Kelompok 3 
David 
Diah 
Heni 
Krisdiana 
Yanuar 
yosua
Unsur Instrinsik 
1. Tema : 
Cerita yang mengisahkan sebuah kelurga yang 
tertimpa musibah pembunuhan tragis, 
menyisakan 1 anak dari 4 bersaudara yang 
sedang tertidur.
2. Penokohan / Perwatakan 
 PROTAGONIS 
 Nadia : Perhatian 
“Via, Vio, kalian kok belum tidur? Nanti 
dimarahin Mama lho !” kataku 
mengingatkan. 
 Mama : Penyayang, perhatian 
“Mama sayang padamu ! Pergilah, disini 
tidak aman nak ! Mama ingin bertemu 
Nadia lagi !
 Kak Sabrina : Penyayang 
“Nadia, rambut kakak indah kan? 
Tolong sisirkan rambut kakak untuk 
terakhir kalinya sayang, Nadia 
kakak selalu menyayangimu,” 
 Vianna & Vionna : Periang 
“Tiba-tiba kedua adik kembarku 
Vianna & Vionna berlarian 
dihadapanku berlarian sangat 
gembira dan mereka terlihat sangat 
bahagia.” 
 Papa : Penyayang
ANTAGONIS 
 Pembunuh : Orang jahat 
“Seorang penjahat membunuh Mama, 
papa, kak sabrina, vianna, vionna 
menggunakan golok tanpa sebab. 
 Peran Pembantu 
 Pembantu : Perhatian, Penyayang 
“Bibi menghampiriku dan memelukku 
dari belakang.”
3. Setting Latar 
Latar : 
Waktu : Malam 
“Saat aku melihat jam sekarang baru pukul 
satu malam.” 
“Tadi permintaan terakhir mama, Mama mau 
menyelesaikan surat buatan Mama itu coba 
neng lihat surat terakhir di kursi yang di ukir 
oleh mereka tadi sekitarjam 9” kata bibi 
menunjuk kesepucuk surat terakhir.
 Tempat 
1. Kamar Nadia : Aku terbangun dari tidurku karena 
gemercik air yang mengenai wajahku. 
2. Kamar Mama : Aku membuka pintu kamar Mama 
karena ingin mengembalikan buku itu, tiba-tiba 
Mama dan Papa tidak ada di dalam kamar. 
3. Dapur : Aku bergegas masuk ke dapur. 
4. Meja makan : Di kursi meja makan ada surat lagi 
yang berisi “Terimakasih Nadia, apakah kamu 
barusan melihat seorang wanita tua berjalan ke 
atas? Coba kamu ikuti dia !” 
5. Tangga menuju balkon : Aku melihat kertas kecil di 
dekat tangga menuju balkon dan aku membaca isi 
kertas itu.
 Suasana 
1. Sedih : “Bibi neng Bibi sedih,” jawab bibi yang 
duduk sambil mengeluarkan air matanya itu. 
2. Bahagia : “Ada sebuah bunga yang di rangkai 
menjadi tulisan “ Happy Birthday Nadia !” 
sangat besar, aku sangat bahagia menerima 
kegiatan ini. 
3. Bingung : “Aku bingung, apa maksud surat yang 
di tulis oleh cat air merah itu.” 
4. Terharu : “Kataku memeluk dan mengecup foto 
kami saat masih berkumpul dan bersama

Presentation1

  • 1.
    Kelompok 3 David Diah Heni Krisdiana Yanuar yosua
  • 2.
    Unsur Instrinsik 1.Tema : Cerita yang mengisahkan sebuah kelurga yang tertimpa musibah pembunuhan tragis, menyisakan 1 anak dari 4 bersaudara yang sedang tertidur.
  • 3.
    2. Penokohan /Perwatakan  PROTAGONIS  Nadia : Perhatian “Via, Vio, kalian kok belum tidur? Nanti dimarahin Mama lho !” kataku mengingatkan.  Mama : Penyayang, perhatian “Mama sayang padamu ! Pergilah, disini tidak aman nak ! Mama ingin bertemu Nadia lagi !
  • 4.
     Kak Sabrina: Penyayang “Nadia, rambut kakak indah kan? Tolong sisirkan rambut kakak untuk terakhir kalinya sayang, Nadia kakak selalu menyayangimu,”  Vianna & Vionna : Periang “Tiba-tiba kedua adik kembarku Vianna & Vionna berlarian dihadapanku berlarian sangat gembira dan mereka terlihat sangat bahagia.”  Papa : Penyayang
  • 5.
    ANTAGONIS  Pembunuh: Orang jahat “Seorang penjahat membunuh Mama, papa, kak sabrina, vianna, vionna menggunakan golok tanpa sebab.  Peran Pembantu  Pembantu : Perhatian, Penyayang “Bibi menghampiriku dan memelukku dari belakang.”
  • 6.
    3. Setting Latar Latar : Waktu : Malam “Saat aku melihat jam sekarang baru pukul satu malam.” “Tadi permintaan terakhir mama, Mama mau menyelesaikan surat buatan Mama itu coba neng lihat surat terakhir di kursi yang di ukir oleh mereka tadi sekitarjam 9” kata bibi menunjuk kesepucuk surat terakhir.
  • 7.
     Tempat 1.Kamar Nadia : Aku terbangun dari tidurku karena gemercik air yang mengenai wajahku. 2. Kamar Mama : Aku membuka pintu kamar Mama karena ingin mengembalikan buku itu, tiba-tiba Mama dan Papa tidak ada di dalam kamar. 3. Dapur : Aku bergegas masuk ke dapur. 4. Meja makan : Di kursi meja makan ada surat lagi yang berisi “Terimakasih Nadia, apakah kamu barusan melihat seorang wanita tua berjalan ke atas? Coba kamu ikuti dia !” 5. Tangga menuju balkon : Aku melihat kertas kecil di dekat tangga menuju balkon dan aku membaca isi kertas itu.
  • 8.
     Suasana 1.Sedih : “Bibi neng Bibi sedih,” jawab bibi yang duduk sambil mengeluarkan air matanya itu. 2. Bahagia : “Ada sebuah bunga yang di rangkai menjadi tulisan “ Happy Birthday Nadia !” sangat besar, aku sangat bahagia menerima kegiatan ini. 3. Bingung : “Aku bingung, apa maksud surat yang di tulis oleh cat air merah itu.” 4. Terharu : “Kataku memeluk dan mengecup foto kami saat masih berkumpul dan bersama