Kabupaten
Rembang
PENGELOLAAN BAHAN
BERBAHAYA DAN BERACUN
SOP
No. Kode : C/VIII/SOP/5/2016/010
Terbitan : Pertama
No. Revisi : 0
Tgl Mulai
Berlaku
: 2 Mei 2016
Halaman : 1- 2
UPT Puskesmas Pamotan
dr. Wulansari Endah D
NIP.197207232002122003
A. Pengertian Pengelolaan Bahan berbahaya dan beracun (B3) adalah suatu kegiatan
mengelola termasuk menyimpan, menggunakan dan atau membuang
bahan yang karena sifat atau konsistensinya dan atau jumlahnya, baik
secara langsung maupun tidak langsung dapat mencemarkan dan atau
merusak linkungan hidup, kesehatan, kelangsungan hidup manusia
serta makhluk hidup lainnya
B. Tujuan Sebagai acuan penerapan langkah-langkah untuk mengelola bahan
berbahaya dan beracun (B3) berupa proses penyimpanan,
penggunaan, penanganan, dan pembuangan limbah B3 untuk
mencegah dan mengendalikan dampak lingkungan yang akan muncul
sebagai konsekuensi atas penggunaan bahan tersebut.
C. Kebijakan Keputusan Kepala UPT Puskesmas Pamotan. Nomor
445.4/C/VIII/SK/4/2016/002. Tentang Kebijakan Penunjang
Pelayanan Klinis
D. Referensi 1. Permenkes RI No. 37 Th 2012 tentang penyelenggaraan
laboratorium pusat kesehatan masyarakat.
2. Peraturan Pemerintah RI Nomor 101 Tahun 2014 tentang
Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya Dan Beracun.
E. Prosedur 1. Petugas menyimpan bahan berbahaya dan beracun (B3) pada
tempat khusus yang aman.
2. Petugas melakukan pemisahan dan pengelompokan penempatan
B3 untuk menghindari reaktivitas.
3. Petugas memberi symbol/ label B3 pada tempat penyimpanan.
4. Petugas membuat kartu stok penggunaan bahan berbahaya dan
beracun.
5. Petugas menggunakan alat pelindung diri seperti masker, sarung
tangan dll, pada saat menggunakan B3.
6. Petugas pengguna B3 membersihkan, mengamankan alat – alat
kerja, lingkungan kerja dan wadah sisa B3 jika telah selesai.
7. Petugas membuang limbah B3 di tempat yang sudah ditentukan.
8. Petugas melepas alat pelindung diri setelah melakukan
pengelolaan dan mencuci tangan.
F. Unit terkait 1. Rawat Inap
2. Laboratorium
3. UGD
4. PONED
Kabupaten
Rembang
PENGELOLAAN BAHAN
BERBAHAYA DAN BERACUN
SOP
No. Kode : C/VIII/SOP/5/2016/010
Terbitan : Pertama
No. Revisi : 0
Tgl Mulai
Berlaku
: 2 Mei 2016
Halaman : 2- 2
UPT Puskesmas Pamotan
dr. Wulansari Endah D
NIP.197207232002122003
5. Poli KIA KB
6. Poli Gigi
G. Rekaman Historis Perubahan
No Halaman Yang dirubah Isi Perubahan Tgl.Mulai
Diberlakukan
Kabupaten
Rembang
PENGELOLAAN BAHAN
BERBAHAYA DAN BERACUN
SOP
No. Kode : C/VIII/SOP/5/2016/010
Terbitan : Pertama
No. Revisi : 0
Tgl Mulai
Berlaku
: 2 Mei 2016
Halaman : 3- 2
UPT Puskesmas Pamotan
dr. Wulansari Endah D
NIP.197207232002122003

Sop pengelolaan limbah B3

  • 1.
    Kabupaten Rembang PENGELOLAAN BAHAN BERBAHAYA DANBERACUN SOP No. Kode : C/VIII/SOP/5/2016/010 Terbitan : Pertama No. Revisi : 0 Tgl Mulai Berlaku : 2 Mei 2016 Halaman : 1- 2 UPT Puskesmas Pamotan dr. Wulansari Endah D NIP.197207232002122003 A. Pengertian Pengelolaan Bahan berbahaya dan beracun (B3) adalah suatu kegiatan mengelola termasuk menyimpan, menggunakan dan atau membuang bahan yang karena sifat atau konsistensinya dan atau jumlahnya, baik secara langsung maupun tidak langsung dapat mencemarkan dan atau merusak linkungan hidup, kesehatan, kelangsungan hidup manusia serta makhluk hidup lainnya B. Tujuan Sebagai acuan penerapan langkah-langkah untuk mengelola bahan berbahaya dan beracun (B3) berupa proses penyimpanan, penggunaan, penanganan, dan pembuangan limbah B3 untuk mencegah dan mengendalikan dampak lingkungan yang akan muncul sebagai konsekuensi atas penggunaan bahan tersebut. C. Kebijakan Keputusan Kepala UPT Puskesmas Pamotan. Nomor 445.4/C/VIII/SK/4/2016/002. Tentang Kebijakan Penunjang Pelayanan Klinis D. Referensi 1. Permenkes RI No. 37 Th 2012 tentang penyelenggaraan laboratorium pusat kesehatan masyarakat. 2. Peraturan Pemerintah RI Nomor 101 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya Dan Beracun. E. Prosedur 1. Petugas menyimpan bahan berbahaya dan beracun (B3) pada tempat khusus yang aman. 2. Petugas melakukan pemisahan dan pengelompokan penempatan B3 untuk menghindari reaktivitas. 3. Petugas memberi symbol/ label B3 pada tempat penyimpanan. 4. Petugas membuat kartu stok penggunaan bahan berbahaya dan beracun. 5. Petugas menggunakan alat pelindung diri seperti masker, sarung tangan dll, pada saat menggunakan B3. 6. Petugas pengguna B3 membersihkan, mengamankan alat – alat kerja, lingkungan kerja dan wadah sisa B3 jika telah selesai. 7. Petugas membuang limbah B3 di tempat yang sudah ditentukan. 8. Petugas melepas alat pelindung diri setelah melakukan pengelolaan dan mencuci tangan. F. Unit terkait 1. Rawat Inap 2. Laboratorium 3. UGD 4. PONED
  • 2.
    Kabupaten Rembang PENGELOLAAN BAHAN BERBAHAYA DANBERACUN SOP No. Kode : C/VIII/SOP/5/2016/010 Terbitan : Pertama No. Revisi : 0 Tgl Mulai Berlaku : 2 Mei 2016 Halaman : 2- 2 UPT Puskesmas Pamotan dr. Wulansari Endah D NIP.197207232002122003 5. Poli KIA KB 6. Poli Gigi G. Rekaman Historis Perubahan No Halaman Yang dirubah Isi Perubahan Tgl.Mulai Diberlakukan
  • 3.
    Kabupaten Rembang PENGELOLAAN BAHAN BERBAHAYA DANBERACUN SOP No. Kode : C/VIII/SOP/5/2016/010 Terbitan : Pertama No. Revisi : 0 Tgl Mulai Berlaku : 2 Mei 2016 Halaman : 3- 2 UPT Puskesmas Pamotan dr. Wulansari Endah D NIP.197207232002122003