ADONIA SIMATUPANG
1354211060
DEFINISI TRANSPIRASI
ď‚— Proses kehilangan air dalam
bentuk uap air dari jaringan
tumbuhan melalui stomata,
dan dapat juga melalui
bahagian tanaman lainnya
seperti kutikula, dan lentisel
ď‚— 80% air yang ditranspirasikan
berjalan melewati lubang
stomata, paling besar
peranannya dalam transpirasi
ď‚— Evaporasi adalah penguapan yang berasal selain dari
pada tumbuhan.
ď‚— Evapotranspirasi adalah jumlah total air yang hilang
dilapangan akibat evaporasi tanah dan transpirasi
tanaman secara bersama-sama.
Perbedaan Transpirasi dengan
evaporasi
Transpirasi Evaporasi
1. proses fisiologis atau fisika
yang termodifikasi
1. proses fisika murni
2. diatur bukaan stomata 2. tidak diatur bukaan stomata
3. diatur beberapa macam
tekanan
3. tidak diatur oleh tekanan
4. terjadi di jaringan hidup 4. tidak terbatas pada jaringan
hidup
5. permukaan sel basah 5. permukaan yang
menjalankannya menjadi
kering
Faktor yang mempengaruhi
transpirasi
Faktor genetik
Stomata: jumlah per satuan luas, letak
stomata (permukaan bawah atau atas
daun, timbul/tenggelam), waktu bukaan
stomata
Daun(kandungan klorofil daun),
posisinya menghadap matahari secara
langsung atau tidak
Faktor external (lingkungan)
Radiasi matahari
Temperatur
Kelembapan
Angin
Kecepatan uap air dalam tanah
ď‚— Laju transpirasi berbanding lurus dengan radiasi
matahLaju transpirasi berbanding terbalik dengan
kelembapan, karena semakin besar kandungan air di
atmosfer menyebabkan kandungan air di daun tidak
jauh berbeda akibatnya uap air yang ada di daun akan
mengahambat proses difusi dan transpirasi akan
terambat.
ď‚— ari, temperatur, dan angin
Peranan transpirasi
ď‚— Mempercepat laju pengangkutan air
dan unsur hara melalui pembuluh
angkut xylem
ď‚— Menurunkan suhu didaun (cooling
effect)
ď‚— Menjaga turgiditas sel agar tetap
optimal
ď‚— Pengaturan bukaan stomata
Stomata
ď‚— Lubang stomata yang
mengatur laju transpirasi
Dampak negatif transpirasi
ď‚— Transpirasi dapat membahayakan tanaman jika lengas
tanah terbatas, penyerapan air tidak mampu
mengimbangi laju transpirasi, potensial sel menurun,
tanaman layu, layu permanent, mati, hasil tanaman
menurun.
ď‚— Sering terjadi di daerah kering, perlu irigasi,
meningkatkan lengas tanah, pada kisaran layu tetap –
kapasitas lapangan
Cara membuktikan transpirasi
ď‚— Menggunakan alat
fotometer
ď‚— Menggunakan kertas
kobalt klorida
ď‚— Menggunakan
penimbangan pada
tanaman
ď‚— Pengumpulan uap air
Daftar pustaka
ď‚— Loveless, P.R.1991. Principles of Biology Plants in
Tropical Area.
ď‚— Dwidjoseputro. 1989. Pengantar Fisiologi Tumbuhan.
PT Gramedia, Jakarta
ď‚— Heddy, S.1990. Biologi Pertanian. Rajawali Press.
Jakarta
ď‚— Lakitan,B. 1993. Dasar-Dasar Fisiologi Tumbuhan.PT
Raja Grafindo Persada.Jakarta
Transpirasi

Transpirasi

  • 1.
  • 2.
    DEFINISI TRANSPIRASI ď‚— Proseskehilangan air dalam bentuk uap air dari jaringan tumbuhan melalui stomata, dan dapat juga melalui bahagian tanaman lainnya seperti kutikula, dan lentisel ď‚— 80% air yang ditranspirasikan berjalan melewati lubang stomata, paling besar peranannya dalam transpirasi
  • 3.
    ď‚— Evaporasi adalahpenguapan yang berasal selain dari pada tumbuhan. ď‚— Evapotranspirasi adalah jumlah total air yang hilang dilapangan akibat evaporasi tanah dan transpirasi tanaman secara bersama-sama.
  • 4.
    Perbedaan Transpirasi dengan evaporasi TranspirasiEvaporasi 1. proses fisiologis atau fisika yang termodifikasi 1. proses fisika murni 2. diatur bukaan stomata 2. tidak diatur bukaan stomata 3. diatur beberapa macam tekanan 3. tidak diatur oleh tekanan 4. terjadi di jaringan hidup 4. tidak terbatas pada jaringan hidup 5. permukaan sel basah 5. permukaan yang menjalankannya menjadi kering
  • 5.
    Faktor yang mempengaruhi transpirasi Faktorgenetik Stomata: jumlah per satuan luas, letak stomata (permukaan bawah atau atas daun, timbul/tenggelam), waktu bukaan stomata Daun(kandungan klorofil daun), posisinya menghadap matahari secara langsung atau tidak Faktor external (lingkungan) Radiasi matahari Temperatur Kelembapan Angin Kecepatan uap air dalam tanah
  • 6.
    ď‚— Laju transpirasiberbanding lurus dengan radiasi matahLaju transpirasi berbanding terbalik dengan kelembapan, karena semakin besar kandungan air di atmosfer menyebabkan kandungan air di daun tidak jauh berbeda akibatnya uap air yang ada di daun akan mengahambat proses difusi dan transpirasi akan terambat. ď‚— ari, temperatur, dan angin
  • 7.
    Peranan transpirasi ď‚— Mempercepatlaju pengangkutan air dan unsur hara melalui pembuluh angkut xylem ď‚— Menurunkan suhu didaun (cooling effect) ď‚— Menjaga turgiditas sel agar tetap optimal ď‚— Pengaturan bukaan stomata
  • 8.
    Stomata ď‚— Lubang stomatayang mengatur laju transpirasi
  • 10.
    Dampak negatif transpirasi Transpirasi dapat membahayakan tanaman jika lengas tanah terbatas, penyerapan air tidak mampu mengimbangi laju transpirasi, potensial sel menurun, tanaman layu, layu permanent, mati, hasil tanaman menurun.  Sering terjadi di daerah kering, perlu irigasi, meningkatkan lengas tanah, pada kisaran layu tetap – kapasitas lapangan
  • 11.
    Cara membuktikan transpirasi ď‚—Menggunakan alat fotometer ď‚— Menggunakan kertas kobalt klorida ď‚— Menggunakan penimbangan pada tanaman ď‚— Pengumpulan uap air
  • 12.
    Daftar pustaka ď‚— Loveless,P.R.1991. Principles of Biology Plants in Tropical Area. ď‚— Dwidjoseputro. 1989. Pengantar Fisiologi Tumbuhan. PT Gramedia, Jakarta ď‚— Heddy, S.1990. Biologi Pertanian. Rajawali Press. Jakarta ď‚— Lakitan,B. 1993. Dasar-Dasar Fisiologi Tumbuhan.PT Raja Grafindo Persada.Jakarta