Masuknya Islam ke Eropa telah dimulai dari sejak berabad-abad yang
lalu. Diawali oleh penaklukan negara Andalusia (756-1492) di
Semenanjung Iberia, dan kemudian melalui Sisilia, serta penguasaan
wilayah Balkan oleh kekhalifahan Utsmaniyyah (1389)
memungkinkan terjadinya hubungan timbal balik antara kedua
masyarakat itu.
Islam masuk ke Eropa
dengan 5 cara
Sebagian besar pengaruh kebudayaan Islam atas Eropa terjadi akibat
pendudukan kaum muslimin atas Spanyol dan Sisilia. Bangsa arab selama 8 abad
lamanya menempati daerah ini. Karenanya peradaban Islam menyebar di pusat-
pusat tempat yang berbeda. Seperti: di Kordova, Sevilla, Granada, Toledo.
Penduduk Andalusia (Spanyol) mayoritas menganut ajaran masehi, yang
kemudian terpecah dengan datangnya peradaban arab. Bahkan mereka ganti
bahasa mereka dengan berbicara dengan bahasa arab. Mereka mengenal istilah
Mozabarabes, kata ini yang dalam bahasa arab disebut musta’rib. Untuk itu pula
para pendeta nasrani melakukan terjemahan injil ke dalam bahasa Arab.
Sisilia masuk ke wilayah kekuasaan Islam setelah pasukan Dinasti Aghlabid
yang berkuasa di utara Afrika mengalahkan pasukan Bizantium tahun 827 Masehi.
Antara dinasti Aghlabid dan kerajaan Bizantium terjadi pertemuan demi
pertempuran. Berhasil menjejakkan kaki di pulau Sisilia, satu persatu kota di pulau
itu berhasil direbut. Palermo, sebagai kota terpenting ditaklukkan tahun 831. tahun
859, Sisilia secara penuh jatuh ke tangan Dinasti Aghlabid yang muslim.
Setelah dikuasai oleh Dinasti Aghlabid, Sisilia jatuh ke tangan Dinasti
Fatimiyah. Namun hanya selang beberapa dasawarsa wilayah ini lepas dari
pemerintahan pusat Fatimiyah di Mesir. Saat itulah terjadi perebutan kekuasaan
yang memperlemah kekuatan Islam di Sisilia. Sehingga akhirnya pada tahun 1061,
negeri di selatan Italia ini lepas dari kekuasaan Islam.
Posisi geografis Balkan merupakan salah satu faktor utama dan yang
membuka peluang pengenalan rakyat Balkan kepada agama Islam. Pengenalan
mereka kepada Islam ini bermula dari Albania.
Secara tekstual, terdapat tiga agama di Albania; Islam, Katolik Roma, dan
Kristen Orthodox. Islam, setelah melalui perjalanan panjang, terpecah menjadi
dua; Sunni Hanafie dan Bektashi. Keduanya menarik garis perbedaan yang tegas.
Sunni Hanafie dengan tradisinya sendiri, dan Bektashi menggabungkan elemen
paganisme, konsep trinitas, pengampunan dossa kepada imam, dan kultus individu
Shiah. Bektashi dengan 200 ribu pengikutnya menyebut diri sebagai Muslim
toleran, namun menolak semua praktek ritual Islam; shalat lima waktu, puasa di
bulan Ramadhan, dan pergi haji.
Invasi atas Spanyol dan Sisilia memberi arti bahwa suatu waktu Islam hadir
di daerah pinggiran Kristen Latin. Namun demikian, kehadiran ini bukanlah
persoalan pentingnya menuntut reaksi besar-besaran kecuali dari wilatah-wilayah
tetangga yang dekat dengan wilayah kaum muslim itu sendiri. Karenanya reaksi itu
menjadikan munculnya gerakan perang salib pada abad ke 11. Hal ini bisa
dianggap sebagai reaksi yang besar terhadap kehadiran Islam, tetapi pusatnya
justru di bagian Utara Perancis, yang jauh kontaknya secara langsung di Negara-
negara Islam.
Peristiwa ini terjadi sejak datangnya bangsa Fatimiah di Mesir dan
menjadikan Mesir sebagai pusat politik, perdagangan dan kebudayaan. Karena itu
penyerangan Mongol di Irak menjadikan Mesir sebagai ka’bah peradaban Islam di
era dinasti Mamalik sebagaimana dikatakan Ibnu Khaldun bahwa munculnya
peradaban di Mesir dengan kembalinya peradaban Islam sejak ribuan tahun yang
lalu.
Maka muncullah di Mesir gerakan Ilmu dan seni yang menjadikan para
penuntut ilmu datang dari Timur dan Barat. Ibnu Khaldun melanjutkan dengan
perkataannya ”Saya tidak melihat Mesir kecuali sebagai induknya Ilmu, wadahnya
Islam dan sumber ilmu serta pusat perniagaan.
Yaitu orang yang berjasa menyebarkan Islam ke
dunia barat. Dengan nama asli Thariq bin Ziyad bin
Abdullah bin Walgho bin Walfajun bin Niber Ghasin bin
Walhas bin Yathufat bin Nafzau. Beliau adalah putra suku
Ash-Shadaf, suku Barbar, penduduk asli daerah Al-Atlas,
Afrika Utara. Ia lahir sekitar tahun 50 Hijriah. Ia ahli
menunggang kuda, menggunakan senjata, dan ilmu bela
diri.
Senin, 3 Mei 711 M, Thariq membawa 70.000 pasukannya menyeberang ke daratan
Eropa dengan kapal. Sesampai di pantai wilayah Spanyol, ia mengumpulkan pasukannya di
sebuah bukit karang yang sekarang dikenal dengan nama Gibraltar -diambil dari bahasa Arab
“Jabal Thariq”, Bukit Thariq. Lalu ia memerintahkan pasukannya membakar semua armada
kapal yang mereka miliki.
Pasukannya kaget. Mereka bertanya, “Apa maksud Anda?” “Kalau kapal-kapal itu
dibakar, bagaimana nanti kita bisa pulang?” tanya yang lain.
Dengan pedang terhunus dan kalimat tegas, Thariq berkata, “Kita datang ke sini
bukan untuk kembali. Kita hanya memiliki dua pilihan: menaklukkan negeri ini lalu tinggal di
sini atau kita semua binasa!”
Kini pasukannya paham. Mereka menyambut panggilan jihad Panglima Perang
mereka itu dengan semangat berkobar.
Lalu Thariq melanjutkan briefingnya. “Wahai seluruh pasukan, kalau sudah begini ke
mana lagi kalian akan lari? Di belakang kalian ada laut dan di depan kalian ada musuh. Demi
Allah swt., satu-satunya milik kalian saat ini hanyalah kejujuran dan kesabaran. Hanya itu
yang dapat kalian andalkan.
1. Istana Alhambra Warisan Kejayaan Islam Masa Silam
1. masjid Cardoba
(sekarang berubah menjadi gereja atau Kathedral Mez’quita)
• Filsafat
Filsafat berkembang pe sat di era Dinasti Umay yah Spanyol. Hal itu ditandai dengan
munculnya aliran filsafat yang didirikan Ibnu Rushd (1126-1198). Averroes.begitu ia kerap
dipanggil di Barat.mengembangkan aliran filsafat sekuler. Bahkan, dia dipandang sebagai
bapak aliran filsafat sekuler di Eropa. Buah pikirnya sangat berpengaruh di Eropa Barat. Dia
adalah filsuf yang mengembangkan konsep eeksistensi mendahului esensife. Filsuf lainnya
yang terkenal di Andalusia adalah Ibnu Tufail.
• Astronomi
Astronomi mencapai puncak kejayaan di era Kekhalifahan Umayyah Spanyol, pada abad ke-
11 dan 12 M. Ibnu Haitham menjadi salah seorang astronom asal Andalusia yang pertama
kali mengubah konfigurasi Ptolemeus. Pada akhir abad ke-11 M, astronom Andalusia
bernama Al-Zarqali alias Arzachel menemukan bahwa orbit planet itu adalah edaran eliptik
bukan edaran sirkular. Ibnu Rushd turut menentang paham astronomi yang dikembangkan
Ptolemeus. Penemuan astronomi yang penting lainnya dicetuskan Ibnu Bajjah. Ia juga
mengusulkan adanya Galaksi Bima Sakti. Setelah itu, ada pula Nur Ed-Din Al Betrugi alias
Alpetragius yang mengusulkan modelmodel planet baru.
• Ilmu Bumi
Penemuan optik yang dicapai Abu Abdullah Muhammad Ibnu Mafudh pada abad ke-11 M
menjadi salah satu bukti perkembangan ilmu bumi di era Dinasti Umayyah Spanyol. Karya
Ibnu Mafudh begitu terkenal hingga diterjemahkan ke dalam bahasa Latin bertajuk Liber de
crepisculis. Pada awal abad ke-13 M, ahli biologi Andalusia, Abu al- Abbas al-Nabati mulai
mengembangkan metode ilmiah untuk botani. Muridnya bernama Ibnu al-Baitar kemudian
mengembangkan ilmu botani lebih luas. Ia berhasil menulis kitab al- Jami fi al-Adwiya al-
Mufrada yang diyakini sebagai salah satu kompilasi botani terbesar dalam sejarah. Ensi klo
pedia botani itu memuat 1.400 jenis ta naman berbeda. Sebanyak 300 di an ta ranya, yakni
temuannya sendiri. Buah pikirnya itu sangat berpengaruh di Eropa.
• Kedokteran
Ilmu kedokteran berkembang sangat pesat di Cordoba. Pada masa kejayaannya, terdapat 50
rumah sakit umum di era Dinasti Umayyah Spanyol. Salah satu dokter termasyhur dari
Andalusia adalah Abu al-Qasim al-Zahrawi alias Abulcasis. Para dokter Muslim dari Spanyol
Islam sangat berjasa besar dalam mengembangkan ilmu kedokteran, khususnya anatomi
dan fisiologi. Ilmu bedah juga berkembang di masa Umayyah Andalusia. Adalah Al- Zahrawi
lewat kitab Al-Tasrif yang mengembangkan ilmu bedah. Itulah sebabnya, dia dijuluki eBapak
Bedah Modernf. Tak cuma soal teknik dan metode bedah kedokteran yang dikembangkan, ia
juga berhasil membuat alat bedah sendiri. Saat itu, dokter dan ahli bedah Muslim
menggunakan alkohol sebagai antiseptik untuk menyembuhkan luka. Dokter bedah dari
Andalusia lainnya yang terkenal adalah Ibnu Zuhr alias Avenzoar.
• Psikologi
Studi psikologi dan sosiologi juga mendapat perhatian dari para penguasa Dinasti Umayyah
Spanyol. Dalam psikologi, Ibnu Zuhr berhasil menjelaskan gangguan syaraf pada manusia.
Temuannya itu sangat berguna bagi pengembangan neurofarmakologi modern. Ibnu Rushd
adalah ilmuwan Andalusia yang pertama kali menyebutkan adanya penyakit Parkinsonfs.
• Geografi dan Penjelajahan
Pada masa kekuasaan Dinasti Umayyah, studi geografi berkembang seiring dengan tingginya
tingkat perjalanan jauh yang dilakukan pada masa itu. Salah satunya adalah pembuatan
peta. Al-Idrisi adalah ilmuwan asal Andalusia yang berhasil membuat globe atau bola peta.
Para geografer dan penjelajah dari Andalusia juga mengembangkan teknologi navigasi,
seperti baculus. Para penjelajah Muslim dari Spanyol Islam juga diyakini sebagai penemu
benua Amerika, sebelum Columbus.
• Teknologi
Pada masa kejayaan Islam di Spanyol, beragam teknologi bermunculan. Hal itu
ditopang oleh pesatnya industri dan ilmu pengetahuan. Teknologi kincir air dan
angin digunakan untuk pabrik kertas, pabrik baja, dan pabrik-pabrik pangan. Selain
itu, teknologi bendungan serta pengatur air untuk irigasi juga muncul di peradaban
Spanyol Muslim. Di Spanyol Islam pula, Abbas Ibnu Firnas menemukan cikal-bakal
pesawat terbang dan parasut. Teknologi kedirgantaraan di Andalusia itu dikenal
sebagai yang pertama di dunia. Ia menjadi inspirator bahwa manusia bisa terbang
menjelajahi angkasa.
• 1. Konflik Islam dengan Kristen
Para penguasa Muslim tidak melakukan Islamisasi secara sempurna. Mereka sudah
merasa puas dengan hanya menagih upeti dari kerajaan-kerajaan Kristen
taklukannya dan membiarkan mereka mempertahankan hukum dan adat mereka,
termasuk posisi hirarki tradisional, asal tidak ada perlawanan bersenjata.38 Namun
demikian, kehadiran Arab Islam telah memperkuat rasa kebangsaan orang-orang
Spanyol Kristen. Hal itu menyebabkan kehidupan negara Islam di Spanyol tidak
pernah berhenti dari pertentangan antara Islam dan Kristen. Pada abad ke-11 M
umat Kristen memperoleh kemajuan pesat, sementara umat Islam sedang
mengalami kemunduran.
• 2. Tidak Adanya Ideologi Pemersatu
Kalau di tempat-tempat lain, para mukalaf diperlakukan sebagai orang Islam yang
sederajat, di Spanyol, sebagaimana politik yang dijalankan Bani Umayyah di
Damaskus, orang-orang Arab tidak pernah menerima orang-orang pribumi.
Setidak-tidaknya sampai abad ke-10 M, mereka masih memberi istilah ‘ibad dan
muwalladun kepada para mukalaf itu, suatu ungkapan yang dinilai merendahkan.
Akibatnya, kelompok-kelompok etnis non-Arab yang ada sering menggerogoti dan
merusak perdamaian. Hal itu mendatangkan dampak besar terhadap sejarah sosio-
ekonomi negeri tersebut. Hal ini menunjukkan tidak adanya ideologi yang dapat
memberi makna persatuan, di samping kurangnya figur yang dapat menjadi
personifikasi ideologi itu.
• 3. Kesulitan Ekonomi
Di paruh kedua masa Islam di Spanyol, para penguasa membangun kota dan
mengembangkan ilmu pengetahuan dengan sangat “serius”, sehingga lalai
membina perekonomian. Akibatnya timbul kesulitan ekonomi yang amat
memberatkan dan mempengaruhi kondisi politik dan militer.
• 4. Tidak Jelasnya Sistem Peralihan Kekuasaan
Hal ini menyebabkan perebutan kekuasaan di antara ahli waris. Bahkan, karena
inilah kekuasaan Bani Umayyah runtuh dan Muluk Al-Thawaif muncul. Granada
yang merupakan pusat kekuasaan Islam terakhir di Spanyol jatuh ke tangan
Ferdinand dan Isabella, di antaranya juga disebabkan permasalahan ini.
• 5. Keterpencilan
Spanyol Islam bagaikan terpencil dari dunia Islam yang lain. la selalu berjuang
sendirian, tanpa mendapat bantuan kecuali dan Afrika Utara. Dengan demikian,
tidak ada kekuatan alternatif yang mampu membendung kebangkitan Kristen di
sana.
Sejarah islam di eropa

Sejarah islam di eropa

  • 6.
    Masuknya Islam keEropa telah dimulai dari sejak berabad-abad yang lalu. Diawali oleh penaklukan negara Andalusia (756-1492) di Semenanjung Iberia, dan kemudian melalui Sisilia, serta penguasaan wilayah Balkan oleh kekhalifahan Utsmaniyyah (1389) memungkinkan terjadinya hubungan timbal balik antara kedua masyarakat itu.
  • 7.
    Islam masuk keEropa dengan 5 cara
  • 8.
    Sebagian besar pengaruhkebudayaan Islam atas Eropa terjadi akibat pendudukan kaum muslimin atas Spanyol dan Sisilia. Bangsa arab selama 8 abad lamanya menempati daerah ini. Karenanya peradaban Islam menyebar di pusat- pusat tempat yang berbeda. Seperti: di Kordova, Sevilla, Granada, Toledo. Penduduk Andalusia (Spanyol) mayoritas menganut ajaran masehi, yang kemudian terpecah dengan datangnya peradaban arab. Bahkan mereka ganti bahasa mereka dengan berbicara dengan bahasa arab. Mereka mengenal istilah Mozabarabes, kata ini yang dalam bahasa arab disebut musta’rib. Untuk itu pula para pendeta nasrani melakukan terjemahan injil ke dalam bahasa Arab.
  • 9.
    Sisilia masuk kewilayah kekuasaan Islam setelah pasukan Dinasti Aghlabid yang berkuasa di utara Afrika mengalahkan pasukan Bizantium tahun 827 Masehi. Antara dinasti Aghlabid dan kerajaan Bizantium terjadi pertemuan demi pertempuran. Berhasil menjejakkan kaki di pulau Sisilia, satu persatu kota di pulau itu berhasil direbut. Palermo, sebagai kota terpenting ditaklukkan tahun 831. tahun 859, Sisilia secara penuh jatuh ke tangan Dinasti Aghlabid yang muslim. Setelah dikuasai oleh Dinasti Aghlabid, Sisilia jatuh ke tangan Dinasti Fatimiyah. Namun hanya selang beberapa dasawarsa wilayah ini lepas dari pemerintahan pusat Fatimiyah di Mesir. Saat itulah terjadi perebutan kekuasaan yang memperlemah kekuatan Islam di Sisilia. Sehingga akhirnya pada tahun 1061, negeri di selatan Italia ini lepas dari kekuasaan Islam.
  • 10.
    Posisi geografis Balkanmerupakan salah satu faktor utama dan yang membuka peluang pengenalan rakyat Balkan kepada agama Islam. Pengenalan mereka kepada Islam ini bermula dari Albania. Secara tekstual, terdapat tiga agama di Albania; Islam, Katolik Roma, dan Kristen Orthodox. Islam, setelah melalui perjalanan panjang, terpecah menjadi dua; Sunni Hanafie dan Bektashi. Keduanya menarik garis perbedaan yang tegas. Sunni Hanafie dengan tradisinya sendiri, dan Bektashi menggabungkan elemen paganisme, konsep trinitas, pengampunan dossa kepada imam, dan kultus individu Shiah. Bektashi dengan 200 ribu pengikutnya menyebut diri sebagai Muslim toleran, namun menolak semua praktek ritual Islam; shalat lima waktu, puasa di bulan Ramadhan, dan pergi haji.
  • 11.
    Invasi atas Spanyoldan Sisilia memberi arti bahwa suatu waktu Islam hadir di daerah pinggiran Kristen Latin. Namun demikian, kehadiran ini bukanlah persoalan pentingnya menuntut reaksi besar-besaran kecuali dari wilatah-wilayah tetangga yang dekat dengan wilayah kaum muslim itu sendiri. Karenanya reaksi itu menjadikan munculnya gerakan perang salib pada abad ke 11. Hal ini bisa dianggap sebagai reaksi yang besar terhadap kehadiran Islam, tetapi pusatnya justru di bagian Utara Perancis, yang jauh kontaknya secara langsung di Negara- negara Islam.
  • 12.
    Peristiwa ini terjadisejak datangnya bangsa Fatimiah di Mesir dan menjadikan Mesir sebagai pusat politik, perdagangan dan kebudayaan. Karena itu penyerangan Mongol di Irak menjadikan Mesir sebagai ka’bah peradaban Islam di era dinasti Mamalik sebagaimana dikatakan Ibnu Khaldun bahwa munculnya peradaban di Mesir dengan kembalinya peradaban Islam sejak ribuan tahun yang lalu. Maka muncullah di Mesir gerakan Ilmu dan seni yang menjadikan para penuntut ilmu datang dari Timur dan Barat. Ibnu Khaldun melanjutkan dengan perkataannya ”Saya tidak melihat Mesir kecuali sebagai induknya Ilmu, wadahnya Islam dan sumber ilmu serta pusat perniagaan.
  • 13.
    Yaitu orang yangberjasa menyebarkan Islam ke dunia barat. Dengan nama asli Thariq bin Ziyad bin Abdullah bin Walgho bin Walfajun bin Niber Ghasin bin Walhas bin Yathufat bin Nafzau. Beliau adalah putra suku Ash-Shadaf, suku Barbar, penduduk asli daerah Al-Atlas, Afrika Utara. Ia lahir sekitar tahun 50 Hijriah. Ia ahli menunggang kuda, menggunakan senjata, dan ilmu bela diri.
  • 14.
    Senin, 3 Mei711 M, Thariq membawa 70.000 pasukannya menyeberang ke daratan Eropa dengan kapal. Sesampai di pantai wilayah Spanyol, ia mengumpulkan pasukannya di sebuah bukit karang yang sekarang dikenal dengan nama Gibraltar -diambil dari bahasa Arab “Jabal Thariq”, Bukit Thariq. Lalu ia memerintahkan pasukannya membakar semua armada kapal yang mereka miliki. Pasukannya kaget. Mereka bertanya, “Apa maksud Anda?” “Kalau kapal-kapal itu dibakar, bagaimana nanti kita bisa pulang?” tanya yang lain. Dengan pedang terhunus dan kalimat tegas, Thariq berkata, “Kita datang ke sini bukan untuk kembali. Kita hanya memiliki dua pilihan: menaklukkan negeri ini lalu tinggal di sini atau kita semua binasa!” Kini pasukannya paham. Mereka menyambut panggilan jihad Panglima Perang mereka itu dengan semangat berkobar. Lalu Thariq melanjutkan briefingnya. “Wahai seluruh pasukan, kalau sudah begini ke mana lagi kalian akan lari? Di belakang kalian ada laut dan di depan kalian ada musuh. Demi Allah swt., satu-satunya milik kalian saat ini hanyalah kejujuran dan kesabaran. Hanya itu yang dapat kalian andalkan.
  • 16.
    1. Istana AlhambraWarisan Kejayaan Islam Masa Silam
  • 17.
    1. masjid Cardoba (sekarangberubah menjadi gereja atau Kathedral Mez’quita)
  • 19.
    • Filsafat Filsafat berkembangpe sat di era Dinasti Umay yah Spanyol. Hal itu ditandai dengan munculnya aliran filsafat yang didirikan Ibnu Rushd (1126-1198). Averroes.begitu ia kerap dipanggil di Barat.mengembangkan aliran filsafat sekuler. Bahkan, dia dipandang sebagai bapak aliran filsafat sekuler di Eropa. Buah pikirnya sangat berpengaruh di Eropa Barat. Dia adalah filsuf yang mengembangkan konsep eeksistensi mendahului esensife. Filsuf lainnya yang terkenal di Andalusia adalah Ibnu Tufail. • Astronomi Astronomi mencapai puncak kejayaan di era Kekhalifahan Umayyah Spanyol, pada abad ke- 11 dan 12 M. Ibnu Haitham menjadi salah seorang astronom asal Andalusia yang pertama kali mengubah konfigurasi Ptolemeus. Pada akhir abad ke-11 M, astronom Andalusia bernama Al-Zarqali alias Arzachel menemukan bahwa orbit planet itu adalah edaran eliptik bukan edaran sirkular. Ibnu Rushd turut menentang paham astronomi yang dikembangkan Ptolemeus. Penemuan astronomi yang penting lainnya dicetuskan Ibnu Bajjah. Ia juga mengusulkan adanya Galaksi Bima Sakti. Setelah itu, ada pula Nur Ed-Din Al Betrugi alias Alpetragius yang mengusulkan modelmodel planet baru.
  • 20.
    • Ilmu Bumi Penemuanoptik yang dicapai Abu Abdullah Muhammad Ibnu Mafudh pada abad ke-11 M menjadi salah satu bukti perkembangan ilmu bumi di era Dinasti Umayyah Spanyol. Karya Ibnu Mafudh begitu terkenal hingga diterjemahkan ke dalam bahasa Latin bertajuk Liber de crepisculis. Pada awal abad ke-13 M, ahli biologi Andalusia, Abu al- Abbas al-Nabati mulai mengembangkan metode ilmiah untuk botani. Muridnya bernama Ibnu al-Baitar kemudian mengembangkan ilmu botani lebih luas. Ia berhasil menulis kitab al- Jami fi al-Adwiya al- Mufrada yang diyakini sebagai salah satu kompilasi botani terbesar dalam sejarah. Ensi klo pedia botani itu memuat 1.400 jenis ta naman berbeda. Sebanyak 300 di an ta ranya, yakni temuannya sendiri. Buah pikirnya itu sangat berpengaruh di Eropa.
  • 21.
    • Kedokteran Ilmu kedokteranberkembang sangat pesat di Cordoba. Pada masa kejayaannya, terdapat 50 rumah sakit umum di era Dinasti Umayyah Spanyol. Salah satu dokter termasyhur dari Andalusia adalah Abu al-Qasim al-Zahrawi alias Abulcasis. Para dokter Muslim dari Spanyol Islam sangat berjasa besar dalam mengembangkan ilmu kedokteran, khususnya anatomi dan fisiologi. Ilmu bedah juga berkembang di masa Umayyah Andalusia. Adalah Al- Zahrawi lewat kitab Al-Tasrif yang mengembangkan ilmu bedah. Itulah sebabnya, dia dijuluki eBapak Bedah Modernf. Tak cuma soal teknik dan metode bedah kedokteran yang dikembangkan, ia juga berhasil membuat alat bedah sendiri. Saat itu, dokter dan ahli bedah Muslim menggunakan alkohol sebagai antiseptik untuk menyembuhkan luka. Dokter bedah dari Andalusia lainnya yang terkenal adalah Ibnu Zuhr alias Avenzoar.
  • 22.
    • Psikologi Studi psikologidan sosiologi juga mendapat perhatian dari para penguasa Dinasti Umayyah Spanyol. Dalam psikologi, Ibnu Zuhr berhasil menjelaskan gangguan syaraf pada manusia. Temuannya itu sangat berguna bagi pengembangan neurofarmakologi modern. Ibnu Rushd adalah ilmuwan Andalusia yang pertama kali menyebutkan adanya penyakit Parkinsonfs. • Geografi dan Penjelajahan Pada masa kekuasaan Dinasti Umayyah, studi geografi berkembang seiring dengan tingginya tingkat perjalanan jauh yang dilakukan pada masa itu. Salah satunya adalah pembuatan peta. Al-Idrisi adalah ilmuwan asal Andalusia yang berhasil membuat globe atau bola peta. Para geografer dan penjelajah dari Andalusia juga mengembangkan teknologi navigasi, seperti baculus. Para penjelajah Muslim dari Spanyol Islam juga diyakini sebagai penemu benua Amerika, sebelum Columbus.
  • 23.
    • Teknologi Pada masakejayaan Islam di Spanyol, beragam teknologi bermunculan. Hal itu ditopang oleh pesatnya industri dan ilmu pengetahuan. Teknologi kincir air dan angin digunakan untuk pabrik kertas, pabrik baja, dan pabrik-pabrik pangan. Selain itu, teknologi bendungan serta pengatur air untuk irigasi juga muncul di peradaban Spanyol Muslim. Di Spanyol Islam pula, Abbas Ibnu Firnas menemukan cikal-bakal pesawat terbang dan parasut. Teknologi kedirgantaraan di Andalusia itu dikenal sebagai yang pertama di dunia. Ia menjadi inspirator bahwa manusia bisa terbang menjelajahi angkasa.
  • 25.
    • 1. KonflikIslam dengan Kristen Para penguasa Muslim tidak melakukan Islamisasi secara sempurna. Mereka sudah merasa puas dengan hanya menagih upeti dari kerajaan-kerajaan Kristen taklukannya dan membiarkan mereka mempertahankan hukum dan adat mereka, termasuk posisi hirarki tradisional, asal tidak ada perlawanan bersenjata.38 Namun demikian, kehadiran Arab Islam telah memperkuat rasa kebangsaan orang-orang Spanyol Kristen. Hal itu menyebabkan kehidupan negara Islam di Spanyol tidak pernah berhenti dari pertentangan antara Islam dan Kristen. Pada abad ke-11 M umat Kristen memperoleh kemajuan pesat, sementara umat Islam sedang mengalami kemunduran.
  • 26.
    • 2. TidakAdanya Ideologi Pemersatu Kalau di tempat-tempat lain, para mukalaf diperlakukan sebagai orang Islam yang sederajat, di Spanyol, sebagaimana politik yang dijalankan Bani Umayyah di Damaskus, orang-orang Arab tidak pernah menerima orang-orang pribumi. Setidak-tidaknya sampai abad ke-10 M, mereka masih memberi istilah ‘ibad dan muwalladun kepada para mukalaf itu, suatu ungkapan yang dinilai merendahkan. Akibatnya, kelompok-kelompok etnis non-Arab yang ada sering menggerogoti dan merusak perdamaian. Hal itu mendatangkan dampak besar terhadap sejarah sosio- ekonomi negeri tersebut. Hal ini menunjukkan tidak adanya ideologi yang dapat memberi makna persatuan, di samping kurangnya figur yang dapat menjadi personifikasi ideologi itu.
  • 27.
    • 3. KesulitanEkonomi Di paruh kedua masa Islam di Spanyol, para penguasa membangun kota dan mengembangkan ilmu pengetahuan dengan sangat “serius”, sehingga lalai membina perekonomian. Akibatnya timbul kesulitan ekonomi yang amat memberatkan dan mempengaruhi kondisi politik dan militer. • 4. Tidak Jelasnya Sistem Peralihan Kekuasaan Hal ini menyebabkan perebutan kekuasaan di antara ahli waris. Bahkan, karena inilah kekuasaan Bani Umayyah runtuh dan Muluk Al-Thawaif muncul. Granada yang merupakan pusat kekuasaan Islam terakhir di Spanyol jatuh ke tangan Ferdinand dan Isabella, di antaranya juga disebabkan permasalahan ini.
  • 28.
    • 5. Keterpencilan SpanyolIslam bagaikan terpencil dari dunia Islam yang lain. la selalu berjuang sendirian, tanpa mendapat bantuan kecuali dan Afrika Utara. Dengan demikian, tidak ada kekuatan alternatif yang mampu membendung kebangkitan Kristen di sana.