Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 1997 mengatur penerimaan negara bukan pajak sebagai sumber pendapatan pemerintah yang tidak berasal dari pajak, dengan tujuan meningkatkan efisiensi perekonomian dan memberi kepastian hukum dalam pengelolaan penerimaan tersebut. Beberapa jenis penerimaan negara bukan pajak meliputi hasil pengelolaan sumber daya alam, pelayanan pemerintah, dan denda administratif. Undang-undang ini juga menetapkan tata cara pengelolaan, penetapan tarif, serta sanksi bagi instansi pemerintah dan wajib bayar yang tidak memenuhi kewajiban mereka.