PROJECT CHARTER
PROJECT NAME
Aplikasi Estimasi Ongkos Kirim dan Pelacakan
Pengiriman JNE
PROJECT NUMBER
2019/1/1
DATE
19 Maret 2019
REVISION NUMBER
1.0
1. Project Description and Goals
Bagian ini menjelaskan kebutuhan bisnis, kepentingan, dan masalah dari proyek, misalnya sampai pada
justifikasi karena kebutuhan organisasi, kebutuhan customer, peningkatan teknologi, kebutuhan kebijakan,
tujuan saving cost, maupun improvement process
Latar Belakang
Jasa pengiriman merupakan suatu model usaha yang menyediakan jasa untuk mengirimkan
barang dari suatu tempat menuju tempat tujuan. Jenis barang yang dapat dikirimkan pun dapat
bervariasi, mulai dari dokumen, paket hadiah, barang belanja online, hingga kendaraan bermotor.
Moda transportasi yang ditawarkan pun beragam sesuai dengan kebutuhan waktu antar dan kapasitas
angkut, melalui kendaraan darat (truk dan kereta), kendaraan laut (kapal), dan kendaraan udara
(pesawat terbang).
Dari model penggunaan jasa pengiriman ini muncul beberapa masalah. Pertama, dengan
luasnya daerah Indonesia yang dijangkau dan beragam tipe jasa yang ditawarkan, calon pengguna
mengalami kesulitan untuk mengetahui estimasi biaya yang harus dikeluarkan untuk dapat
mengirimkan barangnya. Kedua, untuk mengantarkan barang dari tempat asal hingga ke tempat tujuan
memerlukan waktu yang bisa hingga 5 hari, sedangkan pengguna perlu untuk mengetahui lokasi
terbaru atau progres pengiriman dari paketnya.
Oleh karena itu, dengan Aplikasi Estimasi Ongkos Kirim dan Pelacakan Pengiriman, JNE
dapat membantu para pengguna jasanya untuk memperkirakan ongkos kirim dari paket yang akan
dikirim dan mendapatkan informasi terkini mengenai status pengiriman paketnya.
Maksud dan Tujuan
Maksud dan tujuan yang dikehendaki dari kegiatan ini adalah pembangunan Aplikasi Estimasi
Ongkos Kirim dan Pelacakan Pengiriman JNE.
Sasaran
Sasaran pembangunan Aplikasi Estimasi Ongkos Kirim dan Pelacakan Pengiriman JNE :
â—ŹMeningkatkan kepercayaan & kenyamanan pelanggan untuk menggunakan layanan JNE.
â—ŹMemberikan informasi mengenai estimasi ongkos kirim secara akurat.
â—ŹMemberikan informasi mengenai status dan lokasi keberadaan barang pada secara akurat.
â—ŹMeningkatkan daya saing JNE dengan perusahaan pengiriman barang lain.
â—ŹMeningkatkan kinerja pegawai JNE ditunjang dengan aplikasi yang lebih efektif & efisien.
â—Ź Risks
Bagian ini menjelaskan resiko-resiko yang mungkin terjadi dalam pengerjaan proyek
Pengerjaan proyek Aplikasi Estimasi Ongkos Kirim dan Pelacakan Pengiriman JNE memiliki
beberapa kemungkinan resiko yang akan terjadi, di antaranya:
1. Perubahan skema-skema penentuan ongkos pengiriman
2. Kurangnya partisipasi stakeholder dalam seluruh proses
3. Lamanya proses pengumpulan data alur proses pengiriman di JNE
4. Adanya bug pada aplikasi
3. Deliverables
Bagian ini menjelaskan dokumen-dokumen yang akan diberikan meliputi: SDPLN, SRS, SAD, test plan dan
user documentation serta hasil dari perencanaan
Penjelasan dokumen ini meliputi SDPLN (​Software Development Plan​), SRS (​Software
Requirement Specification​), SAD (​Software Architecture Development​), TSTPLN (​Test Plan​), dan User
Documentation serta hasil dari perencanaan.
SDPLN ​merupakan dokumen yang dibuat oleh oleh project manager untuk menggambarkan secara
umum kinerja team dimulai dari tujuan pembuatan, ruang lingkup, lama pengerjaan serta team yang
terlibat dalam pengerjaan suatu project sistem informasi. Diharapkan dengan adanya software
development plant dapat memperjelas sistem yang akan dibangun. Software development plan membantu
anggota team bekerja sesuai dengan tugas masing-masing, diharapkan dengan pembagian kinerja yang
sudah jelas dapat menghasilkan suatu sistem informasi yang dapat menyelesaikan permasalahan yang ada
pada perusahaan.
SRS ​adalah dokumen yang menjelaskan tentang berbagai kebutuhan yang harus dipenuhi oleh
suatu software. Dokumen ini dibuat oleh developer (pembuat software) setelah menggali informasi dari
calon pemakai software. Pembuatannya pun seharusnya mengikuti standar yang ada dan paling diakui
oleh para praktisi rekayasa software di dunia. Oleh karena itu, standar yang akan dibahas di sini adalah
standar dari IEEE.
SAD ​adalah dokumen yang menjelaskan tentang arsitektur proyek perangkat lunak yang akan
dikerjakan. Dokumen ini diantaranya berisi tentang Overview dari dokumen ini sendiri, Architectural
Representation, Architectural Goals and Constraints, Use-Case View atau representasi fungsionalitas dari
proses dan Logical View.
TSTPLN ​melingkupi tujuan-tujuan identifikasi informasi proyek dan komponen perangkat
lunaknya, daftar persyaratan yang diujikan untuk testing, merekomendasikan dan menjelaskan strategi
pengujian yang akan digunakan, identifikasi kebutuhan yang diperlukan, serta daftar lampiran terkait.
4. Scope Definition
Bagian ini menjelaskan ruang lingkup proyek, misalkan spesifikasi fungsi dari proyek
Batasan ​dari proyek aplikasi ini adalah sebagai berikut:
1. Sistem pengiriman yang diintegrasikan adalah JNE
2. Platform aplikasi pada web
3. Daerah yang termasuk perhitungan ongkos kirim terbatas pada wilayah Indonesia
4. Pengguna aplikasi adalah customer JNE
Kebutuhan fungsional ​yang harus ada dalam sistem yang akan dibuat ini adalah sebagai berikut:
a. Dapat mengestimasi ongkos kirim berdasarkan tujuan, asal, dan dimensi barang
b. Dapat melacak paket kiriman sekarang dengan optimal
Kebutuhan Nonfungsional ​adalah kebutuhan tambahan yang tidak memiliki input, proses, dan
output. Namun demikian, kebutuhan nonfungsional ini sebaiknya dipenuhi, karena akan sangat
menentukan apakah sistem ini akan digunakan ​user ​atau tidak. Kebutuhan nonfungsional ini dapat
dikategorikan berdasarkan PIECES ​framework
a. Performance : Response Time, Throughput, Utilization
b. Scalability : Dapat dikembangkan
c. Availability : Tersedia selama 24/7 selain maintenance
d. Reliability : Dapat mengatasi banyak request dalam satu waktu.
e. Maintainability : Gampang untuk di maintenance
f. Security : Tidak ada data yang hilang atau diambil dengan ilegal oleh pihak tertentu
g. Data Integrity : Data sesuai dan terintegrasi.
h. Usability : Bisa digunakan
i. Interoperability : Dapat bekerja sama dengan modul lain dalam sebuah sistem.
Kebutuhan Insfrastruktur
No Item Jumlah Spesifikasi
1 Server 2 unit - Processor Intel Xeon Quad-Core
Processor E3-1240 v5 (8M Cache,
3.50 GHz)
- 16GB RAM
- 1TB storage
- Ubuntu Server 18.04 OS
2 PC Sesuai kebutuhan - Processor Intel Core i5 Dual-Core
@ 2.4 Ghz
- 4GB RAM
- GB storage
- Windows 10 / Linux Mint / Apple
OS X
Kebutuhan Software
No Uraian Spesifikasi
1 Basis Aplikasi Web
2 Bahasa Pemrograman PHP, HTML, CSS, JavaScript
3 Database MySQL
4 Software Pendukung Adobe Photoshop, Google Chrome, Visual
Studio Code, Composer, Node Js, Docker
Lingkup Kegiatan
Secara umum kegiatan-kegiatan yang tercangkup dalam pelaksanaan kegiatan Pembangunan
Aplikasi Estimasi Ongkos Kirim dan Pelacakan Pengiriman JNE adalah sebagai berikut :
Tahap 1. Melakukan persiapan pelaksanaan pekerjaan dengan melakukan identifikasi
terhadap model fitur dan data yang diperlukan pada Aplikasi Estimasi Ongkos
Kirim dan Pelacakan Pengiriman JNE
Tahap 2. Melakukan analisis terhadap permasalahan yang ada pada tracking dan estimasi
harga dan mencari solusi yang terbaik
Tahap 3. Merancang design pembangunan fitur dalam Aplikasi Estimasi Ongkos Kirim dan
Pelacakan Pengiriman JNE
Tahap 4. Pada tahap akhir pekerjaan ini, konsultan juga harus menghasilkan suatu manual
yang dapat digunakan untuk pengelolaan tracking dan estimasi.
Tahap 5. Melakukan pelatihan/bimbingan teknis dengan pengguna jasa terkait
penggunaan/pengoperasian Aplikasi Estimasi Ongkos Kirim dan Pelacakan
Pengiriman JNE.
Identifikasi Masalah
Identifikasi permasalahan yang menjadi dasar perlu dibangunnya Aplikasi Estimasi Ongkos Kirim
dan Pelacakan Pengiriman JNE adalah :
A. Akses atas informasi perkiraan ongkos kirim paket berdasarkan tempat asal, tempat
tujuan, berat, dan ukuran paket
B. Akses atas informasi terkini mengenai paket yang sedang dikirim
Penggalian Kebutuhan
Penggalian Kebutuhan dilakukan melalui riset dan observasi proses bisnis layanan JNE dari
sebelum mengirim paket, saat pengiriman sampai paket diterima. Hasil kebutuhan fungsional
yang diperoleh yaitu:
a. Bagi Perusahaan atau Pegawai
- Dibutuhkan media yang membantu pegawai perusahaan untuk menghitung
estimasi harga pengiriman barang secara akurat.
- Dibutuhkan media yang akan memudahkan dalam mengontrol proses pengiriman
barang.
b. Bagi Pengguna Aplikasi
- Dibutuhkan media yang membantu pengguna untuk menghitung estimasi harga
pengiriman barang.
- Dibutuhkan media yang membantu pengguna untuk melacak barang pengguna
pada proses pengiriman.
Pengumpulan dan Pengolahan Data
Pengumpulan dan pengolahan data biaya paket antar kota di Indonesia, skema pengaturan ongkos
kirim, dan data proses pengiriman yang nantinya digunakan untuk merancang alur sistem Aplikasi
Estimasi Ongkos Kirim dan Pelacakan Pengiriman JNE.
Perancangan Sistem
Dalam tahap perancangan sistem, dilakukan analisis kebutuhan untuk mendefinisikan rancangan
sistem mulai dari alur, arsitektur sistem, tampilan dan struktur data yang digunakan oleh aplikasi
ini. Pendefinisian rancangan tampilan atau mockup dilakukan untuk menghasilkan desain
tampilan fitur yang sesuai dengan kebutuhan pengguna melalui perencanaan konten dan tata letak
tampilan. Sedangkan rancangan struktur data dilakukan untuk membuat desain database terkait
rancangan tabel dan relasi antar tabel untuk memudahkan pengelolaan data aplikasi.
Prototyping
Pada tahap ini, dibuat UI aplikasi sesuai dengan hasil rancangan pada tahap perancangan sistem
untuk diujikan pada pengguna. Pengujian bertujuan untuk memperoleh masukan bagi rancangan
guna perbaikan aplikasi.
Development
Setelah proses prototipe yang dibuat sebelumnya telah difinalisasi, maka tahap selanjutnya yaitu
mengembangkan aplikasi. Pengembagan dilakukan menggunakan framwork utama Laravel dan
React untuk membangun seluruh kebutuhan sesuai rancangan sistem yang telah dibuat.
Testing dan Maintenance
Pada tahap akhir ini, dilakukan pengujian pada aplikasi yang telah dikembangkan sesuai skenario
pengujian yang telah dibuat. Hal ini dilakukan untuk memastikan performa aplikasi dan kebenaran
hasil proses aplikasi sesuai dengan rancangan yang telah dibuat.
5. Project Milestones
Bagian ini menjelaskan gambaran umum jadwal proyek yang akan dikerjakan
Summary Milestone Schedule - List key project milestones relative to project start
Project Milestone Lama hari Target Data
(dd/mm/yyyy - dd/mm/yyyy)
Survei Kebutuhan 6 25/03/2019 - 30/03/2019
Survei dan wawancara stakeholder 3 25/03/2019 - 27/03/2019
Pengumpulan data resmi 3 28/03/2019 - 30/03/2019
Analisis Kebutuhan 12 01/04/2019 - 12/04/2019
Menganalisis seluruh kebutuhan 2 01/04/2019 - 02/04/2019
Menetapkan kebutuhan 2 03/04/2019 - 04/04/2019
Menganalisis alur kerja sistem 3 05/04/2019 - 07/04/2019
Menganalisis proses input dan output sistem 3 08/04/2019 - 10/04/2019
Menyusun laporan perkembangan analisis 2 11/04/2019 - 12/04/2019
Desain 25 13/04/2019 - 06/05/2019
Membuat desain alur kerja sistem 3 13/04/2019 - 15/04/2019
Membuat desain proses input dan output
sistem
3 16/04/2019 - 18/04/2019
Membuat desain interface sistem 3 19/04/2019 - 21/04/2019
Membuat desain basis data sistem 2 22/04/2019 - 23/04/2019
Membuat desain jaringan sistem 3 24/04/2019 - 26/04/2019
Melakukan evaluasi 3 27/04/2019 - 29/04/2019
Melakukan perbaikan 5 30/04/2019 - 03/05/2019
Menyusun laporan perkembangan desain
sistem
3 04/05/2019 - 06/05/2019
Implementasi 90 07/05/2019 - 05/07/2019
Pengkodean program 60 07/05/2019 - 05/06/2019
Realisasi interface sistem 30 06/06/2019 - 05/07/2019
Testing 10 06/07/2019 - 25/07/2019
Melakukan uji coba operasional sistem 7 06/07/2019 - 12/07/2019
Membuat skenario pengujuan sistem 3 13/07/2019 - 15/07/2019
Stakeholder melakukan uji coba berdasarkan
skenario pengujian sistem
3 16/07/2019 - 18/07/2019
Melakukan evaluasi dan perbaikan 7 19/07/2019 - 25/07/2019
Deployment / Instalasi Sistem 10 26/07/2019 - 04/08/2019
Pembelian server dan hosting 2 26/07/2019 - 27/07/2019
Instalasi library 6 28/07/2019 - 02/08/2019
Instalasi database 2 03/08/2019 - 04/08/2019
Dokumentasi 20 05/08/2019 - 24/08/2019
Menyusun laporan akhir pembuatan sistem 7 05/08/2019 - 11/08/2019
Dokumentasi keseluruhan sistem 7 12/08/2019 - 18/08/2019
Membuat panduan pengoperasian sistem 6 19/08/2019 - 24/08/2019
TOTAL 173 25/03/2019 - 24/08/2019
6. Budget Summary
Bagian ini menjelaskan pembiayaan proyek secara ringkas
No. Kegiatan Satuan Volume Harga Satuan Jumlah Harga
Biaya Langsung Personil
A. Tenaga ahli
1 Project manager OB 1 x 4 Rp 10.000.000,00 Rp 40.000.000,00
2 Team leader OB 1 x 4 Rp 10.000.000,00 Rp 40.000.000,00
3 Analisis sistem OB 1 x 1 Rp 6.000.000,00 Rp 6.000.000,00
4 Ahli database OB 1 x 4 Rp 6.000.000,00 Rp 24.000.000,00
5 Ahli programmer OB 3 x 4 Rp 10.000.000,00 Rp 120.000.000,00
6
Ahli jaringan
Komputer
OB 1 x 2 Rp 6.000.000,00 Rp 12.000.000,00
B. Tenaga pendukung
1
Asisten tenaga
ahli
OB 1 x 4 Rp 3.000.000,00 Rp 12.000.000,00
2
Tenaga
administrasi
OB 1 x 4 Rp 3.000.000,00 Rp 12.000.000,00
3
Tenaga
dokumentasi
OB 1 x 4 Rp 3.000.000,00 Rp 12.000.000,00
Biaya Langsung Non Personil
A. Biaya belanja barang
1
Aplikasi Estimasi
Ongkos Kirim
dan Tracking
Barang
Paket 1 x 1 Rp 300.000,00 Rp 300.000,00
B. Biaya pelaporan
1
Percetakan buku
panduan
pengoperasian
Eksemplar 5 x 1 Rp 250.000,00 Rp 1.250.000,00
2
Dokumentasi
aplikasi, Source
code dalam
hardisk
Keping 3 x 1 Rp 750.000,00 Rp 2.250.000,00
3
Pencetakan
laporan
Eksemplar
1
5
x 1 Rp 200.000,00 Rp 3.000.000,00
C. Support dan maintenance
1
Support dan
maintenance
Paket 1 x 3 Rp 10.000.000,00 Rp 30.000.000,00
Total biaya (personil + non personil) Rp 314.800.000,00
Ppn 10% Rp 31.480.000,00
Total Rp 346.280.000,00
Biaya diluar pembiayaan di atas akan didiskusikan lebih lanjut pada saat pertemuan pembayaran uang
muka proyek.
7. Assumptions, Constraints & Dependencies
Bagian ini menjelaskan hal-hal yang mendukung sistem, batasan, dan ketergantungannya dengan sistem
yang lain (jika ada)
Assumption
1. Proyek ini diharapkan dapat memudahkan customer JNE untuk mengetahui ongkos pengiriman
dari paket yang akan dikirimkan berdasarkan dimensi paket dan jalur pengiriman.
2. Proyek ini diharapkan dapat memudahkan customer JNE untuk mengetahui informasi terkini
terkait pengiriman paket berdasarkan nomor resi pengiriman.
3. Biaya sudah masuk 50% sebelum proyek dimulai
Constraints
1. Sistem pengiriman yang diintegrasikan adalah JNE
2. Platform aplikasi pada web
3. Daerah yang termasuk perhitungan ongkos kirim terbatas pada wilayah Indonesia
4. Pengguna aplikasi adalah customer JNE
Dependencies
1. Framework Web Server Back End berbasis PHP 7.0 (Laravel 5.6) yang dirilis dibawah lisensi
MIT, dan dibangun dengan konsep MVC dan mengadopsi konsep unit testing, schema builder,
database migrations, RESTful, Dependency Injection, cache, log dan security yang sempurna.
2. Framework Front End menggunakan React berbasis Javascript yang mengadopsi konsep ​Single
Page Application​.
3. Database menggunakan RDBMS MySQL 7.0 yang populer.
4. Sistem yang mampu melakukan backup dan restore otomatis.
5. Arsitektur Sistem yang digunakan adalah ​client-server​.
8. Project Organizational Structure
Bagian ini berisikan daftar anggota team/kelompok beserta fungsi dan tugas-tugasnya di dalam
team/kelompok project ini
Jabatan Anggota Kualifikasi Umum Kualifikasi Khusus Tanggung Jawab
Project
Manager
Ferdinand
Jason G.
Mengkoordinasikan
seluruh tenaga ahli
yang dilibatkan serta
mengendalikan
jalannya pelaksanaan
pekerjaan tim
Berpengalaman
memimpin tim
pengembangan aplikasi
Bertanggung jawab
untuk
mengkoordinasikan
seluruh tenaga ahli
yang dilibatkan
Memiliki pemahaman
yang baik mengenai
penyusunan jadwal
pengembangan dan
pembangunan sistem
sesuai dengan
kapasitas
sistem
Mengendalikan
jalannya
pelaksanaan
pekerjaan tim
Memiliki track record
yang baik memimpin
tim kerja dalam hal
ketepatan waktu
pekerjaan
Memiliki pengalaman
pekerjaan minimal 10
tahun
Memiliki latar
belakang
pendidikan minimal
S1, latar belakang S2
pada bidang
Manajemen Proyek
akan merupakan
nilai tambah
Database
Engineer
Rahandi
Noor P.
Kegiatan yang
berkaitan dengan
perubahan sistem data
yang berhubungan
dengan pengembangan
aplikasi
Mampu melakukan
troubleshooting
MySQL
di Linux
Bertanggung jawab
atas kegiatan yang
berkaitan dengan
perubahan sistem
data yang
berhubungan dengan
pengembangan
aplikasi
Memiliki pengalaman
pekerjaan minimal 5
tahun
Memiliki latar
belakang
pendidikan minimal S1
Memiliki pengalaman
secara intensif dengan
Linux
System
Analyst
R. Teja
Kusuma
Bekerja dalam meneliti
sebuah masalah
Melakukan review
atas kegiatan alur
proses pengiriman
paket yang ada di
JNE
Merencanakan solusi
terhadap masalah yang
ada
Melakukan review atas
kegiatan alur proses
pengiriman paket yang
ada di JNE
Menganalisis dan
mengevaluasi
kemampuan aplikasi
web yang
mengalami
perubahan dan
melakukan
pengolahan
data/informasi
sehingga menjadi
sebuah laporan.
Programmer Dandy
Naufaldi,
Yoshima
Syach P.,
Ghifaroza
R., John
Harrison
Mengimplementasikan
sistem yang telah
dirancang
Berpengalaman 2
tahun dalam
membangun aplikasi
web berbasis
framework​ Laravel.
Membangun sisi
backend​ dari
aplikasi web dengan
memperhatikan
aspek performa,
kebenaran, dan
keamanan
Berpengalaman 2
tahun dalam
membangun tampilan
antarmuka web
menggunakan
framework​ React
Membangun
tampilan antarmuka
yang interaktif bagi
pengguna aplikasi
9. Project Authorization
Bagian ini berisikan persetujuan/otorisasi project yang disahkan oleh project manager dan project sponsor
APPROVED BY Project Manager
Ferdinand Jason G.
Date
19 Maret 2019
APPROVED BY Project Sponsor
Yolanda Hertita P.
Date
19 Maret 2019

Project charter

  • 1.
    PROJECT CHARTER PROJECT NAME AplikasiEstimasi Ongkos Kirim dan Pelacakan Pengiriman JNE PROJECT NUMBER 2019/1/1 DATE 19 Maret 2019 REVISION NUMBER 1.0 1. Project Description and Goals Bagian ini menjelaskan kebutuhan bisnis, kepentingan, dan masalah dari proyek, misalnya sampai pada justifikasi karena kebutuhan organisasi, kebutuhan customer, peningkatan teknologi, kebutuhan kebijakan, tujuan saving cost, maupun improvement process Latar Belakang Jasa pengiriman merupakan suatu model usaha yang menyediakan jasa untuk mengirimkan barang dari suatu tempat menuju tempat tujuan. Jenis barang yang dapat dikirimkan pun dapat bervariasi, mulai dari dokumen, paket hadiah, barang belanja online, hingga kendaraan bermotor. Moda transportasi yang ditawarkan pun beragam sesuai dengan kebutuhan waktu antar dan kapasitas angkut, melalui kendaraan darat (truk dan kereta), kendaraan laut (kapal), dan kendaraan udara (pesawat terbang). Dari model penggunaan jasa pengiriman ini muncul beberapa masalah. Pertama, dengan luasnya daerah Indonesia yang dijangkau dan beragam tipe jasa yang ditawarkan, calon pengguna mengalami kesulitan untuk mengetahui estimasi biaya yang harus dikeluarkan untuk dapat mengirimkan barangnya. Kedua, untuk mengantarkan barang dari tempat asal hingga ke tempat tujuan memerlukan waktu yang bisa hingga 5 hari, sedangkan pengguna perlu untuk mengetahui lokasi terbaru atau progres pengiriman dari paketnya. Oleh karena itu, dengan Aplikasi Estimasi Ongkos Kirim dan Pelacakan Pengiriman, JNE dapat membantu para pengguna jasanya untuk memperkirakan ongkos kirim dari paket yang akan dikirim dan mendapatkan informasi terkini mengenai status pengiriman paketnya. Maksud dan Tujuan Maksud dan tujuan yang dikehendaki dari kegiatan ini adalah pembangunan Aplikasi Estimasi Ongkos Kirim dan Pelacakan Pengiriman JNE. Sasaran
  • 2.
    Sasaran pembangunan AplikasiEstimasi Ongkos Kirim dan Pelacakan Pengiriman JNE : ●Meningkatkan kepercayaan & kenyamanan pelanggan untuk menggunakan layanan JNE. ●Memberikan informasi mengenai estimasi ongkos kirim secara akurat. ●Memberikan informasi mengenai status dan lokasi keberadaan barang pada secara akurat. ●Meningkatkan daya saing JNE dengan perusahaan pengiriman barang lain. ●Meningkatkan kinerja pegawai JNE ditunjang dengan aplikasi yang lebih efektif & efisien. ● Risks Bagian ini menjelaskan resiko-resiko yang mungkin terjadi dalam pengerjaan proyek Pengerjaan proyek Aplikasi Estimasi Ongkos Kirim dan Pelacakan Pengiriman JNE memiliki beberapa kemungkinan resiko yang akan terjadi, di antaranya: 1. Perubahan skema-skema penentuan ongkos pengiriman 2. Kurangnya partisipasi stakeholder dalam seluruh proses 3. Lamanya proses pengumpulan data alur proses pengiriman di JNE 4. Adanya bug pada aplikasi 3. Deliverables Bagian ini menjelaskan dokumen-dokumen yang akan diberikan meliputi: SDPLN, SRS, SAD, test plan dan user documentation serta hasil dari perencanaan Penjelasan dokumen ini meliputi SDPLN (​Software Development Plan​), SRS (​Software Requirement Specification​), SAD (​Software Architecture Development​), TSTPLN (​Test Plan​), dan User Documentation serta hasil dari perencanaan. SDPLN ​merupakan dokumen yang dibuat oleh oleh project manager untuk menggambarkan secara umum kinerja team dimulai dari tujuan pembuatan, ruang lingkup, lama pengerjaan serta team yang terlibat dalam pengerjaan suatu project sistem informasi. Diharapkan dengan adanya software development plant dapat memperjelas sistem yang akan dibangun. Software development plan membantu anggota team bekerja sesuai dengan tugas masing-masing, diharapkan dengan pembagian kinerja yang sudah jelas dapat menghasilkan suatu sistem informasi yang dapat menyelesaikan permasalahan yang ada pada perusahaan. SRS ​adalah dokumen yang menjelaskan tentang berbagai kebutuhan yang harus dipenuhi oleh suatu software. Dokumen ini dibuat oleh developer (pembuat software) setelah menggali informasi dari calon pemakai software. Pembuatannya pun seharusnya mengikuti standar yang ada dan paling diakui oleh para praktisi rekayasa software di dunia. Oleh karena itu, standar yang akan dibahas di sini adalah standar dari IEEE. SAD ​adalah dokumen yang menjelaskan tentang arsitektur proyek perangkat lunak yang akan dikerjakan. Dokumen ini diantaranya berisi tentang Overview dari dokumen ini sendiri, Architectural Representation, Architectural Goals and Constraints, Use-Case View atau representasi fungsionalitas dari proses dan Logical View. TSTPLN ​melingkupi tujuan-tujuan identifikasi informasi proyek dan komponen perangkat
  • 3.
    lunaknya, daftar persyaratanyang diujikan untuk testing, merekomendasikan dan menjelaskan strategi pengujian yang akan digunakan, identifikasi kebutuhan yang diperlukan, serta daftar lampiran terkait. 4. Scope Definition Bagian ini menjelaskan ruang lingkup proyek, misalkan spesifikasi fungsi dari proyek Batasan ​dari proyek aplikasi ini adalah sebagai berikut: 1. Sistem pengiriman yang diintegrasikan adalah JNE 2. Platform aplikasi pada web 3. Daerah yang termasuk perhitungan ongkos kirim terbatas pada wilayah Indonesia 4. Pengguna aplikasi adalah customer JNE Kebutuhan fungsional ​yang harus ada dalam sistem yang akan dibuat ini adalah sebagai berikut: a. Dapat mengestimasi ongkos kirim berdasarkan tujuan, asal, dan dimensi barang b. Dapat melacak paket kiriman sekarang dengan optimal Kebutuhan Nonfungsional ​adalah kebutuhan tambahan yang tidak memiliki input, proses, dan output. Namun demikian, kebutuhan nonfungsional ini sebaiknya dipenuhi, karena akan sangat menentukan apakah sistem ini akan digunakan ​user ​atau tidak. Kebutuhan nonfungsional ini dapat dikategorikan berdasarkan PIECES ​framework a. Performance : Response Time, Throughput, Utilization b. Scalability : Dapat dikembangkan c. Availability : Tersedia selama 24/7 selain maintenance d. Reliability : Dapat mengatasi banyak request dalam satu waktu. e. Maintainability : Gampang untuk di maintenance f. Security : Tidak ada data yang hilang atau diambil dengan ilegal oleh pihak tertentu g. Data Integrity : Data sesuai dan terintegrasi. h. Usability : Bisa digunakan i. Interoperability : Dapat bekerja sama dengan modul lain dalam sebuah sistem. Kebutuhan Insfrastruktur No Item Jumlah Spesifikasi 1 Server 2 unit - Processor Intel Xeon Quad-Core Processor E3-1240 v5 (8M Cache, 3.50 GHz) - 16GB RAM - 1TB storage - Ubuntu Server 18.04 OS 2 PC Sesuai kebutuhan - Processor Intel Core i5 Dual-Core @ 2.4 Ghz - 4GB RAM - GB storage - Windows 10 / Linux Mint / Apple OS X
  • 4.
    Kebutuhan Software No UraianSpesifikasi 1 Basis Aplikasi Web 2 Bahasa Pemrograman PHP, HTML, CSS, JavaScript 3 Database MySQL 4 Software Pendukung Adobe Photoshop, Google Chrome, Visual Studio Code, Composer, Node Js, Docker Lingkup Kegiatan Secara umum kegiatan-kegiatan yang tercangkup dalam pelaksanaan kegiatan Pembangunan Aplikasi Estimasi Ongkos Kirim dan Pelacakan Pengiriman JNE adalah sebagai berikut : Tahap 1. Melakukan persiapan pelaksanaan pekerjaan dengan melakukan identifikasi terhadap model fitur dan data yang diperlukan pada Aplikasi Estimasi Ongkos Kirim dan Pelacakan Pengiriman JNE Tahap 2. Melakukan analisis terhadap permasalahan yang ada pada tracking dan estimasi harga dan mencari solusi yang terbaik Tahap 3. Merancang design pembangunan fitur dalam Aplikasi Estimasi Ongkos Kirim dan Pelacakan Pengiriman JNE Tahap 4. Pada tahap akhir pekerjaan ini, konsultan juga harus menghasilkan suatu manual yang dapat digunakan untuk pengelolaan tracking dan estimasi. Tahap 5. Melakukan pelatihan/bimbingan teknis dengan pengguna jasa terkait penggunaan/pengoperasian Aplikasi Estimasi Ongkos Kirim dan Pelacakan Pengiriman JNE. Identifikasi Masalah Identifikasi permasalahan yang menjadi dasar perlu dibangunnya Aplikasi Estimasi Ongkos Kirim dan Pelacakan Pengiriman JNE adalah : A. Akses atas informasi perkiraan ongkos kirim paket berdasarkan tempat asal, tempat tujuan, berat, dan ukuran paket B. Akses atas informasi terkini mengenai paket yang sedang dikirim Penggalian Kebutuhan
  • 5.
    Penggalian Kebutuhan dilakukanmelalui riset dan observasi proses bisnis layanan JNE dari sebelum mengirim paket, saat pengiriman sampai paket diterima. Hasil kebutuhan fungsional yang diperoleh yaitu: a. Bagi Perusahaan atau Pegawai - Dibutuhkan media yang membantu pegawai perusahaan untuk menghitung estimasi harga pengiriman barang secara akurat. - Dibutuhkan media yang akan memudahkan dalam mengontrol proses pengiriman barang. b. Bagi Pengguna Aplikasi - Dibutuhkan media yang membantu pengguna untuk menghitung estimasi harga pengiriman barang. - Dibutuhkan media yang membantu pengguna untuk melacak barang pengguna pada proses pengiriman. Pengumpulan dan Pengolahan Data Pengumpulan dan pengolahan data biaya paket antar kota di Indonesia, skema pengaturan ongkos kirim, dan data proses pengiriman yang nantinya digunakan untuk merancang alur sistem Aplikasi Estimasi Ongkos Kirim dan Pelacakan Pengiriman JNE. Perancangan Sistem Dalam tahap perancangan sistem, dilakukan analisis kebutuhan untuk mendefinisikan rancangan sistem mulai dari alur, arsitektur sistem, tampilan dan struktur data yang digunakan oleh aplikasi ini. Pendefinisian rancangan tampilan atau mockup dilakukan untuk menghasilkan desain tampilan fitur yang sesuai dengan kebutuhan pengguna melalui perencanaan konten dan tata letak tampilan. Sedangkan rancangan struktur data dilakukan untuk membuat desain database terkait rancangan tabel dan relasi antar tabel untuk memudahkan pengelolaan data aplikasi. Prototyping Pada tahap ini, dibuat UI aplikasi sesuai dengan hasil rancangan pada tahap perancangan sistem untuk diujikan pada pengguna. Pengujian bertujuan untuk memperoleh masukan bagi rancangan guna perbaikan aplikasi. Development
  • 6.
    Setelah proses prototipeyang dibuat sebelumnya telah difinalisasi, maka tahap selanjutnya yaitu mengembangkan aplikasi. Pengembagan dilakukan menggunakan framwork utama Laravel dan React untuk membangun seluruh kebutuhan sesuai rancangan sistem yang telah dibuat. Testing dan Maintenance Pada tahap akhir ini, dilakukan pengujian pada aplikasi yang telah dikembangkan sesuai skenario pengujian yang telah dibuat. Hal ini dilakukan untuk memastikan performa aplikasi dan kebenaran hasil proses aplikasi sesuai dengan rancangan yang telah dibuat. 5. Project Milestones Bagian ini menjelaskan gambaran umum jadwal proyek yang akan dikerjakan Summary Milestone Schedule - List key project milestones relative to project start Project Milestone Lama hari Target Data (dd/mm/yyyy - dd/mm/yyyy) Survei Kebutuhan 6 25/03/2019 - 30/03/2019 Survei dan wawancara stakeholder 3 25/03/2019 - 27/03/2019 Pengumpulan data resmi 3 28/03/2019 - 30/03/2019 Analisis Kebutuhan 12 01/04/2019 - 12/04/2019 Menganalisis seluruh kebutuhan 2 01/04/2019 - 02/04/2019 Menetapkan kebutuhan 2 03/04/2019 - 04/04/2019 Menganalisis alur kerja sistem 3 05/04/2019 - 07/04/2019 Menganalisis proses input dan output sistem 3 08/04/2019 - 10/04/2019 Menyusun laporan perkembangan analisis 2 11/04/2019 - 12/04/2019 Desain 25 13/04/2019 - 06/05/2019 Membuat desain alur kerja sistem 3 13/04/2019 - 15/04/2019 Membuat desain proses input dan output sistem 3 16/04/2019 - 18/04/2019 Membuat desain interface sistem 3 19/04/2019 - 21/04/2019 Membuat desain basis data sistem 2 22/04/2019 - 23/04/2019
  • 7.
    Membuat desain jaringansistem 3 24/04/2019 - 26/04/2019 Melakukan evaluasi 3 27/04/2019 - 29/04/2019 Melakukan perbaikan 5 30/04/2019 - 03/05/2019 Menyusun laporan perkembangan desain sistem 3 04/05/2019 - 06/05/2019 Implementasi 90 07/05/2019 - 05/07/2019 Pengkodean program 60 07/05/2019 - 05/06/2019 Realisasi interface sistem 30 06/06/2019 - 05/07/2019 Testing 10 06/07/2019 - 25/07/2019 Melakukan uji coba operasional sistem 7 06/07/2019 - 12/07/2019 Membuat skenario pengujuan sistem 3 13/07/2019 - 15/07/2019 Stakeholder melakukan uji coba berdasarkan skenario pengujian sistem 3 16/07/2019 - 18/07/2019 Melakukan evaluasi dan perbaikan 7 19/07/2019 - 25/07/2019 Deployment / Instalasi Sistem 10 26/07/2019 - 04/08/2019 Pembelian server dan hosting 2 26/07/2019 - 27/07/2019 Instalasi library 6 28/07/2019 - 02/08/2019 Instalasi database 2 03/08/2019 - 04/08/2019 Dokumentasi 20 05/08/2019 - 24/08/2019 Menyusun laporan akhir pembuatan sistem 7 05/08/2019 - 11/08/2019 Dokumentasi keseluruhan sistem 7 12/08/2019 - 18/08/2019 Membuat panduan pengoperasian sistem 6 19/08/2019 - 24/08/2019 TOTAL 173 25/03/2019 - 24/08/2019 6. Budget Summary Bagian ini menjelaskan pembiayaan proyek secara ringkas No. Kegiatan Satuan Volume Harga Satuan Jumlah Harga Biaya Langsung Personil
  • 8.
    A. Tenaga ahli 1Project manager OB 1 x 4 Rp 10.000.000,00 Rp 40.000.000,00 2 Team leader OB 1 x 4 Rp 10.000.000,00 Rp 40.000.000,00 3 Analisis sistem OB 1 x 1 Rp 6.000.000,00 Rp 6.000.000,00 4 Ahli database OB 1 x 4 Rp 6.000.000,00 Rp 24.000.000,00 5 Ahli programmer OB 3 x 4 Rp 10.000.000,00 Rp 120.000.000,00 6 Ahli jaringan Komputer OB 1 x 2 Rp 6.000.000,00 Rp 12.000.000,00 B. Tenaga pendukung 1 Asisten tenaga ahli OB 1 x 4 Rp 3.000.000,00 Rp 12.000.000,00 2 Tenaga administrasi OB 1 x 4 Rp 3.000.000,00 Rp 12.000.000,00 3 Tenaga dokumentasi OB 1 x 4 Rp 3.000.000,00 Rp 12.000.000,00 Biaya Langsung Non Personil A. Biaya belanja barang 1 Aplikasi Estimasi Ongkos Kirim dan Tracking Barang Paket 1 x 1 Rp 300.000,00 Rp 300.000,00 B. Biaya pelaporan 1 Percetakan buku panduan pengoperasian Eksemplar 5 x 1 Rp 250.000,00 Rp 1.250.000,00 2 Dokumentasi aplikasi, Source code dalam hardisk Keping 3 x 1 Rp 750.000,00 Rp 2.250.000,00 3 Pencetakan laporan Eksemplar 1 5 x 1 Rp 200.000,00 Rp 3.000.000,00 C. Support dan maintenance 1 Support dan maintenance Paket 1 x 3 Rp 10.000.000,00 Rp 30.000.000,00 Total biaya (personil + non personil) Rp 314.800.000,00
  • 9.
    Ppn 10% Rp31.480.000,00 Total Rp 346.280.000,00 Biaya diluar pembiayaan di atas akan didiskusikan lebih lanjut pada saat pertemuan pembayaran uang muka proyek. 7. Assumptions, Constraints & Dependencies Bagian ini menjelaskan hal-hal yang mendukung sistem, batasan, dan ketergantungannya dengan sistem yang lain (jika ada) Assumption 1. Proyek ini diharapkan dapat memudahkan customer JNE untuk mengetahui ongkos pengiriman dari paket yang akan dikirimkan berdasarkan dimensi paket dan jalur pengiriman. 2. Proyek ini diharapkan dapat memudahkan customer JNE untuk mengetahui informasi terkini terkait pengiriman paket berdasarkan nomor resi pengiriman. 3. Biaya sudah masuk 50% sebelum proyek dimulai Constraints 1. Sistem pengiriman yang diintegrasikan adalah JNE 2. Platform aplikasi pada web 3. Daerah yang termasuk perhitungan ongkos kirim terbatas pada wilayah Indonesia 4. Pengguna aplikasi adalah customer JNE Dependencies 1. Framework Web Server Back End berbasis PHP 7.0 (Laravel 5.6) yang dirilis dibawah lisensi MIT, dan dibangun dengan konsep MVC dan mengadopsi konsep unit testing, schema builder, database migrations, RESTful, Dependency Injection, cache, log dan security yang sempurna. 2. Framework Front End menggunakan React berbasis Javascript yang mengadopsi konsep ​Single Page Application​. 3. Database menggunakan RDBMS MySQL 7.0 yang populer. 4. Sistem yang mampu melakukan backup dan restore otomatis. 5. Arsitektur Sistem yang digunakan adalah ​client-server​. 8. Project Organizational Structure Bagian ini berisikan daftar anggota team/kelompok beserta fungsi dan tugas-tugasnya di dalam team/kelompok project ini Jabatan Anggota Kualifikasi Umum Kualifikasi Khusus Tanggung Jawab
  • 10.
    Project Manager Ferdinand Jason G. Mengkoordinasikan seluruh tenagaahli yang dilibatkan serta mengendalikan jalannya pelaksanaan pekerjaan tim Berpengalaman memimpin tim pengembangan aplikasi Bertanggung jawab untuk mengkoordinasikan seluruh tenaga ahli yang dilibatkan Memiliki pemahaman yang baik mengenai penyusunan jadwal pengembangan dan pembangunan sistem sesuai dengan kapasitas sistem Mengendalikan jalannya pelaksanaan pekerjaan tim Memiliki track record yang baik memimpin tim kerja dalam hal ketepatan waktu pekerjaan Memiliki pengalaman pekerjaan minimal 10 tahun Memiliki latar belakang pendidikan minimal S1, latar belakang S2 pada bidang Manajemen Proyek akan merupakan nilai tambah Database Engineer Rahandi Noor P. Kegiatan yang berkaitan dengan perubahan sistem data yang berhubungan dengan pengembangan aplikasi Mampu melakukan troubleshooting MySQL di Linux Bertanggung jawab atas kegiatan yang berkaitan dengan perubahan sistem data yang berhubungan dengan pengembangan aplikasi Memiliki pengalaman pekerjaan minimal 5 tahun Memiliki latar belakang pendidikan minimal S1 Memiliki pengalaman secara intensif dengan Linux
  • 11.
    System Analyst R. Teja Kusuma Bekerja dalammeneliti sebuah masalah Melakukan review atas kegiatan alur proses pengiriman paket yang ada di JNE Merencanakan solusi terhadap masalah yang ada Melakukan review atas kegiatan alur proses pengiriman paket yang ada di JNE Menganalisis dan mengevaluasi kemampuan aplikasi web yang mengalami perubahan dan melakukan pengolahan data/informasi sehingga menjadi sebuah laporan. Programmer Dandy Naufaldi, Yoshima Syach P., Ghifaroza R., John Harrison Mengimplementasikan sistem yang telah dirancang Berpengalaman 2 tahun dalam membangun aplikasi web berbasis framework​ Laravel. Membangun sisi backend​ dari aplikasi web dengan memperhatikan aspek performa, kebenaran, dan keamanan Berpengalaman 2 tahun dalam membangun tampilan antarmuka web menggunakan framework​ React Membangun tampilan antarmuka yang interaktif bagi pengguna aplikasi 9. Project Authorization Bagian ini berisikan persetujuan/otorisasi project yang disahkan oleh project manager dan project sponsor APPROVED BY Project Manager Ferdinand Jason G. Date 19 Maret 2019 APPROVED BY Project Sponsor Yolanda Hertita P. Date 19 Maret 2019