PROPOSAL MOS
MASA ORIENTASI SEKOLAH
      Oleh: Suhadi Rembang




   SMA NEGERI 1 PAMOTAN
     DINAS PENDIDIKAN
    KABUPATEN REMBANG
   PROVINSI JAWA TENGAH
         JUNI, 2011




                             1
LEMBAR PENGESAHAN



Proposal MOS (Masa Orientasi Sekolah) ini telah diperiksa dengan teliti dan
cermat. Dengan demikian proposal ini layak dilaksanakan berdasarkan aturan
formal yang berlaku.

Proposal ini disahkan pada;
hari            :
tanggal:
waktu           :



Ketua Pelaksana                                Wakasek Bidang Kesiswaan



Cahyo Purnomo, S.                              Drs. Wardi
NIP.                                           NIP.


                              Yang mengesahkan,
                         Kepala SMA Negeri 1 Pamotan



                               Dra. Pusmi Indiyati
                               NIP.




                                                                          2
KATA PENGANTAR

Setiap jenjang pendidikan memiliki ciri – ciri khusus yang membedakannya
dengan jenjang pendidikan lainnya. Kekhususan ini dibutuhkan, karena cara
penyampaian materi pendidikan perlu disesuaikan dengan tingkat
perkembangan kemampuan mental psikologis peserta didik. Adanya ciri khusus
pada setiap jenjang pendidikan menyebabkan beberapa kebiasaan belajar yang
dikembangkan di jenjang sebelumnya perlu ditinggalkan dan diganti dengan cara
belajar yang baru yang lebih sesuai dengan tingkat perkembangan kemampuan
mental psikologis siswa.

Penyelenggaraan Masa Orientasi Siswa (MOS) merupakan kegiatan yang perlu
dilaksanakan dalam rangka memberikan pengenalan mengenai lingkungan
sekolah yang akan didudukinya. Disamping itu, kegiatan MOS diadakan sebagai
upaya untuk menjembatani siswa mengenal berbagai kekhususan dari jenjang
pendidikan barunya, baik yang berupa lingkungan fisik, lingkungan sosial maupun
program belajar.

Pedoman Pembinaan Masa Orientasi Siswa (MOS) ini merupakan upaya untuk
lebih memudahkan penyelenggaraan Masa Orientsi Siswa di SMA Negeri 1
Pamotan dengan mempertimbangkan kondisi dan situasi sekolah.

                                                        Rembang, 20 Juni 2011
                                                           Ketua Panitia MOS




                                                                             3
PENDAHULUAN

Dua hal kegiatan penting yang perlu diperhatikan dalam MOS (Masa Orientasi
Sekolah) SMA (Sekolah Menengah Atas). Pertama, review materi SMP (Sekolah
Menengah Pertema) dan materi SMA atau yang sering disebut matrikulasi.
Kedua, merangsang rasa percaya diri siswa dengan memberikan ruang aktualisasi
diri dengan berbagai kegiatan lapangan.

DASAR PELAKSANAAN

   1. Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang
        sistim Pendidikan Nasional ( Lembaran Negara Tahun 2003 Nomor 78,
        Tambahan Lembaran Negara Nomor 4496) ;
   2.   Peraturan Pemerintah No. 1 Tahun 2005 tentang Standar Nasional
        Pendidikan ;
   3.   Peraturan mentari Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 12
        Tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan Pendidikan ;
   4.   Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 38
        Tahun 2008 tentang Pembinaan Kesiswaan ;
   5.   Surat Edaran Direktur Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan
        Menengah, Departemen Pendidikan Nasional Republik Indoneia omor
        220/C/MN/2008 tanggal 18 Januari 2008, perihal Kegiatan “Masa
        Orientasi Siswa”
   6.   Surat Edaran Dinas Pendidikan Kabupaten Rembang Provinsi Jawa tengah
        tentang Penerimaan Siswa Baru.
   7.   Surat Keputusan Kepala SMA Negeri 1 Pamotan

TUJUAN KEGIATAN

Kegiatan pertama bertujuan untuk memberikan bekal awal dan kesiapan setara
pada siswa dalam menguasai dasar-dasar sains pada jenjang SMA. Kegiatan
kedua bertujuan untuk mendorong siswa dalam bersikap dan bertindak dalam
melakukan perubahan sosial ke arah yang lebih baik.

MANFAAT KEGIATAN

Kegiatan ini bermanfaat untuk siswa yaitu siswa menguasai dasar-dasar sains
pada jenjang SMA dan siswa mampu bersikap dan bertindak yang baik

WAKTU & TEMPAT PELAKSANAAN

Kegiatan ini dilaksanakan selama empat hari, pada;
Hari            : Senin, Selasa, dan Rabo



                                                                           4
Tanggal       : 11 hingga 13 Juli 2011
Tempat        : SMA Negeri 1 Pamotan

PESERTA KEGIATAN

Peserta kegiatan ini adalah calon siswa SMA dengan jumlah 215 orang, dengan
mengikutsertakan siswa senior, guru dan karyawan sekolah.

KEGIATAN MOS

Kegiatan mos ini dibagi menjadi dua bagian yaitu kegiatan di dalam ruang dan
kegiatan di luar ruangan. Kegiatan yang dilakukan di dalam ruang yaitu kegiatan
yang sifatnya pembelajaran. Pada kegiatan ini akan difokuskan pada kegiatan
matrikulasi. Pembelajaran di dalam kelas meliputi materi tentang nasionalisme
dan pendidikan Karakter, sains IPA, sains IPS, sains Bahasa, kesadaran berbangsa
dan bernegara, tata krama / budi pekerti, pengenalan kurikulum SMA, dan kiat-
kiat belajar sukses.

Kegiatan secara detail lihat kurikulum kegiatan. Selanjutnya kegiatan yang
diakukan di luar ruangan yaitu kegiatan yang berhubungan dengan action/
tindakan. Kegiatan di luar ruangan meliputi; tanam pohon, expo dan pentas Seni.
Kegiatan secara detail lihat kurikulum kegiatan.

KURIKULUM KEGIATAN

Berikut ini merupakan kurikulum kegiatan MOS
 Hari,                                            Tujuan
            Jam           Pengisi Topik
 tanggal                                          instruksional
            06.00-07.00 OSIS      Registrasi
            07.00-07.30 OSIS      Pembukaan
            07.30-08.30 OSIS      Pre-Test
            08.30-08.45 OSIS      Break
            08.45-10.30 Guru      IPA
 Senin,
            10.30-10.45 OSIS      Istirahat
 11 Juli
            10.45-12.30 Guru      IPS
            12.30-13.30 OSIS      Sholat &
                                  Siraman
                                  Rohani
            13.30         OSIS    Pulang




                                                                              5
06.30-07.00   OSIS    Apel Pagi
           07.00-08.45   OSIS    BAHASA
           08.45-09.00   OSIS    Break
           09.00-10.00   OSIS    Post-Test
           10.00-10.15   OSIS    Istirahat
           10.15-11.15   GURU    Kesadaran
                                 Berbangsa &
 Selasa,
                                 Bernegara
 12 Juli
           11.15-12.15   GURU    Pengenalan
                                 Kurikulum
                                 SMA
           12.15-13.30   GURU    Sholat &
                                 Siraman
                                 Rohani
           13.30         OSIS    Pulang
           06.30-07.00   OSIS    Apel Pagi
           07.00-08.00   GURU    Kiat Sukses
                                 Belajar
           08.00-08.45   OSIS    Tanam
                                 Pohon
 Rabo,     08.45-12.00   OSIS    Expo &
 13 Juli                         Pentas Seni
           12.00-13.00   GURU    Sholat &
                                 Siraman
                                 Rohani
           13.00-13.30   OSIS    Penutupan
           13.30         OSIS    Pulang

ANGGARAN KEGIATAN

Anggaran kegiatan MOS pada prinsipnya menggunakan pendekatan ekonomis,
yaitu efektif dan efesien.

STRUKTUR KEPANITIAAN

Penanggung Jawab: Dra. Pusmi Indiyati
Penjamin Mutu: Drs. Sukono Teguh, Drs. Didik Pudianto, Drs. Wardi, Drs. Budi
Winoto
Ketua Panitia: Cahyo Purnomo, S. Pd
Sekretaris: Suhadi, S. Pd
Bendahara: Sri Wahyuni, S. Pd
Seksi-seksi:
   1. Seksi Dokumentasi & Seni: Miftakhul Anwar, S. Pd, Samsul Ma’arif


                                                                          6
2. Seksi Konsumsi: Atif Falakhah,
   3. Seksi Perlengkapan: Drs. Agus Sucipto, Ma’rufin
   4. Seksi P3K: Eko Satpam
   5. Seksi Koordinator Lapangan: Ketua Osis
   6. Seksi Instruktur : OSIS SMA Negeri 1 Pamotan
   7. Seksi Pemateri:
       Materi IPA: Drs. Daryoto Eko
       Materi IPS: Drs. Basuki, M. Si
       Materi Bahasa: Siti Nurhidayati, S. Pd
       Materi Kesadaran Berbangsa & Bernegara: Sri Yatiningsih, S. Pd
       Materi Pengenalan Kurikulum SMA: Drs. Didik Pudianto

SARANA BELAJAR

Sarana belajar dalam kegiatan MOS ini dibagi menjadi dua, yaitu sarana fisik dan
non fisik. Sarana fisik digunakan untuk mendukung keberlangsungan proses
MOS. Selanjutnya sarana non fisik digunakan untuk menjadi petunjuk dan
pengendali capaian tujuan dan manfaat kegiatan MOS di SMA Negeri 1 Pamotan.
Adapaun sarana belajar secara fisik dianggap telah tersedia. Selanjutnya sarana
non fisik diantaranya adalah modul MOS yang berisikan materi, paket soal untuk
pre-test dan post-test, serta para pemateri, instruktur, dan atau pendamping
kegiatan MOS.

PENUTUP

Pedoman Pembinaan Masa Orientasi Siswa (MOS) ini merupakan upaya untuk
lebih memudahkan penyelenggaraan Masa Orientsi Siswa di SMA Negeri 1
Pamotan dengan mempertimbangkan kondisi dan situasi di lapangan. Pedoman
MOS ini akan lebih berarti apabila diikuti peran aktif dan kreatif Kepala
Sekolah dan unsur sekolah lainnya serta dukungan orang tua, masyarakat dan
pemerintah daerah setempat. Mudah-mudahan dengan terselenggaranya MOS
dapat membantu sekolah meningkatkan kualitas sumber daya manusia sebagai
pembinaan awal kearah terbentuknya kultur sekolah yang kondusif bagi proses
belajar-mengajar.




                                                                              7
LAMPIRAN

                       CONTOH JUKLAK PEMBUKAAN


Tujuan
a. Mengawali pembukaan MOS secara resmi
b. Menyampaikan hal – hal yang berkaitan dengan penyelenggaraan MOS

Waktu     : 30 – 60 menit tergantung banyaknya hal yang ingin disampaikan,
          dan tergantung apakah acara ini disatukan dengan upacara bendera
          atau tidak.
Peralatan : alat pengeras suara

Langkah Pelaksanaan
   1. Seluruh siswa senior dan ssiwa baru serta guru dikumpulkan di tempat
       pelaksanaan acara
   2. Kepala Sekolah menyampaikan ucapan selamat datang pada siswa baru
       dan himbauan kepada guru serta siswa senior untuk menyambut
       kedatangan siswa baru dan membantu warga baru ini untuk beradaptasi
       dengan lingkungan sekolah.
   3. Kepala Sekolah menyampaikn hal – hal yang dianggap perlu.
   4. Kepala Sekolah secara resmi menyatakan dimulainya acara MOS

Kemungkinan Variasi
Jika acara ini disatukan dengan upacara bendera, maka isi pengarahan Kepala
Sekolah dapat diberikan segera setelah upacara selesai.




                                                                             8
LAMPIRAN

                       CONTOH MATERI ICE BREACER:
                           Kegiatan Perkenalan



1.   Judul       : “Kartu Nama Acak”
2.   Waktu         : sekitar 35 menit
3.   Bahan         :
        a.       Kartu kosong berukuran 7 x 10 cm sejumla peserta
        b.       Alat tulis
        c.       Kotak untuk menempatkan kartu

4.     Prosedur
     a. Pemandu memberikan kartu kosong pada tiap peserta
     b. Peserta diminta untuk menulis pada kartu tersebut yaitu nama lengkap
         dan asal sekolah
     c. Setelah ditulis lengkap, kartu dikumpulkan kembali pada kotak, lalu
         dicampur aduk oleh pemandu
     d. Peserta diminta untuk mengambil kartu dengan memejamkan mata.
     e. Setelah mendapatkan kartu nama, mereka harus mencari pemilik kartu
         nama.
     f. Hal pertama yang dilakukan setelah menemukan pemilik kartu nama tsb,
         peserta harus memperkenalkan diri lalu mewawancarai pemilik kartu
         tentang biodata selengkapnya.
     g. Setelah waktu wawancara cukup, para peserta kembali ke tempat masing
         – masing.
     h. Setiap peserta diminta memperkenalkan kepada seluruh kelas tentang
         pemilik kartu nama serinci mungkin sesuai dengan data yang telah
         berhasil dicatatnya.




                                                                          9

Proposal mos-smp-sma

  • 1.
    PROPOSAL MOS MASA ORIENTASISEKOLAH Oleh: Suhadi Rembang SMA NEGERI 1 PAMOTAN DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN REMBANG PROVINSI JAWA TENGAH JUNI, 2011 1
  • 2.
    LEMBAR PENGESAHAN Proposal MOS(Masa Orientasi Sekolah) ini telah diperiksa dengan teliti dan cermat. Dengan demikian proposal ini layak dilaksanakan berdasarkan aturan formal yang berlaku. Proposal ini disahkan pada; hari : tanggal: waktu : Ketua Pelaksana Wakasek Bidang Kesiswaan Cahyo Purnomo, S. Drs. Wardi NIP. NIP. Yang mengesahkan, Kepala SMA Negeri 1 Pamotan Dra. Pusmi Indiyati NIP. 2
  • 3.
    KATA PENGANTAR Setiap jenjangpendidikan memiliki ciri – ciri khusus yang membedakannya dengan jenjang pendidikan lainnya. Kekhususan ini dibutuhkan, karena cara penyampaian materi pendidikan perlu disesuaikan dengan tingkat perkembangan kemampuan mental psikologis peserta didik. Adanya ciri khusus pada setiap jenjang pendidikan menyebabkan beberapa kebiasaan belajar yang dikembangkan di jenjang sebelumnya perlu ditinggalkan dan diganti dengan cara belajar yang baru yang lebih sesuai dengan tingkat perkembangan kemampuan mental psikologis siswa. Penyelenggaraan Masa Orientasi Siswa (MOS) merupakan kegiatan yang perlu dilaksanakan dalam rangka memberikan pengenalan mengenai lingkungan sekolah yang akan didudukinya. Disamping itu, kegiatan MOS diadakan sebagai upaya untuk menjembatani siswa mengenal berbagai kekhususan dari jenjang pendidikan barunya, baik yang berupa lingkungan fisik, lingkungan sosial maupun program belajar. Pedoman Pembinaan Masa Orientasi Siswa (MOS) ini merupakan upaya untuk lebih memudahkan penyelenggaraan Masa Orientsi Siswa di SMA Negeri 1 Pamotan dengan mempertimbangkan kondisi dan situasi sekolah. Rembang, 20 Juni 2011 Ketua Panitia MOS 3
  • 4.
    PENDAHULUAN Dua hal kegiatanpenting yang perlu diperhatikan dalam MOS (Masa Orientasi Sekolah) SMA (Sekolah Menengah Atas). Pertama, review materi SMP (Sekolah Menengah Pertema) dan materi SMA atau yang sering disebut matrikulasi. Kedua, merangsang rasa percaya diri siswa dengan memberikan ruang aktualisasi diri dengan berbagai kegiatan lapangan. DASAR PELAKSANAAN 1. Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang sistim Pendidikan Nasional ( Lembaran Negara Tahun 2003 Nomor 78, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4496) ; 2. Peraturan Pemerintah No. 1 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan ; 3. Peraturan mentari Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan Pendidikan ; 4. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2008 tentang Pembinaan Kesiswaan ; 5. Surat Edaran Direktur Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah, Departemen Pendidikan Nasional Republik Indoneia omor 220/C/MN/2008 tanggal 18 Januari 2008, perihal Kegiatan “Masa Orientasi Siswa” 6. Surat Edaran Dinas Pendidikan Kabupaten Rembang Provinsi Jawa tengah tentang Penerimaan Siswa Baru. 7. Surat Keputusan Kepala SMA Negeri 1 Pamotan TUJUAN KEGIATAN Kegiatan pertama bertujuan untuk memberikan bekal awal dan kesiapan setara pada siswa dalam menguasai dasar-dasar sains pada jenjang SMA. Kegiatan kedua bertujuan untuk mendorong siswa dalam bersikap dan bertindak dalam melakukan perubahan sosial ke arah yang lebih baik. MANFAAT KEGIATAN Kegiatan ini bermanfaat untuk siswa yaitu siswa menguasai dasar-dasar sains pada jenjang SMA dan siswa mampu bersikap dan bertindak yang baik WAKTU & TEMPAT PELAKSANAAN Kegiatan ini dilaksanakan selama empat hari, pada; Hari : Senin, Selasa, dan Rabo 4
  • 5.
    Tanggal : 11 hingga 13 Juli 2011 Tempat : SMA Negeri 1 Pamotan PESERTA KEGIATAN Peserta kegiatan ini adalah calon siswa SMA dengan jumlah 215 orang, dengan mengikutsertakan siswa senior, guru dan karyawan sekolah. KEGIATAN MOS Kegiatan mos ini dibagi menjadi dua bagian yaitu kegiatan di dalam ruang dan kegiatan di luar ruangan. Kegiatan yang dilakukan di dalam ruang yaitu kegiatan yang sifatnya pembelajaran. Pada kegiatan ini akan difokuskan pada kegiatan matrikulasi. Pembelajaran di dalam kelas meliputi materi tentang nasionalisme dan pendidikan Karakter, sains IPA, sains IPS, sains Bahasa, kesadaran berbangsa dan bernegara, tata krama / budi pekerti, pengenalan kurikulum SMA, dan kiat- kiat belajar sukses. Kegiatan secara detail lihat kurikulum kegiatan. Selanjutnya kegiatan yang diakukan di luar ruangan yaitu kegiatan yang berhubungan dengan action/ tindakan. Kegiatan di luar ruangan meliputi; tanam pohon, expo dan pentas Seni. Kegiatan secara detail lihat kurikulum kegiatan. KURIKULUM KEGIATAN Berikut ini merupakan kurikulum kegiatan MOS Hari, Tujuan Jam Pengisi Topik tanggal instruksional 06.00-07.00 OSIS Registrasi 07.00-07.30 OSIS Pembukaan 07.30-08.30 OSIS Pre-Test 08.30-08.45 OSIS Break 08.45-10.30 Guru IPA Senin, 10.30-10.45 OSIS Istirahat 11 Juli 10.45-12.30 Guru IPS 12.30-13.30 OSIS Sholat & Siraman Rohani 13.30 OSIS Pulang 5
  • 6.
    06.30-07.00 OSIS Apel Pagi 07.00-08.45 OSIS BAHASA 08.45-09.00 OSIS Break 09.00-10.00 OSIS Post-Test 10.00-10.15 OSIS Istirahat 10.15-11.15 GURU Kesadaran Berbangsa & Selasa, Bernegara 12 Juli 11.15-12.15 GURU Pengenalan Kurikulum SMA 12.15-13.30 GURU Sholat & Siraman Rohani 13.30 OSIS Pulang 06.30-07.00 OSIS Apel Pagi 07.00-08.00 GURU Kiat Sukses Belajar 08.00-08.45 OSIS Tanam Pohon Rabo, 08.45-12.00 OSIS Expo & 13 Juli Pentas Seni 12.00-13.00 GURU Sholat & Siraman Rohani 13.00-13.30 OSIS Penutupan 13.30 OSIS Pulang ANGGARAN KEGIATAN Anggaran kegiatan MOS pada prinsipnya menggunakan pendekatan ekonomis, yaitu efektif dan efesien. STRUKTUR KEPANITIAAN Penanggung Jawab: Dra. Pusmi Indiyati Penjamin Mutu: Drs. Sukono Teguh, Drs. Didik Pudianto, Drs. Wardi, Drs. Budi Winoto Ketua Panitia: Cahyo Purnomo, S. Pd Sekretaris: Suhadi, S. Pd Bendahara: Sri Wahyuni, S. Pd Seksi-seksi: 1. Seksi Dokumentasi & Seni: Miftakhul Anwar, S. Pd, Samsul Ma’arif 6
  • 7.
    2. Seksi Konsumsi:Atif Falakhah, 3. Seksi Perlengkapan: Drs. Agus Sucipto, Ma’rufin 4. Seksi P3K: Eko Satpam 5. Seksi Koordinator Lapangan: Ketua Osis 6. Seksi Instruktur : OSIS SMA Negeri 1 Pamotan 7. Seksi Pemateri:  Materi IPA: Drs. Daryoto Eko  Materi IPS: Drs. Basuki, M. Si  Materi Bahasa: Siti Nurhidayati, S. Pd  Materi Kesadaran Berbangsa & Bernegara: Sri Yatiningsih, S. Pd  Materi Pengenalan Kurikulum SMA: Drs. Didik Pudianto SARANA BELAJAR Sarana belajar dalam kegiatan MOS ini dibagi menjadi dua, yaitu sarana fisik dan non fisik. Sarana fisik digunakan untuk mendukung keberlangsungan proses MOS. Selanjutnya sarana non fisik digunakan untuk menjadi petunjuk dan pengendali capaian tujuan dan manfaat kegiatan MOS di SMA Negeri 1 Pamotan. Adapaun sarana belajar secara fisik dianggap telah tersedia. Selanjutnya sarana non fisik diantaranya adalah modul MOS yang berisikan materi, paket soal untuk pre-test dan post-test, serta para pemateri, instruktur, dan atau pendamping kegiatan MOS. PENUTUP Pedoman Pembinaan Masa Orientasi Siswa (MOS) ini merupakan upaya untuk lebih memudahkan penyelenggaraan Masa Orientsi Siswa di SMA Negeri 1 Pamotan dengan mempertimbangkan kondisi dan situasi di lapangan. Pedoman MOS ini akan lebih berarti apabila diikuti peran aktif dan kreatif Kepala Sekolah dan unsur sekolah lainnya serta dukungan orang tua, masyarakat dan pemerintah daerah setempat. Mudah-mudahan dengan terselenggaranya MOS dapat membantu sekolah meningkatkan kualitas sumber daya manusia sebagai pembinaan awal kearah terbentuknya kultur sekolah yang kondusif bagi proses belajar-mengajar. 7
  • 8.
    LAMPIRAN CONTOH JUKLAK PEMBUKAAN Tujuan a. Mengawali pembukaan MOS secara resmi b. Menyampaikan hal – hal yang berkaitan dengan penyelenggaraan MOS Waktu : 30 – 60 menit tergantung banyaknya hal yang ingin disampaikan, dan tergantung apakah acara ini disatukan dengan upacara bendera atau tidak. Peralatan : alat pengeras suara Langkah Pelaksanaan 1. Seluruh siswa senior dan ssiwa baru serta guru dikumpulkan di tempat pelaksanaan acara 2. Kepala Sekolah menyampaikan ucapan selamat datang pada siswa baru dan himbauan kepada guru serta siswa senior untuk menyambut kedatangan siswa baru dan membantu warga baru ini untuk beradaptasi dengan lingkungan sekolah. 3. Kepala Sekolah menyampaikn hal – hal yang dianggap perlu. 4. Kepala Sekolah secara resmi menyatakan dimulainya acara MOS Kemungkinan Variasi Jika acara ini disatukan dengan upacara bendera, maka isi pengarahan Kepala Sekolah dapat diberikan segera setelah upacara selesai. 8
  • 9.
    LAMPIRAN CONTOH MATERI ICE BREACER: Kegiatan Perkenalan 1. Judul : “Kartu Nama Acak” 2. Waktu : sekitar 35 menit 3. Bahan : a. Kartu kosong berukuran 7 x 10 cm sejumla peserta b. Alat tulis c. Kotak untuk menempatkan kartu 4. Prosedur a. Pemandu memberikan kartu kosong pada tiap peserta b. Peserta diminta untuk menulis pada kartu tersebut yaitu nama lengkap dan asal sekolah c. Setelah ditulis lengkap, kartu dikumpulkan kembali pada kotak, lalu dicampur aduk oleh pemandu d. Peserta diminta untuk mengambil kartu dengan memejamkan mata. e. Setelah mendapatkan kartu nama, mereka harus mencari pemilik kartu nama. f. Hal pertama yang dilakukan setelah menemukan pemilik kartu nama tsb, peserta harus memperkenalkan diri lalu mewawancarai pemilik kartu tentang biodata selengkapnya. g. Setelah waktu wawancara cukup, para peserta kembali ke tempat masing – masing. h. Setiap peserta diminta memperkenalkan kepada seluruh kelas tentang pemilik kartu nama serinci mungkin sesuai dengan data yang telah berhasil dicatatnya. 9