Strategi & Taktik
Peliputan Isu Lingkungan
    Disampaikan dalam pelatihan jurnalisme
        lingkungan AJI Ternate, 24 Juni 2012


                             Abdul Manan,
                      Koran Tempo, Jakarta
Proses kerja jurnalistik,
mulai dari pencarian bahan
hingga dipublikasikan,
tentang isu lingkungan
Berita pencemaran lingkungan
           di darat, laut, dan udara
           Pelestarian hutan, mahluk
           hidup, dan keanekaragaman
           hayati
           Aspek kebijakan, undang-
Sejumlah   undang, peraturan, tentang
Isu        lingkungan
Pokok      Teknologi yang berdampak
           pada masalah lingkungan
Sejumlah   Kebijakan media dalam
Isu        peliputan isu lingkungan
           (Apa yang membuat isu lingkungan tidak,
Krusial    atau kurang, mendapat tempat layak di
           media? Apakah karena beritanya dianggap
           kurang menarik dibandingkan politik, atau
           karena penulisan berita/laporannya yang
           buruk? Benarkah berita lingkungan kurang
           diminati pembaca?
Sejumlah   Memahami profil
Isu        pembaca/penonton
           (seperti halnya yang lain, penulisan isu
Krusial    lingkungan harus mempertimbangkan profil
           pembacanya. Untuk media dengan
           segmentasi masyarakat kelas menengah,
           atau berpendidikan tinggi, tentu saja memiliki
           kebutuhan berbeda saat membaca isu
           lingkungan dibandingkan dengan masyarakat
           kelas bahwah atau yang memiliki pendidikan
           minim.
Sejumlah   Pentingnya merumuskan
           angle yang tepat dan kuat
Isu
           dalam berita
Krusial    (Isu lingkungan, sejatinya, adalah masalah
           yang kita hadapi sehari-hari. Hanya saja,
           masalah itu kurang memiliki nilai kebaruan –
           syarat yang sering dituntut oleh kantor
           redaksi– agar sebuah berita bisa dimuat di
           media. Untuk itu perlu ada perumusan yang
           jelas soal isu yang akan ditulis, dan kita
           akan mengambil dari sudut berita yang
           bagian mana.
Sejumlah   Pentingnya merumuskan
           angle yang tepat dan kuat
Isu        dalam berita
Krusial    (Isu lingkungan, sejatinya, adalah masalah
           yang kita hadapi sehari-hari. Hanya saja,
           masalah itu kurang memiliki nilai kebaruan –
           syarat yang sering dituntut oleh kantor
           redaksi– agar sebuah berita bisa dimuat di
           media. Untuk itu perlu merumuskan angle
           (sisi) yang akan diambil dalam peliputan itu.
           minim.
Sejumlah   Mengatasi kendala waktu
           yang terbatas
Isu        (Di sejumlah media, jumlah jurnalis kerap tak
Krusial    proporsional dibanding dengan wilayah
           liputan. Akibatnya, waktu yang tersedia untuk
           melakukan liputan seringkali tak memadai.
           Akibatnya, ada kecenderungan jurnalis
           hanya berpikir praktis. Misalnya, dengan
           menghubungi narasumber yang lebih mudah
           dihubungi, meski dari segi kompetensi
           kurang memadai atau kurang tepat.
Dua Kunci   Penguasaan
            terhadap
            masalah, isu,
            atau persoalan
            Penguasaan
            sejumlah aspek
            teknik
            penggalian
            bahan
Penguasaan Isu
        Penting menguasai masalah sebelum
        memulai liputan. Ada berbagai cara yang
        bisa dilakukan untuk itu:
           - Membaca kliping media lain
           - Riset di internet
           - Mencari rujukan yang bisa
           dipertanggungjawabkan, seperti blog,
           wikipedia, dan website lainnya
Penguasaan Isu
        Menghubungi orang yang memiliki
        kompetensi untuk yang memadai soal
        isu itu. Misal, akademisi, ahli, peneliti
        dan sebagainya.

        Melihat rujukan undang-undang atau
        regulasi lainnya yang mengatur soal ini.
        Jika memang ada, cek pengaturan lebih
        detail soal itu.
Aspek
Teknik
Liputan
          Hal paling penting dari
          sebuah peliputan, termasuk
          isu lingkungan, adalah
          bagaimana mencari
          informasi di tempat yang
          tepat dan bertanya kepada
          sumber yang benar.
Sumber Utama (pelaku,
               pihak yang terlibat)
               Sumber Sekunder (saksi
               atau orang yang mendengar,
               pihak yang memiliki otoritas)
               Sumber Tersier (orang yang
   Pemilihan   punya keahlian atau
               pengetahuan khusus, spt
Nara Sumber    ahli, pengajar, pengamat dll.)
Teknik Wawancara
                   Berita macam apakah
                   yang akan kita buat dari
                   wawancara?
                     Berita tanya jawab?
                     Atau sebagai
                     penggalian informasi,
                     yang nantinya akan
                     diolah jadi berita?
Sebagai Penggalian Bahan
             Operator Ponsel Tingkatkan
             Pendapatan dari SMS
             JAKARTA – Operator-operator telepon
             seluler mulai melirik pasar layanan short
             message service (SMS) untuk meningkatkan
             pendapatan. Dengan jumlah pesan yang
             dikirimkan mencapai lebih dari 7 juta pesan
             per hari, pasar SMS memang menjadi lahan
             yang menggiurkan untuk menyedot
             pendapatan besar…
Sebagai Bahan Berita
             “Saya Dapat Dokumen BIN Tak Resmi dari Putu”
             Munculnya dua versi dokumen Badan Intelijen
             Negara (BIN) soal penyelesaian kewajiban
             pemegang saham (PKPS) bank telah menimbulkan
             kontroversi. Berikut petikan wawancara dengan
             Kepala Bappenas Kwik Kian Gie kepada DPR pekan
             lalu.
             Bagaimana Anda mendapatkan dokumen BIN versi
             Kepala BPPN?
             Begini, sebelum Sidang Kabinet 7 Jnauari dimulai,
             saya sedang duduk dan serius membaca. Lalu Pak
             Putu (Kepala BPPN, I Putu Ary Suta) menghampiri
             saya dan memberikan dokumen itu….
Strategi
                                   Wawancara
Siapa yang kita hadapi? Mengenali kebiasaan nara sumber
Bagaimana memulai wawancara? Mulai dari pertanyaan
sulit, atau dari yang ringan? Atau To The Point saja?
Kualitas pertanyaan. Pertanyaan yang bagus akan
mendapatkan jawaban yang bagus pula.
Sikap dalam wawancara.
Etika Peliputan
  Menghormati hak masy untuk
  memperoleh info yg benar
  Menempuh cara yg etis untuk
  memperoleh dan menyiarkan
  info serta memberikan
  identitas kpd sumber
  Menghormati asas praduga
  tak bersalah, tidak
  mencampurkan fakta dan
  opini, berimbang dan selalu
  meneliti kebenaran info serta
  tdk plagiat
Etika Peliputan
  Tidak menyiarkan informasi
  yang bersifat dusta, fitnah, sadis
  dan cabul serta tidak menyebut
  korban kejahatan susila
  Memiliki hak tolak , menghargai
  ketentuan embargo, informasi
  latarbelakang dan off the record
  sesuai kesepakatan
  Tidak menerima suap dan tidak
  menyalahgunakan profesi

Reportase jurnalisme lingkungan

  • 1.
    Strategi & Taktik PeliputanIsu Lingkungan Disampaikan dalam pelatihan jurnalisme lingkungan AJI Ternate, 24 Juni 2012 Abdul Manan, Koran Tempo, Jakarta
  • 2.
    Proses kerja jurnalistik, mulaidari pencarian bahan hingga dipublikasikan, tentang isu lingkungan
  • 3.
    Berita pencemaran lingkungan di darat, laut, dan udara Pelestarian hutan, mahluk hidup, dan keanekaragaman hayati Aspek kebijakan, undang- Sejumlah undang, peraturan, tentang Isu lingkungan Pokok Teknologi yang berdampak pada masalah lingkungan
  • 4.
    Sejumlah Kebijakan media dalam Isu peliputan isu lingkungan (Apa yang membuat isu lingkungan tidak, Krusial atau kurang, mendapat tempat layak di media? Apakah karena beritanya dianggap kurang menarik dibandingkan politik, atau karena penulisan berita/laporannya yang buruk? Benarkah berita lingkungan kurang diminati pembaca?
  • 5.
    Sejumlah Memahami profil Isu pembaca/penonton (seperti halnya yang lain, penulisan isu Krusial lingkungan harus mempertimbangkan profil pembacanya. Untuk media dengan segmentasi masyarakat kelas menengah, atau berpendidikan tinggi, tentu saja memiliki kebutuhan berbeda saat membaca isu lingkungan dibandingkan dengan masyarakat kelas bahwah atau yang memiliki pendidikan minim.
  • 6.
    Sejumlah Pentingnya merumuskan angle yang tepat dan kuat Isu dalam berita Krusial (Isu lingkungan, sejatinya, adalah masalah yang kita hadapi sehari-hari. Hanya saja, masalah itu kurang memiliki nilai kebaruan – syarat yang sering dituntut oleh kantor redaksi– agar sebuah berita bisa dimuat di media. Untuk itu perlu ada perumusan yang jelas soal isu yang akan ditulis, dan kita akan mengambil dari sudut berita yang bagian mana.
  • 7.
    Sejumlah Pentingnya merumuskan angle yang tepat dan kuat Isu dalam berita Krusial (Isu lingkungan, sejatinya, adalah masalah yang kita hadapi sehari-hari. Hanya saja, masalah itu kurang memiliki nilai kebaruan – syarat yang sering dituntut oleh kantor redaksi– agar sebuah berita bisa dimuat di media. Untuk itu perlu merumuskan angle (sisi) yang akan diambil dalam peliputan itu. minim.
  • 8.
    Sejumlah Mengatasi kendala waktu yang terbatas Isu (Di sejumlah media, jumlah jurnalis kerap tak Krusial proporsional dibanding dengan wilayah liputan. Akibatnya, waktu yang tersedia untuk melakukan liputan seringkali tak memadai. Akibatnya, ada kecenderungan jurnalis hanya berpikir praktis. Misalnya, dengan menghubungi narasumber yang lebih mudah dihubungi, meski dari segi kompetensi kurang memadai atau kurang tepat.
  • 9.
    Dua Kunci Penguasaan terhadap masalah, isu, atau persoalan Penguasaan sejumlah aspek teknik penggalian bahan
  • 10.
    Penguasaan Isu Penting menguasai masalah sebelum memulai liputan. Ada berbagai cara yang bisa dilakukan untuk itu: - Membaca kliping media lain - Riset di internet - Mencari rujukan yang bisa dipertanggungjawabkan, seperti blog, wikipedia, dan website lainnya
  • 11.
    Penguasaan Isu Menghubungi orang yang memiliki kompetensi untuk yang memadai soal isu itu. Misal, akademisi, ahli, peneliti dan sebagainya. Melihat rujukan undang-undang atau regulasi lainnya yang mengatur soal ini. Jika memang ada, cek pengaturan lebih detail soal itu.
  • 12.
    Aspek Teknik Liputan Hal paling penting dari sebuah peliputan, termasuk isu lingkungan, adalah bagaimana mencari informasi di tempat yang tepat dan bertanya kepada sumber yang benar.
  • 13.
    Sumber Utama (pelaku, pihak yang terlibat) Sumber Sekunder (saksi atau orang yang mendengar, pihak yang memiliki otoritas) Sumber Tersier (orang yang Pemilihan punya keahlian atau pengetahuan khusus, spt Nara Sumber ahli, pengajar, pengamat dll.)
  • 14.
    Teknik Wawancara Berita macam apakah yang akan kita buat dari wawancara? Berita tanya jawab? Atau sebagai penggalian informasi, yang nantinya akan diolah jadi berita?
  • 15.
    Sebagai Penggalian Bahan Operator Ponsel Tingkatkan Pendapatan dari SMS JAKARTA – Operator-operator telepon seluler mulai melirik pasar layanan short message service (SMS) untuk meningkatkan pendapatan. Dengan jumlah pesan yang dikirimkan mencapai lebih dari 7 juta pesan per hari, pasar SMS memang menjadi lahan yang menggiurkan untuk menyedot pendapatan besar…
  • 16.
    Sebagai Bahan Berita “Saya Dapat Dokumen BIN Tak Resmi dari Putu” Munculnya dua versi dokumen Badan Intelijen Negara (BIN) soal penyelesaian kewajiban pemegang saham (PKPS) bank telah menimbulkan kontroversi. Berikut petikan wawancara dengan Kepala Bappenas Kwik Kian Gie kepada DPR pekan lalu. Bagaimana Anda mendapatkan dokumen BIN versi Kepala BPPN? Begini, sebelum Sidang Kabinet 7 Jnauari dimulai, saya sedang duduk dan serius membaca. Lalu Pak Putu (Kepala BPPN, I Putu Ary Suta) menghampiri saya dan memberikan dokumen itu….
  • 17.
    Strategi Wawancara Siapa yang kita hadapi? Mengenali kebiasaan nara sumber Bagaimana memulai wawancara? Mulai dari pertanyaan sulit, atau dari yang ringan? Atau To The Point saja? Kualitas pertanyaan. Pertanyaan yang bagus akan mendapatkan jawaban yang bagus pula. Sikap dalam wawancara.
  • 18.
    Etika Peliputan Menghormati hak masy untuk memperoleh info yg benar Menempuh cara yg etis untuk memperoleh dan menyiarkan info serta memberikan identitas kpd sumber Menghormati asas praduga tak bersalah, tidak mencampurkan fakta dan opini, berimbang dan selalu meneliti kebenaran info serta tdk plagiat
  • 19.
    Etika Peliputan Tidak menyiarkan informasi yang bersifat dusta, fitnah, sadis dan cabul serta tidak menyebut korban kejahatan susila Memiliki hak tolak , menghargai ketentuan embargo, informasi latarbelakang dan off the record sesuai kesepakatan Tidak menerima suap dan tidak menyalahgunakan profesi