 POPULASI adalah wilayah generalisasi
  yang terdiri dari objek atau subjek yang
  menjadi kuantitas dan karakteristik
  tertentu yg ditetapkan oleh peneliti dan
  kemudian ditarik kesimpulannya
 SAMPEL adalah bagian dari jumlah dan
  karakteristik yg dimiliki oleh populasi
  tersebut
PROBABILITY SAMPLING         NON PROBALITY
                             SAMPLING

 Simple random                Simpling sistematis
  sampling
                               Sampling kuota
 Proportionate stratified
  random sampling              Sampling incidental

 Disproportionate             Purposive sampling
  random sampling              Sampling jenuh
 Area (cluster) sampling      Snowball sampling
  – sampling menurut
  daerah
   Apabila populasi sudah diketahui
    gunakan rumus yg dikemukakan oleh
    Taro Yamane:

              n = N/Nd2 + 1

Dimana: n = jumlah sampel
        N = Jumlah Populasi
        d2= Presisi yang ditetapkan
   Penentuan Sampel Bertingkat
    (proporsional random sampling) rumus yg
    digunakan:

   n1 = N1/N . n
    n1 = jumlah sampel menurut stratum
    n = jumlah sampel seluruhnya
    N1 = jumlah populasi menurut stratum
    N = jumlah populasi seluruhnya
   Jika Populasi tidak diketahui:

                 n = ( Zα/2 σ )2 / e
teknik pengambilan Sampel

teknik pengambilan Sampel

  • 2.
     POPULASI adalahwilayah generalisasi yang terdiri dari objek atau subjek yang menjadi kuantitas dan karakteristik tertentu yg ditetapkan oleh peneliti dan kemudian ditarik kesimpulannya  SAMPEL adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yg dimiliki oleh populasi tersebut
  • 3.
    PROBABILITY SAMPLING NON PROBALITY SAMPLING  Simple random  Simpling sistematis sampling  Sampling kuota  Proportionate stratified random sampling  Sampling incidental  Disproportionate  Purposive sampling random sampling  Sampling jenuh  Area (cluster) sampling  Snowball sampling – sampling menurut daerah
  • 4.
    Apabila populasi sudah diketahui gunakan rumus yg dikemukakan oleh Taro Yamane: n = N/Nd2 + 1 Dimana: n = jumlah sampel N = Jumlah Populasi d2= Presisi yang ditetapkan
  • 5.
    Penentuan Sampel Bertingkat (proporsional random sampling) rumus yg digunakan:  n1 = N1/N . n n1 = jumlah sampel menurut stratum n = jumlah sampel seluruhnya N1 = jumlah populasi menurut stratum N = jumlah populasi seluruhnya
  • 6.
    Jika Populasi tidak diketahui: n = ( Zα/2 σ )2 / e