Talak dan Perceraian
Oleh : Kelompok 5
Ade Shoffa Furqan
Alsyiva Nabila
Alvia Rahma
Anna Shafira
Manisa
Mauliza Risma
Perceraian
 Alasan - alasan untuk bercerai sesuai dengan pasal 19 Undang-undang No 1 Tahun 1974, yang menyebutkan :
• perceraian hanya dapat dilakukan di depan sidang pengadilan setelah pengadilan yang
bersangkutan berusaha dan tidak berhasil mendamaikan kedua belah pihak.
• untuk melakukan perceraian harus ada cukup alasan, bahwa antara suami istri itu tidak akan dapat
rukun sebagai suami istri.
 Perceraian dapat terjadi dengan cara:
• Talak
• Khulu’
• Fasakh
• Li’an
• Ila’
Talak
 Talak (Thalaqa) menurut bahasa berarti melepaskan , sedang yang dimaksudkan disini adalah
melepaskan ikatan perkawinan.
 Talak menurut istilah syariat Islam ialah melepaskan atau membatalkan ikatan pernikahan dengan
lafadz tertentu yang mengandung arti menceraikan.
 Talak menurut Pasal 117 KHI adalah ikrar suami dihadapan sidang pengadilan agama
yang menjadi salah satu sebab putusnya perkawinan.
Jenis Talak
LAFADZ TALAK
• Talak Sharih
• Talak Kinayah
KEADAAN ISTRI
• Talak Sunni
• Talak Bid’i
BILANGAN TALAK/KEMUNGKINAN
UNTUK RUJUK
• Talak Raj’i
• Talak Ba’in
TALAK DENGAN
ISYARAT
TALAK DENGAN
TULISAN
Khulu’
Talak khulu‘ atau talak tebus ialah perceraian atas persetujuan suami istri dengan jatuhnya talak
kepada istri dengan tebusan harta atau uang dari pihak istri yang menginginkan cerai dengan cara
khulu‘
Syarat sahnya khulu‘ ialah sebagai berikut : Perceraian dengan khulu‘ itu harus dilaksanakan dengan
kerelaan dan persetujuan suami istri Besar kecilnya jumlah uang tebusan harus ditentukan dengan
persetujuan bersama antara suami istri.
Rukun khulu : (1). Adanya mukhali, (2) adanya mukhtaliah, (3). Adanya Iwadh (harta), (4).
adanya Sighah (ucapan).
Fasakh
 fasakh ialah merusakkan atau membatalkan. Ini berarti bahwa perkawinan itu diputuskan/
dirusakkan atau permintaan salah satu pihak oleh hakim Pengadilan Agama.
 Istri dapat menuntut fasakh apabila dipenuhi salah satu syarat seperti :
 Suami sakit gila
 Suami mempunyai penyakit menular yang tidak mungkin sembuh
 Suami tidak mau atau kehilangan kemampuan untuk melakukan hubungan
 Suami tidak mampu menafkahi
 Istri merasa tertipu baik dalam nasab, kekayaan atau kedudukan suami
 Suami pergi tanpa diketahui tempat tinggalnya dan tanpa berita, sehingga tidak diketahui hidup atau
mati dan waktunya sudah cukup lama.
Li’an
Li’an adalah sumpah seorang suami untuk meneguhkan tuduhannya bahwa istrinya telah berzina
dengan laki-laki lain. Sumpah itu dilakukan karena istrinya telah menyanggah tuduhan suaminya itu,
sedang suami tidak punya bukti atas tuduhannya. Maka pada sidang pengadilan agama, hakim
dapat menyuruh suami untuk bersumpah secara li’an.
Ila’
Ila’ adalah sumpah suami bahwa ia tidak akan mencapuri istrinya dalam masa tertentu. Batas waktu
Ila’ paling lama empat bulan. Dengan demikian, apabila masa empat bulan itu sudah lewat, suami
harus memilih rujuk atau talak. Apabila yang dipilih rujuk, suami harus membayar kafarat sumpah.
Namun, jika yang dipilih talak, akan jatuh talak sugra.
Sekian & Terima kasih

Talak dan perceraian

  • 1.
    Talak dan Perceraian Oleh: Kelompok 5 Ade Shoffa Furqan Alsyiva Nabila Alvia Rahma Anna Shafira Manisa Mauliza Risma
  • 2.
    Perceraian  Alasan -alasan untuk bercerai sesuai dengan pasal 19 Undang-undang No 1 Tahun 1974, yang menyebutkan : • perceraian hanya dapat dilakukan di depan sidang pengadilan setelah pengadilan yang bersangkutan berusaha dan tidak berhasil mendamaikan kedua belah pihak. • untuk melakukan perceraian harus ada cukup alasan, bahwa antara suami istri itu tidak akan dapat rukun sebagai suami istri.  Perceraian dapat terjadi dengan cara: • Talak • Khulu’ • Fasakh • Li’an • Ila’
  • 3.
    Talak  Talak (Thalaqa)menurut bahasa berarti melepaskan , sedang yang dimaksudkan disini adalah melepaskan ikatan perkawinan.  Talak menurut istilah syariat Islam ialah melepaskan atau membatalkan ikatan pernikahan dengan lafadz tertentu yang mengandung arti menceraikan.  Talak menurut Pasal 117 KHI adalah ikrar suami dihadapan sidang pengadilan agama yang menjadi salah satu sebab putusnya perkawinan.
  • 4.
    Jenis Talak LAFADZ TALAK •Talak Sharih • Talak Kinayah KEADAAN ISTRI • Talak Sunni • Talak Bid’i BILANGAN TALAK/KEMUNGKINAN UNTUK RUJUK • Talak Raj’i • Talak Ba’in TALAK DENGAN ISYARAT TALAK DENGAN TULISAN
  • 5.
    Khulu’ Talak khulu‘ atautalak tebus ialah perceraian atas persetujuan suami istri dengan jatuhnya talak kepada istri dengan tebusan harta atau uang dari pihak istri yang menginginkan cerai dengan cara khulu‘ Syarat sahnya khulu‘ ialah sebagai berikut : Perceraian dengan khulu‘ itu harus dilaksanakan dengan kerelaan dan persetujuan suami istri Besar kecilnya jumlah uang tebusan harus ditentukan dengan persetujuan bersama antara suami istri. Rukun khulu : (1). Adanya mukhali, (2) adanya mukhtaliah, (3). Adanya Iwadh (harta), (4). adanya Sighah (ucapan).
  • 6.
    Fasakh  fasakh ialahmerusakkan atau membatalkan. Ini berarti bahwa perkawinan itu diputuskan/ dirusakkan atau permintaan salah satu pihak oleh hakim Pengadilan Agama.  Istri dapat menuntut fasakh apabila dipenuhi salah satu syarat seperti :  Suami sakit gila  Suami mempunyai penyakit menular yang tidak mungkin sembuh  Suami tidak mau atau kehilangan kemampuan untuk melakukan hubungan  Suami tidak mampu menafkahi  Istri merasa tertipu baik dalam nasab, kekayaan atau kedudukan suami  Suami pergi tanpa diketahui tempat tinggalnya dan tanpa berita, sehingga tidak diketahui hidup atau mati dan waktunya sudah cukup lama.
  • 7.
    Li’an Li’an adalah sumpahseorang suami untuk meneguhkan tuduhannya bahwa istrinya telah berzina dengan laki-laki lain. Sumpah itu dilakukan karena istrinya telah menyanggah tuduhan suaminya itu, sedang suami tidak punya bukti atas tuduhannya. Maka pada sidang pengadilan agama, hakim dapat menyuruh suami untuk bersumpah secara li’an.
  • 8.
    Ila’ Ila’ adalah sumpahsuami bahwa ia tidak akan mencapuri istrinya dalam masa tertentu. Batas waktu Ila’ paling lama empat bulan. Dengan demikian, apabila masa empat bulan itu sudah lewat, suami harus memilih rujuk atau talak. Apabila yang dipilih rujuk, suami harus membayar kafarat sumpah. Namun, jika yang dipilih talak, akan jatuh talak sugra.
  • 9.