PMKT UGM 
28 Okt 2014
 Tuhan datang mengunjungi umatNya. 
 Kehadiran Kristus di tengah dunia 
 Yesus pergi dari kota ke kota untuk memberitakan 
Injil Kerajaan Allah; mengajar, mengusir setan, 
memulihkan segala penyakit dan kelemahan, 
memanggil murid-murid-Nya 
 Pelayanan Yesus Kristus : sangat “mobile”, 
bergerak dari satu tempat ke tempat lain, 
bertemu dengan banyak orang dari latar belakang 
berbeda
 Ada orang kusta, orang lumpuh, orang banyak, 
perwira tinggi Roma, janda, wanita berdosa, 
orang Farisi dan Saduki, orang-orang yang 
kerasukan setan, 10 orang yg sakit kusta, mata-mata 
Yahudi, 
 Kunjungan ke rumah Marta, bertemu Maria, 
Lazarus, 
 Kunjungan ke rumah Zakeus 
 Kunjungan ke rumah Simon, orang Farisi
 Paulus menunjungi jemaat yang sudah 
dirintis dalam perjalanan misi 1 (Kis 15:36)
 Mengerti keadaan orang yang dikunjungi 
 Lebih mengenal orang lain secara lebih dekat 
(interpersonal) 
 Persahabatan-menjadi teman yang berbagi suka 
dan duka 
 Menumbuhkan, memperkuat rasa persaudaraan 
dan kesatuan sebagai keluarga di dalam Tuhan 
 Memberikan dorongan semangat bagi orang 
yang dikunjungi dalam segala keadaan yang 
dihadapinya (ex: ulang tahun, sakit, gagal ujian, 
dukacita, dll)
 Anggota persekutuan, AKTB 
 Teman-teman di luar persekutuan yang 
membutuhkan kunjungan 
 Konteks lainnya: kunjungan kepada 
masyarakat, orang-orang yang dipenjara, 
orang-orang sakit, panti asuhan, anak 
jalanan, dll
 Pengurus persekutuan 
 Anggota komisi persekutuan (komisi 
pemerhati, tim kunjungan, dll) 
 Anggota persekutuan 
 PKTB & AKTB 
 Sahabat, Teman
 Kunjungan biasa 
 Ulang tahun 
 Dukacita (keluarga dekat) 
 Musibah 
 Sakit 
 Alumni 
 Pernikahan 
 Kehamilan 
 Melahirkan 
 Rumah baru, dll 
 Wisuda 
 Problem tertentu : perceraian orang tua, konflik, Saat mengalami 
kemunduran rohani, jarang datang persekutuan, Saat menghadapi 
masalah besar (keluarga, masalah pribadi) 
 Tujuan tertentu :recruitment/lobby, CPKTB, persiapan ujian 
semester,
 Merencanakan : Janjian, mencari waktu yang 
tepat, tujuan utama kunjungan, apa yang 
dibawa, dll 
 Berdoa bersama tim sebelum kunjungan 
 Mempersiapkan diri menjadi pendengar
 Berkenalan (jika mahasiswa baru atau orang yang baru 
dikenal 
 Sharing tentang apa saja, topik sehari-hari 
 Sharing kondisi dan pergumulan yang bisa didoakan 
(keluarga, study, pelayanan, pergumulan pribadi) 
 Berbagi Firman Tuhan 
 Kesaksian hidup pribadi 
 Berbagi berita Injil 
 Berdoa bersama (khususnya mendoakan yang dikunjungi) 
 Memberikan sesuatu (bingkisan, kado, dll pada moment-moment 
tertentu) 
 Makan bersama 
 Bermalam di rumah/kosnya
 Menghargai privacy 
 Jam kunjungan-batas waktu-efisiensi-Minta ijin dan waktu 
 Apa yang dibawa? 
 Ex : memberikan sesuatu untuk penguatan/penghiburan 
 Kalau yang sedang sakit : bawa makanan, buah-buahan? 
 Yang ulang tahun : bawa kue ultah? kado 
 Memperhatikan tipe kepribadian : apakah dia bersedia dikunjungi? 
 Introvert/extrovert 
 Pria dan wanita 
 Cara berkomunikasi 
 Hindari berceramah atau berkhotbah 
 Flexible, jangan terlalu kaku—butuh humor yg sehat 
 Percakapan sehari-hari, 
 Topik yang sedang hangat 
 Lebih banyak mendengar
 Percaya (trust) : menerima, empati dengan 
keadaan orang lain 
 Kejujuran (honest) 
 Sikap yang Supportif (memberi dukungan) 
 Sikap yang terbuka (open minded)
 Relasi yang sama terus (stereotipe). Kunjungan 
yang terlalu mengikuti prosedur sehingga 
membosankan, mengulang hal yang sama. 
 Keyakinan yang terlalu kaku dan tidak mau 
berubah 
 Poor attitude (sikap yang tidak sopan) 
 Lack of Attention and interest (kurang perhatian 
dan minat) 
 Lack of facts (kurangnya data-data, fakta) 
sehingga pembicaraan kurang tepat, atau 
informasi yang salah
 Berdasarkan “transaksi dagang”: (Ganjaran/upah, 
Biaya/Upaya, Hasil/Laba—berdasarkan apa yang 
diraih “to get”, target mendapatkan sesuatu dari 
orang lain 
 Berdasarkan Prinsip Alkitab: “not to get but to give”: 
 tidak melihat perbedaan status latar belakang, ekonomi 
dan sosial 
 Tidak melihat untung rugi bagi diri 
 Kerelaan berkorban 
 Memajukan kehidupan teman/Sahabat 
 Siap membela kepentingan teman/sahabat, contoh : Daud 
dan Yonatan (I Sam 18:1-4, I Sam 20, 2 Sam 9:1-13)
 Kasih kepada orang yg dikunjungi 
 Kerendahan hati 
 Ketekunan 
 Sensitivitas—terhadap keadaan, perasaan orang 
lain 
 Flexibilitas 
 Penerimaan-Menghargai perbedaan 
 Keterbukaan 
 Menjadi pendengar (active listening) 
 Kesabaran (menerima perlakuan orang lain)

Training kunjungan/visitasi

  • 1.
    PMKT UGM 28Okt 2014
  • 2.
     Tuhan datangmengunjungi umatNya.  Kehadiran Kristus di tengah dunia  Yesus pergi dari kota ke kota untuk memberitakan Injil Kerajaan Allah; mengajar, mengusir setan, memulihkan segala penyakit dan kelemahan, memanggil murid-murid-Nya  Pelayanan Yesus Kristus : sangat “mobile”, bergerak dari satu tempat ke tempat lain, bertemu dengan banyak orang dari latar belakang berbeda
  • 3.
     Ada orangkusta, orang lumpuh, orang banyak, perwira tinggi Roma, janda, wanita berdosa, orang Farisi dan Saduki, orang-orang yang kerasukan setan, 10 orang yg sakit kusta, mata-mata Yahudi,  Kunjungan ke rumah Marta, bertemu Maria, Lazarus,  Kunjungan ke rumah Zakeus  Kunjungan ke rumah Simon, orang Farisi
  • 4.
     Paulus menunjungijemaat yang sudah dirintis dalam perjalanan misi 1 (Kis 15:36)
  • 5.
     Mengerti keadaanorang yang dikunjungi  Lebih mengenal orang lain secara lebih dekat (interpersonal)  Persahabatan-menjadi teman yang berbagi suka dan duka  Menumbuhkan, memperkuat rasa persaudaraan dan kesatuan sebagai keluarga di dalam Tuhan  Memberikan dorongan semangat bagi orang yang dikunjungi dalam segala keadaan yang dihadapinya (ex: ulang tahun, sakit, gagal ujian, dukacita, dll)
  • 6.
     Anggota persekutuan,AKTB  Teman-teman di luar persekutuan yang membutuhkan kunjungan  Konteks lainnya: kunjungan kepada masyarakat, orang-orang yang dipenjara, orang-orang sakit, panti asuhan, anak jalanan, dll
  • 7.
     Pengurus persekutuan  Anggota komisi persekutuan (komisi pemerhati, tim kunjungan, dll)  Anggota persekutuan  PKTB & AKTB  Sahabat, Teman
  • 8.
     Kunjungan biasa  Ulang tahun  Dukacita (keluarga dekat)  Musibah  Sakit  Alumni  Pernikahan  Kehamilan  Melahirkan  Rumah baru, dll  Wisuda  Problem tertentu : perceraian orang tua, konflik, Saat mengalami kemunduran rohani, jarang datang persekutuan, Saat menghadapi masalah besar (keluarga, masalah pribadi)  Tujuan tertentu :recruitment/lobby, CPKTB, persiapan ujian semester,
  • 9.
     Merencanakan :Janjian, mencari waktu yang tepat, tujuan utama kunjungan, apa yang dibawa, dll  Berdoa bersama tim sebelum kunjungan  Mempersiapkan diri menjadi pendengar
  • 10.
     Berkenalan (jikamahasiswa baru atau orang yang baru dikenal  Sharing tentang apa saja, topik sehari-hari  Sharing kondisi dan pergumulan yang bisa didoakan (keluarga, study, pelayanan, pergumulan pribadi)  Berbagi Firman Tuhan  Kesaksian hidup pribadi  Berbagi berita Injil  Berdoa bersama (khususnya mendoakan yang dikunjungi)  Memberikan sesuatu (bingkisan, kado, dll pada moment-moment tertentu)  Makan bersama  Bermalam di rumah/kosnya
  • 11.
     Menghargai privacy  Jam kunjungan-batas waktu-efisiensi-Minta ijin dan waktu  Apa yang dibawa?  Ex : memberikan sesuatu untuk penguatan/penghiburan  Kalau yang sedang sakit : bawa makanan, buah-buahan?  Yang ulang tahun : bawa kue ultah? kado  Memperhatikan tipe kepribadian : apakah dia bersedia dikunjungi?  Introvert/extrovert  Pria dan wanita  Cara berkomunikasi  Hindari berceramah atau berkhotbah  Flexible, jangan terlalu kaku—butuh humor yg sehat  Percakapan sehari-hari,  Topik yang sedang hangat  Lebih banyak mendengar
  • 12.
     Percaya (trust): menerima, empati dengan keadaan orang lain  Kejujuran (honest)  Sikap yang Supportif (memberi dukungan)  Sikap yang terbuka (open minded)
  • 13.
     Relasi yangsama terus (stereotipe). Kunjungan yang terlalu mengikuti prosedur sehingga membosankan, mengulang hal yang sama.  Keyakinan yang terlalu kaku dan tidak mau berubah  Poor attitude (sikap yang tidak sopan)  Lack of Attention and interest (kurang perhatian dan minat)  Lack of facts (kurangnya data-data, fakta) sehingga pembicaraan kurang tepat, atau informasi yang salah
  • 14.
     Berdasarkan “transaksidagang”: (Ganjaran/upah, Biaya/Upaya, Hasil/Laba—berdasarkan apa yang diraih “to get”, target mendapatkan sesuatu dari orang lain  Berdasarkan Prinsip Alkitab: “not to get but to give”:  tidak melihat perbedaan status latar belakang, ekonomi dan sosial  Tidak melihat untung rugi bagi diri  Kerelaan berkorban  Memajukan kehidupan teman/Sahabat  Siap membela kepentingan teman/sahabat, contoh : Daud dan Yonatan (I Sam 18:1-4, I Sam 20, 2 Sam 9:1-13)
  • 15.
     Kasih kepadaorang yg dikunjungi  Kerendahan hati  Ketekunan  Sensitivitas—terhadap keadaan, perasaan orang lain  Flexibilitas  Penerimaan-Menghargai perbedaan  Keterbukaan  Menjadi pendengar (active listening)  Kesabaran (menerima perlakuan orang lain)