Semiotika Strukturalis
Ferdinand de Saussure (1857-1913)
Signifier (penanda – yang menandai) adalah
tulisan atau suara yang sedang dimaknai.
(FORM)
Signified (petanda – yang ditandakan) ialah
konsep makna tertentu yang diacu oleh
penanda. (CONTENT)
Referent (referensi) yaitu sesuatu yang diacu
oleh penanda saat mengekspresikan apa yang
ditandakannya.
Sesuatu menjadi TANDA adalah karena
adanya relasi antara PENANDA dan
PETANDA yang sifatnya arbiter.
MERAH adalah penanda dalam bahasa
Indonesia, RED dalam bahasa Inggris.
MERAH ditandakan sebagai konsep warna
yang bukan Hijau, bukan Kuning dstnya.
MERAH diekspresikan melalui darah,
bendera, atau lampu lalu-lintas.
Syntagmatic: penelaahan atas susunan (seri)
tanda-tanda.
Saya suka makan ayam goreng
Goreng ayam saya suka makan
Makan ayam goreng saya suka
Ayam suka makan saya goreng
Suka goreng ayam makan saya
Dalam visual desain berkaitan dengan
aransemen dan organisasi elemen-elemen
desain.
Paradigmatic: penelaahan tanda dengan
perbandingannya dengan tanda-tanda lain.
Saya suka makan ayam goreng
Saya suka makan ikan goreng
Saya suka makan ikan bakar
Dia suka makan ikan bakar
Dia suka minum ikan bakar
Dalam visual desain misalnya berkaitan
dengan pemilihan obyek visual, media
maupun tekniknya.
Semiotika Pragmatis
Charles Sanders Peirce (1839-1914)
Sign ~ atau REPRESENTAMENT ialah sebuah
‘kendaraan’ bagi sesuatu agar menjadi sebuah
TANDA atau disebut juga ‘Sign Vehicle’.
Representament mirip dengan Signifier
(Penanda-nya Saussure)
Form (bentuk) yang diambil oleh Tanda yang
tidak harus material.
Object (obyek) ialah sesuatu yang melampaui
– diluar (beyond) Tanda
(sign/representament) yang menjadi acuannya
atau REFERENT.
Interpretant ialah yang dimengerti atau hasil
penafsiran dari menafsirkan (interpretasi)
Tanda.
Interpretant adalah sesuatu yang “dirasakan”
ketika ‘mendengar, melihat, mencium,
menyentuh’ suatu keberadaan dari sebuah
Tanda sesudah kita mengerti Obyek yang jadi
referensi acuannya.
Model Saussure: The sign is the whole that
result from the association of the signifier
(yang menandai) with the signified (yang
ditandakan), or
A sign is a recognizable combination of a
signifier (penanda) with a particular signified
(petanda).
Model Peircean: The sign is a unity of what is
represented (the object), how it is represented
(the representament) and how it is interpreted
(the interpretant).
Terimakasih

Semiotika dasar

  • 1.
    Semiotika Strukturalis Ferdinand deSaussure (1857-1913) Signifier (penanda – yang menandai) adalah tulisan atau suara yang sedang dimaknai. (FORM) Signified (petanda – yang ditandakan) ialah konsep makna tertentu yang diacu oleh penanda. (CONTENT) Referent (referensi) yaitu sesuatu yang diacu oleh penanda saat mengekspresikan apa yang ditandakannya.
  • 2.
    Sesuatu menjadi TANDAadalah karena adanya relasi antara PENANDA dan PETANDA yang sifatnya arbiter. MERAH adalah penanda dalam bahasa Indonesia, RED dalam bahasa Inggris. MERAH ditandakan sebagai konsep warna yang bukan Hijau, bukan Kuning dstnya. MERAH diekspresikan melalui darah, bendera, atau lampu lalu-lintas.
  • 3.
    Syntagmatic: penelaahan atassusunan (seri) tanda-tanda. Saya suka makan ayam goreng Goreng ayam saya suka makan Makan ayam goreng saya suka Ayam suka makan saya goreng Suka goreng ayam makan saya Dalam visual desain berkaitan dengan aransemen dan organisasi elemen-elemen desain.
  • 4.
    Paradigmatic: penelaahan tandadengan perbandingannya dengan tanda-tanda lain. Saya suka makan ayam goreng Saya suka makan ikan goreng Saya suka makan ikan bakar Dia suka makan ikan bakar Dia suka minum ikan bakar Dalam visual desain misalnya berkaitan dengan pemilihan obyek visual, media maupun tekniknya.
  • 5.
    Semiotika Pragmatis Charles SandersPeirce (1839-1914) Sign ~ atau REPRESENTAMENT ialah sebuah ‘kendaraan’ bagi sesuatu agar menjadi sebuah TANDA atau disebut juga ‘Sign Vehicle’. Representament mirip dengan Signifier (Penanda-nya Saussure) Form (bentuk) yang diambil oleh Tanda yang tidak harus material.
  • 6.
    Object (obyek) ialahsesuatu yang melampaui – diluar (beyond) Tanda (sign/representament) yang menjadi acuannya atau REFERENT. Interpretant ialah yang dimengerti atau hasil penafsiran dari menafsirkan (interpretasi) Tanda. Interpretant adalah sesuatu yang “dirasakan” ketika ‘mendengar, melihat, mencium, menyentuh’ suatu keberadaan dari sebuah Tanda sesudah kita mengerti Obyek yang jadi referensi acuannya.
  • 7.
    Model Saussure: Thesign is the whole that result from the association of the signifier (yang menandai) with the signified (yang ditandakan), or A sign is a recognizable combination of a signifier (penanda) with a particular signified (petanda). Model Peircean: The sign is a unity of what is represented (the object), how it is represented (the representament) and how it is interpreted (the interpretant).
  • 8.