By: Bunta IX D
 Topologi Star ( Bintang )
 Topologi Bus ( Linear )
 Topologi Ring
 Topologi Mesh
 Topologi Star (Bintang) merupakan bentuk topologi
  jaringan berupa percabangan (konvergensi) dari node
  atau titik tengah ke setiap node atau pengguna.
 Setelah hubungan jaringan dimulai oleh server maka
  setiap client server sewaktu-waktu dapat
  menggunakan jaringan tersebut tanpa harus
  menunggu perintah dari server.
 Topologi Bus menggunakan sebuah kabel tunggal
  atau kabel pusat dimana seluruh workstation dan
  server dihubungkan. Topologi ini seringkali dijumpai
  pada sistem client atau server, dimana salah satu
  mesin pada jaringan tersebut difungsikan sebagai file
  server.
 Hal ini berarti bahwa mesin tersebut dikhususkan
  hanya untuk pendistribusian data dan biasanya tidak
  digunakan untuk pemrosesan informasi.
 Topologi ini merupakan topologi pengembangan dari
  jaringan bus, dimana semua workstation dan server
  dihubungkan sehingga terbentuk satu pola lingkaran
  atau cincin. Berbeda dengan topologi bus, jaringan
  cincin tidak mengenal komputer pertama atau awal
  dan komputer terakhir
 Pada topologi cincin, komunikasi data dapat
  terganggu jika satu titik mengalami gangguan.
  Jaringan FDDI (Fiber Distributed Data Interface)
  mengantisipasi kelemahan ini dengan mengirim data
  secara jarum jam dan berlawanan dengan arah jarum
  jam secara bersamaan
 Pada topologi mesh semua node saling terhubung.
  Topologi ini hampir tidak pernah dipakai karena sulit
  ditangani juga boros akan kabel. Topologi mesh
  memiliki hubungan yang berlebihan antara peralatan-
  peralatan yang ada sehingga sangat sulit untuk
  dikendalikan.
 Keuntungan Topologi Mesh adalah memiliki tingkat
  kesalahan sedikit, relatif lebih mudah untuk dilakukan
  troubleshoot (gangguan)

Topologi

  • 1.
  • 2.
     Topologi Star( Bintang )  Topologi Bus ( Linear )  Topologi Ring  Topologi Mesh
  • 3.
     Topologi Star(Bintang) merupakan bentuk topologi jaringan berupa percabangan (konvergensi) dari node atau titik tengah ke setiap node atau pengguna.  Setelah hubungan jaringan dimulai oleh server maka setiap client server sewaktu-waktu dapat menggunakan jaringan tersebut tanpa harus menunggu perintah dari server.
  • 4.
     Topologi Busmenggunakan sebuah kabel tunggal atau kabel pusat dimana seluruh workstation dan server dihubungkan. Topologi ini seringkali dijumpai pada sistem client atau server, dimana salah satu mesin pada jaringan tersebut difungsikan sebagai file server.  Hal ini berarti bahwa mesin tersebut dikhususkan hanya untuk pendistribusian data dan biasanya tidak digunakan untuk pemrosesan informasi.
  • 5.
     Topologi inimerupakan topologi pengembangan dari jaringan bus, dimana semua workstation dan server dihubungkan sehingga terbentuk satu pola lingkaran atau cincin. Berbeda dengan topologi bus, jaringan cincin tidak mengenal komputer pertama atau awal dan komputer terakhir  Pada topologi cincin, komunikasi data dapat terganggu jika satu titik mengalami gangguan. Jaringan FDDI (Fiber Distributed Data Interface) mengantisipasi kelemahan ini dengan mengirim data secara jarum jam dan berlawanan dengan arah jarum jam secara bersamaan
  • 6.
     Pada topologimesh semua node saling terhubung. Topologi ini hampir tidak pernah dipakai karena sulit ditangani juga boros akan kabel. Topologi mesh memiliki hubungan yang berlebihan antara peralatan- peralatan yang ada sehingga sangat sulit untuk dikendalikan.  Keuntungan Topologi Mesh adalah memiliki tingkat kesalahan sedikit, relatif lebih mudah untuk dilakukan troubleshoot (gangguan)