Disusun oleh :
Cynthia dwi jayanti
12 ipa 3 / 05
Gambar Tari Gambyong
Tari Gambyong ~
 Gambyong adalah tarian tradisional khas Jawa Tengah yang sudah

ada sejak dahulu. Konon, Gambyong adalah nama seorang penari
cantik jelita yang hidup pada zaman Kesunanan Surakarta sekitar
tahun 1800-an. Paras cantiknya membuat sang penari dikenal hingga
ke lingkungan kesunanan. Dan atas permintaan Sinuhun Paku
Buwono VI, yang saat ini memerintah, Gambyong mengadakan
pementasan di lingkungan Kesunanan Surakarta.
 Pada awalnya, tarian ini hanya ditarikan di lingkungan kesunanan
saja, sebagai hiburan bagi Sinuhun Paku Buwono VI, dan juga
sebagai tarian untuk menyambut tamu kehormatan. Tapi seiring
perkembangan zaman, Tari Gambyong pun bisa dipertunjukkan
sebagai hiburan untuk masyarakat umum. Misalnya sebagai hiburan
di acara pernikahan adat, atau untuk mempromosikan budaya Jawa
Tengah.
Macam-macam tari gambyong
 Secara umum, Tari Gambyong terdiri atas tiga bagian,

yaitu: awal, isi, dan akhir atau dalam istilah tari Jawa gaya
Surakarta disebut dengan istilah maju beksan, beksan,
dan mundur beksan. Saat menari, para penari
memperlihatkan ekspresi wajah yang terlihat berwibawa
dan anggun,dengan dibalut riasan wajah yang cantik
 Salah satu sanggar yang masih mementaskan tari
Gambyong Sala Minulya adalah sanggar Soeryo Soemirat
pimpinan GPH Herwasto Kusumo, yang merupakan salah
satu kerabat kesultanan Solo
Keunikan tari gambyong
 Dari keunikan busana yang digunakan sampai makeup dan saggulannya

yang sangat kental dengan adat jawa dan keraton, tari gambyong banyak
diminati dizaman perkembangan ini.
 Pada zaman ini, Sejarah Tari Gambyong Jawa Tengah memiliki perubahan
nilai estetis dan dipadati oleh koreografi yang menarik. Nilai khas tari
gambyong terletak pada ornamen-ornamen gerak tari dan keharmonisan
pada gerak dan pola irama kendang. Penghayatan total dan disertai dengan
wilet yang bagus akan sangat menambah nilai sensualnya. Hal ini
merupakan daya tarik bagi penonton untuk menikmati pertunjukan tari
gambyong ini. Ke depannya, tari gambyong semakin meningkat dari segi
kualitas (peningkatan nilai estetisnya) dan segi kuantitas (peningkatan
jumlah koreografi, penyajian, dan jumlah penari). Sebagai generasi penerus,
kita berkewajiban untuk nguri-uri atau melestarikan dan mengembangkan
budaya milik kita sendiri.

Tari gambyong power point

  • 1.
    Disusun oleh : Cynthiadwi jayanti 12 ipa 3 / 05
  • 2.
  • 3.
    Tari Gambyong ~ Gambyong adalah tarian tradisional khas Jawa Tengah yang sudah ada sejak dahulu. Konon, Gambyong adalah nama seorang penari cantik jelita yang hidup pada zaman Kesunanan Surakarta sekitar tahun 1800-an. Paras cantiknya membuat sang penari dikenal hingga ke lingkungan kesunanan. Dan atas permintaan Sinuhun Paku Buwono VI, yang saat ini memerintah, Gambyong mengadakan pementasan di lingkungan Kesunanan Surakarta.  Pada awalnya, tarian ini hanya ditarikan di lingkungan kesunanan saja, sebagai hiburan bagi Sinuhun Paku Buwono VI, dan juga sebagai tarian untuk menyambut tamu kehormatan. Tapi seiring perkembangan zaman, Tari Gambyong pun bisa dipertunjukkan sebagai hiburan untuk masyarakat umum. Misalnya sebagai hiburan di acara pernikahan adat, atau untuk mempromosikan budaya Jawa Tengah.
  • 4.
    Macam-macam tari gambyong Secara umum, Tari Gambyong terdiri atas tiga bagian, yaitu: awal, isi, dan akhir atau dalam istilah tari Jawa gaya Surakarta disebut dengan istilah maju beksan, beksan, dan mundur beksan. Saat menari, para penari memperlihatkan ekspresi wajah yang terlihat berwibawa dan anggun,dengan dibalut riasan wajah yang cantik  Salah satu sanggar yang masih mementaskan tari Gambyong Sala Minulya adalah sanggar Soeryo Soemirat pimpinan GPH Herwasto Kusumo, yang merupakan salah satu kerabat kesultanan Solo
  • 5.
    Keunikan tari gambyong Dari keunikan busana yang digunakan sampai makeup dan saggulannya yang sangat kental dengan adat jawa dan keraton, tari gambyong banyak diminati dizaman perkembangan ini.  Pada zaman ini, Sejarah Tari Gambyong Jawa Tengah memiliki perubahan nilai estetis dan dipadati oleh koreografi yang menarik. Nilai khas tari gambyong terletak pada ornamen-ornamen gerak tari dan keharmonisan pada gerak dan pola irama kendang. Penghayatan total dan disertai dengan wilet yang bagus akan sangat menambah nilai sensualnya. Hal ini merupakan daya tarik bagi penonton untuk menikmati pertunjukan tari gambyong ini. Ke depannya, tari gambyong semakin meningkat dari segi kualitas (peningkatan nilai estetisnya) dan segi kuantitas (peningkatan jumlah koreografi, penyajian, dan jumlah penari). Sebagai generasi penerus, kita berkewajiban untuk nguri-uri atau melestarikan dan mengembangkan budaya milik kita sendiri.