STRATEGIC MANAGEMENT INTRODUCTION
APA ITU STRATEGI?
Strategi adalah ilmu memformulasi, menerapkan, dan
mengevaluasi keputusan yang memungkinkan organisasi
mencapai tujuannya. Fokus strategi adalah dalam
menghubungkan,marketing,finance,sdm,operation, rnd,
dan sistem informasi computer.
APA ITU STRATEGI BISNIS?
 Adalah strategi yang terencana, terhubung dan
komprehensif.
 Menghubungkan strategi perusahaan dalam
menantang lingkungan.
 Di desain untuk memastikan bahwa tujuan
perusahaantercapai melalui eksekusi yang sesuai
dgn organisasi
 Bisnisstrategi diformulasikan,diimplementasikan,
dan dievalusi dengan tujuan kompetisi
DEFINISI MANAJEMEN STRATEGI SAMA DENGAN DEFINISI
STRATEGI
Terdapat 3 tahapan dalam proses manajemen strategi :
 Strategy formulation
 Strategy implementation
 Strategy evaluation
Keuntungan manajemen strategi (financial & non
financial):
 Meningkatkankomunikasi (dialog dan partisipasi)
 Memperbaiki dan mendalami pemahaman
(pandangan orang lain dan perusahaan)
 Komitmen yang lebih baik (untuk mendapatkan
tujuan,implementasi strategi, dan bekerja keras)
 Terpenting adalahs emua manajer dan karyawan
memiliki satu misi taitu membantu perusahaan
untuk sukses.
Keuntungan manajemen strategi (financial) :
 Mendapatkan profit & kesuksesan yang lebih
dibandingkan yang tidak menggunakan manstra
 Memperlihatkanperubahanyangsignifikan dalam
penjualan, profit dan produktivitas
 Menunjukan kinerja keuangan dalam jangka
panjang yang lebih baik
Keuntungan manajemen strategi (non financial) :
 Memberikan pandangan objektif terhadap
masalah manajemen
 Merepresentasikan framework agar koordinasi
lebih baik dan dapat mengontrol aktivitas
 Lebih baik dalam mengalokasikan waktu dan
sumber
 Mendorong untuk berpikir lebih kedepan
Resiko manajemen strategi :
 Waktu yang dihabiskan manajer dapat
memberikandampaknegative dalam operasional
 Formulator harus secara intim ikut serta dalam
pengimplementasian strategi
 Manajer strategi harus dilatih untuk
mengantisipasi dan merespon kekecewaan
bawahan yang berpartisipasi
Alasanperusahaantidakmenerapkanmanajemenstrategi
 Kurang pengalaman
 Menghabiskan waktu
 Terlalu mahal
 Malas
 Takut jika gagal
 Terlalu percaya diri
VISSION AND MISSION STATEMENT
VISI harus dapat menjawab pertanyaan “ingin mejadi apa
kita?”. harus singkat, bisa dalam satu kalimat. Visi yang
jelas dapat memberikan fondasi untuk mengembangkan
misi dengan jelas dan lengkap.
MISI adalah pendeklerasian alasan organisasi untuk
menjadi sesuatu yang diinginkan. Misi yang jelas sangat
penting untuk membangun tujuan dan strategi secara
efektif.
Keuntungan memiliki visi dan misi yang jelas :
1. Mencapai kejelasantujuandi seluruhmanajerdan
karyawan
2. Memberikan dasar dari setiap aktivitas strategi
3. Memberikan arahan
4. Memberikan titik fokus bagi seluruh pemangku
kepentingan perusahaan
5. Menyelesaikan perbedaan antar manajer
6. Mempromosikan rasa harapan bersama di antara
para manajer & karyawan
7. Memproyeksikan kelayakan organisasi untuk
didukung
8. Mencapai kinerja organisasi yang lebih tinggi
9. Mencapai sinergi antara semua manajer &
karyawan
Pentingnya explicit mission :
1. Memastikan tujuan organisasi
2. Memberikan titik fokus untuk mengidentifikasi
tujuan dan arah
3. Menerjemahkan sasaran dan gol untuk
menjalankan struktur
4. Menerjemahkantujuandangol denganparameter
biaya, waktu, dan kinerja yang sesuai dengan
organisasi
CSR (corporate social resposibility)
1. Hak perusahaan untuk eksis tergantung dari
respon lingkungan eksternal
2. Pemerintah mengancam akan meningkatkan
regulasi jika bisnis tidak berpartisipasi dalam
merubah standar sosial
3. Kebijakansosial perusahaan yang responsif dapat
meningkatkan kelangsunganhidupjangkapanjang
suatu perusahaan.
CSR berguna untuk mengukur kinerja sosial perusahaan
terhadap tujuan sosial.
EXTERNAL ENVIRONMENT ANALYSIS
EXTERNAL AUDIT memperlihatkan kesempatan dan
ancaman yang akan dihadapi oleh organisasi supaya
manajer dapat mengambil keputusan atau strategi dalam
menghindari dan menghadapinya.
TUJUANNYA adalah untuk mengembangkan keterbatasan
peluang yang dapat menguntungkan perusahaan &
ancamana yang harus dihindari.
KEY EXTERNAL FORCES
 Economic forces
 Social, cultural, demographic, & natural
envorinment forces
 Political, legal, & governmental forces
 Technological forces
 Competitive forces
COMPETITIVE INTELLIGENCE PROGRAMS (CI)
CI didefinisikan sebagai society of competitive intelligence
professional (SCIP), adalah proses sistematis dan etik
dalam mengumpulkan dan menganalisis informasi
mengenai aktivitaskompetisidantrenbisnissecaraumum
untuk memperluas tujuan bisnis lebih lanjut.
Bargaining power of BUYER :
 Total purchase
 Diferensiasi produk
 Brand identity
 Buyer’s profit
 Buyer concern vs firm concern
 Buyer volume
Bargaining power of SUPPLIER :
 Diferensiasi input
 Switching cost
 Substitutes product
 Importance volume of supplier
 Supplier concentration
Threat of NEW ENTRANTS :
 Industry growth
 Brand identity
 Diferensiasi produk
 Switching cost
 Exit barriers
Threat of SUBTITUTES :
 Price performance of substitutes
 Switching cost
 Buyer propensity to substitutes
SUMBER INFORMASI EXTERNAL
PUBLISHED SOURCES : jurnal, laporan, dokumen
pemerintah, buku, koran, dll
UNPUBLISHED SOURCES: survey kostumer, market
research, tv program, interview
FORCAST TOOLS
External Factor Evaluation (EFE), memungkinkan strategi
untuk meringkas dan mengevaluasi faktor eksternal.
EXTERNAL THREATS & OPPURTUNITIES PROFILE (ETOP)
COMPETITIVE PROFILE MATRIX
CPM mengidentifikasikan competitor perusahaan dan
kekuatansertakelemahanperusahaan.faktorinternal dan
eksternal masuk dalam CPM.
INTERNAL ENVIRONMENT ANALYSIS
Internal audit mengumpulkan, menghubungkan, dan
mengevaluasi informasi mengenai operasi perusahaan
(manajemen,marketing,finance,SDM, operasi, rnd, SIM).
RESOURCE-BASED VIEW
Pendekatan RBV untuk keunggulan kompetitif
berpendapat bahwa sumber internal lebih penting
disbandingeksternal dalammeraih dan mempertahankan
keunggulan kompetitif.
3 BASIC RESOURCES :
 Tangible assets : fasilitas produksi, bahan baku,
sumber keuangan, real estates. Berbentuk fisikm
dan mudah ditemukan.
 Intangible assets : brand, reputasi, moral
organisasi, pengetahuan teknikal, paten & trade
mark. Tidakberbentuknyata,tidakbisadilihatdan
disentuh.
 Organizational capabilities : berupa skill atau
kemampuan,caradalammengkombinasikan aset,
orang, proses dalam merubah input menjadi
output.
APA YANG MEMBUAT RESOURCE SANGAT BERNILAI ?
 Competitive superiority : apakan resource
membantu memenuhi kebutuhan kostumer
dibandingkan competitor
 Resource scarcity : apakah ketersedian resource
sedikit?
 Inimitability : mudah di copy atau didapatkan?
 Appropriability : siapa yang mendapatkan profit
yang diciptakan resource?
 Durability : secepat apa resource mengalami
depresiasi?
 Substitutability : ada alternative resource?
VALUE CHAIN ANALYSIS (VCA)
Merujuk kepada proses diaman perusahaan menentukan
biaya yang diasosiasikan dengan aktivitas organisasi dari
membeli bahan material untuk membuat produk sampai
memasarkannya.
Tujuannya untuk mengidentifikasi dimana low cost
advantage atau disadvantage berada
VCA memungkinkan perusahaan mengidentifkasi dengan
baik kekuatan dan keleman, terutama dibandingkan
dengan pesaing
Benchmarking salah satu cara untuk apakah VCA
perusahaan dapat bersaing dengan competitor.
STRATEGIC ADVANTAGE PROFILE (SAP)
Persiapan dalam analisis SAP hampir sama dengan ETOP.
Terdapat5 fungsi areayang di analisis:operation,finance,
marketing, HR, R&D.
INTERNAL FACTOR EVALUATION (IFE)
Analsis ini merupakan ringkasan dari langkah analisis
internal strategic.Mengevaluasikekuatan dan kelemahan
di fungsi perusahaan, dan memberikan dasar untuk
mengidentifikasi dan evalasi hubungan tiap fungsi.
SWOT
FORMULATIONG OBJECTIVE AND STRATEGIES
BALANCED SCORECARD (BSC)
Adalah strategi evaluasi dan teknik kontrol. Tujuannya
adalah untuk menyesuaikan tujuan shareholder dengan
tujuan customer dan operasional.
ALTERNATIVE STRATEGIES
STRATEGY ANALYSIS AND CHOICE
SWOT MATRIX
SPACE MATRIX
BCG MATRIX
• Quadrant 1, Question Marks: Memiliki market
share yang tinggi tetapi industrygrowthygrendah
• Quadrant2, Stars: representasi peluangtersebsar
dalam perushaan. Memiliki market shard an
industry growth tertinggi.
• Quadrant 3, Cash-Cows: harus di kelola dengan
baik agar tetap berada dalam quadran ini. market
share tinggi tetapi industry growth rendah
• Quadrant 4, Dogs: karena posisi internal dan
eksternal yanglemah,bisnisini sering di likuidasi.
Market share dan industry growth rendah.
INTERNAL – EXTERNAL MATRIX
Merupakan gabungan analisis internal dan eksternal.
Faktor internal merepresentasikan garis X dan faktor
eksternal merepresentasikan garis Y.
GRAND STRATEGY MATRIX
Berdasarkan 2 dimensi yaitu market growth (industry)
garis Y dan competitive position garis X.
QSPM
Merupakan tahapan terakhir dalam strategy formulasi
yang menggabungkan tiap tahapan input stages dan
matching stage.
INTERNATIONAL STRATEGIC
GLOBAL berdampakterhadaoseluruhaspekpadastrategi.
Pasar dunia telah muncul dan klimaksnya dari bisnis
internasional sekarang adalah lebih banyak disukai oleh
orang-orang. Hal ini lah yang menjadi salahs atu
pendorong perusahaan harus dapat mengekspansi
bisnisnya ke internasional karena akan sulit untuk
bertahan jika hanya mengandalkan pasar domestic.
MENGAPA PERUSAHAAN MENGEKSPANSI KE DALAM
PASAR ASING?
 Mendapatakan akses ke kostumer baru
(meningkatkan profit dan revenue)
 Mencapai biaya terendah dan memperkuat
keunggulan perusahaan
 Menekankan core competence perusahaan
 Menyebarkan bisnis ke pasar yang lebih luas.
KEUNTUNGAN MEMASUKI PASAR INTERNASIONAL
 Mendapatkan customer baru
 Dapat menyerapkapasitaslebih, mengurangi unit
cost dan menyebarkan economic risk
 Memungkikan biaya fasilitas produksi menjadi
lebih rendah
 Komeptisi tidak lebih intense dibandingkan di
pasar domestic
 Economic of scale dapat diraih
 Kekuatan dan prestige perusahaan dapat
diperkuat
KEKURANGAN MEMASUKI PASAR INTERNASIONAL
 Perbedaandemografik,sosial, lingkungan,politik,
dan hambatan lainnya yang dapat menyebabkan
kesulitan dalam berkomunikasi
 Kelemahan pesaing biasnaya terlalu dilebikan
sedangkan kekuatannya di underestimated
 Mendapatkan kepercayaan dari organisasi
regional seperti EEC ASEAN, IMF, sangat sulit
tetapi worth it
Strategi global menyelaraskan antara keinginan kostumer
didunia dengan memberikan nilai yang tinggi dan biaya
yang rendah. Itu berarti :
 Melokasikan tempat produksi di tempat yang
memiliki biaya buruh rendag dan sumber daya
yang berlimpah
 Lokasi R&D di tempat ilmuwan dan teknisi dapat
ditemukan
 Aktivitas marketing dekat dengan pasar yg dituju
3 keuntungan yg tidak didapatkan dari pasar domestic
 Efisiensi global (efesiensi lokasi,economic of scale
and scope)
 Multinational flexibility
 Worldwide learning
Strategi untuk masuk dan berkompetisi di pasar asing
 Memelihata satu negara untuk menjadi tempat
produksi dan ekspor barang
 Lisensi perusahaan asing utnuk menggunakan
teknologi atau produksi dan distribusi produk
 Menerapkan strategi franchise
 Ikuti strategi global
 Gunakan joint venture ata aliasi dengan
perusahaan asing
Alternative strategi untuk menyeimbangkan tekanan
global dan lokal

Rangkuman uts manajemen strategi

  • 1.
    STRATEGIC MANAGEMENT INTRODUCTION APAITU STRATEGI? Strategi adalah ilmu memformulasi, menerapkan, dan mengevaluasi keputusan yang memungkinkan organisasi mencapai tujuannya. Fokus strategi adalah dalam menghubungkan,marketing,finance,sdm,operation, rnd, dan sistem informasi computer. APA ITU STRATEGI BISNIS?  Adalah strategi yang terencana, terhubung dan komprehensif.  Menghubungkan strategi perusahaan dalam menantang lingkungan.  Di desain untuk memastikan bahwa tujuan perusahaantercapai melalui eksekusi yang sesuai dgn organisasi  Bisnisstrategi diformulasikan,diimplementasikan, dan dievalusi dengan tujuan kompetisi DEFINISI MANAJEMEN STRATEGI SAMA DENGAN DEFINISI STRATEGI Terdapat 3 tahapan dalam proses manajemen strategi :  Strategy formulation  Strategy implementation  Strategy evaluation Keuntungan manajemen strategi (financial & non financial):  Meningkatkankomunikasi (dialog dan partisipasi)  Memperbaiki dan mendalami pemahaman (pandangan orang lain dan perusahaan)  Komitmen yang lebih baik (untuk mendapatkan tujuan,implementasi strategi, dan bekerja keras)  Terpenting adalahs emua manajer dan karyawan memiliki satu misi taitu membantu perusahaan untuk sukses. Keuntungan manajemen strategi (financial) :  Mendapatkan profit & kesuksesan yang lebih dibandingkan yang tidak menggunakan manstra  Memperlihatkanperubahanyangsignifikan dalam penjualan, profit dan produktivitas  Menunjukan kinerja keuangan dalam jangka panjang yang lebih baik Keuntungan manajemen strategi (non financial) :  Memberikan pandangan objektif terhadap masalah manajemen  Merepresentasikan framework agar koordinasi lebih baik dan dapat mengontrol aktivitas  Lebih baik dalam mengalokasikan waktu dan sumber  Mendorong untuk berpikir lebih kedepan Resiko manajemen strategi :  Waktu yang dihabiskan manajer dapat memberikandampaknegative dalam operasional  Formulator harus secara intim ikut serta dalam pengimplementasian strategi  Manajer strategi harus dilatih untuk mengantisipasi dan merespon kekecewaan bawahan yang berpartisipasi Alasanperusahaantidakmenerapkanmanajemenstrategi  Kurang pengalaman  Menghabiskan waktu  Terlalu mahal  Malas  Takut jika gagal  Terlalu percaya diri VISSION AND MISSION STATEMENT VISI harus dapat menjawab pertanyaan “ingin mejadi apa kita?”. harus singkat, bisa dalam satu kalimat. Visi yang jelas dapat memberikan fondasi untuk mengembangkan misi dengan jelas dan lengkap. MISI adalah pendeklerasian alasan organisasi untuk menjadi sesuatu yang diinginkan. Misi yang jelas sangat penting untuk membangun tujuan dan strategi secara efektif.
  • 2.
    Keuntungan memiliki visidan misi yang jelas : 1. Mencapai kejelasantujuandi seluruhmanajerdan karyawan 2. Memberikan dasar dari setiap aktivitas strategi 3. Memberikan arahan 4. Memberikan titik fokus bagi seluruh pemangku kepentingan perusahaan 5. Menyelesaikan perbedaan antar manajer 6. Mempromosikan rasa harapan bersama di antara para manajer & karyawan 7. Memproyeksikan kelayakan organisasi untuk didukung 8. Mencapai kinerja organisasi yang lebih tinggi 9. Mencapai sinergi antara semua manajer & karyawan Pentingnya explicit mission : 1. Memastikan tujuan organisasi 2. Memberikan titik fokus untuk mengidentifikasi tujuan dan arah 3. Menerjemahkan sasaran dan gol untuk menjalankan struktur 4. Menerjemahkantujuandangol denganparameter biaya, waktu, dan kinerja yang sesuai dengan organisasi CSR (corporate social resposibility) 1. Hak perusahaan untuk eksis tergantung dari respon lingkungan eksternal 2. Pemerintah mengancam akan meningkatkan regulasi jika bisnis tidak berpartisipasi dalam merubah standar sosial 3. Kebijakansosial perusahaan yang responsif dapat meningkatkan kelangsunganhidupjangkapanjang suatu perusahaan. CSR berguna untuk mengukur kinerja sosial perusahaan terhadap tujuan sosial. EXTERNAL ENVIRONMENT ANALYSIS EXTERNAL AUDIT memperlihatkan kesempatan dan ancaman yang akan dihadapi oleh organisasi supaya manajer dapat mengambil keputusan atau strategi dalam menghindari dan menghadapinya. TUJUANNYA adalah untuk mengembangkan keterbatasan peluang yang dapat menguntungkan perusahaan & ancamana yang harus dihindari. KEY EXTERNAL FORCES  Economic forces  Social, cultural, demographic, & natural envorinment forces  Political, legal, & governmental forces  Technological forces  Competitive forces COMPETITIVE INTELLIGENCE PROGRAMS (CI) CI didefinisikan sebagai society of competitive intelligence professional (SCIP), adalah proses sistematis dan etik dalam mengumpulkan dan menganalisis informasi mengenai aktivitaskompetisidantrenbisnissecaraumum untuk memperluas tujuan bisnis lebih lanjut. Bargaining power of BUYER :  Total purchase  Diferensiasi produk  Brand identity  Buyer’s profit  Buyer concern vs firm concern  Buyer volume Bargaining power of SUPPLIER :  Diferensiasi input  Switching cost  Substitutes product  Importance volume of supplier
  • 3.
     Supplier concentration Threatof NEW ENTRANTS :  Industry growth  Brand identity  Diferensiasi produk  Switching cost  Exit barriers Threat of SUBTITUTES :  Price performance of substitutes  Switching cost  Buyer propensity to substitutes SUMBER INFORMASI EXTERNAL PUBLISHED SOURCES : jurnal, laporan, dokumen pemerintah, buku, koran, dll UNPUBLISHED SOURCES: survey kostumer, market research, tv program, interview FORCAST TOOLS External Factor Evaluation (EFE), memungkinkan strategi untuk meringkas dan mengevaluasi faktor eksternal. EXTERNAL THREATS & OPPURTUNITIES PROFILE (ETOP) COMPETITIVE PROFILE MATRIX CPM mengidentifikasikan competitor perusahaan dan kekuatansertakelemahanperusahaan.faktorinternal dan eksternal masuk dalam CPM. INTERNAL ENVIRONMENT ANALYSIS Internal audit mengumpulkan, menghubungkan, dan mengevaluasi informasi mengenai operasi perusahaan (manajemen,marketing,finance,SDM, operasi, rnd, SIM). RESOURCE-BASED VIEW Pendekatan RBV untuk keunggulan kompetitif berpendapat bahwa sumber internal lebih penting disbandingeksternal dalammeraih dan mempertahankan keunggulan kompetitif. 3 BASIC RESOURCES :  Tangible assets : fasilitas produksi, bahan baku, sumber keuangan, real estates. Berbentuk fisikm dan mudah ditemukan.  Intangible assets : brand, reputasi, moral organisasi, pengetahuan teknikal, paten & trade mark. Tidakberbentuknyata,tidakbisadilihatdan disentuh.  Organizational capabilities : berupa skill atau kemampuan,caradalammengkombinasikan aset, orang, proses dalam merubah input menjadi output. APA YANG MEMBUAT RESOURCE SANGAT BERNILAI ?  Competitive superiority : apakan resource membantu memenuhi kebutuhan kostumer dibandingkan competitor  Resource scarcity : apakah ketersedian resource sedikit?  Inimitability : mudah di copy atau didapatkan?
  • 4.
     Appropriability :siapa yang mendapatkan profit yang diciptakan resource?  Durability : secepat apa resource mengalami depresiasi?  Substitutability : ada alternative resource? VALUE CHAIN ANALYSIS (VCA) Merujuk kepada proses diaman perusahaan menentukan biaya yang diasosiasikan dengan aktivitas organisasi dari membeli bahan material untuk membuat produk sampai memasarkannya. Tujuannya untuk mengidentifikasi dimana low cost advantage atau disadvantage berada VCA memungkinkan perusahaan mengidentifkasi dengan baik kekuatan dan keleman, terutama dibandingkan dengan pesaing Benchmarking salah satu cara untuk apakah VCA perusahaan dapat bersaing dengan competitor. STRATEGIC ADVANTAGE PROFILE (SAP) Persiapan dalam analisis SAP hampir sama dengan ETOP. Terdapat5 fungsi areayang di analisis:operation,finance, marketing, HR, R&D. INTERNAL FACTOR EVALUATION (IFE) Analsis ini merupakan ringkasan dari langkah analisis internal strategic.Mengevaluasikekuatan dan kelemahan di fungsi perusahaan, dan memberikan dasar untuk mengidentifikasi dan evalasi hubungan tiap fungsi. SWOT FORMULATIONG OBJECTIVE AND STRATEGIES BALANCED SCORECARD (BSC) Adalah strategi evaluasi dan teknik kontrol. Tujuannya adalah untuk menyesuaikan tujuan shareholder dengan tujuan customer dan operasional. ALTERNATIVE STRATEGIES STRATEGY ANALYSIS AND CHOICE
  • 5.
    SWOT MATRIX SPACE MATRIX BCGMATRIX • Quadrant 1, Question Marks: Memiliki market share yang tinggi tetapi industrygrowthygrendah • Quadrant2, Stars: representasi peluangtersebsar dalam perushaan. Memiliki market shard an industry growth tertinggi. • Quadrant 3, Cash-Cows: harus di kelola dengan baik agar tetap berada dalam quadran ini. market share tinggi tetapi industry growth rendah • Quadrant 4, Dogs: karena posisi internal dan eksternal yanglemah,bisnisini sering di likuidasi. Market share dan industry growth rendah. INTERNAL – EXTERNAL MATRIX Merupakan gabungan analisis internal dan eksternal. Faktor internal merepresentasikan garis X dan faktor eksternal merepresentasikan garis Y. GRAND STRATEGY MATRIX Berdasarkan 2 dimensi yaitu market growth (industry) garis Y dan competitive position garis X. QSPM Merupakan tahapan terakhir dalam strategy formulasi yang menggabungkan tiap tahapan input stages dan matching stage.
  • 6.
    INTERNATIONAL STRATEGIC GLOBAL berdampakterhadaoseluruhaspekpadastrategi. Pasardunia telah muncul dan klimaksnya dari bisnis internasional sekarang adalah lebih banyak disukai oleh orang-orang. Hal ini lah yang menjadi salahs atu pendorong perusahaan harus dapat mengekspansi bisnisnya ke internasional karena akan sulit untuk bertahan jika hanya mengandalkan pasar domestic. MENGAPA PERUSAHAAN MENGEKSPANSI KE DALAM PASAR ASING?  Mendapatakan akses ke kostumer baru (meningkatkan profit dan revenue)  Mencapai biaya terendah dan memperkuat keunggulan perusahaan  Menekankan core competence perusahaan  Menyebarkan bisnis ke pasar yang lebih luas. KEUNTUNGAN MEMASUKI PASAR INTERNASIONAL  Mendapatkan customer baru  Dapat menyerapkapasitaslebih, mengurangi unit cost dan menyebarkan economic risk  Memungkikan biaya fasilitas produksi menjadi lebih rendah  Komeptisi tidak lebih intense dibandingkan di pasar domestic  Economic of scale dapat diraih  Kekuatan dan prestige perusahaan dapat diperkuat KEKURANGAN MEMASUKI PASAR INTERNASIONAL  Perbedaandemografik,sosial, lingkungan,politik, dan hambatan lainnya yang dapat menyebabkan kesulitan dalam berkomunikasi  Kelemahan pesaing biasnaya terlalu dilebikan sedangkan kekuatannya di underestimated  Mendapatkan kepercayaan dari organisasi regional seperti EEC ASEAN, IMF, sangat sulit tetapi worth it Strategi global menyelaraskan antara keinginan kostumer didunia dengan memberikan nilai yang tinggi dan biaya yang rendah. Itu berarti :  Melokasikan tempat produksi di tempat yang memiliki biaya buruh rendag dan sumber daya yang berlimpah  Lokasi R&D di tempat ilmuwan dan teknisi dapat ditemukan  Aktivitas marketing dekat dengan pasar yg dituju 3 keuntungan yg tidak didapatkan dari pasar domestic  Efisiensi global (efesiensi lokasi,economic of scale and scope)  Multinational flexibility  Worldwide learning Strategi untuk masuk dan berkompetisi di pasar asing  Memelihata satu negara untuk menjadi tempat produksi dan ekspor barang  Lisensi perusahaan asing utnuk menggunakan teknologi atau produksi dan distribusi produk  Menerapkan strategi franchise  Ikuti strategi global  Gunakan joint venture ata aliasi dengan perusahaan asing Alternative strategi untuk menyeimbangkan tekanan global dan lokal