SANITASI AIR
PENGAMANAN AIR MINUM
OLEH
PATRICIA MANASYE
Sanitasi
Upaya mengelola kesehatan lingkungan
melalui kebersihan dan higiene per-
orangan
Upaya mengendalikan faktor-faktor
resiko lingkungan yang dapat
menimbulkan bahaya kesehatan
Upaya pemutusan rantai penularan
penyakit
CAKUPAN SARANA AIR MINUM MENURUT SARANA
AIR MINUM DI INDONESIA TAHUN 2007
Sumur Pompa
Tangan; 17,06
Air Dalam
Kemasan; 11,26
Perpipaan;
15,03
Sumur
Terlindung;
28,6
Mata Air
Terlindung;
8,73
Penampungan
Air Hujan; 2,65
Sumber : Direktorat Jendral
Penyehatan Lingkungan Kemenkes
Maksud & Tujuan
1 Mencegah terjadinya pencemaran lingkungan
meliputi air , udara, dan tanah
2 Pengamanan makanan/minuman melalui
kebersihan & personal hygiene
3 Pengamanan bahan dan peralatan makanan
dan minuman
4 Mencegah & mengendalikan faktor - faktor
resiko lingkungan yang dapat menimbulkan
bahaya kesehatan / penyakit
PENGAWASAN SANITASI AIR , meliputi :
pengawasan terhadap kondisi sarana air bersih dimana
sumber air diperoleh ( sumur, PAM, mata air / air
minum isi ulang )
pengawasan terhadap kondisi lingkungan disekitar
sarana air
pengawasan terhadap pengolahan air bersih / minum
pengawasan terhadap kandungan zat-zat kimia dan
bakteri air bersih/ minumm
PERATURAN TERKAIT PENGAWASAN
AIR MINUM
• PERMENKES 492 TAHUN 2010, tentang syarat-
syarat air minum
• PERMENKES 736 TAHUN 2010, tentang tata
laksana pengawasan air minum
1. Dilakukan oleh Dinas kesehatan Kab / kota
2. Dilakukan oleh KKP di wilayah pelabuhan
laut dan udara
PENGAMANAN AIR BESRIH / MINUM
1. Di Tempat- tempat Umum :
- Hotel - Restoran / Rmh makan
- RS - Kolam renang
- Sekolah / institusi pendidikan
- Pelabuhan Laut & Udara
- Perkantoran & Terminal
2. Depot air minum isi ulang ( DAMIU )
3. Rumah tangga / keluarga
Syarat2 air yang sehat
( Permenkes 492 / 2010 )
1. SYARAT FISIK :
- BERASA
TIDAK - BERBAU
- KERUH
- BERWARNA
AIR RAKSA : meracuni sel2 tubuh, dpt merusak hati &
ginjal dan cacat bawaan
ARSEN : mual/ diare /gangguan pencernaan, kanker
hati. kanker kulit, & Cacat bawaan.
CADMIUM : batu ginjal, tulang rapuh, tek.darah tinggi,
pigmentasi gigi, pd laki2 kemandulan
MANGAN : menyebabkan rasa pahit pd minuman, noda
kecoklatan pd pakaian, & kerusakan pd hati.
CYANIDA : menghambat pernafasan jaringan, dan meracuni
hati, kematian
Chlorine : kanker kandung kemih, dubur atau usus besar
cacat pd bayi, pd binatang kerusakan ginjal & hati
SYARAT KIMIA : TDK MENGANDUNG ZAT
KIMIA BERBAHAYA
SYARAT BAKTERIOLOGi ;
coliform Tinja ( E. Coli ) : air tercemar tinja
100 ml air E .Coli = Negative
Total coliform : air mengandung macam2 kuman
100 ml air Total coliform = 0 Mpn
PENYAKIT BAWAAN AIR :
- Thypoid, Hepatitis, Conjungtivitis, Diare /
disentry, Gastroenteritis, Peny.kulit / gatal2,
schistosimiasis ( parasit )
- DBD, Malaria, Filariasis ( air media vektor
penyakit berkembang biak )
PERLU DIINGAT
• Air bersih ≠ air minum (diolah lebih dulu)
• Air sehat harus memenuhi syarat ke- 3 kriteria
fisik, kima, dan bakteri
• Bila memungkinkan lakukan pemeriksaan air
bersih / minum di laboratorium kesehatan.
• Pengawasan air tanggung jawab bersama
( pemerintah dan masyakarat )
THANK YOU

Sanitasi Air

  • 1.
    SANITASI AIR PENGAMANAN AIRMINUM OLEH PATRICIA MANASYE
  • 2.
    Sanitasi Upaya mengelola kesehatanlingkungan melalui kebersihan dan higiene per- orangan Upaya mengendalikan faktor-faktor resiko lingkungan yang dapat menimbulkan bahaya kesehatan Upaya pemutusan rantai penularan penyakit
  • 3.
    CAKUPAN SARANA AIRMINUM MENURUT SARANA AIR MINUM DI INDONESIA TAHUN 2007 Sumur Pompa Tangan; 17,06 Air Dalam Kemasan; 11,26 Perpipaan; 15,03 Sumur Terlindung; 28,6 Mata Air Terlindung; 8,73 Penampungan Air Hujan; 2,65 Sumber : Direktorat Jendral Penyehatan Lingkungan Kemenkes
  • 4.
    Maksud & Tujuan 1Mencegah terjadinya pencemaran lingkungan meliputi air , udara, dan tanah 2 Pengamanan makanan/minuman melalui kebersihan & personal hygiene 3 Pengamanan bahan dan peralatan makanan dan minuman 4 Mencegah & mengendalikan faktor - faktor resiko lingkungan yang dapat menimbulkan bahaya kesehatan / penyakit
  • 5.
    PENGAWASAN SANITASI AIR, meliputi : pengawasan terhadap kondisi sarana air bersih dimana sumber air diperoleh ( sumur, PAM, mata air / air minum isi ulang ) pengawasan terhadap kondisi lingkungan disekitar sarana air pengawasan terhadap pengolahan air bersih / minum pengawasan terhadap kandungan zat-zat kimia dan bakteri air bersih/ minumm
  • 6.
    PERATURAN TERKAIT PENGAWASAN AIRMINUM • PERMENKES 492 TAHUN 2010, tentang syarat- syarat air minum • PERMENKES 736 TAHUN 2010, tentang tata laksana pengawasan air minum 1. Dilakukan oleh Dinas kesehatan Kab / kota 2. Dilakukan oleh KKP di wilayah pelabuhan laut dan udara
  • 7.
    PENGAMANAN AIR BESRIH/ MINUM 1. Di Tempat- tempat Umum : - Hotel - Restoran / Rmh makan - RS - Kolam renang - Sekolah / institusi pendidikan - Pelabuhan Laut & Udara - Perkantoran & Terminal 2. Depot air minum isi ulang ( DAMIU ) 3. Rumah tangga / keluarga
  • 8.
    Syarat2 air yangsehat ( Permenkes 492 / 2010 ) 1. SYARAT FISIK : - BERASA TIDAK - BERBAU - KERUH - BERWARNA
  • 9.
    AIR RAKSA :meracuni sel2 tubuh, dpt merusak hati & ginjal dan cacat bawaan ARSEN : mual/ diare /gangguan pencernaan, kanker hati. kanker kulit, & Cacat bawaan. CADMIUM : batu ginjal, tulang rapuh, tek.darah tinggi, pigmentasi gigi, pd laki2 kemandulan MANGAN : menyebabkan rasa pahit pd minuman, noda kecoklatan pd pakaian, & kerusakan pd hati. CYANIDA : menghambat pernafasan jaringan, dan meracuni hati, kematian Chlorine : kanker kandung kemih, dubur atau usus besar cacat pd bayi, pd binatang kerusakan ginjal & hati SYARAT KIMIA : TDK MENGANDUNG ZAT KIMIA BERBAHAYA
  • 10.
    SYARAT BAKTERIOLOGi ; coliformTinja ( E. Coli ) : air tercemar tinja 100 ml air E .Coli = Negative Total coliform : air mengandung macam2 kuman 100 ml air Total coliform = 0 Mpn PENYAKIT BAWAAN AIR : - Thypoid, Hepatitis, Conjungtivitis, Diare / disentry, Gastroenteritis, Peny.kulit / gatal2, schistosimiasis ( parasit ) - DBD, Malaria, Filariasis ( air media vektor penyakit berkembang biak )
  • 11.
    PERLU DIINGAT • Airbersih ≠ air minum (diolah lebih dulu) • Air sehat harus memenuhi syarat ke- 3 kriteria fisik, kima, dan bakteri • Bila memungkinkan lakukan pemeriksaan air bersih / minum di laboratorium kesehatan. • Pengawasan air tanggung jawab bersama ( pemerintah dan masyakarat )
  • 12.