Uploaded on

 

  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Be the first to comment
No Downloads

Views

Total Views
713
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0

Actions

Shares
Downloads
9
Comments
0
Likes
1

Embeds 0

No embeds

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
    No notes for slide

Transcript

  • 1. EFEKTIFITAS PEMBELAJARAN KIMIA DENGAN MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE LEARNING JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA (PMM) IAIN-SU By. Wardatul Husna Irham Tugas 2
  • 2. PENDAHULUAN
  • 3. Penyebab Mahasiswa kurang menguasai materi perkuliahan :
    • materi kuliah sulit tanpa pengertian mendasar
    • belajar dengan cara menghafal tanpa membentuk pengertian
    • materi kuliah yang diajarkan mengambang
    • dosen kurang penguasaan model pembelajaran
  • 4. Empat pilar belajar (unesco)
    • Learning to know
    • Learning to do
    • Learning to life togethers
    • Learning to be
  • 5. Cooperative learning
    • T elah dikembangkan secara intensif melalui berbagai penelitian
    • M engembangkan rasa percaya diri
    • mahasiswa lebih termotivasi
    • M ampu menggunakan strategi berpikir tingkat tinggi
    • M ampu membangun hubungan interpersonal .
  • 6. Cooperative learning
    • P enguasaan mahasiswa terhadap materi relatif lebih s ejajar
    • M eningkatkan kerjasama akademik antar mahasiswa
    • S aling ketergantungan positif antar mahasiswa dalam pembelajaran
    • M eningkatkan kemampuan akademik melalui aktivitas kelompok
    • I nteraksi belajar lebih efektif
  • 7. Rumusan Masalah
    • Apakah ada perbedaan hasil pembelajaran mata kuliah Kimia dengan model Cooperative Learning dan model konvensional ceramah mahasiswa jurusan Pendidikan Matematika (PMM) IAIN-SU ?
    • Apakah model pembelajaran Cooperative Learning yang dilakukan efektif dalam meningkatkan prestasi belajar mahasiswa pada mata kuliah Kimia di jurusan Pendidikan Matematika (PMM) IAIN-SU ?
  • 8. Tujuan Penelitian
    • Untuk mengetahui apakah ada perbedaan hasil belajar mata kuliah Kimia dengan model Cooperative Learning dan model konvensional ceramah mahasiswa jurusan Pendidikan Matematika (PMM) IAIN-SU.
    • Untuk mengetahui efektifitas model pembelajaran Cooperative Learning yang dilakukan dalam meningkatkan prestasi belajar mahasiswa pada mata kuliah Kimia di jurusan Pendidikan Matematika (PMM) IAIN-SU
  • 9. METODOLOGI PENELITIAN
  • 10. Metode Penelitian
    • Penelitian ini bersifat eksperimen, dengan memberikan pengajaran menggunakan model pembelajaran Cooperative Learning dibandingkan dengan kelompok kontrol yang diberikan pengajaran konvensional ceramah
  • 11. Langkah-langkah Penelitian
    • Penyusunan materi kuliah model pembelajaran Cooperative Learning, penyusunan evaluasi belajar pretest dan postest,
    • Pemberian pengajaran model pembelajaran Cooperative Learning, penyusunan evaluasi belajar pretest dan postest,
    • Pelaksanaan evaluasi awal (pretest) dan evaluasi akhir (postest 1 setelah pengajaran dan postest 2 satu bulan setelah pengajaran), serta pengumpulan data dan analisis data.
  • 12. HASIL DAN PEMBAHASAN
  • 13. Hasil
    • a. K elas eksperimen :
    • - R ata-rata skor pretes siswa sebesar 7,55
    • - S etelah Pembelajaran Cooperative Learning
    • rata-rata skor postes-1 sebesar 60,58
    • rata-rata skor postes-2 sebesar 52,75.
    • b. K elas konvensional :
    • - R ata-rata skor pretes siswa sebesar 7,43
    • - S etelah Pembelajaran Konvensional
    • rata-rata skor postes-1 sebesar 56,13
    • rata-rata skor postes-2 sebesar 46,80.
  • 14. Uji Normalitas
    • Pada Uji Normalitas diperoleh bahwa nilai χ2hitung < χ2tabel untuk masing-masing data baik pada kelas eksperimen maupun kelas kontrol.
    • Hal ini berarti bahwa data pretes, postes-1 maupun data postes-2 kedua kelompok siswa memiliki sebaran yang berdistribusi normal.
  • 15. Uji Homogenitas
    • U ji homogenitas data menggunakan pendekatan Levene's Test (uji F) dengan bantuan program SPSS 16.0
    • Homogenitas data yang dianalisis adalah data postes berdasarkan kelas (pendekatan), kreativitas dan interaksi antara kelas dengan kreativitas.
    • Kriteria pengujian didasarkan jika nilai Fhitung < Ftabel maka varians kedua kelas baik kontekstual maupun kelas konvensional dinyatakan homogen (sama).
  • 16. Uji Hipotesis
    • Data yang digunakan untuk uji hipotesis adalah tes akhir (post tes) belajar siswa.
    • Hasil pengujian hipotesis diperoleh t hitung = 2,288 sedangkan dari daftar distribuís t dengan dk=78 dan taraf signifikasi 5% ( = 0,05) diperoleh harga t tabel = 1,99 sehingga t hitung > t tabel .
    • Sesuai dengan kriteria pengujian, jika t hitung > t tabel maka H o ditolak dan H a diterima.
  • 17. Pembahasan
    • Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil pembelajaran mata kuliah Kimia dengan model Cooperative Learning dan model konvensional ceramah mahasiswa jurusan Pendidikan Matematika (PMM) IAIN-SU .
  • 18. Pembahasan
    • Maha siswa termotivasi untuk menghubungkan pengetahuan yang diperoleh selama pembelajaran dengan penerapannya dalam kehidupan nyata
    • M ahasiswa tampak sangat antusias dalam belajar dan lebih banyak aktif dan terlibat baik secara individual maupun dalam kerja kelompok
    • Tugas-tugas yang diberikan kepada mahasiswa juga dapat diselesaikan dengan baik dan tepat waktu
  • 19. KESIMPULAN DAN SARAN
  • 20. Kesimpulan
    • Ada perbedaan yang signifikan antara hasil pembelajaran mata kuliah Kimia dengan model Cooperative Learning dan model konvensional ceramah mahasiswa jurusan Pendidikan Matematika (PMM) IAIN-SU .
    • Model pembelajaran Cooperative Learning yang dilakukan efektif dalam meningkatkan prestasi belajar mahasiswa pada mata kuliah Kimia di jurusan Pendidikan Matematika (PMM) IAIN-SU
  • 21. Saran
    • Sebagai upaya optimal, hendaknya dosen dapat merancang suatu pendekatan pembelajaran yang dapat melibatkan siswa secara aktif selama proses pembelajaran salah satunya dengan model Cooperative Learning
    • D iharapkan untuk selalu memberikan motivasi kepada mahasiswa agar konsentrasi dan lebih kreatif dalam belajar.