DAUN MAJEMUK
Tanaman berupa pohon yang tingginya lebih kurang 8 meter. Batang berkayu, bulat,
bercabang, berbintik hitam, warna putih kotor. Daun majemuk, panjang 20-60 cm, anak
daun bulat telur, tepi rata, ujung berlekuk, tulang menyirip ganjil, warna hijau. Bunga
majemuk, bentuk malai, letak di ketiak daun, panjang 10-30 cm, mahkota warna putih. Buah
polong, panjang 20-45cm, berisi 15-25 biji, warna cokelat kehitaman.
Daun tunggal adalah
daun yang memiliki satu helai
daun di setiap tangkainya.
Bagian dari batang yang
menjadi tempat duduknya
daun disebut nodus, dan
sudut atas antara daun dan
batang disebut ketiak daun.
Daun tunggal dapat kita temukan pada daun kuweni (Mangifera odorata), durian (Durio
zibethinus Murr), jambu dersono (Syzygium malaccense), jambu biji (Psidium guajava L.),
jambu mete (Anacardium occidentale L.), nangka (Artocarpus heterophyllus Lam), mangga
(Mangifera indica), kepel (Stelechocarpus burahol), dan jambu air (Eugenia aquea).
Daun majemuk adalah daun yang memiliki beberapa helai daun di setiap tangkainya,
yaitu jika pada tumbuhan tersebut, tangkainya terlihat bercabang cabang , dan baru pada
cabang tangkai ini terdapat helaian daunnya. Suatu daun majemuk dapat dipandang berasal
dari suatu daun tunggal, yang torehnya sedemikian dalamnya, sehingga bagian daun
diantara toreh-toreh itu terpisah satu sama lain, dan masing-masing merupakan suatu
helaian kecil yang tersendiri. Bagian-bagian daun majemuk dapat dibedakan sebagai berikut:
• Ibu tangkai daun (petiolus communis),
• Tangkai anak daun (petiololus),
• Anak daun (foliolum).
Daun
Daunnya merupakan daun majemuk.
Daun berwarna hijau tua dan pelapah
berwarna sedikit lebih muda.
Penampilannya sangat mirip dengan
tanaman salak, hanya saja dengan
duri yang tidak terlalu keras dan
tajam.
DAUN TUNGGAL
Tulang Daun :
* Menyirip
* Menjari
* Melengkung
* Sejajar
1. Daun tunggal (folium simplex): Daun yang pada tangkai daunnya hanya
terdapat satu helaian daun saja. Contohnya Daun Dewa
Daun Madu
Tumbuhan asli India
ini umumnya ditanam
sebagai tanaman pagar.
Semak, tinggi 1-3 m,
bercabang banyak. Batang
berkayu, bulat, berbuku-
buku, berambut, hijau
kecokelatan. Daun tunggal,
berhadapan, helaian elips
sampai lanset, ujung dan
pangkal runcing, tepi rata,
tulang daun menyirip, kedua permukaan berambut, panjang 4-8 cm, lebar 1-3 cm, warnanya hijau atau
hijau kekuningan. Bunga tunggal atau berpasangan, di ketiak daun dan ujung tangkai, mahkota
berambut kelenjar, bibir atas mahkota berbagi empat, bulat telur, warnanya ungu. Buah elips, panjang
1,5 cm, berbibir tiga sampai empat, kecokelatan. Biji kecil, pipih, warna cokelat.

zazas

  • 1.
    DAUN MAJEMUK Tanaman berupapohon yang tingginya lebih kurang 8 meter. Batang berkayu, bulat, bercabang, berbintik hitam, warna putih kotor. Daun majemuk, panjang 20-60 cm, anak daun bulat telur, tepi rata, ujung berlekuk, tulang menyirip ganjil, warna hijau. Bunga majemuk, bentuk malai, letak di ketiak daun, panjang 10-30 cm, mahkota warna putih. Buah polong, panjang 20-45cm, berisi 15-25 biji, warna cokelat kehitaman. Daun tunggal adalah daun yang memiliki satu helai daun di setiap tangkainya. Bagian dari batang yang menjadi tempat duduknya daun disebut nodus, dan sudut atas antara daun dan batang disebut ketiak daun. Daun tunggal dapat kita temukan pada daun kuweni (Mangifera odorata), durian (Durio zibethinus Murr), jambu dersono (Syzygium malaccense), jambu biji (Psidium guajava L.), jambu mete (Anacardium occidentale L.), nangka (Artocarpus heterophyllus Lam), mangga (Mangifera indica), kepel (Stelechocarpus burahol), dan jambu air (Eugenia aquea). Daun majemuk adalah daun yang memiliki beberapa helai daun di setiap tangkainya, yaitu jika pada tumbuhan tersebut, tangkainya terlihat bercabang cabang , dan baru pada cabang tangkai ini terdapat helaian daunnya. Suatu daun majemuk dapat dipandang berasal dari suatu daun tunggal, yang torehnya sedemikian dalamnya, sehingga bagian daun diantara toreh-toreh itu terpisah satu sama lain, dan masing-masing merupakan suatu helaian kecil yang tersendiri. Bagian-bagian daun majemuk dapat dibedakan sebagai berikut: • Ibu tangkai daun (petiolus communis), • Tangkai anak daun (petiololus), • Anak daun (foliolum). Daun Daunnya merupakan daun majemuk. Daun berwarna hijau tua dan pelapah berwarna sedikit lebih muda. Penampilannya sangat mirip dengan tanaman salak, hanya saja dengan duri yang tidak terlalu keras dan tajam.
  • 2.
  • 3.
    Tulang Daun : *Menyirip * Menjari * Melengkung
  • 4.
    * Sejajar 1. Dauntunggal (folium simplex): Daun yang pada tangkai daunnya hanya terdapat satu helaian daun saja. Contohnya Daun Dewa Daun Madu Tumbuhan asli India ini umumnya ditanam sebagai tanaman pagar. Semak, tinggi 1-3 m, bercabang banyak. Batang berkayu, bulat, berbuku- buku, berambut, hijau kecokelatan. Daun tunggal, berhadapan, helaian elips sampai lanset, ujung dan pangkal runcing, tepi rata, tulang daun menyirip, kedua permukaan berambut, panjang 4-8 cm, lebar 1-3 cm, warnanya hijau atau hijau kekuningan. Bunga tunggal atau berpasangan, di ketiak daun dan ujung tangkai, mahkota berambut kelenjar, bibir atas mahkota berbagi empat, bulat telur, warnanya ungu. Buah elips, panjang 1,5 cm, berbibir tiga sampai empat, kecokelatan. Biji kecil, pipih, warna cokelat.