, dan lay out                  c. Metoda transportasi
    D. Teknologi, Fasilitas Produksi
       Teknologi,                                    Metoda Penentuan Luas Produksi
                                                     a. Marjinal cost,
    E. Skedul kegiatan
       Skedul
                                                     b. Break Event Point,
    Faktor Lokasi Pabrik
                                                     c. Linear programing)
    ►    Utama (bahan baku, pemasaran,
         listrik dan air, tenaga kerja,              Faktor Pertimbangan Pemilihan
         transportasi)                                       Teknologi
    ►    Pendukung (rencana masa                     (a. Jenis teknologi,
         depan, perluasan, fasilitas                 b. Sesuai persyaratan,
         layanan, keuangan, perumahan,               c. Tenaga ahli,
         harga tanah, peraturan daerah,              d. Bahan baku dan bahan pembantu,
         sikap masyarakat, iklim
         lingkungan dll)                             e. Dana yang tersedia,
                                                      f. Informasi keberhasilan teknologi




                                    SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI
                                             BINANIAGA




                  Aspek Manajemen
A. Manajemen Masa Konstruksi
Teknik yang digunakan :
Gantt Chart, Network Planning (PERT, CPM)
Gantt Chart :
      Tentukan rincian kegiatan
      Identifikasi urutan logis
      Tentukan waktu yang dibutuhkan,
                              dibutuhkan,
      Tentukan awal dan akhir kegiatan
      Konsep penjawalan pada bagan
      Diskusikan dengan orang yang akan terlibat
      Membuat bagan yang disepakati
      Koreksi apabila diperlukan
B. Manajemen Masa Operasi
Yang dibahas dalam masa operasi :
►     Disain jabatan dan keahlian yang diperlukan (job deskripsi, job spesifikasi)
►     Struktur organisasi
      (Lini, staf, fungsional, divisional, matriks)
►     Sistem imbalan dan penggajian

                                    SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI
                                             BINANIAGA
Rincian Kegiatan Pembangunan Hotel


No.   Simbol             Uraian         Urutan      Waktu    Biaya/Bulan      Total Biaya         Float      Posisi
                                                    (Bulan
                      Pekerjaan         Aktivitas        )      (Rp)             (Rp)          (LST - EST)
  1     A      Land Clearing                          2       750.000.000      1.500.000.000       0         CP
  2     B      Pondasi                     A          2       750.000.000      1.500.000.000       0         CP
  3     C      Underground utilities       A          7      1.000.000.000     7.000.000.000       2
  4     D      Pasangan Instalasi I        B          4      1.000.000.000     4.000.000.000       1
  5     E      Pengecoran dan Dinding      B          3      1.500.000.000     4.500.000.000       0         CP
  6     F      Pemasangan Atap             E          1      2.000.000.000     2.000.000.000       0         CP
  7     G      Instalasi Listrik           F          1      1.000.000.000     1.000.000.000       0         CP
  8     H      Interior walls             D,G         1      1.000.000.000     1.000.000.000       0         CP
  9     I      Instalasi Tahap II          H          1      1.259.800.000     1.259.800.000       0         CP
 10     J      Exterior Finishing          F          1       900.000.000        900.000.000       2
 11     K      Landscapsing               C,I,J       1      3.315.400.000     3.315.400.000       0         CP
               TOTAL                                                         27.975.200.000




                                            SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI
                                                     BINANIAGA




            PERT (Program Evaluation and Review Technique)




                                            SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI
                                                     BINANIAGA
GANTT CHART
          Landscapsing
      Exterior Finishing
      Instalasi Tahap II

           Interior walls
         Instalasi Listrik

     Pemasangan Atap

Pengecoran dan Dinding

   Pasangan Instalasi I

   Underground utilities
                 Pondasi

          Land Clearing
                             0   1       2     3      4        5     6     7         8   9   10    11   12

                                     I                    II                   III            IV




                                             SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI
                                                      BINANIAGA




                                         Aspek Yuridis

     A. Pelaku Bisnis
            • Bentuk Badan Usaha
            • Identitas Pengelola Bisnis
     B. Bisnis Yang Dijalankan
     C. Lokasi dan Waktu Pelaksanaan
     D. Perizinan Usaha dan Izin Lainnya
     E. Dukungan Pemerintah
          dan Masyarakat Setempat


                                             SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI
                                                      BINANIAGA
Aspek Finansial & Risiko Bisnis

A. Biaya Investasi dan Modal Kerja
B. Struktur Finansial dan Sumber Modal
C. Jadwal Pembayaran Hutang
D. Estimasi Penjualan
E. Estimasi Biaya Produksi
F. Cash-Flow & Cost of Capital
   Cash-
G. Poyeksi Neraca dan Rugi Laba                                                      n
H. Kriteria Investasi
I. Debt Service Coverage
                                                                            ∂=     ∑ (E
                                                                                   t =1
                                                                                                   t   − E ) 2 ( Pt )
RISKO BINIS
a. Analisis Sensitivitas
                                                                             E = hasil yang diperoleh pd periode t
                                                                             E =Nilai rata-rata hasil yang diharapkan
b. Analisis Distribusi Probabilitas                                          P = probabilitas pada periode t

c. Analisis Statistik                                                        n = frekuensi penerimaan

d. Analisis NPV=0                                                                            n

                                                  S tan dar Deviasi ( s )
                                                                                           ∑ (E        t   − E)2
                         Koefisien Korelasi (v) =
                                                   Rateof Re turn ( E )          ∂=         t =1
                                                                                                       n
                                    SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI
                                             BINANIAGA




                             Investasi Awal

►     Biaya Pra Operasi (Studi kelayakan, litbang produk,
                                kelayakan,        produk,
      perizinan, uji coba proses)
      perizinan,          proses)
►     Biaya Aktiva tetap
     1.   Tanah dan Bangunan
     2.   Mesin-mesin produksi
          Mesin-
     3.   Tool and equifment
     4.   Kendaraan mobilitas
     5.   Peralatan kantor, dll
                    kantor,

    Penentuan umur proyek:
    1. Umur ekonomis aktiva utama.
    2. Umur ekonomis aktiva yang nilainya tertinggi.

                                    SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI
                                             BINANIAGA
Aspek Finansial lanjutan ......
                                                                                     Bahan Baku,
Kebutuhan Modal Kerja Awal                                          Uang             tenaga Kerja
                                                                                   dan Biaya oprasi
     Kebutuhan dana untuk pembelian
     bahan, dan pembayaran biaya tunai lain


                                                                                                Work in
                                                        Piutang            MODAL KERJA          Process

                                          Waktu
              Aktivitas                     hari
    Pengadaan bahan baku                     10
    Pengolahan produk                        25                                        Persediaan
                                                                  Pengiriman
                                                                                        Produk
    Peresediaan Gudang                       5
    Pengiriman                               5
    Piutang                                  10
    Total Waktu Siklus                       55


    Keb Bahan Baku = 55 hr x 100 kg x Rp150 =                               825.000
    Biaya Tenaga Kerja = 45 hr x 10 org x Rp 20.000 =                      9.000.000
    Biaya Overhead = 45 hr x Rp 50.000 =                                   2.250.000
                                         SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI
    Biaya Operasional = 2 bulan x Rp 5.000.000                          10.000.000
                                                  BINANIAGA
    Kebutuhan Modal Kerja                                               22.075.000




                      Cash Flows (Arus Kas)

Cash Inflow :                                           Cash Outflow :
1. Pendapatan atau penjualan                            1. Biaya Pra Operasi
2. Nilai sisa aktiva tetap dan Modal                    2. Biaya Investasi (Aktiva Tetap)
   kerja pada akhir periode
                                                        3. Kenaikan Modal Kerja (Net
3. Penurunan Modal Kerja                                   Concept)
4. Keuntungan dari penjualan                            4. Biaya Operasional
   aktiva
                                                        5. Pajak
Net Cashflow :                                          Bukan unsur cashflow :
Cash inflow – Cash Outflow atau                         Biaya penyusutan
Net Profit + Depresiasi + Bunga                         Biaya Bunga dan cicilan hutang
Pinjaman

                                        SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI
                                                 BINANIAGA
COC (Cost of Capital)
► Modal                      Sendiri = Retained Earning (r)

► Modal                      Pinjaman = Bunga Pinjaman (i)

                                                                 (i x P ) + (r x S )
► Gabungan                       =                COC =                              x 100%
                                                                      (P + S )



                                                    SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI
                                                             BINANIAGA




                                  Anatomi Cashflow
     Biaya Pra Operasi            SUMBER DANA :
                                                                 Tabel Pembayaran
     Aktiva Tetap                 1. Modal Sendiri
                                                                 1. Cicilan Pinjaman
                                  2. Modal Pinjaman
     Modal Kerja                                                 2. Bunga
                                                                                                               Arus Dana
                                  Tabel Penyusutan
                                                                                                               Penerimaan :
                                  dan Amortisasi :
                                                                                                               - Sumber Dana
Biaya-Produksi :                  1. Amortisasi
                                                                                                               - Pendapatan
1.      Biaya Bahan               2. Penyusutan
                                                                                       CASHFLOWS :             Pengeluaran (-)
2.      Biaya tenaga kerja        3. Nilai Sisa Aktiva
                                                                                       Cash Inflow :           Biaya Produksi
3.      Biaya Overhead
                                                                                       1.   Penjualan          Beban
Beban Operasional :               Rugi Laba :                                          2.   Lain-Lain          Cicilan
1.      Gaji dan Bonus            Pendapatan :                                         3.   Nilai Sisa         Bunga
2.      Beban perkantoran         1.    Penjualan                                      Cash Outflows :         Pajak dibayar
3.      Penyusutan                2.    Lain-Lain                                      1.   Biaya Produksi     = Saldo Kas
4.      Beban penjualan, dll      Biaya-Biaya (-)                                      2.   Beban Operasi
                                  1.    Harga Pokok Penjualan                          3.   Pajak
                                  Beban Operasi :                                      Dikurangi :
Tabel Penjualan :
                                  1.    Beban Administrasi Umum                        Penyusutan/Amortisasi
Penjualan Produk                                                                                               NERACA
                                  2.    Beban Penjualan                                = NET CASH FLOW
Penerimaan Lain 2                                                                                              TENTATIF
                                  3.    Penyusutan/Amortisasi
                                                                                                               1.    Aktiva
                                  Beban Lain-lain (-)
                                                                                                               2.    Hutang
                                  1. Bunga Pinjaman                                    Evaluasi :
                                                                                                               3.    Modal
                                  2. Pajak                                             NPV, IRR, B/C, PI
                                                    SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI
                                  = Laba Bersih              BINANIAGA
Kriteria Investasi

Payback Period = C/cf

                                                                ⎛        bt        ⎞
                                                            ∑ ⎜ (1 + i )
                                                              ⎜                n
                                                                                   ⎟
                                                                                   ⎟
      ⎛  b − ct         ⎞                     B
                                                =               ⎝                  ⎠
NPV = ⎜ ∑ t
      ⎜ (1 + i )t       ⎟ − Ko
                        ⎟                     C             ⎛       ct        ⎞
      ⎝                 ⎠                             ∑ ⎜ (1 + i )
                                                        ⎜                t
                                                                              ⎟ + Ko
                                                                              ⎟
                                                            ⎝                 ⎠
           ⎛ ( PV+ )                 ⎞
           ⎜ ( PV − PV ) * (i− − i+ )⎟
IRR = i+ + ⎜                         ⎟
           ⎝     +    −              ⎠                                     FC
                                                       BEP =
                                                                             VC
                                                                          1−
                                                                              P
                              SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI
                                       BINANIAGA




                Analisis Sensitivitas
•   Adalah teknik untuk mengnatisipasi perubahan yang mungkin terjadi
    pada parameter-parameter yang diperkirakan dalam perencanaan.
    Melalui analisis sensitivitas akan diketahui faktor-faktor apa saja yang
    paling sensitif.
•   Untuk mengukur tingkat sensitivitas digunakan formula Switching Value
    (SV) yang menggambarkan tingkat perubahan paremater tertentu yang
    menyebabkan NPV=0



                   ⎛                            ⎞
                                    * (i− − i+ )⎟
                         ( PV + )
         SV = i+ + ⎜
                   ⎜ ( PV − PV )                ⎟
                   ⎝      +       −             ⎠

                              SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI
                                       BINANIAGA
Kesimpulan dan Saran
A. Kesimpulan
 (Feasible, tidak feasible, dengan catatan, asumsi)
                                   catatan, asumsi)
B. Saran
Lampiran-Lampiran




                            GO>>>
                    SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI
                             BINANIAGA

Studi Kelayakan Bisnis

  • 1.
    Studi Kelayakan Bisnis (SKB) PENDEKATAN PRAKTIS Ramlan Ruvendi SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI BINANIAGA Pengertian dan Manfaat Studi kelayakan bisnis (SKB) adalah penelitian tentang dapat tidaknya suatu bisnis dilaksanakan dengan berhasil dengan pertimbangan mendapatkan manfaat finansial (Arti sempit). sempit). SKB adalah penelitian tentang berhasil tidaknya proyek investasi dilaksanakan secara dilaksanakan mengungkan (penyerapan tenaga kerja, pemanfaatan ekses sumber daya, daya, penghematan devisa, dan peluang usaha) Investasi (capital expenditure) memiliki arti penting mengingat : ► mempunyai konsekuensi jangka panjang. panjang. ► umumnya menyangkut jumlah yang besar ► komitmen tidak mudah diubah Manfaat : ► Manfaat Finansial ► Manfaat Ekonomi Nasional ► Manfaat Sosial SKB dilakukan tergantung dari faktor berikut : ► Besar kecilnya dana investasi ► Business uncertainty ► Kompleksitas variabel yang berpengaruh SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI BINANIAGA
  • 2.
    BUSINESS PROJECT CYCLE Goal 1. Indentification Information gatherings Post project 2. Preparation/ Pre Selection 8. Evaluation Planning Analysis BISNIS 7. Monitoring & Control 3. Appraisal Doing In operations 4. Evaluation & 6. Project Decision Operation Invesment Criteria Economic life the project 5. Implementation Construction works SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI BINANIAGA Business Project Cycle Identifikasi Proyek Bisnis : Bisni Tahap Implementasi : Lahirnya ide proyek : ► Pra kontruksi 1. Market base business project ► Masa kontruksi 2. Resources base business project ► Pra Operasi 3. Policy business project ► Masa Operasi Orientasi : regional, nasional, global. nasional, ► Tahap Evaluasi Tahap Persiapan dan analisis : ► Monitoring (on going project - Pengumpulan data pasar dan pemasaran, lingkungan industri, pemasaran, industri, evaluation) teknis dan teknologis, teknologis, ► Evaluasi Kinerja (Evaluation Post manajemen dan organisasi, organisasi, Project) hukum, dan keuangan. hukum, keuangan. Tahap Penilaian – Appraisal : - Perizinan pendirian - Sumber pembiayaan - Pengelola SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI BINANIAGA
  • 3.
    PIHAK YANG BERKEPENTINGANDAN LANGKAH STUDI KELAYAKAN Fakta lapangan PIHAK YANG BERKEPENTINGAN DG SKB DG Fakta lapangan ► Pelaku Bisnis dan Investor Berorientasi profit dan menambah Kekayaan pemilik modal ASPEK ► Kreditur ASPEK TEKNIS PASAR Adanya keamanan dari dana yang disalurkan (terjaminnya pokok pinjaman dan bunganya). ► Pemerintah perluasan kesempatan kerja, penghematan devisa, pendapatan masyarakat ► Masyarakat ASPEK ASPEK Akibat positif bagi kehidupan masyarakat LING MANAJE INDUSTRI MEN ASPEK ASPEK KEUANGAN YURIDIS Langkah melakukan SKB SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI BINANIAGA Struktur Studi Kelayakan 1. Pendahuluan 2. Aspek Pasar dan Pemasaran 3. Aspek Lingkungan Industri 4. Aspek Teknis dan Teknologis 5. Aspek Manajemen & SDM 6. Aspek Yuridis 7. Aspek Finansial 8. Kesimpulan SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI BINANIAGA
  • 4.
    Pendahuluan ► Latar Belakang Menguraikan alasan mengapa perlu dilakukan studi kelayakan ► Manfaat Apa yang diperoleh dari studi kelayakan ► Tujuan studi kelayakan : Apa yang hendak dicapai dari SKB ► Pihak yang Terkait (Investor, kreditur, pemerintah dan masyarakat) kreditur, masyarakat) SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI BINANIAGA Aspek Pasar dan Pemasaran ASPEK PASAR 1. Pasar dan Jenis Pasar (pasar konsumen, industri, reseller) konsumen, industri, 2. Analisis penawaran dan permintaan produk PE: permintaan efektif Pengukuran Permintaan : P : produksi DN a. Data impor produk yang bersangkutan I: Import E: ekspor b. Data impor, ekspor dan produksi DN dC = selisih persediaan PE = P + (I-E) + dC. (I- dC. c. Permintaan Industri 3. Trend Perkembangan Permintaan Produk Teknik Peramalan Penjualan ► Judgmental method ► Analisis trend (liner, non linier, regresi korelasi) ► Specific purpose method (analisis industri, product line, analisis Penggunaan produk akhir SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI BINANIAGA
  • 5.
    Trend Linier b= n∑ XY − ∑ X ∑ Y n ∑ X 2 − (∑ X ) 2 = a= ∑ Y − b∑ X Y = 57.761,90 + 6.028,57 X n Tahun X Demand (Y) XY X2 1998 0 50.000 0 0 1999 1 75.000 75.000 1 2000 2 65.000 130.000 4 2001 3 80.000 240.000 9 2002 4 82.000 328.000 16 2003 5 85.000 425.000 25 Total 15 437.000 1.198.000 55 SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI BINANIAGA Aspek pasar lanjutan ............... Market space dan Market share Market space = ekses permintaan dari penawaran Market share = bagian pasar yang dikuasai oleh perusahaan (penjualan perusahaan dibagi dengan penjualan industri. industri. Daur hidup produk (product life cycle) Marketing Mix Introduction Product Maturity Decline Growth Price Sales Promotion Place/Distibution Time SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI BINANIAGA
  • 6.
    Aspek pasar lanjutan…. ASPEK PEMASARAN Segmenting, Targeting and Positioning Dasar-dasar segmentasi : Dasar- - Geografis : daerah sejuk, panas, pantai dll sejuk, panas, - Demografis : umur, jenis kelamin, agama, pendidikan, kepadatan, penghasilan,dll. umur, kelamin, pendidikan, kepadatan, penghasilan,dll. - Sosiologis : kel. Budaya, klas sosial, dsb. kel. Budaya, sosial, dsb. - Psikografis : kepribadian, sikap, manfaat produk, dsb kepribadian, sikap, produk, Syarat segmentasi : measurability, accessibility, substantiability Targeting : Ukuran dan pertumbuhan segmen, kemenarikan struktur segmen (profitable), dan sasaran & segmen, sumber daya yang dimiliki. dimiliki. Alternatif pasar sasaran : undifferentiated marketing (produk tunggal), differentiated marketing (produk tunggal), (produk berbeda untuk pasar berbeda), concentrated marketing (pada pembeli tertentu). berbeda), (pada tertentu). Positioning Identifikasi keunggulan kompetitif (differensiasi),: differensiasi),: - Diferensiasi produk, Diferensiasi jasa, Diferensiasi personel, Diferensiasi citra. produk, jasa, personel, citra. Memilih keunggulan kompetetif: kompetetif: - Berapa banyak perbedaan dipromosikan - Perbedaan mana yang dipromosikan Mewujudkan dan mengkomunikasikan. mengkomunikasikan. SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI BINANIAGA Strategi Marketing Mix = 4P I. Strategi Produk : - Logo dan Moto (memiliki arti, menarik, mudah diingat) arti, menarik, diingat) - Menciptakan Merk (mudah diingat, kesan modern, memiliki arti, diingat, arti, dan menarik) menarik) - Kemasan (kualitas, bentuk, warna dan persyaratan lainnya) kualitas, bentuk, lainnya) - Label (pembuat, dimana dibuat, cara penggunaan, masa daluarsa, dll (pembuat, dibuat, penggunaan, daluarsa, II. Strategi Harga Tujuan : bertahan hidup, laba maksimal, market share, pesaing. hidup, maksimal, pesaing. Metoda penetapan harga : 1. Diskriminasi harga (menurut pelanggan, bentuk produk, tempat, waktu). pelanggan, produk, tempat, waktu). 2 Harga produk baru (Market skimming pricing, market penetration pricing) III. Place (Distribution) Faktor yang berpengaruh : Pasar/pelanggan, karakteristik produk, pertimbangan Pasar/pelanggan, produk, pengendalian Jenis Distribusi : Distribusi intensif, eksklusif, dan selektif intensif, eksklusif, IV. Strategi Promosi (promotional mix) : Aadvertensi, sales promotion, publick relation, personal seling. Aadvertensi, seling. SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI BINANIAGA
  • 7.
    SEGMENTATION, TARGETING ANDPOSITIONING SEGMENTASI TARGETING POSITIONING Indentifikasi segmen Kembangkan ukuran Kembangkan posisi - daya tarik segmen setiap segmen Mengembangkan profil Memilih segmen Kembangkan bauran setiap segmen sasaran pemasaran per segmen Geografi Evaluasi : Demografi Ukuran permintaan Psikografi Pertumbuhan seg. Perilaku Karakteristik: Intensitas persaingan Distinctive Sumber daya Tentukan produk unggul Measurable Accessible - Undiffrentiated market Substantially - Differentiated market Actionable Bauran Pemasaran - Concentrated market SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI BINANIAGA Profile Segmen Industri Kecil Industri Menengah Industri Besar Teknologi kadang Teknologi diperlukan Teknologi mutlak perlu bila murah bila menunjang diperlukan untuk harganya dan efisiensi dan meningkatkan daya gampang diterapkan meningkatkan produksi saing industri Teknologi sederhana Teknologi tepat guna Teknologi tinggi dan otomatisasi SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI BINANIAGA
  • 8.
    MENGUKUR DAYA TARIKSEGMEN NO. DAYA TARIK SEGMEN BOBOT RATING SKOR 1. Ukuran Permintaan 0,4 4 1,6 2. Pertumbuhan Segmen 0,3 5 1,5 3. Intesitas Persaingan 0,2 3 0,6 4. Akses terhadap segmen 0,1 2 0,2 Total 1,0 3,9 Rating : 1 = STM 2 = TM 3 = CM 4 = M 5 = SM Total Skor : 1,00 - 2,56 = TM 2,57 – 3,56 = Cukup 3,57 – 5,00 = Menarik SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI BINANIAGA Differentiated produk merupakan produk yang unggul Core competency (Kompetensi Inti) Hamel dan Prahalad Kumpulan ketrampilan dan teknologi yang memungkinkan perusahaan menyediakan manfaat tertentu kepada pelanggan. Kompetensi bersumber dari kapabilitas dan sumber daya organisasi, akan tetapi tidak semua kapabilitas dan SDO merupakan kompetensi. Kapabilitas dapat dikatakan kompetensi jika : 1. Valuable capabilities : perusahaan dapat memanfaatkan peluang dan meminimalkan ancaman. 2. Rare capabilities : kapabilitas yang dimiliki sedikit oleh pesaing. 3. Imperpectly imitable capabilities : kapabilitas yang sulit ditiru oleh pesaing 4. Nonsubstitutable capabilities : tidak dapat digantikan. SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI BINANIAGA
  • 9.
    Prototipe proses Jasa pelatihan End product Paten Jasa konsultasi Perbengkelan Pelatihan Kerjasama litbang Konsultansi Business Core product Jasa Litbang Core competency Teknologi ektrasi bh alami SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI BINANIAGA ASPEK LINGKUNGAN BISNIS A. Analisis Lingkungan Internal B. Analisis lingkungan Eksternal Peranan Analisis Lingkungan Bisnis 1. Peran berorientasi kebijakan (informasi awal untuk isu strategis yang luas) 2. Peran berorientasi perencanaan strategis (peramalan lingkungan strategis) strategis) 3. Peran berorientasi fungsi (memperbaiki kinerja fungsi organisasi) organisasi) Teknik Analisis Lingkungan 1. Analisis profit impac of market strategy (membandingkan model strategi terhadap strategi tingkat pengembalian modal) 2. Analisis rentang nilai (value chain analysis) 3. Analisis fungsional Demografi Suplier Politik Produksi Ekonomi Pesaing Marketing Keuangan Pemasaran Budaya Sumber Daya Manusia Keamanan Konsumen SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI BINANIAGA
  • 10.
    Lingkungan Internal ► Resources (Sumber Daya) (Sumber Daya) 1. Tangible : sumber daya keuangan dan sumber daya fisik dan organisasi. organisasi. 2. Intangible : teknologi, inovasi, dan reputasi. teknologi, inovasi, reputasi. 3. Sumber Daya Manusia ► Capability (Kapabilitas) (Kapabilitas) 1. Pendekatan fungsional : keuangan & akuntansi, pemasaran, penjualan & akuntansi, pemasaran, distribusi, SDM, operasi dll. distribusi, dll. 2. Pendekatan Value Chain : ► Aktivitas utama berkaitan dengan penciptaan fisik produk, penjualan, produk, penjualan, pengiriman dan pelayanan purna jual. jual. ► Aktivitas pendukung berkaitan dengan fungsi SDM, pengadaan, pengadaan, pengemb. teknologi, dan administratif. pengemb. teknologi, administratif. ► Core Competence (kompetensi inti) (kompetensi inti) Kapabilitas = kompetensi jika : 1. Valuable capabilities (memanfaatkan peluang minimalisasi ancaman) (memanfaatkan ancaman) 2. Rare capabilities 3. Imperfectly imitable capabilities 4. Nonsubstitutable capabilities SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI BINANIAGA Kekuatan-Kekuatan yg Mempengaruhi Persaingan Industri Kekuatan- Ancaman Masuknya Pendatang Baru Michael Porter Pendatang a. Economies of scale Baru b. Product Differentiation c. Capital Requirement d. Switching Cost e. Akses ke saluran distribusi f. Kebijakan pemerintah Tawar Menawar Pemasok g. Lain-lain (keunggulan biaya, bh baku, lokasi, Didominasi sedikit perusahaan, produknya subsidi, pengalaman & belajar) unik, industri bkn pelanggan penting, dapat Pesaing melakukan integrasi ke hilir. Industri Pemasok Pembeli Pesaing diantara perusahaan yg ada Tawar Menawar Pembeli Kualitas lebih baik, pelayanan lebih baik, dan biaya murah. Rivalitas Diantara Para Pesaing Persaingan merebut posisi melalui persaingan harga, iklan, perkenalan produk, pelayanan kepada pelanggan Tekanan Produk Pengganti Produk Produk substitusi dengan Switching cost Pengganti rendah, harga murah, dan kualitas lebih baik. SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI BINANIAGA
  • 11.
    Aspek Teknis danTeknologis A. Lokasi Pabrik Metoda Penilaian Lokasi B. Skala Operasi dan Luas a. Kualitatif alternatif lokasi, Produksi b. Perbandingan Biaya, B. Proses Produksi, dan lay out c. Metoda transportasi D. Teknologi, Fasilitas Produksi Teknologi, Metoda Penentuan Luas Produksi a. Marjinal cost, E. Skedul kegiatan Skedul b. Break Event Point, Faktor Lokasi Pabrik c. Linear programing) ► Utama (bahan baku, pemasaran, listrik dan air, tenaga kerja, Faktor Pertimbangan Pemilihan transportasi) Teknologi ► Pendukung (rencana masa (a. Jenis teknologi, depan, perluasan, fasilitas b. Sesuai persyaratan, layanan, keuangan, perumahan, c. Tenaga ahli, harga tanah, peraturan daerah, d. Bahan baku dan bahan pembantu, sikap masyarakat, iklim lingkungan dll) e. Dana yang tersedia, f. Informasi keberhasilan teknologi SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI BINANIAGA Aspek Manajemen A. Manajemen Masa Konstruksi Teknik yang digunakan : Gantt Chart, Network Planning (PERT, CPM) Gantt Chart : Tentukan rincian kegiatan Identifikasi urutan logis Tentukan waktu yang dibutuhkan, dibutuhkan, Tentukan awal dan akhir kegiatan Konsep penjawalan pada bagan Diskusikan dengan orang yang akan terlibat Membuat bagan yang disepakati Koreksi apabila diperlukan B. Manajemen Masa Operasi Yang dibahas dalam masa operasi : ► Disain jabatan dan keahlian yang diperlukan (job deskripsi, job spesifikasi) ► Struktur organisasi (Lini, staf, fungsional, divisional, matriks) ► Sistem imbalan dan penggajian SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI BINANIAGA
  • 12.
    Rincian Kegiatan PembangunanHotel No. Simbol Uraian Urutan Waktu Biaya/Bulan Total Biaya Float Posisi (Bulan Pekerjaan Aktivitas ) (Rp) (Rp) (LST - EST) 1 A Land Clearing 2 750.000.000 1.500.000.000 0 CP 2 B Pondasi A 2 750.000.000 1.500.000.000 0 CP 3 C Underground utilities A 7 1.000.000.000 7.000.000.000 2 4 D Pasangan Instalasi I B 4 1.000.000.000 4.000.000.000 1 5 E Pengecoran dan Dinding B 3 1.500.000.000 4.500.000.000 0 CP 6 F Pemasangan Atap E 1 2.000.000.000 2.000.000.000 0 CP 7 G Instalasi Listrik F 1 1.000.000.000 1.000.000.000 0 CP 8 H Interior walls D,G 1 1.000.000.000 1.000.000.000 0 CP 9 I Instalasi Tahap II H 1 1.259.800.000 1.259.800.000 0 CP 10 J Exterior Finishing F 1 900.000.000 900.000.000 2 11 K Landscapsing C,I,J 1 3.315.400.000 3.315.400.000 0 CP TOTAL 27.975.200.000 SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI BINANIAGA PERT (Program Evaluation and Review Technique) SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI BINANIAGA
  • 13.
    GANTT CHART Landscapsing Exterior Finishing Instalasi Tahap II Interior walls Instalasi Listrik Pemasangan Atap Pengecoran dan Dinding Pasangan Instalasi I Underground utilities Pondasi Land Clearing 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 I II III IV SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI BINANIAGA Aspek Yuridis A. Pelaku Bisnis • Bentuk Badan Usaha • Identitas Pengelola Bisnis B. Bisnis Yang Dijalankan C. Lokasi dan Waktu Pelaksanaan D. Perizinan Usaha dan Izin Lainnya E. Dukungan Pemerintah dan Masyarakat Setempat SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI BINANIAGA
  • 14.
    Aspek Finansial &Risiko Bisnis A. Biaya Investasi dan Modal Kerja B. Struktur Finansial dan Sumber Modal C. Jadwal Pembayaran Hutang D. Estimasi Penjualan E. Estimasi Biaya Produksi F. Cash-Flow & Cost of Capital Cash- G. Poyeksi Neraca dan Rugi Laba n H. Kriteria Investasi I. Debt Service Coverage ∂= ∑ (E t =1 t − E ) 2 ( Pt ) RISKO BINIS a. Analisis Sensitivitas E = hasil yang diperoleh pd periode t E =Nilai rata-rata hasil yang diharapkan b. Analisis Distribusi Probabilitas P = probabilitas pada periode t c. Analisis Statistik n = frekuensi penerimaan d. Analisis NPV=0 n S tan dar Deviasi ( s ) ∑ (E t − E)2 Koefisien Korelasi (v) = Rateof Re turn ( E ) ∂= t =1 n SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI BINANIAGA Investasi Awal ► Biaya Pra Operasi (Studi kelayakan, litbang produk, kelayakan, produk, perizinan, uji coba proses) perizinan, proses) ► Biaya Aktiva tetap 1. Tanah dan Bangunan 2. Mesin-mesin produksi Mesin- 3. Tool and equifment 4. Kendaraan mobilitas 5. Peralatan kantor, dll kantor, Penentuan umur proyek: 1. Umur ekonomis aktiva utama. 2. Umur ekonomis aktiva yang nilainya tertinggi. SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI BINANIAGA
  • 15.
    Aspek Finansial lanjutan...... Bahan Baku, Kebutuhan Modal Kerja Awal Uang tenaga Kerja dan Biaya oprasi Kebutuhan dana untuk pembelian bahan, dan pembayaran biaya tunai lain Work in Piutang MODAL KERJA Process Waktu Aktivitas hari Pengadaan bahan baku 10 Pengolahan produk 25 Persediaan Pengiriman Produk Peresediaan Gudang 5 Pengiriman 5 Piutang 10 Total Waktu Siklus 55 Keb Bahan Baku = 55 hr x 100 kg x Rp150 = 825.000 Biaya Tenaga Kerja = 45 hr x 10 org x Rp 20.000 = 9.000.000 Biaya Overhead = 45 hr x Rp 50.000 = 2.250.000 SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI Biaya Operasional = 2 bulan x Rp 5.000.000 10.000.000 BINANIAGA Kebutuhan Modal Kerja 22.075.000 Cash Flows (Arus Kas) Cash Inflow : Cash Outflow : 1. Pendapatan atau penjualan 1. Biaya Pra Operasi 2. Nilai sisa aktiva tetap dan Modal 2. Biaya Investasi (Aktiva Tetap) kerja pada akhir periode 3. Kenaikan Modal Kerja (Net 3. Penurunan Modal Kerja Concept) 4. Keuntungan dari penjualan 4. Biaya Operasional aktiva 5. Pajak Net Cashflow : Bukan unsur cashflow : Cash inflow – Cash Outflow atau Biaya penyusutan Net Profit + Depresiasi + Bunga Biaya Bunga dan cicilan hutang Pinjaman SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI BINANIAGA
  • 16.
    COC (Cost ofCapital) ► Modal Sendiri = Retained Earning (r) ► Modal Pinjaman = Bunga Pinjaman (i) (i x P ) + (r x S ) ► Gabungan = COC = x 100% (P + S ) SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI BINANIAGA Anatomi Cashflow Biaya Pra Operasi SUMBER DANA : Tabel Pembayaran Aktiva Tetap 1. Modal Sendiri 1. Cicilan Pinjaman 2. Modal Pinjaman Modal Kerja 2. Bunga Arus Dana Tabel Penyusutan Penerimaan : dan Amortisasi : - Sumber Dana Biaya-Produksi : 1. Amortisasi - Pendapatan 1. Biaya Bahan 2. Penyusutan CASHFLOWS : Pengeluaran (-) 2. Biaya tenaga kerja 3. Nilai Sisa Aktiva Cash Inflow : Biaya Produksi 3. Biaya Overhead 1. Penjualan Beban Beban Operasional : Rugi Laba : 2. Lain-Lain Cicilan 1. Gaji dan Bonus Pendapatan : 3. Nilai Sisa Bunga 2. Beban perkantoran 1. Penjualan Cash Outflows : Pajak dibayar 3. Penyusutan 2. Lain-Lain 1. Biaya Produksi = Saldo Kas 4. Beban penjualan, dll Biaya-Biaya (-) 2. Beban Operasi 1. Harga Pokok Penjualan 3. Pajak Beban Operasi : Dikurangi : Tabel Penjualan : 1. Beban Administrasi Umum Penyusutan/Amortisasi Penjualan Produk NERACA 2. Beban Penjualan = NET CASH FLOW Penerimaan Lain 2 TENTATIF 3. Penyusutan/Amortisasi 1. Aktiva Beban Lain-lain (-) 2. Hutang 1. Bunga Pinjaman Evaluasi : 3. Modal 2. Pajak NPV, IRR, B/C, PI SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI = Laba Bersih BINANIAGA
  • 17.
    Kriteria Investasi Payback Period= C/cf ⎛ bt ⎞ ∑ ⎜ (1 + i ) ⎜ n ⎟ ⎟ ⎛ b − ct ⎞ B = ⎝ ⎠ NPV = ⎜ ∑ t ⎜ (1 + i )t ⎟ − Ko ⎟ C ⎛ ct ⎞ ⎝ ⎠ ∑ ⎜ (1 + i ) ⎜ t ⎟ + Ko ⎟ ⎝ ⎠ ⎛ ( PV+ ) ⎞ ⎜ ( PV − PV ) * (i− − i+ )⎟ IRR = i+ + ⎜ ⎟ ⎝ + − ⎠ FC BEP = VC 1− P SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI BINANIAGA Analisis Sensitivitas • Adalah teknik untuk mengnatisipasi perubahan yang mungkin terjadi pada parameter-parameter yang diperkirakan dalam perencanaan. Melalui analisis sensitivitas akan diketahui faktor-faktor apa saja yang paling sensitif. • Untuk mengukur tingkat sensitivitas digunakan formula Switching Value (SV) yang menggambarkan tingkat perubahan paremater tertentu yang menyebabkan NPV=0 ⎛ ⎞ * (i− − i+ )⎟ ( PV + ) SV = i+ + ⎜ ⎜ ( PV − PV ) ⎟ ⎝ + − ⎠ SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI BINANIAGA
  • 18.
    Kesimpulan dan Saran A.Kesimpulan (Feasible, tidak feasible, dengan catatan, asumsi) catatan, asumsi) B. Saran Lampiran-Lampiran GO>>> SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI BINANIAGA