Asep Wahyudin
Imam Iswahyudi
Rully Badrul Zaman
Samuel Aprianto
Kelas : XII TSM 1
Pertahanan Negara adalah segala usaha untuk
mempertahankan kedaulatan negara, keutuhan
wilayah NKRI, dan keselamatan segenap bangsa
dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan
bangsa dan negara.
Keamanan merupakan istilah yang
secara sederhana dapat dimengerti
sebagai suasana "bebas dari segala
bentuk ancaman bahaya, kecemasan,
dan ketakutan”.
Komponen Pertahanan dan
Keamanan Negara terdiri dari
beberapa komponen, diantaranya:
1. Komponen Utama
2. Komponen Cadangan
3. Komponen Pendukung
 Komponen utama adalah Tentara
Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian
Negara Republik Indonesia (POLRI).
 Komponen cadangan (Komcad) adalah warga
negara dan "sumber daya nasional" yang telah
disiapkan untuk dikerahkan melalui mobilitas guna
memperbesar dan memperkuat kekuatan dan
kemampuan komponen utama.
Note : Sumber daya nasional terdiri dari sumber daya
manusia, sumber daya alam, dan sumber daya
buatan.
Mobilitas adalah tindakan pengerahan dan
penggunaan secara serentak sumber daya
nasional serta sarana dan prasarana nasional
sebagai kekuatan pertahanan.
 Sesuai dengan Pasal 30 ayat (1) Undang-
Undang Dasar Negara Republik Indonesia
Tahun 1945, bahwa setiap warga negara
berhak dan wajib ikut serta dalam
usaha pertahanan negara.
Oleh karena itu, warga negara tidak boleh
dihindarkan dari kewajiban ikut serta dalam
pembelaan negara. Dalam prinsip ini
terkandung pengertian bahwa upaya
pertahanan negara harus didasarkan pada
kesadaran akan hak dan kewajiban warga
negara serta keyakinan pada kekuatan sendiri.
 Komponen pendukung adalah
"sumber daya nasional" yang dapat
digunakan untuk meningkatkan
kekuatan dan kemampuan komponen
utama dan komponen cadangan.
Komponen pendukung tidak
membentuk kekuatan nyata untuk
perlawanan fisik.
BAB XII :
PERTAHANAN DAN KEAMANAN NEGARA
PASAL 30
 (1) Tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut
serta dalam usaha pertahanan dan keamanan
negara.
 (2) Usaha pertahanan dan keamanan negara
dilaksanakan melalui sistem pertahanan dan
keamanan rakyat semesta oleh Tentara Nasional
Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia,
sebagai kekuatan utama, dan rakyat, sebagai
kekuatan pendukung.
 (3) Tentara Nasional Indonesia terdiri atas Angkatan
Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara sebagai
alat negara bertugas mempertahankan, melindungi,
dan memelihara keutuhan dan kedaulatan negara
 (4) Kepolisian Negara Republik Indonesia sebagai
alat negara yang menjaga keamanan dan
ketertiban masyarakat bertugas melindungi,
mengayomi, melayani masyarakat, serta
menegakkan hukum.
 (5) Susunan dan kedudukan Tentara Nasional
Indonesia, Kepolisian Negara Republik Indonesia,
hubungan kewenangan Tentara Nasional Indonesia
dan Kepolisian Negara Republik Indonesia di dalam
menjalankan tugasnya, syarat-syarat keikutsertaan
warga negara dalam usaha pertahanan dan
keamanan negara, serta hal-hal yang terkait
dengan pertahanan dan keamanan diatur dengan
undang-undang.
 Pentingnya pembelaan negara untuk
keutuhan wilayah.
Jika setiap warga negara melaksanakan
kewajiban membela negara, serta memiliki
prinsip kesatuan hankam yang artinya
ancaman terhadap satu daerah/wilayah
bukan semata-mata tanggung jawab
daerah tersebut melainkan tanggung
jawab seluruh warga negara, membina
persatuan dan kesatuan bangsa, maka
keutuhan wilayah akan terjamin.
 Pembelaan negara untuk keselamatan
bangsa dan negara.
Keselamatan bangsa dan negara akan
terjamin jika setiap warga negara selalu
waspada terhadap segala sesuatu yang akan
mengancamnya. Tidak bersifat masa bodoh
melainkan segera mengatasi atau melapor
kepada yang berwajib terhadap seseorang
yang akan mengganggu keselamatan bangsa
dan negara, karena keselamatan bangsa dan
negara bukan tangggungjawab TNI,
Kepolisian, atau aparat pemerintah melainkan
tanggung jawab seluruh warga negara.
 Pentingnya pembelaan negara untuk terciptanya
keamanan negara
Bangsa Indonesia berhak dan wajib membela
serta mempertahankan kemerdekaan dan
kedaulatan negara, keutuhan wilayah dan
keselamatan segenap bangsa dan negara dari
segala ancaman. Jika setiap warga negara sadar
akan hak dan kewajibannya, mematuhi aturan yang
berlaku dimanapun berada, memelihara persatuan
dan kesatuan, bela negara dilaksanakan dengan
penuh kesadaran dan pengabdian serta rela
berkorban maka keamanan negara akan tercipta
dengan baik.
Created by AW

Pertahanan dan Keamanan Negara Indonesia menurut UUD Negara RI Tahun 1945

  • 1.
    Asep Wahyudin Imam Iswahyudi RullyBadrul Zaman Samuel Aprianto Kelas : XII TSM 1
  • 2.
    Pertahanan Negara adalahsegala usaha untuk mempertahankan kedaulatan negara, keutuhan wilayah NKRI, dan keselamatan segenap bangsa dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara.
  • 3.
    Keamanan merupakan istilahyang secara sederhana dapat dimengerti sebagai suasana "bebas dari segala bentuk ancaman bahaya, kecemasan, dan ketakutan”.
  • 4.
    Komponen Pertahanan dan KeamananNegara terdiri dari beberapa komponen, diantaranya: 1. Komponen Utama 2. Komponen Cadangan 3. Komponen Pendukung
  • 5.
     Komponen utamaadalah Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (POLRI).
  • 6.
     Komponen cadangan(Komcad) adalah warga negara dan "sumber daya nasional" yang telah disiapkan untuk dikerahkan melalui mobilitas guna memperbesar dan memperkuat kekuatan dan kemampuan komponen utama. Note : Sumber daya nasional terdiri dari sumber daya manusia, sumber daya alam, dan sumber daya buatan. Mobilitas adalah tindakan pengerahan dan penggunaan secara serentak sumber daya nasional serta sarana dan prasarana nasional sebagai kekuatan pertahanan.
  • 7.
     Sesuai denganPasal 30 ayat (1) Undang- Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, bahwa setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pertahanan negara. Oleh karena itu, warga negara tidak boleh dihindarkan dari kewajiban ikut serta dalam pembelaan negara. Dalam prinsip ini terkandung pengertian bahwa upaya pertahanan negara harus didasarkan pada kesadaran akan hak dan kewajiban warga negara serta keyakinan pada kekuatan sendiri.
  • 8.
     Komponen pendukungadalah "sumber daya nasional" yang dapat digunakan untuk meningkatkan kekuatan dan kemampuan komponen utama dan komponen cadangan. Komponen pendukung tidak membentuk kekuatan nyata untuk perlawanan fisik.
  • 9.
    BAB XII : PERTAHANANDAN KEAMANAN NEGARA PASAL 30  (1) Tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara.  (2) Usaha pertahanan dan keamanan negara dilaksanakan melalui sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta oleh Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia, sebagai kekuatan utama, dan rakyat, sebagai kekuatan pendukung.
  • 10.
     (3) TentaraNasional Indonesia terdiri atas Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara sebagai alat negara bertugas mempertahankan, melindungi, dan memelihara keutuhan dan kedaulatan negara  (4) Kepolisian Negara Republik Indonesia sebagai alat negara yang menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat bertugas melindungi, mengayomi, melayani masyarakat, serta menegakkan hukum.  (5) Susunan dan kedudukan Tentara Nasional Indonesia, Kepolisian Negara Republik Indonesia, hubungan kewenangan Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia di dalam menjalankan tugasnya, syarat-syarat keikutsertaan warga negara dalam usaha pertahanan dan keamanan negara, serta hal-hal yang terkait dengan pertahanan dan keamanan diatur dengan undang-undang.
  • 11.
     Pentingnya pembelaannegara untuk keutuhan wilayah. Jika setiap warga negara melaksanakan kewajiban membela negara, serta memiliki prinsip kesatuan hankam yang artinya ancaman terhadap satu daerah/wilayah bukan semata-mata tanggung jawab daerah tersebut melainkan tanggung jawab seluruh warga negara, membina persatuan dan kesatuan bangsa, maka keutuhan wilayah akan terjamin.
  • 12.
     Pembelaan negarauntuk keselamatan bangsa dan negara. Keselamatan bangsa dan negara akan terjamin jika setiap warga negara selalu waspada terhadap segala sesuatu yang akan mengancamnya. Tidak bersifat masa bodoh melainkan segera mengatasi atau melapor kepada yang berwajib terhadap seseorang yang akan mengganggu keselamatan bangsa dan negara, karena keselamatan bangsa dan negara bukan tangggungjawab TNI, Kepolisian, atau aparat pemerintah melainkan tanggung jawab seluruh warga negara.
  • 13.
     Pentingnya pembelaannegara untuk terciptanya keamanan negara Bangsa Indonesia berhak dan wajib membela serta mempertahankan kemerdekaan dan kedaulatan negara, keutuhan wilayah dan keselamatan segenap bangsa dan negara dari segala ancaman. Jika setiap warga negara sadar akan hak dan kewajibannya, mematuhi aturan yang berlaku dimanapun berada, memelihara persatuan dan kesatuan, bela negara dilaksanakan dengan penuh kesadaran dan pengabdian serta rela berkorban maka keamanan negara akan tercipta dengan baik.
  • 16.