PERMODALAN
KOPERASI
Ai Nur Solihat, M.Pd
Dengan adanya modal yang cukup maka koperasi
akan mampu untuk bersaing dengan usaha-usaha
lain di luar koperasi, baik dari aspek internal
maupun pemanfaatan modal dari sumber-sumber
lain, serta pemanfaatan modal tersebut sehingga
koperasi dapat meningkatkan efisiensi dan
efektivitas kinerjanya.
A. Prinsip Permodalan Koperasi
Modal Sendiri
Modal Pinjaman
Syarat Penerbitan Obligasi
Unsur Terkait Dalam Penerbitan
Obligasi
Penggunaan Modal Koperasi
B. Strategi Penurunan Biaya dan Keunikan Produk
Cooperative
effect
Memperkokoh kedudukan
koperasi di dalam
perekonomian
Strategi dan Kebijakan Pertama
Strategi dan Kebijakan Kedua
Skala ekonomis, merger dan amalgamasi
akan membawa dampak kepada
tercapainya ukuran minimum efisiensi
(minimum efficient size). Hal ini dapat terjadi
karena “real economies of scale” dan
“pecuniary of scale”.
Streategi Kebijakan Ketiga
Keanggotaan memenuhi kriteria
ekonomi sebagai pemilik dan
pelanggan,
Memiliki usaha yang berkaitan
erat dengan usaha koperasi
Bersedia mengadakan hubungan
kontraktual dengan koperasi
Strategi dan Kebijakan Keempat
• Anggota sebagai pemilik koperasi bersedia
melaksanakan konsep proporsionalistis dan
menanggung risiko
• Bersedia untuk memasok modal tambahan
apabila diperlukan.
Strategi dan Kebijakan Kelima
Pendidkan dan pelatihan merupakan usaha yang telah dapat dipahami oleh semua
badan usaha untuk meningkatkan keterampilan SDM. Bagi koperasi menjadi salah
satu prinsip yang berarti harus selalu dilakukan secara berkesinambungan
Strategi dan Kebijakan Keenam
Kemitraan/ aliansi strategik/ networking mempunyai dua
jenis dampak, pertama menghasilkan eksternal scale of
economies dan kedua mengurangi ketidakpastian.
Kedua dampak tersebut berpengaruh langsung
terhadap penurunan biaya dan transaksi.
External scale of economies dan pengurangan
ketidakpastian terjadi karena kemitraan/ aliansi strategik
memperluas pasokan barang-barang yang dibutuhkan
koperasi dan pasokan barang-barang yang dihasilkan
koperasi, sekaligus menjamin aliran barang-barang secara
teratur.
Strategi dan Kebijakan Ketujuh
Kebijakan-kebijakan pemerintah yang ditujukan
kepada koperasi pada dasarnya adalah external
economies bagi koperasi yang harus dimanfaatkan
oleh koperasi yang akan membawa dampak kepada
penurunan biaya transformasi.
Strategi dan Kebijakan Kedelapan
Merupakan prinsip-prinsip penghematan
berdasarkan kaidah-kaidah kooperasi pada
dasarnya menerapkan prinsip efisiensi
koperasi.
Salah satu fungsi koperasi adalah
promosi anggota. Promosi kepada anggota
antara lain dapat dilaksanakan melalui
pelayanan “at cost”. Hal ini dapat
dimungkinkan karena koperasi tujuannya
tidak untuk memaksimalkan laba bagi dirinya
sendiri, akan tetapi memaksimalkan laba
untuk para anggota.
C. Perbedaan Saham Koperasi Dengan
Saham PT
D. Dana Cadangan
Jenis Dana Cadangan Menurut Fungsinya
Jenis Dana Cadangan Menurut Pembentukannya
Penggunaan Dana Cadangan
TERIMA KASIH
Faktor Objektif Dan Kebijakan Strategi
Penurunan Biaya
Modal Koperasi
Modal Koperasi
Modal Koperasi
Modal Koperasi

Modal Koperasi

  • 1.
  • 2.
    Dengan adanya modalyang cukup maka koperasi akan mampu untuk bersaing dengan usaha-usaha lain di luar koperasi, baik dari aspek internal maupun pemanfaatan modal dari sumber-sumber lain, serta pemanfaatan modal tersebut sehingga koperasi dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas kinerjanya.
  • 3.
  • 6.
  • 7.
  • 8.
  • 9.
    Unsur Terkait DalamPenerbitan Obligasi
  • 10.
  • 11.
    B. Strategi PenurunanBiaya dan Keunikan Produk Cooperative effect Memperkokoh kedudukan koperasi di dalam perekonomian
  • 12.
  • 13.
    Strategi dan KebijakanKedua Skala ekonomis, merger dan amalgamasi akan membawa dampak kepada tercapainya ukuran minimum efisiensi (minimum efficient size). Hal ini dapat terjadi karena “real economies of scale” dan “pecuniary of scale”.
  • 14.
    Streategi Kebijakan Ketiga Keanggotaanmemenuhi kriteria ekonomi sebagai pemilik dan pelanggan, Memiliki usaha yang berkaitan erat dengan usaha koperasi Bersedia mengadakan hubungan kontraktual dengan koperasi
  • 15.
    Strategi dan KebijakanKeempat • Anggota sebagai pemilik koperasi bersedia melaksanakan konsep proporsionalistis dan menanggung risiko • Bersedia untuk memasok modal tambahan apabila diperlukan. Strategi dan Kebijakan Kelima Pendidkan dan pelatihan merupakan usaha yang telah dapat dipahami oleh semua badan usaha untuk meningkatkan keterampilan SDM. Bagi koperasi menjadi salah satu prinsip yang berarti harus selalu dilakukan secara berkesinambungan
  • 16.
    Strategi dan KebijakanKeenam Kemitraan/ aliansi strategik/ networking mempunyai dua jenis dampak, pertama menghasilkan eksternal scale of economies dan kedua mengurangi ketidakpastian. Kedua dampak tersebut berpengaruh langsung terhadap penurunan biaya dan transaksi. External scale of economies dan pengurangan ketidakpastian terjadi karena kemitraan/ aliansi strategik memperluas pasokan barang-barang yang dibutuhkan koperasi dan pasokan barang-barang yang dihasilkan koperasi, sekaligus menjamin aliran barang-barang secara teratur.
  • 17.
    Strategi dan KebijakanKetujuh Kebijakan-kebijakan pemerintah yang ditujukan kepada koperasi pada dasarnya adalah external economies bagi koperasi yang harus dimanfaatkan oleh koperasi yang akan membawa dampak kepada penurunan biaya transformasi.
  • 18.
    Strategi dan KebijakanKedelapan Merupakan prinsip-prinsip penghematan berdasarkan kaidah-kaidah kooperasi pada dasarnya menerapkan prinsip efisiensi koperasi. Salah satu fungsi koperasi adalah promosi anggota. Promosi kepada anggota antara lain dapat dilaksanakan melalui pelayanan “at cost”. Hal ini dapat dimungkinkan karena koperasi tujuannya tidak untuk memaksimalkan laba bagi dirinya sendiri, akan tetapi memaksimalkan laba untuk para anggota.
  • 19.
    C. Perbedaan SahamKoperasi Dengan Saham PT
  • 21.
  • 22.
    Jenis Dana CadanganMenurut Fungsinya
  • 23.
    Jenis Dana CadanganMenurut Pembentukannya
  • 24.
  • 25.
  • 26.
    Faktor Objektif DanKebijakan Strategi Penurunan Biaya