PENELITIAN TINDAKAN KELAS
SMA NEGERI 11 KABUPATEN TEBO
TAHUN 2016
MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MATEMATIKA
SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL
PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED
HEADS TOGETHER (NHT) PADA KELAS XII IPA 2
SMA NEGERI 11 KABUPATEN TEBO
TAHUN PELAJARAN 2015/2016
OLEH :
EKA LISMAYA SARI, M.Pd
PTK
BAB II
BAB I
BAB
III
Perumusan Masalah
Tujuan Penelitian
Manfaat Penelitian
Latar Belakang Masalah
BAB I
PENDAHULUAN
LATAR BELAKANG MASALAH
Peranan Matematika
Hasil belajar siswa rendah
ditemui
Kenyataan
di Lapangan ditemui
Proses
Pembelajaran
KURANGNYA MOTIVASI BELAJAR
Solusi: dibutuhkan model pembelajaran yang sesuai.
Model Kooperatif tipe
Number Head Together (NHT)
PERUMUSANMASALAH
Apakah dengan menggunakan model pembelajaran
kooperatif tipe NHT dapat meningkatkan motivasi belajar
matematika siswa kelas XII IPA 2 di SMA Negeri 11
Kabupaten Tebo?
Tujuan penelitian
Meningkatkan motivasi belajar matematika siswa
kelas XII IPA 2 di SMA Negeri 11 Kabupaten Tebo
dengan menggunakan model pembelajaran
kooperatif tipe NHT.
Manfaat penelitian
Bagi guru matematika:
Hasil penelitian ini dapat meningkatkan kulaitas
pembelajaran dan evaluasi diri untuk terus berkarya
dalam hal membimbing siswa.
Bagi siswa:
Penelitian ini dapat meningkatkan motivasi belajar
matematika, sehingga harus terus berusaha dalam
menemukan solusi dari setiap permasalahan yang
muncul.
Kajian Pustaka
Penelitian yang Relevan
BAB II
KAJIAN TEORI
Hipotesis
PEMBELAJARANMATEMATIKA
Depdiknas (2003:2), tujuan Pembelajaran
matematika adalah:
1. Melatih cara berfikir dan bernalar
2. Mengembangkan aktivitas kreatif
3. Mengembangkan kemampuan memecahkan
masalah.
4. Mengembangkan kemampuan menyampaikan
informasi mengkomunikasi
PEMBELAJARAN KOOPERATIF
TIPE NUMBER HEADS TOGETHER(NHT)
Pembagian
Kelompok
Pemberian
Nomor Kepala
Melakukan penyelidikan
individual atau kelompok
Memilih nomor
Kepala secara acak
Menampilkan hasil
Diskusi kelompok
MOTIVASI
Hamalik (2002:180) menyatakan bahwa
dengan adanya motivasi akan timbul suatu
rasa yang berupa reaksi untuk mencapai
tujuan dari dorongan tersebut.
Ciri-ciri siswa yg memiliki motivasi
Ciri-ciri individu kreatif menurut Sardiman (2001:81):
1. Tekun menghadapi tugas.
2. Ulet menghadapi kesulitan.
3. Lebih senang bekerja sendiri.
4. Cepat bosan dengan tugas rutin
5. Dapat mempertahankan pendapat.
6. Tidak mudah lepas dari hal-hal yang diyakini.
7. Senang mencari dan menyelesaikan masalah.
Penelitian yang relevan
1. Rini Basri (2005) dengan judul
pembelajaran matematika dengan model
pembelajaran kooperatif tipe NHT di
SMAN 8 Padang.
2. Yenita Oktavia (2005) dengan judul
Pembelajaran kooperatif tipe NHT dan
konvesional pada mata pelajaran
matematika di SMAN 3 Padang.
HIPOTESISTINDAKAN
NHT dapat meningkatkan motivasi belajar
matematika siswa kelas XII IPA 2 di SMA Negeri 11
Kabupaten Tebo tahun pelajaran 2015/2016.
Seting Penelitian
Instrumen Penelitian
Analisis Data
Indikator Keberhasilan
Jadwal Penelitian
Rancangan Penelitian
BAB III
METODE
PENELITIAN
RANCANGAN PENELITIAN
PTK
PERANGKAT DAN INSTRUMEN
PENELITIAN
1. RPP
2. ANGKET MOTIVASI
3. LEMBAR OBSERVASI
4. LKS
5. EVALUASI
ANALISISDATA
1. ANGKET MOTIVASI
2. LEMBAR OBSERVASI
3. EVALUASI
INDIKATOR KEBERHASILAN
1. Pelaksanaan pembelajaran
sesuai ketentuan, yaitu model
NHT dimana persentase rata-
rata hasil belajar secara klasikal
sudah tuntas.
2. Rata-rata persentase motivasi
belajar siswa secara keseluruhan
meningkat.
BAB IV
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
SIKLUS 1 SIKLUS 2
Hasil observasi siklus 1
No. Kegiatan Siswa
Pertemuan ke- Rata-
rata
1 2
1 Mengajukan pertanyaan jika
tidak paham dalam pembelajaran
matematika.
28,57% 28,57% 45,24%
2 Mendiskusikan tugas-tugas yang
diberikan guru dengan teman
sekelompok.
38,09% 52,38% 45,24%
3 Kemampuan siswa dalam
mengemukakan pendapat saat
diskusi antar kelompok serta
mempertahankan pendapatmya.
33,33% 38,09% 35,71%
4 Kemampuan siswa dalam
menanggapi penjelasan teman.
19,05% 42,86% 30,96%
5 Kemampuan siswa dalam
memecahkan soal-soal.
9,52% 42,86% 26,19%
Hasil evaluasi siklus 1
Keterangan Pemahaman Konsep
siswa (%)
Rata-rata 60,33
Nilai Tertinggi 87,00
Nilai Terendah 25,00
Siswa yang skornya > KKM 28,57
Siswa yang skornya < KKM 71,43
Refleksi siklus 1
 Keberanian bertanya masih rendah, guru masih harus
punya strategi lebih utk memunculkan keberanian.
 Keberanian menjawab masih di bawah 70%, siswa
belum memiliki rasa percaya diri yang cukup.
 Waktu tidak sebanding dengan tugas yang diberikan,
jadi harus disesuaikan dengan alokasi waktu.
 Ketuntasan belum mencapai kriteria minimal yang
ditentukan.
Hasil observasi siklus 2
No. Kegiatan Siswa
Pertemuan ke- Rata-
rata
3 4
1 Mengajukan pertanyaan jika tidak
paham dalam pembelajaran
matematika.
47,62% 61,90% 54,76%
2 Mendiskusikan tugas-tugas yang
diberikan guru dengan teman
sekelompok.
57,14% 57,14% 57,14%
3 Kemampuan siswa dalam
mengemukakan pendapat saat diskusi
antar kelompok serta
mempertahankan pendapatmya.
47,62% 61,90% 54,76%
4 Kemampuan siswa dalam menanggapi
penjelasan teman.
42,86% 52,38% 47,62%
5 Kemampuan siswa dalam
memecahkan soal-soal.
52,38% 57,14% 54,76%
Hasil evaluasi siklus 2
Keterangan Pemahaman Konsep
(%)
Nilai Rata-rata 81,67
Nilai tertinggi 100,00
Nilai terendah 60,00
Siswa yang skornya > KKM 80,95
Siswa yang skornya < KKM 19,05
Refleksi siklus 2
 Terdapat peningkatan bertanya peserta didik.
 Kinerja kelompok sangat bagus
 Ketepatan waktu mengalami penurunan, tetapi hal
tersebut berdampak (+) pada meningkatnya motivasi
siswa dalam menguasai konsep.
 Motivasi belajar meningkat, siswa aktif, siswa
bersemangat dan kegiatan pembelajaran
penyenangkan.
SEMINAR EK.ppt

SEMINAR EK.ppt

  • 1.
    PENELITIAN TINDAKAN KELAS SMANEGERI 11 KABUPATEN TEBO TAHUN 2016 MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) PADA KELAS XII IPA 2 SMA NEGERI 11 KABUPATEN TEBO TAHUN PELAJARAN 2015/2016 OLEH : EKA LISMAYA SARI, M.Pd
  • 2.
  • 3.
    Perumusan Masalah Tujuan Penelitian ManfaatPenelitian Latar Belakang Masalah BAB I PENDAHULUAN
  • 4.
    LATAR BELAKANG MASALAH PerananMatematika Hasil belajar siswa rendah ditemui Kenyataan di Lapangan ditemui Proses Pembelajaran KURANGNYA MOTIVASI BELAJAR
  • 5.
    Solusi: dibutuhkan modelpembelajaran yang sesuai. Model Kooperatif tipe Number Head Together (NHT)
  • 6.
    PERUMUSANMASALAH Apakah dengan menggunakanmodel pembelajaran kooperatif tipe NHT dapat meningkatkan motivasi belajar matematika siswa kelas XII IPA 2 di SMA Negeri 11 Kabupaten Tebo?
  • 7.
    Tujuan penelitian Meningkatkan motivasibelajar matematika siswa kelas XII IPA 2 di SMA Negeri 11 Kabupaten Tebo dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe NHT.
  • 8.
    Manfaat penelitian Bagi gurumatematika: Hasil penelitian ini dapat meningkatkan kulaitas pembelajaran dan evaluasi diri untuk terus berkarya dalam hal membimbing siswa. Bagi siswa: Penelitian ini dapat meningkatkan motivasi belajar matematika, sehingga harus terus berusaha dalam menemukan solusi dari setiap permasalahan yang muncul.
  • 9.
    Kajian Pustaka Penelitian yangRelevan BAB II KAJIAN TEORI Hipotesis
  • 10.
    PEMBELAJARANMATEMATIKA Depdiknas (2003:2), tujuanPembelajaran matematika adalah: 1. Melatih cara berfikir dan bernalar 2. Mengembangkan aktivitas kreatif 3. Mengembangkan kemampuan memecahkan masalah. 4. Mengembangkan kemampuan menyampaikan informasi mengkomunikasi
  • 11.
    PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERHEADS TOGETHER(NHT) Pembagian Kelompok Pemberian Nomor Kepala Melakukan penyelidikan individual atau kelompok Memilih nomor Kepala secara acak Menampilkan hasil Diskusi kelompok
  • 12.
    MOTIVASI Hamalik (2002:180) menyatakanbahwa dengan adanya motivasi akan timbul suatu rasa yang berupa reaksi untuk mencapai tujuan dari dorongan tersebut.
  • 13.
    Ciri-ciri siswa ygmemiliki motivasi Ciri-ciri individu kreatif menurut Sardiman (2001:81): 1. Tekun menghadapi tugas. 2. Ulet menghadapi kesulitan. 3. Lebih senang bekerja sendiri. 4. Cepat bosan dengan tugas rutin 5. Dapat mempertahankan pendapat. 6. Tidak mudah lepas dari hal-hal yang diyakini. 7. Senang mencari dan menyelesaikan masalah.
  • 14.
    Penelitian yang relevan 1.Rini Basri (2005) dengan judul pembelajaran matematika dengan model pembelajaran kooperatif tipe NHT di SMAN 8 Padang. 2. Yenita Oktavia (2005) dengan judul Pembelajaran kooperatif tipe NHT dan konvesional pada mata pelajaran matematika di SMAN 3 Padang.
  • 15.
    HIPOTESISTINDAKAN NHT dapat meningkatkanmotivasi belajar matematika siswa kelas XII IPA 2 di SMA Negeri 11 Kabupaten Tebo tahun pelajaran 2015/2016.
  • 16.
    Seting Penelitian Instrumen Penelitian AnalisisData Indikator Keberhasilan Jadwal Penelitian Rancangan Penelitian BAB III METODE PENELITIAN
  • 17.
  • 18.
    PERANGKAT DAN INSTRUMEN PENELITIAN 1.RPP 2. ANGKET MOTIVASI 3. LEMBAR OBSERVASI 4. LKS 5. EVALUASI
  • 19.
    ANALISISDATA 1. ANGKET MOTIVASI 2.LEMBAR OBSERVASI 3. EVALUASI
  • 20.
    INDIKATOR KEBERHASILAN 1. Pelaksanaanpembelajaran sesuai ketentuan, yaitu model NHT dimana persentase rata- rata hasil belajar secara klasikal sudah tuntas. 2. Rata-rata persentase motivasi belajar siswa secara keseluruhan meningkat.
  • 21.
    BAB IV HASIL PENELITIANDAN PEMBAHASAN SIKLUS 1 SIKLUS 2
  • 22.
    Hasil observasi siklus1 No. Kegiatan Siswa Pertemuan ke- Rata- rata 1 2 1 Mengajukan pertanyaan jika tidak paham dalam pembelajaran matematika. 28,57% 28,57% 45,24% 2 Mendiskusikan tugas-tugas yang diberikan guru dengan teman sekelompok. 38,09% 52,38% 45,24% 3 Kemampuan siswa dalam mengemukakan pendapat saat diskusi antar kelompok serta mempertahankan pendapatmya. 33,33% 38,09% 35,71% 4 Kemampuan siswa dalam menanggapi penjelasan teman. 19,05% 42,86% 30,96% 5 Kemampuan siswa dalam memecahkan soal-soal. 9,52% 42,86% 26,19%
  • 23.
    Hasil evaluasi siklus1 Keterangan Pemahaman Konsep siswa (%) Rata-rata 60,33 Nilai Tertinggi 87,00 Nilai Terendah 25,00 Siswa yang skornya > KKM 28,57 Siswa yang skornya < KKM 71,43
  • 24.
    Refleksi siklus 1 Keberanian bertanya masih rendah, guru masih harus punya strategi lebih utk memunculkan keberanian.  Keberanian menjawab masih di bawah 70%, siswa belum memiliki rasa percaya diri yang cukup.  Waktu tidak sebanding dengan tugas yang diberikan, jadi harus disesuaikan dengan alokasi waktu.  Ketuntasan belum mencapai kriteria minimal yang ditentukan.
  • 25.
    Hasil observasi siklus2 No. Kegiatan Siswa Pertemuan ke- Rata- rata 3 4 1 Mengajukan pertanyaan jika tidak paham dalam pembelajaran matematika. 47,62% 61,90% 54,76% 2 Mendiskusikan tugas-tugas yang diberikan guru dengan teman sekelompok. 57,14% 57,14% 57,14% 3 Kemampuan siswa dalam mengemukakan pendapat saat diskusi antar kelompok serta mempertahankan pendapatmya. 47,62% 61,90% 54,76% 4 Kemampuan siswa dalam menanggapi penjelasan teman. 42,86% 52,38% 47,62% 5 Kemampuan siswa dalam memecahkan soal-soal. 52,38% 57,14% 54,76%
  • 26.
    Hasil evaluasi siklus2 Keterangan Pemahaman Konsep (%) Nilai Rata-rata 81,67 Nilai tertinggi 100,00 Nilai terendah 60,00 Siswa yang skornya > KKM 80,95 Siswa yang skornya < KKM 19,05
  • 27.
    Refleksi siklus 2 Terdapat peningkatan bertanya peserta didik.  Kinerja kelompok sangat bagus  Ketepatan waktu mengalami penurunan, tetapi hal tersebut berdampak (+) pada meningkatnya motivasi siswa dalam menguasai konsep.  Motivasi belajar meningkat, siswa aktif, siswa bersemangat dan kegiatan pembelajaran penyenangkan.